<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"><channel><title>Latest Posts</title><link>https://seputarriau.co/</link><description>Latest posts of our site.</description><atom:link href="https://seputarriau.co/rss" rel="self" type="application/rss+xml" /><item><title>SP3 Tanpa Surat ? Christina Simamora Tuntut Kepastian Hukum dari Polres Rohil</title><link>https://seputarriau.co/news/detail/19464/sp3-tanpa-surat--christina-simamora-tuntut-kepastian-hukum-dari-polres-rohil</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Pekanbaru, seputarriau.co &lt;/strong&gt;&#45; Christina Simamora mempertanyakan penanganan laporan yang telah berjalan selama kurang lebih dua tahun empat bulan. Ia mengaku baru memperoleh informasi secara lisan dari penyidik Polres Rokan Hilir bahwa perkara yang dilaporkannya telah dihentikan atau diterbitkan Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Christina mengaku terkejut karena selama proses penanganan perkara, ia tidak pernah menerima pemberitahuan yang jelas, baik secara lisan maupun tertulis, mengenai penghentian penyidikan tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurut Christina, informasi mengenai perkara yang disebut telah dihentikan itu justru diperolehnya ketika ia datang langsung ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Rokan Hilir untuk menanyakan perkembangan laporannya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Christina menuturkan saat tiba di Unit PPA, ia bertemu langsung dengan Kanit PPA dan menanyakan perkembangan perkara yang telah cukup lama ditangani.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurut keterangannya, Kanit menyampaikan belum mengetahui secara pasti perkembangan perkara karena baru sekitar delapan bulan bertugas di unit tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Karena saya datang langsung untuk mendapatkan kepastian mengenai laporan saya, saat itu Kanit mengatakan belum mengetahui karena baru sekitar delapan bulan bertugas. Kemudian Kanit menelepon penyidik yang menangani perkara saya, Bripda Michael Sebastian,” ujar Christina.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tidak lama kemudian, menurut penuturan Christina, penyidik tersebut datang dan masuk ke ruangan Unit PPA.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Christina mengaku melihat penyidik kemudian memberi isyarat kepada Kanit untuk berbicara secara terpisah di bagian belakang ruangan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Kemudian penyidik masuk ke ruangan. Setelah itu, penyidik mencolek atau memberi isyarat kepada Kanit untuk berbicara di belakang ruangan. Saya ditinggalkan sendiri di ruangan,” ungkapnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurut Christina, Kanit dan penyidik berada di bagian belakang ruangan selama sekitar 10 menit.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Setelah itu, keduanya kembali dan menemui dirinya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam pertemuan tersebut, menurut Christina, disampaikan bahwa perkara yang dilaporkannya disebut “tidak duduk” dan telah dihentikan atau diterbitkan SP3.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Mendengar penjelasan tersebut, Christina mengaku langsung mempertanyakan mengapa selama dua tahun empat bulan dirinya tidak pernah menerima pemberitahuan mengenai perkembangan maupun penghentian perkara.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Saya langsung bertanya kepada penyidik, selama dua tahun empat bulan ini mengapa tidak ada pemberitahuan kepada saya? Saya kooperatif. Kalau memang ada data atau bukti yang kurang, tolong sampaikan kepada saya apa yang kurang. Selama ini saya mengikuti dan menuruti petunjuk penyidik,” katanya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Anak Sudah Diperiksa sebagai Saksi, Christina Pertanyakan Penilaian Kondisi Psikis&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Christina juga mempertanyakan keterangan yang menurutnya disampaikan oleh penyidik PPA bahwa kondisi atau kebutuhan psikis anak dinilai telah terpenuhi oleh terlapor.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurut Christina, pernyataan tersebut menimbulkan pertanyaan karena anak kandungnya sebelumnya telah dihadirkan dan diperiksa sebagai saksi atas permintaan penyidik.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Penyidik menyampaikan kepada saya bahwa kebutuhan psikis anak sudah terpenuhi oleh terlapor. Saya mempertanyakan dasar penilaian itu karena anak saya sendiri sudah hadir sebagai saksi sesuai permintaan penyidik,” ujar Christina.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurut Christina, keterangan anak semestinya menjadi salah satu bagian penting dalam menilai kondisi anak secara langsung, termasuk hubungan anak dengan ayah kandung, komunikasi, perhatian, kebutuhan sehari&#45;hari, pendidikan, tempat tinggal, serta keadaan yang dialami anak setelah orang tuanya berpisah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia mempertanyakan bagaimana kesimpulan mengenai kondisi psikis anak tersebut dibuat dan bukti apa yang digunakan sebagai dasar penilaian.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Kalau anak sudah diperiksa sebagai saksi, tentu keterangannya seharusnya ikut dipertimbangkan. Karena itu, saya ingin mengetahui atas dasar apa kemudian disampaikan kepada saya bahwa kebutuhan psikis anak sudah terpenuhi oleh terlapor?” katanya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kasus ini pun kini menjadi perhatian Cristina karena dirinya merasa proses laporan yang telah berlangsung selama bertahun&#45;tahun tersebut justru berakhir dengan informasi SP3 yang menurut pengakuannya tidak pernah disampaikan secara langsung sebelumnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Maka dalam hal ini saya membuat laporan ke Propam Polda Riau, Ia berharap kepada Propam Polda Riau dapat memberikan ruang untuk melakukan klarifikasi dan menelaah kembali proses penanganan laporan tersebut sesuai dengan ketentuan hukum dan mekanisme yang berlaku.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Cristina menambahkan, dirinya masih berharap adanya jalan keluar dan kepastian hukum atas persoalan yang telah dilaporkannya. Ia meminta agar tidak ada pihak yang dirugikan akibat kurangnya komunikasi maupun informasi selama proses penanganan perkara.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Hingga berita ini diterbitkan, pernyataan mengenai penghentian penyidikan tersebut masih berdasarkan keterangan yang disampaikan oleh Cristina, Untuk memperoleh pemberitaan yang berimbang, penjelasan lebih lanjut dari pihak Polres Rokan Hilir terkait dasar SP3, kelengkapan data pelapor, serta proses penyidikan perkara tersebut tetap diperlukan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Cristina pun menyatakan kepada media ini saat di Polda Riau,Saya akan terus memperjuangkan hak, untuk mendapatkan kejelasan dan kepastian hukum atas laporan yang telah berjalan selama kurang lebih dua tahun empat bulan tersebut, terangnya. (Red)&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://seputarriau.co/assets/berita/original/91916506617-img-20260911-wa0010.jpg"/><pubDate>Fri, 11 Sep 2026 19:32:40 +0700</pubDate><guid>https://seputarriau.co/news/detail/19464/sp3-tanpa-surat--christina-simamora-tuntut-kepastian-hukum-dari-polres-rohil</guid></item><item><title>Polisi Gagalkan Jaringan Internasional, 65 Bungkus Sabu Berhasil Diamankan</title><link>https://seputarriau.co/news/detail/19463/polisi-gagalkan-jaringan-internasional-65-bungkus-sabu-berhasil-diamankan</link><description>&lt;p&gt;BENGKALIS, seputarriau.co – Kolaborasi dan sinergi &amp;nbsp;Polsek Bantan bersama Satresnarkoba Polres Bengkalis dalam memberantas peredaran narkotika membuahkan hasil. Sebanyak 65 bungkus yang diduga narkotika jenis sabu berhasil diungkap dalam operasi yang berlangsung di wilayah hukum Polsek Bantan, Rabu (9/9/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pengungkapan ini merupakan bagian dari komitmen Polres Bengkalis dalam mendukung Program Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) sekaligus memutus mata rantai peredaran narkotika, termasuk jaringan yang diduga terhubung dengan jaringan internasional.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pengungkapan berawal dari informasi masyarakat mengenai adanya dugaan pengiriman narkotika dari Malaysia ke Indonesia melalui jalur laut di wilayah Kecamatan Bantan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menindaklanjuti informasi tersebut, personel Polsek Bantan melakukan penyelidikan di sepanjang garis pantai hingga memperoleh informasi bahwa transaksi akan dilakukan di sekitar Jalan Jenderal Sudirman, Desa Bantan Air, Kecamatan Bantan, Kabupaten Bengkalis.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sekitar pukul 07.00 WIB, petugas mendapati satu unit mobil Mitsubishi pikap L300 dengan nomor polisi BM 8955 BN yang dikemudikan seorang pria berinisial S dalam keadaan mencurigakan. Petugas kemudian menghentikan kendaraan dan melakukan pemeriksaan serta penggeledahan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Hasilnya, petugas menemukan empat karung berisi 65 bungkus yang diduga narkotika jenis sabu. S bersama barang bukti kemudian diamankan ke Mapolsek Bantan untuk dilakukan pemeriksaan dan pengembangan lebih lanjut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dari hasil pengembangan dan kolaborasi Tim Sus Polsek Bantan bersama Satresnarkoba Polres Bengkalis, petugas kemudian mengamankan dua orang lainnya berinisial ST dan P, yang diduga terlibat dalam proses membawa barang tersebut dari jalur laut menuju daratan menggunakan satu unit kapal motor atau pompong nelayan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tim gabungan selanjutnya melakukan pengembangan ke sebuah ruko dua lantai di Jalan Kelapapati, Kecamatan Bengkalis. Di lokasi tersebut, petugas menemukan sejumlah barang lainnya berupa beberapa tas hitam, tas plastik, karung dan plastik hitam yang diduga berkaitan dengan aktivitas pengemasan atau pengiriman narkotika.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selain 65 bungkus diduga sabu, petugas turut mengamankan satu unit mobil Mitsubishi pikap L300 beserta kunci dan STNK, tiga unit telepon seluler, satu unit kapal motor nelayan serta satu unit sepeda motor Yamaha Vixion.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kapolres Bengkalis AKBP Fahrian Saleh Siregar, S.I.K., M.Si., melalui Kasat Resnarkoba AKP Tidar Laksono, S.Tr.K., S.I.K., mengatakan keberhasilan tersebut merupakan hasil sinergi dan kerja sama antara jajaran Polsek Bantan dan Satresnarkoba Polres Bengkalis dalam menindaklanjuti informasi masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Keberhasilan ini menunjukkan bahwa kolaborasi dan sinergi antarjajaran sangat penting dalam mengungkap serta memutus mata rantai peredaran narkotika. Kami akan terus melakukan pengembangan untuk mengungkap jaringan yang lebih luas,” ujar AKP Tidar.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dari hasil pemeriksaan awal, barang tersebut diduga berasal dari Malaysia dan melibatkan jaringan yang berada di luar negeri. Polisi masih melakukan pendalaman untuk mengungkap seluruh jaringan serta pihak&#45;pihak lain yang diduga terlibat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;AKP Tidar menegaskan, Polres Bengkalis akan terus memperkuat upaya pemberantasan narkotika sebagai bagian dari pelaksanaan Program P4GN.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Kami tidak akan memberikan ruang bagi para pelaku peredaran narkotika. Setiap informasi dari masyarakat akan kami tindaklanjuti dan kembangkan sesuai prosedur hukum,” tegasnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ketiga tersangka beserta barang bukti telah diamankan untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Barang bukti yang diduga narkotika selanjutnya akan dilakukan penimbangan dan pengujian laboratoris forensik sesuai ketentuan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Polres Bengkalis juga mengajak masyarakat untuk bersama&#45;sama memerangi narkoba dan tidak ragu melaporkan setiap dugaan tindak pidana kepada Kepolisian melalui Call Center 110.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sinergi Polri dan masyarakat menjadi kekuatan dalam mewujudkan Bengkalis yang aman dan bebas dari peredaran narkotika.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dew&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://seputarriau.co/assets/berita/original/13487447055-rps20260910_141323.jpg"/><pubDate>Thu, 10 Sep 2026 14:00:00 +0700</pubDate><guid>https://seputarriau.co/news/detail/19463/polisi-gagalkan-jaringan-internasional-65-bungkus-sabu-berhasil-diamankan</guid></item><item><title>Budi Sumarno: Perfilman Dumai Bisa Jadi Media Pelestarian Budaya dan Ekonomi Kreatif</title><link>https://seputarriau.co/news/detail/19462/budi-sumarno-perfilman-dumai-bisa-jadi-media-pelestarian-budaya-dan-ekonomi-kreatif</link><description>&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Dumai, Seputarriau.co&amp;nbsp; — Kota Dumai dinilai memiliki potensi besar untuk mengembangkan ekosistem perfilman yang mengangkat kekayaan budaya Melayu pesisir. Selain menjadi ruang kreativitas bagi generasi muda, pengembangan perfilman juga dinilai dapat mendukung pelestarian budaya sekaligus membuka peluang baru di sektor ekonomi kreatif.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Gagasan tersebut mendorong agar perfilman di Dumai tidak hanya ditempatkan sebagai industri hiburan, tetapi juga sebagai media untuk mendokumentasikan kebudayaan, mengangkat kehidupan masyarakat dan memperkenalkan identitas daerah kepada masyarakat luas.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Budi Sumarno menyebut, kekayaan budaya Melayu pesisir Dumai dapat menjadi sumber cerita yang memiliki karakter kuat. Tradisi seperti seni Zapin, musik Ghazal, sastra lisan Gurindam hingga sejarah kemaritiman dapat dikembangkan menjadi berbagai karya sinematik.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Potensi Dumai juga semakin kuat dengan keberadaan kawasan pesisir, hutan bakau dan kawasan industri yang memiliki karakter visual tersendiri. Lanskap tersebut dapat dimanfaatkan sebagai lokasi produksi film sekaligus dikembangkan untuk mendukung wisata berbasis perfilman atau film tourism.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Namun, pengembangan perfilman daerah masih menghadapi tantangan, terutama dalam hal distribusi. Karya sineas daerah tidak selalu mudah masuk ke jaringan bioskop komersial sehingga film yang telah diproduksi berpotensi kesulitan menjangkau penonton secara luas dan berkelanjutan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Karena itu, diperlukan alternatif distribusi yang tidak sepenuhnya bergantung pada bioskop. Pemanfaatan platform digital serta pemutaran film secara langsung di tengah masyarakat menjadi salah satu pilihan yang dapat dikembangkan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Konsep tersebut dapat diperkuat melalui model ekonomi kreatif atau moviepreneur. Sumber pendapatan dapat berasal dari tiket pemutaran, kerja sama sponsor, sistem bagi hasil hingga penjualan merchandise. Hasil yang diperoleh selanjutnya dapat diputar kembali sebagai modal untuk mendukung produksi karya berikutnya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Dalam konsep ini, SinemaKita diarahkan sebagai platform streaming OTT sekaligus jaringan distribusi alternatif bagi film independen berbasis komunitas. Platform tersebut diharapkan menjadi etalase digital bagi film pendek maupun dokumenter karya sineas Dumai.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Tidak hanya sebagai sarana distribusi, platform digital juga dapat berfungsi sebagai ruang pengarsipan kebudayaan. Dokumentasi mengenai seni, tradisi dan kehidupan masyarakat Melayu pesisir dapat disimpan serta diakses oleh masyarakat dan generasi mendatang.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Jaringan distribusi tersebut juga diharapkan mampu membuka jalan bagi karya lokal untuk mengikuti festival film internasional dan terhubung dengan komunitas sinema di berbagai negara. Dengan begitu, film dapat menjadi salah satu sarana diplomasi budaya untuk memperkenalkan identitas Melayu pesisir Dumai ke tingkat yang lebih luas.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Penguatan ekosistem perfilman juga membutuhkan peningkatan kualitas sumber daya manusia. Salah satu langkah yang dapat dilakukan adalah memberikan pelatihan riset kebudayaan dan penulisan skenario berbasis etnografi lokal kepada generasi muda Dumai.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Pelatihan tersebut selanjutnya dapat dikembangkan melalui program inkubasi produksi yang memberikan dukungan teknis serta pendanaan mikro. Dengan cara itu, sineas muda memiliki kesempatan untuk menghasilkan karya dengan kualitas sinematografi yang semakin baik dan sesuai dengan standar industri.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Ekosistem perfilman yang dibangun juga perlu mencakup berbagai unsur, mulai dari pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia, proses kreasi dan produksi, pembiayaan serta investasi, distribusi dan eksibisi, hingga penyediaan lokasi dan layanan produksi.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Di samping itu, diperlukan sinergi antara berbagai bidang seni dan sektor lainnya serta sistem arsip dan dokumentasi budaya. Keseluruhan unsur tersebut menjadi bagian penting agar industri perfilman daerah dapat tumbuh secara berkelanjutan dan tidak hanya berorientasi pada produksi film.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Kolaborasi antara komunitas dan pemerintah juga dinilai menjadi faktor penting. Dukungan kebijakan daerah terhadap kegiatan perfilman berbasis kebudayaan diharapkan dapat menciptakan ruang yang lebih luas bagi sineas lokal untuk berkembang.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Generasi Z dan milenial Dumai dapat dilibatkan untuk menggali sekaligus menceritakan kembali berbagai sejarah lokal melalui medium film. Sementara itu, platform streaming dapat dimanfaatkan sebagai media edukasi budaya, sedangkan jejaring diaspora Melayu dapat menjadi salah satu pintu untuk memperluas jangkauan karya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Pengembangan perfilman Dumai dirancang melalui empat tahapan. Tahap awal difokuskan pada inkubasi riset budaya dan pelatihan teknis sinematografi bagi sineas muda.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Tahap kedua diarahkan pada produksi film pendek dan dokumenter yang mengangkat budaya pesisir Melayu. Setelah ekosistem mulai berkembang, tahap ketiga berfokus pada penguatan ekosistem perfilman Dumai. Selanjutnya, tahap keempat diarahkan menuju produksi film layar lebar yang mengangkat Dumai sebagai bagian dari cerita.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Dari sisi ekonomi, pemanfaatan platform OTT dinilai dapat membantu sineas Dumai menjangkau penonton yang lebih luas tanpa terbatas oleh faktor geografis maupun keterbatasan jumlah jaringan bioskop fisik.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Skema monetisasi berkelanjutan juga dapat diterapkan melalui sistem bagi hasil yang transparan. Pendapatan dari distribusi karya diharapkan dapat kembali mendukung komunitas dan menjadi modal untuk melanjutkan produksi karya&#45;karya berikutnya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Dengan kekayaan budaya Melayu pesisir, potensi generasi muda serta karakter lanskap yang khas, Dumai dinilai memiliki modal untuk membangun identitasnya dalam peta perfilman Indonesia.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Tantangan selanjutnya adalah membangun ekosistem yang mampu menghubungkan pendidikan, kreativitas, produksi, pembiayaan, distribusi hingga apresiasi dalam satu rantai yang berkelanjutan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Jika dapat diwujudkan melalui kolaborasi berbagai pihak, perfilman di Dumai tidak hanya menjadi sarana hiburan. Lebih dari itu, film dapat menjadi media pelestarian budaya sekaligus membuka peluang bagi tumbuhnya aktivitas ekonomi kreatif masyarakat.***(Eva)&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://seputarriau.co/assets/berita/original/2265092336-img_20260910_090938.jpg"/><pubDate>Thu, 10 Sep 2026 22:00:00 +0700</pubDate><guid>https://seputarriau.co/news/detail/19462/budi-sumarno-perfilman-dumai-bisa-jadi-media-pelestarian-budaya-dan-ekonomi-kreatif</guid></item><item><title>HOAX! Lowongan Cleaning Service Gaji Rp 3,9 Juta di RS Jantung &amp; Otak Riau Beredar di Grup WA</title><link>https://seputarriau.co/news/detail/19461/hoax-lowongan-cleaning-service-gaji-rp-39-juta-di-rs-jantung--otak-riau-beredar-di-grup-wa</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;PEKANBARU, seputarriau.co&lt;/strong&gt; – Warga kembali diimbau waspada. Pesan berantai tentang lowongan kerja Cleaning Service dengan gaji fantastis kembali beredar di grup WhatsApp lingkungan dan komunitas.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam pesan tersebut disebutkan ada kebutuhan banyak tenaga Cleaning Service di RS Otak dan Jantung Riau dengan rincian gaji dan fasilitas menggiurkan:&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&amp;nbsp;&quot;Lowongan kerja Cleaning Service &amp;nbsp;&lt;br&gt;&amp;nbsp;1. Gaji pokok Rp 3.998.000 &amp;nbsp;&lt;br&gt;&amp;nbsp;2. BPJS Ketenagakerjaan/Kesehatan lengkap &amp;nbsp;&lt;br&gt;&amp;nbsp;3. Lembur 1 hari Rp 280.000 &amp;nbsp;&lt;br&gt;&amp;nbsp;4. Tunjangan kerja &amp;nbsp;&lt;br&gt;&amp;nbsp;5. Hak cuti 12 hari setahun &amp;nbsp;&lt;br&gt;&amp;nbsp;6. Cuti menikah, sunatan, berduka, sakit lengkap &amp;nbsp;&lt;br&gt;&amp;nbsp;7. 8 jam kerja &amp;nbsp;&lt;br&gt;Segera antar lamaran bapak ibu, mana tahu rezeki, dibutuhkan banyak. Di RS Jantung, STADION... langsung ke sana aja antar ya, terima kasih&quot;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;TANGGAPAN RESMI KEMENKES RI: HOAX&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Setelah dikonfirmasi, informasi tersebut dinyatakan TIDAK BENAR / HOAX.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Perwakilan &amp;nbsp;Kementerian Kesehatan RI menegaskan melalui pesan singkat:&lt;br&gt;Tidak benar Pak beritanya. Dari bu Tanti&quot;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pihak Kemenkes RI menyatakan tidak pernah membuka rekrutmen Cleaning Service dengan cara mengantar lamaran langsung ke RS dan tidak pernah menyebar info melalui grup WhatsApp pribadi seperti di atas.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;CIRI&#45;CIRI INFO LOWONGAN HOAX INI&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;1. &amp;nbsp;Gaji tidak wajar ? Rp 3.998.000 untuk Cleaning Service jauh di atas UMP Riau 2026&lt;br&gt;2. &amp;nbsp;Tidak ada nama perusahaan/instansi resmi ? Hanya disebut &quot;RS Jantung, Stadion&quot; tanpa nama lengkap&lt;br&gt;3. &amp;nbsp;Cara melamar tidak resmi ? &quot;Langsung antar ke sana&quot; tanpa ada link, email, atau portal resmi&lt;br&gt;4. &amp;nbsp;Disebar di grup WA ? Instansi resmi tidak pernah rekrut via broadcast WA&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;HIMBAUAN&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;1. &amp;nbsp;Jangan langsung percaya info lowongan dari grup WA. Cek dulu ke website resmi RS atau kemkes.go.id&amp;nbsp;&lt;br&gt;2. &amp;nbsp;Jangan beri data pribadi/KTP dan uang apapun dengan alasan &quot;biaya administrasi.&amp;nbsp;&lt;br&gt;3. &amp;nbsp;Laporkan jika menemukan nomor yang menyebar info hoax ke aduan Kominfo 119&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Hati&#45;hati ya Bapak/Ibu. Jangan sampai tertipu. Selalu pastikan info lowongan berasal dari sumber resmi instansi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Informasi ini dibuat untuk mencegah penyebaran berita bohong dan melindungi masyarakat pencari kerja.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;(MN)&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://seputarriau.co/assets/berita/original/84998883539-img-20260909-wa0003.jpg"/><pubDate>Wed, 09 Sep 2026 17:00:00 +0700</pubDate><guid>https://seputarriau.co/news/detail/19461/hoax-lowongan-cleaning-service-gaji-rp-39-juta-di-rs-jantung--otak-riau-beredar-di-grup-wa</guid></item><item><title>Bongkar Dugaan Peredaran Narkoba di Hotel Berastagi, Residivis Diciduk Bawa Sabu dan Ganja</title><link>https://seputarriau.co/news/detail/19460/bongkar-dugaan-peredaran-narkoba-di-hotel-berastagi-residivis-diciduk-bawa-sabu-dan-ganja</link><description>&lt;p&gt;BATHIN SOLAPAN, seputarriau.co – Seorang pria berinisial DIM (42) diamankan Unit Reskrim setelah diduga menguasai narkotika jenis sabu dan ganja di kawasan Hotel Berastagi, Jalan Lingkar, Desa Air Kulim, Kecamatan Bathin Solapan, Kabupaten Bengkalis, Selasa malam (8/9/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Berawal dari informasi masyarakat penangkapan tersebut diterima Unit Reskrim Polsek Mandau sekitar pukul 21.30 WIB. Merespon Informasi personil Polsek Mandau langsung melakukan penyelidikan dilokasi dan menemukan adanya dugaan aktivitas transaksi narkotika jenis sabu yang kerap terjadi di sekitar Hotel Berastagi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dari hasil penyelidikan tersebut akhirnya membuahkan hasil. Sekitar pukul 22.00 WIB, petugas berhasil mengamankan DIM di pos jaga Hotel Berastagi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;Tak sampai di situ, polisi kemudian melakukan penggeledahan. Dari hasil pemeriksaan, petugas menemukan sejumlah barang bukti yang diduga berkaitan dengan penyalahgunaan narkotika.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Barang bukti yang diamankan antara lain tiga paket diduga sabu, satu paket diduga ganja, satu buah kaca pirex, satu botol plastik berwarna putih, dua unit telepon genggam, serta dua unit sepeda motor Honda Beat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurut keterangan kepolisian, barang yang diduga narkotika tersebut ditemukan di dalam botol plastik berwarna putih yang disimpan di dalam jok sepeda motor Honda Beat berwarna hitam.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dew&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://seputarriau.co/assets/berita/original/29345032928-rps20260909_121456.jpg"/><pubDate>Wed, 09 Sep 2026 12:00:00 +0700</pubDate><guid>https://seputarriau.co/news/detail/19460/bongkar-dugaan-peredaran-narkoba-di-hotel-berastagi-residivis-diciduk-bawa-sabu-dan-ganja</guid></item><item><title>STIFAR Riau Yudisium 115 Apoteker Baru</title><link>https://seputarriau.co/news/detail/19459/stifar-riau-yudisium-115-apoteker-baru</link><description>&lt;p style=&quot;text&#45;align:center;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;&lt;strong&gt;Pekanbaru, seputarriau.co&lt;/strong&gt; &#45; Sekolah Tinggi Ilmu Farmasi (STIFAR) Riau, Selasa 8 September 2026, Yudisium 115 Apoteker baru semester genap tahun akademik 2025/2026, bertempat di Aula Serbaguna Kompleks STIFAR Riau Jalan Kamboja Panam, Pekanbaru Riau.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Menurut Ketua Prodi S1, Ibu apt. Nesa Agustina, M.Farm. dalam sambutannya mengatakan bahwa Yudisium, 8 September 2026 ini diikuti oleh 115 Apoteker baru. “Hanya 1 orang ber&#45;IPK 4” tambahnya. Sampai saat ini alumni prodi PSPA STIFAR sudah mencapai 1011 orang dari XVI angkatan yudisium dan sudah 5 kali yudisium lulus 100%, tambahnya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Sementara itu, Ketua Yayasan Univ Riau diwakili Prof. Dr. Mashadi, M.Si dalam sambutannya mengatakan bahwa kepada para Apoteker baru ini agar dapat menyesuaikan diri sesuai dengan perkembangan dan kemajuan zaman saat ini. “Saudara&#45;saudara bisa bekerja bisa berwirausaha dan dapat melanjutkan kejenjang S2 dan seterusnya sampai jenjang S3 nantinya kata Mashadi.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Bagi saudara&#45;saudara yang setelah tamat S2 dan S3 nantinya, bukan mustahil kembali mengabdi menjadi dosen atau tenaga pendidik di lingkungan STIFAR Riau, nantinya” tambah Prof. Mashadi.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Sementara itu, Ketua STIFAR Riau, Dr. apt. Enda Mora, M. Farm dalam sambutannya mengharapkan kepada Apoteker baru, agar&#45;agar senantiasa menjaga nama baik almamater. “Dimanapun saudara bekerja/berusaha baik di kampung halaman maupun di kota Pekanbaru, hendaknya saudara selalulah berkomunikasi dengan almamater dan hanya setelah tamat, lalu hilang/putus informasi dengan institusi STIFAR Riau” tambahnya. “Oleh karena itu bagi Apoteker setelah diambil sumpahnya nanti akan diserahkan kepada Pengurus Daerah IAI Riau dan selanjutnya saudara berinduk dibawah naungan IAI” katanya.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Sementara itu Ketua Pengurus Daerah (PD IAI) Riau, apt. Adrian Mulya, M.Kes dalam sambutannya, menyampaikan kebanggaannya menerima para Alumni (Apoteker baru) alumni STIFAR Riau. “Saudara&#45;saudara dalam bekerja nanti, apakah sebagai ASN, Karyawan kontrak, atau membuka lapangan kerja sendiri haruslah bertanggungjawab, jangan malah sebaliknya seperti yang dicontohkan oleh apt. Adrian Mulya, M.Kes adanya beberapa kasus diwilayah Riau para Apoteker menjual obat terlarang, tanpa resep Dokter. Padahal obat&#45;obat tersebut termasuk obat&#45;obatan yang tidak diperbolehkan beredar secara bebas. Hal ini perlunya kehati&#45;hatian saudara dilapangan pekerjaan nantinya. “Jangan oleh karena mencari cuan, menghalalkan segala cara, tetapi dalam bekerja, harus ikut aturan dan perundang&#45;undangan yang berlaku” tandas Adrian.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;“Dilain pihak, tambah Adrian Mulya hendaknya kepada Apoteker baru senantiasa menjalin komunikasi yang baik, baik sesama Apoteker maupunkomunikasi dengan PD IAI, tambahnya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Hadir pada kesempatan tersebut Dr. apt. Wira Noviana Suhery, M.Farm, Wakil Ketua II Dr. Deni Anggraini, M.Farm, dan Wakil Ketua III Dr. apt. Septika Sari, M.PH. para dosen, karyawan, anggota BEM dan BLM serta undnagan lainnya.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;&lt;strong&gt;(Jas/MN)&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://seputarriau.co/assets/berita/original/63053978225-img-20260909-wa0003.jpg"/><pubDate>Tue, 08 Sep 2026 14:30:00 +0700</pubDate><guid>https://seputarriau.co/news/detail/19459/stifar-riau-yudisium-115-apoteker-baru</guid></item><item><title>Inovasi Pembelajaran Kimia, Mahasiswa UNRI Kembangkan Media Interaktif Berbasis MIT App Inventor</title><link>https://seputarriau.co/news/detail/19458/inovasi-pembelajaran-kimia-mahasiswa-unri-kembangkan-media-interaktif-berbasis-mit-app-inventor</link><description>&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pekanbaru seputarriau.co – Mahasiswa Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Universitas Riau mengembangkan media pembelajaran berbasis MIT App Inventor melalui Program Kreativitas Mahasiswa bidang Riset Sosial Humaniora (PKM&#45;RSH). Media tersebut diterapkan pada pembelajaran materi koloid di SMAN 15 Pekanbaru, SMAN 18 Pekanbaru, dan SMA IT Al&#45;Ittihad Pekanbaru sebagai upaya menghadirkan pembelajaran kimia yang lebih interaktif sekaligus mendorong kreativitas murid.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Penelitian ini mengembangkan media pembelajaran digital berbasis MIT App Inventor yang dirancang untuk mendukung pembelajaran materi koloid. Penerapannya juga dipadukan dengan kegiatan berbasis proyek menggunakan daun ketapang yang dikaitkan dengan konsep koloid. Melalui kegiatan tersebut, murid diberikan kesempatan untuk mengeksplorasi ide, merancang, melakukan proses pembuatan, hingga menghasilkan produk sesuai kreativitas masing&#45;masing.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pelaksanaan penelitian dilakukan dalam tiga kali pertemuan di setiap sekolah. Murid tidak hanya memanfaatkan media digital, tetapi juga terlibat secara langsung dalam kegiatan proyek sehingga dapat lebih aktif menuangkan ide dan mengembangkan kreativitas selama proses pembelajaran.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dosen pembimbing, Putri Adita Wulandari, M.Pd., menyampaikan bahwa pengembangan media ini menjadi salah satu bentuk inovasi mahasiswa dalam pembelajaran kimia.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Pengembangan media berbasis MIT App Inventor ini merupakan bentuk inovasi mahasiswa dalam pembelajaran kimia. Yang terpenting adalah bagaimana teknologi tersebut dapat dimanfaatkan untuk mendukung pembelajaran dan memberi ruang bagi murid untuk mengembangkan kreativitas,” ungkapnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga sekolah mengalami peningkatan kreativitas yang signifikan dengan kategori N&#45;Gain sedang. Hasil tersebut menunjukkan bahwa penerapan media pembelajaran berbasis MIT App Inventor yang dipadukan dengan kegiatan proyek berpotensi mendukung pengembangan kreativitas murid dalam pembelajaran kimia.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Penelitian ini dilaksanakan oleh tim mahasiswa Program Studi Pendidikan Kimia FKIP Universitas Riau yang terdiri atas Dian Syah sebagai ketua, serta Anisa Saputri, Salwa Gustia Alpina, dan Sri Wahyuni Ramadhani sebagai anggota, dengan Putri Adita Wulandari, M.Pd. sebagai dosen pembimbing.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Melalui PKM&#45;RSH ini, mahasiswa Pendidikan Kimia Universitas Riau berupaya mengintegrasikan teknologi digital, pembelajaran kimia, dan pemanfaatan lingkungan dalam kegiatan proyek untuk menciptakan pembelajaran yang lebih interaktif serta mendukung pengembangan kreativitas murid.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://seputarriau.co/assets/berita/original/12745909409-img-20260905-wa0007(2).jpg"/><pubDate>Sat, 05 Sep 2026 14:13:40 +0700</pubDate><guid>https://seputarriau.co/news/detail/19458/inovasi-pembelajaran-kimia-mahasiswa-unri-kembangkan-media-interaktif-berbasis-mit-app-inventor</guid></item><item><title>Kepala SMPN 4 Dumai Tempuh Jalur Hukum, Ketua PGRI Kota Dumai Berikan Pendampingan</title><link>https://seputarriau.co/news/detail/19457/kepala-smpn-4-dumai-tempuh-jalur-hukum-ketua-pgri-kota-dumai-berikan-pendampingan</link><description>&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dumai, Seputarriau.co &amp;nbsp;&#45; Kepala SMP Negeri 4 Dumai, H. Andi Effendi, S.Si., M.Si., mengambil langkah hukum menyikapi beredarnya konten di media sosial yang mencatut foto dan mengaitkan dirinya dengan tuduhan yang dinilainya tidak benar.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Persoalan tersebut diketahui pada Jumat malam, 4 September 2026. Saat itu, seorang teman menghubungi Andi Effendi dan menyampaikan adanya informasi yang beredar di media sosial dengan menggunakan foto serta mengaitkannya dengan tuduhan tertentu.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Mendapat informasi tersebut, Andi kemudian melakukan koordinasi untuk memastikan persoalan yang terjadi. Ia menilai beredarnya konten tersebut telah menimbulkan dampak terhadap nama baik pribadi, keluarga, serta kehormatannya sebagai kepala sekolah sekaligus pendidik.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Andi Effendi menegaskan bahwa tuduhan yang dikaitkan dengan dirinya dalam konten tersebut tidak benar.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Alih&#45;alih membalas atau menyebarkan informasi tandingan, ia memilih menempuh jalur resmi melalui aparat penegak hukum agar persoalan tersebut dapat ditelusuri dan diuji berdasarkan fakta serta bukti yang ada.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Saya membantah dengan tegas tuduhan yang dikaitkan dengan diri saya. Saya memilih menempuh jalur hukum karena saya ingin persoalan ini diselesaikan berdasarkan fakta dan bukti, bukan berdasarkan informasi yang beredar di ruang publik,” ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurutnya, langkah hukum tersebut diambil sebagai bentuk upaya menjaga nama baik sekaligus memberikan kejelasan atas informasi yang telah beredar di tengah masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;Andi juga menegaskan bahwa persoalan tersebut bukan hanya menyangkut nama baik pribadi. Menurutnya, penyebaran konten yang mencatut dirinya dan mengaitkannya dengan tuduhan yang tidak benar turut mencederai martabat dunia pendidikan serta citra profesi guru.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia menyebut guru dan kepala sekolah merupakan bagian dari profesi yang memiliki tanggung jawab besar dalam mendidik, membentuk karakter, serta menjadi teladan bagi peserta didik dan masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Yang saya rasakan bukan hanya nama baik pribadi yang dicederai. Ada martabat pendidikan dan kehormatan profesi guru yang ikut terluka. Profesi guru dibangun dengan keteladanan, integritas dan pengabdian. Karena itu, kehormatan profesi ini harus kita jaga bersama,” tegasnya.&lt;br&gt;Ia berharap persoalan tersebut dapat menjadi pembelajaran bagi semua pihak agar ruang digital tidak digunakan untuk menyebarkan informasi yang belum terbukti kebenarannya, terlebih informasi yang berpotensi merugikan atau merusak kehormatan seseorang.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam menghadapi persoalan tersebut, Andi Effendi mendapat pendampingan dari Ketua PGRI Kota Dumai.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pendampingan diberikan sejak Jumat malam, 4 September 2026, dan berlanjut hingga Sabtu siang. Dukungan tersebut kemudian terus berlanjut sampai proses pelaporan kepada pihak kepolisian pada Senin, 7 September 2026.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Andi menyampaikan apresiasi kepada Ketua PGRI Kota Dumai yang telah memberikan perhatian dan pendampingan sejak awal persoalan tersebut muncul.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Ketua PGRI Kota Dumai yang sejak Jumat malam tanggal 4 September hingga Sabtu siang telah memberikan pendampingan dan dukungan. Pendampingan tersebut terus berlanjut sampai proses pelaporan kepada pihak kepolisian,” ungkapnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurut Andi, pendampingan tersebut merupakan bentuk solidaritas organisasi profesi terhadap anggotanya yang menghadapi persoalan yang berdampak terhadap nama baik pribadi sekaligus kehormatan profesi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Langkah hukum yang ditempuh Andi Effendi juga telah melalui koordinasi serta mendapat persetujuan dan dukungan dari pimpinan atau atasan di lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Dumai.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Setelah melalui proses koordinasi dan pendampingan, Andi kemudian menyampaikan laporan kepada Sat Reskrim Polres Dumai pada Senin, 7 September 2026.&lt;br&gt;Pelaporan tersebut menjadi langkah resmi untuk meminta pihak yang berwenang melakukan pemeriksaan serta menelusuri fakta terkait beredarnya konten yang dinilai telah merugikan nama baiknya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Andi Effendi menegaskan dirinya menghormati proses hukum dan menyerahkan sepenuhnya proses pemeriksaan serta pembuktian kepada aparat penegak hukum.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak ikut menyebarluaskan kembali konten yang menjadi persoalan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Saya tidak ingin membalas dengan cara yang sama. Saya percaya aparat penegak hukum akan bekerja berdasarkan fakta dan bukti. Karena itu, saya menyerahkan proses ini kepada pihak yang berwenang,” ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia berharap persoalan tersebut menjadi pengingat bagi masyarakat agar kebebasan berkomunikasi di ruang digital selalu diiringi dengan tanggung jawab.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Jangan sampai teknologi dan media sosial digunakan untuk mencederai kehormatan manusia, keluarga, maupun profesi yang selama ini mengabdi untuk pendidikan. Mari kita sama&#45;sama menjaga ruang publik agar tetap sehat, beradab dan bertanggung jawab,” pungkasnya.***(Eva)&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://seputarriau.co/assets/berita/original/20971421940-img_20260908_091307.jpg"/><pubDate>Tue, 08 Sep 2026 22:00:00 +0700</pubDate><guid>https://seputarriau.co/news/detail/19457/kepala-smpn-4-dumai-tempuh-jalur-hukum-ketua-pgri-kota-dumai-berikan-pendampingan</guid></item><item><title>Edarkan Sabu di Pasar Duri Sartika, Satu Tersangka Diciduk Polisi Mandau</title><link>https://seputarriau.co/news/detail/19456/edarkan-sabu-di-pasar-duri-sartika-satu-tersangka-diciduk-polisi-mandau</link><description>&lt;p&gt;BENGKALIS, seputarriau.co – Tim Opsnal Polsek Mandau kembali mengungkap kasus tindak pidana penyalahgunaan narkotika jenis sabu di wilayah hukum Polsek Mandau, Kabupaten Bengkalis. Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan seorang pria berinisial JAP (36).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pengungkapan dilakukan pada Senin, 7 September 2026 sekitar pukul 20.30 WIB, di kawasan Pasar Duri Sartika, Kelurahan Duri Barat, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kapolres Bengkalis AKBP Fahrian Saleh Siregar, S.I.K., M.Si., melalui Kapolsek Mandau AKP I Made Pasek Sarahdahtam Bendesa, S.I.K., M.A., membenarkan adanya pengungkapan perkara penyalahgunaan narkotika tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kapolsek menjelaskan, pengungkapan berawal dari informasi masyarakat yang diterima Tim Opsnal Polsek Mandau terkait dugaan adanya aktivitas penyalahgunaan narkotika jenis sabu di kawasan Pasar Duri Sartika.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menindaklanjuti informasi tersebut, personel Opsnal Polsek Mandau langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan penyelidikan. Setibanya di lokasi, petugas mengamankan JAP dan melakukan pemeriksaan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dari hasil pemeriksaan, petugas menemukan satu paket narkotika jenis sabu yang disimpan di dalam sebuah botol kecil berwarna hitam milik tersangka.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selain narkotika, polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti berupa satu unit telepon genggam, satu unit timbangan digital, uang tunai sebesar Rp250.000, serta satu botol kecil berwarna hitam.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam pemeriksaan awal, tersangka mengaku bahwa narkotika jenis sabu tersebut diperoleh dari seseorang berinisial AC alias B. Polisi selanjutnya masih melakukan pendalaman dan penyelidikan untuk mengungkap jaringan serta asal&#45;usul barang haram tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tersangka beserta seluruh barang bukti kemudian dibawa ke Polsek Mandau untuk menjalani proses penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut sesuai ketentuan hukum yang berlaku.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kapolsek Mandau menegaskan bahwa pengungkapan tersebut merupakan bagian dari komitmen Polres Bengkalis dalam memberantas peredaran dan penyalahgunaan narkotika di wilayah Kabupaten Bengkalis, sekaligus mendukung Program Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Kami terus meningkatkan upaya pemberantasan narkotika, baik melalui kegiatan preventif maupun penegakan hukum. Peran serta masyarakat sangat penting dalam memberikan informasi apabila mengetahui adanya dugaan penyalahgunaan atau peredaran narkotika,&quot; ujar Kapolsek.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Polres Bengkalis juga mengajak masyarakat untuk bersama&#45;sama memerangi peredaran narkotika serta tidak ragu melaporkan informasi terkait gangguan kamtibmas maupun tindak pidana melalui Call Center Polisi 110.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Polsek Mandau berkomitmen untuk terus hadir memberikan rasa aman kepada masyarakat dan menindak tegas setiap bentuk penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dew&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://seputarriau.co/assets/berita/original/52674319209-rps20260908_084535.jpg"/><pubDate>Tue, 08 Sep 2026 08:46:00 +0700</pubDate><guid>https://seputarriau.co/news/detail/19456/edarkan-sabu-di-pasar-duri-sartika-satu-tersangka-diciduk-polisi-mandau</guid></item><item><title>Jama&apos;ah Masjid Nurul Iman, Memperingati Maulid Nabi SAW</title><link>https://seputarriau.co/news/detail/19455/jamaah-masjid-nurul-iman-memperingati-maulid-nabi-saw</link><description>&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;PELALAWAN, seputarriau.co &#45; Jama&apos;ah Masjid Nurul Iman, Desa Kiap Jaya, Kecamatan Bandar Sekijang, Kabupaten Pelalawan, memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW tahun 2026. Tingginya antusiasme masyarakat membuat jamaah tumpah ruah hingga memenuhi teras masjid dan berlangsung meriah hingga penuh khidmat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kemeriahan semakin terasa dengan hadirnya Ustadz H. Dudung Sulaeman, S.TP., M.Pd.I, &amp;nbsp;dengan menyampaikan tausiyah dengan tema &apos;Kepemimpinan Rasullullah Panduan Bagi Generasi Muda&apos;. Ustadz Dudung yang dikenal merupakan sosok memiliki perjalanan hidup cukup unik, selain sebagai pendakwah dan Pendongeng Islami Riau dari Pekanbaru, ia juga pernah berkecimpung sebagai pemain sinetron kolosal Indosiar serta pernah menjadi chef di Timur Tengah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW kali ini dengan tausiyahctidak hanya disampaikan melalui metode ceramah konvensional. Ustadz Dudung menghadirkan konsep dakwah kreatif dan edukatif dengan memanfaatkan layar infokus sebagai media visual.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Di hadapan jamaah, ditayangkan kisah perjalanan sejarah menjelang kelahiran Nabi Muhammad SAW, termasuk peristiwa pasukan bergajah yang dipimpin Abrahah yang datang hendak menghancurkan Ka&apos;bah. Visual yang ditampilkan membuat jamaah, termasuk anak&#45;anak dan generasi muda lebih mudah membayangkan rangkaian peristiwa yang menjadi bagian penting dari sejarah kelahiran Rasulullah SAW.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Cerita kemudian dibawakan dengan gaya storytelling, sehingga suasana masjid terasa seperti ruang belajar sejarah Islam yang hidup. Jamaah tidak hanya mendengarkan, tetapi juga diajak mengikuti alur kisah melalui gambar dan tayangan yang disajikan di layar.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sesekali suasana serius tersebut dicairkan dengan candaan spontan khas Ustadz Dudung, yang membuat jamaah tertawa. Setelah itu, suasana kembali syahdu ketika jamaah diajak bersama&#45;sama melantunkan shalawat kepada Nabi Muhammad SAW.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ketua Irmas masjid Nurul Iman Isantria mengatakan, tausiyah kali ini berbeda dengan Perpaduan antara tausiyah, dongeng Islami, visual infokus, humor dan lantunan shalawat membuat peringatan Maulid Nabi di Masjid Nurul Iman terasa berbeda. Tentunya pesan keagamaan disampaikan dengan pendekatan yang lebih ringan, komunikatif dan mudah diterima berbagai kalangan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Dalam tausiyahnya, Ustadz Dudung mengajak jamaah untuk tidak menjadikan Maulid Nabi sekadar acara tahunan. Maulid bukan hanya tentang mengingat kapan Rasulullah dilahirkan, yang lebih penting adalah bagaimana kita menghadirkan akhlak Rasulullah dalam kehidupan kita sehari&#45;hari,&quot; ungkapnya&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Bahkan, Rasulullah SAW merupakan teladan terbaik dalam berbagai aspek kehidupan. Kecintaan kepada Nabi harus dibuktikan melalui perilaku, mulai dari kejujuran, kasih sayang, menjaga silaturahmi, menghormati orang tua, menyayangi anak&#45;anak hingga mempererat persaudaraan sesama umat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Antusiasme Jama&apos;ah terlihat sepanjang acara. Ruang utama Masjid Nurul Iman dipadati olah Jama&apos;ah, sementara sebagian Jama&apos;ah lainnya mengikuti rangkaian acara hingga teras masjid&quot; ucap Isantria.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selanjutnya bagi masyarakat Kiap Jaya, momentum tersebut bukan hanya menjadi ajang memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW, tetapi juga menjadi ruang untuk mempererat silaturahmi dan menanamkan kecintaan kepada Rasulullah kepada generasi muda.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dengan konsep dakwah yang memadukan cerita sejarah, teknologi visual, humor dan shalawat, peringatan Maulid Nabi di Kiap Jaya menjadi gambaran bahwa dakwah dapat dikemas secara kreatif tanpa kehilangan nilai&#45;nilai religiusnya.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://seputarriau.co/assets/berita/original/34409025751-img-20260907-wa0024.jpg"/><pubDate>Mon, 07 Sep 2026 20:25:28 +0700</pubDate><guid>https://seputarriau.co/news/detail/19455/jamaah-masjid-nurul-iman-memperingati-maulid-nabi-saw</guid></item><item><title>Rutan Dumai Hadirkan Semangat Berbagi Lewat Kegiatan Jumat Berkah</title><link>https://seputarriau.co/news/detail/19454/rutan-dumai-hadirkan-semangat-berbagi-lewat-kegiatan-jumat-berkah</link><description>&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Dumai, Seputarriau.co&amp;nbsp; — Semangat berbagi dan kepedulian terhadap sesama terus ditunjukkan oleh petugas Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Dumai melalui kegiatan Jumat Berkah.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Kegiatan ini menjadi momentum bagi jajaran Rutan Dumai untuk berbagi dengan warga binaan sekaligus menumbuhkan rasa kepedulian dan kebersamaan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Jumat Berkah tidak hanya menjadi kegiatan berbagi, tetapi juga menjadi sarana untuk mempererat hubungan antar sesama. Melalui aksi sederhana tersebut, petugas berupaya menghadirkan manfaat dan kebahagiaan bagi penerima.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Kepala Rutan Kelas IIB Dumai, Enang Iskandi, menyampaikan bahwa kegiatan berbagi merupakan salah satu bentuk kepedulian jajaran Rutan Dumai terhadap lingkungan warga binaan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;“Semoga apa yang kami bagikan hari ini dapat memberikan manfaat dan menjadi keberkahan bagi kita semua. Kegiatan seperti ini akan terus kami dorong sebagai bentuk kepedulian sesama.” ujarnya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Kegiatan ini merupakan sumbangan dari seluruh pegawai Rutan Dumai.***(Eva)&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://seputarriau.co/assets/berita/original/27053530158-img_20260904_184056.jpg"/><pubDate>Fri, 04 Sep 2026 16:00:00 +0700</pubDate><guid>https://seputarriau.co/news/detail/19454/rutan-dumai-hadirkan-semangat-berbagi-lewat-kegiatan-jumat-berkah</guid></item><item><title>16 Paket Sabu Diamankan, Polsek Mandau Bekuk Dua Pria di Simpang Puncak</title><link>https://seputarriau.co/news/detail/19453/16-paket-sabu-diamankan-polsek-mandau-bekuk-dua-pria-di-simpang-puncak</link><description>&lt;p&gt;BENGKALIS, seputarriau.co – Tim Opsnal Polsek Mandau kembali mengungkap dugaan penyalahgunaan narkotika jenis sabu di wilayah Kecamatan Bathin Solapan, Kabupaten Bengkalis, Kamis (3/9/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan dua pria berinisial A (26) dan RW (20) di kawasan Simpang Puncak, Kelurahan Boncah Mahang, Kecamatan Bathin Solapan, sekitar pukul 16.50 WIB.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dari tangan kedua tersangka, petugas mengamankan 16 paket narkotika jenis sabu yang ditemukan di dalam sebuah botol kecil berwarna hitam&#45;kuning. Polisi juga mengamankan botol tersebut sebagai barang bukti.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kapolres Bengkalis AKBP Fahrian Saleh Siregar, S.I.K., M.Si., melalui Kapolsek Mandau AKP I Made Pasek Sarahdahtam Bendesa, S.I.K., M.A., mengatakan pengungkapan tersebut berawal dari informasi masyarakat terkait dugaan penyalahgunaan narkotika di kawasan Simpang Puncak.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menindaklanjuti informasi tersebut, Tim Opsnal Polsek Mandau melakukan penyelidikan dan bergerak menuju lokasi. Petugas kemudian mengamankan A dan RW serta melakukan pemeriksaan. Dari hasil pemeriksaan ditemukan 16 paket narkotika jenis sabu yang disimpan di dalam botol kecil.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Berdasarkan pemeriksaan awal, kedua tersangka mengaku memperoleh narkotika tersebut dari seorang pria berinisial W. Polisi masih melakukan pengembangan untuk mengungkap sumber barang dan jaringan peredaran narkotika tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Pengungkapan ini merupakan komitmen Polsek Mandau dalam mendukung Program Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN). Kami akan terus melakukan upaya pemberantasan narkoba demi menciptakan lingkungan yang aman dan bersih dari narkotika,” ujar Kapolsek Mandau.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Saat ini kedua tersangka beserta barang bukti telah diamankan di Polsek Mandau untuk menjalani proses penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut sesuai ketentuan hukum yang berlaku.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Polsek Mandau juga mengajak masyarakat untuk bersama&#45;sama memerangi peredaran narkotika. Informasi maupun laporan terkait tindak pidana dapat disampaikan melalui Call Center Polri 110.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dew&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://seputarriau.co/assets/berita/original/28266961185-rps20260904_073401.jpg"/><pubDate>Fri, 04 Sep 2026 07:32:00 +0700</pubDate><guid>https://seputarriau.co/news/detail/19453/16-paket-sabu-diamankan-polsek-mandau-bekuk-dua-pria-di-simpang-puncak</guid></item><item><title>Sabu Disembunyikan di Balik Casing HP, Polsek Mandau Bekuk Pria di Simpang Puncak</title><link>https://seputarriau.co/news/detail/19452/sabu-disembunyikan-di-balik-casing-hp-polsek-mandau-bekuk-pria-di-simpang-puncak</link><description>&lt;p&gt;BENGKALIS, seputarriau.co – Tim Opsnal Polsek Mandau kembali mengungkap dugaan penyalahgunaan narkotika jenis sabu di wilayah hukum Polres Bengkalis. Seorang pria berinisial M (33) diamankan petugas di kawasan Simpang Puncak, Kelurahan Boncah Mahang, Kecamatan Bathin Solapan, Kamis (3/9/2026) sekitar pukul 16.40 WIB.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pengungkapan tersebut berawal dari informasi masyarakat terkait dugaan penyalahgunaan narkotika di kawasan Simpang Puncak. Menindaklanjuti informasi tersebut, Tim Opsnal Polsek Mandau langsung melakukan penyelidikan dan mendatangi lokasi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Setibanya di lokasi, petugas mengamankan M. Saat dilakukan pemeriksaan, polisi menemukan 2 paket narkotika jenis sabu yang disembunyikan di bagian belakang casing handphone milik tersangka. Petugas turut mengamankan 1 unit handphone.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dari hasil pemeriksaan awal, tersangka mengaku memperoleh narkotika tersebut dari seorang pria berinisial W yang sebelumnya juga telah diamankan dalam pengungkapan perkara narkotika oleh Tim Opsnal Polsek Mandau.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kapolres Bengkalis AKBP Fahrian Saleh Siregar, S.I.K., M.Si., melalui Kapolsek Mandau AKP I Made Pasek Sarahdahtam Bendesa, S.I.K., M.A., menegaskan bahwa pihaknya akan terus melakukan upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Pengungkapan ini merupakan bentuk komitmen Polri dalam mendukung Program P4GN serta menciptakan lingkungan yang bersih dari penyalahgunaan narkotika,” ujar Kapolsek Mandau.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Saat ini tersangka dan barang bukti telah diamankan di Polsek Mandau untuk menjalani proses penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Polsek Mandau juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam memerangi peredaran narkotika. Setiap informasi terkait tindak pidana dapat disampaikan kepada Kepolisian melalui Call Center Polri 110.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Polres Bengkalis: Bersama Masyarakat, Perangi Narkoba, Wujudkan Bengkalis Bersih dari Narkotika.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;Dew&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://seputarriau.co/assets/berita/original/16520587811-rps20260904_073028.jpg"/><pubDate>Thu, 03 Sep 2026 19:40:00 +0700</pubDate><guid>https://seputarriau.co/news/detail/19452/sabu-disembunyikan-di-balik-casing-hp-polsek-mandau-bekuk-pria-di-simpang-puncak</guid></item><item><title>Gerak Cepat Polsek Mandau, 18 Paket Sabu Diamankan di Bathin Solapan</title><link>https://seputarriau.co/news/detail/19451/gerak-cepat-polsek-mandau-18-paket-sabu-diamankan-di-bathin-solapan</link><description>&lt;p&gt;BENGKALIS, seputarriau.co – Tim Opsnal Polsek Mandau kembali menunjukkan komitmennya dalam memberantas peredaran narkotika di wilayah hukum Polres Bengkalis. Sebanyak 18 paket narkotika jenis sabu berhasil diamankan dalam pengungkapan di Simpang Puncak, Kelurahan Boncah Mahang, Kecamatan Bathin Solapan, Kabupaten Bengkalis, Kamis (3/9/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam pengungkapan tersebut, petugas mengamankan seorang pria berinisial W (31). Selain 18 paket sabu, polisi turut mengamankan 1 unit handphone, 1 unit timbangan digital, uang tunai, serta 1 dompet kecil warna pink.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kapolres Bengkalis AKBP Fahrian Saleh Siregar, S.I.K., M.Si., melalui Kapolsek Mandau AKP I Made Pasek Sarahdahtam Bendesa, S.I.K., M.A., mengatakan pengungkapan berawal dari informasi masyarakat mengenai dugaan penyalahgunaan narkotika di kawasan Simpang Puncak.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menindaklanjuti informasi tersebut, Tim Opsnal Polsek Mandau melakukan penyelidikan dan mendatangi lokasi. Petugas kemudian mengamankan tersangka dan menemukan 18 paket narkotika jenis sabu yang disimpan di dalam dompet kecil.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dari hasil pemeriksaan awal, tersangka mengaku memperoleh narkotika tersebut dari seseorang berinisial Z. Polisi masih melakukan pengembangan untuk mengungkap sumber barang dan kemungkinan jaringan peredaran narkotika lainnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pengungkapan ini merupakan bagian dari komitmen Polres Bengkalis dalam mendukung Program Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama&#45;sama memerangi narkoba. Apabila mengetahui adanya dugaan penyalahgunaan atau peredaran narkotika, segera laporkan kepada pihak Kepolisian,” ujar Kapolsek Mandau.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Masyarakat dapat menyampaikan informasi atau laporan melalui Call Center Polri 110 yang dapat digunakan untuk melaporkan berbagai gangguan keamanan dan tindak kriminal.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Polres Bengkalis terus berkomitmen menciptakan lingkungan yang aman dan bersih dari narkoba demi melindungi masyarakat dan generasi muda.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dew&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://seputarriau.co/assets/berita/original/55943720110-rps20260904_072325.jpg"/><pubDate>Mon, 31 Aug 2026 19:30:00 +0700</pubDate><guid>https://seputarriau.co/news/detail/19451/gerak-cepat-polsek-mandau-18-paket-sabu-diamankan-di-bathin-solapan</guid></item><item><title>Mantan Kades Buruk Bakul Jadi Tersangka Dugaan Pemalsuan Surat dan Penggelapan</title><link>https://seputarriau.co/news/detail/19450/mantan-kades-buruk-bakul-jadi-tersangka-dugaan-pemalsuan-surat-dan-penggelapan</link><description>&lt;p&gt;BENGKALIS, seputarriau.co &amp;nbsp;– Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Bengkalis melakukan penahanan terhadap dua orang tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana pemalsuan surat dan penggelapan yang terjadi di wilayah Kecamatan Bukit Batu, Kabupaten Bengkalis.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Penahanan terhadap kedua tersangka dilakukan Unit I Satreskrim Polres Bengkalis pada Kamis, 3 September 2026, sekira pukul 15.00 WIB, bertempat di Ruang Unit I Satreskrim Polres Bengkalis.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kapolres Bengkalis AKBP Fahrian Saleh Siregar, S.I.K., M.Si., melalui Kasat Reskrim Polres Bengkalis AKP Yohn Mabel, S.I.K., M.H., membenarkan adanya penahanan terhadap dua tersangka tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Benar, Unit I Satreskrim Polres Bengkalis telah melakukan penahanan terhadap dua orang tersangka terkait perkara dugaan tindak pidana pemalsuan surat dan penggelapan. Saat ini proses penyidikan masih terus dilakukan untuk melengkapi berkas perkara,” ujar AKP Yohn Mabel.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kedua tersangka masing&#45;masing berinisial T (53) dan S (62). Keduanya merupakan warga Kecamatan Bukit Batu, Kabupaten Bengkalis.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Perkara tersebut bermula dari laporan polisi yang diterima SPKT Polres Bengkalis pada 4 Mei 2026. Selanjutnya, penyidik melakukan serangkaian tindakan penyidikan, termasuk pemeriksaan terhadap saksi&#45;saksi serta pengumpulan dan penelitian alat bukti yang berkaitan dengan perkara.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Berdasarkan hasil penyidikan dan gelar perkara, penyidik kemudian menetapkan kedua orang tersebut sebagai tersangka melalui Surat Ketetapan Penetapan Tersangka tertanggal 26 Agustus 2026.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam perkara ini, penyidik menerapkan Pasal 392 ayat (1) dan/atau Pasal 486 Undang&#45;Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang&#45;Undang Hukum Pidana (KUHP).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Adapun dugaan tindak pidana tersebut terjadi di Jalan Buruk Bakul, RT 006/RW 002, Desa Buruk Bakul, Kecamatan Bukit Batu, Kabupaten Bengkalis, pada Rabu, 21 Mei 2014, sekira pukul 11.30 WIB.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Setelah ditetapkan sebagai tersangka, penyidik menerbitkan Surat Perintah Penahanan terhadap masing&#45;masing tersangka pada 3 September 2026. Penahanan dilakukan sebagai bagian dari proses penyidikan dan untuk kepentingan pemeriksaan lebih lanjut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kasat Reskrim menjelaskan bahwa penyidik saat ini masih fokus menyelesaikan pemberkasan perkara. Selanjutnya, penyidik akan berkoordinasi dengan Jaksa Penuntut Umum (JPU) guna memastikan proses hukum terhadap kedua tersangka berjalan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang&#45;undangan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Kami akan terus melengkapi berkas perkara dan berkoordinasi dengan JPU. Seluruh proses penanganan perkara dilakukan secara profesional, transparan, dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku,” tegas AKP Yohn Mabel.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Polres Bengkalis juga mengimbau masyarakat untuk menghormati proses hukum yang sedang berjalan serta tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi. Kepolisian memastikan setiap laporan masyarakat akan ditindaklanjuti melalui mekanisme penyelidikan dan penyidikan sesuai ketentuan hukum.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Saat ini, kedua tersangka telah menjalani proses penahanan di Polres Bengkalis dan penyidik masih melakukan penyelesaian administrasi serta pemberkasan perkara sebelum tahapan selanjutnya dilimpahkan kepada pihak penuntut umum.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dew&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://seputarriau.co/assets/berita/original/58092801403-rps20260904_071505.jpg"/><pubDate>Thu, 03 Sep 2026 20:00:00 +0700</pubDate><guid>https://seputarriau.co/news/detail/19450/mantan-kades-buruk-bakul-jadi-tersangka-dugaan-pemalsuan-surat-dan-penggelapan</guid></item><item><title>Polisi Tetapkan Pria 76 Tahun sebagai Tersangka Dugaan Penguasaan Kawasan Suaka Margasatwa</title><link>https://seputarriau.co/news/detail/19449/polisi-tetapkan-pria-76-tahun-sebagai-tersangka-dugaan-penguasaan-kawasan-suaka-margasatwa</link><description>&lt;p&gt;BENGKALIS, seputarriau.co — Satuan Reserse Kriminal Polres Bengkalis menetapkan seorang pria berinisial JP (76) sebagai tersangka dalam perkara dugaan menduduki dan menggarap kawasan hutan tanpa izin yang sah di kawasan Suaka Margasatwa Giam Siak Kecil, Kabupaten Bengkalis, Riau.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Penetapan tersangka dilakukan setelah gelar perkara pada Rabu, 2 September 2026. Perkara tersebut merupakan pengembangan dari penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Km 75, Dusun II Tanjung Potai, Desa Tasik Tebing Serai, Kecamatan Talang Muandau.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kasus bermula dari informasi adanya titik api pada Kamis, 27 Agustus 2026 sekitar pukul 17.00 WIB. Saat melakukan pengecekan ke lokasi pada 29 Agustus 2026, petugas menemukan aktivitas pembukaan lahan menggunakan dua unit alat berat serta bibit tanaman kelapa sawit.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Polisi kemudian melakukan pengecekan status kawasan dan mendapati lokasi tersebut berada di dalam kawasan hutan Cagar Biosfer Suaka Margasatwa Giam Siak Kecil.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dari hasil penyelidikan, polisi menemukan adanya aktivitas penggarapan lahan yang diduga dilakukan untuk rencana perkebunan kelapa sawit. Luas lahan yang direncanakan mencapai sekitar 270 hektare, sedangkan lahan yang telah dikerjakan diperkirakan sekitar 2 hektare.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam perkara ini, penyidik mengamankan sejumlah barang bukti, yakni dua unit excavator Hitachi PC 138 dan PC 110, satu unit chainsaw, serta enam bundel surat tanah berupa SKGR dengan total luas sekitar 246 hektare.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Berdasarkan pemeriksaan, tersangka disebut telah membeli lahan seluas 270 hektare dengan nilai sekitar Rp2,7 miliar pada 2024. Lahan tersebut kemudian diterbitkan surat tanah berbentuk SKGR dengan dasar surat hibah ninik mamak.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Namun, berdasarkan hasil pengecekan penyidik, lokasi tersebut berada di kawasan Suaka Margasatwa Giam Siak Kecil.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Atas perkara tersebut, JP dijerat dengan sejumlah ketentuan pidana terkait konservasi sumber daya alam hayati dan ekosistem, kehutanan, serta pencegahan dan pemberantasan perusakan hutan sebagaimana tercantum dalam laporan penyidikan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Polres Bengkalis selanjutnya akan memeriksa tersangka, melengkapi administrasi berkas perkara, mengirimkan SPDP, berkoordinasi dengan Jaksa Penuntut Umum, serta meminta keterangan ahli, termasuk ahli Labfor dan perkebunan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Penyidik menargetkan perkara tersebut dapat dituntaskan hingga tahap I dan dilanjutkan sesuai proses hukum yang berlaku.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dew&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://seputarriau.co/assets/berita/original/29737632273-rps20260904_070233.jpg"/><pubDate>Thu, 03 Sep 2026 12:00:00 +0700</pubDate><guid>https://seputarriau.co/news/detail/19449/polisi-tetapkan-pria-76-tahun-sebagai-tersangka-dugaan-penguasaan-kawasan-suaka-margasatwa</guid></item><item><title>Diduga Tampung HP Hasil Curian, Pria di Mandau Diamankan Polisi</title><link>https://seputarriau.co/news/detail/19448/diduga-tampung-hp-hasil-curian-pria-di-mandau-diamankan-polisi</link><description>&lt;p&gt;BENGKALIS, seputarriau.co — Tim Opsnal Polsek Mandau mengamankan seorang pria berinisial H (29) yang diduga terlibat dalam tindak pidana penadahan satu unit telepon seluler (HP) yang diduga merupakan hasil pencurian.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Penangkapan terhadap H dilakukan pada Rabu (2/9/2026) sekitar pukul 20.30 WIB, di sebuah toko yang berada di kawasan Jalan Hangtuah, Simpang Telkom, Kelurahan Balai Alam, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kapolres Bengkalis AKP Fahrian Saleh Siregar, S.I.K,M.Si melalui Kapolsek Mandau AKP I Made Pasek Saradahtam Bendesa, S.Tr.K., S.I.K. &amp;nbsp;menjelaskan, pengungkapan kasus tersebut merupakan pengembangan dari laporan polisi terkait dugaan tindak pidana pencurian yang terjadi di Mess Karyawan PT Nindya Karya, Jalan Anggur Merah, Kelurahan Air Jamban, Kecamatan Mandau.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Berdasarkan hasil penyelidikan, polisi memperoleh informasi bahwa satu unit HP yang diduga berasal dari hasil pencurian sebelumnya telah dijual oleh seorang pelaku pencurian kepada H pada 31 Juli 2026 sekitar pukul 13.30 WIB.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;HP tersebut disebut dibeli H dengan harga Rp800 ribu, meskipun tidak disertai surat atau dokumen kepemilikan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Mendapat informasi keberadaan terduga pelaku penadahan, tim Opsnal Polsek Mandau kemudian mendatangi lokasi dan mengamankan H. Saat dilakukan pemeriksaan awal, yang bersangkutan disebut mengakui perbuatannya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selanjutnya, H dibawa ke Mapolsek Mandau untuk menjalani proses penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam penanganan perkara ini, polisi telah melakukan sejumlah tindakan, di antaranya penyelidikan, penangkapan, pemeriksaan terhadap terduga pelaku, pemeriksaan urine, serta dokumentasi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Polisi juga mengimbau masyarakat agar tidak membeli barang yang diduga berasal dari tindak pidana, terutama barang elektronik tanpa kelengkapan dokumen atau dengan harga yang tidak wajar. Masyarakat diminta memastikan asal&#45;usul dan legalitas barang sebelum melakukan transaksi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Apabila menemukan atau mengetahui adanya dugaan tindak pidana, masyarakat diimbau segera melaporkannya kepada pihak kepolisian,” demikian imbauan Polsek Mandau.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Polsek Mandau juga mengingatkan masyarakat untuk tidak melakukan tindakan main hakim sendiri dan menyerahkan setiap dugaan tindak pidana kepada pihak berwenang.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Untuk informasi maupun laporan kepolisian, masyarakat dapat menghubungi Call Center Polri 110.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dew&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://seputarriau.co/assets/berita/original/28196076261-rps20260904_064819.jpg"/><pubDate>Thu, 03 Sep 2026 00:30:00 +0700</pubDate><guid>https://seputarriau.co/news/detail/19448/diduga-tampung-hp-hasil-curian-pria-di-mandau-diamankan-polisi</guid></item><item><title>Meranti Sejahtera Optimis, Targetkan Produksi Padi Berkualitas di 2 Hektar Lahan Bantuan</title><link>https://seputarriau.co/news/detail/19447/meranti-sejahtera-optimis-targetkan-produksi-padi-berkualitas-di-2-hektar-lahan-bantuan</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Pekanbaru, seputarriau.co&lt;/strong&gt; — Semangat baru terlihat di Kelompok Tani Meranti Sejahtera. Di bawah kepemimpinan Ismail yang baru menjabat selama 3 bulan, kelompok ini berhasil mencapai 80 persen dari target tanam berbagai komoditas pertanian.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Komoditas yang dikembangkan cukup beragam, mulai dari padi, kacang panjang, jagung, kacang kedelai, hingga cabai rawit hijau dan merah. Capaian ini bahkan sudah dibuktikan dengan 3 kali panen padi dalam kurun waktu singkat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dukungan dari Dinas Pertanian dan Perkebunan juga menjadi faktor penting. Bantuan yang diberikan berupa mesin perontok padi, pupuk, dan pestisida. Tidak hanya itu, dinas juga mengalokasikan bantuan lahan seluas 2 hektar.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Apabila lahan seluas 2 hektar tersebut mampu menghasilkan padi berkualitas, maka Kelompok Tani Meranti Sejahtera berpeluang besar untuk mendapatkan bantuan mesin bajak dari pemerintah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Kami berharap Dinas terkait, khususnya Dinas Pertanian dan Perkebunan, terus mendukung kami. Agar kerja keras yang sudah kami lakukan ini bisa berjalan dengan baik dan memberikan hasil maksimal ke depannya,&quot; ungkap Ismail.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kegiatan kelompok tani ini turut dihadiri oleh Lurah setempat, Kepala Bidang Pertanian dan Perkebunan, serta seluruh anggota Kelompok Tani Meranti Sejahtera.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Apresiasi juga datang dari *Pak Sudirman, RT 05 RW 02*. &amp;nbsp;&lt;br&gt;&quot;Saya selaku RT 05 RW 02 sangat bangga dengan antusias warga yang mampu mengubah wilayah ini menjadi lahan produktif dan bermanfaat. Saya sangat mendukung kegiatan kelompok tani ini di bawah kepemimpinan Bapak Ismail. Semoga ke depannya semakin sukses dan menjadi contoh bagi kelompok lain,&quot; ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dengan kolaborasi antara pemerintah, perangkat desa, dan semangat para petani, Kelompok Tani Meranti Sejahtera optimis dapat terus meningkatkan produktivitas serta kesejahteraan anggotanya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;MN&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://seputarriau.co/assets/berita/original/56244958269-img-20260901-wa0020.jpg"/><pubDate>Tue, 01 Sep 2026 19:58:16 +0700</pubDate><guid>https://seputarriau.co/news/detail/19447/meranti-sejahtera-optimis-targetkan-produksi-padi-berkualitas-di-2-hektar-lahan-bantuan</guid></item><item><title>Dr. Hamler Ucapkan Selamat Kepada Dr. Khairul Azwar Anas Atas Wisuda S3 Doktor Hukum</title><link>https://seputarriau.co/news/detail/19446/dr-hamler-ucapkan-selamat-kepada-dr-khairul-azwar-anas-atas-wisuda-s3-doktor-hukum</link><description>&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;JAMBI, seputarriau.co&lt;/strong&gt; – Dosen Universitas Persada Bunda Indonesia [UPBI]  Dr. Hamler, SH., MH., M.Kn menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi setinggi&#45;tingginya kepada &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dr. Khairul Azwar Anas atas keberhasilan Wisuda Program Studi Doktor Ilmu Hukum Pascasarjana Universitas Negeri Jambi (UNJA).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Wisuda S3 tersebut merupakan puncak dari rangkaian akademik yang telah ditempuh Dr. Khairul Azwar Anas, dan menjadi kebanggaan tersendiri bagi keluarga besar akademisi hukum di wilayah Sumatera.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Selamat dan sukses kepada Dr. Khairul Azwar Anas atas wisuda S3 di Program Doktor Hukum UNJA. Gelar Doktor ini adalah buah dari kerja keras, ketekunan, dan pengabdian beliau dalam dunia akademik. Semoga ilmu yang diperoleh dapat terus diamalkan untuk kemajuan hukum, pendidikan, dan pembangunan nasional,&quot; ujar Dr. Hamler, SH., MH., M.Kn.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Lebih lanjut, Dr. Hamler berharap capaian akademik ini dapat menjadi motivasi bagi para dosen dan mahasiswa UPBI, khususnya, serta civitas akademika di Indonesia umumnya, untuk terus meningkatkan kualitas diri melalui pendidikan dan penelitian.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Keberhasilan Dr. Khairul adalah inspirasi bagi kita semua. Semoga beliau senantiasa diberi kesehatan dan kelancaran dalam mengabdikan ilmunya untuk masyarakat, bangsa, dan negara,&quot; tambahnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Keluarga besar UPBI turut berbangga dan mendoakan kesuksesan Dr. Khairul Azwar Anas dalam setiap langkah pengabdian berikutnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;Penulis  : Muhammad Nasir &lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://seputarriau.co/assets/berita/original/57605270914-img-20260831-wa0023.jpg"/><pubDate>Tue, 01 Sep 2026 14:26:14 +0700</pubDate><guid>https://seputarriau.co/news/detail/19446/dr-hamler-ucapkan-selamat-kepada-dr-khairul-azwar-anas-atas-wisuda-s3-doktor-hukum</guid></item><item><title>Tim Kopasgat Kembali Diterjunkan ke Lokasi Karhutla di Pelalawan</title><link>https://seputarriau.co/news/detail/19445/tim-kopasgat-kembali-diterjunkan-ke-lokasi-karhutla-di-pelalawan</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;PEKANBARU, seputarriau.co&lt;/strong&gt; &#45; Pangkalan Udara Roesmin Nurjadin (Lanud Rsn) kembali menerjunkan Tim Alfa ke lokasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Pelalawan. Total ada tiga tim, masing&#45;masing dua tim berjumlah 12 personil.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tim tersebut dikerahkan ke lokasi karhutla kawasan Kerumutan. Sedangkan satu tim lagi berjumlah 10 personil dikerahkan ke lokasi karhurla di kawasan Rantau Baru.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Semua personil dari Kopasgat batalion 462 Lanud Rsn,&quot; kata Danlanud Rsn melalui Kadisops, Kolonel (Pnb) Andry Setiawan, Ahad (30/8/26).&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sebanyak tiga Tim Alpha diterjunkan menggunakan helikopter menuju lokasi. Setibanya di lokasi, para prajurit langsung bergerak melakukan penanganan Karhutla. Mereka membawa pompa air portable, selang, bahan bakar, Apar serta kebutuhan pendukung lainnya untuk menunjang operasi di tengah hutan. Mereka menembus kawasan yang sulit dijangkau demi mempercepat pemadaman dan mencegah api semakin meluas.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selain itu, para prajurit juga membawa perlengkapan perlindungan diri. Pasalnya, lokasi tempat mereka di terjunkan merupakan kawasan hutan marga satwa seperti harimau.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sebelumnya, satu tim Kopasgat berjumlah 13 personil terlebih dahulu telah diterjunkan ke lokasi karhutla di Kerumutan pada (28/8/26) lalu. Namun tim ini akan ditarik mulai besok. &quot;Besok baru kita tarik,&quot; ungkap Kadisops&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://seputarriau.co/assets/berita/original/50546648084-1788091844.jpg"/><pubDate>Sun, 30 Aug 2026 09:16:42 +0700</pubDate><guid>https://seputarriau.co/news/detail/19445/tim-kopasgat-kembali-diterjunkan-ke-lokasi-karhutla-di-pelalawan</guid></item><item><title>Kemenkes RI Minta Pemda Perkuat Komitmen Akselerasi Imunisasi 2026</title><link>https://seputarriau.co/news/detail/19444/kemenkes-ri-minta-pemda-perkuat-komitmen-akselerasi-imunisasi-2026</link><description>&lt;p&gt;JAKARTA, seputarriau.co &#45; Direktur Imunisasi Kementerian Kesehatan Republik Indonesia dr. Indri Yogyaswari, MARS menharapkan komitmen dari seluruh pemerintah daerah dan berbagai pihak dalam upaya percepatan akselerasi capaian imunisasi tahun 2026 ini.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;dr. Indri menyebutkan percepatan target imunisasi ini tidak bisa hanya dilakukan oleh sektor kesehatan saja, namun diperlukan kerja sama dari berbagai sektor, mulai dari pemerintah pusat, daerah, stakeholder, dan masyarakat.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Bapak Ibu sekalian, melalui pertemuan ini kami berharap adanya komitmen kuat dari pemerintah daerah di seluruh tingkatan untuk melakukan akselerasi capaian imunisasi di tahun 2026, melalui rencana aksi yang jelas terukur dan dapat langsung dilaksanakan di wilayah masing&#45;masing,&quot; ujarnya, melalui YouTube Direktorat Imunisasi, Senin (31/8/26).&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Direktur Imunisasi Kemenkes melanjutkan, akselerasi percepatan imunisasi ini diharapkan dapat dilaksanakan secara terencana, terpadu&amp;nbsp; serta berkelanjutan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Untuk itu dia menginginkan, percepatan imunisasi bukan hanya di tahun ini saja, namun diharapkan akselerasi ini nanti akan bisa dipakai di tahun&#45;tahun berikutnya.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dia optimis dengan&amp;nbsp; koordinasi dan kolaborasi yang kuat, dan solid dari semua pihak, maka Indonesia dapat mengejar ketertinggalan imunisasi, dan menurunkan jumlah anak zero dose di Indonesia.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Karena waktu kita memang tidak banyak bapak ibu, ini kita sudah berada di pertengahan menuju RPJMN 2029, akan tetapi kami optimis dengan koordinasi dan kolaborasi yang kuat, dan solid kita dapat mengejar ketertinggalan menurunkan jumlah anak zero dose dan memberikan perlindungan yang lebih baik bagi anak&#45;anak di Indonesia,&quot; ucapnya.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam kesempatan tersebut, dr. Indri juga mengajak semua pihak untuk menjadikan imunisasi sebagai tanggung jawab bersama dan bagian dari upaya membangun generasi Indonesia yang sehat menuju Generasi Indonesia Emas 2045.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dia mengharapkan kedepannya semakin banyak anak yang mendapatkan imunisasi lengkap, sehingga semakin banyak anak Indonesia yang terlindungi dari berbagai penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Kami sangat membutuhkan komitmen kemudian juga kolaborasi dan pembagian peran yang jelas dari seluruh sektor yang terlibat dalam hal ini, baik kami di level pusat, kemudian pemerintah daerah, kemudian organisasi masyarakat, kemudian mitra pembangunan maupun seluruh pemangku kepentingan,&quot; tutupnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Rls&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://seputarriau.co/assets/berita/original/1798004020-1788168214_(1).jpg"/><pubDate>Tue, 01 Sep 2026 09:13:42 +0700</pubDate><guid>https://seputarriau.co/news/detail/19444/kemenkes-ri-minta-pemda-perkuat-komitmen-akselerasi-imunisasi-2026</guid></item><item><title>Imigrasi Pekanbaru Kawal Deportasi Tiga WN Malaysia, Tegakkan Aturan Keimigrasian</title><link>https://seputarriau.co/news/detail/19443/imigrasi-pekanbaru-kawal-deportasi-tiga-wn-malaysia-tegakkan-aturan-keimigrasian</link><description>&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Pekanbaru, seputarriau.co&lt;/strong&gt; &amp;nbsp;— Kantor Imigrasi Kelas I TPI Pekanbaru melaksanakan pengawalan pendeportasian terhadap tiga Warga Negara (WN) Malaysia berinisial NA, MHH, dan MHN, Jumat (28/8/2026). Tindakan tersebut dilakukan sebagai bagian dari penegakan hukum keimigrasian setelah ketiganya dinyatakan melanggar ketentuan mengenai izin tinggal di wilayah Indonesia.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Berdasarkan hasil pemeriksaan keimigrasian, ketiga WN Malaysia tersebut terbukti melanggar Pasal 78 ayat (3) Undang&#45;Undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian. Ketentuan tersebut mengatur bahwa Orang Asing pemegang Izin Tinggal yang masa berlakunya telah berakhir dan masih berada di wilayah Indonesia lebih dari 60 hari dapat dikenai Tindakan Administratif Keimigrasian berupa Deportasi dan Penangkalan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Pekanbaru, Ryang Yang Satiawan, menegaskan bahwa tindakan yang dilakukan merupakan bentuk komitmen Imigrasi dalam memastikan kepatuhan setiap Orang Asing terhadap ketentuan keimigrasian yang berlaku.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Tindakan administratif keimigrasian ini merupakan bagian dari upaya kami untuk memastikan setiap Orang Asing yang berada di wilayah Indonesia mematuhi ketentuan yang berlaku,” ujar Ryang.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Proses pengawalan dimulai dengan keberangkatan petugas bersama ketiga deteni dari Kantor Imigrasi Kelas I TPI Pekanbaru menuju Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru. Setibanya di bandara, petugas melanjutkan proses check&#45;in serta peneraan cap tanda keluar pada Surat Perjalanan Laksana Paspor (SPLP).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ketiga WN Malaysia tersebut kemudian diberangkatkan menuju Kuala Lumpur, Malaysia, menggunakan pesawat AirAsia nomor penerbangan AK&#45;428. Pengawalan dilakukan hingga ketiga deteni dipastikan masuk ke dalam pesawat sebagai bagian dari penegakan hukum keimigrasian yang dilaksanakan secara tertib dan sesuai ketentuan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Melalui pelaksanaan tindakan administratif keimigrasian ini, Kantor Imigrasi Kelas I TPI Pekanbaru menegaskan komitmennya untuk terus menjaga ketertiban administrasi dan kepatuhan hukum keimigrasian, sekaligus memastikan seluruh proses penegakan hukum dilaksanakan secara terukur dan sesuai ketentuan yang berlaku.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Rilis&amp;nbsp;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://seputarriau.co/assets/berita/original/89972312105-img-20260831-wa0027.jpg"/><pubDate>Mon, 31 Aug 2026 19:17:07 +0700</pubDate><guid>https://seputarriau.co/news/detail/19443/imigrasi-pekanbaru-kawal-deportasi-tiga-wn-malaysia-tegakkan-aturan-keimigrasian</guid></item><item><title>Segera Hubungi Jika Menemukan Sebuah Surat Tanah Milik S.M Anwar</title><link>https://seputarriau.co/news/detail/19442/segera-hubungi-jika-menemukan-sebuah-surat-tanah-milik-sm-anwar</link><description>&lt;p&gt;BATSOL, seputarriau.co &#45; TELAH HILANG SURAT TANAH AN. S.M ANWAR, NO.REG 149/SGKT/PTN/XII/1998, TGL 11 DESEMBER/1998, TERLETAK DI RT 01 /RW 01, DESA PETANI, KEC. BATHIN SOLAPAN, KAB. BENGKALIS, UKURAN 259 / 183 DAN LEBIH KURANG 92,5 / 120 M BAGI YG MENEMUKAN DAPAT MENGHUBUNGI NO.HP: &amp;nbsp;0813 7123 5163 / 0811 7071 7153&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;Dew&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://seputarriau.co/assets/berita/original/15035142488-rps20260831_145733.jpg"/><pubDate>Tue, 01 Sep 2026 10:00:00 +0700</pubDate><guid>https://seputarriau.co/news/detail/19442/segera-hubungi-jika-menemukan-sebuah-surat-tanah-milik-sm-anwar</guid></item><item><title>Direktur PJC, Wahyudi El Panggabean : Komunikasi Kelas Atas Adalah Senjata Utama Wartawan</title><link>https://seputarriau.co/news/detail/19441/direktur-pjc-wahyudi-el-panggabean--komunikasi-kelas-atas-adalah-senjata-utama-wartawan</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;PEKANBARU, seputarriau.co &amp;nbsp;&lt;/strong&gt;— Jurnalis senior sekaligus Direktur Utama Lembaga Pendidikan Wartawan Pekanbaru Journalist Center (PJC), Drs. Wahyudi El Panggabean, M.H., MT.BNSP., C.PCT, meminta para jurnalis Indonesia untuk mengubah paradigma dalam menghadapi intimidasi verbal.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Penulis produktif buku&#45;buku jurnalistik nasional ini mengimbau para insan pers untuk tidak bersikap cengeng atau sekadar memanfaatkan ruang redaksi untuk meratapi pelecehan profesi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Hal tersebut disampaikan Wahyudi di hadapan sejumlah Pemimpin Redaksi Media Berita di kediamannya, Pekanbaru, pada Ahad (30/8) sore.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Wahyudi menegaskan, menuliskan berita tentang penghinaan yang dialami wartawan justru berisiko menjadi bahan cemoohan publik jika tidak dibarengi dengan ketegasan taktis di lapangan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Jangan sedikit&#45;sedikit melapor bahwa Anda dilecehkan, kemudian memberitakan pelecehan dan penghinaan itu pula di media sebagai bahan cemooh orang. Anda punya hak untuk membela diri dan menyerang balik dengan komunikasi yang cerdas tetapi mematikan,&quot; ujar&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurut Wahyudi, insiden arogansi narasumber—seperti kasus Politisi Benny K. Harman beberapa waktu lalu hingga perselisihan Hotman Paris Hutapea yang sempat melontarkan kalimat merendahkan &quot;Lu punya otak enggak?&quot; kepada jurnalis—seharusnya menjadi momentum emas.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Alih&#45;alih terpancing emosi atau langsung mundur, jurnalis dituntut memiliki kesiapan mental dan ketajaman retorika verbal profesional untuk langsung membalikkan keadaan di lokasi kejadian (turning the tables).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Penulis buku &quot;Strategi Wartawan Menembus Narasumber&quot; dan &quot;Untukmu yang Ingin Menjadi Wartawan Sukses&quot; ini memberikan contoh konkret taktik komunikasi berkelas (witty comeback) untuk membungkam ucapan arogan semacam itu secara instan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ketika seorang tokoh bertanya, &quot;Lu punya otak gak?&quot;, wartawan tidak perlu membalas dengan makian. Cukup dijawab dengan tenang namun telak: &quot;Loh, kalau Anda punya otak, jawab dong pertanyaan saya secara elegan!&quot;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Pembalikan logika ini dinilai jauh lebih mematikan karena langsung menelanjangi kepanikan narasumber di depan publik,&quot; tegas Wahyudi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Lebih lanjut, jurnalis senior yang telah menekuni profesi ini sejak tahun 1985 menjelaskan, &amp;nbsp;narasumber yang mulai menyerang pribadi wartawan (Ad Hominem) sebenarnya merupakan indikasi bahwa mereka sedang terdesak dan kehabisan argumen substansial.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Wartawan profesional jelasnya, harus menyadari bahwa mereka dilindungi oleh undang&#45;undang. Sehingga posisi tawar mereka dalam menguji akuntabilitas publik sangatlah tinggi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Menguasai teknik komunikasi tingkat tinggi bukan lagi sekadar pelengkap, melainkan senjata utama untuk menjaga marwah profesi jurnalisme,&quot; tegas Wahyudi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Mengakhiri pernyataannya, Wahyudi mengajak seluruh jurnalis dan pemimpin redaksi untuk memperkuat literasi komunikasi taktis dan psikologi massa di ruang redaksi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menghadapi narasumber berkarakter keras, katanya &amp;nbsp;tidak bisa lagi dihadapi dengan mentalitas korban (victim mentality). Melainkan dengan kecerdasan intelektual yang mampu mendikte situasi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Hanya dengan komunikasi yang berkelas, profesi wartawan akan dihormati secara terhormat. &quot;Bukan ditakuti karena ancaman laporan semata,&quot; katanya.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://seputarriau.co/assets/berita/original/5046443275-img-20260831-wa0003.jpg"/><pubDate>Mon, 31 Aug 2026 11:40:31 +0700</pubDate><guid>https://seputarriau.co/news/detail/19441/direktur-pjc-wahyudi-el-panggabean--komunikasi-kelas-atas-adalah-senjata-utama-wartawan</guid></item><item><title>Forum Silaturahmi Pembentukan Daerah Otonomi Baru Riau Pesisir dan Sekitarnya</title><link>https://seputarriau.co/news/detail/19440/forum-silaturahmi-pembentukan-daerah-otonomi-baru-riau-pesisir-dan-sekitarnya</link><description>&lt;p&gt;DURI, seputarriau.co &#45; Sejumlah tokoh masyarakat, tokoh ulama, aktivis, menghadiri kegiatan forum silaturahmi badan pelaksana Pembentukan otonomi baru wilayah Riau bagian pesisir dengan beberapa tokoh masyarakat Duri dan sekitarnya. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Minggu pagi (30/8/26) di aula Pondok Pesantren Hubbul Wathan, Desa Simpang Padang Kecamatan Bathin Solapan, Kabupaten Bengkalis.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Hadir dalam kegiatan tersebut yaitu Buya Hamka Riau, Wakil Ketua BPDOB&#45;RB Zaki Ulumunidin, A.Md, S.n, Sd.I, M.Pd, Dewan Pertimbangan BPDOB&#45;RB Sanusi, S.H., M.H, Ketua BPDOB&#45;RB Datuk Normansyah Abdul Wahab, dan sejumlah tamu undangan yang terdiri dari tokoh masyarakat, tokoh agama, insan pers dan tamu undangan lainnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam sambutannya, Buya Hamka Riau. Menyampaikan, pembentukan kabupaten baru memerlukan kekompakan, financial dan juga penyiapan sumber daya manusia.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Saya pada dasarnya mendukung rencana ini dan menyambut baik. Namun perlu diingat, kekompakan dan kebersamaan juga perlu ditingkatkan. Begitu juga dengan finansial yang cukup. Hal ini didasari pada pengalaman kami saat pembentukan Kabupaten Mandau dulu. Dimana kekompakan belum ada. Memang hal kekompakan ini yang agak susah. Masih banyak jalan yang akan kita tempuh, biaya yang besar dan kerja yang sungguh&#45;sungguh. Namun jangan jadikan ini sebagai penghambat, dan harus terus berjuang. Semoga apa yang kita cita&#45;citakan ini bisa terwujud, &quot;jelasnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kemudian Dewan Pertimbangan BPDOB&#45;RB Sanusi, S.H., M.H atau lebih dikenal dengan Yung Sanusi. Dalam sambutannya menyampaikan, &quot;memang dalam pembentukan Provinsi Riau Pesisir ini memang banyak tantangan dan juga jalan yang panjang. Namun semua ini dengan tekad yang kuat dan dukungan kebersamaan, kita yakin bisa mewujudkannya. Sebelumnya, kita sudah melakukan kegiatan silaturahmi di Dumai, Rokan Hilir dan Kabupaten Bengkalis. Alhamdulillah sambutannya sangat bagus. Kedepannya berbagai langkah dan koordinasi akan terus kita bangun.&quot;jelasnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Lanjut Yung Sanusi lagi, &quot;Kita ingin membangun daerah kita, dengan tidak melupakan peran pemerintah pusat. Kita tetap Apa lagi kita merupakan daerah ini kemaritiman yang baik, sehingga kita berharap ini menjadi nilai lebih untuk pertimbangan. Kita juga punya hasil alam yang tak perlu diragukan. Daerah kita ini merupakan daerah objek vital nasional. Kita berharap dengan adanya objek vital nasional ini tentunya harus memiliki pengalaman yang lebih baik. Sekali lagi, ini menjadi pertimbangan untuk nantinya menjadi poin penting. Ada 3 hal yang perlu kita ingat, yaitu 1. Pendekatan Sosial kepada masyarakat. 2. Pendekatan Politik, dan pendekatan 3. Pendekatan Ekonomis,&quot;imbuhnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;Sementara itu, menurut Ketua BPDOB&#45;RB Datuk Normansyah Abdul Wahab mengatakan, gerakan ini berangkat dari rasa ingin membangun daerah demi kehidupan masyarakat daerah pesisir yang lebih baik. &quot;Rencana ini kembali kita upayakan, agar terwujud. Berbagai rangkaian kegiatan dan juga cara kita lakukan demi mewujudkan terwujudnya Provinsi Riau Pesisir. Tentunya ini tak terlepas dari perjuangan, dukungan dan juga harapan masyarakat yang mendukung kita selama ini. Kita sudah melakukan perjumpaan dengan tokoh&#45;tokoh masyarakat, pemegang kepentingan dan juga lapisan masyarakat lainnya,&quot;jelasnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam acara itu juga dilanjutkan dengan kata sambutan oleh Bupati Bengkalis. Dan dilanjutkan dengan pemaparan naskah akademik oleh Tim Ahli, serta sesi tanya jawab.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dew&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://seputarriau.co/assets/berita/original/76831253112-rps20260830_121014.jpg"/><pubDate>Sun, 30 Aug 2026 12:00:00 +0700</pubDate><guid>https://seputarriau.co/news/detail/19440/forum-silaturahmi-pembentukan-daerah-otonomi-baru-riau-pesisir-dan-sekitarnya</guid></item><item><title>Mendorong Keadilan dalam Pembebasan Lahan: Gagasan</title><link>https://seputarriau.co/news/detail/19439/mendorong-keadilan-dalam-pembebasan-lahan-gagasan</link><description>&lt;p&gt;&lt;br&gt;&lt;strong&gt;Pekanbaru, seputarriau.co&lt;/strong&gt; &#45; Konflik tanah dalam pembebasan lahan untuk kepentingan umum masih menjadi benturan klasik di Indonesia. Mulai dari pembangunan Tol Padang&#45;Sicincin, Lingkar Luar Pekanbaru, jaringan SUTET, hingga proyek strategis nasional seperti Rempang di Batam dan Wadas, kerap diwarnai penolakan warga. Berangkat dari dinamika persoalan yang terus berulang tersebut, Dr. Meidizon menghadirkan gagasan baru melalui disertasinya pada Ujian Terbuka Program Studi Doktor Ilmu Hukum Pascasarjana Universitas Islam Riau (UIR).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;Dalam disertasinya yang berjudul &lt;i&gt;&quot;Formulasi Pembebasan Hak atas Tanah Masyarakat untuk Kepentingan Umum dan Pembangunan Nasional dalam Negara Hukum yang Berkeadilan di Indonesia&quot;&lt;/i&gt;, Dr. Meidizon menyoroti kelemahan substansial dalam skema pembebasan lahan yang berlaku saat ini, khususnya pelaksanaan Pasal 34, 36, dan 38 Undang&#45;Undang Nomor 2 Tahun 2012.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Menurut Dr. Meidizon, akar konflik sering kali dipicu oleh urutan proses penentuan nilai ganti rugi. Berdasarkan aturan teknis (seperti PP Nomor 39 Tahun 2023), pemerintah melalui Badan Pertanahan Nasional (BPN) menunjuk tim penilai independen untuk menentukan harga lahan setelah penetapan lokasi (Penlok). Hasil penetapan harga tersebut kemudian langsung diekspos kepada masyarakat, tanpa melibatkan mereka sejak proses awal penyusunan estimasi.&lt;br&gt;&lt;br&gt;&quot;Persoalannya, masyarakat baru menerima penetapan nilai setelah harga itu dikunci. Harusnya di sinilah penerapan &lt;strong&gt;musyawarah bermakna&lt;/strong&gt; (&lt;i&gt;meaningful participation* red&lt;/i&gt;). Masyarakat wajib diajak duduk bersama di tahap awal sebelum nilai ganti rugi ditetapkan, bukan sekadar dipanggil untuk menyetujui harga yang sudah jadi,&quot; tegas Dr. Meidizon.&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;strong&gt;Meluruskan Fungsi Konsinyasi dan Validasi Hak&lt;/strong&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Melalui konsep &lt;i&gt;musyawarah bermakna&lt;/i&gt;, dialog di awal proses tidak hanya berfungsi menetapkan angka yang adil, tetapi juga menjadi wadah verifikasi bukti kepemilikan. Dalam forum tersebut, keabsahan alas hak tanah—apakah berstatus Sertifikat Hak Milik (SHM) atau sekadar surat tebas&#45;tebang—dapat divalidasi secara transparan.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Gagasan ini sekaligus meredefinisi fungsi lembaga konsinyasi (penitipan uang ganti rugi di pengadilan). Selama ini, konsinyasi kerap dijadikan jalan pintas pemerintah untuk mengeksekusi lahan ketika masyarakat menolak nilai ganti rugi atau saat terjadi sengketa dokumen. Dr. Meidizon menegaskan bahwa pengadilan seharusnya hanya menerima konsinyasi untuk kasus tumpang tindih kepemilikan yang konkret, bukan sebagai instrumen pemaksaan atas proses administrasi yang belum tuntas.&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;strong&gt;Tiga Rekomendasi Konkret untuk Regulasi Pertanahan&lt;/strong&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Berdasarkan hasil penelitiannya yang dimulai sejak April 2024, Dr. Meidizon merumuskan tiga rekomendasi strategis demi menciptakan kepastian hukum dan keadilan:&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&lt;strong&gt;1&lt;/strong&gt;. &lt;strong&gt;Pemerintah dan DPR:&lt;/strong&gt; Segera memformulasi ulang dan merevisi regulasi pembebasan lahan, khususnya Pasal 34, 36, dan 38 UU No. 2/2012 agar memasukkan norma musyawarah bermakna.&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;strong&gt;2&lt;/strong&gt;. &lt;strong&gt;Pelaksana Teknis (ATR/BPN):&lt;/strong&gt; Mengubah pendekatan dengan mendahulukan ruang dialog transparan sebelum menetapkan nominal ganti kerugian.&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;strong&gt;3&lt;/strong&gt;. &lt;strong&gt;Masyarakat:&lt;/strong&gt; Bersikap kooperatif melepaskan hak atas tanah demi kepentingan umum sesuai mandat Pasal 33 UUD 1945, dengan catatan melengkapi bukti kepemilikan yang sah agar proses ganti rugi berjalan lancar.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;strong&gt;Pentingnya Relokasi Totalitas dan Perlindungan Kesejahteraan&lt;/strong&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Mengambil pelajaran dari penanganan konflik Proyek Rempang, Dr. Meidizon menekankan pentingnya komitmen pemerintah dalam merealisasikan janji fasilitasi relokasi. Pembebasan lahan untuk kepentingan umum tidak boleh memiskinan warga atau menurunkan kualitas hidup mereka.&lt;br&gt;&lt;br&gt;&quot;Ketika masyarakat direlokasi, seluruh kebutuhan dasar—seperti akses jalan, fasilitas pendidikan, hingga sarana ibadah—harus disediakan secara utuh. Jangan sampai ada konflik baru yang timbul setelah ganti rugi selesai. Pemerintah harus bijak dan adil agar pembangunan nasional benar&#45;benar mencerminkan nilai&#45;nilai negara hukum yang berkeadilan,&quot; tutupnya.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Penulis : Muhamad Nasir&lt;br&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://seputarriau.co/assets/berita/original/52242628331-img-20260828-wa0007.jpg"/><pubDate>Fri, 28 Aug 2026 21:19:28 +0700</pubDate><guid>https://seputarriau.co/news/detail/19439/mendorong-keadilan-dalam-pembebasan-lahan-gagasan</guid></item><item><title>Pemilik Lahan Jadi Tersangka Gegara Bakar Lahan dan Beraktivitas di Kawasan Hutan Tanpa Izin</title><link>https://seputarriau.co/news/detail/19438/pemilik-lahan-jadi-tersangka-gegara-bakar-lahan-dan-beraktivitas-di-kawasan-hutan-tanpa-izin</link><description>&lt;p&gt;BENGKALIS, seputarriau.co — Polres Bengkalis melalui Satuan Reserse Kriminal menetapkan seorang pria berinisial YS (58) sebagai tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana menduduki dan melakukan aktivitas perkebunan di kawasan hutan tanpa izin yang sah. Penetapan tersangka tersebut merupakan pengembangan dari penanganan kasus kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Kelurahan Pematang Pudu, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kapolres Bengkalis AKBP Fahrian Saleh Siregar, S.I.K., M.Si., melalui Kasat Reskrim Polres Bengkalis AKP Yohn Mabel, S.Tr.K., S.I.K., mengatakan perkara tersebut bermula dari *penyelidikan yang dilakukan oleh Bhabinkamtibmas di wilayah Kelurahan Pematang Pudu, yang kemudian mendapat dukungan dan di&#45;back up oleh Polsek Mandau.*&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dari informasi awal terkait adanya titik api di lokasi, Bhabinkamtibmas bersama personel Polsek Mandau melakukan pengecekan dan pendalaman terhadap kondisi di lapangan. Penanganan kemudian dikembangkan oleh Satreskrim Polres Bengkalis hingga ditemukan adanya dugaan aktivitas perkebunan di kawasan hutan tanpa izin yang sah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Perkara ini bermula dari penyelidikan Bhabinkamtibmas yang menemukan adanya indikasi Karhutla di wilayah Pematang Pudu. Selanjutnya dilakukan pengecekan dan pendalaman dengan di&#45;back up oleh Polsek Mandau. Dari hasil penyelidikan tersebut kemudian dikembangkan oleh Satreskrim Polres Bengkalis,&quot; ujar AKP Yohn Mabel, Jumat (28/8/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Peristiwa tersebut diketahui terjadi pada Selasa, 14 Juli 2026 sekitar pukul 12.00 WIB, di Jalan Tegar Kanal Atiam RT 005/RW 017, Kelurahan Pematang Pudu, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Saat dilakukan pengecekan, petugas menemukan adanya titik api di lokasi tersebut. Penyelidikan kemudian dilakukan dengan memeriksa sejumlah saksi serta mengumpulkan informasi mengenai aktivitas yang berlangsung di lahan tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Hasil penyelidikan menunjukkan adanya aktivitas perkebunan berupa penanaman bibit kelapa sawit. Penyidik selanjutnya melakukan pengambilan titik koordinat dan telaah terhadap lokasi. Berdasarkan hasil telaah koordinat, lahan yang menjadi lokasi aktivitas perkebunan tersebut diketahui berada dalam kawasan Hutan Produksi Terbatas (HPT).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Lahan yang digarap diperkirakan mencapai sekitar 6 hektare, dengan area yang telah dibersihkan sekitar 1,5 hektare. Di lokasi tersebut ditemukan tanaman sawit yang berada dalam tahap penanaman.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam proses penyidikan, polisi telah memeriksa sejumlah saksi dan mengamankan beberapa barang bukti, di antaranya satu buah batu asah, satu batang sawit bekas terbakar, satu unit telepon seluler Nokia 105 dan satu unit telepon seluler OPPO A53.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Setelah dilakukan gelar perkara pada Jumat, 28 Agustus 2026, penyidik menetapkan YS (58) sebagai tersangka.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Penetapan tersangka dilakukan berdasarkan hasil penyidikan, pemeriksaan saksi, pengumpulan barang bukti dan hasil gelar perkara. Penyidik masih akan melakukan pemeriksaan lebih lanjut terhadap tersangka serta melengkapi administrasi penyidikan,&quot; jelasnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Atas perbuatannya, tersangka disangkakan melanggar ketentuan Undang&#45;Undang Nomor 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan sebagaimana telah diubah dengan Undang&#45;Undang Nomor 6 Tahun 2023, dan/atau ketentuan Undang&#45;Undang Nomor 18 Tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan sebagaimana telah diubah dengan Undang&#45;Undang Nomor 6 Tahun 2023.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kasat Reskrim menegaskan, proses hukum terhadap perkara tersebut masih berlanjut. Penyidik akan melakukan pemeriksaan terhadap tersangka, mengirimkan Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP), berkoordinasi dengan Jaksa Penuntut Umum (JPU), serta meminta keterangan ahli terkait laboratorium forensik dan perkebunan sebelum proses pemberkasan dilanjutkan ke tahap berikutnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pengungkapan perkara ini juga menjadi bentuk sinergi antara Bhabinkamtibmas, Polsek Mandau dan Satreskrim Polres Bengkalis dalam menindaklanjuti setiap informasi terkait Karhutla maupun dugaan aktivitas ilegal di kawasan hutan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Polres Bengkalis mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembukaan, penguasaan maupun aktivitas perkebunan di kawasan hutan tanpa izin yang sah. Masyarakat juga diminta tidak melakukan pembakaran dalam proses pembukaan lahan karena dapat menimbulkan dampak terhadap lingkungan dan masyarakat sekitar.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Polres Bengkalis akan terus melakukan upaya pencegahan dan penegakan hukum terhadap aktivitas yang berpotensi menimbulkan Karhutla maupun kegiatan perkebunan tanpa izin di kawasan hutan,&quot; pungkasnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dew&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://seputarriau.co/assets/berita/original/15864936650-rps20260829_112807.jpg"/><pubDate>Sat, 29 Aug 2026 11:26:00 +0700</pubDate><guid>https://seputarriau.co/news/detail/19438/pemilik-lahan-jadi-tersangka-gegara-bakar-lahan-dan-beraktivitas-di-kawasan-hutan-tanpa-izin</guid></item><item><title>Pengembangan Kasus Sabu di Pematang Pudu, Polisi Amankan Dua Pria dan Sita Sabu serta Ganja</title><link>https://seputarriau.co/news/detail/19437/pengembangan-kasus-sabu-di-pematang-pudu-polisi-amankan-dua-pria-dan-sita-sabu-serta-ganja</link><description>&lt;p&gt;MANDAU, seputarriau.co — Jajaran Polsek Mandau kembali mengungkap tindak pidana narkotika di wilayah Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis. Pengungkapan kali ini merupakan hasil pengembangan dari penangkapan seorang tersangka sebelumnya di kawasan Jalan Bathin Betuah, Kelurahan Pematang Pudu.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam pengembangan tersebut, Tim Opsnal Polsek Mandau mengamankan dua pria berinisial I (34) dan AK (26) pada Jumat, 28 Agustus 2026 sekitar pukul 19.20 WIB di sebuah rumah di Jl. Bathin Betuah, Kelurahan Pematang Pudu, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pengungkapan berawal dari keterangan tersangka R yang sebelumnya diamankan petugas dalam perkara narkotika. Dari hasil pemeriksaan awal, R mengaku mendapatkan narkotika jenis sabu dari seseorang berinisial I.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menindaklanjuti informasi tersebut, personel Opsnal Polsek Mandau melakukan pengembangan dan memperoleh informasi bahwa I berada di sebuah rumah di Jalan Bathin Betuah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Petugas kemudian bergerak menuju lokasi dan berhasil mengamankan I bersama AK. Dalam pemeriksaan dan penggeledahan, polisi menemukan 7 paket narkotika jenis sabu serta satu paket narkotika jenis ganja.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dari barang bukti tersebut, sebanyak 6 paket sabu dan satu paket ganja ditemukan di dalam tas milik I, terdiri dari dua paket besar sabu dan empat paket kecil sabu. Sementara satu paket sabu lainnya ditemukan di dalam tas milik AK.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selain narkotika, petugas turut mengamankan tiga unit telepon seluler, dua tas sandang, uang tunai Rp251 ribu, satu kotak kecil serta satu unit sepeda motor Yamaha King.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam pemeriksaan awal, kedua tersangka mengaku bahwa narkotika jenis sabu tersebut diperoleh dari seseorang berinisial R, yang disebut berada di dalam lembaga pemasyarakatan (lapas). Keterangan tersebut selanjutnya masih didalami penyidik sebagai bagian dari pengembangan jaringan peredaran narkotika.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kapolres Bengkalis AKBP Fahrian Saleh Siregar, S.I.K., M.Si., melalui Kapolsek Mandau AKP I Made Pasek Sarahdahtam Bendesa, S.I.K., M.A., menegaskan bahwa jajaran Polsek Mandau akan terus melakukan pengembangan setiap informasi yang diperoleh dari hasil pengungkapan perkara narkotika.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Pengungkapan ini merupakan bentuk keseriusan Polri dalam memberantas penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika. Setiap informasi dan keterangan yang diperoleh akan kami tindak lanjuti untuk mengungkap jaringan yang lebih luas,” ujar Kapolsek Mandau.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pengungkapan tersebut sekaligus menjadi bagian dari komitmen Polri dalam mendukung Program Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Saat ini kedua tersangka beserta seluruh barang bukti telah diamankan di Polsek Mandau untuk menjalani proses penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Polsek Mandau mengajak masyarakat untuk tidak ragu memberikan informasi apabila mengetahui adanya aktivitas yang berkaitan dengan penyalahgunaan maupun peredaran gelap narkotika.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Bersama&#45;sama kita perangi narkoba dan lindungi generasi muda dari bahaya penyalahgunaan narkotika.”&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Untuk laporan atau informasi terkait tindak pidana dan gangguan keamanan, masyarakat dapat menghubungi Call Center Polri 110.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dew&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://seputarriau.co/assets/berita/original/78848643055-rps20260829_112222.jpg"/><pubDate>Fri, 28 Aug 2026 23:00:00 +0700</pubDate><guid>https://seputarriau.co/news/detail/19437/pengembangan-kasus-sabu-di-pematang-pudu-polisi-amankan-dua-pria-dan-sita-sabu-serta-ganja</guid></item><item><title>Polsek Mandau Bongkar Peredaran Sabu di Pematang Pudu, 18 Paket Diamankan</title><link>https://seputarriau.co/news/detail/19436/polsek-mandau-bongkar-peredaran-sabu-di-pematang-pudu-18-paket-diamankan</link><description>&lt;p&gt;MANDAU, seputarriau.co — Upaya pemberantasan peredaran gelap narkotika terus dilakukan jajaran Polsek Mandau sebagai bagian dari komitmen mendukung Program Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pada Jumat, 28 Agustus 2026 sekitar pukul 19.30 WIB, Tim Opsnal Polsek Mandau mengamankan seorang laki&#45;laki berinisial R (30) dalam pengungkapan perkara tindak pidana narkotika jenis sabu di Jl. Bathin Betuah, Kelurahan Pematang Pudu, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pengungkapan tersebut berawal dari informasi masyarakat terkait dugaan penyalahgunaan dan peredaran narkotika di kawasan tersebut. Menindaklanjuti informasi itu, personel Opsnal Polsek Mandau langsung bergerak melakukan penyelidikan ke lokasi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Setibanya di lokasi, petugas mengamankan R dan melakukan pemeriksaan. Dari hasil penggeledahan, polisi menemukan 18 paket narkotika jenis sabu, terdiri dari 2 paket besar dan 16 paket kecil.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Barang bukti tersebut ditemukan di dalam jok sepeda motor sebanyak 17 paket, sementara satu paket lainnya ditemukan berada di tangan tersangka.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selain narkotika, petugas turut mengamankan sejumlah barang bukti lainnya, yakni satu unit telepon seluler, satu timbangan digital, uang tunai Rp34 ribu, satu dompet kecil, satu unit sepeda motor Honda Beat serta satu tas sandang.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam pemeriksaan awal, tersangka mengaku bahwa narkotika jenis sabu tersebut diperoleh dari seseorang berinisial I. Polisi selanjutnya masih melakukan pengembangan untuk mengungkap sumber barang dan jaringan peredarannya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kapolres Bengkalis AKBP Fahrian Saleh Siregar, S.I.K., M.Si., melalui Kapolsek Mandau AKP I Made Pasek Sarahdahtam Bendesa, S.I.K., M.A., mengatakan pengungkapan ini merupakan bentuk keseriusan Polri dalam memberantas penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika, khususnya di wilayah Kecamatan Mandau.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Pengungkapan ini merupakan bagian dari komitmen Polsek Mandau dalam mendukung Program P4GN. Kami akan terus melakukan upaya pencegahan dan penindakan terhadap peredaran narkotika demi menjaga generasi muda dan menciptakan lingkungan yang aman serta bebas dari narkoba,” ujar Kapolsek Mandau.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Saat ini tersangka beserta seluruh barang bukti telah diamankan di Polsek Mandau untuk menjalani proses penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Polsek Mandau juga mengajak masyarakat untuk bersama&#45;sama memerangi narkoba. Peran serta masyarakat sangat penting dalam memberikan informasi apabila mengetahui adanya aktivitas yang berkaitan dengan penyalahgunaan maupun peredaran gelap narkotika.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Jangan diam terhadap narkoba. Bersama Polri, kita wujudkan lingkungan yang aman dan generasi yang sehat tanpa narkoba.”&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Masyarakat dapat menyampaikan informasi atau laporan terkait gangguan keamanan maupun tindak pidana melalui Call Center Polri 110.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dew&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://seputarriau.co/assets/berita/original/79714346893-rps20260829_111612.jpg"/><pubDate>Fri, 28 Aug 2026 22:30:00 +0700</pubDate><guid>https://seputarriau.co/news/detail/19436/polsek-mandau-bongkar-peredaran-sabu-di-pematang-pudu-18-paket-diamankan</guid></item><item><title>20 Ribu Masker N95 Dibagikan, Teva Iris dan Mahasiswa Bergerak Lawan Dampak Kabut Asap di Pekanbaru</title><link>https://seputarriau.co/news/detail/19435/20-ribu-masker-n95-dibagikan-teva-iris-dan-mahasiswa-bergerak-lawan-dampak-kabut-asap-di-pekanbaru</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;PEKANBARU, seputarriau.co&lt;/strong&gt; &amp;nbsp;— Kolaborasi antara pemerintah dan pemuda kembali terwujud. Teva Iris bersama jaringan organisasi mahasiswa dan kepemudaan se&#45;Riau menggelar aksi pembagian 20.000 masker N95 untuk warga yang beraktivitas di tengah kabut asap di Pekanbaru.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kegiatan yang dipusatkan di depan Kantor Gubernur Riau, Jalan Sudirman, Rabu (26/8/2026) ini adalah bagian dari upaya bersama menekan dampak kesehatan akibat Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang melanda Provinsi Riau.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Teva Iris menyebut, aksi ini adalah wujud kepedulian generasi muda terhadap kondisi daerah. Ia ingin pemuda tidak hanya kritis, tetapi juga solutif.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Hari ini kami turun ke jalan. 20 ribu masker kami bagikan. Ini bentuk kami bekerja sama dengan Pemprov Riau untuk menjaga kesehatan masyarakat. Pemuda harus hadir di saat masyarakat butuh,” kata Teva.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia menyoroti bahwa bencana asap saat ini sudah mengganggu hampir seluruh aktivitas. Aktivitas belajar siswa terhenti karena sekolah diliburkan. Rumah sakit juga mulai dipadati pasien dengan keluhan pernapasan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Jangan tunggu sakit dulu baru pakai masker. Lindungi diri dari sekarang. Asap ini musuh kita bersama,” imbaunya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam kesempatan itu, Teva juga menyampaikan 3 pesan penting kepada masyarakat:&amp;nbsp;&lt;br&gt;1. &amp;nbsp;Gunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan.&lt;br&gt;2. &amp;nbsp;Hentikan pembakaran lahan dengan cara apapun.&lt;br&gt;3. Jadi pengawas lingkungan. Laporkan segera jika melihat titik api ke pihak berwenang.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Lebih lanjut, ia meminta komitmen penuh dari aparat penegak hukum. “Kami minta hukum ditegakkan setegas&#45;tegasnya. Siapa pun yang membakar hutan dan lahan, baik perusahaan maupun individu, harus diproses. Efek jera ini penting agar Karhutla bisa kita tekan,” ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Teva menutup dengan mengapresiasi Plt Gubernur Riau, SF Hariyanto, yang disebutnya sangat responsif terhadap gerakan pemuda.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Tanpa dukungan Pak Plt Gubri SF Hariyanto, kegiatan ini tidak akan jalan. Beliau yang meminta kami untuk bergerak dan membantu mencarikan masker. Terima kasih atas perhatian dan kepercayaannya kepada anak muda Riau,” tutupnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Penulis: Tim Redaksi http://seputarriau.co&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://seputarriau.co/assets/berita/original/71154948799-img-20260826-wa03791_(1).jpg"/><pubDate>Wed, 26 Aug 2026 17:30:00 +0700</pubDate><guid>https://seputarriau.co/news/detail/19435/20-ribu-masker-n95-dibagikan-teva-iris-dan-mahasiswa-bergerak-lawan-dampak-kabut-asap-di-pekanbaru</guid></item><item><title>Pendaftaran Seleksi Calon  Pimpinan Baznas Riau Periode 2026&#45;2031 Telah Dibuka</title><link>https://seputarriau.co/news/detail/19434/pendaftaran-seleksi-calon--pimpinan-baznas-riau-periode-20262031-telah-dibuka</link><description>&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;PEKANBARU, seputarriau.co&amp;nbsp;&lt;/strong&gt; – Tim Sekretariat Seleksi Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Riau resmi membuka pendaftaran calon pimpinan periode 2026–2031. Hingga Rabu (26/8/2026), tercatat sebanyak empat orang pendaftar telah menyerahkan berkas untuk memperebutkan lima posisi pimpinan lembaga tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ketua Tim Sekretariat Seleksi Pimpinan Baznas Provinsi Riau, Surya, menyatakan tahapan pendaftaran telah berlangsung sejak 19 Agustus 2026. Masa penerimaan berkas pendaftaran tersebut dijadwalkan akan terus dibuka hingga batas akhir pada 15 September 2026. Ia memperkirakan jumlah peserta akan terus bertambah menjelang penutupan masa pendaftaran.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Untuk saat ini masih dalam tahapan pendaftaran, sampai sejauh ini sudah ada empat orang yang melakukan pendaftaran dari berbagai unsur,” ujar Surya di Pekanbaru, Rabu (26/8/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Setelah tahapan pendaftaran ditutup, panitia akan melanjutkan proses ke tahap seleksi administrasi pada 16–29 September 2026. Hasil kelulusan seleksi berkas kelengkapan administrasi tersebut akan diumumkan kepada publik pada 2 Oktober 2026.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Para peserta yang dinyatakan lolos administrasi berhak mengikuti rangkaian seleksi lanjutan yang menguji kemampuan teknis dan manajerial. Tahapan berikutnya meliputi uji kompetensi, ujian tulis berbasis komputer atau Computer Assisted Test (CAT), dan penulisan makalah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tim seleksi menargetkan seluruh rangkaian pengujian kompetensi peserta dapat diselesaikan pada bulan Oktober 2026. Setelah itu, tahap penetapan nama&#45;nama calon pimpinan terpilih dijadwalkan rampung sepenuhnya pada November mendatang. Pemenuhan target waktu ini sangat penting agar pelantikan oleh Gubernur Riau dapat dilakukan pada 8 Desember 2026.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Karena masa jabatan pimpinan Baznas berakhir 8 Desember 2026, targetnya pada November sudah selesai seleksi dan penetapan calon pimpinan,” kata Surya menjelaskan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pelaksanaan seleksi pimpinan Baznas Riau tahun ini memiliki perbedaan signifikan dibandingkan periode sebelumnya melalui penerapan teknologi digital. Kementerian Agama (Kemenag) Republik Indonesia mewajibkan penggunaan Sistem Informasi Manajemen Zakat (SIMZAT) untuk seluruh tahapan pendaftaran dan penilaian. Penggunaan sistem terpusat ini diharapkan mampu meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam menjaring pengurus pengelola zakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Tahun sekarang melalui sistem aplikasi yang dikeluarkan oleh Kementerian Agama yaitu SIMZAT, semua hasil dan nilai nantinya juga akan dikeluarkan melalui SIMZAT,” tutur Surya menambahkan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Integrasi dengan sistem pusat ini juga mencakup penyediaan materi pengujian kompetensi berbasis komputer bagi para peserta. Jika pada periode sebelumnya materi ujian disusun oleh tim seleksi tingkat daerah, tahun ini seluruh soal CAT disiapkan langsung oleh Direktorat Pemberdayaan Zakat Kemenag.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Seluruh persyaratan seleksi mengacu secara ketat pada Peraturan Menteri Agama (PMA) Nomor 10 Tahun 2025 tanpa ada kriteria tambahan. Kandidat harus beragama Islam, minimal berusia 40 tahun, berpendidikan paling rendah sarjana, serta memiliki kompetensi teruji di bidang pengelolaan zakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam pelaksanaannya, calon pendaftar harus mengunggah seluruh dokumen pendaftaran melalui laman resmi SIMZAT Kementerian Agama. Selain mendaftar secara daring, peserta diwajibkan menyerahkan berkas fisik ke Sekretariat Seleksi di Biro Kesejahteraan Rakyat Setdaprov Riau, Jalan Jenderal Sudirman, Pekanbaru.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://seputarriau.co/assets/berita/original/41020331909-images_(3).jpeg"/><pubDate>Wed, 26 Aug 2026 07:15:09 +0700</pubDate><guid>https://seputarriau.co/news/detail/19434/pendaftaran-seleksi-calon--pimpinan-baznas-riau-periode-20262031-telah-dibuka</guid></item><item><title>Mahasiswa UNRI Kembangkan DES Berbasis Minyak Jelantah untuk Hidrogel Selulosa</title><link>https://seputarriau.co/news/detail/19433/mahasiswa-unri-kembangkan-des-berbasis-minyak-jelantah-untuk-hidrogel-selulosa</link><description>&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;&lt;strong&gt;Pekanbaru, seputarriau.co &#45;&amp;nbsp;&lt;/strong&gt;Mahasiswa Universitas Riau lolos pendanaan Program Kreativitas Mahasiswa Riset Eksakta (PKM&#45;RE) Tahun 2026 untuk mengembangkan&amp;nbsp;&lt;i&gt;Deep Eutectic Solvent&lt;/i&gt; (DES) berbasis minyak jelantah dalam mengolah Tandan Kosong Kelapa Sawit (TKKS) menjadi hidrogel selulosa berkelanjutan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;PKM&#45;RE Tahun 2026 merupakan program yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia (Kemdiktisaintek RI) melalui Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa).&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Melalui program tersebut, tim mahasiswa Universitas Riau mengusung penelitian berjudul “Sintesis Deep Eutectic Solvent Berbasis Minyak Jelantah untuk Produksi Hidrogel Selulosa Berkelanjutan dari Tandan Kosong Kelapa Sawit.”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Tim penelitian terdiri atas M. Reza Irawan sebagai ketua, serta M. Fadhlan Alqodri dan Saskia Putri Hanifa sebagai anggota. Penelitian ini memanfaatkan dua jenis limbah yang banyak ditemukan di Indonesia, yakni minyak jelantah dan TKKS. Minyak jelantah dimanfaatkan sebagai sumber gliserol, sedangkan TKKS digunakan sebagai sumber selulosa untuk menghasilkan hidrogel.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Ketua tim penelitian, M. Reza Irawan, mengatakan penelitian tersebut dikembangkan sebagai upaya memanfaatkan limbah menjadi bahan baku material bernilai tambah.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;“Kami ingin memanfaatkan dua jenis limbah yang masih memiliki potensi, yaitu minyak jelantah sebagai sumber gliserol untuk sintesis DES dan TKKS sebagai sumber selulosa untuk menghasilkan hidrogel. Melalui penelitian ini, kami berharap limbah tersebut dapat diolah menjadi material yang lebih bernilai dan berkelanjutan.”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Berdasarkan laporan penelitian, TKKS memiliki kandungan selulosa sebesar 45,95 persen sehingga berpotensi dikembangkan menjadi material bernilai tambah. Sementara itu, minyak jelantah terlebih dahulu diproses melalui transesterifikasi untuk menghasilkan gliserol yang selanjutnya digunakan sebagai bahan pembentuk DES.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Dalam prosesnya, gliserol dari minyak jelantah digunakan sebagai&amp;nbsp;&lt;i&gt;Hydrogen Bond Donor&lt;/i&gt; (HBD), sedangkan kolin klorida berperan sebagai&amp;nbsp;&lt;i&gt;Hydrogen Bond Acceptor&lt;/i&gt; (HBA). Keduanya kemudian disintesis menjadi DES dengan variasi rasio molar 1:3, 1:5, dan 1:7.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Hasil penelitian menunjukkan gliserol yang diperoleh memiliki densitas 1,063 gram per mililiter, viskositas 1,367 cP, dan pH 6,02. Karakterisasi FT&#45;IR juga menunjukkan adanya interaksi ikatan hidrogen antara kolin klorida dan gliserol yang mendukung terbentuknya DES.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;DES yang dihasilkan kemudian digunakan sebagai pelarut alternatif untuk mengisolasi selulosa dari TKKS. Proses isolasi dilakukan pada suhu 90°C dan 110°C dengan berbagai rasio molar DES.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Hasil terbaik diperoleh pada rasio molar kolin klorida dan gliserol 1:7 dengan suhu isolasi 90°C. Kondisi tersebut menghasilkan&amp;nbsp;&lt;i&gt;yield&lt;/i&gt; biomassa sebesar 64,25 persen dan kadar selulosa mencapai 68 persen, dengan kadar hemiselulosa 15 persen dan lignin 13 persen.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Selulosa hasil isolasi selanjutnya digunakan sebagai bahan baku pembuatan hidrogel. Selulosa dilarutkan menggunakan NaOH dan urea, kemudian glutaraldehida digunakan sebagai agen pengikat silang untuk membentuk jaringan hidrogel.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Hasil karakterisasi menunjukkan hidrogel memiliki struktur berpori yang dapat mendukung penyerapan air. Pengujian&amp;nbsp;&lt;i&gt;swelling&lt;/i&gt; menghasilkan nilai sebesar 278,66 persen. Analisis EDX juga menunjukkan keberadaan unsur karbon, oksigen, dan natrium pada hidrogel yang dihasilkan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;M. Fadhlan Alqodri, anggota tim, menjelaskan bahwa DES menjadi bagian penting dalam penelitian karena digunakan sebagai pelarut alternatif untuk proses isolasi selulosa.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;“DES yang kami sintesis dari gliserol dan kolin klorida kemudian digunakan untuk membantu proses isolasi selulosa dari TKKS. Kami melakukan beberapa variasi untuk memperoleh kondisi yang menghasilkan selulosa terbaik.”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Sementara itu, Saskia Putri Hanifa, anggota tim lainnya, mengatakan selulosa hasil isolasi kemudian dikembangkan menjadi hidrogel.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;“Selulosa yang telah diperoleh kemudian digunakan untuk membuat hidrogel. Hasil pengujian menunjukkan adanya struktur berpori dan nilai&amp;nbsp;&lt;i&gt;swelling&lt;/i&gt; sebesar 278,66 persen, sehingga hidrogel memiliki potensi untuk dikembangkan lebih lanjut.”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Tim peneliti berharap penelitian yang dilakukan melalui PKM&#45;RE Tahun 2026 tersebut dapat memberikan nilai tambah terhadap limbah minyak jelantah dan TKKS sekaligus mendukung penerapan konsep ekonomi sirkular.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Inovasi ini juga berpotensi dikembangkan sebagai alternatif dalam produksi material hidrogel berbasis biomassa yang lebih berkelanjutan. Selain menghasilkan produk bernilai tambah, penelitian tersebut diharapkan dapat mendorong pemanfaatan limbah rumah tangga dan perkebunan melalui pendekatan teknologi hijau.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://seputarriau.co/assets/berita/original/96305490099-img-20260826-wa0002.jpg"/><pubDate>Tue, 25 Aug 2026 06:44:37 +0700</pubDate><guid>https://seputarriau.co/news/detail/19433/mahasiswa-unri-kembangkan-des-berbasis-minyak-jelantah-untuk-hidrogel-selulosa</guid></item><item><title>KEMARAU RIAU BUKAN HANYA SOAL HUJAN YANG BERKURANG</title><link>https://seputarriau.co/news/detail/19432/kemarau-riau-bukan-hanya-soal-hujan-yang-berkurang</link><description>&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Lampung, seputarriau.co &amp;nbsp;&#45; Kemarau sering kali dipahami sederhana sebagai berkurangnya hujan dan meningkatnya suhu udara.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Namun bagi Riau, kemarau memiliki persoalan yang lebih kompleks.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Ketika hujan berkurang, bukan hanya masyarakat yang harus menghadapi berkurangnya ketersediaan air. Lahan gambut mulai kehilangan kelembapan, risiko kebakaran hutan dan lahan meningkat, dan sektor pertanian serta perkebunan menghadapi tekanan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Karena itu, kemarau seharusnya tidak hanya dibicarakan dari sisi cuaca.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Kemarau juga merupakan persoalan&amp;nbsp;&lt;strong&gt;tata kelola air dan lingkungan&lt;/strong&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;h2&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#0f4761;&quot;&gt;Riau dan Lanskap Gambut&lt;/span&gt;&lt;/h2&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Riau memiliki kawasan gambut yang sangat penting bagi keseimbangan lingkungan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Gambut dalam kondisi basah mampu menyimpan air. Sebaliknya, ketika mengalami pengeringan berlebihan, kawasan tersebut menjadi lebih rentan terhadap kebakaran.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Inilah alasan mengapa persoalan karhutla di Riau tidak dapat dipisahkan dari tata air.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Ketika musim kemarau panjang, mempertahankan kelembapan gambut menjadi salah satu bentuk pencegahan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Pengelolaan kanal, pemantauan muka air, perlindungan kawasan gambut dan restorasi lahan yang telah mengalami kerusakan perlu berjalan bersama.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;&lt;strong&gt;Mencegah gambut terlalu kering berarti mengurangi risiko kebakaran sebelum api muncul.&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;h2&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#0f4761;&quot;&gt;Pekanbaru Juga Perlu Menyimpan Air&lt;/span&gt;&lt;/h2&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Sebagai kota yang terus berkembang, Pekanbaru menghadapi persoalan tata air yang berbeda.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Permukiman, jalan dan kawasan ekonomi terus bertambah. Permukaan tanah yang tertutup membuat air hujan lebih cepat menjadi limpasan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Pada musim hujan, kondisi tersebut dapat berkontribusi terhadap genangan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Namun ada konsekuensi lain yang sering terlupakan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Semakin sedikit air yang meresap, semakin kecil pula kesempatan untuk mengisi kembali cadangan air tanah.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Karena itu, kota tidak hanya membutuhkan saluran pembuangan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Kota juga membutuhkan ruang untuk menyimpan air.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Kolam retensi, ruang terbuka, kawasan resapan dan pemanenan air hujan dapat dikembangkan sebagai bagian dari pengelolaan air perkotaan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;h2&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#0f4761;&quot;&gt;Jangan Buang Semua Air Hujan&lt;/span&gt;&lt;/h2&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Ketika hujan deras turun, kita biasanya berpikir bagaimana membuat air segera pergi.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Padahal sebagian air tersebut justru perlu disimpan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Air hujan dapat ditampung di rumah, sekolah, kantor, fasilitas publik, maupun kawasan permukiman.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Pada skala yang lebih besar, embung dan tampungan air dapat dikembangkan pada lokasi yang sesuai.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Prinsipnya sederhana.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;&lt;strong&gt;Air yang kita simpan ketika hujan dapat menjadi cadangan ketika kemarau.&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;h2&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#0f4761;&quot;&gt;Perkebunan Juga Perlu Menjaga Air&lt;/span&gt;&lt;/h2&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Riau memiliki sektor perkebunan yang sangat penting bagi perekonomian daerah.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Namun produktivitas perkebunan juga berkaitan dengan tata air.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Pada musim hujan, air perlu dikelola agar tidak menimbulkan kerusakan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Pada musim kemarau, kelembapan lahan perlu dipertahankan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Khusus pada lahan gambut, pengelolaan drainase harus dilakukan dengan hati&#45;hati agar lahan tidak mengalami pengeringan berlebihan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Artinya, tata air perkebunan tidak dapat hanya berorientasi pada pembuangan air.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Air juga perlu dipertahankan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;h2&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#0f4761;&quot;&gt;Informasi Iklim Harus Menjadi Dasar Tindakan&lt;/span&gt;&lt;/h2&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Fenomena El Niño dan perubahan pola iklim dapat meningkatkan risiko kondisi kering di Indonesia.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Namun informasi tersebut tidak seharusnya berhenti sebagai berita.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Petani perlu menggunakan informasi iklim untuk menentukan waktu tanam.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Pengelola perkebunan perlu meningkatkan kewaspadaan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Pemerintah perlu mengetahui wilayah yang berisiko mengalami kekeringan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Masyarakat perlu mengetahui wilayah yang rawan karhutla.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Dengan begitu, prakiraan cuaca dapat berubah menjadi sistem peringatan dini yang benar&#45;benar berguna.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;h2&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#0f4761;&quot;&gt;Jangan Menunggu Krisis&lt;/span&gt;&lt;/h2&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Kita sering bergerak ketika persoalan sudah terlihat.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Ketika sumur mengering, bantuan air mulai dicari.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Ketika kebakaran terjadi, pemadaman dilakukan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Ketika asap menyebar, penanganan baru diperkuat.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Pendekatan seperti ini memang diperlukan dalam keadaan darurat.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Namun ketahanan air membutuhkan tindakan sebelum krisis.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Pemerintah perlu memetakan sumber air, wilayah rawan kekeringan dan kawasan gambut yang membutuhkan perhatian.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Masyarakat juga perlu dilibatkan dalam menjaga sumber air dan mencegah aktivitas yang dapat memicu kebakaran.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;h2&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#0f4761;&quot;&gt;Riau Perlu Belajar Menyimpan Air&lt;/span&gt;&lt;/h2&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Kemarau pada akhirnya akan berakhir.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Tetapi persoalan tata air akan terus ada.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Riau memiliki sungai, rawa, gambut dan berbagai sumber daya alam yang dapat membantu menjaga keseimbangan air.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Yang menjadi tantangan adalah bagaimana semua sumber daya tersebut dikelola.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Kita tidak dapat mengendalikan kapan hujan turun.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Kita tidak dapat menghentikan El Niño.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Tetapi kita dapat menentukan apa yang dilakukan ketika hujan datang.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Sebagian air dapat disimpan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Sebagian dapat dibiarkan meresap.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Kawasan gambut dapat dijaga tetap basah.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Dan pembangunan dapat dirancang dengan memberikan ruang bagi air.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;&lt;strong&gt;Kemarau Riau bukan hanya soal hujan yang berkurang. Ia adalah pengingat bahwa air harus dikelola sebelum menjadi langka.&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;h2&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#0f4761;&quot;&gt;Tentang Penulis&lt;/span&gt;&lt;/h2&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;&lt;i&gt;Muhammad Hakiem Sedo Putra, S.T., M.T., adalah dosen pada Program Studi Rekayasa Tata Kelola Air Terpadu, Institut Teknologi Sumatera (ITERA). Memiliki bidang keahlian pada hidrologi dan sumber daya air serta aktif dalam penelitian mengenai pengelolaan sumber daya air, konservasi lingkungan, dan risiko bencana hidrometeorologi.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://seputarriau.co/assets/berita/original/24759464896-img-20260821-wa0005(1).jpg"/><pubDate>Thu, 27 Aug 2026 06:22:11 +0700</pubDate><guid>https://seputarriau.co/news/detail/19432/kemarau-riau-bukan-hanya-soal-hujan-yang-berkurang</guid></item><item><title>Dr. Hamler Ucapkan Selamat Atas Promosi Doktor Dr. Meidzon di UIR</title><link>https://seputarriau.co/news/detail/19431/dr-hamler-ucapkan-selamat-atas-promosi-doktor-dr-meidzon-di-uir</link><description>&lt;p&gt;PEKANBARU, seputarriau.co – Dosen Universitas Persada Bunda Indonesia [UPBI] Dr. Hamler, SH., MH., M.Kn menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi setinggi&#45;tingginya kepada Dr. Meidzon, SH., MH atas keberhasilannya menempuh Ujian Terbuka Program Studi Doktor Ilmu Hukum Pascasarjana Universitas Islam Riau [UIR].&lt;br&gt;&lt;br&gt;Ujian Terbuka Promosi Doktor tersebut dilaksanakan di Ruang Sidang Promosi Doktor Program Pascasarjana Universitas Islam Riau, dan berjalan khidmat dengan dihadiri para akademisi, guru besar, serta tamu undangan, Jum&apos;at (21 Agustus 2026).&lt;br&gt;&lt;br&gt;Dalam disertasinya, Dr. Meidzon mengangkat judul:&amp;nbsp;&lt;br&gt;&quot;Formulasi Pembebasan Hak atas Tanah Masyarakat untuk Kepentingan Umum dan Pembangunan Nasional dalam Negara Hukum yang Berkeadilan di Indonesia&quot;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Menurut Dr. Hamler, penelitian ini sangat relevan dan strategis dalam menjawab persoalan pertanahan di Indonesia saat ini dan Kondisi Riau saat ini.&lt;br&gt;&lt;br&gt;&quot;Selamat kepada Dr. Meidzon atas gelar Doktor yang diraih. Judul disertasi beliau sangat aktual. Isu pembebasan hak atas tanah untuk kepentingan umum dan pembangunan nasional memang menjadi pekerjaan rumah besar kita. Semoga hasil pemikiran dan formulasi dalam disertasi ini dapat menjadi rujukan bagi pembuat kebijakan dalam mewujudkan negara hukum yang berkeadilan,&quot; ujar Dr. Hamler, SH., MH.,M.Kn.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Lebih lanjut, Dr. Hamler berharap capaian akademik ini dapat menginspirasi para dosen dan mahasiswa UPBI khususnya, serta civitas akademika di Riau umumnya, untuk terus berkontribusi melalui riset yang berdampak bagi bangsa.&lt;br&gt;&lt;br&gt;&quot;Keberhasilan Dr. Meidzon adalah kebanggaan kita bersama. Semoga ilmu yang didapatkan dapat diamalkan untuk kemajuan hukum pertanahan dan pembangunan di Indonesia,&quot; tambahnya.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Keluarga besar UPBI turut berbangga dan mendoakan agar Dr. Meidzon, SH., MH senantiasa diberi kesehatan dan kelancaran dalam mengabdikan ilmunya untuk masyarakat, bangsa, dan negara.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Dimana Dewan Penguji &amp;amp; Promotor Ujian Terbuka Promosi Doktor Meidzon diKetuai Sidang: Assoc. Prof. Dr. Admiral, S.H., M.H.&lt;br&gt;Promotor: Prof. Dr. Hj. Ellydar Chaidir, S.H., M.Hum.&lt;br&gt;Co&#45;Promotor: Assoc. Prof. Dr. Ir. H. Suparto, S.H., S.IP., M.M., M.Si., M.H.&lt;br&gt;Representasi Guru Besar: Prof. Dr. H. Sufian Hamim, S.H., M.Si.&lt;br&gt;Penguji External: Prof. Dr. H. Syahlan (Universitas Islam Sultan Agung)&lt;br&gt;Penguji Lainnya: Prof. Dr. rer. nat. H. Syafrinaldi, S.H., M.C.L.&lt;br&gt;Assoc. Prof. Dr. H. Efendi Ibnu Susilo, S.H., M.H.&lt;br&gt;Assoc. Prof. H. Abd. Thalib, S.H., M.C.L., Ph.D.&lt;br&gt;Assoc. Prof. Dr. Wahyuni, S.H., M.Si.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Penulis : Muhammad Nasir&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://seputarriau.co/assets/berita/original/79548100196-img-20260827-wa0007.jpg"/><pubDate>Fri, 21 Aug 2026 06:57:50 +0700</pubDate><guid>https://seputarriau.co/news/detail/19431/dr-hamler-ucapkan-selamat-atas-promosi-doktor-dr-meidzon-di-uir</guid></item><item><title>Rutan Dumai Kembangkan Keterampilan Warga Binaan Lewat Produksi Produk UMKM</title><link>https://seputarriau.co/news/detail/19430/rutan-dumai-kembangkan-keterampilan-warga-binaan-lewat-produksi-produk-umkm</link><description>&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Dumai, Seputarriau.co&amp;nbsp; — Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Dumai terus meningkatkan pembinaan keterampilan bagi warga binaan melalui berbagai kegiatan produktif. Salah satunya dengan mendorong warga binaan untuk menghasilkan beragam produk makanan yang memiliki nilai ekonomi dan dapat dipasarkan kepada masyarakat.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Melalui kegiatan pembinaan kemandirian, warga binaan Rutan Dumai terlibat dalam proses produksi berbagai produk UMKM, di antaranya bolu gulung, donat, dan churros.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi sarana untuk mengasah keterampilan warga binaan, tetapi juga menjadi bekal agar mereka memiliki kemampuan yang dapat dimanfaatkan setelah kembali ke tengah masyarakat.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Produk&#45;produk yang dihasilkan warga binaan juga telah dipasarkan dan tersedia di sejumlah toko di Kota Dumai. Dengan demikian, hasil pembinaan keterampilan tersebut dapat memberikan nilai tambah sekaligus membuka peluang pengembangan usaha bagi warga binaan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Kepala Rutan Kelas IIB Dumai, Enang Iskandi menegaskan bahwa pembinaan kemandirian merupakan bagian penting dalam proses pemasyarakatan. Warga binaan tidak hanya menjalani masa pidana, tetapi juga diberikan berbagai keterampilan sebagai bekal untuk menjalani kehidupan secara mandiri setelah bebas.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;“Pembinaan keterampilan ini kami lakukan agar warga binaan memiliki kemampuan yang bisa menjadi bekal ketika kembali ke masyarakat. Kami terus mendorong agar produk yang dihasilkan semakin berkualitas dan dapat diterima oleh masyarakat,” ujar Karutan Dumai.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Ke depan, Rutan Dumai berkomitmen untuk terus mengembangkan pembinaan keterampilan dan memperluas pemasaran produk hasil karya warga binaan. Langkah tersebut diharapkan dapat meningkatkan produktivitas sekaligus mendukung proses reintegrasi sosial warga binaan. ***(Eva)&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://seputarriau.co/assets/berita/original/74461438758-img_20260826_201830.jpg"/><pubDate>Tue, 25 Aug 2026 19:00:00 +0700</pubDate><guid>https://seputarriau.co/news/detail/19430/rutan-dumai-kembangkan-keterampilan-warga-binaan-lewat-produksi-produk-umkm</guid></item><item><title>Sat Polairud Polres Dumai Bagikan 150 Masker kepada Masyarakat untuk Antisipasi Dampak Asap Karhutla</title><link>https://seputarriau.co/news/detail/19429/sat-polairud-polres-dumai-bagikan-150-masker-kepada-masyarakat-untuk-antisipasi-dampak-asap-karhutla</link><description>&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dumai, Seputarriu.co &amp;nbsp;— Satuan Polisi Perairan dan Udara (Sat Polairud) Polres Dumai membagikan sebanyak 150 masker kepada masyarakat sebagai langkah antisipasi terhadap dampak asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Rabu (26/8/2026) sekitar pukul 13.00 WIB di kawasan Pelabuhan RoRo Bandar Sri Junjungan (BSJ), Jalan Wan Amir, Kelurahan Pangkalan Sesai, Kecamatan Dumai Barat, Kota Dumai.&lt;br&gt;Selain membagikan masker, personel Sat Polairud Polres Dumai juga memberikan imbauan dan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga kesehatan di tengah kondisi udara yang berasap akibat potensi dampak karhutla.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;Masyarakat diimbau untuk menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan guna mengurangi risiko gangguan kesehatan akibat paparan asap.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&amp;nbsp;Personel juga mengingatkan masyarakat agar tetap berhati&#45;hati dan mengutamakan keselamatan saat beraktivitas maupun berkendara apabila kondisi udara berasap.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;Kegiatan tersebut melibatkan personel Sat Polairud Polres Dumai bersama Supervisi ASDP Joko Pramono, Pawas BPTD Rusdi Apianto, serta Kawilker BSJ Nopens, S.Sos.&lt;br&gt;Kasat Polairud Polres Dumai AKP Aprinaldi, S.H., M.H. mengatakan, pembagian masker dan pemberian edukasi kepada masyarakat merupakan bagian dari upaya kepolisian untuk memberikan perlindungan serta pelayanan kepada masyarakat dalam menghadapi potensi dampak asap karhutla.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;Melalui kegiatan tersebut, kepolisian berharap kesadaran masyarakat untuk menjaga kesehatan semakin meningkat, khususnya dengan menggunakan masker ketika berada di luar ruangan dan mengurangi aktivitas yang tidak diperlukan apabila kualitas udara menurun.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;Selain aspek kesehatan, kehadiran personel di tengah masyarakat juga diharapkan dapat memberikan rasa aman dan nyaman serta memastikan aktivitas masyarakat di kawasan pelabuhan tetap berjalan dengan baik.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;Hingga kegiatan berlangsung, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di sekitar wilayah Kota Dumai dilaporkan dalam keadaan aman dan kondusif. Arus lalu lintas kapal di kawasan Pelabuhan RoRo Bandar Sri Junjungan juga berjalan lancar.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Laporan: Eva&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://seputarriau.co/assets/berita/original/75668763191-img_20260826_172548.jpg"/><pubDate>Wed, 26 Aug 2026 17:00:00 +0700</pubDate><guid>https://seputarriau.co/news/detail/19429/sat-polairud-polres-dumai-bagikan-150-masker-kepada-masyarakat-untuk-antisipasi-dampak-asap-karhutla</guid></item><item><title>Tiga Tersangka Curanmor Diciduk Tim Resmob 125 Polres Bengkalis Bersama Polsek Mandau</title><link>https://seputarriau.co/news/detail/19428/tiga-tersangka-curanmor-diciduk-tim-resmob-125-polres-bengkalis-bersama-polsek-mandau</link><description>&lt;p&gt;BENGKALIS, seputarroau.co &#45; Tim Resmob 125 Sat Reskrim Polres Bengkalis bersama Tim Opsnal Polsek Mandau kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga keamanan dan memberikan rasa aman kepada masyarakat. Kali ini, petugas berhasil mengungkap kasus dugaan tindak pidana pencurian sepeda motor di wilayah hukum Polsek Mandau.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pengungkapan tersebut dilakukan pada Selasa, 25 Agustus 2026, sekitar pukul 22.30 WIB. Berawal dari informasi yang diterima petugas terkait keberadaan terduga pelaku yang berada di sebuah rumah di kawasan Jalan Seroja, Kelurahan Air Jamban, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menindaklanjuti informasi tersebut, Tim Resmob 125 Sat Reskrim Polres Bengkalis bersama Tim Opsnal Polsek Mandau segera bergerak menuju lokasi. Setibanya di lokasi, petugas melakukan tindakan kepolisian dan berhasil mengamankan dua orang terduga pelaku berinisial RF (29) dan AR (22).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tidak berhenti sampai di sana, petugas kemudian melakukan pengembangan terhadap kasus tersebut untuk mengungkap keterlibatan pihak lainnya serta mencari keberadaan barang bukti hasil kejahatan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dari hasil pengembangan, petugas berhasil menemukan dan mengamankan barang bukti berupa 1 (satu) unit sepeda motor Honda Vario tahun 2014 warna putih dengan nomor polisi BM 5284.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam proses penyidikan, petugas juga mengamankan seorang tersangka lainnya berinisial IFS (33). Ketiga tersangka selanjutnya diamankan oleh pihak kepolisian untuk menjalani proses hukum dan pemeriksaan lebih lanjut sesuai dengan ketentuan peraturan perundang&#45;undangan yang berlaku.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Keberhasilan pengungkapan ini merupakan bentuk keseriusan Polres Bengkalis, khususnya Sat Reskrim Polres Bengkalis dan Polsek Mandau, dalam menindak tegas berbagai bentuk tindak pidana yang meresahkan masyarakat, termasuk kasus pencurian kendaraan bermotor.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Polres Bengkalis mengimbau masyarakat untuk selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap kendaraan miliknya, menggunakan kunci pengaman tambahan serta memastikan kendaraan diparkir di tempat yang aman. Masyarakat juga diharapkan segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila mengetahui adanya aktivitas yang mencurigakan di lingkungan sekitar.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Polres Bengkalis akan terus hadir memberikan perlindungan, pengayoman dan pelayanan terbaik kepada masyarakat serta berkomitmen menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dew&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://seputarriau.co/assets/berita/original/5686439504-rps20260826_112005.jpg"/><pubDate>Wed, 26 Aug 2026 11:22:00 +0700</pubDate><guid>https://seputarriau.co/news/detail/19428/tiga-tersangka-curanmor-diciduk-tim-resmob-125-polres-bengkalis-bersama-polsek-mandau</guid></item><item><title>Gegara Jadi Penadah Emas Hasil Curian, Satu Pria Diamankan Polisi Mandau</title><link>https://seputarriau.co/news/detail/19427/gegara-jadi-penadah-emas-hasil-curian-satu-pria-diamankan-polisi-mandau</link><description>&lt;p&gt;MANDAU, seputarroau.co &#45;Tim Opsnal Polsek Mandau Amankan Seorang pria berinisial RK (24) dalam kasus tindak pidana penadah di sebuah toko perhiasan di Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Duri Barat, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis, Senin (24/8/2026) sekitar pukul 15.10 WIB.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kasus tersebut berkaitan dengan dugaan penjualan emas hasil pencurian yang sebelumnya dilaporkan dalam perkara pencurian sebagaimana Pasal 476 KUHPidana dari hasil pengembangan penyelidikan, polisi kemudian mengarah pada dugaan tindak pidana penadahan sebagaimana Pasal 591 KUHPidana.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kapolsek Mandau AKP I Made melalui rilisnya, tersangka RK diduga membeli emas yang disebut sebagai hasil pencurian dari seseorang berinisial JA pada Jum&apos;at (31/07/2026) sekitar pukul 09.56 WIB, di toko perhiasan perak Permadani, di jalan Sudirman, Kelurahan Duri Barat&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurut keterangan,Emas tersebut dibeli dengan harga Rp35 juta meski tidak dilengkapi surat atau dokumen kepemilikan, setelah membeli emas tersebut, RK kemudian menjualnya kembali ke Toko Emas Nirwana.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pengungkapan kasus ini bermula dari laporan perkara pencurian yang kemudian dikembangkan oleh Tim Opsnal Polsek Mandau, memperoleh informasi bahwa terduga pelaku penadahan berada di tokonya di Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Duri Barat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tim Opsnal kemudian mendatangi lokasi dan mengamankan RK. Saat dilakukan pemeriksaan awal, tersangka mengakui perbuatannya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam penangkapan tersebut, polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti, yakni satu unit telepon seluler merek iPhone serta foto transaksi jual beli emas yang diduga berasal dari hasil pencurian.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selanjutnya, tersangka beserta barang bukti dibawa ke Mapolsek Mandau untuk menjalani proses penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut.&lt;br&gt;Dalam penanganan perkara ini, polisi telah melakukan sejumlah tindakan, di antaranya penyelidikan, penangkapan, pemeriksaan terhadap tersangka, pemeriksaan urine, serta dokumentasi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Polsek Mandau masih melakukan proses penyidikan untuk mendalami perkara tersebut, termasuk rangkaian transaksi emas yang diduga berasal dari hasil pencurian.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dew&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://seputarriau.co/assets/berita/original/33279267578-rps20260826_111049.jpg"/><pubDate>Tue, 25 Aug 2026 21:30:00 +0700</pubDate><guid>https://seputarriau.co/news/detail/19427/gegara-jadi-penadah-emas-hasil-curian-satu-pria-diamankan-polisi-mandau</guid></item><item><title>Dampak Dari Kabut Asap, Personil Polsek Mandau Bagi &#45; bagi Masker Kepada Masyarakat Duri</title><link>https://seputarriau.co/news/detail/19426/dampak-dari-kabut-asap-personil-polsek-mandau-bagi--bagi-masker-kepada-masyarakat-duri</link><description>&lt;p&gt;MANDAU, seputarriau.co &#45; Riau darurat asap akibat bencana kabut asap melanda Riau, jajaran Polsek Mandau bersama personil membagikan masker kepada masyarakat yang melintas di Jalan Raya dan dibeberapa tempat di wilayah Duri.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kapolsek Mandau, AKP I Mada Pasek, Melalui pers rilis Polsek Mandau pada Selasa 25 Agustus 2026 menyampaikan, hari ini personil Polsek Madau baru saja selesai melaksanakan kegiatan pembagian masker kepada masyarakat Duri.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sejumlah personil yang diturun bertugas dibeberapa titik lokasi diantaranya, di Jalan Hangtuah dan di simpang Pokok Jengkol Kelurahan Batang Serosa Kecamatan Mandau Kabupaten Bengkalis Riau.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dengan ada gerakan pembagian masker ini berharap dapat mencegah gangguan pernapasan (ISPA) dampak dari kabut asap kepada masyarakat terutama kepada anak anak yang rentan dengan gangguan pernapasan akibat kabut asap yang menebal saat ini.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Bentuk kepedulian Pihak aparat kepolisian &amp;nbsp;kepada masyarakat dapat mempererat hubungan silaturahmi yang harmonis antara dengan Masyarakat serta dapat terjaga Kamtibmas di tengah&#45;tengah masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dew&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://seputarriau.co/assets/berita/original/84661293165-rps20260826_105908.jpg"/><pubDate>Tue, 25 Aug 2026 16:00:00 +0700</pubDate><guid>https://seputarriau.co/news/detail/19426/dampak-dari-kabut-asap-personil-polsek-mandau-bagi--bagi-masker-kepada-masyarakat-duri</guid></item><item><title>Sosok Teknokrat Perhubungan, S. Ajie Panatagama Siap Pimpin Organda Riau 5 Tahun ke Depan</title><link>https://seputarriau.co/news/detail/19425/sosok-teknokrat-perhubungan-s-ajie-panatagama-siap-pimpin-organda-riau-5-tahun-ke-depan</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;PEKANBARU, seputarriau.co&lt;/strong&gt; — Dinamika organisasi mulai terasa di tubuh DPD Organisasi Angkutan Darat (Organda) Provinsi Riau. Setelah 15 tahun dipimpin oleh H.M Nasir sejak 2012, tongkat estafet kepemimpinan DPD Organda Riau periode 2022–2027 akan segera berakhir.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sesuai amanah AD/ART, dalam beberapa bulan ke depan DPD Organda Riau akan menggelar Musyawarah Daerah (Musda) XI. Agenda utamanya adalah penyampaian Laporan Pertanggungjawaban pengurus dan yang paling krusial: pemilihan Ketua DPD Organda Riau periode 2027–2032 beserta perangkat kelengkapannya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Momentum 5 tahunan ini menjadi titik balik penting. Organda sebagai organisasi payung bagi pengusaha angkutan darat di Riau dituntut mampu menjawab tantangan zaman. Mulai dari digitalisasi layanan, krisis BBM, regulasi keselamatan, hingga persaingan logistik antar wilayah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Di tengah situasi itulah, nama S. Ajie Panatagama, S.SIT, MT mulai menguat sebagai salah satu kandidat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sosok yang akrab disapa Ajie ini bukan nama baru di dunia perhubungan. Ia merupakan purna tugas Kementerian Perhubungan RI dengan jam terbang panjang, baik di pusat maupun di berbagai daerah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pengalaman birokrasi selama puluhan tahun itu menjadi modal utama yang ia tawarkan kepada para anggota Organda.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Insya Allah saya siap maju. Ini bukan sekadar maju mencalonkan diri, tapi maju membawa tanggung jawab untuk membesarkan kembali Organda,” kata Ajie saat ditemui di Pekanbaru, Selasa (26/8/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurutnya, Organda saat ini harus bertransformasi. Tidak bisa lagi hanya menjadi organisasi seremonial. Organda harus menjadi &quot;rumah&quot; yang benar&#45;benar melindungi, mengayomi, dan memperjuangkan kepentingan anggotanya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Organda harus kembali menjadi rumah besar bagi pengusaha angkutan. Kita butuh kepemimpinan yang mampu menjembatani 3 kepentingan sekaligus: pemerintah, pengusaha, dan masyarakat pengguna jasa,” tegasnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Tantangan Berat Menanti Nahkoda Baru&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ajie menyadari betul, tantangan yang akan dihadapi pengurus baru periode 2027&#45;2032 tidak ringan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sebagai mitra strategis pemerintah, Organda selama ini punya 3 peran utama:&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pertama, ikut merumuskan kebijakan seperti penetapan struktur tarif angkutan.&lt;br&gt;Kedua, menata trayek mulai dari pusat hingga kabupaten/kota agar tidak terjadi tumpang tindih.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Ketiga, menjaga stabilitas sosial ekonomi antara pengusaha, masyarakat, dan pemerintah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Namun ke depan, persoalan akan semakin kompleks. Isu kelangkaan dan mahalnya BBM, implementasi aturan zero ODOL, digitalisasi logistik, hingga tuntutan pelayanan yang semakin cepat dan murah menjadi pekerjaan rumah besar.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Saat ini Organda berada di posisi yang serba sulit. Di satu sisi harus patuh pada aturan pemerintah sebagai regulator. Di sisi lain harus melindungi keberlangsungan usaha anggota, dan di saat yang sama juga menjamin masyarakat tetap mendapatkan layanan transportasi yang stabil dan terjangkau,” jelasnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Untuk menjawab tantangan itu, Ajie membawa konsep utama: &quot;Kolaborasi 3 Pilar&quot;. Konsep ini menitikberatkan pada penguatan hubungan sinergis antara Pemerintah sebagai Regulator, Pengusaha sebagai Operator, dan Masyarakat sebagai User.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Hubungan kemitraan ini harus kita hidupkan kembali. Kolaborasi bukan sekadar bekerja bersama, melainkan cara kerja yang saling terhubung dan saling mendukung untuk satu tujuan: melayani kebutuhan mobilitas masyarakat,” ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selain itu, ia juga menyoroti pentingnya membenahi dapur internal Organda terlebih dahulu. Menurutnya, tanpa kekompakan internal, mustahil Organda bisa bernegosiasi kuat dengan pihak eksternal.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Bagaimana mewujudkannya? Langkah awalnya adalah mengembalikan hubungan harmonis dan kekompakan antar pengurus dan anggota seperti dahulu. Dari situlah kita bangun kekuatan untuk melangkah lebih luas, baik ke pemerintah maupun ke masyarakat,” tegas Ajie.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;Dengan bekal pengalaman di Kemenhub dan pemahaman terhadap persoalan di lapangan, Ajie mengaku sudah menyiapkan draft program kerja. Fokusnya ada pada 3 hal: penguatan kelembagaan, advokasi kebijakan, dan peningkatan kesejahteraan anggota.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia optimis, dengan kepemimpinan yang baru, Organda Riau bisa menjadi organisasi yang lebih kuat, solutif, profesional, dan berwibawa.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Dengan ilmu dan pengalaman yang saya miliki, saya siap mengabdi. Tujuannya satu: mewujudkan eksistensi terbaik bagi Organda dan kebermanfaatan nyata bagi seluruh pengusaha angkutan darat di Riau,” pungkasnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Musda XI DPD Organda Riau pun kini dinanti. Bukan hanya sebagai ajang pemilihan, tetapi sebagai momentum konsolidasi dan regenerasi untuk memastikan Organda tetap relevan dan menjadi garda terdepan dalam menjaga denyut nadi transportasi darat di Provinsi Riau.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Penulis: Muhammad Nasir&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://seputarriau.co/assets/berita/original/79473099490-riau24_1553002882.jpg"/><pubDate>Fri, 21 Aug 2026 09:21:06 +0700</pubDate><guid>https://seputarriau.co/news/detail/19425/sosok-teknokrat-perhubungan-s-ajie-panatagama-siap-pimpin-organda-riau-5-tahun-ke-depan</guid></item><item><title>Cipta Kondisi (KRYD) Gabungan Polsek Mandau Bersama BKO Bengkalis, 3 Unit Motor Turut Diamankan</title><link>https://seputarriau.co/news/detail/19424/cipta-kondisi-kryd-gabungan-polsek-mandau-bersama-bko-bengkalis-3-unit-motor-turut-diamankan</link><description>&lt;p&gt;MANDAU, seputarriau.co &#45; Cipta Kondisi (KRYD), Polsek Mandau dan BKO Polres di Wilkum Bengkalis menggelar operasi di sejumlah titik rawan pada Minggu (23/8/2026) sekitar pukul 03.15 Wib, di jalan Sudirman dan Hangtuah, Kecamatan Mandau dan Batsol.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;Kapolsek Mandau melalui Kasi Humas menyampaikan bahwa titik lokasi sasaran yang dituju adalah empat keramaian, masyarakat berkumpul, pemuda dan lokasi rawan adanya kejahatan 3 C serta antisipasi Balap Liar.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;Dalam operasi tersebut petugas amankan 3 unit Sepeda Motor yang dinilai tidak melengkapi dokumen dan menggunakan knalpot tidak standar &amp;nbsp;(brong) dari hasil operasi BKO Sat Lantas Polres Bengkalis melakukan penilangan dan mengamankan sepeda motor tersebut di kantor BKO Sat Lantas Polres Bengkalis.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;Selain melakukan penindakan, petugas juga melakukan pendekatan dan memberi arahan serata edukasi tentang bahayanya gunakan kendaraan secara ugal ugalan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;Dengan kehadiran pihak Kepolisian ditengah &#45; tengah masyarakat akan meningkatkan rasa percaya masyarakat serta memberikan rasa aman kepada masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;Selama Pelaksanaan Kegiatan Ops Cipta Kondisi (KRYD) Polsek Mandau dan BKO Polres Bengkalis,Selama kegiatan Berlangsung Situasi Dalam Keadaan Aman dan Terkendali.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dew&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://seputarriau.co/assets/berita/original/25565761239-rps20260824_112330.jpg"/><pubDate>Mon, 24 Aug 2026 10:56:00 +0700</pubDate><guid>https://seputarriau.co/news/detail/19424/cipta-kondisi-kryd-gabungan-polsek-mandau-bersama-bko-bengkalis-3-unit-motor-turut-diamankan</guid></item><item><title>Ops KRYD, Polsek Mandau Bersama BKO Bengkalis Razia THM Satu Pengunjung Turut Diamankan</title><link>https://seputarriau.co/news/detail/19423/ops-kryd-polsek-mandau-bersama-bko-bengkalis-razia-thm-satu-pengunjung-turut-diamankan</link><description>&lt;p&gt;MANDAU, seputarriau.co &#45; Gabungan Polsek Mandau dan BKO Polres Bengkalis gelar operasi KRYD di beberapa Tempat Hiburan Malam (THM) di wilayah hukum Polsek Mandau.Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Minggu tgl 23 Juni 2026 sekira pukul 02.30 Wib.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Lokasi Kegiatan pertama menyasar di Celcius Karouke Jl. Hangtuah Kel. Air Jamban Kec. Mandau Kab. Bengkalis dengan menyasar Pengunjung dan Pengelola Tempat Hiburan Malam (THM).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam penyisiran tersebut petugas dapati Salah seorang pengunjung yang positif menggunakan narkoba dengan hasil test positif (+) an. D S, 30 th, lk, islam, Jl. Dusun Pendawa Desa Harapan Baru Kec. Madau.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Saat diperiksa Pengunjung yang dengan hasil test urine positif. Kemudian pengunjung positif di amankan dan dibawa ke Mako Polsek Mandau untuk proses selanjutnya oleh Unit Reskrim Polsek Mandau.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selain melakukan pemeriksaan, petugas juga memberikan himbauan kepada pengelola THM turut serta untuk ketat melakukan pengamanan serta menjaga keamanan dan ketertiban dan tidak memfasilitasi Narkoba di lingkungan usaha nya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Polsek Mandau dan BKO Polres Bengkalis akan terus penyisiran Tempat Hiburan Malam (THM) di wilayah hukum Polsek Mandau dan kegiatan serupa tetap akan dilakukan untuk meminalisir situasi. Hal ini juga untuk menekan potensi gangguan Kamtibmas, memberantas narkoba khususnya di tempat tempat hiburan malam (THM).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dew&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://seputarriau.co/assets/berita/original/15195427487-rps20260824_104636.jpg"/><pubDate>Mon, 24 Aug 2026 10:47:00 +0700</pubDate><guid>https://seputarriau.co/news/detail/19423/ops-kryd-polsek-mandau-bersama-bko-bengkalis-razia-thm-satu-pengunjung-turut-diamankan</guid></item><item><title>Semarak HUT RI ke 81, Paguyuban Pujakesuma DPD Bengkalis Adakan Aneka Perlombaan 17 Agustus</title><link>https://seputarriau.co/news/detail/19422/semarak-hut-ri-ke-81-paguyuban-pujakesuma-dpd-bengkalis-adakan-aneka-perlombaan-17-agustus</link><description>&lt;p&gt;DURI &#45; Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke&#45;81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Paguyuban Pujakesuma DPD Kabupaten Bengkalis menyelenggarakan perayaan lomba 17 Agustus dengan penuh semangat pada Minggu (23/08/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Walau suasana panas menyengat di pukul 09.00 WIB semangat para anak anak dan Srikandi Pujakesuma tidak luntur sedikit pun. Seluruh anggota di Paguyuban turut ambil bagian dalam perlombaan yang berlangsung sangat meriah meriah, mulai dari lomba Makan Kerupuk, joget balon bawa air, sendok kelereng, estafet kain sarung dan lomba rebut kursi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Suasana semakin hangat ketika para Srikandi Pujakesuma memeriahkan acara dan ikut langsung perlombaan yang diselenggarakan. Mereka tetap antusias mengikuti lomba, bahkan banyak yang justru merasa keseruan bertambah karena tantangan bertambah sulit. “Biar suasana panas yang luar biasa nggak apa&#45;apa, yang penting seru,” ujar Ketua Paguyuban Pujakesuma DPD Kabupaten Bengkalis Rasiman Manurung.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Semoga keseruan ini menjadi pengikat tali silaturahmi seluruh anggota Paguyuban Pujakesuma tingkat DPD Kabupaten Bengkalis, walau panas panasan namun peserta lomba antusias mengikuti berbagai macam perlombaan yang diadakan, imbuh bang man.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selain itu untuk memeriahkan HUT RI ke 81 ini, juga menumbuhkan rasa cinta tanah air, perayaan lomba ini juga mempererat persaudaraan antar seluruh anggota Paguyuban Pujakesuma sehingga kebersamaan terlihat jelas, baik saat bekerja sama dalam tim maupun saat mendukung teman yang sedang bertanding. Semua peserta, baik menang maupun kalah, membawa pulang pengalaman berharga tentang arti perjuangan dan persatuan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sebagai bentuk apresiasi, panitia penyelenggara acara menyiapkan hadiah menarik bagi para pemenang. Hadiah berupa bingkisan berbagai macam untuk dibagikan setelah lomba usai. Momen ini semakin melengkapi kegembiraan yang mengikuti perlombaan dari anak anak hingga para ibu/bapak sejak pagi mengikuti kegiatan dengan penuh antusiasme.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Acara semakin meriah dengan berlanjutnya waktu sampai sore dengan kehebohan para Srikandi yang di ketua oleh Karmiatin yang antusias mengikuti perlombaan dan acara hiburan selanjutnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selain di meriahkan oleh Srikandi Paguyuban Pujakesuma, acara perlombaan HUT RI ke 81 dihadiri oleh Sekjen dan Bendahara Paguyuban Pujakesuma DPD Kabupaten Bengkalis&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dew&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://seputarriau.co/assets/berita/original/34065597934-rps20260823_153256.jpg"/><pubDate>Sun, 23 Aug 2026 15:30:00 +0700</pubDate><guid>https://seputarriau.co/news/detail/19422/semarak-hut-ri-ke-81-paguyuban-pujakesuma-dpd-bengkalis-adakan-aneka-perlombaan-17-agustus</guid></item><item><title>Diduga Setubuhi Anak Dibawah Umur, Satreskrim Polres Dumai Amankan Pelaku Persetubuhan</title><link>https://seputarriau.co/news/detail/19421/diduga-setubuhi-anak-dibawah-umur-satreskrim-polres-dumai-amankan-pelaku-persetubuhan</link><description>&lt;p&gt;Dumai, seputarriau.co — Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Dumai melalui Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) mengungkap dugaan tindak pidana persetubuhan terhadap anak di bawah umur yang terjadi di wilayah hukum Polres Dumai. Dalam pengungkapan tersebut, petugas mengamankan seorang pria berinisial A (32) yang diduga terlibat dalam perkara tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu, 19 Agustus 2026, sekitar pukul 19.00 WIB, di salah satu hotel di wilayah Kelurahan Rimba Sekampung, Kecamatan Dumai Barat, Kota Dumai. Perkara tersebut kemudian dilaporkan ke Polres Dumai pada Kamis, 20 Agustus 2026, sekitar pukul 13.46 WIB, sebagaimana tercatat dalam Laporan Polisi Nomor: LP/B/133/VIII/2026/SPKT/POLRES DUMAI/POLDA RIAU.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Perkara tersebut terungkap setelah orang tua korban, F.A., mencari anaknya yang masih di bawah umur karena belum kembali ke rumah setelah pulang sekolah. Saat berada di sekolah, F.A. memperoleh informasi dari pihak sekolah bahwa anaknya berada di Kota Dumai bersama seorang pria.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Mendapat informasi tersebut, F.A. kemudian mendatangi Polres Dumai untuk memastikan keberadaan anaknya. Setelah memperoleh informasi mengenai dugaan tindak pidana yang dialami anaknya, F.A. kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian untuk dilakukan pengusutan lebih lanjut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menindaklanjuti laporan tersebut, Unit IV PPA Satreskrim Polres Dumai melakukan serangkaian tindakan penyelidikan. Korban, yang dalam pemberitaan ini disamarkan dengan inisial A.F.R., kemudian dibawa untuk menjalani pemeriksaan medis sesuai dengan prosedur penyidikan, sebagaimana surat pengantar visum R/220/2026/SPKT/RES DUMAI.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Berdasarkan hasil pemeriksaan dan keterangan korban, petugas memperoleh informasi yang mengarah kepada seorang pria berinisial A (32) sebagai terduga pelaku. Unit IV PPA Satreskrim Polres Dumai kemudian melakukan pencarian dan berhasil mengamankan A di sekitar depan SPBU Jalan Jenderal Sudirman, Kota Dumai.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Saat dilakukan pemeriksaan awal, A mengakui keterlibatannya dalam dugaan tindak pidana tersebut. Selanjutnya, petugas mengamankan A ke Mapolres Dumai untuk menjalani pemeriksaan dan proses hukum lebih lanjut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam penanganan perkara tersebut, penyidik telah melakukan pengecekan tempat kejadian perkara, penyitaan barang bukti, pengamanan tersangka, gelar perkara, pemeriksaan tersangka, serta melengkapi administrasi penyidikan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Penyidik selanjutnya masih melakukan pemeriksaan terhadap saksi&#45;saksi dan melengkapi alat bukti yang diperlukan.&lt;br&gt;Penyidik juga akan melakukan koordinasi dengan Jaksa Penuntut Umum, mengirimkan Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP), serta melengkapi dan mengirimkan berkas perkara hingga proses penyerahan tersangka dan barang bukti sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Polres Dumai menegaskan bahwa identitas korban anak disamarkan dan privasinya dilindungi. Masyarakat diimbau untuk tidak menyebarluaskan nama, foto, alamat, maupun informasi lain yang dapat mengungkap identitas korban.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Polres Dumai mengajak seluruh masyarakat untuk bersama&#45;sama melindungi anak dari segala bentuk kekerasan dan tindak pidana. Apabila mengetahui adanya dugaan tindak pidana terhadap anak, masyarakat dapat segera melaporkannya melalui layanan Call Center 110 agar dapat segera ditindaklanjuti oleh pihak kepolisian.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dew&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://seputarriau.co/assets/berita/original/15110589701-rps20260822_125747.jpg"/><pubDate>Sat, 22 Aug 2026 12:30:00 +0700</pubDate><guid>https://seputarriau.co/news/detail/19421/diduga-setubuhi-anak-dibawah-umur-satreskrim-polres-dumai-amankan-pelaku-persetubuhan</guid></item><item><title>DPO Kasus Narkotika Jenis Ekstasi di Mandau Akhirnya Berakhir di Jeruji Besi Polsek Mandau</title><link>https://seputarriau.co/news/detail/19420/dpo-kasus-narkotika-jenis-ekstasi-di-mandau-akhirnya-berakhir-di-jeruji-besi-polsek-mandau</link><description>&lt;p&gt;BENGKALIS, seputarriau.co — Tim Opsnal Polsek Mandau kembali menunjukkan komitmennya dalam memberantas peredaran narkotika. Seorang pria yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) terkait perkara tindak pidana penyalahgunaan narkotika jenis ekstasi berhasil diamankan polisi di wilayah Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pria tersebut berinisial AP alias Y, 22 tahun, warga Kecamatan Mandau. Ia diamankan pada Kamis (20/8/2026) sekitar pukul 23.30 WIB di Jalan Kayangan Gang Pepaya, Kelurahan Air Jamban, Kecamatan Mandau.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kapolres Bengkalis AKBP Fahrian Saleh Siregar, S.I.K., M.Si., melalui Kapolsek Mandau AKP I Made Pasek Sarahdahtam Bendesa, S.I.K., M.A., membenarkan adanya penangkapan tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Penangkapan dilakukan setelah Tim Opsnal Polsek Mandau memperoleh informasi mengenai keberadaan DPO yang diduga terlibat dalam perkara penyalahgunaan narkotika jenis ekstasi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Petugas kemudian melakukan penyelidikan dan bergerak menuju lokasi. Setibanya di Jalan Kayangan Gang Pepaya, personel berhasil mengidentifikasi dan mengamankan AP alias Y tanpa perlawanan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Yang bersangkutan merupakan DPO dalam perkara tindak pidana narkotika jenis ekstasi. Setelah keberadaannya diketahui, tim langsung melakukan penindakan dan mengamankannya untuk menjalani proses hukum lebih lanjut,” ujar Kapolsek Mandau.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dari penangkapan tersebut tidak ditemukan barang bukti narkotika. Namun, tersangka kemudian dibawa ke Polsek Mandau untuk menjalani pemeriksaan dan proses penyidikan sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Polisi juga telah melakukan pemeriksaan serta tes urine terhadap tersangka.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Perkara tersebut berkaitan dengan dugaan tindak pidana penyalahgunaan narkotika jenis ekstasi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 114 Undang&#45;Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika jo. Pasal 609 terkait penyesuaian pidana.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Penangkapan DPO ini menjadi bagian dari upaya Polres Bengkalis dalam mendukung Program P4GN (Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kapolres Bengkalis melalui Kapolsek Mandau menegaskan bahwa jajaran kepolisian akan terus melakukan penindakan terhadap jaringan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika di wilayah hukum Polres Bengkalis.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Masyarakat juga diimbau untuk berperan aktif memberikan informasi kepada kepolisian apabila mengetahui adanya aktivitas yang berkaitan dengan penyalahgunaan maupun peredaran narkotika.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Laporkan segera melalui Call Center Polri 110. Bersama, kita wujudkan Bengkalis yang aman dan bebas dari narkoba.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dew&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://seputarriau.co/assets/berita/original/63110489888-rps20260821_212204.jpg"/><pubDate>Fri, 21 Aug 2026 09:35:00 +0700</pubDate><guid>https://seputarriau.co/news/detail/19420/dpo-kasus-narkotika-jenis-ekstasi-di-mandau-akhirnya-berakhir-di-jeruji-besi-polsek-mandau</guid></item><item><title>POLISI BEKUK PENGEDAR DI MANDAU, 29 BUTIR EKSTASI DIAMANKAN</title><link>https://seputarriau.co/news/detail/19419/polisi-bekuk-pengedar-di-mandau-29-butir-ekstasi-diamankan</link><description>&lt;p&gt;BENGKALIS, seputarriau.co — Tim Opsnal Polsek Mandau mengungkap dugaan tindak pidana penyalahgunaan narkotika jenis ekstasi di wilayah Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis. Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan seorang pria berinisial DAP (22) bersama 29 butir ekstasi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Penangkapan berlangsung pada Kamis (20/8/2026) sekitar pukul 23.30 WIB di Jalan Kayangan Gang Pepaya, Kelurahan Air Jamban, Kecamatan Mandau.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kapolres Bengkalis AKBP Fahrian Saleh Siregar, S.I.K., M.Si., melalui Kapolsek Mandau AKP I Made Pasek Sarahdahtam Bendesa, S.I.K., M.A., membenarkan adanya pengungkapan tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dari tangan DAP, petugas mengamankan 29 butir narkotika jenis ekstasi. Barang bukti tersebut ditemukan dalam dua tempat berbeda, yakni 25 butir di dalam tisu yang dibalut plastik warna merah dan empat butir lainnya berada di dalam plastik yang dimasukkan ke dalam kotak rokok.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selain ekstasi, polisi turut mengamankan satu unit telepon genggam, uang tunai sebesar Rp235 ribu, satu kotak rokok, satu helai tisu, satu plastik bening dan satu plastik warna merah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pengungkapan bermula setelah personel Opsnal Polsek Mandau memperoleh informasi terkait dugaan penyalahgunaan narkotika di kawasan Jalan Kayangan. Petugas kemudian melakukan penyelidikan dan mendatangi lokasi hingga berhasil mengamankan DAP.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam pemeriksaan awal, DAP mengaku mendapatkan narkotika tersebut dari seorang pria berinisial YRP alias D, yang saat ini masih dalam status Daftar Pencarian Orang (DPO).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tersangka beserta seluruh barang bukti kemudian dibawa ke Polsek Mandau untuk menjalani proses penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut. Polisi juga telah melakukan pemeriksaan terhadap tersangka serta tes urine.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Atas perbuatannya, tersangka diproses berdasarkan ketentuan Pasal 114 Undang&#45;Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika jo. Pasal 609 terkait penyesuaian pidana, sesuai hasil penyidikan dan ketentuan hukum yang berlaku.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kapolres Bengkalis melalui Kapolsek Mandau menegaskan komitmen jajaran Polres Bengkalis untuk terus memberantas penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika sebagai bagian dari Program P4GN (Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Masyarakat juga diimbau untuk tidak ragu melaporkan informasi terkait tindak pidana maupun peredaran narkotika kepada kepolisian melalui Call Center Polri 110.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Polres Bengkalis terus berkomitmen menciptakan lingkungan yang aman, sehat, dan bebas dari narkoba.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dew&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://seputarriau.co/assets/berita/original/61657635075-rps20260821_211300.jpg"/><pubDate>Fri, 21 Aug 2026 09:30:00 +0700</pubDate><guid>https://seputarriau.co/news/detail/19419/polisi-bekuk-pengedar-di-mandau-29-butir-ekstasi-diamankan</guid></item><item><title>Polsek Dumai Timur Ungkap Pencurian Kawat Tembaga, Seorang Pria Diamankan</title><link>https://seputarriau.co/news/detail/19418/polsek-dumai-timur-ungkap-pencurian-kawat-tembaga-seorang-pria-diamankan</link><description>&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Dumai, Seputarriau.co&amp;nbsp; – Polsek Dumai Timur berhasil mengungkap kasus dugaan tindak pidana pencurian dengan pemberatan yang terjadi di wilayah hukum Polsek Dumai Timur. Dalam pengungkapan tersebut, seorang pria berinisial A.G.L. alias A. diamankan setelah diduga melakukan pencurian kawat tembaga milik seorang warga.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Kasus tersebut dilaporkan berdasarkan Laporan Polisi Nomor: LP/B/36/VIII/2026/SPKT/Sek D. Timur/Res Dumai/Polda Riau, tanggal 20 Agustus 2026. Peristiwa pencurian diketahui terjadi pada Minggu (30/5) sekira pukul 06.00 WIB di Jalan Perjuangan Gang Sekolah, Kelurahan Bukit Batrem, Kecamatan Dumai Timur, Kota Dumai.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Korban yang juga merupakan pelapor, Hemamalini Manurung, mengetahui adanya pencurian setelah bangun tidur dan melihat satu dari dua karung berisi kawat tembaga yang sebelumnya diletakkan di sekitar rumah telah hilang. Sementara satu karung lainnya berpindah tempat dan berada di dekat jendela dapur.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Setelah dilakukan pemeriksaan, korban mendapati grendel jendela bagian dapur rumah dalam kondisi rusak. Akibat kejadian tersebut, korban kehilangan sekitar 9 kilogram kawat tembaga dengan nilai kerugian diperkirakan mencapai Rp2,2 juta.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Menindaklanjuti laporan tersebut, personel Polsek Dumai Timur melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku. Setelah melalui proses penyelidikan, pada Kamis (20/8) sekira pukul 17.00 WIB, warga atau anak dari suami korban berhasil mengamankan pria yang diduga sebagai pelaku.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Korban kemudian menghubungi pihak Polsek Dumai Timur untuk mengamankan terduga pelaku. Setelah diamankan dan dilakukan pemeriksaan awal, terduga pelaku A.G.L. alias A.(31) mengakui perbuatannya melakukan pencurian tersebut.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Dalam pengungkapan kasus ini, polisi turut mengamankan barang bukti berupa 1 buah engsel/grendel jendela yang berkaitan dengan kejadian pencurian.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Terduga pelaku selanjutnya diamankan oleh personel Polsek Dumai Timur untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Penyidik juga telah melakukan sejumlah tindakan kepolisian, di antaranya menerima laporan polisi, melakukan pengecekan dan olah TKP, mengamankan tersangka dan barang bukti, serta melakukan pemeriksaan terhadap pelapor, saksi dan tersangka.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Atas perbuatannya, tersangka diproses berdasarkan Pasal 477 KUHP sesuai dengan laporan perkara yang ditangani oleh Polsek Dumai Timur.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Polsek Dumai Timur selanjutnya akan melakukan gelar perkara, melengkapi administrasi penyidikan, serta berkoordinasi dan mengirimkan berkas perkara sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.***(Eva)&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://seputarriau.co/assets/berita/original/14739473155-img_20260821_190334.jpg"/><pubDate>Fri, 21 Aug 2026 18:00:00 +0700</pubDate><guid>https://seputarriau.co/news/detail/19418/polsek-dumai-timur-ungkap-pencurian-kawat-tembaga-seorang-pria-diamankan</guid></item><item><title>Rutan Dumai Tertibkan Pengelolaan BMN melalui Inventarisasi dan Pembersihan Gudang</title><link>https://seputarriau.co/news/detail/19417/rutan-dumai-tertibkan-pengelolaan-bmn-melalui-inventarisasi-dan-pembersihan-gudang</link><description>&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Dumai, Seputarriau.co&amp;nbsp; — Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Dumai terus meningkatkan tertib pengelolaan Barang Milik Negara (BMN) melalui kegiatan inventarisasi dan pembersihan gudang yang dilaksanakan bersama oleh petugas dan peserta magang.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Kegiatan diawali dengan melakukan pengecekan dan pendataan terhadap BMN yang tersimpan di dalam gudang. Setiap barang diperiksa untuk memastikan keberadaan, kondisi, serta kesesuaiannya dengan pencatatan administrasi yang ada.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Setelah proses inventarisasi, petugas bersama peserta magang melanjutkan kegiatan dengan membersihkan dan menata kembali area gudang. Barang&#45;barang yang masih digunakan ditata secara lebih teratur, sementara kondisi gudang dibersihkan agar lebih rapi dan mudah diakses.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Kepala Rutan Dumai, Enang Iskandi, menyampaikan bahwa pengelolaan BMN merupakan bagian penting dalam mendukung tertib administrasi dan akuntabilitas organisasi.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;“Inventarisasi dan penataan BMN ini penting dilakukan untuk memastikan setiap aset negara tercatat, terjaga, dan dapat dipertanggungjawabkan. Dengan gudang yang bersih dan tertata, pengelolaan barang juga menjadi lebih mudah dan efektif,” ujar Karutan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Rutan Dumai dalam mewujudkan pengelolaan BMN yang tertib, efektif, dan akuntabel. Penataan gudang juga diharapkan dapat memudahkan proses monitoring serta pemeliharaan aset negara.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Dengan melibatkan peserta magang, kegiatan ini sekaligus menjadi sarana pembelajaran langsung mengenai administrasi dan pengelolaan aset di lingkungan instansi pemerintah.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Rutan Dumai berkomitmen untuk terus menjaga dan mengoptimalkan pengelolaan BMN sebagai bagian dari dukungan terhadap pelaksanaan tugas dan fungsi pemasyarakatan.***(Eva)&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://seputarriau.co/assets/berita/original/61958698226-img_20260821_164126.jpg"/><pubDate>Fri, 21 Aug 2026 16:30:00 +0700</pubDate><guid>https://seputarriau.co/news/detail/19417/rutan-dumai-tertibkan-pengelolaan-bmn-melalui-inventarisasi-dan-pembersihan-gudang</guid></item><item><title>IPPAT Kota Pekanbaru Gelar Seminar &apos;Bedah Praktik BPN Terkini 2026&apos;</title><link>https://seputarriau.co/news/detail/19416/ippat-kota-pekanbaru-gelar-seminar-bedah-praktik-bpn-terkini-2026</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;PEKANBARU, http://seputarriau.co &lt;/strong&gt;&#45; Dalam rangka memperingati HUT ke&#45;81 Kemerdekaan Republik Indonesia dan HUT ke&#45;39 Ikatan Pejabat Pembuat Akta Tanah (IPPAT), Pengurus Daerah IPPAT Kota Pekanbaru menggelar Seminar Sehari bertajuk _“Bedah Praktik BPN Terkini 2026”_.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kegiatan yang dihadiri sekitar 180 Pejabat Pembuat Akta Tanah se&#45;Kota Pekanbaru itu berlangsung di Hotel Pangeran, Jalan Jenderal Sudirman, Pekanbaru, Selasa (18/8/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Seminar dibuka secara resmi oleh Ketua Pengurus Daerah IPPAT Kota Pekanbaru, Ivo Fidriyani, SH. Mengusung tema _“Strategi Cepat dan Tepat Penataan Batas, Alih Media Elektronik, Peralihan Hak Badan Hukum dan Hak Waris”_, kegiatan ini menjadi forum strategis untuk menyamakan persepsi dan meningkatkan kapasitas PPAT dalam menghadapi transformasi layanan pertanahan tahun 2026.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam sambutannya, Ivo Fidriyani menegaskan bahwa IPPAT memiliki peran penting sebagai penghubung antara PPAT dengan para pemangku kepentingan, khususnya Kantor Pertanahan ATR/BPN Kota Pekanbaru dan Badan Pendapatan Daerah Kota Pekanbaru.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“IPPAT sudah semestinya menjadi jembatan antara Notaris dan PPAT dengan stakeholder lainnya. Kami juga menjadi wadah bagi teman&#45;teman PPAT untuk belajar, berdiskusi, dan mencari solusi atas kendala&#45;kendala di lapangan,” ujar Ivo.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia menambahkan, saat ini tercatat sekitar 180 PPAT yang tergabung dan aktif dalam kepengurusan IPPAT Kota Pekanbaru. Dengan jumlah tersebut, IPPAT memikul tanggung jawab besar untuk memastikan pelayanan akta pertanahan kepada masyarakat berjalan profesional, akuntabel, dan sesuai regulasi terbaru.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Target Layanan 10 Hari: 3 Hari Bapenda, 2 Hari PPAT, 5 Hari BPN&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Salah satu poin penting dalam seminar adalah pemaparan terkait _re&#45;engineering_ layanan peralihan hak atas tanah yang ditargetkan selesai dalam waktu 10 hari kerja.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kepala Kantor Pertanahan ATR/BPN Kota Pekanbaru, Muji Burohman, SH, MSI, menjelaskan skema baru tersebut. Menurutnya, percepatan layanan hanya bisa terwujud jika ada sinergi dan penyatuan persepsi antara tiga pilar utama: Bapenda, PPAT, dan BPN.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Skemanya jelas. Tiga hari proses di Bapenda untuk validasi dan pembayaran BPHTB. Dua hari proses di PPAT untuk pembuatan akta dan kelengkapan berkas. Lima hari proses di BPN untuk penerbitan sertipikat. Total 10 hari,” jelas Muji.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia menekankan, target 10 hari ini bukan sekadar wacana. BPN Kota Pekanbaru berkomitmen untuk menyatukan alur, standar, dan interpretasi aturan agar tidak terjadi lagi berkas PPAT yang bolak&#45;balik karena perbedaan pemahaman.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Kami akan menyatukan persepsi agar layanan sepuluh hari ini dapat terlayani dengan baik dan benar. Ini demi kepastian hukum dan kepuasan masyarakat,” katanya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sebagai bentuk dukungan, BPN Kota Pekanbaru juga membuka _help desk_ atau ruang konsultasi khusus bagi PPAT setiap hari Jumat dan Sabtu. Layanan ini bertujuan untuk menyelesaikan kendala teknis maupun yuridis yang dihadapi PPAT secara langsung dan cepat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Reformasi BPHTB 2026 dan Integrasi Layanan Elektronik&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sementara itu, Kepala Bapenda Kota Pekanbaru, Tengku Deni Muharpan, SH, MH, memaparkan kebijakan reformasi Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) tahun 2026.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Salah satu terobosan utama adalah integrasi sistem pelayanan antara Bapenda dan BPN. Dengan integrasi ini, validasi pembayaran BPHTB dapat dilakukan secara elektronik dan _real time_, sehingga memangkas waktu tunggu PPAT dan pemohon.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Ke depan tidak ada lagi cerita validasi BPHTB manual yang memakan waktu. Sistem kita sudah terintegrasi dengan BPN. Begitu bayar, langsung terbaca di sistem BPN,” papar Tengku Deni.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia juga mendorong PPAT untuk aktif memanfaatkan sistem elektronik dan memastikan data yang diinput sudah benar sejak awal. Hal ini untuk menghindari keterlambatan yang disebabkan kesalahan administrasi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Alih Media, Penataan Batas, dan Isu Waris Jadi Sorotan&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Seminar juga menghadirkan narasumber lain seperti Mustika Jufri, S.ST, Tri Indriyanto, ST, serta Notaris dan PPAT senior Dr. Bambang S. Oyong, SH, MH.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Diskusi interaktif yang berlangsung cukup dinamis menyoroti sejumlah isu krusial, antara lain:&lt;br&gt;1. &amp;nbsp;Alih Media Sertipikat Elektronik: Strategi percepatan konversi sertipikat konvensional ke elektronik dan tantangan di lapangan.&lt;br&gt;2. &amp;nbsp;Penataan Batas Bidang Tanah: Pentingnya akurasi pengukuran dan koordinasi dengan PPAT untuk meminimalisir sengketa batas.&lt;br&gt;3. &amp;nbsp;Peralihan Hak Badan Hukum dan Hak Waris: Kompleksitas dokumen dan prosedur yang memerlukan pemahaman mendalam dari PPAT.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ketua Panitia Pelaksana, Andre Prima Ramanda, SH, M.Kn, menyampaikan bahwa seminar ini bukan sekadar seremonial. Tujuan utamanya adalah untuk meng&#45;upgrade pengetahuan PPAT agar selaras dengan kebijakan dan transformasi digital yang dilakukan pemerintah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Kami ingin PPAT Kota Pekanbaru menjadi garda terdepan dalam memberikan pelayanan pertanahan yang cepat, tepat, dan pasti. Dengan bersinergi bersama ATR/BPN dan Bapenda, kami optimis pekerjaan akan lebih lancar dan masyarakat akan semakin terbantu,” ujar Andre.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;Kegiatan ditutup dengan komitmen bersama antara IPPAT Kota Pekanbaru, BPN, dan Bapenda untuk terus melakukan koordinasi berkala. Diharapkan, dengan adanya penyamaan persepsi dan peningkatan kapasitas ini, target layanan pertanahan 10 hari dapat tercapai dan memberikan kepastian hukum bagi masyarakat Kota Pekanbaru.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Seminar ini menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi antara profesi PPAT dengan instansi pemerintah adalah kunci dalam mewujudkan reformasi agraria dan pelayanan publik yang lebih baik.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Penulis: Muhammad Nasir&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://seputarriau.co/assets/berita/original/85270752506-whatsapp-image-2026-08-19-at-18.jpeg"/><pubDate>Tue, 18 Aug 2026 21:11:28 +0700</pubDate><guid>https://seputarriau.co/news/detail/19416/ippat-kota-pekanbaru-gelar-seminar-bedah-praktik-bpn-terkini-2026</guid></item><item><title>Plt Gubri SF Hariyanto Buka Dialog dengan Mahasiswa Unri</title><link>https://seputarriau.co/news/detail/19415/plt-gubri-sf-hariyanto-buka-dialog-dengan-mahasiswa-unri</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;PEKANBARU, seputarriau.co&lt;/strong&gt; &#45; Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau membuka ruang dialog bersama mahasiswa Universitas Riau (Unri) untuk membahas sejumlah aspirasi yang sebelumnya disampaikan melalui aksi demonstrasi. Audiensi tersebut menjadi momentum bagi kedua pihak untuk membicarakan berbagai persoalan daerah, mulai dari tata kelola anggaran beasiswa pendidikan hingga transparansi alokasi APBD Riau.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Plt Gubernur Riau SF Hariyanto menerima langsung perwakilan mahasiswa Unri dalam audiensi tersebut. Pertemuan ini sekaligus menjadi upaya Pemprov Riau memberikan penjelasan terhadap tuntutan mahasiswa serta membuka ruang komunikasi yang lebih konstruktif antara pemerintah daerah dan kalangan akademisi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;img class=&quot;image_resized&quot; style=&quot;aspect&#45;ratio:1280/853;height:auto !important;width:306px;&quot; src=&quot;https://mediacenter.riau.go.id/uploads/content/1787125595&#45;6a855f5b76366.jpg&quot; width=&quot;1280&quot; height=&quot;853&quot;&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;&lt;i&gt;Alhamdulillah&lt;/i&gt;, hari ini kita bisa bertemu secara langsung bersama perwakilan mahasiswa Unri. Kebetulan saya lagi jalani S3 di Unri, artinya kalian ini adek&#45;adek saya. Saya pasti sayang kalian, kita bisa saling menghormati,&quot; kata Plt Gubri SF Hariyanto di Kantor Gubernur Riau, Selasa (18/08/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dijelaskan, pertemuan dengan mahasiswa sebelumnya belum dapat dilakukan karena dirinya bersama Sekda Riau sedang menjalankan agenda kedinasan di Batam. Karena itu, audiensi kali ini diharapkan dapat menjadi wadah untuk menjawab berbagai aspirasi yang telah disampaikan mahasiswa.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Kemarin itu kita tidak bisa ketemu karena tidak tepat waktunya. Saya dan Pak Sekda sedang berada di Batam, menghadiri acara bersama Pak Mendagri,&quot; jelasnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Plt Gubri SF Hariyanto mengapresiasi mahasiswa yang telah menyampaikan aspirasi melalui jalur dialog. Menurutnya, masukan dari mahasiswa dapat menjadi bagian dari kontrol sosial sekaligus bahan evaluasi bagi pemerintah dalam menjalankan berbagai program pembangunan di Riau.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Saya mengucapkan terima kasih kepada adik&#45;adik semua yang telah menyampaikan aspirasinya. Semoga hasil audiensi ini dapat adik&#45;adik sampaikan ke teman mahasiswa lainnya,&quot; tuturnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sementara itu, Presiden Mahasiswa BEM Universitas Riau Muhammad Azhari menerangkan, pihaknya menyambut baik kesempatan untuk berdialog secara langsung dengan Pemprov Riau. Ia berharap komunikasi antara pemerintah dan mahasiswa tidak berhenti pada audiensi tersebut, tetapi dapat dilanjutkan melalui forum&#45;forum berikutnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Terima kasih atas waktu luang dari Pak Gub. Kami berharap ke depan forum ini bisa kita gelar kembali sehingga tumbuh dialog antara Pemprov dan juga mahasiswa Universitas Riau,&quot; terang Muhammad Azhari.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurut Azhari, mahasiswa memiliki potensi untuk membantu pemerintah melalui kajian dan riset sederhana terhadap berbagai persoalan yang terjadi di tengah masyarakat. Karena itu, keterlibatan mahasiswa diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya mencari solusi atas persoalan pembangunan di Riau.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Karena banyak keluhan&#45;keluhan tadi yang kami kira mahasiswa bisa membantu dari segi riset sederhana. Paling tidak kami sadar dan bisa menyuarakan,&quot; ungkapnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Azhari menegaskan, mahasiswa Unri siap membangun sinergi dengan Pemprov Riau selama kerja sama tersebut ditujukan untuk kepentingan masyarakat dan keberlanjutan fiskal daerah. Ia berharap ruang komunikasi yang telah terbentuk dapat menjadi langkah awal memperkuat hubungan antara pemerintah dan mahasiswa.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Kami mahasiswa Unri, selagi itu untuk Pemprov Riau dan juga untuk masyarakat Riau untuk keutuhan fiskal Pemprov, kami siap bersinergi,&quot; pungkasnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;color:rgba(33,37,41,0.75)!important;&quot;&gt;(M&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://seputarriau.co/assets/berita/original/18264303645-1787125607_(1).jpg"/><pubDate>Thu, 20 Aug 2026 12:21:38 +0700</pubDate><guid>https://seputarriau.co/news/detail/19415/plt-gubri-sf-hariyanto-buka-dialog-dengan-mahasiswa-unri</guid></item><item><title>&quot;Membangun Kampung&quot; KKN UNRI di Desa Sampurago Presentasikan Program Hidroponik</title><link>https://seputarriau.co/news/detail/19414/membangun-kampung-kkn-unri-di-desa-sampurago-presentasikan-program-hidroponik</link><description>&lt;p&gt;KUANTAN SENGINGI, seputarriau.co — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) UNRI Berdampak Desa Sampurago mengikuti kegiatan Lokakarya Mahasiswa KKN UNRI Berdampak “Membangun Kampung” yang dilaksanakan di Kecamatan Hulu Kuantan, Kabupaten Kuantan Singingi. Lokakarya ini merupakan forum yang mempertemukan berbagai pihak untuk berdiskusi, mengevaluasi, sekaligus mempresentasikan hasil program secara bersama&#45;sama, sekaligus menjadi wadah bagi mahasiswa KKN dari berbagai desa di Kecamatan Hulu Kuantan untuk memaparkan program kerja beserta output yang telah dilaksanakan selama kurang lebih 40 hari masa pengabdian.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kegiatan lokakarya ini dihadiri oleh Camat Hulu Kuantan beserta Sekretaris Camat dan jajaran staf Kecamatan Hulu Kuantan, para Kepala Desa dari masing&#45;masing lokasi penempatan KKN, Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), serta seluruh mahasiswa KKN UNRI Berdampak. Dalam forum tersebut, setiap kelompok KKN diberikan kesempatan untuk mempresentasikan program unggulan yang telah dilaksanakan di desa masing&#45;masing beserta hasil atau luaran yang telah dicapai.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pada kesempatan tersebut, KKN Desa Sampurago mempresentasikan program prioritas berjudul “Penguatan Ketahanan Pangan dan Edukasi Pertanian melalui Pembuatan Hidroponik Bayam di Desa Sampurago, Kecamatan Hulu Kuantan, Kabupaten Kuantan Singingi”. Program ini dirancang sebagai bentuk pemberdayaan masyarakat sekaligus mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) Desa, khususnya SDGs 2 (Tanpa Kelaparan), SDGs 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera), serta SDGs 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Program ini dilatarbelakangi oleh pentingnya ketersediaan sayuran sehat sebagai penopang ketahanan pangan dan kesehatan masyarakat. Sistem hidroponik dipilih karena tidak membutuhkan lahan luas, mudah dirawat, dan menghasilkan sayuran yang lebih bersih, sementara bayam dipilih sebagai komoditas karena nilai gizinya yang tinggi, masa panen yang relatif singkat, serta kemudahan budi dayanya. Melalui program ini, mahasiswa berupaya meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai budi daya hidroponik bayam, membangun dua unit instalasi hidroponik bayam sebagai sarana edukasi dan praktik, meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya konsumsi sayur sehat, mendukung upaya pencegahan stunting melalui edukasi gizi, serta membentuk kelompok pengelola hidroponik bayam agar program dapat berkelanjutan. Sasaran program ini meliputi Pemerintah Desa Sampurago, anak sekolah dan masyarakat umum.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selama kurang lebih 40 hari masa pengabdian, program kerja ini dilaksanakan secara bertahap dalam empat pekan. Pada pekan pertama, mahasiswa melakukan pemetaan potensi desa dan lokasi hidroponik, sosialisasi budi daya hidroponik bayam kepada masyarakat, serta pembentukan kelompok pengelola hidroponik bayam. Pekan kedua diisi dengan pelatihan pembuatan instalasi hidroponik sederhana, pembagian bibit dan penanaman bayam, praktik pemberian nutrisi, pemeliharaan, serta pengendalian hama tanaman. Pada pekan ketiga, kegiatan difokuskan pada edukasi manfaat konsumsi sayur bayam bagi kesehatan dan pencegahan stunting, serta pelatihan pengolahan bayam menjadi camilan rumahan berupa keripik bayam. Rangkaian program ditutup pada pekan keempat dengan lomba instalasi hidroponik kreatif, penyusunan buku saku hidroponik bayam, serta serah terima program kepada Pemerintah Desa Sampurago.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dari keseluruhan rangkaian kegiatan tersebut, program kerja hidroponik bayam KKN Desa Sampurago berhasil menghasilkan sejumlah luaran nyata, di antaranya dua unit instalasi hidroponik bayam yang berfungsi di Desa Sampurago, terbentuknya kelompok pengelola hidroponik bayam sebagai penjamin keberlanjutan program, serta tersusunnya modul atau buku saku hidroponik bayam sebagai panduan bagi masyarakat. Program ini juga menghasilkan produk olahan bernilai ekonomi berupa keripik bayam, dokumentasi foto dan video kegiatan, poster, video dokumenter, serta artikel media massa dan artikel pengabdian masyarakat yang disiapkan untuk publikasi lebih lanjut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Nur Arini Yulia, S.ST., M.MPar, menyampaikan apresiasinya terhadap program yang dijalankan mahasiswa bimbingannya. “Saya melihat mahasiswa cukup serius merancang program ini dari tahap pemetaan sampai pendampingan. Harapan saya, kelompok hidroponik yang sudah dibentuk bisa terus aktif dan hasilnya benar&#45;benar dirasakan masyarakat Desa Sampurago,” ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kepala Desa Sampurago, Muryadi, turut memberikan tanggapan positif atas program hidroponik bayam ini. “Kami dari pemerintah desa menyambut baik program ini karena sejalan dengan upaya kami mendukung ketahanan pangan dan pencegahan stunting. Semoga instalasi yang sudah dibangun bisa terus dirawat dan dikembangkan oleh masyarakat,” katanya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ketua Kelompok KKN Desa Sampurago, Muhammad Edli Susilo, turut menyampaikan harapannya usai mengikuti lokakarya. “Kami berharap program hidroponik bayam ini tidak berhenti setelah KKN selesai, tapi bisa terus dikelola oleh kelompok yang sudah dibentuk dan bermanfaat jangka panjang untuk warga Desa Sampurago,” ungkapnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Keikutsertaan KKN Desa Sampurago dalam lokakarya ini menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk memperkenalkan hasil pengabdian kepada pemerintah kecamatan, pemerintah desa, serta DPL, sekaligus menjadi bentuk dokumentasi dan pertanggungjawaban atas program kerja yang telah dilaksanakan selama berada di Desa Sampurago. Melalui forum diseminasi ini, mahasiswa KKN dari berbagai desa di Kecamatan Hulu Kuantan dapat saling berbagi pengalaman mengenai program yang telah dilaksanakan di wilayah masing&#45;masing. Bagi KKN Desa Sampurago sendiri, kegiatan ini menjadi momentum untuk menunjukkan bahwa program hidroponik bayam tidak hanya menghasilkan instalasi budi daya, tetapi juga membawa pengetahuan, keterampilan, dan kelembagaan yang diharapkan dapat terus dimanfaatkan serta dikembangkan oleh masyarakat Desa Sampurago di masa mendatang.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dew&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://seputarriau.co/assets/berita/original/13205596726-rps20260820_090217.jpg"/><pubDate>Thu, 20 Aug 2026 09:01:00 +0700</pubDate><guid>https://seputarriau.co/news/detail/19414/membangun-kampung-kkn-unri-di-desa-sampurago-presentasikan-program-hidroponik</guid></item><item><title>Dari Kobaran Api ke Jerat Hukum, Polisi Tetapkan Dua Tersangka Karhutla di Bengkalis</title><link>https://seputarriau.co/news/detail/19413/dari-kobaran-api-ke-jerat-hukum-polisi-tetapkan-dua-tersangka-karhutla-di-bengkalis</link><description>&lt;p&gt;BENGKALIS, &lt;a href=&quot;http://seputarriau.co&quot;&gt;seputarriau.co&lt;/a&gt; – Polres Bengkalis menetapkan dua orang sebagai tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana kebakaran lahan yang terjadi di Jalan Budi Mulya, RT 006/RW 002, Dusun Antara, Desa Damai, Kecamatan Bengkalis, Kabupaten Bengkalis.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Penetapan tersangka dilakukan pada Rabu, 19 Agustus 2026, setelah penyidik Satreskrim Polres Bengkalis melaksanakan gelar perkara dan melakukan serangkaian pemeriksaan terhadap saksi maupun barang bukti.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kapolres Bengkalis AKBP Fahrian Saleh Siregar, S.I.K., M.Si., melalui Kasat Reskrim Kompol Yohn Mabel, S.Tr.K., S.I.K., M.H., mengatakan dua tersangka yang ditetapkan masing&#45;masing berinisial BS (36) dan ZJ (52).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Penetapan tersangka dilakukan berdasarkan hasil penyidikan, pemeriksaan saksi&#45;saksi, pengumpulan barang bukti serta hasil gelar perkara,” ujar Kasat Reskrim.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Peristiwa kebakaran diketahui pada Sabtu, 8 Agustus 2026 sekitar pukul 23.00 WIB. Berdasarkan hasil penelusuran hotspot melalui Dashboard Lancang Kuning dan pengecekan di lapangan, petugas menemukan lahan terbakar di Jalan Budi Mulya, Desa Damai.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dari hasil pemeriksaan, lahan tersebut merupakan lahan milik tersangka BS. Luas lahan yang digarap sekitar 1 hektare, dengan area yang terbakar sekitar 0,5 hektare. Di lokasi juga ditemukan tanaman kelapa sawit yang baru ditanam sekitar tiga minggu sebelumnya serta pondok yang digunakan untuk beristirahat saat berkebun.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam proses penyidikan, polisi mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya cangkul, korek gas, parang, pupuk dolomit, tanah dan batang kayu bekas terbakar, tanaman kelapa sawit yang terbakar, ember, jerigen racun rumput, lampu pelita serta dua unit telepon seluler.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Kami masih melakukan pendalaman terhadap peran masing&#45;masing tersangka dan akan melengkapi berkas perkara sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku,” jelas Kompol Yohn.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Atas perbuatannya, kedua tersangka dipersangkakan melanggar Pasal 308 ayat (1) Jo Pasal 311 Undang&#45;Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP terkait tindak pidana kebakaran lahan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Penyidik selanjutnya akan melengkapi administrasi penyidikan, mengirimkan SPDP, berkoordinasi dengan Jaksa Penuntut Umum serta melakukan pemeriksaan ahli, termasuk ahli Laboratorium Forensik dan ahli perkebunan, sebelum proses perkara dilanjutkan ke tahap berikutnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Polres Bengkalis menegaskan penanganan perkara kebakaran lahan akan dilakukan secara profesional dan sesuai ketentuan hukum, sebagai bentuk komitmen dalam mencegah dan menanggulangi kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kabupaten Bengkalis.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dew&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://seputarriau.co/assets/berita/original/42201894387-rps20260820_084703.jpg"/><pubDate>Thu, 20 Aug 2026 08:45:00 +0700</pubDate><guid>https://seputarriau.co/news/detail/19413/dari-kobaran-api-ke-jerat-hukum-polisi-tetapkan-dua-tersangka-karhutla-di-bengkalis</guid></item><item><title>Dua Sepeda Motor Laga Kambing di Tegal Sari, Satu Korban Meninggal Dunia</title><link>https://seputarriau.co/news/detail/19412/dua-sepeda-motor-laga-kambing-di-tegal-sari-satu-korban-meninggal-dunia</link><description>&lt;p&gt;MANDAU, seputarriau.co &#45; Telah terjadi laka lantas antara sepeda motor jenis Honda beat dengan nopol BM 3107 DAJ.dan sepeda motor jenis Yamaha N MAX dengan nopol BM 3107 DAJ.serta Mobil yang tidak diketahui jenis apa (misterius).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kecelakaan tragis tersebut terjadi Jln.Tegal Sari Kel. Air Jamban Kec. Mandau Kab. Bengkalis, pada Selasa (18/08/2026) sekira pukul 22.17 Wib.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kasatlantas Polres Bengkalis AKP Shandra Amalia, STrK, SIK membenarkan kejadian tragis tersebut, &quot; pihak kami sedang melakukan olah TKP dilapangan guna penyelidikan lebih lanjut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kejadian naas tersebut berawal saat Sepeda motor Honda Beat BM 3107 DAJ datang dari arah Jl. Tegal Sari luar menuju ke arah Jl. Tegal sari dalam, sesampainya di TKP sepeda motor Honda Beat BM 3107 DAJ &amp;nbsp;mendahului Mobil yang berada di depan nya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Saat bersamaan dari arah berlawanan datang Sepeda motor Yamaha N&#45;Max BM 3107 DAJ. Karena jarak yang sudah terlalu dekat terjadi lah tabrakan antara sepeda motor Honda Beat BM 3107 DAJ dengan sepeda motor Yamaha N&#45;Max BM 3107 DAJ.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Malang tak dapat dielakkan kedua sepeda motor tersebut laga kambing dan terjadi benturan sehingga mengakibatkan korban terpental ke arah Mobil yang tidak diketahui jenis apa.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Akibat tabrakan beruntun, korban kecelakaan meninggal dunia dan luka luka. Korban luka luka langsung dilarikan kerumah sakit terdekat untuk dilakukan perawatan intensif.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Atas kejadian tersebut pihak kepolisian segera melakukan olah TKP guna mengumpulkan keterangan dari pihak saksi dan juga mengamankan barang bukti kendaraan termasuk kendaraan jenis mobil yang masih dalam Lidik.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Untuk itu juga pihak kepolisian meminta kepada kepada mobil yang terlibat atau ada masyarakat yang mengetahui terkait mobil tersebut segera melaporkan agar dapat diproses secara hukum yang berlaku.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dew&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://seputarriau.co/assets/berita/original/98569789060-rps20260819_132247.jpg"/><pubDate>Wed, 19 Aug 2026 13:30:00 +0700</pubDate><guid>https://seputarriau.co/news/detail/19412/dua-sepeda-motor-laga-kambing-di-tegal-sari-satu-korban-meninggal-dunia</guid></item><item><title>Guna Lindungi Hak Pekerja, Pemprov Riau Bentuk LKS Tripartit Baru</title><link>https://seputarriau.co/news/detail/19411/guna-lindungi-hak-pekerja-pemprov-riau-bentuk-lks-tripartit-baru</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;PEKANBARU, seputarriau.co &lt;/strong&gt;– Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau resmi mengukuhkan kepengurusan Lembaga Kerja Sama (LKS) Tripartit dan Dewan Pengupahan Provinsi Riau masa bakti 2026–2029. Prosesi pengukuhan tersebut dipimpin langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto, di Ruang Rapat Melati, Kantor Gubernur Riau, Pekanbaru, pada Selasa (18/8/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pembentukan pengurus LKS Tripartit ini didasarkan pada Surat Keputusan (SK) Gubernur Riau Nomor Kpts. 479/VII/2026. Susunan struktur lembaga tersebut diketuai oleh Plt Gubernur Riau SF Hariyanto, didampingi Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Riau, Roni Rakhmat, sebagai Wakil Ketua.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Posisi Wakil Ketua LKS Tripartit juga diisi oleh Ketua Koordinator Wilayah Riau Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (KSBSI), Juandy Hutauruk, dan Ketua Dewan Pimpinan Provinsi Riau Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo), Nila Riana. Sementara itu, jabatan Sekretaris dipercayakan secara resmi kepada Kepala Bidang Hubungan Industrial dan Persyaratan Kerja Disnakertrans Riau, Yulismar.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pada kesempatan yang sama, Pemprov Riau juga menetapkan susunan pengurus Dewan Pengupahan Provinsi Riau berdasarkan SK Gubernur Riau Nomor Kpts. 480/VII/2026. Struktur dewan ini dipimpin oleh Roni Rakhmat sebagai Ketua, bersama Akademisi Universitas Riau, Dr. Saiman Pakpahan, yang menduduki jabatan sebagai Wakil Ketua.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tugas administratif Dewan Pengupahan tersebut akan dijalankan oleh dua orang perwakilan dari instansi pemerintah daerah. Jabatan Sekretaris tersebut secara resmi dipegang bersama oleh Sekretaris Disnakertrans Riau, Heru Prayitno, dan Yulismar.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Usai memimpin peresmian pengurus baru, SF Hariyanto menginstruksikan seluruh pihak agar mengutamakan pendekatan musyawarah dan mufakat dalam menyelesaikan setiap permasalahan ketenagakerjaan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Kita harus lebih bersabar dan dengarkan semua pihak, karena pekerja harus mendapatkan perlindungan dan kepastian yang sangat baik, dan pemerintah harus hadir,&quot; tegas Hariyanto.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia berharap kepengurusan baru yang telah menerima amanah tersebut dapat langsung bekerja secara maksimal dan transparan. Lembaga ini diwajibkan menjadi jembatan penghubung yang efektif bagi kepentingan dunia pekerja, pelaku usaha, dan pemerintah daerah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sinergi ketiga elemen utama tersebut dinilai sangat krusial untuk menjamin stabilitas iklim ketenagakerjaan di Riau. Tujuan akhir dari pengukuhan kedua lembaga strategis ini adalah mewujudkan tingkat kesejahteraan yang berkeadilan bagi seluruh masyarakat Riau.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://seputarriau.co/assets/berita/original/94014837324-1787110175.jpg"/><pubDate>Wed, 19 Aug 2026 10:46:34 +0700</pubDate><guid>https://seputarriau.co/news/detail/19411/guna-lindungi-hak-pekerja-pemprov-riau-bentuk-lks-tripartit-baru</guid></item><item><title>Sinergi Nyata di Desa Petapahan, KKN Kelompok 16 Universitas Abdurrab Dukung Optimalisasi Posyandu d</title><link>https://seputarriau.co/news/detail/19410/sinergi-nyata-di-desa-petapahan-kkn-kelompok-16-universitas-abdurrab-dukung-optimalisasi-posyandu-dan-pemenuhan-gizi</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Petapahan, seputarriau.co &lt;/strong&gt;&#45; Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 16 Universitas Abdurrab (Univrab) menunjukkan komitmen nyata terhadap kesehatan masyarakat melalui aksi kolaboratif dalam kegiatan Posyandu Balita Harapan 1, yang bertempat di Jalan Lintas Petapahan, Sabtu (15/8/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kehadiran mahasiswa dalam pelayanan kesehatan dasar mendapat apresiasi positif dari kader dan nakes setempat. Peran aktif mereka terlihat saat mendampingi masyarakat mulai dari registrasi, pemeriksaan tumbuh kembang balita, imunisasi, pembagian vitamin A, dan obat cacing, sampai dengan penyampaian edukasi kesehatan kepada ibu hamil dan orang tua.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sebagai bentuk kepedulian konkret terhadap peningkatan kualitas kesehatan masyarakat, KKN Kelompok 16 Univrab juga menginisiasi penyaluran Pemberian Makanan Tambahan (PMT) berupa bubur kacang hijau bernutrisi tinggi. Langkah ini difokuskan guna mendukung pemenuhan gizi esensial bagi balita dalam pencegahan stunting serta menjaga kesehatan ibu hamil di wilayah Desa Petapahan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) KKN Kelompok 16 Universitas Abdurrab, Dr. Ira Puspita Sari, S.Kom, MMSI, menegaskan bahwa keikutsertaan mahasiswa dalam agenda Posyandu merupakan wujud implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pada aspek pengabdian kepada masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Melalui kolaborasi ini, kami berupaya agar mahasiswa dapat hadir di tengah masyarakat, bukan hanya membantu operasional kader Posyandu, tetapi juga mengambil adil aktif dalam mendukung pemenuhan gizi balita dan ibu hamil. Kami berharap kontribusi yang sederhana ini dapat memberikan dampak berkelanjutan bagi kesehatan warga Desa Petapahan,&quot; ujar Dr. Ira Puspita Sari.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Apresiasi senada turut diungkapkan oleh Bdn. Devi Rizki Amanlina, S. Tr. Keb selaku pelaksana Posyandu balita Harapan 1. Pihaknya menyambut positif sinergi yang terjalin antara dunia akademik dan layanan kesehatan tingkat desa.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada mahasiswa KKN Kelompok 16 Universitas Abdurrab atas dedikasi yang diberikan dan bantuannya hari ini. Keterlibatan aktif mahasiswa tidak hanya meringankan tugas para kader, tetapi juga membawa energi positif serta perhatian khusus terhadap peningkatan gizi anak dan ibu hamil di desa kami&quot; ungkapnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kegiatan ini mendapat respons positif dari para kader dan warga setempat. Sinergi mahasiswa KKN dalam mendukung pelayanan Posyandu dan pembagian PMT bernutrisi ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya gizi bagi kesehatan ibu dan balita, serta mendukung terwujudnya generasi yang sehat dan berkualitas.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://seputarriau.co/assets/berita/original/49382577089-img-20260819-wa0000.jpg"/><pubDate>Sat, 15 Aug 2026 05:51:03 +0700</pubDate><guid>https://seputarriau.co/news/detail/19410/sinergi-nyata-di-desa-petapahan-kkn-kelompok-16-universitas-abdurrab-dukung-optimalisasi-posyandu-dan-pemenuhan-gizi</guid></item><item><title>KUKERTA UNRI Dorong Digitalisasi UMKM Melalui Sosialisasi dan Pendampingan QRIS di Kepenghuluan Rant</title><link>https://seputarriau.co/news/detail/19409/kukerta-unri-dorong-digitalisasi-umkm-melalui-sosialisasi-dan-pendampingan-qris-di-kepenghuluan-rantau-panjang-kanan</link><description>&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;&lt;strong&gt;Rokan Hilir, seputarriau.co &lt;/strong&gt;– Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KUKERTA) Membangun Kampung Universitas Riau Tahun 2026 melaksanakan program kerja&amp;nbsp;&lt;strong&gt;Sosialisasi dan Pendampingan Pembuatan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS)&lt;/strong&gt; bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di&amp;nbsp;&lt;strong&gt;Kepenghuluan Rantau Panjang Kanan, Kecamatan Kubu Babussalam, Kabupaten Rokan Hilir&lt;/strong&gt;. Kegiatan ini dilaksanakan secara langsung dengan mendatangi gerai&#45;gerai usaha milik masyarakat sebagai bentuk pendampingan nyata dalam mendukung transformasi digital sektor UMKM.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Program tersebut lahir dari hasil identifikasi mahasiswa di lapangan yang menunjukkan bahwa sebagian besar pelaku usaha di Kepenghuluan Rantau Panjang Kanan masih mengandalkan transaksi secara tunai. Padahal, perkembangan sistem pembayaran digital saat ini memberikan berbagai kemudahan, mulai dari transaksi yang lebih praktis dan aman hingga peluang memperluas jangkauan konsumen.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Melalui kegiatan ini, mahasiswa KUKERTA memberikan sosialisasi mengenai pentingnya digitalisasi sistem pembayaran, manfaat penggunaan QRIS bagi pelaku usaha, serta edukasi mengenai keamanan transaksi digital dan cara menghindari berbagai bentuk penipuan berbasis teknologi. Setelah sesi penyampaian materi, mahasiswa memberikan pendampingan secara langsung kepada setiap pelaku UMKM dalam proses pendaftaran QRIS melalui aplikasi Penyedia Jasa Pembayaran (PJP).&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Pendampingan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari membantu menyiapkan dokumen administrasi seperti Kartu Tanda Penduduk (KTP), Kartu Keluarga (KK), foto produk, hingga mendampingi proses registrasi dan verifikasi akun. Dengan pendekatan tersebut, para pelaku UMKM memperoleh pemahaman sekaligus pengalaman langsung dalam memanfaatkan layanan pembayaran digital sebagai bagian dari pengembangan usaha mereka.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) KUKERTA Universitas Riau,&amp;nbsp;&lt;strong&gt;Sispa Pebrian, S.P., M.Si.&lt;/strong&gt;, menyampaikan apresiasi atas semangat dan kemampuan mahasiswa dalam melaksanakan program kerja yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;&lt;i&gt;&quot;Saya merasa bangga melihat mahasiswa KUKERTA Universitas Riau mampu beradaptasi dengan sangat baik di tengah masyarakat serta diterima sebagai bagian dari kehidupan masyarakat desa. Program kerja yang mereka laksanakan menunjukkan bahwa mahasiswa mampu mengidentifikasi kebutuhan masyarakat dan menghadirkan solusi yang relevan. KUKERTA bukan hanya menjadi sarana pengabdian kepada masyarakat, tetapi juga proses pembelajaran bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu yang diperoleh di kampus, mengasah kemampuan komunikasi, kepemimpinan, serta membangun kepekaan sosial sebagai bekal ketika nantinya menyelesaikan pendidikan di Universitas Riau.&quot;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Menurut Sispa Pebrian, pendampingan digitalisasi UMKM melalui pemanfaatan QRIS menjadi salah satu bentuk kontribusi perguruan tinggi dalam mempercepat transformasi ekonomi digital di tingkat desa sekaligus meningkatkan daya saing pelaku usaha lokal.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Kegiatan ini juga memperoleh apresiasi dari&amp;nbsp;&lt;strong&gt;Datuk Penghulu Kepenghuluan Rantau Panjang Kanan, Bapak Ramli, S.I.P.&lt;/strong&gt; Menurutnya, program yang dijalankan mahasiswa KUKERTA sangat sesuai dengan kebutuhan masyarakat, khususnya pelaku UMKM yang mulai menghadapi perubahan pola transaksi di era digital.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;&lt;i&gt;&quot;Kami mengucapkan terima kasih kepada mahasiswa KUKERTA Universitas Riau beserta Dosen Pembimbing Lapangan yang telah melaksanakan program kerja ini. Pendampingan pembuatan QRIS sangat membantu masyarakat kami dalam memahami sistem pembayaran digital. Program ini memberikan manfaat nyata karena dapat mempermudah transaksi, mengurangi ketergantungan pada uang tunai, dan menjadikan usaha masyarakat lebih modern serta siap bersaing di era digital,&quot; ujar Ramli.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Selain meningkatkan kemudahan transaksi, penggunaan QRIS juga diharapkan mampu membantu pelaku UMKM dalam melakukan pencatatan transaksi secara lebih tertib sehingga memudahkan penyusunan pembukuan usaha dan pengelolaan keuangan di masa mendatang.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Program pendampingan ini sejalan dengan komitmen Universitas Riau dalam mendukung pencapaian&amp;nbsp;&lt;strong&gt;Sustainable Development Goals (SDGs)&lt;/strong&gt;, khususnya&amp;nbsp;&lt;strong&gt;Tujuan 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi)&lt;/strong&gt; melalui pemberdayaan UMKM,&amp;nbsp;&lt;strong&gt;Tujuan 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur)&lt;/strong&gt; melalui pemanfaatan teknologi digital, serta&amp;nbsp;&lt;strong&gt;Tujuan 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan)&lt;/strong&gt; melalui kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah desa, dan masyarakat.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Di akhir kegiatan, mahasiswa KUKERTA Universitas Riau menyampaikan ucapan terima kasih kepada&amp;nbsp;&lt;strong&gt;Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Riau&lt;/strong&gt; selaku penyelenggara&amp;nbsp;&lt;strong&gt;KUKERTA Membangun Kampung Tahun 2026&lt;/strong&gt; yang telah memberikan dukungan penuh sehingga mahasiswa dapat melaksanakan berbagai program pengabdian yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Dukungan tersebut menjadi bagian penting dalam mewujudkan peran Universitas Riau sebagai perguruan tinggi yang berkomitmen menciptakan lulusan yang unggul, adaptif, serta mampu berkontribusi langsung dalam pembangunan dan pemberdayaan masyarakat.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Melalui program ini, diharapkan semakin banyak pelaku UMKM di Kepenghuluan Rantau Panjang Kanan yang memanfaatkan sistem pembayaran digital sebagai langkah menuju usaha yang lebih modern, efisien, dan kompetitif di era ekonomi digital.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://seputarriau.co/assets/berita/original/81077515038-screenshot_20260818_221004_gallery.jpg"/><pubDate>Tue, 18 Aug 2026 22:10:41 +0700</pubDate><guid>https://seputarriau.co/news/detail/19409/kukerta-unri-dorong-digitalisasi-umkm-melalui-sosialisasi-dan-pendampingan-qris-di-kepenghuluan-rantau-panjang-kanan</guid></item><item><title>Lokakarya KKN Universitas Riau: Memaparkan 40 Hari Pengabdian di Desa Lubuk  Ambacang</title><link>https://seputarriau.co/news/detail/19408/lokakarya-kkn-universitas-riau-memaparkan-40-hari-pengabdian-di-desa-lubuk--ambacang</link><description>&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kuantan Singingi, seputarriau.co — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Riau melaksanakan kegiatan Lokakarya KKN di Kantor Kecamatan Hulu Kuantan, Kabupaten Kuantan Singingi. Kegiatan ini menjadi momentum bagi mahasiswa untuk memaparkan hasil pelaksanaan program kerja yang telah dilakukan selama 40 hari pengabdian di Desa Lubuk Ambacang.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Lokakarya dihadiri oleh jajaran Pemerintah Kecamatan Hulu Kuantan, pemerintah desa, tokoh masyarakat, serta mahasiswa KKN Universitas Riau. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian evaluasi sekaligus penyampaian hasil kegiatan mahasiswa selama menjalankan pengabdian di tengah masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam kesempatan tersebut, mahasiswa KKN Desa Lubuk Ambacang mempresentasikan berbagai program kerja yang telah dilaksanakan selama berada di desa. Program&#45;program tersebut disusun berdasarkan hasil observasi terhadap kondisi, kebutuhan, serta potensi yang dimiliki oleh masyarakat Desa Lubuk Ambacang.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Berbagai kegiatan telah dilaksanakan dalam 40 hari pengabdian dan mengambil beberapa sdgs yang sesuai dengan kondisi desa. Setiap program dilaksanakan dengan melibatkan masyarakat serta pemerintah desa sebagai bentuk kolaborasi dalam mendukung keberhasilan kegiatan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Salah satu program yang menjadi perhatian adalah pengembangan potensi pariwisata Desa Lubuk Ambacang. Mahasiswa turut melakukan kegiatan di sejumlah destinasi wisata, khususnya Air Terjun Tangkoban dan Ngarai Tangogan. Kegiatan tersebut meliputi pembersihan kawasan wisata, pemasangan informasi, pearncangan banguan Homestay, serta upaya memperkenalkan kembali potensi wisata desa melalui media digital.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selain program pariwisata, mahasiswa juga melaksanakan berbagai kegiatan yang berorientasi pada peningkatan keterlibatan dan pemberdayaan masyarakat. Seluruh rangkaian kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya mahasiswa untuk memberikan kontribusi sesuai dengan potensi dan kebutuhan Desa Lubuk Ambacang.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pemaparan dalam lokakarya tidak hanya menjadi bentuk pertanggungjawaban atas program yang telah dilaksanakan, tetapi juga menjadi ruang bagi mahasiswa untuk menyampaikan hasil, pengalaman, serta dampak kegiatan selama 40 hari berada di tengah masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa KKN Universitas Riau berharap berbagai program yang telah dilaksanakan dapat memberikan manfaat yang dapat terus dirasakan oleh masyarakat meskipun masa pengabdian mahasiswa telah berakhir.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Lokakarya KKN di Kantor Kecamatan Hulu Kuantan menjadi salah satu penutup dari perjalanan pengabdian mahasiswa di Desa Lubuk Ambacang. Empat puluh hari yang diisi dengan berbagai kegiatan, interaksi, dan kolaborasi bersama masyarakat menjadi pengalaman berharga sekaligus bentuk nyata kontribusi mahasiswa dalam mendukung pembangunan desa.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Empat puluh hari telah dilalui, berbagai program telah dijalankan, dan setiap langkah menjadi bagian dari cerita pengabdian untuk Desa Lubuk Ambacang.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://seputarriau.co/assets/berita/original/23682421163-img-20260818-wa0017(1).jpg"/><pubDate>Tue, 18 Aug 2026 22:06:23 +0700</pubDate><guid>https://seputarriau.co/news/detail/19408/lokakarya-kkn-universitas-riau-memaparkan-40-hari-pengabdian-di-desa-lubuk--ambacang</guid></item><item><title>Cabuli Anak Usia 6 Tahun, Oknum PNS Ditangkap Satreskrim Polres Bengkalis</title><link>https://seputarriau.co/news/detail/19407/cabuli-anak-usia-6-tahun-oknum-pns-ditangkap-satreskrim-polres-bengkalis</link><description>&lt;p&gt;BENGKALIS, seputarriau.co — Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Bengkalis melakukan penahanan terhadap seorang pria berinisial AT (56) yang telah ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana perbuatan cabul terhadap seorang anak di Kecamatan Rupat, Kabupaten Bengkalis.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kapolres Bengkalis AKBP Fahrian Saleh Siregar, S.I.K., M.Si., melalui Kasat Reskrim AKP Yohn Mabel, S.Tr.K., S.I.K., mengatakan penahanan terhadap tersangka dilakukan pada Selasa (18/8/2026) setelah penyidik melakukan serangkaian proses penyelidikan dan penyidikan serta menetapkan yang bersangkutan sebagai tersangka.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Penyidik telah melakukan penahanan terhadap tersangka setelah terpenuhinya alat bukti dan tahapan penyidikan sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” ujar AKP Yohn Mabel.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Perkara tersebut diketahui pada Kamis, 18 Juni 2026, setelah orang tua korban membawa anaknya yang masih berusia 6 tahun untuk mendapatkan pemeriksaan medis. Dari hasil pemeriksaan, ditemukan adanya dugaan luka pada bagian organ intim korban.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Setelah kembali ke Rupat, orang tua korban kemudian menanyakan kondisi tersebut kepada korban. Korban selanjutnya menyampaikan bahwa perbuatan tersebut diduga dilakukan oleh seseorang yang dikenalnya dengan sebutan “Paman” di lingkungan sekolah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Orang tua korban kemudian membawa korban ke sekolah dan melaporkan kejadian tersebut kepada pihak sekolah. Korban juga diminta menunjukkan orang yang diduga melakukan perbuatan tersebut dan menunjuk seorang pria yang berada di lingkungan sekolah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Berdasarkan hasil penyidikan, penyidik memperoleh keterangan bahwa dugaan perbuatan tersebut terjadi lebih dari satu kali, dengan modus tersangka diduga memanfaatkan kesempatan ketika bersama korban.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Atas laporan tersebut, Unit IV Satreskrim Polres Bengkalis melakukan serangkaian tindakan penyidikan, pemeriksaan saksi&#45;saksi serta pengumpulan alat bukti hingga akhirnya menetapkan AT sebagai tersangka pada 10 Agustus 2026.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tersangka kemudian ditahan berdasarkan Surat Perintah Penahanan tertanggal 18 Agustus 2026 dan saat ini menjalani proses hukum lebih lanjut di Polres Bengkalis.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Atas perbuatannya, tersangka disangkakan melanggar ketentuan Pasal 415 huruf b juncto Pasal 417 juncto Pasal 473 ayat (3) huruf c dan ayat (4) KUHP sebagaimana diatur dalam Undang&#45;Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kasat Reskrim menegaskan bahwa proses hukum akan dilakukan secara profesional dan sesuai ketentuan peraturan perundang&#45;undangan, dengan tetap memperhatikan kepentingan terbaik bagi korban yang masih di bawah umur.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Polres Bengkalis berkomitmen memberikan perlindungan terhadap anak serta menindak tegas setiap dugaan tindak pidana kekerasan dan perbuatan seksual terhadap anak sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” tegasnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Penyidik selanjutnya akan melengkapi berkas perkara dan melakukan koordinasi dengan Jaksa Penuntut Umum (JPU) untuk proses hukum pada tahap berikutnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dew&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://seputarriau.co/assets/berita/original/31134025449-rps20260818_193211.jpg"/><pubDate>Tue, 18 Aug 2026 19:30:00 +0700</pubDate><guid>https://seputarriau.co/news/detail/19407/cabuli-anak-usia-6-tahun-oknum-pns-ditangkap-satreskrim-polres-bengkalis</guid></item><item><title>Polisi Mandau Amankan Pelaku Curas  Serta Barang Bukti Satu Unit Sepeda Motor Jenis Yamaha N MAX</title><link>https://seputarriau.co/news/detail/19406/polisi-mandau-amankan-pelaku-curas--serta-barang-bukti-satu-unit-sepeda-motor-jenis-yamaha-n-max</link><description>&lt;p&gt;MANDAU, seputarriau.co &#45; Team Opsnal Polsek Mandau lakukan penangkapan kepada salah satu pelaku tindak pidana pencurian dan kekerasan pada Selasa (18/08/2026) di Jalan Gajah Mada, Km 7 Kelurahan Talang Mandi Kecamatan, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;Dalam rilisnya melalui Kasi Humas, polsek Mandau AKP I Made Pasek Sarahdahtam Bendesa, S.I.K., M.A., membenarkan tindakan tersebut dan menegaskan bahwa tindakan tegas ini merupakan bukti komitmen Polri dalam menjaga keamanan wilayah hukum Polsek Mandau, jelasnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;Dari laporan korban Prata Hoki Bangun (27), dengan nomor laporan LP/B/354/VIII/2026/SPKT/POLSEK MANDAU, petugas langsung gerak cepat untuk menangkap pelaku dengan dikenai Pasal 479 KUHPidana atas tindakan pencurian disertai dengan kekerasan terhadap satu unit YAMAHA N MAX dengan nomor Polisi BM 2087 DAY, No rangka : MH3SG9310RK035879, no mesin : G3V5E&#45;0108496 warna hitam an. PRATA HOKI BANGUN.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;&lt;br&gt;Peristiwa berawal pada Senin(17/08/2026) , sekitar pukul 00.30 WIB dimana pada saat itu korban menuju pulangdari arah Simpang Sebanga menuju mess, yang sebelumnya pelaku dan kawan kawan mendahului si korban. Dan saat itu juga korban melihat kearah si pelaku, namun pelaku tiba tiba menghentikan korban.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&quot;Pelaku turun dari sepeda motornya dan langsung mengangkat kerah baju korban dan memukul wajah korban secara berulang kali, salah satu pelaku mengatakan &quot;bawa motor nya ini&quot;, dengan mengarahkan pisau kebadan korban. Karna takut korban melarikan diri dan sepeda motor lalu dibawa ke aah Simpang Sebanga.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;Merasa tidak terima atas kejadian tersebut korban selanjutnya melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian dan akhirnya pelaku dapat diamankan beserta barang bukti di Mapolsek Mandau dan dilakukan penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;Dew&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://seputarriau.co/assets/berita/original/42014906609-rps20260818_171614.jpg"/><pubDate>Tue, 18 Aug 2026 15:30:00 +0700</pubDate><guid>https://seputarriau.co/news/detail/19406/polisi-mandau-amankan-pelaku-curas--serta-barang-bukti-satu-unit-sepeda-motor-jenis-yamaha-n-max</guid></item><item><title>Polisi Amankan Pria Renta Dalam Kasus Pembakaran Lahan di Temeran Bengkalis</title><link>https://seputarriau.co/news/detail/19405/polisi-amankan-pria-renta-dalam-kasus-pembakaran-lahan-di-temeran-bengkalis</link><description>&lt;p&gt;BENGKALIS, seputarriau.co — Kepolisian Resor Bengkalis menetapkan satu orang sebagai tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana kebakaran lahan yang terjadi di Jalan Utama RT 001/RW 001, Dusun I Temeran, Desa Temeran, Kecamatan Bengkalis, Kabupaten Bengkalis.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kapolres Bengkalis AKBP Fahrian Saleh Siregar, S.I.K., M.Si., melalui Kasat Reskrim Polres Bengkalis AKP Yohn Mabel, S.Tr.K., S.I.K., mengatakan penetapan tersangka dilakukan setelah penyidik melaksanakan gelar perkara pada Senin, 17 Agustus 2026.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tersangka berinisial I.A. (79), seorang pensiunan, yang diduga melakukan aktivitas pembakaran untuk membuka atau mengolah lahan. Kebakaran tersebut terjadi pada Minggu, 16 Agustus 2026 sekitar pukul 13.00 WIB dan mengakibatkan api merambat ke area perkebunan di sekitarnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Penetapan tersangka dilakukan berdasarkan hasil penyelidikan dan penyidikan, pemeriksaan saksi&#45;saksi, pengumpulan alat bukti serta gelar perkara,” ujar AKP Yohn Mabel.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Peristiwa bermula sekitar pukul 12.00 WIB ketika saksi melihat tersangka sedang melakukan pembakaran atau memerun di kebun sagu miliknya. Saat itu, tersangka telah diingatkan bahwa kondisi cuaca panas, musim kemarau dan angin kencang berpotensi menyebabkan api tidak terkendali.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Namun, sekitar pukul 13.00 WIB api membesar dan bergerak ke arah timur hingga membakar tanaman sagu serta mulai merambat ke lahan milik warga lainnya. Masyarakat kemudian berupaya melakukan pemadaman dan menghubungi Bhabinkamtibmas serta petugas pemadam kebakaran.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dari hasil penanganan di lokasi, luas lahan yang digarap diperkirakan sekitar 1 hektare. Penyidik juga telah mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya satu buah mancis, potongan karet ban dalam sepeda motor, pelepah sagu dan batang kayu bekas terbakar, sebilah parang, dokumen sertifikat tanah, KTP tersangka serta satu batang sawit yang masih berusia sekitar enam bulan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Atas perbuatannya, tersangka dipersangkakan dengan Pasal 108 jo. Pasal 56 ayat (1) Undang&#45;Undang Nomor 39 Tahun 2014 tentang Perkebunan dan/atau Pasal 308 ayat (1) jo. Pasal 311 Undang&#45;Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Polres Bengkalis akan terus melakukan penegakan hukum terhadap setiap pihak yang melakukan pembakaran lahan, terlebih dalam kondisi cuaca panas dan rawan karhutla seperti saat ini,” tegas AKP Yohn.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Saat ini penyidik masih melengkapi administrasi penyidikan, mengirimkan SPDP, berkoordinasi dengan Jaksa Penuntut Umum serta melakukan pemeriksaan ahli, termasuk ahli Laboratorium Forensik dan ahli perkebunan, sebelum proses perkara dilanjutkan ke tahap berikutnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Polres Bengkalis juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembukaan atau pembersihan lahan dengan cara membakar karena dapat menyebabkan kebakaran meluas, mengancam keselamatan masyarakat, merusak lingkungan dan berujung pada proses hukum.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dew&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://seputarriau.co/assets/berita/original/74685295279-rps20260818_072123.jpg"/><pubDate>Tue, 18 Aug 2026 00:30:00 +0700</pubDate><guid>https://seputarriau.co/news/detail/19405/polisi-amankan-pria-renta-dalam-kasus-pembakaran-lahan-di-temeran-bengkalis</guid></item><item><title>Tegas dan Lantang, Ketua DPRD Bengkalis Bacakan Teks Proklamasi HUT ke&#45;81 RI</title><link>https://seputarriau.co/news/detail/19404/tegas-dan-lantang-ketua-dprd-bengkalis-bacakan-teks-proklamasi-hut-ke81-ri</link><description>&lt;p&gt;BENGKALIS, seputarriau.co – Ketua DPRD Kabupaten Bengkalis, Septian Nugraha, membacakan teks Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia dengan suara tegas dan lantang dalam upacara memperingati Detik&#45;Detik Proklamasi HUT ke&#45;81 RI di Lapangan Tugu Bengkalis, Senin (17/8/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tepat pukul 09.37 WIB, suasana semakin khidmat ketika sirene dibunyikan sebagai tanda dimulainya Detik&#45;Detik Proklamasi. Selama kurang lebih tiga menit, Bupati Bengkalis H. Kasmarni, Wakil Bupati Bengkalis H. Bagus Santoso, tamu undangan, serta masyarakat larut dalam suasana hening untuk mengenang perjuangan para pahlawan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Upacara tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Bengkalis H. Kasmarni selaku Inspektur Upacara. Mengenakan Pakaian Dinas Upacara (PDU) berwarna putih, Bupati Kasmarni mengikuti seluruh rangkaian upacara dengan penuh khidmat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Momentum pembacaan teks Proklamasi oleh Ketua DPRD Bengkalis menjadi salah satu bagian penting dalam peringatan HUT ke&#45;81 Kemerdekaan RI. Suara tegas dan lantang Septian Nugraha tidak hanya menggema di tengah suasana upacara, tetapi juga membawa pesan tentang semangat perjuangan, persatuan, dan tanggung jawab bersama dalam mengisi kemerdekaan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Keheningan semakin terasa saat pasukan Paskibraka yang merupakan putra&#45;putri terbaik Negeri Junjungan menjalankan tugasnya. Berasal dari 11 kecamatan di Kabupaten Bengkalis, para anggota Paskibraka melaksanakan setiap tahapan pengibaran Bendera Merah Putih dengan tertib, disiplin, dan penuh tanggung jawab.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Turut hadir dalam upacara tersebut, anggota DPRD Bobi Kurniawan dan Hj. Zahraini, Sekretaris Daerah Ersan Saputra TH, Sekretaris DPRD Rafiardhi Ikhsan, Dandim 0303/Bengkalis Letkol Inf Haris Nur Priatno, Kapolres Bengkalis AKBP Fahrian Saleh Siregar, Kepala Kejaksaan Negeri Bengkalis Dodi Wiraatmaja, Ketua Pengadilan Negeri Bengkalis Leny Lasminar, Ketua Pengadilan Agama Bengkalis Rahmatullah Ramadan, Danposal Pos Bengkalis Lettu Laut (PM) Irwan Nirwan Hastya, serta tamu undangan lainnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tak hanya di tingkat kabupaten, semangat memperingati HUT ke&#45;81 Kemerdekaan RI juga hadir di seluruh wilayah Kabupaten Bengkalis. Anggota DPRD Kabupaten Bengkalis yang berasal dari 11 kecamatan turut mengikuti upacara di daerah pemilihan (dapil) masing&#45;masing.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kehadiran para wakil rakyat di tengah masyarakat tersebut menjadi bagian dari semangat bersama memperingati hari kemerdekaan. Sejumlah anggota DPRD Bengkalis bahkan turut didapuk untuk membacakan teks Proklamasi dalam upacara yang digelar di wilayah masing&#45;masing.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Hal ini menunjukkan bahwa momentum kemerdekaan tidak hanya diperingati di pusat kabupaten, tetapi juga menggema hingga ke seluruh kecamatan. Para anggota DPRD hadir bersama masyarakat, mengikuti rangkaian upacara sekaligus mengambil bagian dalam menghidupkan semangat perjuangan dan nasionalisme di setiap daerah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dew/humas DPRD&amp;nbsp;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://seputarriau.co/assets/berita/original/18472752762-rps20260817_162503.jpg"/><pubDate>Mon, 17 Aug 2026 13:30:00 +0700</pubDate><guid>https://seputarriau.co/news/detail/19404/tegas-dan-lantang-ketua-dprd-bengkalis-bacakan-teks-proklamasi-hut-ke81-ri</guid></item><item><title>Pengibaran Bendera Merah Putih Rangka HUT RI ke 81 Penuh Semangat dan Nasionalisme</title><link>https://seputarriau.co/news/detail/19403/pengibaran-bendera-merah-putih-rangka-hut-ri-ke-81-penuh-semangat-dan-nasionalisme</link><description>&lt;p&gt;MANDAU,seputarriau.co — Semangat perjuangan para pejuang terdahulu kembali menggema di Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis dalam rangka perayaan HUT RI ke 81 yang di gelar pada Senin, 17 Agustus 2026, suasana penuh nasionalisme terasa saat jajaran pemerintahan, TNI, Polri, pelajar, tenaga pendidik serta masyarakat berkumpul mengikuti upacara memperingati detik&#45;detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia ke&#45;81.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Upacara yang berlangsung di halaman Kantor Camat Mandau tersebut berjalan khidmat dan penuh semangat kebangsaan. Rangkaian kegiatan diawali dengan peserta memasuki lapangan upacara hingga persiapan pasukan sebelum Komandan Upacara memasuki lapangan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Camat Mandau Riki Rihardi, S.STP., M.Si. bertindak sebagai Inspektur Upacara. Sementara pembacaan teks Proklamasi dipercayakan kepada Wakil Ketua III DPRD Kabupaten Bengkalis H. Misno.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sejumlah pejabat dan tokoh turut hadir menyaksikan jalannya upacara. Di antaranya anggota DPRD Kabupaten Bengkalis Daerah Pemilihan Mandau, yakni Syaiful Ardi, Syahroni Untung, Horas Sitorus, Ibra Tegu, Hj. Nur Hasanah, Rosmawati Sinambela dan Sri Mazoli.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Hadir pula Danramil 03/Mandau Kapten Czi Suratmin serta Kapolsek Mandau AKP I Made Pasek. Kehadiran unsur legislatif, TNI dan Polri tersebut menjadi bagian dari kebersamaan lintas sektor dalam memperingati momentum bersejarah kemerdekaan Republik Indonesia.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tidak hanya unsur pemerintahan dan aparat keamanan, peringatan HUT ke&#45;81 RI di Kecamatan Mandau juga dihadiri para kepala sekolah SMA, SMP dan SD se&#45;Kecamatan Mandau, bersama para guru dan pelajar yang ikut ambil bagian dalam rangkaian upacara.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Suasana semakin sakral ketika jam menunjukkan pukul 10.00 WIB. Peringatan detik&#45;detik Proklamasi dimulai dengan ditandai sirine. Seluruh peserta kemudian mengikuti prosesi pembacaan teks Proklamasi dengan penuh penghormatan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Di tengah suasana hening, naskah Proklamasi kembali dibacakan. Kalimat bersejarah yang dikumandangkan 81 tahun silam itu seolah membawa seluruh peserta kembali mengingat perjuangan panjang para pahlawan dalam merebut kemerdekaan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Momentum kemudian dilanjutkan dengan mengheningkan cipta, pembacaan doa dan prosesi pengibaran Sang Merah Putih.&lt;br&gt;Pasukan Pengibar Bendera yang bertugas merupakan putra&#45;putri terbaik hasil seleksi siswa SMA sederajat se&#45;Kecamatan Mandau. Mereka menjalankan tugas dengan penuh disiplin dan tanggung jawab.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pasukan pengibar bendera tersebut berada di bawah binaan Koramil 0301 Mandau yang dikomandoi Kapten Czi Suratmin. Sementara pelatihan dilakukan oleh Pelda Agus Waskito Prabowo dan Serka Soly Deo Gloria Barus.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ketika Sang Merah Putih perlahan dikibarkan menuju puncak tiang, suasana lapangan semakin khidmat. Seluruh peserta berdiri tegap memberikan penghormatan kepada bendera kebangsaan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Prosesi pengibaran bendera semakin semarak dengan iringan musik Drumband SMAN 9 Mandau serta paduan suara guru&#45;guru SD dan SMP Kecamatan Mandau dan Kecamatan Bathin Solapan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sejumlah lagu nasional seperti Hari Merdeka, Indonesia Pusaka, Maju Tak Gentar dan Yamko Rambe Yamko turut mengiringi rangkaian kegiatan dan membangkitkan semangat nasionalisme para peserta.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Setelah rangkaian inti upacara selesai, suasana peringatan kemerdekaan berlanjut dengan berbagai penampilan. Di antaranya parade drumband SMAN 9, yel&#45;yel Paskibra Kecamatan Mandau serta penampilan musik yang dipimpin Fathan bersama Pimpinan Indra Jaya Kapang.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Bagi masyarakat Mandau, peringatan HUT ke&#45;81 Kemerdekaan RI bukan sekadar seremoni tahunan. Momentum tersebut menjadi ruang untuk mempererat persatuan sekaligus menanamkan nilai&#45;nilai perjuangan kepada generasi muda.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kehadiran para anggota DPRD, unsur TNI&#45;Polri, camat, kepala sekolah, guru, pelajar dan masyarakat menunjukkan bahwa semangat kemerdekaan menjadi milik bersama.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dari Kecamatan Mandau, kibaran Sang Merah Putih kembali menjadi simbol persatuan. Delapan puluh satu tahun Indonesia merdeka, tugas generasi hari ini bukan lagi merebut kemerdekaan dari penjajah, melainkan mengisi kemerdekaan dengan persatuan, pendidikan, pengabdian dan karya nyata bagi bangsa dan daerah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Rangkaian upacara kemudian ditutup dengan penghormatan kepada Inspektur Upacara. Setelah pasukan dibubarkan, kegiatan dilanjutkan dengan berbagai penampilan sebagai bagian dari semarak peringatan HUT ke&#45;81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kecamatan Mandau.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dew&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://seputarriau.co/assets/berita/original/49733621023-rps20260817_145502.jpg"/><pubDate>Mon, 17 Aug 2026 12:00:00 +0700</pubDate><guid>https://seputarriau.co/news/detail/19403/pengibaran-bendera-merah-putih-rangka-hut-ri-ke-81-penuh-semangat-dan-nasionalisme</guid></item><item><title>RSUD dr. Suhatman Dumai Perkuat SDM, Dua Pejabat Fungsional Resmi Dilantik</title><link>https://seputarriau.co/news/detail/19402/rsud-dr-suhatman-dumai-perkuat-sdm-dua-pejabat-fungsional-resmi-dilantik</link><description>&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Dumai, Seputarriau.co&amp;nbsp; – RSUD dr. Suhatman Kota Dumai terus melakukan penguatan sumber daya manusia guna mendukung peningkatan kualitas pelayanan kesehatan. Langkah tersebut ditandai dengan pelantikan dua pejabat fungsional di lingkungan rumah sakit.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Dalam pelantikan tersebut, dr. Susi Surianty resmi menduduki jabatan Dokter Ahli Utama. Sementara itu, Murni Widyawati, S.Psi. dilantik sebagai Administrator Kesehatan Ahli Muda.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Pengangkatan kedua pejabat tersebut merupakan bagian dari proses penataan organisasi sekaligus pengembangan karier dan kompetensi aparatur di lingkungan RSUD dr. Suhatman Kota Dumai.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Melalui jabatan baru yang diemban, keduanya diharapkan dapat menjalankan tugas sesuai dengan bidang keahlian masing&#45;masing serta memberikan dukungan terhadap pelaksanaan pelayanan kesehatan yang profesional dan berkualitas.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Direktur RSUD dr. Suhatman Kota Dumai menekankan bahwa setiap jabatan merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Profesionalisme, integritas, serta komitmen terhadap pelayanan masyarakat menjadi hal penting dalam menjalankan tugas.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Pelantikan ini diharapkan tidak hanya memperkuat struktur dan kinerja organisasi, tetapi juga memberikan dampak positif terhadap peningkatan mutu pelayanan di RSUD dr. Suhatman.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Dengan amanah yang baru, dr. Susi Surianty dan Murni Widyawati diharapkan mampu memberikan kinerja terbaik serta berkontribusi dalam mewujudkan pelayanan kesehatan yang semakin efektif, profesional, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat Kota Dumai.***(Eva)&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://seputarriau.co/assets/berita/original/1824108193-img_20260816_125815.jpg"/><pubDate>Sat, 15 Aug 2026 19:00:00 +0700</pubDate><guid>https://seputarriau.co/news/detail/19402/rsud-dr-suhatman-dumai-perkuat-sdm-dua-pejabat-fungsional-resmi-dilantik</guid></item><item><title>Semarak Pawai Pembangunan Rangka HUT RI ke&#45;81 di Kecamatan Mandau</title><link>https://seputarriau.co/news/detail/19401/semarak-pawai-pembangunan-rangka-hut-ri-ke81-di-kecamatan-mandau</link><description>&lt;p&gt;MANDAU, seputarriau.co &#45; Sempena perayaan Hari Kemerdekaan ke&#45;81 Republik Indonesia tahun 2026, Pemerintah Kecamatan Mandau menggelar Pawai Pembangunan, pada hari ini, Sabtu 15 Agustus 2026.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kegiatan pawai tersebut dilaksanakan dan di mulai dari Jalan Sudirman (Depan Bank Mega) menuju UPT Dukcapil Kecamatan Mandau. Pawai Pembangunan kali ini diikuti oleh belasan ribu peserta dari seluruh Kelurahan dan Desa se&#45;Kecamatan Mandau dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan ke&#45;81 Republik Indonesia.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pawai yang berlangsung semarak ini dilepas oleh Ketua DPRD Kabupaten Bengkalis, Septian Nugraha, SE.,M.IP., bersama Camat Mandau Riki Rihardi, S.STP., M.Si. Kehadiran puluhan ribu peserta tidak hanya menghadirkan kemeriahan, tetapi juga menjadi gambaran kuatnya kebersamaan masyarakat Mandau dalam merayakan kemerdekaan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam sambutannya, Ketua DPRD Kabupaten Bengkalis mengingatkan bahwa peringatan kemerdekaan tidak semestinya berhenti sebagai kegiatan seremonial. Momentum 17 Agustus harus menjadi ruang untuk mengenang kembali perjuangan para pahlawan sekaligus meneguhkan tanggung jawab generasi saat ini dalam mengisi kemerdekaan. Maka mari kita isi kemerdekaan ini dengan menjaga persatuan, membangun daerah, meningkatkan kualitas pendidikan, memperkuat ekonomi masyarakat serta menciptakan masa depan yang lebih baik bagi generasi mendatang.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sepanjang Jalan Sudirman, kemeriahan semakin terasa. Peserta dari seluruh Kelurahan dan Desa Se&#45;Kecamatan Mandau menampilkan beragam kreasi, budaya dan atribut bernuansa kemerdekaan. Anak&#45;anak sekolah, pemuda, organisasi masyarakat, dan berbagai elemen masyarakat ikut menyemarakkan kegiatan pawai. Pawai ini pun menjadi bentuk antusiasme masyarakat dalam merayakan kemerdekaan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dew&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://seputarriau.co/assets/berita/original/68611365636-rps20260816_112843.jpg"/><pubDate>Sun, 16 Aug 2026 11:25:00 +0700</pubDate><guid>https://seputarriau.co/news/detail/19401/semarak-pawai-pembangunan-rangka-hut-ri-ke81-di-kecamatan-mandau</guid></item><item><title>Lagi&#45; lagi Polisi Mandau Amankan 21 Paket Sabu dan Ganja, Berkat Laporan Masyarakat</title><link>https://seputarriau.co/news/detail/19400/lagi-lagi-polisi-mandau-amankan-21-paket-sabu-dan-ganja-berkat-laporan-masyarakat</link><description>&lt;p&gt;BENGKALIS, seputarriau.co – Tim Opsnal Polsek Mandau mengungkap dugaan tindak pidana penyalahgunaan narkotika jenis sabu dan ganja di Jl. Anggur Merah 1, Kelurahan Air Jamban, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis, Sabtu (15/8/2026) sekitar pukul 16.10 WIB.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kapolres Bengkalis AKBP Fahrian Saleh Siregar, S.I.K., M.Si., melalui Kapolsek Mandau AKP I Made Pasek Sarahdahtam Bendesa, S.I.K., M.A., mengatakan pengungkapan tersebut berawal dari informasi masyarakat terkait dugaan penyalahgunaan narkotika.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menindaklanjuti informasi tersebut, Tim Opsnal Polsek Mandau melakukan penyelidikan dan mengamankan seorang laki&#45;laki berinisial I (29) di lokasi kejadian.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dari hasil penggeledahan, petugas menemukan 21 paket yang diduga narkotika jenis sabu dan 2 bungkus yang diduga narkotika jenis ganja. Selain itu, turut diamankan 1 unit handphone, uang tunai Rp740.000, 1 unit sepeda motor Honda Beat, serta 2 dompet kecil warna pink.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Berdasarkan keterangan awal tersangka, barang yang diduga narkotika tersebut diperoleh dari seorang laki&#45;laki berinisial JH yang masuk dalam DPO. Polisi masih melakukan pengembangan untuk mengungkap sumber dan jaringan peredaran narkotika tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tersangka beserta barang bukti telah diamankan di Polsek Mandau untuk menjalani proses penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Perkara tersebut ditangani sesuai ketentuan Undang&#45;Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dan merupakan bagian dari komitmen Polres Bengkalis dalam mendukung Program P4GN (Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kapolsek Mandau mengajak masyarakat untuk bersama&#45;sama memerangi penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika. Informasi mengenai dugaan tindak pidana dapat disampaikan kepada kepolisian melalui Call Center Polri 110.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Stop Narkoba! Bersama Polri, wujudkan Bengkalis yang aman dan bersih dari narkoba.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dew&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://seputarriau.co/assets/berita/original/37729578347-rps20260816_102951.jpg"/><pubDate>Sun, 16 Aug 2026 10:29:00 +0700</pubDate><guid>https://seputarriau.co/news/detail/19400/lagi-lagi-polisi-mandau-amankan-21-paket-sabu-dan-ganja-berkat-laporan-masyarakat</guid></item><item><title>Pria Paruh Baya Diciduk Polisi Mandau, Dua Paket Sabu Turut Diamankan</title><link>https://seputarriau.co/news/detail/19399/pria-paruh-baya-diciduk-polisi-mandau-dua-paket-sabu-turut-diamankan</link><description>&lt;p&gt;BENGKALIS, seputarriau.co – Dalam pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika) terus diwujudkan melalui langkah nyata di lapangan. Tim Opsnal Polsek Mandau kembali mengungkap dugaan tindak pidana penyalahgunaan narkotika jenis sabu di wilayah hukum Polsek Mandau, Kabupaten Bengkalis.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pengungkapan tersebut berlangsung pada Sabtu, (15/08/2026) sekitar pukul 15.30 WIB, di Jl. Desa Harapan, Kelurahan Air Jamban, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kapolres Bengkalis AKBP Fahrian Saleh Siregar, S.I.K., M.Si., melalui Kapolsek Mandau AKP I Made Pasek Sarahdahtam Bendesa, S.I.K., M.A., membenarkan adanya pengungkapan perkara tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pengungkapan berawal dari adanya informasi masyarakat mengenai dugaan penyalahgunaan narkotika jenis sabu di lokasi tersebut. Menindaklanjuti informasi itu, Tim Opsnal Polsek Mandau melakukan penyelidikan dan mendatangi lokasi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Petugas kemudian mengamankan seorang laki&#45;laki berinisial R.N. (51). Saat dilakukan penggeledahan, ditemukan 2 paket yang diduga narkotika jenis sabu. Satu paket ditemukan di tangan sebelah kiri tersangka, sedangkan satu paket lainnya ditemukan di dasbor sepeda motor, di dalam kotak rokok.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selain itu, petugas turut mengamankan 1 unit handphone, uang tunai Rp567.000, serta 1 unit sepeda motor Honda Beat warna biru putih.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Berdasarkan keterangan awal tersangka, barang yang diduga narkotika tersebut diperoleh dari seorang pria berinisial J.H. yang saat ini masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO). Polisi selanjutnya melakukan pengembangan untuk mengungkap sumber dan jaringan peredaran narkotika tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tersangka beserta barang bukti kemudian dibawa ke Polsek Mandau guna menjalani proses pemeriksaan serta penyidikan lebih lanjut. Petugas juga telah melaksanakan pemeriksaan tersangka, pengecekan urine, dokumentasi, serta langkah penyelidikan dan penyidikan sesuai ketentuan yang berlaku.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Secara hukum, penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika merupakan tindak pidana yang diatur dalam Undang&#45;Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Penindakan dilakukan sebagai bagian dari upaya kepolisian dalam melindungi masyarakat dari dampak buruk narkotika serta memutus mata rantai peredarannya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kapolres Bengkalis melalui Kapolsek Mandau menegaskan bahwa jajaran Polres Bengkalis tidak akan memberikan ruang bagi penyalahgunaan maupun peredaran gelap narkotika.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Upaya tersebut sejalan dengan P4GN, yang menitikberatkan pada pencegahan, pemberantasan, penegakan hukum, serta peningkatan peran aktif masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang bebas dari narkoba.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Partisipasi masyarakat sangat penting dalam membantu kepolisian mengungkap peredaran narkotika. Kami mengajak masyarakat untuk tidak takut memberikan informasi apabila mengetahui adanya dugaan penyalahgunaan atau peredaran narkotika,” ujar Kapolsek Mandau.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Polres Bengkalis juga mengingatkan masyarakat agar tidak mencoba, menggunakan, menyimpan, maupun mengedarkan narkotika karena dapat menimbulkan dampak serius bagi kesehatan, keluarga, lingkungan sosial, serta berhadapan dengan konsekuensi hukum.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Masyarakat dapat menyampaikan informasi atau laporan terkait gangguan keamanan dan dugaan tindak pidana melalui Call Center Polri 110.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Polres Bengkalis berkomitmen mendukung P4GN dan terus memperkuat upaya pemberantasan narkotika guna menciptakan Kabupaten Bengkalis yang aman, sehat, dan bebas dari penyalahgunaan narkoba.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dew&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://seputarriau.co/assets/berita/original/25586708446-rps20260816_102359.jpg"/><pubDate>Sun, 16 Aug 2026 10:22:00 +0700</pubDate><guid>https://seputarriau.co/news/detail/19399/pria-paruh-baya-diciduk-polisi-mandau-dua-paket-sabu-turut-diamankan</guid></item><item><title>Pengukuhan Pasukan Pengibaran Bendera (PASKIBRA) Kecamatan Mandau Tahun 2026</title><link>https://seputarriau.co/news/detail/19398/pengukuhan-pasukan-pengibaran-bendera-paskibra-kecamatan-mandau-tahun-2026</link><description>&lt;p&gt;MANDAU, seputarriau.co – Sebelum upacara pengibaran bendera yang akan dilaksanakan pada tanggal 17 Agustus 2026 mendatang, Pasukan Pengibaran Bendera (PASKIBRA) Kecamatan Mandau yang telah diseleksi dari sekolah&#45;sekolah tingkat SMA se&#45;Kecamatan Mandau, pada hari ini, Jum&apos;at (14/08/2026), secara resmi dikukuhkan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pengukuhan PASKIBRA Kecamatan Mandau dilaksanakan di Gedung Bathin Betuah Kantor Camat Mandau yang dihadiri oleh Wakil Ketua dan Anggota DPRD Kabupaten Bengkalis, Forkopimcam Mandau, Sekretaris Kecamatan Mandau, Ketua TP&#45;PKK Kecamatan Mandau, Lurah dan Kades serta Kepala UPT se&#45;Kecamatan Mandau, Kasi dan Kasubbag Kantor Camat Mandau, dan juga orang tua ataupun wali dari PASKIBRA Kecamatan Mandau.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kegiatan diawali dengan pembacaan sumpah janji Paskibraka yang dibacakan oleh Camat Mandau Riki Rihardi, S.STP., M.Si., selaku Inspektur upacara dan diikuti oleh para anggota PASKIBRA, dilanjutkan dengan penyematan lencana PASKIBRA, serta pengikatan kendit kepada para anggota PASKIBRA, yang mana hal ini menandakan anggota PASKIBRA Kecamatan Mandau tahun 2026 telah dikukuhkan, dan harus siap menjalankan tugas dalam pengibaran bendera merah putih pada tanggal 17 Agustus nanti.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Kami selaku Camat Mandau menyatakan bahwa pada malam ini para PASKIBRA Kecamatan Mandau adalah kebanggaan kami dan seluruh masyarakat Kecamatan Mandau, kami berharap kepada para anggota PASKIBRA Kecamatan Mandau bahwa untuk 3 hari mendatang diharapkan agar bersama&#45;sama berjibaku, dengan semangat yang tinggi, menggunakan seluruh potensi yang ada, serta dengan niat yang tulus untuk berlatih. Kami juga dapat menginformasikan bahwa masyarakat Kecamatan Mandau begitu ingin sang Bendera Merah Putih berkibar dilapangan Kantor Camat Mandau nantinya, pada tanggal 17 Agustus 2026”, harap Camat Mandau Riki Rihardi, S.STP., M.Si.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dew&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://seputarriau.co/assets/berita/original/291056894-rps20260815_172042.jpg"/><pubDate>Sat, 15 Aug 2026 17:21:00 +0700</pubDate><guid>https://seputarriau.co/news/detail/19398/pengukuhan-pasukan-pengibaran-bendera-paskibra-kecamatan-mandau-tahun-2026</guid></item><item><title>Bongkar Peredaran Narkoba, Polisi Amankan 29 Bungkus Sabu dan 122.629 Butir Ekstasi</title><link>https://seputarriau.co/news/detail/19397/bongkar-peredaran-narkoba-polisi-amankan-29-bungkus-sabu-dan-122629-butir-ekstasi</link><description>&lt;p&gt;BENGKALIS, seputarriau.co – Kolaborasi Polsek Bantan bersama Satresnarkoba Polres Bengkalis berhasil mengungkap peredaran gelap narkotika dalam jumlah besar. Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan 29 bungkus besar yang diduga narkotika jenis sabu dengan berat netto sekitar 28,97 kilogram, 122.629 butir ekstasi berbagai merek, serta 394 cartridge Etomidate dengan netto 985 mililiter.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pengungkapan dilakukan pada Rabu (12/8/2026) di dua lokasi berbeda, yakni Jalan Soekarno Hatta, Desa Selat Baru, Kecamatan Bantan, dan area antrean motor Pelabuhan Roro Air Putih Bengkalis, Desa Air Putih, Kecamatan Bengkalis.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pengungkapan berawal dari informasi masyarakat terkait satu unit Toyota Yaris warna putih yang dicurigai membawa narkotika di wilayah Desa Selat Baru, Kecamatan Bantan. Tim gabungan Polsek Bantan dan Satresnarkoba Polres Bengkalis kemudian melakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan dua orang terduga pelaku berinisial M dan HI.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Saat dilakukan penggeledahan terhadap kendaraan, petugas menemukan 29 bungkus besar yang diduga sabu dengan berat bruto 30.664,805 gram dan berat netto 28.967,91 gram. Petugas juga mengamankan narkotika jenis ekstasi sebanyak 122.629 butir yang terdiri dari berbagai merek, serta 394 cartridge Etomidate dengan netto 985 mililiter.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Adapun ekstasi yang diamankan terdiri dari berbagai merek, yakni Heniken sebanyak 25.031 butir, Transformers 17.039 butir, Smile 1.005 butir, Mario 3.019 butir, Gorila 800 butir, LV 4.855 butir, Minion 30.918 butir, Helo Kitty 5.033 butir, Tiktok 24.892 butir, dan RR (Rolls Royce) 10.037 butir.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dari hasil pengembangan terhadap dua terduga pelaku yang diamankan sebelumnya, tim kemudian melakukan penyelidikan lanjutan hingga sekitar pukul 10.30 WIB berhasil mengamankan dua terduga pelaku lainnya berinisial UA dan TP di area antrean motor Pelabuhan Roro Air Putih Bengkalis.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kapolres Bengkalis AKBP Fahrian Saleh Siregar, S.I.K., M.Si., melalui Kasat Resnarkoba AKP Tidar Laksono, S.Tr.K., S.I.K., membenarkan pengungkapan tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Pengungkapan ini merupakan hasil sinergi dan kolaborasi antara Polsek Bantan dengan Satresnarkoba Polres Bengkalis, yang berawal dari informasi masyarakat dan kemudian dikembangkan hingga berhasil mengamankan para terduga pelaku beserta barang bukti dalam jumlah besar,” ujar AKP Tidar.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Saat ini keempat terduga pelaku beserta seluruh barang bukti telah diamankan di Mapolres Bengkalis untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut. Polisi juga masih melakukan pengembangan guna mengungkap jaringan dan pihak lain yang diduga terlibat dalam peredaran narkotika tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Polres Bengkalis menegaskan komitmennya untuk terus memberantas peredaran gelap narkotika di wilayah hukum Polres Bengkalis serta mengajak masyarakat berperan aktif memberikan informasi kepada kepolisian terkait aktivitas yang diduga berkaitan dengan peredaran narkoba.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dew&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://seputarriau.co/assets/berita/original/26340819327-rps20260815_115002.jpg"/><pubDate>Fri, 14 Aug 2026 22:30:00 +0700</pubDate><guid>https://seputarriau.co/news/detail/19397/bongkar-peredaran-narkoba-polisi-amankan-29-bungkus-sabu-dan-122629-butir-ekstasi</guid></item><item><title>Silaturahmi Camat Mandau Besama Perangkat Kelurahan se&#45;Kecamatan Mandau</title><link>https://seputarriau.co/news/detail/19396/silaturahmi-camat-mandau-besama-perangkat-kelurahan-sekecamatan-mandau</link><description>&lt;p&gt;MANDAU, seputarriau.co &#45; Camat Mandau Riki Rihardi, S.STP., M.Si., bersama Sekretaris Kecamatan, serta Kasi dan Kasubbag Kantor Camat Mandau, hadir dalam agenda kegiatan silaturahmi bersama perangkat Kelurahan se&#45;Kecamatan Mandau selama 3 hari berturut&#45;turut, yang dimulai dari Selasa 11 Agustus, hingga 13 Agustus 2026, dan disertai dengan penyerahan honor untuk Ketua RT, RW dan LPMK Kelurahan Se&#45;Kecamatan Mandau.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kegiatan silaturahmi ini bertujuan untuk menumbuhkan rasa kebersamaan dan mempererat tali silaturahmi antara Pemerintah Kecamatan, Kelurahan, dan Lembaga Kemasyarakatan, dengan semangat untuk selalu bekerja dalam melayani masyarakat serta mendukung kegiatan Pemerintahan di lingkungan masing&#45;masing.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Camat Mandau Riki Rihardi, S.STP., M.Si., berpesan dalam setiap sambutannnya, agar Ketua RT, RW dan LPMK selalu bekerja sama dan berkoordinasi dengan pihak Kelurahan, terkait persoalan yang terjadi di tengah&#45;tengah masyarakat, karena dengan demikian, keharmonisan bisa terus terjaga.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Kami mengucapkan terimakasih kepada seluruh Perangkat Kelurahan Se&#45;Kecamatan Mandau, karna kami mengetahui bahwasanya Bapak Ibu RT, RW, dan LPMK merupakan ujung tombak kami selaku Pemerintah Daerah, khususnya Pemerintah Kelurahan Se&#45;Kecamatan Mandau, maka dari itu, kami berharap pertemuan kita pada saat ini juga dapat memperkuat kerjasama antara kita, demi terwujudnya Kecamatan Mandau yang bermarwah, maju, dan sejahtera&quot;, harap Camat Mandau Riki Rihardi, S.STP., M.Si.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;Dew&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://seputarriau.co/assets/berita/original/60463607370-rps20260815_112912.jpg"/><pubDate>Sat, 15 Aug 2026 08:30:00 +0700</pubDate><guid>https://seputarriau.co/news/detail/19396/silaturahmi-camat-mandau-besama-perangkat-kelurahan-sekecamatan-mandau</guid></item><item><title>Geger! Mobil Isi Pertalite Terbakar dan Hanguskan SPBU di Pelalawan</title><link>https://seputarriau.co/news/detail/19395/geger-mobil-isi-pertalite-terbakar-dan-hanguskan-spbu-di-pelalawan</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;PELALAWAN, seputarriau.co &lt;/strong&gt;&#45; Peristiwa kebakaran hebat melanda Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang berlokasi di Jalan Lintas Timur (Jalintim) Desa Lubuk Terap, Kecamatan Bandar Petalangan, Kabupaten Pelalawan, pada Jumat (14/8/2026) pagi.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Insiden mendadak ini merusak fasilitas SPBU dan sempat memacetkan arus lalu lintas di kawasan tersebut. Kobaran api berawal dari sebuah mobil jenis minibus yang tengah melakukan pengisian Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertalite.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Diduga kuat, timbul korsleting pada sistem kelistrikan kendaraan yang kemudian memicu munculnya percikan api hingga membesar dan membakar area pompa BBM.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Saksi mata di tempat kejadian yang juga merupakan anggota DPRD Pelalawan, Nasaruddin US, mengungkapkan bahwa peristiwa naas itu terjadi sekitar pukul 09.00 hingga 10.00 WIB. Api yang mendadak muncul dari dalam mobil langsung membesar dalam hitungan detik dan menyambar dispenser Pertalite di dekatnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Kejadian sekitar pukul 9 lewat atau jam 10 kurang. Api dari mobil yang isi minyak. Langsung besar,&quot; ujar Nasaruddin.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Api dengan cepat melalap habis dispenser Pertalite, merembet ke bagian atap bangunan SPBU, hingga akhirnya menjangkau dispenser BBM jenis Solar. Asap hitam pekat pun membumbung tinggi dari lokasi kebakaran yang berada tepat di samping Rumah Makan Nilam Sari tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Situasi di lokasi sempat diwarnai kepanikan luar biasa, baik dari warga sekitar maupun para pengguna jalan yang melintas. Petugas SPBU berhamburan menyelamatkan diri, sementara pengemudi minibus yang apinya berasal dari kendaraannya tersebut diduga melarikan diri dan meninggalkan lokasi begitu kebakaran meluas.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Sopirnya melarikan diri, &lt;i&gt;nggak&lt;/i&gt; ada di lokasi setelah mobilnya terbakar. Damkar langsung datang memadamkan api,&quot; jelasnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kabupaten Pelalawan, Indrawan Putra, mengonfirmasi musibah kebakaran yang menghanguskan sebagian besar area pengisian BBM di Desa Lubuk Terap tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Setelah dapat laporan, regu Damkar Sorek langsung saya perintahkan turun. Disusul tegu Damkar dari Ukui. Mereka operasi pemadaman mulai pagi,&quot; ungkap Indrawan Putra.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Untuk menanggulangi kobaran api, DPKP Pelalawan menggerakkan tim dengan cepat ke lokasi kejadian. Pihaknya segera memerintahkan regu Pemadam Kebakaran (Damkar) dari unit Sorek yang kemudian disusul oleh bantuan regu Damkar dari unit Ukui.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Para personel Damkar gabungan telah berhasil melakukan penanganan di lapangan. Petugas memfokuskan upaya pada pemadaman total serta proses pendinginan untuk memutus potensi munculnya kembali titik api di sekitar fasilitas BBM tersebut.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://seputarriau.co/assets/berita/original/95133369928-1786709172.jpg"/><pubDate>Fri, 14 Aug 2026 13:30:00 +0700</pubDate><guid>https://seputarriau.co/news/detail/19395/geger-mobil-isi-pertalite-terbakar-dan-hanguskan-spbu-di-pelalawan</guid></item><item><title>Satresnarkoba Polres Dumai Sita 21,56 Gram Sabu, Dua Pria Diamankan</title><link>https://seputarriau.co/news/detail/19394/satresnarkoba-polres-dumai-sita-2156-gram-sabu-dua-pria-diamankan</link><description>&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Dumai, Seputarriau.co&amp;nbsp; – Satuan Reserse Narkoba (Sat Resnarkoba) Polres Dumai kembali mengungkap dugaan tindak pidana peredaran gelap narkotika jenis sabu di wilayah hukum Polres Dumai. Dalam pengungkapan tersebut, dua orang pria berinisial A.A. (40) dan A.R. (38) diamankan bersama barang bukti berupa empat paket diduga narkotika jenis sabu dengan berat kotor ±21,56 gram.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Pengungkapan kasus tersebut berlangsung pada Rabu, 12 Agustus 2026, sekitar pukul 16.10 WIB, di sebuah rumah yang berada di Perumahan Sri Mersing, Jalan Parit Sadak RT 005, Kelurahan Bagan Keladi, Kecamatan Dumai Barat, Kota Dumai.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Kasus ini bermula dari informasi masyarakat yang diterima Tim Opsnal Satresnarkoba Polres Dumai pada awal Agustus 2026. Informasi tersebut menyebutkan adanya dugaan aktivitas transaksi narkotika jenis sabu di sebuah rumah di kawasan Perumahan Sri Mersing.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Menindaklanjuti informasi tersebut, petugas melakukan penyelidikan hingga pada Rabu (12/8/2026) sekitar pukul 16.10 WIB. Pengungkapan dan penangkapan tersebut dipimpin oleh Kanit I Satresnarkoba Polres Dumai, Ipda Lius Mulyadin, S.H., bersama Tim Opsnal Satresnarkoba Polres Dumai.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Dalam operasi tersebut, petugas mengamankan seorang pria berinisial A.A. (40) yang berada di dapur rumah. Saat diamankan, A.A. diketahui membuang sebuah kotak berwarna hitam merek Advance.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Setelah dilakukan pemeriksaan, kotak tersebut ternyata berisi tiga paket diduga narkotika jenis sabu, satu blok plastik klip, satu unit timbangan digital, serta satu buah sendok yang terbuat dari pipet.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Dalam pemeriksaan awal, A.A. mengakui bahwa barang yang diduga narkotika tersebut diperolehnya dari seorang pria berinisial A.R. (38) yang berdomisili di Jalan Belimbing, Kelurahan Rimba Sekampung, Kecamatan Dumai Kota.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Petugas kemudian melakukan pengembangan dan menuju kediaman A.R. Di lokasi tersebut, petugas berhasil mengamankan A.R. yang saat itu berada di dalam rumah.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Dari hasil penggeledahan, petugas menemukan satu paket diduga narkotika jenis sabu yang disimpan di dalam sebuah kotak rokok merek Onbold dan dibalut menggunakan selembar kertas berwarna putih.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Selain itu, petugas turut mengamankan sejumlah barang bukti lainnya berupa satu unit handphone Vivo warna putih, satu unit handphone iQOO warna putih milik A.R., serta satu unit handphone Vivo warna hitam milik A.A.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Kedua pria tersebut kemudian mengakui bahwa barang bukti yang ditemukan berada dalam penguasaan mereka. Selanjutnya, kedua tersangka beserta seluruh barang bukti diamankan ke Polres Dumai untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Dari hasil pemeriksaan urine, A.A. dan A.R. sama&#45;sama dinyatakan positif Methamphetamine (Metha), sementara hasil pemeriksaan Amphetamine dan Tetrahydrocannabinol (THC) terhadap keduanya dinyatakan negatif.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Atas perbuatannya, kedua tersangka dipersangkakan melanggar Pasal 114 ayat (2) Undang&#45;Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika juncto Pasal 1 ayat (1) Undang&#45;Undang Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana, atau Pasal 609 ayat (2) huruf a Undang&#45;Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP juncto Undang&#45;Undang Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Polres Dumai menegaskan komitmennya untuk terus memberantas peredaran gelap narkotika di wilayah hukumnya serta mengajak masyarakat untuk berperan aktif memberikan informasi kepada pihak kepolisian apabila mengetahui adanya aktivitas yang berkaitan dengan penyalahgunaan maupun peredaran narkotika.***(Eva)&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://seputarriau.co/assets/berita/original/88174241843-img_20260813_190432.jpg"/><pubDate>Thu, 13 Aug 2026 17:30:00 +0700</pubDate><guid>https://seputarriau.co/news/detail/19394/satresnarkoba-polres-dumai-sita-2156-gram-sabu-dua-pria-diamankan</guid></item><item><title>Dukung Ketahanan Pangan, Melalui Polsek Mandau Panen Jagung Mandiri di Desa Bathin Betuah</title><link>https://seputarriau.co/news/detail/19393/dukung-ketahanan-pangan-melalui-polsek-mandau-panen-jagung-mandiri-di-desa-bathin-betuah</link><description>&lt;p&gt;MANDAU – Dalam upaya mendukung program ketahanan pangan nasional, Polres Bengkalis melalui Polsek Mandau melaksanakan kegiatan panen jagung mandiri di Desa Bathin Betuah, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis, Sabtu (8/8/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 10.00 WIB tersebut dilaksanakan oleh Bhabinkamtibmas Desa Bathin Betuah, Brigadir Maula Salsabila, S.H., bersama kelompok tani, serta bersinergi dengan pihak Kecamatan Mandau dan Pemerintah Desa Bathin Betuah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pada kegiatan tersebut, panen jagung dilakukan di lahan seluas 3 hektare sebagai bagian dari upaya memperkuat produksi pangan dan meningkatkan produktivitas pertanian masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Desa Bathin Betuah juga memiliki kelompok tani yang telah berpengalaman dalam pengelolaan budidaya jagung. Selain itu, tersedia mesin pipil dan mesin pengering jagung yang membantu mempercepat proses pascapanen sehingga pekerjaan menjadi lebih praktis dan efisien.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Setelah melalui proses pemipilan dan pengeringan hingga siap dipasarkan, hasil panen jagung tersebut rencananya akan dijual melalui Bulog Dumai.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kegiatan panen ini menjadi wujud nyata sinergi Polri bersama pemerintah dan masyarakat dalam mendukung ketahanan pangan sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan petani di wilayah Kabupaten Bengkalis.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dew&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://seputarriau.co/assets/berita/original/44980813736-rps20260812_153925.jpg"/><pubDate>Wed, 12 Aug 2026 15:40:00 +0700</pubDate><guid>https://seputarriau.co/news/detail/19393/dukung-ketahanan-pangan-melalui-polsek-mandau-panen-jagung-mandiri-di-desa-bathin-betuah</guid></item><item><title>416 Pengurus RT, RW, Dasa Wisma Binawidya Resmi Dikukuhkan Walikota Pekanbaru</title><link>https://seputarriau.co/news/detail/19392/416-pengurus-rt-rw-dasa-wisma-binawidya-resmi-dikukuhkan-walikota-pekanbaru</link><description>&lt;p&gt;PEKANBARU, http://seputarriau.co – Komitmen membangun Kota Pekanbaru dari tingkat paling bawah kembali ditegaskan Pemerintah Kota Pekanbaru. Sebanyak 416 pengurus RT, RW dan Dasa Wisma se&#45;Kecamatan Binawidya resmi dilantik dan dikukuhkan langsung oleh Walikota Pekanbaru, Agung Nugroho, bersama Wakil Walikota Markarius Anwar dan Ketua TP&#45;PKK Kota Pekanbaru Sulastri.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Acara khidmat pelantikan dan pengukuhan ini berlangsung di Student Center Universitas Riau, Selasa (11/8/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Acara diawali dengan persembahan tari dari SD Muhammadiyah 4, dilanjutkan lagu Indonesia Raya, Himne PKK dan doa bersama. Suasana semakin hangat dengan kehadiran jajaran Forkopimda, Kepala OPD, Camat, Lurah, Babinsa, Bhabinkamtibmas, LPM, hingga seluruh tokoh masyarakat Binawidya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam laporannya, Camat Binawidya Muhammad Zaid Riadi, S.STP, M.Si menyampaikan bahwa total ada 152 orang Ketua RT dan RW yang dilantik, serta 264 orang pengurus Dasa Wisma yang dikukuhkan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Dengan dilantiknya Ketua RT dan RW serta Dasa Wisma, saya berharap ke depan terbangunnya sinergi antara perangkat RT, RW dan pihak Kelurahan dan Kecamatan untuk membangun Kecamatan Binawidya ke depan lebih baik lagi,” harap Zaid.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pengukuhan pengurus Dasa Wisma sendiri dilakukan langsung oleh Ketua TP&#45;PKK Kota Pekanbaru, Sulastri didampingi Wakil Ketua PKK Kota Pekanbaru.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam arahannya, Walikota Agung Nugroho mengingatkan bahwa tugas RT dan RW adalah garda terdepan dalam melayani masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Kami sadar bahwa Walikota dan Wakil Walikota Kota tidak bisa bekerja sendiri tanpa bantuan seluruh RT dan RW,” ujar Agung Nugroho.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;“Mulai hari ini seluruh RT dan RW harus bergerak melayani seluruh urusan masyarakat,” tegasnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Orang nomor satu di Pekanbaru ini juga menyampaikan kabar baik untuk warga. Pemerintah Kota Pekanbaru saat ini telah menggratiskan seragam sekolah untuk anak&#45;anak di tingkat SD dan SMP Negeri.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Semoga ke depan tidak ada lagi anak&#45;anak di Pekanbaru ini yang putus sekolah,” harapnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dukungan Penuh untuk Visi Pekanbaru Maju&lt;br&gt;Pelantikan ini menjadi bukti nyata keseriusan Pemko Pekanbaru dalam memperkuat struktur pemerintahan di tingkat kelurahan. Dengan sinergi RT, RW, Dasa Wisma, Kelurahan dan Kecamatan, diharapkan pembangunan di Binawidya dapat berjalan lebih cepat, merata dan tepat sasaran.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Acara ini turut dihadiri istri Walikota dan Wakil Walikota, perwakilan Pemerintah Provinsi Riau, Anggota DPRD Kota Pekanbaru Dapil 6, Ketua Darma Wanita, Polsek dan Danramil Binawidya, serta seluruh tamu undangan lainnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dengan semangat baru ini, Kecamatan Binawidya siap melangkah bersama untuk mewujudkan Pekanbaru yang lebih sejahtera, maju dan berdaya saing.&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://seputarriau.co/assets/berita/original/6163004631-image1786439978_(1).jpg"/><pubDate>Tue, 11 Aug 2026 14:45:19 +0700</pubDate><guid>https://seputarriau.co/news/detail/19392/416-pengurus-rt-rw-dasa-wisma-binawidya-resmi-dikukuhkan-walikota-pekanbaru</guid></item><item><title>JNE Pekanbaru Perkuat Posisi sebagai Pemimpin Industri Logistik</title><link>https://seputarriau.co/news/detail/19391/jne-pekanbaru-perkuat-posisi-sebagai-pemimpin-industri-logistik</link><description>&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Pekanbaru, seputarriau.co &lt;/strong&gt;– JNE Pekanbaru kembali menorehkan prestasi membanggakan. Kepala Cabang JNE Pekanbaru, Hui Mandra, meraih penghargaan Industry Marketing Champion 2026 untuk sektor logistik dalam ajang Indonesia Marketing Festival (IMF) 2026 yang diselenggarakan oleh MarkPlus Inc. di Pekanbaru.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi kepada para pemimpin industri yang dinilai berhasil menunjukkan kepemimpinan yang kuat, inovasi pemasaran, strategi bisnis yang adaptif, serta kemampuan membangun daya saing perusahaan di tengah dinamika industri yang terus berkembang. Penilaian dilakukan secara independen berdasarkan berbagai indikator, termasuk kinerja perusahaan, inovasi pemasaran, strategi bisnis, implementasi prinsip keberlanjutan, serta kontribusi terhadap pertumbuhan industri.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ajang Indonesia Marketing Festival (IMF) 2026 yang berlangsung pada 5–7 Agustus 2026 mengangkat tema &quot;Winning the Competition in the Age of AI&quot;, menghadirkan para pelaku industri, praktisi pemasaran, akademisi, dan pemimpin bisnis untuk berbagi wawasan mengenai strategi memenangkan persaingan di era kecerdasan buatan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sebagai pemimpin JNE Pekanbaru, Hui Mandra dinilai berhasil mendorong pertumbuhan bisnis perusahaan melalui penguatan layanan, perluasan jaringan, pengembangan segmen korporasi dan UMKM, serta peningkatan kualitas pengalaman pelanggan. Di bawah kepemimpinannya, JNE Pekanbaru terus memperkuat peran sebagai mitra logistik terpercaya bagi masyarakat dan pelaku usaha di Provinsi Riau.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Hui Mandra menyampaikan rasa syukur atas penghargaan yang diterimanya. Menurutnya, pencapaian tersebut merupakan hasil kerja keras seluruh Ksatria dan Srikandi JNE Pekanbaru yang senantiasa memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan. &quot;Penghargaan ini bukan hanya untuk saya, tetapi untuk seluruh tim JNE Pekanbaru yang setiap hari bekerja dengan semangat melayani dan menghubungkan kebahagiaan pelanggan. Pengakuan dari MarkPlus ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus berinovasi, meningkatkan kualitas layanan, serta memberikan kontribusi yang lebih besar bagi perkembangan industri logistik di Riau,&quot; ujar Hui Mandra.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Lebih lanjut, Hui Mandra menegaskan bahwa perkembangan teknologi, termasuk pemanfaatan kecerdasan buatan (AI), menjadi peluang bagi industri logistik untuk menghadirkan layanan yang semakin cepat, efisien, dan relevan dengan kebutuhan pelanggan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sementara itu, JNE sebagai perusahaan logistik nasional terus menunjukkan kinerja positif melalui berbagai inovasi layanan dan program pemasaran yang berorientasi pada kebutuhan pelanggan. Berbagai penghargaan yang diterima JNE dalam beberapa tahun terakhir menjadi bukti konsistensi perusahaan dalam menjaga kualitas layanan serta memperkuat posisi merek di tengah persaingan industri logistik nasional.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Penghargaan Industry Marketing Champion 2026 ini diharapkan semakin memotivasi JNE Pekanbaru untuk terus menghadirkan solusi logistik yang inovatif, memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak, serta memberikan pengalaman terbaik bagi pelanggan sesuai semangat &quot;Connecting Happiness&quot;.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://seputarriau.co/assets/berita/original/16241596707-img-20260812-wa0037.jpg"/><pubDate>Wed, 12 Aug 2026 14:29:43 +0700</pubDate><guid>https://seputarriau.co/news/detail/19391/jne-pekanbaru-perkuat-posisi-sebagai-pemimpin-industri-logistik</guid></item><item><title>Berhenti Sembarangan di Median, Motor Becak Tapol Vs Motor Revo Beradu Hingga Alami Luka Ringan</title><link>https://seputarriau.co/news/detail/19390/berhenti-sembarangan-di-median-motor-becak-tapol-vs-motor-revo-beradu-hingga-alami-luka-ringan</link><description>&lt;p&gt;MANDAU, seputarriau.co &#45; Adanya laka lantas di jalan Jendral Sudirman Duri, Satuan Lalu Lintas Polres Bengkalis turun menangani kecelakaan antara sepeda motor Merk Honda Revo dengan nomor polisi BM 2475 DBB dan sepeda Motor Becak Tapol sehingga menyebabkan pengendaranya mengalami luka pada bagian kepala.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Insiden tersebut terjadi Jalan Sudirman di depan jalan Kamboja, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis pada Senin (10/08/2026) sekitar pukul 00.30 WIB,&lt;br&gt;Kapolres Bengkalis AKBP Fahrian Saleh Siregar melalui Kasat Lantas Polres Bengkalis AKP Shandra Amalia mengatakan, dua kendaraan terlibat dalam peristiwa tersebut di karenakan sepeda motor becak tapol berhenti di median jalan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Kasatlantas menjelaskan kecelakaan lalu lintas tersebut tak dapat dihindarkan dikarenakan Becak tapol dikendarai G dengan penumpang berinisial QR yang semula bergerak dari arah Simpang Garoga menuju Pasar Duri. Setibanya di lokasi, G menghentikan kendaraan pada lajur kanan. Ia bersama QR kemudian turun untuk mencari barang&#45;barang bekas di area pulau jalan atau median.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tak lama berselang, Honda Revo BM 2475 DBB yang dikendarai S melintas dari arah yang sama dengan kecepatan sedang. Namun Jarak kedua kendaraan yang sudah dekat akhirnya membuat benturan yang tidak dapat terhindarkan dan terjadi kecelakaan lalu lintas.” ujar Shandra.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Benturan tersebut menyebabkan S mengalami luka ringan pada bagian kepala. Honda Revo yang dikendarainya juga mengalami kerusakan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Akibat kejadian tersebut, pengendara Honda Revo berinisial S mengalami luka pada bagian kepala dan kendaraannya mengalami kerusakan,” katanya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Satlantas Polres Bengkalis kemudian melakukan penanganan dan pendataan atas kecelakaan tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dew&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://seputarriau.co/assets/berita/original/51004952402-rps20260811_171215.jpg"/><pubDate>Tue, 11 Aug 2026 15:30:00 +0700</pubDate><guid>https://seputarriau.co/news/detail/19390/berhenti-sembarangan-di-median-motor-becak-tapol-vs-motor-revo-beradu-hingga-alami-luka-ringan</guid></item><item><title>Diduga Tutupi Kecelakaan Kerja, Adzan Diminta Ubah Kronologi Demi Klaim</title><link>https://seputarriau.co/news/detail/19389/diduga-tutupi-kecelakaan-kerja-adzan-diminta-ubah-kronologi-demi-klaim</link><description>&lt;p&gt;JAMBI, seputarriau.co – Isak tangis tak kuasa disembunyikan Lindawati (52), saat menceritakan kondisi putranya, Adzan Agustian (22), yang kini mengalami cacat permanen akibat kecelakaan kerja di PT Thaka Sukses Mandiri, Kabupaten Kampar, Riau.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sekujur tubuh Adzan dipenuhi bekas luka bakar. Jari&#45;jari kedua kakinya tak lagi utuh. Tangan kirinya berubah bentuk, sementara luka juga membekas di punggung, paha dan kedua lututnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Bagi Linda, peristiwa yang terjadi pada 5 September 2024 itu telah mengubah masa depan anaknya. Ia kini menuntut kejelasan dan keadilan agar hak Adzan sebagai pekerja dapat dipenuhi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Kami orang miskin, tidak tahu harus minta tolong pada siapa. Kami berharap ada yang mau membantu agar anak kami mendapatkan hak&#45;haknya dan meluruskan kronologi kejadian sebenarnya,” kata Linda dengan suara bergetar.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Linda mengaku saat kejadian dirinya tidak berada di lokasi. Ia baru mengetahui musibah tersebut setelah mendapat kabar bahwa Adzan mengalami kecelakaan dan harus menjalani perawatan di rumah sakit di Pekanbaru.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Keluarga kemudian berangkat dari Jambi untuk menemani Adzan yang menjalani perawatan selama sekitar satu bulan di Rumah Sakit Mesra sebelum dirujuk ke Rumah Sakit Awal Bros Sudirman.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurut Adzan, kecelakaan terjadi ketika dirinya sedang menjalani lembur di area produksi kayu pelet. Ia menginjak tumpukan serbuk kayu yang ternyata masih menyimpan bara di bagian bawah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Begitu terinjak, langsung terbakar. Kami menyelamatkan diri sendiri karena badan sudah penuh api,” kata Adzan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Akibat kejadian itu, Adzan mengalami luka bakar di sejumlah bagian tubuh dan harus menjalani operasi serta pencangkokan kulit.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kini, ia mengaku tangannya tidak dapat bergerak normal dan masih merasakan sakit pada bagian kaki.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Persoalan kemudian muncul saat Adzan mengurus klaim kecelakaan kerja. Ia mengaku diminta membuat kronologi berbeda yang menyebut kecelakaan terjadi di rumah, bukan di lingkungan perusahaan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Saya terpaksa mengikuti perintah. Kronologinya dibuat seperti apa, kami tinggal menyalin,” ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Adzan mengaku selama hampir dua tahun memilih diam karena takut kehilangan pekerjaan. Namun kini ia bersama keluarganya memilih memperjuangkan haknya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Saya pasrah kalau memang harus dipecat. Tapi saya menuntut hak saya sebagai pekerja,” katanya.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://seputarriau.co/assets/berita/original/89753444022-img-20260810-wa0015.jpg"/><pubDate>Mon, 10 Aug 2026 12:34:25 +0700</pubDate><guid>https://seputarriau.co/news/detail/19389/diduga-tutupi-kecelakaan-kerja-adzan-diminta-ubah-kronologi-demi-klaim</guid></item><item><title>Mahasiswa KKN UNRI Gelar Sosialisasi Kenakalan Remaja bagi Siswa Baru SMPN 3 Pangean</title><link>https://seputarriau.co/news/detail/19388/mahasiswa-kkn-unri-gelar-sosialisasi-kenakalan-remaja-bagi-siswa-baru-smpn-3-pangean</link><description>&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;&lt;strong&gt;Desa Sako, seputarriau.co &lt;/strong&gt;– Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Riau melaksanakan kegiatan sosialisasi bertema “Pencegahan Kenakalan Remaja” kepada sekitar 75 siswa baru kelas VII SMP Negeri 3 Pangean pada 15 Juli 2026. Kegiatan yang dilaksanakan di SMPN 3 Pangean ini menjadi salah satu program kerja mahasiswa KKN dalam bidang pendidikan dan pembinaan karakter remaja serta diselenggarakan bertepatan dengan pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS).&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada peserta didik mengenai bentuk&#45;bentuk kenakalan remaja, faktor penyebab, dampak yang ditimbulkan, serta langkah&#45;langkah pencegahannya sejak dini. Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa KKN Universitas Riau berharap para siswa mampu memahami pentingnya menjaga perilaku positif, menaati tata tertib sekolah, serta membangun pergaulan yang sehat selama menempuh pendidikan. Materi sosialisasi mengangkat tema mengenai pengenalan kenakalan remaja dan contoh perilaku yang perlu dihindari, seperti balap liar dan bentuk pelanggaran lainnya yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Kegiatan diawali dengan pembukaan oleh penanggung jawab program kerja, kemudian dilanjutkan dengan penyampaian materi secara interaktif oleh mahasiswa KKN Universitas Riau. Penyampaian materi dikemas menggunakan media presentasi, contoh kasus, serta diskusi yang disesuaikan dengan karakteristik peserta didik tingkat SMP sehingga materi dapat dipahami dengan lebih mudah.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Selama kegiatan berlangsung, para siswa menunjukkan antusiasme yang tinggi. Hal tersebut terlihat dari keaktifan peserta dalam mengikuti sesi tanya jawab, menyampaikan pendapat, serta mengajukan berbagai pertanyaan mengenai permasalahan yang sering dihadapi remaja di lingkungan sekolah maupun dalam kehidupan sehari&#45;hari. Interaksi yang terjalin menciptakan suasana belajar yang komunikatif sehingga materi yang disampaikan dapat diterima dengan baik oleh peserta.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Melalui sosialisasi ini, mahasiswa KKN Universitas Riau juga mengajak para siswa untuk lebih bijak dalam memilih lingkungan pergaulan, meningkatkan rasa tanggung jawab terhadap diri sendiri, serta menjauhi berbagai perilaku yang dapat menghambat masa depan. Kegiatan ini diharapkan mampu menjadi bekal awal bagi siswa baru dalam beradaptasi dengan lingkungan sekolah sekaligus membentuk karakter yang disiplin, bertanggung jawab, dan berakhlak baik.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Program sosialisasi kenakalan remaja ini merupakan salah satu bentuk pengabdian mahasiswa KKN Universitas Riau kepada masyarakat melalui dunia pendidikan. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan terjalin sinergi antara mahasiswa, sekolah, dan peserta didik dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, serta mendukung tumbuh kembang generasi muda yang berprestasi dan berkarakter.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://seputarriau.co/assets/berita/original/58324974245-img-20260810-wa0002.jpg"/><pubDate>Thu, 16 Jul 2026 10:24:06 +0700</pubDate><guid>https://seputarriau.co/news/detail/19388/mahasiswa-kkn-unri-gelar-sosialisasi-kenakalan-remaja-bagi-siswa-baru-smpn-3-pangean</guid></item><item><title>Terlibat Narkotika, Polsek Mandau Amankan Satu Pria dan 21 Paket Sabu Turut Disita</title><link>https://seputarriau.co/news/detail/19387/terlibat-narkotika-polsek-mandau-amankan-satu-pria-dan-21-paket-sabu-turut-disita</link><description>&lt;p&gt;BENGKALIS, seputarriau.co – Tim Opsnal Polsek Mandau mengamankan seorang pria berinisial RE (47) yang diduga terlibat dalam penyalahgunaan narkotika jenis sabu. Penangkapan dilakukan pada Senin (10/8/2026) sekitar pukul 00.10 WIB di Jalan Jambon, Desa Air Jamban, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Penangkapan tersebut berawal dari informasi masyarakat terkait dugaan penyalahgunaan narkotika di wilayah tersebut. Menindaklanjuti informasi itu, personel Polsek Mandau langsung melakukan penyelidikan dan mendatangi lokasi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Setibanya di lokasi, petugas mengamankan RE dan melakukan penggeledahan. Dari hasil penggeledahan, petugas menemukan 21 paket diduga narkotika jenis sabu yang disimpan di dalam sebuah kotak rokok.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selain barang bukti tersebut, petugas turut mengamankan satu unit telepon seluler, satu kotak rokok, serta uang tunai Rp200 ribu.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dari pemeriksaan awal, tersangka mengaku mendapatkan barang diduga narkotika tersebut dari seseorang berinisial A, yang saat ini masih dalam penyelidikan dan berstatus DPO.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kapolres Bengkalis AKBP Fahrian Saleh Siregar, S.I.K., M.Si., melalui Kapolsek Mandau AKP I Made Pasek Sarahdahtam Bendesa, S.I.K., M.A., membenarkan adanya penangkapan tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kapolsek menegaskan bahwa Polsek Mandau akan terus melakukan upaya pemberantasan peredaran gelap narkotika sebagai bagian dari komitmen Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Penindakan terhadap peredaran narkotika akan terus kami lakukan. Kami juga mengajak masyarakat untuk bersama&#45;sama menjaga lingkungan dari bahaya narkoba dan segera memberikan informasi apabila mengetahui adanya aktivitas yang mencurigakan,” ujar Kapolsek.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Saat ini tersangka beserta barang bukti telah diamankan di Polsek Mandau untuk menjalani proses penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tersangka diproses sesuai ketentuan peraturan perundang&#45;undangan yang berlaku terkait tindak pidana narkotika, dengan penerapan pasal akan disesuaikan berdasarkan hasil penyidikan dan pembuktian lebih lanjut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Polsek Mandau mengimbau masyarakat untuk tidak takut melaporkan informasi terkait peredaran narkoba. Setiap informasi dari masyarakat sangat membantu kepolisian dalam menciptakan lingkungan yang aman dan bersih dari narkotika.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dew&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://seputarriau.co/assets/berita/original/45518140288-rps20260810_072151.jpg"/><pubDate>Mon, 10 Aug 2026 07:22:00 +0700</pubDate><guid>https://seputarriau.co/news/detail/19387/terlibat-narkotika-polsek-mandau-amankan-satu-pria-dan-21-paket-sabu-turut-disita</guid></item><item><title>Lakukan Cabul Anak Dibawah Umur, Seorang Pria Diamankan Polisi</title><link>https://seputarriau.co/news/detail/19386/lakukan-cabul-anak-dibawah-umur-seorang-pria-diamankan-polisi</link><description>&lt;p&gt;BENGKALIS, seputarriau.co – Kepolisian Resor Bengkalis menindaklanjuti laporan dugaan tindak pidana perbuatan cabul terhadap anak di bawah umur yang terjadi di Jalan Simpang Puncak, Desa Sebangar, Kecamatan Bathin Solapan, Kabupaten Bengkalis.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu (08/08/2026) sekitar pukul 07.00 WIB dan dilaporkan kepada pihak kepolisian pada hari yang sama sekitar pukul 23.00 WIB.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Berdasarkan laporan yang diterima, kejadian bermula ketika korban, seorang anak di bawah umur, sedang dalam perjalanan pulang dengan mengendarai sepeda motor. Saat melintas di Jalan Simpang Puncak, korban diduga dihampiri seorang laki&#45;laki yang kemudian berusaha melakukan tindakan tidak senonoh terhadap korban.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Korban berupaya menghalangi tindakan tersebut menggunakan lengannya secara berulang. Akibatnya, korban kehilangan keseimbangan dan terjatuh dari sepeda motor hingga mengalami luka pada bagian wajah, kedua tangan, kedua kaki dan bagian dada.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sesampainya di rumah, korban ditemukan dalam kondisi menangis dan mengalami luka. Setelah ditanyakan oleh pihak keluarga, korban kemudian menceritakan kejadian yang dialaminya. Pihak keluarga selanjutnya melaporkan peristiwa tersebut kepada kepolisian untuk mendapatkan penanganan hukum.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kapolres Bengkalis AKBP Fahrian Saleh Siregar, S.I.K., M.Si., melalui Kasi Humas Aipda Juliandi Bazrah, S.Pd., membenarkan adanya laporan tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Laporan telah diterima dan saat ini perkara sedang ditindaklanjuti oleh personel kepolisian melalui proses penyelidikan dan penyidikan untuk mengungkap secara jelas rangkaian kejadian serta pihak yang bertanggung jawab,” ujar Aipda Juliandi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia menegaskan, kepolisian memberikan perhatian serius terhadap setiap perkara yang melibatkan anak dan akan memastikan proses hukum berjalan sesuai ketentuan peraturan perundang&#45;undangan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Untuk kepentingan perlindungan anak, identitas korban tidak kami publikasikan. Kami juga mengimbau masyarakat agar tidak menyebarluaskan identitas maupun informasi pribadi korban,” tambahnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam laporan tersebut, pihak yang diduga terlibat berinisial V. Kepolisian masih melakukan pendalaman dan pemeriksaan terhadap sejumlah pihak guna memastikan fakta&#45;fakta dalam perkara tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Perkara ini ditangani berdasarkan dugaan perbuatan cabul terhadap anak di bawah umur sebagaimana dimaksud dalam Pasal 415 huruf b KUHPidana.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Polres Bengkalis mengimbau masyarakat, khususnya orang tua, untuk meningkatkan pengawasan dan perlindungan terhadap anak. Apabila mengetahui adanya dugaan kekerasan atau pelecehan terhadap anak, masyarakat diminta segera melaporkannya kepada pihak kepolisian agar dapat ditangani sesuai hukum yang berlaku.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dew&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://seputarriau.co/assets/berita/original/95429323772-rps20260809_191257.jpg"/><pubDate>Sun, 09 Aug 2026 18:00:00 +0700</pubDate><guid>https://seputarriau.co/news/detail/19386/lakukan-cabul-anak-dibawah-umur-seorang-pria-diamankan-polisi</guid></item><item><title>Buka Kebun Sawit dengan Cara Dibakar, Pria di Pelalawan Ditangkap Polisi</title><link>https://seputarriau.co/news/detail/19385/buka-kebun-sawit-dengan-cara-dibakar-pria-di-pelalawan-ditangkap-polisi</link><description>&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;PELALAWAN seputarriau.Co&lt;/strong&gt; &#45; Polisi menangkap seorang pria berinisial S yang diduga sengaja membuka lahan untuk kebun sawit dengan cara dibakar. Lahan itu berada di Kecamatan Kerumutan, Kabupaten Pelalawan, Riau.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pria tersebut ditangkap kemudian ditetapkan sebagai tersangka oleh Unit II Tipidter Satreskrim Polres Pelalawan bersama Unit Reskrim Polsek Kerumutan setelah melakukan penyelidikan sejak titik api terpantau pada 30 Juli 2026.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Wakapolres Pelalawan Kompol Asep Rahmat mengatakan, titik api pertama kali terdeteksi melalui Dashboard Lancang Kuning. Petugas kemudian bergerak menuju Dusun Kayu Ara, Kelurahan Kerumutan, Kecamatan Kerumutan, untuk melakukan penyelidikan di lokasi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;img class=&quot;image_resized&quot; style=&quot;aspect&#45;ratio:1600/1200;height:auto !important;width:306px;&quot; src=&quot;https://mediacenter.riau.go.id/uploads/content/1786119589&#45;6a7605a54d4ac.jpg&quot; width=&quot;1600&quot; height=&quot;1200&quot;&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Dari hasil penyelidikan, tersangka mengaku sebagai pemilik lahan. Namun setelah kami dalami, lokasi yang dibakar tersebut merupakan kawasan hutan,&quot; kata Asep Jumat (7/8/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Asep mengatakan, berdasarkan hasil penyelidikan, pelaku pembakaran mengarah kepada S. Polisi menduga pembakaran dilakukan secara sengaja sebagai bagian dari proses pembukaan lahan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurut Asep, tersangka mulai membuka lahan sejak Mei 2026. Semak belukar lebih dulu dibersihkan menggunakan tenaga pekerja dengan upah sekitar Rp2 juta per hektare. Setelah lahan bersih, area tersebut kemudian dibakar agar lebih mudah ditanami kelapa sawit.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Tersangka mengupahkan orang untuk membersihkan lahan, kemudian membakarnya agar mudah dijadikan kebun sawit. Lahan tersebut juga rencananya akan dijual kepada pihak lain,&quot; ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;img class=&quot;image_resized&quot; style=&quot;aspect&#45;ratio:1280/960;height:auto !important;width:306px;&quot; src=&quot;https://mediacenter.riau.go.id/uploads/content/1786119606&#45;6a7605b6dc15d.jpg&quot; width=&quot;1280&quot; height=&quot;960&quot;&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Berdasarkan keterangan saksi dan alat bukti yang dikumpulkan, penyidik menetapkan S sebagai tersangka. Saat ini ia telah ditahan di Rumah Tahanan Polres Pelalawan untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pengungkapan kasus tersebut berlangsung di tengah operasi pemadaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di kawasan gambut Kerumutan. Ratusan personel gabungan dari Polri, TNI, BPBD, Manggala Agni, perusahaan, dan masyarakat dikerahkan untuk mengendalikan kobaran api.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurut Asep, proses pemadaman di lahan gambut memiliki tantangan tersendiri karena api dapat merambat hingga ke bawah permukaan tanah. Karena itu, petugas tidak hanya memadamkan api, tetapi juga melakukan pendinginan agar titik api tidak kembali muncul. Ia menegaskan, upaya penanganan Karhutla dilakukan secara bersamaan antara pemadaman dan penegakan hukum terhadap pelaku pembakaran.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Kami fokus memadamkan api, tetapi pada saat yang sama penyelidikan juga berjalan. Jika ditemukan unsur kesengajaan, tentu akan kami tindak sesuai hukum yang berlaku,&quot; tegasnya.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://seputarriau.co/assets/berita/original/44793794533-1786119606-6a7605b6dc15d.jpg"/><pubDate>Sat, 08 Aug 2026 16:45:47 +0700</pubDate><guid>https://seputarriau.co/news/detail/19385/buka-kebun-sawit-dengan-cara-dibakar-pria-di-pelalawan-ditangkap-polisi</guid></item><item><title>Rusli Zainal Apresiasi Langkah Pemprov Riau Aktifkan Kembali Stadion Utama Riau</title><link>https://seputarriau.co/news/detail/19384/rusli-zainal-apresiasi-langkah-pemprov-riau-aktifkan-kembali-stadion-utama-riau</link><description>&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;PEKANBARU seputarriau.co&lt;/strong&gt; – Mantan Gubernur Riau, Rusli Zainal, mengapresiasi langkah Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau yang mulai mengaktifkan kembali kawasan Stadion Utama Riau. Menurutnya, upaya tersebut sejalan dengan cita&#45;cita awal saat stadion tersebut dibangun sebagai pusat olahraga sekaligus penggerak pertumbuhan ekonomi daerah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Apresiasi tersebut disampaikan Rusli Zainal saat menerima kunjungan Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Riau, Syahrial Abdi, bersama sejumlah kepala perangkat daerah di kediamannya, pada Jumat (7/8/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam kesempatan itu, Syahrial Abdi menyampaikan undangan dari Gubernur Riau kepada Rusli Zainal untuk menghadiri peringatan Hari Jadi ke&#45;69 Provinsi Riau. Selain itu, keduanya juga berdiskusi mengenai perkembangan pembangunan di Provinsi Riau serta berbagai masukan untuk kemajuan daerah ke depan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Mantan Gubernur Riau pada masanya, Rusli Zainal mengaku senang melihat adanya langkah nyata Pemprov Riau dalam menghidupkan kembali kawasan Stadion Utama Riau, salah satunya melalui pemindahan kantor KONI Riau ke kawasan tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Saya mengapresiasi langkah Pemprov Riau untuk mengaktifkan kembali Stadion Utama Riau, karena itu memang sudah lama saya harapkan. Ketika stadion itu dibangun, saya tidak hanya mendesainnya sebagai tempat penyelenggaraan pertandingan olahraga, tetapi juga sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru di Kota Pekanbaru, mulai dari sektor pariwisata, kuliner melalui UMKM, hingga menjadi pusat aktivitas cabang&#45;cabang olahraga. Alhamdulillah, sekarang sebagian dari konsep itu mulai terwujud dan saya sangat senang melihat perkembangannya,&quot; ungkap Rusli Zainal.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia menjelaskan, sejak awal Stadion Utama Riau dirancang sebagai kawasan terpadu yang mampu memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat, bukan sekadar menjadi fasilitas olahraga.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurutnya, apabila kawasan tersebut terus dikembangkan secara optimal, maka akan tercipta aktivitas ekonomi baru yang memberikan dampak positif bagi pelaku usaha, masyarakat, maupun dunia olahraga di Provinsi Riau. Selain itu, Rusli Zainal berharap Pemerintah Provinsi Riau dapat terus memprioritaskan pembangunan yang berorientasi pada pelayanan publik.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Peningkatan kualitas layanan kesehatan, pendidikan, infrastruktur, hingga pelayanan pemerintahan di tingkat desa, kelurahan, dan kecamatan menjadi kebutuhan yang harus terus diperkuat,&quot; terangnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Saya berharap ke depan Pemprov Riau terus fokus membangun daerah dengan baik dan melaksanakan berbagai prioritas pembangunan, terutama pelayanan publik yang memang sangat dinantikan masyarakat. Begitu juga pembangunan jalan, pertumbuhan ekonomi daerah, hingga peningkatan kesejahteraan masyarakat. Semua itu dapat diwujudkan melalui sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/kota, serta seluruh pemangku kepentingan,&quot; harap Rusli Zainal.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sementara itu, Sekdaprov Riau Syahrial Abdi mengatakan kunjungan tersebut tidak hanya untuk menyampaikan undangan Hari Jadi ke&#45;69 Provinsi Riau, tetapi juga sebagai ajang silaturahmi sekaligus mendengarkan berbagai pandangan dan pengalaman dari Rusli Zainal yang pernah memimpin Provinsi Riau selama dua periode.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurut Syahrial, berbagai masukan yang disampaikan menjadi motivasi sekaligus bahan pembelajaran bagi Pemerintah Provinsi Riau dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Kami berharap momentum Hari Jadi ke&#45;69 Provinsi Riau menjadi semangat untuk terus meningkatkan pelayanan publik dan melanjutkan pembangunan daerah agar semakin baik di masa mendatang,&quot; tandas Syahrial.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://seputarriau.co/assets/berita/original/26608777003-1786109428_(1).jpg"/><pubDate>Sat, 08 Aug 2026 16:40:00 +0700</pubDate><guid>https://seputarriau.co/news/detail/19384/rusli-zainal-apresiasi-langkah-pemprov-riau-aktifkan-kembali-stadion-utama-riau</guid></item><item><title>Bimtek Pelatihan K3 Perumda Tirta Indra Dibuka, Sekda Inhu Dorong Peningkatan Profesionalisme dan Ke</title><link>https://seputarriau.co/news/detail/19383/bimtek-pelatihan-k3-perumda-tirta-indra-dibuka-sekda-inhu-dorong-peningkatan-profesionalisme-dan-keselamatan-kerja</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;PEKANBARU, seputarriau.co —&lt;/strong&gt; Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Tirta Indra Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) melaksanakan Bimbingan Teknis (Bimtek) dan Pelatihan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) bagi para karyawan di lingkungan Perumda Air Minum Tirta Indra. Kegiatan tersebut resmi dibuka pada Sabtu, 7 Agustus 2026, di Pekanbaru, Provinsi Riau.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pembukaan pelatihan K3 tersebut dihadiri dan dibuka langsung oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Riau, Roni Rakhmat, S.STP., M.Si. Turut hadir Sekretaris Daerah Kabupaten Indragiri Hulu yang sekaligus menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt.) Dewan Pengawas Perumda Air Minum Tirta Indra, Zulfahmi Adrian, AP., M.Si., Direktur Perumda Air Minum Tirta Indra Rubianto, SH, jajaran Disnakertrans Provinsi Riau, serta para narasumber dan peserta pelatihan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kegiatan ini diikuti oleh para karyawan Perumda Air Minum Tirta Indra Kabupaten Indragiri Hulu sebagai upaya meningkatkan pemahaman, kompetensi, serta kesadaran terhadap penerapan K3 di lingkungan kerja.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam pelaksanaannya, para peserta akan mendapatkan berbagai materi yang mencakup peningkatan hardskill maupun soft skill, khususnya yang berkaitan dengan penerapan standar keselamatan dan kesehatan kerja dalam menjalankan tugas di lapangan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sekretaris Daerah Kabupaten Indragiri Hulu sekaligus Plt. Dewan Pengawas Perumda Air Minum Tirta Indra, Zulfahmi Adrian, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, pelatihan K3 merupakan bagian penting dalam menunjang pelaksanaan tugas para karyawan agar dapat bekerja secara lebih profesional, aman, dan sesuai dengan standar keselamatan kerja.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia berharap kegiatan serupa dapat dilaksanakan secara berkelanjutan sehingga tidak hanya menjadi kegiatan pelatihan sesaat, tetapi dapat membangun budaya keselamatan kerja yang kuat di lingkungan Perumda Air Minum Tirta Indra.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Pelatihan seperti ini sangat penting untuk terus dilakukan secara berkelanjutan. Kita berharap para karyawan semakin profesional dalam melaksanakan tugas, sekaligus memiliki kesadaran yang tinggi terhadap keselamatan dan kesehatan kerja,” ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam kesempatan tersebut, Zulfahmi Adrian juga menyampaikan apresiasi terhadap kinerja Perumda Air Minum Tirta Indra yang dinilai terus memberikan kontribusi terhadap pembangunan daerah, salah satunya melalui kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Indragiri Hulu.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurutnya, kontribusi tersebut menjadi salah satu indikator bahwa Perumda Air Minum Tirta Indra masih berada dalam kondisi yang stabil dan terus menunjukkan perkembangan positif, baik dalam memberikan kontribusi kepada pemerintah daerah maupun dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Apresiasi juga kami sampaikan kepada Perumda Air Minum Tirta Indra yang terus memberikan dampak positif terhadap PAD Kabupaten Indragiri Hulu. Ini menunjukkan bahwa Perumda Tirta Indra masih menjadi salah satu BUMD yang berada dalam kondisi stabil dan terus menunjukkan peningkatan, baik dalam kontribusinya kepada daerah maupun dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” tambahnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sementara itu, Kepala Disnakertrans Provinsi Riau, Roni Rakhmat, S.STP., M.Si., dalam sambutannya sekaligus membuka secara resmi rangkaian pelatihan K3 menekankan pentingnya keselamatan dan kesehatan kerja bagi setiap pekerja, terutama bagi karyawan yang memiliki aktivitas pekerjaan di lapangan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia mengingatkan agar seluruh peserta menjadikan materi dan pengetahuan yang diperoleh selama pelatihan sebagai bekal penting dalam melaksanakan tugas sehari&#45;hari.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Keselamatan dan kesehatan kerja harus menjadi perhatian utama. Jangan pernah lengah ketika bekerja, karena keselamatan bukan hanya untuk diri sendiri, tetapi juga berkaitan dengan keselamatan dalam menjalankan pekerjaan,” pesannya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurutnya, penerapan K3 tidak boleh hanya dipandang sebagai kewajiban administratif, tetapi harus menjadi bagian dari budaya kerja setiap individu di lingkungan perusahaan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pelatihan K3 Perumda Air Minum Tirta Indra Kabupaten Indragiri Hulu ini dijadwalkan berlangsung selama dua hari. Pada hari pertama, peserta akan mendapatkan pembekalan dan materi secara teori, sedangkan pada hari kedua akan dilanjutkan dengan kegiatan praktik lapangan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Melalui pelaksanaan kegiatan tersebut, diharapkan seluruh karyawan Perumda Air Minum Tirta Indra semakin memahami pentingnya penerapan K3, mampu mengidentifikasi potensi risiko di lingkungan kerja, serta memiliki kemampuan dalam mengambil langkah pencegahan untuk menciptakan lingkungan kerja yang aman, sehat, dan produktif.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dengan meningkatnya kompetensi dan kesadaran K3, Perumda Air Minum Tirta Indra diharapkan semakin mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Kabupaten Indragiri Hulu sekaligus menjaga keberlanjutan kinerja perusahaan sebagai salah satu Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang berkontribusi bagi daerah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;(wir)&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://seputarriau.co/assets/berita/original/54819913183-img-20260808-wa0003.jpg"/><pubDate>Sat, 08 Aug 2026 16:34:58 +0700</pubDate><guid>https://seputarriau.co/news/detail/19383/bimtek-pelatihan-k3-perumda-tirta-indra-dibuka-sekda-inhu-dorong-peningkatan-profesionalisme-dan-keselamatan-kerja</guid></item><item><title>Panen Raya Jagung Camat Mandau Serta Jajaran Program Ketahanan Pangan di Desa Bathin Betuah</title><link>https://seputarriau.co/news/detail/19382/panen-raya-jagung-camat-mandau-serta-jajaran-program-ketahanan-pangan-di-desa-bathin-betuah</link><description>&lt;p&gt;MANDAU, seputarriau.co &amp;nbsp;&#45; Camat Mandau Riki Rihardi, S.STP., M.Si., bersama Kapolsek Mandau AKP I Made Pasek Saradahtam Bendesa, S.Tr.K., S.I.K., M.A., ikut serta dalam kegiatan Panen Raya Jagung Program Ketahanan Pangan Desa Bathin Betuah Kecamatan Mandau Tahun 2026, di perkebunan masyarakat Desa Bathin Betuah Kecamatan Mandau, Jum&apos;at (07/08/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Panen raya jagung ini merupakan bagian dari program nasional ketahanan pangan khususnya jagung sebagai salah satu komoditas strategis penopang ketahanan pangan nasional. Dengan kegiatan ini, diharapkan dapat meningkatkan produksi jagung dan mendukung ketersediaan pangan di Indonesia.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam sambutannya Camat Mandau Riki Rihardi,S.STP.,M.Si., menyampaikan bahwa kolaborasi antara Pemerintah, TNI, Polri, serta masyarakat dalam mendukung ketahanan pangan dan pemberdayaan sektor pertanian, khususnya di wilayah Kecamatan Mandau, terjalin dengan sangat baik, sehingga pada hari ini, kegiatan panen raya bisa dilakukan. &quot;Kami sangat mengapresiasi dan mendukung penuh program ketahanan pangan ini dan berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan&quot;, ujar Camat Mandau Riki Rihardi, S.STP., M.Si.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tokoh Masyarakat Desa Bathin Betuah, Bapak Salim, mengucapkan ribuan terimakasih atas seluruh bantuan dari Jajaran Pemerintah Provinsi Riau, Kabupaten Bengkalis, hingga Pemerintah Kecamatan Mandau, karena dengan bantuan berupa alat produksi, pekerjaan yang sebelumnya memakan waktu sekarang bisa dilakukan dengan bantuan mesin, sehingga pekerjaan menjadi jauh lebih cepat dan efisien.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dew&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://seputarriau.co/assets/berita/original/89392662481-rps20260808_112211.jpg"/><pubDate>Sat, 08 Aug 2026 11:20:00 +0700</pubDate><guid>https://seputarriau.co/news/detail/19382/panen-raya-jagung-camat-mandau-serta-jajaran-program-ketahanan-pangan-di-desa-bathin-betuah</guid></item><item><title>Polsek Sungai Sembilan Ungkap Kasus Dugaan Percobaan Pembunuhan Berencana, Seorang Pria Berhasil Dia</title><link>https://seputarriau.co/news/detail/19381/polsek-sungai-sembilan-ungkap-kasus-dugaan-percobaan-pembunuhan-berencana-seorang-pria-berhasil-diamankan</link><description>&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Dumai, Seputarriau.co&amp;nbsp; – Unit Reskrim Polsek Sungai Sembilan berhasil mengungkap kasus dugaan percobaan pembunuhan berencana atau penganiayaan berat yang terjadi di wilayah hukumnya. Seorang pria berinisial M.M. (20) berhasil diamankan beserta sejumlah barang bukti yang diduga digunakan dalam tindak pidana tersebut.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Pengungkapan kasus ini berdasarkan Laporan Polisi Nomor: LP/B/23/VIII/2026/Riau/Res Dumai/Sek Sei Sembilan tanggal 6 Agustus 2026. Korban dalam perkara ini adalah Pamuji, sedangkan laporan polisi dibuat oleh anak korban, Sinta Deliyana (24), setelah peristiwa yang terjadi di Jalan Simpang Pulai, Kelurahan Tanjung Penyembal, Kecamatan Sungai Sembilan, Kota Dumai.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Peristiwa diketahui terjadi pada Kamis, 6 Agustus 2026, sekitar pukul 04.00 WIB. Pelapor memperoleh informasi dari salah seorang saksi bahwa ayahnya telah menjadi korban pembacokan. Saat tiba di lokasi, pelapor mendapati korban dalam keadaan tidak sadarkan diri dengan luka pada bagian bahu kiri, lengan kiri, lengan kanan, dan kaki kiri. Korban kemudian segera dibawa ke puskesmas sebelum dirujuk ke RSUD Kota Dumai untuk mendapatkan penanganan medis intensif.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Saat kembali ke lokasi kejadian, pelapor menemukan satu botol berisi bensin dan sarung celurit di dalam dapur warung milik korban. Selain itu, pintu warung tampak dalam kondisi rusak, meskipun tidak ditemukan adanya barang yang hilang. Atas kejadian tersebut, pelapor melaporkannya ke Polsek Sungai Sembilan guna dilakukan proses penyelidikan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Menindaklanjuti laporan tersebut, Unit Reskrim Polsek Sungai Sembilan melakukan penyelidikan. Pada Kamis, 6 Agustus 2026, sekitar pukul 11.30 WIB, tim yang dipimpin oleh Kapolsek Sungai Sembilan Iptu Apriadi, S.H., M.H., didampingi Kanit Reskrim Ipda Carlos L. Pasaribu, S.H., berhasil mengamankan seorang pria berinisial M.M. (20) di sebuah rumah di Gang Baruna, Kelurahan Tanjung Penyembal. Dalam pemeriksaan awal, tersangka mengakui telah melakukan pembacokan terhadap korban dengan menggunakan sebilah celurit karena dilatarbelakangi rasa dendam, setelah korban tidak menyetujui hubungan asmara antara tersangka dengan anak korban.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Dari hasil pengembangan, petugas berhasil mengamankan barang bukti berupa satu buah celurit yang ditemukan di parit belakang rumah pelaku, satu helai jaket sweater warna hitam, satu helai celana pendek, satu buah sarung celurit, serta satu botol air mineral berisi bensin. Seluruh barang bukti bersama tersangka kemudian diamankan ke Polsek Sungai Sembilan untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Atas perbuatannya, tersangka dipersangkakan melanggar Pasal 459 juncto Pasal 17 atau Pasal 469 ayat (1) Kitab Undang&#45;Undang Hukum Pidana (KUHP).&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Polres Dumai menegaskan komitmennya dalam menindak tegas setiap tindak pidana yang mengancam keselamatan jiwa masyarakat. Kepolisian juga mengimbau masyarakat agar menyelesaikan setiap permasalahan secara bijaksana dan tidak menggunakan tindakan kekerasan yang dapat menimbulkan konsekuensi hukum.***(Eva)&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://seputarriau.co/assets/berita/original/57204397591-img_20260807_193105.jpg"/><pubDate>Fri, 07 Aug 2026 16:30:00 +0700</pubDate><guid>https://seputarriau.co/news/detail/19381/polsek-sungai-sembilan-ungkap-kasus-dugaan-percobaan-pembunuhan-berencana-seorang-pria-berhasil-diamankan</guid></item><item><title>Dorong UMKM Berbasis Potensi Lokal, Mahasiswa KKN UNRI Gelar Edukasi Nugget Ikan di Desa Merbau</title><link>https://seputarriau.co/news/detail/19380/dorong-umkm-berbasis-potensi-lokal-mahasiswa-kkn-unri-gelar-edukasi-nugget-ikan-di-desa-merbau</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Pelalawan seputarriau co&lt;/strong&gt; – &amp;nbsp; Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Riau Tahun 2026 melaksanakan program kerja berupa Demonstrasi Pembuatan Nugget Ikan dan Edukasi Pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang ditujukan kepada ibu&#45;ibu PKK Desa Merbau, Kecamatan Bunut, Kabupaten Pelalawan, 23 Juli 2026.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan masyarakat dalam mengolah hasil perikanan menjadi produk bernilai ekonomi sekaligus mendorong berkembangnya UMKM berbasis potensi lokal.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kegiatan dibuka secara resmi oleh Ibu Kepala Desa Merbau, yang dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada mahasiswa KKN Universitas Riau atas terlaksananya program yang dinilai bermanfaat bagi masyarakat. Ia berharap ilmu dan keterampilan yang diberikan dapat menjadi bekal bagi ibu&#45;ibu PKK dalam mengembangkan usaha rumahan serta meningkatkan perekonomian keluarga.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;Setelah pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian materi mengenai proses pembuatan nugget ikan, mulai dari pemilihan bahan baku, pengolahan, hingga teknik penyajian produk yang menarik. Selain itu, peserta juga mendapatkan edukasi mengenai strategi pengembangan UMKM, seperti pentingnya inovasi produk, pengemasan yang menarik, pemasaran, serta pemanfaatan potensi lokal sebagai peluang usaha yang berkelanjutan.&lt;br&gt;Memasuki sesi inti, mahasiswa KKN melakukan demonstrasi pembuatan nugget ikan secara langsung. Para peserta tampak antusias mengikuti setiap tahapan, mulai dari proses pencampuran bahan, pencetakan, pengukusan, pelapisan tepung, hingga proses penggorengan. Interaksi yang aktif antara pemateri dan peserta membuat suasana kegiatan menjadi lebih hidup dan komunikatif.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN berharap ibu&#45;ibu PKK Desa Merbau tidak hanya memperoleh keterampilan baru dalam mengolah hasil perikanan, tetapi juga termotivasi untuk mengembangkan usaha berbasis potensi desa yang memiliki nilai jual dan daya saing. Program ini merupakan salah satu bentuk pengabdian mahasiswa kepada masyarakat dalam mendukung pemberdayaan ekonomi berbasis sumber daya lokal.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama antara mahasiswa KKN, Ibu Kepala Desa, serta seluruh peserta sebagai bentuk dokumentasi dan simbol kebersamaan. Secara keseluruhan, rangkaian kegiatan berlangsung dengan lancar dan mendapat sambutan positif dari para peserta.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Mahasiswa KKN Universitas Riau berharap program serupa dapat terus dikembangkan sehingga mampu memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia dan kemajuan UMKM di Desa Merbau.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://seputarriau.co/assets/berita/original/47064587871-img-20260807-wa0006.jpg"/><pubDate>Fri, 07 Aug 2026 13:19:42 +0700</pubDate><guid>https://seputarriau.co/news/detail/19380/dorong-umkm-berbasis-potensi-lokal-mahasiswa-kkn-unri-gelar-edukasi-nugget-ikan-di-desa-merbau</guid></item><item><title>Edarkan Narkotika Jenis Sabu, Tiga Pelaku Diamankan Polisi Mandau</title><link>https://seputarriau.co/news/detail/19379/edarkan-narkotika-jenis-sabu-tiga-pelaku-diamankan-polisi-mandau</link><description>&lt;p&gt;BENGKALIS – Komitmen Polres Bengkalis dalam mendukung Program Pencegahan, Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) kembali dibuktikan melalui keberhasilan Polsek Mandau mengungkap jaringan peredaran narkotika jenis sabu dan ekstasi di wilayah Kecamatan Mandau.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kapolres Bengkalis AKBP Fahrian Saleh Siregar, S.I.K., M.Si. melalui Kapolsek Mandau AKP I Made Pasek Sarahdahtam Bendesa, S.I.K., M.A. menjelaskan, pengungkapan tersebut dilakukan pada Jumat, 7 Agustus 2026, sekitar pukul 03.30 WIB, di Jalan Zainal Abidin dan Jalan Bathin Bertuah, Desa Air Jamban, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Keberhasilan ini merupakan hasil pengembangan dari pengungkapan kasus penyalahgunaan narkotika jenis ekstasi yang sebelumnya berhasil diungkap Tim Opsnal Polsek Mandau. Berdasarkan keterangan tersangka yang telah diamankan lebih dahulu, petugas kemudian melakukan penyelidikan lanjutan hingga berhasil mengidentifikasi pemasok narkotika.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam operasi tersebut, polisi mengamankan tiga orang pria yang masing&#45;masing berinisial A.A.S. alias D., M.A. alias A., dan R.A.M..&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dari tangan para tersangka, petugas menyita barang bukti berupa 23 paket diduga narkotika jenis sabu yang terdiri dari 22 paket kecil dan 1 paket besar, 1 butir diduga narkotika jenis ekstasi, tiga unit telepon genggam, satu unit timbangan digital, satu lembar tisu, serta satu unit sepeda motor Honda Scoopy warna putih dengan nomor polisi BM 6596 FC.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dari hasil pemeriksaan awal, diketahui narkotika tersebut diduga berasal dari beberapa pemasok yang saat ini masih dalam proses pengembangan dan pengejaran oleh petugas.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Seluruh tersangka beserta barang bukti telah diamankan di Polsek Mandau guna menjalani proses penyidikan lebih lanjut sesuai ketentuan hukum yang berlaku.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kapolsek Mandau menegaskan bahwa Polri akan terus melakukan tindakan tegas terhadap setiap bentuk penyalahgunaan maupun peredaran gelap narkotika sebagai upaya melindungi masyarakat dari bahaya narkoba.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama&#45;sama mendukung Program P4GN dengan tidak memberikan ruang bagi pelaku penyalahgunaan maupun peredaran narkotika. Informasi sekecil apa pun dari masyarakat sangat berarti dalam upaya pemberantasan narkoba,&quot; tegasnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Polres Bengkalis juga mengimbau masyarakat agar segera melaporkan apabila mengetahui adanya penyalahgunaan narkotika maupun gangguan kamtibmas melalui Call Center 110, layanan bebas pulsa yang siap menerima pengaduan masyarakat selama 24 jam.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dew&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://seputarriau.co/assets/berita/original/99636946352-rps20260807_113408.jpg"/><pubDate>Fri, 07 Aug 2026 11:30:00 +0700</pubDate><guid>https://seputarriau.co/news/detail/19379/edarkan-narkotika-jenis-sabu-tiga-pelaku-diamankan-polisi-mandau</guid></item><item><title>Urai Macet Pekanbaru, Jembatan Siak V dan Flyover  Garuda Sakti Masuk Usulan ke Pusat</title><link>https://seputarriau.co/news/detail/19378/urai-macet-pekanbaru-jembatan-siak-v-dan-flyover--garuda-sakti-masuk-usulan-ke-pusat</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;PEKANBARU, seputarriau.co&lt;/strong&gt; &#45; Plt Gubernur Riau (Gubri) SF Hariyanto melakukan pertemuan dengan Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo, di Pekanbaru, Rabu (5/8/2026). Pada pertemuan tersebut, Plt Gubri menyampaikan langsung beberapa usulan pembangunan infrastruktur yang akan dilaksanakan Kementerian PU melalui dana APBN.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Plt Gubri SF Hariyanto mengatakan, usulan pertama yang disampaikan langsung kepada Menteri PU yakni pembangunan jembatan Siak V. Di mana jembatan ini rencananya akan dibangun ke Kecamatan Tenayan Raya di dekat perkantoran Wali Kota Pekanbaru.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Pertama yang kami usulkan yakni pembangunan Jembatan Siak V. Untuk perencanaan pembangunan jembatan ini sudah selesai, hanya tinggal pelaksanaannya saja,” katanya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dijelaskan Plt Gubri, pembangunan jembatan Siak V ini sudah direncanakan sejak lama. Di mana pada saat pembangunan jembatan Siak IV, saat itu berada di kewenangan jalan nasional namun pembangunan jembatannya dikerjakan melalui dana APBD Riau.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Karena itu untuk pembangunan jembatan Siak V kami berharap bisa dikerjakan oleh pemerintah pusat melalui dana APBN. Karena desainnya semua sudah ada, dan lahannya juga sudah bebas,” sebutnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Disebutkan Plt Gubri, pembangunan jembatan Siak V ini diharapkan dapat mengurai kemacetan di kota. Pasalnya, jika jembatan ini sudah ada kendaraan bertonase berat bisa langsung menggunakan jalan ini untuk menuju jalan lintas timur.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Jika jembatan ini sudah ada, diharapkan dapat mengurai kemacetan di kota. Kemudian juga tentunya bisa membuka isolasi daerah dan daerah yang dilintasi juga bisa berkembang,” ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Usulan selanjutnya yang dibahas yakni pembangunan Flyover Garuda Sakti. Untuk Flyover ini, pihaknya juga sudah menyelesaikan perencanaan dan saat ini sedang proses ganti rugi lahan.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Kita berharap pembangunan fisiknya bisa dilaksanakan pada tahun depan,” katanya.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://seputarriau.co/assets/berita/original/50803655675-1785914262_(1).png"/><pubDate>Thu, 06 Aug 2026 09:22:22 +0700</pubDate><guid>https://seputarriau.co/news/detail/19378/urai-macet-pekanbaru-jembatan-siak-v-dan-flyover--garuda-sakti-masuk-usulan-ke-pusat</guid></item><item><title>Belajar Sambil Bermain, Siswa SDN 26 Bantan Antusias Ikuti Kukerta Berdampak UNRI</title><link>https://seputarriau.co/news/detail/19377/belajar-sambil-bermain-siswa-sdn-26-bantan-antusias-ikuti-kukerta-berdampak-unri</link><description>&lt;p&gt;Bengkalis, seputarriau.co &#45; Mahasiswa Kukerta Berdampak Universitas Riau Tahun 2026 melaksanakan rangkaian kegiatan sosialisasi dan asesmen pembelajaran di SDN 26 Bantan, Desa Muntai Barat, Kecamatan Bantan, Kabupaten Bengkalis, selama Juli 2026. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan karakter peserta didik melalui materi yang disesuaikan dengan kebutuhan siswa sekolah dasar. Rangkaian program diawali pada 14 Juli 2026 dengan sosialisasi Dunia Ikan yang ditujukan untuk siswa kelas 4, serta Pubertas Remaja yang diberikan kepada siswa kelas 5 dan 6. Selanjutnya pada 16 Juli 2026 dilaksanakan Asesmen Pembelajaran yang secara khusus diikuti oleh siswa kelas 5 untuk mengetahui tingkat pemahaman serta kemampuan belajar mereka. Kegiatan kemudian dilanjutkan pada 22 Juli 2026 dengan sosialisasi abrasi pesisir kepada siswa kelas 5, serta seminar menabung mandiri yang ditujukan untuk siswa kelas 3 sebagai upaya menanamkan kebiasaan mengelola keuangan sejak usia dini.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selain kegiatan yang dilaksanakan di lingkungan sekolah, mahasiswa Kukerta Berdampak juga mengadakan pelatihan ecoprint pada 18 Juli 2026 yang dilakukan di luar jam sekolah, bertepatan dengan kegiatan bimbingan belajar (bimbel) di Desa Muntai Barat. Kegiatan ini diikuti oleh anak&#45;anak peserta bimbel dengan tujuan mengenalkan teknik mencetak motif alami menggunakan daun dan bunga pada kain sebagai bentuk kreativitas sekaligus pemanfaatan bahan alam yang ramah lingkungan. Seluruh rangkaian kegiatan dikemas secara interaktif melalui penyampaian materi, diskusi, permainan edukatif, praktik langsung, serta sesi tanya jawab sehingga siswa dapat berpartisipasi aktif dan lebih mudah memahami materi yang diberikan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Salah seorang guru SDN 26 Bantan menyampaikan apresiasinya terhadap pelaksanaan program tersebut. &quot;Kami sangat mengapresiasi kehadiran mahasiswa Kukerta Berdampak Universitas Riau di sekolah kami. Materi yang diberikan sangat bermanfaat dan disampaikan dengan cara yang menarik sehingga siswa lebih mudah memahami serta antusias mengikuti setiap kegiatan. Kami berharap kerja sama seperti ini dapat terus dilaksanakan untuk mendukung proses pembelajaran di sekolah,&quot; ungkapnya.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://seputarriau.co/assets/berita/original/52302239710-img-20260806-wa0018.jpg"/><pubDate>Thu, 06 Aug 2026 19:58:50 +0700</pubDate><guid>https://seputarriau.co/news/detail/19377/belajar-sambil-bermain-siswa-sdn-26-bantan-antusias-ikuti-kukerta-berdampak-unri</guid></item><item><title>Sinergi Akademisi dan DPRD, Dorong Regulasi Pendidikan Inklusif Lewat Pelatihan Guru SLB</title><link>https://seputarriau.co/news/detail/19376/sinergi-akademisi-dan-dprd-dorong-regulasi-pendidikan-inklusif-lewat-pelatihan-guru-slb</link><description>&lt;p&gt;PEKANBARU seputarriau.co &#45; Kegiatan Pengabdian Masyarakat dengan tema Pelatihan Komunikasi Publik Bagi Guru dan Tenaga Kependidikan Sekolah Luar Biasa (SLB) dengan Materi Dari Keluhan Menjadi Aspirasi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Penguatan Komunikasi Publik Guru SLB berbasis kesatuan Melayu untuk mendukung Pendidikan Inklusif, &amp;nbsp;yang di selenggarakan di SLB Mutiara Hati Permata JL. Hangtuah Pekanbaru.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot; Ya alhamdulillah acara kita berjalan lancar dan banyak Guru dan wali murid yang respon dengan materi yang kami sampaikan tadi. &quot; Kata Dr. (Cand) Liza Fitriani. S. Kom M. Ikom. Kamis (6/8/2026)&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Lebih lanjut disampaikan Liza, dirinya berharap Melalui pelatihan ini, para guru dan tenaga kependidikan SLB tidak hanya menguasai keterampilan komunikasi publik yang santun dan efektif, tetapi juga mampu mentransformasikan berbagai kendala operasional menjadi aspirasi konstruktif.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot; Nah makanya kami juga menghadirkan &amp;nbsp;perwakilan DPRD Provinsi Riau dan Kota Pekanbaru diharapkan menjadi momentum strategis untuk memperkuat sinergi antara praktisi pendidikan inklusif dan pembuat kebijakan, demi mewujudkan regulasi serta dukungan infrastruktur pendidikan yang lebih berkeadilan.&quot; Ujar Alumni UR itu.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tampak hadir dalam kegiatan Publikasi Komunikasi Publik itu, H. Parisman Ihwan. SE. MM, diwakili Gumpita. SP. M. Si, Dr. Yusriadi. SE. MM, Dr. Arya Luthfi Permadi. M. Si dan M. Sabarudi. ST.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kepala Sekolah SLB Mutiara Hati Permata Dr. Achmad Fauzi, S.IP, M.Si menyambut baik kegiatan Komunikasi Publik Bagi Guru dan Tenaga Kependidikan di SLB yang ia pimpin.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot; Ya pagi ini kami berkolaborasi bersama beberapa Pemateri agar para Guru guru kami dapat mengambil ilmu dan intisari dari materi yang di sampaikan, sehingga guru kami dapat mengambil dan mempraktikkan dalam mengajar kedepan, dan memberikan yang terbaik kepada anak kepada Pendidikan anak anak kita yang Istimewa ini atau SLB. &quot; Jelasnya. (Wan)&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://seputarriau.co/assets/berita/original/4203032084-img-20260806-wa0016.jpg"/><pubDate>Thu, 06 Aug 2026 19:55:02 +0700</pubDate><guid>https://seputarriau.co/news/detail/19376/sinergi-akademisi-dan-dprd-dorong-regulasi-pendidikan-inklusif-lewat-pelatihan-guru-slb</guid></item><item><title>Kodam XIX Tuanku Tambusai Sambut Menhan RI di Duri, Yonif TP 952/Imam Bulqin Jadi Fokus Peninjauan</title><link>https://seputarriau.co/news/detail/19375/kodam-xix-tuanku-tambusai-sambut-menhan-ri-di-duri-yonif-tp-952imam-bulqin-jadi-fokus-peninjauan</link><description>&lt;p&gt;BENGKALIS, seputarriau.co – Pangdam XIX Tuanku Tambusai Mayjen TNI Dr. Agus Hadi Waluyo, S.A.P., M.M., CHRMP mendampingi Menteri Pertahanan Republik Indonesia Jenderal TNI (Purn.) Dr. Sjafrie Sjamsoeddin dalam kunjungan kerja ke Yonif TP 952/Imam Bulqin di Jalan Pipa Air Bersih, Simpang Lima, Desa Petani, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis, Kamis (6/8/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat pembangunan Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan di wilayah Kodam XIX Tuanku Tambusai.&lt;br&gt;Rombongan Menteri Pertahanan tiba di lokasi sekitar pukul 10.30 WIB dan melanjutkan perjalanan menuju Markas Yonif TP 952/Imam Bulqin.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;Kedatangan Menteri Pertahanan disambut dengan penghormatan militer sebelum memasuki rangkaian kegiatan utama bersama jajaran TNI Angkatan Darat dan pejabat Kementerian Pertahanan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;Di markas batalyon, Menteri Pertahanan menerima paparan dari Komandan Yonif TP 952/Imam Bulqin mengenai perkembangan pembangunan satuan, kesiapan personel, serta program pembinaan yang sedang berjalan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;Paparan tersebut menjadi bagian dari evaluasi langsung terhadap kesiapan satuan teritorial pembangunan yang diproyeksikan memperkuat sistem pertahanan sekaligus mendukung pembangunan wilayah.&lt;br&gt;Mengakhiri kunjungan, Menteri Pertahanan memberikan pengarahan kepada seluruh prajurit Yonif TP 952/Imam Bulqin.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;Dalam arahannya, Jenderal TNI (Purn.) Dr. Sjafrie Sjamsoeddin menegaskan, &quot;Profesionalisme, disiplin, loyalitas, dan pengabdian kepada rakyat harus menjadi fondasi utama setiap prajurit dalam menjalankan tugas menjaga kedaulatan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.&quot;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;Usai kegiatan, rombongan Menteri Pertahanan meninggalkan Markas Yonif TP 952/Imam Bulqin untuk melanjutkan kunjungan kerja ke Yonif TP 898/Pancalang Cakti di Kabupaten Kampar.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan lancar, mencerminkan sinergi yang kuat antara Kementerian Pertahanan dan Kodam XIX Tuanku Tambusai dalam mempercepat pembangunan kekuatan pertahanan yang profesional, adaptif, dan siap menjawab tantangan tugas di masa depan (pendam19).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dew&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://seputarriau.co/assets/berita/original/95679612126-rps20260806_184857.jpg"/><pubDate>Thu, 06 Aug 2026 18:30:00 +0700</pubDate><guid>https://seputarriau.co/news/detail/19375/kodam-xix-tuanku-tambusai-sambut-menhan-ri-di-duri-yonif-tp-952imam-bulqin-jadi-fokus-peninjauan</guid></item><item><title>Truk Expedisi Milik PT Indah Kargo Logistik Terbakar, Puluhan Sepeda Motor Hangus Terbakar Tak Tersi</title><link>https://seputarriau.co/news/detail/19374/truk-expedisi-milik-pt-indah-kargo-logistik-terbakar-puluhan-sepeda-motor-hangus-terbakar-tak-tersisa</link><description>&lt;p&gt;DURI, seputarriau.co – inilah perjalanan hidup, malang tak dapat dielakkan truk expedisi berplat Nomor Polisi (Nopol) B 9555 FIN pengangkut puluhan sepeda motor milik PT Indah Kargo Logistik tujuan Jakarta, Kamis (6/8/26) dinihari sekira pukul 00.40 WIB, tepat di Kilometer 7, Jalan Lintas Duri – Dumai, Desa Balai Malam, Kecamatan Bathin Solapan, Bengkalis.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Akibat musibah yang sempat membuat jalur nasional itu terhambat, puluhan sepeda motor yang digendongnya hangus terbakar tak bersisa dan hanya tinggal besi tua.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Indra, salah seorang warga yang mengaku menyaksikan musibah itu mengaku terkejut dengan munculnya api dari bahagian tengah truk dan langsung menyebar keseluruh bahagian mobil tanpa dapat dikendalikan awak mobil.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Apinya cepat menyebar dan membesar, kami hanya bisa termenung melihat api,”ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kepala Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPT) Pemadam kebakaran (Damkar) Kecamatan Mandau, Novebry membenarkan kejadian naas tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurutnya, begitu menerima informasi, pihaknya langsung menerjunkan dua armada Damkar yang dikendalikan regu 3.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Benar, untuk penyebab pasti munculnya api masih belum dapat kita prediksi dengan total kerugian materil mencapai ratusan juta rupiah,”terangnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Hingga berita ini diturunkan, sedikitnya 31 sepeda motor beserta truk pengangkut tampak ludes terbakar dan belum dievakuasi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dew/ rls&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://seputarriau.co/assets/berita/original/75318698121-rps20260806_120843.jpg"/><pubDate>Thu, 06 Aug 2026 11:30:00 +0700</pubDate><guid>https://seputarriau.co/news/detail/19374/truk-expedisi-milik-pt-indah-kargo-logistik-terbakar-puluhan-sepeda-motor-hangus-terbakar-tak-tersisa</guid></item><item><title>Entah Dirasuki Apa, Anak Ancam Ayah Pakai Samurai Akhirnya Berurusan Dengan Polisi</title><link>https://seputarriau.co/news/detail/19373/entah-dirasuki-apa-anak-ancam-ayah-pakai-samurai-akhirnya-berurusan-dengan-polisi</link><description>&lt;p&gt;MANDAU, seputarriau.co &#45; Ancam ayah pakai senjata tajam jenis samurai seorang pria (19) di amankan Unit Reskrim Polsek Mandau, Senin (03/08/2026) Sekira pukul 20.30 Wib Jl. Kampung lalang kel. Air jamban kec. Mandau kab. Bengkalis.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kejadian bermula pertengkaran mulut antara ayah dengan anak kandung. Entah apa yang ada benak anak (pelaku) kemudian pelaku mengajak ayahnya sendiri untuk berkelahi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Tampa pikir panjang Pelaku mengambil samurai yang ada dirumah dan mengacungkan samurai tersebut kepada ayahnya.Setelah itu pelaku merusak meteran air PDAM untuk aliran air rumahnya dengan menggunakan samurai yang ada ditangannya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Melihat anak yang sudah membabi buta siayah mencoba menegur pelaku agar tidak membuat kegaduhan dirumah namun sipelaku tetap mengacungkan samurainya kepada ayahnya sambil mengatakan “sinilah siapa berani biar ku bunuh”.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Melihat prilaku anak yang sudah hilang kendali tersebut ayah (pelapor) tidak tahan kemudian menghubungi panggilan darurat 110, tak lama kemudian pihak kepolisian Polsek Mandau datang ke TKP. Melihat petugas kepolisian datang pelaku langsung kabur melarikan diri.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Atas kejadian tersebut si ayah (pelapor) langsung membuat laporan atas kejadian tersebut kepada pihak kepolisian untuk penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;Setelah sempat kabur dari kejaran polisi sebelumnya dirumah ya di JL. Kampung lalang kel. Air jamban kec. Mandau, kemudian tim unit reskrim polsek Mandau mendapat informasi pelaku kembali ke rumahnya dan sedang membakar bakar sampah didepan rumahnya. Tim langsung menuju ke tempat kediaman pelaku dan mengamankan pelaku berikut barang bukti 1 bilah Samurai yang digunakannya untuk melakukan pengancaman.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya pelaku di bawa ke Polsek Mandau guna penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dew&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://seputarriau.co/assets/berita/original/4725357798-rps20260805_164356.jpg"/><pubDate>Wed, 05 Aug 2026 15:30:00 +0700</pubDate><guid>https://seputarriau.co/news/detail/19373/entah-dirasuki-apa-anak-ancam-ayah-pakai-samurai-akhirnya-berurusan-dengan-polisi</guid></item><item><title>Tiga Orang Pengguna Ekstasi Diamankan Polisi Mandau di Salah Satu Tempat hiburan</title><link>https://seputarriau.co/news/detail/19372/tiga-orang-pengguna-ekstasi-diamankan-polisi-mandau-di-salah-satu-tempat-hiburan</link><description>&lt;p&gt;BENGKALIS, seputarriau.co – Dalam rangka mendukung Program Pencegahan, Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN), jajaran Polres Bengkalis melalui Polsek Mandau kembali berhasil mengungkap kasus dugaan penyalahgunaan narkotika jenis ekstasi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pengungkapan tersebut terjadi pada Senin, 3 Agustus 2026, sekitar pukul 01.30 WIB, di Jl. Hangtuah, KTV VIP, Kelurahan Duri Barat, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kapolres Bengkalis AKP Fahrian Saleh Siregar, S.I.K,M.Si melalui Kapolsek Mandau AKP I Made Pasek Saradahtam Bendesa, S.Tr.K., S.I.K. menyampaikan bahwa keberhasilan tersebut berawal dari informasi masyarakat mengenai dugaan penyalahgunaan narkotika di lokasi tersebut. Menindaklanjuti laporan itu, Tim Opsnal Polsek Mandau segera bergerak menuju tempat kejadian untuk melakukan penyelidikan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Setibanya di lokasi, petugas berhasil mengamankan tiga orang pria yang masing&#45;masing berinisial S (36), A.N. (32), dan S.Y. (36). Saat dilakukan penggeledahan, petugas menemukan barang bukti berupa 4 (empat) butir diduga narkotika jenis ekstasi yang disimpan di dalam 1 (satu) kotak rokok merek Camel dan disembunyikan di belakang speaker di dalam ruangan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ketiga terduga pelaku beserta barang bukti kemudian diamankan ke Mapolsek Mandau untuk menjalani proses penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut sesuai ketentuan hukum yang berlaku.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam penanganan perkara ini, penyidik menerapkan dugaan pelanggaran Pasal 114 dan/atau Pasal 127 Undang&#45;Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika jo. Pasal 609 tentang Penyesuaian Pidana.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selain melakukan penangkapan, petugas juga telah melaksanakan serangkaian tindakan kepolisian berupa penyelidikan, pemeriksaan terhadap para terduga pelaku, pemeriksaan urine, serta pendokumentasian.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;KKapolres Bengkalis AKP Fahrian Saleh Siregar, S.I.K,M.Si melalui Kapolsek Mandau AKP I Made Pasek Saradahtam Bendesa, S.Tr.K., S.I.K. &amp;nbsp;mengajak seluruh masyarakat untuk bersama&#45;sama mendukung upaya pemberantasan narkotika dengan memberikan informasi apabila mengetahui adanya aktivitas penyalahgunaan maupun peredaran gelap narkoba di lingkungan masing&#45;masing.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Mari bersama kita wujudkan Kabupaten Bengkalis yang bersih dari narkoba. Peran aktif masyarakat sangat dibutuhkan dalam mendukung Program P4GN. Jangan ragu melaporkan setiap informasi terkait tindak pidana narkotika kepada pihak kepolisian.”&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Masyarakat dapat menghubungi Call Center Polri 110 atau melalui WhatsApp Pengaduan Polres Bengkalis untuk menyampaikan informasi, pengaduan, maupun laporan terkait gangguan kamtibmas dan tindak pidana narkotika. Setiap informasi yang diberikan akan ditindaklanjuti sesuai prosedur yang berlaku dengan menjaga kerahasiaan identitas pelapor.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;Dew&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://seputarriau.co/assets/berita/original/29346458800-rps20260803_205459.jpg"/><pubDate>Mon, 03 Aug 2026 20:30:00 +0700</pubDate><guid>https://seputarriau.co/news/detail/19372/tiga-orang-pengguna-ekstasi-diamankan-polisi-mandau-di-salah-satu-tempat-hiburan</guid></item><item><title>Spanduk di Balai Bupati: Kapan Jalan Mahasantri Diperbaiki ?</title><link>https://seputarriau.co/news/detail/19371/spanduk-di-balai-bupati-kapan-jalan-mahasantri-diperbaiki-</link><description>&lt;p&gt;&lt;br&gt;&lt;strong&gt;KAMPAR, seputarriau.co&lt;/strong&gt; – Bentangan spanduk berisi kritik terhadap kondisi infrastruktur Kabupaten Kampar mendadak menjadi perhatian masyarakat setelah terpasang di depan Balai Bupati Kampar, Minggu siang (2/8/2026).&lt;br&gt;?Aksi yang dilakukan Komunitas Mahasiswa Peduli Rakyat (KAMPAR) itu menjadi simbol kekecewaan warga terhadap lambannya penanganan Jalan Mahasantri, Desa Rimbo Panjang, Kecamatan Tambang, yang menurut warga telah mengalami kerusakan selama bertahun&#45;tahun.&lt;br&gt;&lt;br&gt;?Bagi masyarakat setempat, Jalan Mahasantri bukan sekadar ruas jalan lingkungan. Jalan tersebut merupakan akses utama yang menghubungkan kawasan permukiman, pusat usaha masyarakat, rumah&#45;rumah kos, hingga kawasan pendidikan yang berbatasan langsung dengan Kampus UIN Suska Riau. Karena itu, warga menilai kerusakan jalan telah memberi dampak terhadap aktivitas harian, mobilitas, dan roda perekonomian masyarakat.&lt;br&gt;?Dalam spanduk yang dipasang, KAMPAR menyampaikan kritik bahwa pemerintah daerah dinilai belum memberikan perhatian yang memadai terhadap kondisi jalan tersebut. Aspirasi itu kemudian menjadi perbincangan di media sosial setelah foto spanduk beredar luas.&lt;br&gt;&lt;br&gt;?Tim media selanjutnya melakukan peninjauan langsung ke lokasi. Berdasarkan hasil observasi di lapangan, sejumlah titik Jalan Mahasantri tampak mengalami kerusakan cukup berat. Lubang dengan ukuran bervariasi, permukaan jalan yang bergelombang, serta genangan air di beberapa bagian terlihat menghambat arus kendaraan. Kondisi itu berpotensi meningkatkan risiko kecelakaan, terutama bagi pengendara roda dua, serta memperlambat aktivitas masyarakat yang setiap hari menggunakan akses tersebut.&lt;br&gt;?Ironisnya, menurut sejumlah warga, kerusakan tersebut bukan terjadi dalam hitungan bulan, melainkan telah berlangsung cukup lama.&lt;br&gt;?Salah seorang warga, Nursal, mengatakan masyarakat sudah berkali&#45;kali berharap adanya perbaikan, namun hingga kini mereka merasa kondisi jalan belum mengalami perubahan yang berarti.&lt;br&gt;&lt;br&gt;?&quot;Setahu saya, sejak dibangun sekitar tahun 2010&#45;an, jalan ini belum pernah diperbaiki secara menyeluruh. Padahal jalan ini menjadi akses utama masyarakat. Banyak rumah kos, kontrakan, dan usaha warga berkembang di sepanjang jalan ini karena berbatasan langsung dengan Kampus UIN Suska Riau. Kami hanya berharap pemerintah segera turun tangan sebelum kondisinya semakin parah,&quot; ujarnya.&lt;br&gt;?Menurut Nursal, masyarakat tidak menginginkan polemik berkepanjangan. Mereka hanya berharap memperoleh hak atas infrastruktur yang layak sehingga aktivitas ekonomi, pendidikan, dan kehidupan sehari&#45;hari dapat berjalan dengan lebih baik.&lt;br&gt;&lt;br&gt;?Senada dengan itu, saat Tim berkomunikasi dengan Koordinator Lapangan Komunitas Mahasiswa Peduli Rakyat (KAMPAR), Fiko Sahab, mengatakan aksi pemasangan spanduk dilakukan setelah pihaknya menerima banyak keluhan dari masyarakat maupun mahasiswa yang tinggal di kawasan tersebut.&lt;br&gt;&lt;br&gt;?&quot;Aksi ini bukan untuk mencari perhatian murni gerak hati kami untuk masyarakat, bertujuan agar persoalan yang selama ini dikeluhkan masyarakat benar&#45;benar mendapat perhatian. Kami melihat sendiri kondisi jalan ini setiap hari karena banyak anggota kami tinggal di kawasan tersebut. Ketika aspirasi sudah lama disampaikan tetapi masyarakat merasa belum mendapatkan jawaban yang diharapkan, kami memilih menyampaikan aspirasi secara terbuka dan damai,&quot; katanya.&lt;br&gt;&lt;br&gt;?Fiko menjelaskan bahwa berdasarkan informasi yang dihimpun pihaknya, tokoh masyarakat bersama Pemerintah Desa Rimbo Panjang telah beberapa kali mengusulkan perbaikan Jalan Mahasantri kepada Pemerintah Kabupaten Kampar maupun Pemerintah Provinsi Riau.&lt;br&gt;&lt;br&gt;?&quot;Kalau benar usulan sudah berkali&#45;kali diajukan, tentu masyarakat berharap ada tindak lanjut yang nyata. Jalan ini bukan hanya dilalui warga sekitar, tetapi juga ribuan mahasiswa, pelaku UMKM, kendaraan distribusi barang, hingga masyarakat yang setiap hari beraktivitas menuju Kota Pekanbaru. Wajar apabila masyarakat berharap persoalan ini menjadi prioritas,&quot; ujarnya.&lt;br&gt;&lt;br&gt;?Menurut Fiko, dampak kerusakan jalan tidak hanya dirasakan pengguna jalan, tetapi juga mulai memengaruhi kondisi sosial dan ekonomi masyarakat.&lt;br&gt;&lt;br&gt;?&quot;Kami menerima informasi dari warga bahwa sebagian mahasiswa memilih pindah ke kawasan lain karena mempertimbangkan akses jalan yang lebih baik. Jika kondisi ini terus berlangsung, masyarakat yang menggantungkan penghasilan dari rumah kos, kontrakan, maupun usaha kecil di sekitar Jalan Mahasantri juga berpotensi ikut terdampak,&quot; jelasnya.&lt;br&gt;&lt;br&gt;?Melalui media ini, Komunitas Mahasiswa Peduli Rakyat (KAMPAR) mengajak Pemerintah Kabupaten Kampar menjadikan persoalan Jalan Mahasantri sebagai perhatian serius.&lt;br&gt;?&quot;Kami menghormati pemerintah sebagai penyelenggara pembangunan daerah. Namun kami juga berharap ada langkah konkret yang dapat dirasakan masyarakat&lt;br&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://seputarriau.co/assets/berita/original/58193908300-1000165721.jpg"/><pubDate>Mon, 03 Aug 2026 17:26:58 +0700</pubDate><guid>https://seputarriau.co/news/detail/19371/spanduk-di-balai-bupati-kapan-jalan-mahasantri-diperbaiki-</guid></item><item><title>Koperasi Jadi Pilar Ekonomi Rakyat, SF Hariyanto Ajak Generasi Muda Bergabung</title><link>https://seputarriau.co/news/detail/19370/koperasi-jadi-pilar-ekonomi-rakyat-sf-hariyanto-ajak-generasi-muda-bergabung</link><description>&lt;p&gt;&lt;br&gt;PEKANBARU, seputarriau.co &#45; Plt Gubernur Riau (Gubri) SF Hariyanto menyerahkan piagam penghargaan kepada 10 koperasi yang wilayah keanggotaan lintas kabupaten kota di Provinsi Riau. Koperasi ini tekan melaksanakan Rapat Anggota Tahunan (RAT) Tahun buku 2025 tepat waktu, di Halaman Kantor Gubernur Riau, Senin (3/8/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Penyerahan piagam tersebut, berdasarkan keputusan Gubernur Riau Nomor:Kpts/533/VII/2026. Regulasi ini &amp;nbsp;tentang penetapan pemberian apresiasi dan penghargaan pelaksanaan Rapat Anggota Tahunan (RAT) tepat waktu kepada koperasi yang wilayah keanggotaan lintas kabupaten kota dalam daerah Provinsi Riau Tahun 2026.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam amanatnya, Plt Gubernur Riau mengucapkan terimakasih kepada seluruh insan koperasi yang terus menjaga, membina dan mengembangkan koperasi ditengah berbagai tantangan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Melalui penerimaan &amp;nbsp;apresiasi dan penghargaan ini, tentunya diharapkan koperasi generasi muda kedepannya dapat tumbuh dan berkembang dalam sektor ekonomi kreatif dan digital. Kemudian, serta dapat menjadi wajah baru koperasi Indonesia terkhususnya di Riau menguasai teknologi, membangun industri dan menjadi penggerak investasi di masa depan,&quot; kata SF Hariyanto.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia melanjutkan, di tengah perubahan ekonomi global, koperasi harus semakin sehat, proposional, transparan dan memberikan manfaat nyata kepada anggota dan masyarakat sekitar.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Mari kita perkuat tata kelola partisipasi anggota, semangat gotong royong serta kolaborasi agar koperasi semakin kuat dan berdaya saing. Kepada generasi muda, mari bergabung dan berkarya melalui koperasi, sebab masa depan koperasi berada di tangan generasi yang kreatif, inovatif dan adaptif terhadap teknologi,&quot; ajaknya&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Semoga dengan kolaborasi dan sinergi yang baik, kita dapat membangun koperasi sebagai pilar ekonomi rakyat menuju Indonesia adil, makmur dan sejahtera,&quot; harap SF.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sementara itu, salah satu penerima penghargaan, ketua Koperasi Konsumen Syariah Surya Gemilang Sejahtera, Asman Hasanuddin mengucapkan terima kasih kepada Plt Gubernur Riau SF Hariyanto yang telah memberikan perhatian kepada pada koperasinya yang merupakan lembaga keuangan mikro syariah yang aktif menjalankan roda organisasi dan usaha.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Alhamdulillah kita sangat senang dengan penghargaan ini, karena menjadi salah satu bentuk perhatian pemerintah kepada koperasi kita,&quot; ucap Asman.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Memang pembina kami, (Pengawas koperasi) cukup konsisten untuk mengintruksikan kepada kami dan pengurus agar memberikan laporan tahunan itu secara tepat waktu. Sehingga awal Januari kemarin kami sudah melakukan RAT dan memang koperasi kita ini berafiliasi dengan Muhammadiyah (syariah),&quot; terangnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Asman melanjutkan, sudah menjadi komitmen pihaknya untuk melakukan RAT ini secara tepat waktu sesuai dengan instruksi Dinas Koperasi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Kami berupaya semaksimal mungkin dalam bentuk laporan, kan namanya RAT itu harus lengkap, mulai dari iuran anggota, keaktifan anggota, kegiatan bisnisnya, sehingga dari berbagai aspek laporan itu kami penuhi secara baik. Sehingga tiba waktunya untuk pelaporan kami hanya tinggal merekap data yang ada,&quot; katanya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam kesempatan tersebut ia berharap ada perhatian lain dari pemerintah seperti bantuan permodalan agar bisa memajukan koperasi konsumen di daerah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Karena koperasi kami termasuk baru, memang yang kami hadapi itu dari sisi permodalan sehingga kamu berharap kepada pimpinan untuk memperhatikan pinjaman kepada kami sehingga kami bisa berbuat lebih banyak agar dapat memajukan koperasi ini,&quot; pinta Asman.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Karena jika hanya mengandalkan iuran dari anggota saja tidak akan cukup, kami harap perhatian lebih dari pemda untuk modal kami di koperasi,&quot; ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Untuk diketahui, 10 koperasi yang menerima penghargaan dari Plt Gubri SF Hariyanto, yaitu :&lt;/p&gt;&lt;p&gt;1. Koperasi Konsumen Primer Kartika Dharmagati XIX Tuanku Tambusai (Kota Pekanbaru)&lt;/p&gt;&lt;p&gt;2. Koperasi Konsumen Syariah Surya Gemilang Sejahtera (Kabupaten Kampar)&lt;/p&gt;&lt;p&gt;3. Koperasi Simpan Pinjam Kasih Sejahtera ( Kota Pekanbaru)&lt;/p&gt;&lt;p&gt;4. Koperasi Produsen Swadaya Mas Bersama (Kota Pekanbaru)&lt;/p&gt;&lt;p&gt;5. Koperasi Simpan Pinjam Estu Karya Kop&#45;Eska (Kota Pekanbaru)&lt;/p&gt;&lt;p&gt;6. Koperasi Simpan Pinjam Kredit Union Bersama (Kabupaten Bengkalis)&lt;/p&gt;&lt;p&gt;7. Koperasi Simpan Pinjam Cipta Karya (Kabupaten Indragiri Hulu).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;8. Koperasi Produsen Cakrabuana Rokan Hilir Jaya (Kabupaten Rokan Hilir)&lt;/p&gt;&lt;p&gt;9. Koperasi Jasa Semangat Baru Riau (Kota Dumai)&lt;/p&gt;&lt;p&gt;10. Koperasi Simpan Pinjam dan Pembiayaan Syariah BMT Amanah Riau (Kabupaten Indragiri Hulu)&lt;/p&gt;&lt;p&gt;(MN)&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://seputarriau.co/assets/berita/original/87352467459-1785734371.jpg"/><pubDate>Mon, 03 Aug 2026 14:11:57 +0700</pubDate><guid>https://seputarriau.co/news/detail/19370/koperasi-jadi-pilar-ekonomi-rakyat-sf-hariyanto-ajak-generasi-muda-bergabung</guid></item><item><title>Mahasiswa KUKERTA Berdampak Reguler UNRI 2026 Bersama Pemuda Desa Tanjung Bungo Gelar Turnamen Takra</title><link>https://seputarriau.co/news/detail/19369/mahasiswa-kukerta-berdampak-reguler-unri-2026-bersama-pemuda-desa-tanjung-bungo-gelar-turnamen-takraw-antarwarga</link><description>&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;KAMPAR, seputarriau.co &lt;/strong&gt;– Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (Kukerta) Berdampak Universitas Riau Tahun 2026 di Desa Tanjung Bungo berkolaborasi dengan Pemuda Desa Tanjung Bungo menyelenggarakan Turnamen Takraw Antarwarga Desa Tanjung Bungo bertema &quot;Pererat Silaturahmi, Junjung Sportivitas, Bangun Kebersamaan di Desa Tanjung Bungo&quot; pada Rabu (15/7/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;Kegiatan yang dilaksanakan di Lapangan Takraw Desa Tanjung Bungo mulai pukul 16.30 WIB ini diikuti oleh 8 tim dengan total 32 peserta serta disaksikan oleh sekitar 40an warga. Turnamen ini bertujuan mempererat silaturahmi antarwarga, menumbuhkan semangat sportivitas, serta memperkuat kebersamaan melalui kegiatan olahraga.&lt;br&gt;Acara dibuka secara resmi oleh Kepala Desa Tanjung Bungo, Manizar.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi kepada mahasiswa Kukerta Universitas Riau dan Pemuda Desa Tanjung Bungo yang telah berkolaborasi menyelenggarakan kegiatan tersebut. Menurutnya, turnamen takraw menjadi wadah yang positif untuk mempererat hubungan antarwarga, memperkuat persatuan, serta mendorong masyarakat agar semakin aktif dalam kegiatan olahraga.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;Pertandingan berlangsung meriah dan penuh semangat. Turnamen dilaksanakan melalui lima set pertandingan, dimulai dari babak penyisihan hingga babak final. Turnamen takraw terlaksana selama 12 hari. Setiap tim menampilkan permainan terbaiknya dengan tetap menjunjung tinggi sportivitas dan kerja sama. Sorak sorai para penonton turut menambah semarak suasana pertandingan, sehingga turnamen ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga menjadi sarana hiburan sekaligus mempererat hubungan kekeluargaan di tengah masyarakat.&lt;br&gt;Ketua Kukerta Berdampak Universitas Riau 2026 Desa Tanjung Bungo, Dio Erwanda, berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dan menjadi langkah awal dalam memperkuat sinergi antara mahasiswa, pemuda, dan masyarakat desa.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&quot;Kami berharap turnamen ini dapat menjadi wadah untuk mempererat silaturahmi antarwarga, menumbuhkan semangat sportivitas, serta memperkuat rasa kebersamaan di Desa Tanjung Bungo. Semoga kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dan menjadi agenda positif yang mampu mendorong partisipasi masyarakat dalam bidang olahraga maupun kegiatan sosial lainnya,&quot; harap Dio Erwanda.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;Sebagai bentuk apresiasi kepada para peserta, panitia menyediakan hadiah bagi tim yang berhasil meraih juara. Melalui kolaborasi antara mahasiswa Kukerta Universitas Riau dan Pemuda Desa Tanjung Bungo, diharapkan turnamen ini dapat memberikan dampak positif serta semakin memperkuat rasa persaudaraan, kekompakan, dan semangat kebersamaan di lingkungan masyarakat Desa Tanjung Bungo.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://seputarriau.co/assets/berita/original/86378658572-img-20260803-wa0016.jpg"/><pubDate>Mon, 03 Aug 2026 13:06:24 +0700</pubDate><guid>https://seputarriau.co/news/detail/19369/mahasiswa-kukerta-berdampak-reguler-unri-2026-bersama-pemuda-desa-tanjung-bungo-gelar-turnamen-takraw-antarwarga</guid></item><item><title>Menuju UMKM Modern, Pengabdian KUKERTA Berdampak UNRI Gelar Sosialisasi Digitalisasi Pembayaran QRIS</title><link>https://seputarriau.co/news/detail/19368/menuju-umkm-modern-pengabdian-kukerta-berdampak-unri-gelar-sosialisasi-digitalisasi-pembayaran-qris-bagi-umkm-desa-kiab-jaya</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Pelalawan, seputarriau.co&lt;/strong&gt; – Sebagai upaya mendukung transformasi digital dan meningkatkan daya saing pelaku usaha, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Riau melaksanakan program kerja Digitalisasi Pembayaran Berbasis QRIS bagi UMKM Desa Kiab Jaya, Kecamatan Bandar Sei Kijang, Kabupaten Pelalawan. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) mengenai pentingnya pemanfaatan sistem pembayaran digital melalui Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam kegiatan sosialisasi, mahasiswa KKN menyampaikan materi mengenai pengenalan QRIS, manfaat penggunaannya dalam transaksi sehari&#45;hari, serta langkah&#45;langkah pendaftaran dan penggunaan QRIS bagi pelaku UMKM. Peserta juga diberikan pendampingan agar lebih memahami proses penerapan pembayaran digital sebagai salah satu strategi untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada pelanggan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Melalui penerapan QRIS, pelaku UMKM diharapkan dapat menerima pembayaran secara lebih praktis, cepat, aman, dan efisien tanpa perlu menyediakan uang tunai dalam jumlah besar. Selain itu, penggunaan QRIS juga membantu pelaku usaha dalam mencatat transaksi secara lebih tertata sehingga dapat mendukung pengelolaan keuangan usaha yang lebih baik.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kegiatan berlangsung dengan antusias dan mendapat respons positif dari para pelaku UMKM Desa Kiab Jaya. Sesi diskusi dan tanya jawab dimanfaatkan peserta untuk menggali informasi mengenai penggunaan QRIS serta peluang pengembangan usaha di era digital.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Melalui program kerja ini, mahasiswa KKN Universitas Riau berharap semakin banyak pelaku UMKM di Desa Kiab Jaya yang mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi digital. Dengan memanfaatkan sistem pembayaran berbasis QRIS, diharapkan UMKM dapat meningkatkan daya saing, memperluas jangkauan pelanggan, serta mendukung terwujudnya ekosistem ekonomi digital yang inklusif di tingkat desa.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://seputarriau.co/assets/berita/original/46046962997-img-20260803-wa0007.jpg"/><pubDate>Mon, 03 Aug 2026 13:00:44 +0700</pubDate><guid>https://seputarriau.co/news/detail/19368/menuju-umkm-modern-pengabdian-kukerta-berdampak-unri-gelar-sosialisasi-digitalisasi-pembayaran-qris-bagi-umkm-desa-kiab-jaya</guid></item><item><title>Dalam Rangka Penyusunan PPAS APBD 2027, DPRD Bengkalis Sinkronkan Program OPD</title><link>https://seputarriau.co/news/detail/19367/dalam-rangka-penyusunan-ppas-apbd-2027-dprd-bengkalis-sinkronkan-program-opd</link><description>&lt;p&gt;BENGKALIS, seputarriau.co – Komisi&#45;komisi DPRD Kabupaten Bengkalis menggelar rapat kerja bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) selaku mitra kerja untuk membahas program dan kegiatan dalam Rancangan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) APBD Tahun Anggaran 2027, Selasa (28/07/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai bagian dari rangkaian penyusunan APBD 2027 agar program yang diusulkan selaras dengan kebutuhan masyarakat dan prioritas pembangunan daerah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Rapat kerja dipimpin oleh masing&#45;masing pimpinan komisi dan dihadiri anggota komisi serta kepala OPD beserta jajaran sesuai bidangnya. Dalam pembahasan, setiap komisi mencermati usulan program, target kinerja, kebutuhan anggaran, serta skala prioritas yang akan dilaksanakan pada tahun anggaran 2027.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Melalui forum tersebut, para anggota komisi memberikan berbagai masukan, saran, dan catatan terhadap program yang diajukan OPD agar pelaksanaannya benar&#45;benar memberikan manfaat bagi masyarakat serta mendukung pencapaian visi pembangunan Kabupaten Bengkalis.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selain menelaah kesesuaian program dengan kebutuhan daerah, rapat kerja juga menjadi sarana sinkronisasi antara rencana kerja perangkat daerah dengan arah kebijakan pembangunan yang tertuang dalam dokumen perencanaan pemerintah daerah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;DPRD Kabupaten Bengkalis berharap seluruh program dan kegiatan yang disepakati dalam pembahasan Rancangan PPAS APBD Tahun Anggaran 2027 dapat disusun secara efektif, efisien, dan tepat sasaran sehingga mampu mendorong peningkatan pelayanan publik, pembangunan infrastruktur, pertumbuhan ekonomi, serta kesejahteraan masyarakat Kabupaten Bengkalis.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Hasil pembahasan masing&#45;masing komisi berupa rekomendasi akan menjadi bahan dalam tahapan selanjutnya yaitu pembahasan Banggar bersama TAPD terkait KUA&#45;PPAS APBD Tahun Anggaran 2027 sebelum ditetapkan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang&#45;undangan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dew/ Humas DPRD&amp;nbsp;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://seputarriau.co/assets/berita/original/17887340168-rps20260802_181546.jpg"/><pubDate>Thu, 30 Jul 2026 10:30:00 +0700</pubDate><guid>https://seputarriau.co/news/detail/19367/dalam-rangka-penyusunan-ppas-apbd-2027-dprd-bengkalis-sinkronkan-program-opd</guid></item><item><title>Satu Pria Pengedar Ditangkap Polisi Mandau  Beserta Enam Paket Diduga Sabu</title><link>https://seputarriau.co/news/detail/19366/satu-pria-pengedar-ditangkap-polisi-mandau--beserta-enam-paket-diduga-sabu</link><description>&lt;p&gt;MANDAU, seputarriau.co – Dalam rangka mendukung Program Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN), jajaran Polsek Mandau kembali berhasil mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyalahgunaan narkotika jenis sabu di wilayah hukumnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kapolres Bengkalis AKBP Fahrian Saleh Siregar, S.I.K., M.Si. melalui Kapolsek Mandau AKP I Made Pasek Saradahtam Bendesa, S.I.K., M.A. menyampaikan bahwa pengungkapan tersebut dilakukan oleh Tim Opsnal Polsek Mandau pada Sabtu (1/8/2026) sekitar pukul 16.00 WIB di kawasan Simpang Rampok, depan Masjid An Nur, Kelurahan Talang Mandi, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam operasi tersebut, petugas mengamankan seorang pria berinisial MYP (29). Penangkapan berawal dari informasi masyarakat yang melaporkan adanya dugaan aktivitas penyalahgunaan narkotika di lokasi tersebut. Menindaklanjuti informasi itu, Tim Opsnal segera melakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan terduga pelaku.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dari hasil penggeledahan, petugas menemukan barang bukti berupa enam paket diduga narkotika jenis sabu, terdiri dari lima paket besar dan satu paket kecil, yang disimpan di dalam dua lembar tisu. Selain itu, turut diamankan satu unit telepon genggam dan uang tunai sebesar Rp600.000 yang diduga berkaitan dengan tindak pidana tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, terduga pelaku mengaku memperoleh barang haram tersebut dari seseorang berinisial B yang saat ini telah masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) dan masih dalam proses pengembangan oleh petugas.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Saat ini, tersangka beserta seluruh barang bukti telah diamankan di Polsek Mandau guna menjalani proses penyidikan lebih lanjut. Kasus tersebut dipersangkakan melanggar Pasal 114 Undang&#45;Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika jo Pasal 609 tentang Penyesuaian Pidana.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kapolsek Mandau menegaskan bahwa pihaknya akan terus berkomitmen mendukung Program P4GN serta memberantas peredaran gelap narkotika di wilayah hukum Polsek Mandau. Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk aktif memberikan informasi apabila mengetahui adanya dugaan penyalahgunaan maupun peredaran narkoba.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Peran serta masyarakat sangat penting dalam memutus mata rantai peredaran narkotika. Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama&#45;sama menjaga lingkungan dari bahaya narkoba. Apabila menemukan aktivitas yang mencurigakan, segera laporkan melalui Call Center Polri 110 atau ke kantor polisi terdekat,&quot; ujar Kapolsek Mandau.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Polsek Mandau&#45;Polres Bengkalis menegaskan akan terus melakukan tindakan tegas terhadap setiap bentuk penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika demi mewujudkan lingkungan yang aman, sehat, dan bebas narkoba.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dew&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://seputarriau.co/assets/berita/original/64102571466-rps20260802_131109.jpg"/><pubDate>Sun, 02 Aug 2026 12:30:00 +0700</pubDate><guid>https://seputarriau.co/news/detail/19366/satu-pria-pengedar-ditangkap-polisi-mandau--beserta-enam-paket-diduga-sabu</guid></item><item><title>LLDIKTI XVII Dorong PTS Jadi Motor Penggerak Pembangunan</title><link>https://seputarriau.co/news/detail/19365/lldikti-xvii-dorong-pts-jadi-motor-penggerak-pembangunan</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;PEKANBARU, seputarriau.co &amp;nbsp;&lt;/strong&gt;&#45; Acara pembukaan &amp;nbsp;berlangsung pada hari Jumat hingga Sabtu, tanggal 31 Juli dan 1 Agustus 2026 di ballroom hotel Grand Central Jalan Sudirman Kota Pekanbaru Provinsi Riau.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam acara yang dibuka oleh Wamen Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi RI Prof. Dr. Fauzan, M.Pd&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Yang pada pokoknya mengharapkan agar di lingkungan LLDIKTI Wilayah XVII hendaknya dapat menjadi motor penggerak yang beranggotakan unsur dari Perguruan Tinggi dan pengelola dari berbagai yayasan di bawah naungan LLDIKTI Wilayah XVII, ini tambahnya. &amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sementara itu kepala LLDIKTI Wilayah XVII Riau dan Kepulauan Riau, Dr. Nopriadi,SKM.,M.Kes dalam sambutannya menyampaikan kepada bpk wakil Menteri Prof.Dr. Fauzan,M.Pd ,Guber Riau , para Muspida provinsi Riau, Walikota Pekanbaru yg diwakili oleh Staf Ahli Ekonomi dan Pembangunan. DR. M.Jamal, M.Pd, para Rektor dan undangan lainnya, &quot;saya mengucapkan selamat datang dan terima kasih yang setinggi&#45;tingginya kepada bapak Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, para pejabat Kementerian, bapak/ibu Gubernur, anggota DPR RI (Dr.Hj.Karmila, S.Kom., MM serta seluruh Pimpinan Perguruan Tinggi Swasta dan badan penyelenggara. Kehadiran bapak dan ibu sekalian adalah energi dan komitmen nyata bagi kemajuan pendidikan tinggi di kawasan rumpun melayu ini.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Rakor pimpinan tahun 2026 ini mengusung tema yang sangat krusial dan relevan: &quot;perguruan tinggi sebagai motor penggerak pembangunan&quot;. Tema ini menegaskan kembali pesan moral dan akademis bahwa perguruan tinggi tidak boleh sekadar menjadi &apos;pabrik ijazah&apos; atau benteng gading yang terisolasi dari tantangan riil masyarakat. Lebih dari itu, perguruan tinggi swasta di riau dan kepulauan riau harus berdiri di garis terdepan sebagai engine of growth pendorong kemajuan ekonomi, pusat inovasi sains&#45;teknologi, serta pengokoh karakter sumber daya manusia unggul&quot;, kata Nopriadi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ditambahnya, Sejak pembentukan dan pemekaran LLDIKTI Wilayah XVII yang menaungi Provinsi Riau dan Kepulauan Riau berdasarkan PERMENDIKBUDRISTEK No. 60 Tahun 2023, kami secara konsisten mendampingi transformasi tata kelola institusi. Kita menyaksikan penggabungan, penyatuan, dan alih kelola PTS menuju kelembagaan yang jauh lebih sehat, efisien, dan adaptif. Langkah efisiensi ini merupakan pondasi penting agar Perguruan Tinggi Swasta (PTS) &amp;nbsp;kita memiliki &amp;nbsp;daya saing tinggi dan betul&#45;betul memberikan dampak nyata (DIKTISAINTEK berdampak). &amp;nbsp;Data dan capaian kuantitatif merupakan bukti autentik dari kerja keras dan kolaborasi luar biasa antara LLDIKTI Wilayah XVII, Pimpinan PTS dan badan penyelenggara yayasan selama periode transisi dan akselerasi ini, tambahnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Secara garis besar, beberapa lompatan strategis kita, antara lain:&lt;/p&gt;&lt;p&gt;• Transformasi &amp;amp; Reorganisasi Kelembagaan: konsolidasi 86 PTS aktif dengan 647 program studi di Riau dan Kepulauan Riau yang semakin fokus pada efisiensi dan mutu pembelajaran.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;• Akselerasi Mutu dan Akreditasi: peningkatan sangat signifikan pada program studi berakreditasi unggul yang melonjak hingga 464% sejak 2024, serta peningkatan perguruan tinggi berakreditasi unggul dan baik sekali.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;• Penguatan SDM Dosen: pertumbuhan dosen berkualifikasi S3 (doktor) yang kini menembus angka lebih dari 1.100 dosen, serta kenaikan tajam guru besar sebesar 43% dan lektor kepala sebesar 119%. &amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;• Kepercayaan Masyarakat: pertumbuhan jumlah mahasiswa aktif yang kini mencapai lebih dari 162.000 mahasiswa di seluruh PTS Riau dan Kepri, serta berdasarkan Indeks Kepuasan Masyarakat (SKM) periode April–Juni 2026 mencapai 89,13% dengan kualifikasi sangat baik (9 unsur PERMENPANRB). Yang membuktikan tingginya kepercayaan publik terhadap perguruan tinggi swasta kita.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Capaian&#45;capaian tersebut tentu bukan titik akhir, melainkan pijakan awal bagi kita untuk terus berbenah. Melalui forum RAKORPIM ini, mari kita optimalkan pembahasan tiga isu utama dalam sidang komisi nanti: akselerasi jabatan fungsional dosen, peningkatan akreditasi, serta implementasi Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) dan pembelajaran hybrid. Kami mengucapkan terima kasih setinggi&#45;tingginya kepada kementerian pendidikan tinggi, sains, dan teknologi, pemerintah daerah Provinsi Riau dan Kepulauan Riau, APTISI, APPERTI, serta seluruh pimpinan perguruan tinggi swasta atas sinergi yang amat solid ini, lanjutnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sebelum saya mengakhiri kata sambutan ini, izinkan kami memohon kesediaan bapak Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Prof. Dr. Fauzan, M.Pd., untuk memberikan arahan, petunjuk, sekaligus secara resmi membuka rapat koordinasi Pimpinan PTS LLDIKTI Wilayah XVII tahun 2026 ini. &amp;nbsp;Kepada seluruh panitia, sponsor, dan mitra yang telah bekerja keras menyelenggarakan acara ini di Hotel Grand Central Pekanbaru, kami sampaikan penghargaan dan terima kasih yang mendalam, tutupnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Prof. Dr. Fauzan, M.Pd. mengajak agar seluruh Perguruan Tinggi di bawah naungan LLDIKTI Wilayah XVII agar membentuk kelompok atau kolaborasi yang mengacu kepdaa kemajuan dibidang khusus bidang pertanian dan yang berkaitan dengan Informatika dan Teknologinya diusul kepada Pemerintah Daerah Provinsi Riau sehingga dapat berhasil guna, yang tentu mendapat dukungan dari pemerintah Provinsi Riau, katanya. Selain itu, Wamen juga menghimbau agar peserta Rakorpim ini dapat mengikuti Rakorpim dengan baik dan tertib, sehingga apa yang dirumuskan nanti dapat menjadi dalam menjalan amanah bagi tugas LLDIKTI secara baik pula,tambahnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Acara ini juga dihadiri oleh para pejabat Kementerian, bapak/ibu Gubernur, anggota DPR RI, serta seluruh Pimpinan Perguruan Tinggi Swasta dan badan penyelenggara serta seluruh stakeholder Perguruan Tinggi yang berada diwilayah Provinsi Riau dan Kepulauan Riau.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;(Jas/MN)&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://seputarriau.co/assets/berita/original/8634438152-img-20260802-wa0012.jpg"/><pubDate>Sat, 01 Aug 2026 12:15:32 +0700</pubDate><guid>https://seputarriau.co/news/detail/19365/lldikti-xvii-dorong-pts-jadi-motor-penggerak-pembangunan</guid></item><item><title>Dapatkan Hasil Yang Bagus, Polsek Mandau Lakukan Perawatan Jagung Pipil Bersama Kelompok Tani</title><link>https://seputarriau.co/news/detail/19364/dapatkan-hasil-yang-bagus-polsek-mandau-lakukan-perawatan-jagung-pipil-bersama-kelompok-tani</link><description>&lt;p&gt;MANDAU, seputarriau.co &#45; Melalui Bhabinkamtibmas dalam ketahanan pangan Nasional Jajaran Polsek Mandau tingkatkan perawatan jagung pipil Pada Sabtu (01/08/2026) sekira pukul 10.00 Wib di Desa Bathin Betuah Jalan Karya RT.04/RW.02 &amp;nbsp;Dusun Tanjung Sari Desa Bathin betuah Kecamatan Mandau Kabupaten Bengkalis.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Polsek Mandau melalui Bhabinkamtibmas Desa Bathin Betuah Brigadir Maula Salsabila,S.H, bersama Kelompok Tani Rakyat Mandiri terus tingkatkan kuwalitas tanaman serta melaksanakan pengecekan kembali perkembangan tanaman jagung pipil di Lahan Perkebunan kelompok Tani Rakyat Mandiri.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kapolsek Mandau AKP I Made Pasek Sarahdahtam Bendesa, S.I.K., M.A menjelaskan, lahan seluas 6 hektar dengan capaiannya sebagai berikut, dari hasil Pengecekan dengan usia Tanam &amp;nbsp;40 Hari. kemudian ketinggiannya &amp;nbsp;± 150 cm s/d 180 cm. Batang kokoh dan besar, daun berwarna hijau cerah serta akar tertanam kokoh di dalam tanah, hasil tersebut setelah dilakukan Pemupukan yang digunakan Polydor, Antonik dan CBA stick 100.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kegiatan ini merupakan langkah nyata Polri dalam menjaga stabilitas dan mendukung program ketahanan pangan daerah sehingga dapat membantu perkembangan dalam penanaman jagung dalam rangka program ketahanan pangan Nasional yang nyata.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dew&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://seputarriau.co/assets/berita/original/29826542579-rps20260802_075942.jpg"/><pubDate>Sun, 02 Aug 2026 00:30:00 +0700</pubDate><guid>https://seputarriau.co/news/detail/19364/dapatkan-hasil-yang-bagus-polsek-mandau-lakukan-perawatan-jagung-pipil-bersama-kelompok-tani</guid></item><item><title>KUKERTA Mahasiswa UNRI Kenalkan Kue Minas &amp; Cost Plus Pricing Bersama Ibu&#45;Ibu PKK Sungai Rabit</title><link>https://seputarriau.co/news/detail/19363/kukerta-mahasiswa-unri-kenalkan-kue-minas--cost-plus-pricing-bersama-ibuibu-pkk-sungai-rabit</link><description>&lt;p&gt;INHIL, seputarriau.co – Desa Sungai Rabit, Kecamatan Kempas, Kabupaten Indragiri Hilir – Desa Sungai Rabit dikenal sebagai salah satu daerah penghasil nanas madu di Kecamatan Kempas. Melimpahnya hasil perkebunan nanas madu menjadikan komoditas ini memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi berbagai produk olahan yang bernilai tambah. Namun, hingga saat ini pemanfaatan nanas madu sebagai produk usaha masih belum berkembang secara optimal di tengah masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sebagai upaya mendorong pemanfaatan potensi lokal tersebut, mahasiswa KUKERTA UNRI Berdampak 2026 Desa Sungai Rabit memperkenalkan Kue Minas, salah satu kue tradisional yang dibuat dari perpaduan bihun dan nanas. Kue ini dikenal memiliki cita rasa yang khas dengan memanfaatkan bihun sebagai bahan utama yang dipadukan dengan nanas sehingga menghasilkan tekstur dan rasa yang unik. Melalui pengenalan kembali Kue Minas, mahasiswa berharap masyarakat dapat melihat potensi kue tradisional ini sebagai salah satu alternatif produk olahan nanas madu yang memiliki nilai jual.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kegiatan &quot;Sehari Bersama Berkreasi Membuat Kue Minas: Mahasiswa KUKERTA Universitas Riau × Ibu&#45;Ibu Desa Sungai Rabit&quot; diselenggarakan di GOR Samiaji pada Rabu (22/7/2026). Kegiatan ini menjadi wadah kolaborasi antara mahasiswa dan ibu&#45;ibu PKK dalam mempelajari proses pembuatan Kue Minas sekaligus mengembangkan keterampilan mengolah hasil perkebunan lokal menjadi produk yang bernilai tambah.&lt;br&gt;Selain mempraktikkan proses pembuatan Kue Minas, peserta juga memperoleh edukasi mengenai teknik plating agar produk tampil lebih menarik, packaging yang sesuai untuk meningkatkan nilai jual, serta perhitungan Cost Plus Pricing dan margin keuntungan sebagai dasar dalam menentukan harga jual produk. Melalui kegiatan ini, diharapkan ibu&#45;ibu PKK dapat mengembangkan potensi nanas madu menjadi produk olahan yang bernilai ekonomis, membuka peluang usaha baru, serta mendukung pengembangan UMKM berbasis potensi lokal di Desa Sungai Rabit.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Keterbatasan akses menuju desa juga menjadi salah satu tantangan dalam memperoleh informasi dari luar. Untuk mencapai Desa Sungai Rabit, masyarakat perlu menyeberangi sungai menggunakan pompong yang bergantung pada kondisi pasang air. Jika kondisi tidak memungkinkan, masyarakat harus melalui desa sebelah dan menggunakan jasa penyeberangan.&lt;br&gt;Kondisi tersebut mendorong mahasiswa KUKERTA menghadirkan kegiatan berbasis transfer pengetahuan kepada masyarakat. Melalui kegiatan ini, mahasiswa memperkenalkan pengolahan pangan yang sebelumnya belum dikenal oleh peserta sekaligus memberikan gambaran mengenai peluang pengembangan usaha berbasis potensi lokal.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pemandu acara pembuatan kue minas, Tutur Surya Bagustika, mengajak peserta mengikuti praktik secara langsung, mulai dari proses pengolahan hingga penyajian dan pengemasan produk. Sebelum kegiatan praktik dimulai peserta diajak untuk mencicipi teaster kue minas terlebih dahulu sebagai pelengkap memperkenalkan cita rasa dari kue minas yang unik dan segar.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Kami tidak hanya ingin memperkenalkan kue minas kepada masyarakat. Kami juga ingin menunjukkan bagaimana proses pembuatannya dan bagaimana menghitung kebutuhan biaya jika masyarakat ingin mengembangkan produk ini menjadi usaha. Harapannya, ibu&#45;ibu PKK dapat melihat bahwa potensi nanas di desa bisa dikembangkan menjadi peluang ekonomi baru,” ujar Ketua KUKERTA Berdampak Desa Sungai Rabit Tahun 2026, Fariz Dzikri Mayandri.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Setelah praktik pembuatan, peserta memperoleh pembelajaran mengenai perencanaan usaha. Intan Nur Aini selaku pemateri Cost Plus Pricing memberikan contoh perhitungan biaya alat dan bahan hingga margin usaha, sehingga peserta memperoleh gambaran bahwa pengembangan produk makanan membutuhkan keterampilan produksi sekaligus pemahaman dasar mengenai biaya dan perencanaan usaha.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ketua Ibu&#45;Ibu PKK Desa Sungai Rabit, Muryanti, menyambut baik kegiatan tersebut karena memberikan wawasan baru kepada peserta mengenai pengolahan nanas menjadi produk makanan yang sebelumnya belum mereka ketahui.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Kegiatan ini memberikan wawasan baru bagi kami. Sebelumnya kami belum mengetahui kue minas dan bagaimana nanas dapat diolah menjadi makanan seperti ini. Kami berharap pengetahuan yang diberikan mahasiswa KUKERTA dapat menjadi inspirasi bagi ibu&#45;ibu PKK untuk mencoba membuat dan mengembangkan produk olahan dari nanas,” ujar Muryanti.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kegiatan ini juga mendapat pendampingan dari Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Dr. M. Yogi Riyantama Isjoni, S.E., M.M., sebagai bagian dari upaya memperluas pengetahuan dan keterampilan masyarakat melalui pembelajaran berbasis potensi lokal.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Kegiatan ini merupakan bentuk pembelajaran yang tidak hanya memberikan pengetahuan kepada masyarakat, tetapi juga menghubungkan potensi lokal dengan keterampilan yang dapat dikembangkan. Melalui pengenalan kue minas dan Cost Plus Pricing, masyarakat diharapkan memperoleh wawasan baru untuk melihat potensi nanas sebagai peluang pengembangan produk dan usaha,” ujar Dr. M. Yogi Riyantama Isjoni, S.E., M.M.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Peserta tidak hanya memperoleh pengetahuan mengenai pengolahan kue minas, tetapi juga mempelajari plating, packaging, serta dasar Cost Plus Pricing dan margin usaha. Kegiatan ini berlangsung secara langsung di tengah masyarakat dengan menghubungkan pengetahuan, keterampilan, dan potensi lokal. Melalui proses tersebut, mahasiswa KUKERTA berupaya membuka wawasan masyarakat agar lebih mengenal berbagai kemungkinan pengembangan potensi yang tersedia di desa.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sebagai tindak lanjut, mahasiswa KUKERTA berencana mendampingi ibu&#45;ibu PKK yang tertarik untuk mengembangkan usaha kue minas. Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal untuk mendorong masyarakat mengolah potensi nanas madu menjadi produk bernilai tambah dan membuka peluang usaha baru di Desa Sungai Rabit.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dew&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://seputarriau.co/assets/berita/original/89815524966-rps20260801_092001.jpg"/><pubDate>Mon, 27 Jul 2026 09:21:08 +0700</pubDate><guid>https://seputarriau.co/news/detail/19363/kukerta-mahasiswa-unri-kenalkan-kue-minas--cost-plus-pricing-bersama-ibuibu-pkk-sungai-rabit</guid></item><item><title>Dari Bulan Februari DPO Akhirnya Satresnarkoba Berhasil Ciduk Pelaku Serta Dua Rekan Lainnya</title><link>https://seputarriau.co/news/detail/19362/dari-bulan-februari-dpo-akhirnya-satresnarkoba-berhasil-ciduk-pelaku-serta-dua-rekan-lainnya</link><description>&lt;p&gt;BENGKALIS, seputarriau.co – Seorang pria yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) kasus narkotika sejak Februari akhirnya berhasil diamankan Tim Opsnal Satresnarkoba Polres Bengkalis bersama dua rekannya dalam pengungkapan kasus dugaan peredaran gelap narkotika jenis sabu di Kecamatan Bathin Solapan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kapolres Bengkalis AKBP Fahrian Saleh Siregar, S.I.K., M.Si melalui Kasat Resnarkoba Polres Bengkalis AKP Tidar Laksono, S.Tr.K., S.I.K menyampaikan, pengungkapan tersebut dilakukan pada Kamis (30/7/2026) sekitar pukul 18.45 WIB di sebuah pondok yang berada di Jalan Tegal Sari Km 4, Desa Pematang Obo, Kecamatan Bathin Solapan, Kabupaten Bengkalis.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam operasi tersebut, petugas mengamankan tiga pria berinisial S.A.D. (48), B.I. (34), dan J.S. (36). Salah seorang di antaranya diketahui merupakan DPO kasus narkotika sejak Februari. Ketiganya diduga terlibat dalam peredaran gelap narkotika jenis sabu.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pengungkapan bermula dari informasi masyarakat yang menyebutkan lokasi tersebut kerap dijadikan tempat transaksi narkotika. Menindaklanjuti informasi itu, Tim Opsnal Satresnarkoba melakukan penyelidikan hingga akhirnya berhasil mengamankan ketiga terduga pelaku.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Saat dilakukan penggeledahan, petugas menemukan satu paket kecil diduga narkotika jenis sabu dengan berat kotor 0,15 gram yang disimpan di dalam kotak rokok. Selain itu, turut diamankan barang bukti berupa plastik klip bening, dua sendok sabu, gunting, kaca pyrex, korek api, kotak telepon genggam yang berisi perlengkapan penyalahgunaan narkotika, serta tiga unit telepon genggam.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, salah seorang terduga pelaku mengaku sabu tersebut diperoleh dari seorang pemasok yang saat ini masih dalam penyelidikan dan berhasil melarikan diri. Sementara itu, hasil tes urine terhadap ketiga terduga pelaku menunjukkan positif mengandung methamphetamine.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Saat ini, ketiga terduga pelaku beserta barang bukti telah diamankan di Mapolres Bengkalis guna menjalani proses penyidikan lebih lanjut. Penyidik juga terus melakukan pengembangan untuk mengungkap jaringan pemasok narkotika yang terlibat dalam perkara tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Para terduga pelaku dipersangkakan melanggar Pasal 114 ayat (1) jo Pasal 132 ayat (1) Undang&#45;Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika beserta ketentuan pidana lainnya yang berlaku.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kapolres Bengkalis AKBP Fahrian Saleh Siregar, S.I.K., M.Si melalui Kasat Resnarkoba Polres Bengkalis AKP Tidar Laksono, S.Tr.K., S.I.K menegaskan komitmennya dalam memberantas penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika di wilayah Kabupaten Bengkalis. Masyarakat juga diimbau untuk mendukung Program P4GN (Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika) dengan tidak terlibat dalam penyalahgunaan narkotika serta segera melaporkan apabila mengetahui adanya aktivitas mencurigakan terkait peredaran narkoba.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Laporan dari masyarakat sangat membantu dalam mengungkap tindak pidana narkotika. Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama&#45;sama menyelamatkan generasi bangsa dari bahaya narkoba,&quot; ujar Kasat Resnarkoba.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Polres Bengkalis membuka layanan pengaduan melalui Call Center Polri 110 maupun WhatsApp Kapolres Bengkalis. Setiap informasi dari masyarakat akan ditindaklanjuti sesuai prosedur dengan tetap menjaga kerahasiaan identitas pelapor.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dew&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://seputarriau.co/assets/berita/original/88512902253-rps20260801_083019.jpg"/><pubDate>Sat, 01 Aug 2026 08:32:00 +0700</pubDate><guid>https://seputarriau.co/news/detail/19362/dari-bulan-februari-dpo-akhirnya-satresnarkoba-berhasil-ciduk-pelaku-serta-dua-rekan-lainnya</guid></item><item><title>Polres Bengkalis Amankan Satu Pelaku Perambah HPT 20  Hektare di Areal Konsesi PT SPM</title><link>https://seputarriau.co/news/detail/19361/polres-bengkalis-amankan-satu-pelaku-perambah-hpt-20--hektare-di-areal-konsesi-pt-spm</link><description>&lt;p&gt;BENGKALIS, seputarriau.co – Satreskrim Polres Bengkalis menetapkan seorang pria berinisial A.S. sebagai tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana perambahan kawasan Hutan Produksi Tetap (HP) di areal konsesi PT Sekato Pratama Makmur (SPM), Dusun Air Raja, Desa Tanjung Leban, Kecamatan Bandar Laksamana, Kabupaten Bengkalis.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Penetapan tersangka dilakukan setelah penyidik melaksanakan serangkaian proses penyidikan, mulai dari pemeriksaan saksi&#45;saksi, penyitaan barang bukti, pemeriksaan ahli dari Balai Pemantapan Kawasan Hutan (BPKH), hingga gelar perkara.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kapolres Bengkalis AKBP Fahrian Saleh Siregar, S.I.K., M.Si. melalui Kasat Reskrim AKP Yohn Mabel, S.Trk., S.I.K. menjelaskan bahwa perkara tersebut berawal dari laporan pihak PT SPM yang menemukan adanya aktivitas pembukaan lahan di kawasan hutan produksi tetap yang berada dalam areal konsesi perusahaan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Setelah dilakukan penyelidikan dan penyidikan secara profesional, penyidik memperoleh alat bukti yang cukup sehingga menetapkan seorang tersangka berinisial A.S. dalam perkara dugaan tindak pidana kehutanan dan perusakan hutan,&quot; ujar AKP Yohn Mabel.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dari hasil penyelidikan diketahui, lahan yang telah dirambah diperkirakan mencapai ±20 hektare. Di lokasi, petugas juga menemukan sebagian area telah dipersiapkan untuk penanaman kelapa sawit.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam pengungkapan kasus ini, penyidik mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya satu unit alat berat jenis excavator merek Hitachi PC110, bibit kelapa sawit, satu tabung gas oksigen, satu set peralatan las, serta dokumen rekening koran yang berkaitan dengan proses penyidikan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tersangka dipersangkakan melanggar ketentuan Undang&#45;Undang Nomor 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan sebagaimana telah diubah dengan Undang&#45;Undang Nomor 6 Tahun 2023, serta Undang&#45;Undang Nomor 18 Tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan sebagaimana telah diubah melalui Undang&#45;Undang Nomor 6 Tahun 2023.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Saat ini penyidik Satreskrim Polres Bengkalis masih melengkapi berkas perkara untuk selanjutnya dilimpahkan kepada Jaksa Penuntut Umum (JPU).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Polres Bengkalis menegaskan komitmennya dalam menindak setiap bentuk perambahan kawasan hutan dan tindak pidana yang merusak lingkungan, sebagai upaya menjaga kelestarian hutan serta menegakkan hukum di wilayah Kabupaten Bengkalis.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dew/rls&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://seputarriau.co/assets/berita/original/72585729621-rps20260801_082302.jpg"/><pubDate>Sat, 01 Aug 2026 08:23:00 +0700</pubDate><guid>https://seputarriau.co/news/detail/19361/polres-bengkalis-amankan-satu-pelaku-perambah-hpt-20--hektare-di-areal-konsesi-pt-spm</guid></item><item><title>Fun Football Hari Jadi ke&#45;514 Bengkalis, Ketua DPRD: Pererat Silaturahmi dan Perkuat Sinergi</title><link>https://seputarriau.co/news/detail/19360/fun-football-hari-jadi-ke514-bengkalis-ketua-dprd-pererat-silaturahmi-dan-perkuat-sinergi</link><description>&lt;p&gt;BENGKALIS, seputarriau.co – Ketua DPRD Septian Nugraha, menilai kegiatan Fun Football sempena Hari Jadi ke&#45;514 Kabupaten Bengkalis menjadi momentum penting untuk mempererat silaturahmi, memperkuat sinergi, serta membangun kebersamaan antar instansi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bengkalis.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kegiatan Fun Football yang diikuti Ketua DPRD, Septian Nugraha, bersama jajaran pemerintah daerah dan berbagai instansi tersebut berlangsung di Stadion Muhammad Ali, Kamis (30/7/2026) sore.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Momen Hari Jadi ke&#45;514 Kabupaten Bengkalis ini patut kita jadikan sebagai titik tolak untuk terus meningkatkan kinerja dan kebersamaan, Mens sana in corpore sano di dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat. Mari jadikan kegiatan ini sebagai momentum menjaga kesehatan, mempererat persaudaraan, dan menikmati pertandingan dengan penuh sportivitas serta kegembiraan,&quot; ujar Septian.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kegiatan berlangsung dalam suasana penuh semangat dan kekeluargaan. Seluruh peserta yang merupakan perwakilan dari berbagai perangkat daerah dan instansi tampak antusias mengikuti pertandingan dengan menjunjung tinggi nilai&#45;nilai sportivitas.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Turut hadir dalam kegiatan tersebut Danramil 01/Bengkalis Kapten Arm. Yogi Sudarso, Sekretaris Daerah Kabupaten Bengkalis dr. Ersan Saputra TH, Sekretaris DPRD Kabupaten Bengkalis Rafiardhi Ikhsan, para kepala bagian di Sekretariat DPRD Kabupaten Bengkalis, serta seluruh kepala perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bengkalis.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dew/Humas DPRD&amp;nbsp;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://seputarriau.co/assets/berita/original/44539958368-rps20260731_151935.jpg"/><pubDate>Thu, 30 Jul 2026 23:30:00 +0700</pubDate><guid>https://seputarriau.co/news/detail/19360/fun-football-hari-jadi-ke514-bengkalis-ketua-dprd-pererat-silaturahmi-dan-perkuat-sinergi</guid></item><item><title>Ketua DPRD Bengkalis Apresiasi Kenduri Adat Hari Jadi ke&#45;514, Perkuat Pelestarian Budaya Melayu</title><link>https://seputarriau.co/news/detail/19359/ketua-dprd-bengkalis-apresiasi-kenduri-adat-hari-jadi-ke514-perkuat-pelestarian-budaya-melayu</link><description>&lt;p&gt;BENGKALIS , seputarriau.co – Ketua DPRD Kabupaten Bengkalis Septian Nugraha mengapresiasi pelaksanaan Majelis Kenduri Adat sempena puncak peringatan Hari Jadi ke&#45;514 Bengkalis Tahun 2026 yang digelar Majelis Kerapatan Adat (MKA) dan Dewan Pimpinan Harian (DPH) Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Kabupaten Bengkalis, Kamis (30/7/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurutnya, Kenduri Adat menjadi wadah pelestarian budaya Melayu sekaligus mempererat hubungan antara pemerintah, tokoh adat, dan seluruh lapisan masyarakat&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;“Momentum Hari Jadi Bengkalis ke&#45;514 ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk terus menjaga persatuan, memperkuat kebersamaan, serta melanjutkan pembangunan daerah dengan semangat bersama,” ujar Septian.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia menilai, nilai&#45;nilai adat dan budaya merupakan identitas yang harus terus dijaga di tengah perkembangan zaman. Melalui kegiatan seperti Kenduri Adat, generasi penerus dapat terus mengenal dan memahami warisan budaya Melayu yang menjadi jati diri Negeri Junjungan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam kesempatan tersebut, Bupati Bengkalis Hj. Kasmarni menyampaikan apresiasi kepada MKA dan DPH LAMR Kabupaten Bengkalis yang telah menyelenggarakan rangkaian Kenduri Adat sebagai bagian dari peringatan Hari Jadi ke&#45;514 Bengkalis.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurut Bupati, pelaksanaan Kenduri Adat merupakan wujud rasa syukur atas perjalanan panjang sejarah Bengkalis, sekaligus penghormatan terhadap jasa para pendahulu yang telah membangun negeri ini.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Alhamdulillah, rasa syukur atas perjalanan panjang negeri ini kemudian kita sempurnakan melalui Majelis Kenduri Adat dengan memanjatkan doa bersama serta menghayati nilai&#45;nilai adat dan budaya Melayu,” ujar Kasmarni.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia menjelaskan, sebelum pelaksanaan Kenduri Adat, Pemerintah Kabupaten Bengkalis bersama DPRD Bengkalis telah menggelar Sidang Paripurna Istimewa sebagai momentum mengenang sejarah perjuangan daerah serta memperkuat komitmen melanjutkan pembangunan Bengkalis yang bermarwah, maju, dan gemilang.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kasmarni juga mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan momentum Hari Jadi ke&#45;514 Bengkalis sebagai penguat persatuan tanpa membedakan suku, agama, maupun latar belakang.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Bengkalis tidak bisa dibangun oleh langkah satu orang, melainkan oleh ribuan langkah yang berjalan seiring. Tidak bisa dibesarkan oleh satu tangan, melainkan oleh semangat kebersamaan yang saling menguatkan. Karena itu, mari kita terus bersatu membangun negeri,” ungkapnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Majelis Kenduri Adat tersebut turut dihadiri Wakil Ketua III, H. Misno, Anggota DPRD Bengkalis, Hendra, S.T., MM, Zamzami, S.H, DR. H. Muhammad Isa, Anggota DPR RI Iyet Bustami, Gubernur Riau yang diwakili Asisten I Setda Provinsi Riau H. Zulkifli Syukur, Wakil Bupati Bengkalis H. Bagus Santoso, Sekretaris DPRD Bengkalis, Rafiardhi Ikhsan, S.STP., M.Si, unsur Forkopimda, tokoh adat, tokoh agama, serta para undangan lainnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dew/ HUMAS DPRD&amp;nbsp;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://seputarriau.co/assets/berita/original/50257060613-rps20260731_150707.jpg"/><pubDate>Thu, 30 Jul 2026 16:10:00 +0700</pubDate><guid>https://seputarriau.co/news/detail/19359/ketua-dprd-bengkalis-apresiasi-kenduri-adat-hari-jadi-ke514-perkuat-pelestarian-budaya-melayu</guid></item><item><title>Paripurna DPRD Rangka Hari Jadi ke&#45;514 Bengkalis, Teguhkan Semangat Membangun Negeri Junjungan</title><link>https://seputarriau.co/news/detail/19358/paripurna-dprd-rangka-hari-jadi-ke514-bengkalis-teguhkan-semangat-membangun-negeri-junjungan</link><description>&lt;p&gt;BENGKALIS, seputarriau.co – Momentum peringatan Hari Jadi ke&#45;514 Bengkalis menjadi pengingat akan panjangnya perjalanan sejarah, perjuangan para pendahulu, serta semangat kebersamaan dalam membangun Negeri Junjungan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Untuk memaknai hari bersejarah tersebut, DPRD Kabupaten Bengkalis menggelar Rapat Paripurna Istimewa di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Bengkalis, Kamis (30/7/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kegiatan paripurna tersebut diawali dengan prosesi arak&#45;arakan adat menuju Gedung DPRD Kabupaten Bengkalis sebagai simbol penghormatan terhadap nilai&#45;nilai adat dan budaya Melayu yang menjadi jati diri daerah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Rapat Paripurna dibuka oleh Ketua DPRD Kabupaten Bengkalis, Septian Nugraha, S.E., M.IP., didampingi Wakil Ketua I M. Arsya Fadillah, S.IP., Wakil Ketua II Hendrik Firnanda Pangaribuan, Wakil Ketua III H. Misno, Bupati Kasmarni, S.Sos., M.MP., dan Wakil Bupati Dr. H. Bagus Santoso.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Turut hadir mewakili Gubernur Riau, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi Riau H. Zulkifli Syukur, M.A., M.Si., Bupati Bengkalis ke&#45;14 H. Amril Mukminin, S.E., M.M., anggota DPRD Kabupaten Bengkalis, unsur Forkopimda, kepala perangkat daerah, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, serta para tamu undangan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam sambutannya, Ketua DPRD Kabupaten Bengkalis Septian Nugraha mengatakan bahwa prosesi peringatan Hari Jadi Bengkalis merupakan wujud ikhtiar untuk menunjukkan bahwa generasi saat ini tetap memiliki rasa hormat yang tinggi kepada para pendahulu yang telah meletakkan dasar pembangunan negeri.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Melalui peringatan ini, kita ingin menyampaikan bahwa kita semua memuliakan perjuangan mereka dan menghormatinya dengan penuh ketakziman,&quot; ujar Septian.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia menambahkan, Hari Jadi Bengkalis juga menjadi momentum untuk merefleksikan perjalanan pembangunan yang telah dilalui, mengevaluasi berbagai capaian yang telah diraih, serta menyusun langkah&#45;langkah strategis guna mewujudkan pembangunan yang lebih baik di masa mendatang.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Kita semua bersyukur kepada Allah SWT yang telah menganugerahi negeri ini dengan segala sumber daya. Semoga seluruh potensi yang dimiliki dapat dimanfaatkan secara maksimal demi kesejahteraan masyarakat. Insya Allah, cita&#45;cita menjadikan Bengkalis sebagai negeri yang terbilang dan unggul akan dapat kita wujudkan bersama,&quot; ungkapnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam sambutannya, Bupati Bengkalis Kasmarni menyampaikan apresiasi kepada DPRD Kabupaten Bengkalis yang telah menginisiasi Sidang Paripurna Istimewa sebagai bentuk penghormatan terhadap sejarah panjang perjalanan Kabupaten Bengkalis. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Riau, Forkopimda, para kepala daerah, tokoh adat, tokoh agama, akademisi, dunia usaha, insan pers, serta seluruh masyarakat yang terus bersinergi mendukung pembangunan daerah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Pada usia 514 tahun, Bengkalis bukan sekadar mencatat perjalanan waktu, melainkan mewarisi jejak panjang peradaban Melayu yang dibangun melalui perjuangan para pendahulu. Sejarah perjuangan Laksamana Hang Nadim dan para pejuang Bengkalis menjadi pengingat bahwa negeri ini lahir dari keberanian, persatuan, dan semangat mempertahankan marwah. Karena itu, peringatan Hari Jadi Bengkalis harus menjadi momentum memperkuat identitas, memperteguh komitmen, serta menatap masa depan dengan semangat kebersamaan,&quot; ungkap Bupati.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pada penghujung acara, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi Riau H. Zulkifli Syukur menyampaikan ucapan selamat Hari Jadi Bengkalis ke&#45;514. Ia berharap peringatan tersebut semakin mempererat persatuan, memperkuat kolaborasi, dan mengoptimalkan sinergi pembangunan antara Pemerintah Provinsi Riau dan Pemerintah Kabupaten Bengkalis.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Pemerintah Provinsi Riau akan terus berjalan bersama Pemerintah Kabupaten Bengkalis. Insya Allah, melalui sinergi yang semakin kuat, berbagai potensi yang dimiliki Kabupaten Bengkalis akan menjadi kekuatan pembangunan yang bermanfaat bagi masyarakat. Tantangan sebesar apa pun akan dapat kita hadapi apabila pemerintah dan masyarakat berjalan dengan satu tujuan yang sama,&quot; tuturnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Rangkaian kegiatan diakhiri dengan ramah tamah dan foto bersama, kemudian dilanjutkan dengan acara makan beradat di Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Kabupaten Bengkalis.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dew/Humas DPRD&amp;nbsp;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://seputarriau.co/assets/berita/original/8504925922-rps20260731_145834.jpg"/><pubDate>Thu, 30 Jul 2026 16:00:00 +0700</pubDate><guid>https://seputarriau.co/news/detail/19358/paripurna-dprd-rangka-hari-jadi-ke514-bengkalis-teguhkan-semangat-membangun-negeri-junjungan</guid></item><item><title>Paripurna Hari Jadi ke&#45;514 Bengkalis, DPRD Teguhkan Semangat Membangun Negeri Junjungan</title><link>https://seputarriau.co/news/detail/19357/paripurna-hari-jadi-ke514-bengkalis-dprd-teguhkan-semangat-membangun-negeri-junjungan</link><description>&lt;p&gt;BENGKALIS, seputarriau.co – Momentum peringatan Hari Jadi ke&#45;514 Bengkalis menjadi pengingat akan panjangnya perjalanan sejarah, perjuangan para pendahulu, serta semangat kebersamaan dalam membangun Negeri Junjungan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Untuk memaknai hari bersejarah tersebut, DPRD Kabupaten Bengkalis menggelar Rapat Paripurna Istimewa di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Bengkalis, Kamis (30/7/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kegiatan paripurna tersebut diawali dengan prosesi arak&#45;arakan adat menuju Gedung DPRD Kabupaten Bengkalis sebagai simbol penghormatan terhadap nilai&#45;nilai adat dan budaya Melayu yang menjadi jati diri daerah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Rapat Paripurna dibuka oleh Ketua DPRD Kabupaten Bengkalis, Septian Nugraha, S.E., M.IP., didampingi Wakil Ketua I M. Arsya Fadillah, S.IP., Wakil Ketua II Hendrik Firnanda Pangaribuan, Wakil Ketua III H. Misno, Bupati Kasmarni, S.Sos., M.MP., dan Wakil Bupati Dr. H. Bagus Santoso.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Turut hadir mewakili Gubernur Riau, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi Riau H. Zulkifli Syukur, M.A., M.Si., Bupati Bengkalis ke&#45;14 H. Amril Mukminin, S.E., M.M., anggota DPRD Kabupaten Bengkalis, unsur Forkopimda, kepala perangkat daerah, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, serta para tamu undangan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam sambutannya, Ketua DPRD Kabupaten Bengkalis Septian Nugraha mengatakan bahwa prosesi peringatan Hari Jadi Bengkalis merupakan wujud ikhtiar untuk menunjukkan bahwa generasi saat ini tetap memiliki rasa hormat yang tinggi kepada para pendahulu yang telah meletakkan dasar pembangunan negeri.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Melalui peringatan ini, kita ingin menyampaikan bahwa kita semua memuliakan perjuangan mereka dan menghormatinya dengan penuh ketakziman,&quot; ujar Septian.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia menambahkan, Hari Jadi Bengkalis juga menjadi momentum untuk merefleksikan perjalanan pembangunan yang telah dilalui, mengevaluasi berbagai capaian yang telah diraih, serta menyusun langkah&#45;langkah strategis guna mewujudkan pembangunan yang lebih baik di masa mendatang.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Kita semua bersyukur kepada Allah SWT yang telah menganugerahi negeri ini dengan segala sumber daya. Semoga seluruh potensi yang dimiliki dapat dimanfaatkan secara maksimal demi kesejahteraan masyarakat. Insya Allah, cita&#45;cita menjadikan Bengkalis sebagai negeri yang terbilang dan unggul akan dapat kita wujudkan bersama,&quot; ungkapnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam sambutannya, Bupati Bengkalis Kasmarni menyampaikan apresiasi kepada DPRD Kabupaten Bengkalis yang telah menginisiasi Sidang Paripurna Istimewa sebagai bentuk penghormatan terhadap sejarah panjang perjalanan Kabupaten Bengkalis. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Riau, Forkopimda, para kepala daerah, tokoh adat, tokoh agama, akademisi, dunia usaha, insan pers, serta seluruh masyarakat yang terus bersinergi mendukung pembangunan daerah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Pada usia 514 tahun, Bengkalis bukan sekadar mencatat perjalanan waktu, melainkan mewarisi jejak panjang peradaban Melayu yang dibangun melalui perjuangan para pendahulu. Sejarah perjuangan Laksamana Hang Nadim dan para pejuang Bengkalis menjadi pengingat bahwa negeri ini lahir dari keberanian, persatuan, dan semangat mempertahankan marwah. Karena itu, peringatan Hari Jadi Bengkalis harus menjadi momentum memperkuat identitas, memperteguh komitmen, serta menatap masa depan dengan semangat kebersamaan,&quot; ungkap Bupati.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pada penghujung acara, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi Riau H. Zulkifli Syukur menyampaikan ucapan selamat Hari Jadi Bengkalis ke&#45;514. Ia berharap peringatan tersebut semakin mempererat persatuan, memperkuat kolaborasi, dan mengoptimalkan sinergi pembangunan antara Pemerintah Provinsi Riau dan Pemerintah Kabupaten Bengkalis.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Pemerintah Provinsi Riau akan terus berjalan bersama Pemerintah Kabupaten Bengkalis. Insya Allah, melalui sinergi yang semakin kuat, berbagai potensi yang dimiliki Kabupaten Bengkalis akan menjadi kekuatan pembangunan yang bermanfaat bagi masyarakat. Tantangan sebesar apa pun akan dapat kita hadapi apabila pemerintah dan masyarakat berjalan dengan satu tujuan yang sama,&quot; tuturnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Rangkaian kegiatan diakhiri dengan ramah tamah dan foto bersama, kemudian dilanjutkan dengan acara makan beradat di Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Kabupaten Bengkalis.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dew/Humas DPRD&amp;nbsp;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://seputarriau.co/assets/berita/original/68565998595-rps20260731_145834.jpg"/><pubDate>Mon, 29 Jun 2026 15:45:00 +0700</pubDate><guid>https://seputarriau.co/news/detail/19357/paripurna-hari-jadi-ke514-bengkalis-dprd-teguhkan-semangat-membangun-negeri-junjungan</guid></item><item><title>Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025, DPRD Bengkalis Sampaikan Laporan Banggar Ranperda</title><link>https://seputarriau.co/news/detail/19356/pelaksanaan-apbd-tahun-anggaran-2025-dprd-bengkalis-sampaikan-laporan-banggar-ranperda</link><description>&lt;p&gt;BENGKALIS, seputarriau.co – Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kabupaten Bengkalis menyampaikan sejumlah rekomendasi kepada Pemerintah Kabupaten Bengkalis sebagai tindak lanjut hasil pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025. Rekomendasi tersebut disampaikan Juru Bicara Banggar, Sanusi, S.H., M.H., dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Bengkalis yang digelar di Ruang Rapat Paripurna DPRD, Rabu (29/07/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Rapat paripurna dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kabupaten Bengkalis, Septian Nugraha, S.T., M.IP., didampingi Wakil Ketua I M. Arsya Fadillah, S.IP., Wakil Ketua II Hendrik Firnanda Pangaribuan, dan Wakil Ketua III H. Misno, serta dihadiri Bupati Bengkalis Hj. Kasmarni, S.Sos., M.MP.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sebelum rapat dimulai, Sekretaris DPRD Kabupaten Bengkalis, Rafiardhi Ikhsan, S.STP., M.Si., mengumumkan bahwa jumlah anggota DPRD yang hadir telah memenuhi kuorum sehingga rapat paripurna dapat dilaksanakan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Laporan Badan Anggaran DPRD Kabupaten Bengkalis disampaikan oleh Anggota Banggar, Sanusi, S.H., M.H. Dalam laporannya, Sanusi menjelaskan bahwa berdasarkan Pasal 194 Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah, kepala daerah wajib menyampaikan Ranperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD kepada DPRD dengan dilampiri laporan keuangan yang telah diperiksa oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), ikhtisar laporan kinerja, dan laporan keuangan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), paling lambat enam bulan setelah tahun anggaran berakhir.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Lebih lanjut, Sanusi menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Bengkalis telah memenuhi ketentuan sebagaimana diatur dalam Pasal 190 Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2019 dengan melengkapi dokumen berupa Laporan Realisasi Anggaran, Laporan Perubahan Saldo Anggaran Lebih, Neraca, Laporan Operasional, Laporan Arus Kas, Laporan Perubahan Ekuitas, Catatan atas Laporan Keuangan, serta dokumen pendukung lainnya dalam penyampaian Ranperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025.&lt;br&gt;Pada kesempatan tersebut, Badan Anggaran DPRD Kabupaten Bengkalis juga memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Bengkalis atas capaian Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) terhadap Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Tahun Anggaran 2025. Opini WTP tersebut merupakan yang ke&#45;13 kali secara berturut&#45;turut diterima oleh Pemerintah Kabupaten Bengkalis.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Capaian ini merupakan bukti nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Bengkalis dalam mewujudkan tata kelola keuangan daerah yang baik, transparan, dan akuntabel. Harapan kami, prestasi ini dapat terus dipertahankan pada tahun&#45;tahun mendatang,&quot; ujar Sanusi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Banggar menilai Pemerintah Daerah perlu memperkuat Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP), khususnya dalam pengelolaan pendapatan, belanja, aset, dan kewajiban daerah. Langkah tersebut dinilai penting guna mencegah terulangnya kelemahan administrasi maupun penyimpangan dalam pengelolaan keuangan daerah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selain itu, Banggar mendorong seluruh perangkat daerah agar meningkatkan kepatuhan terhadap ketentuan peraturan perundang&#45;undangan, terutama dalam pelaksanaan pengadaan barang dan jasa, pengelolaan keuangan daerah, serta pelaksanaan program dan kegiatan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Banggar juga menekankan pentingnya peningkatan kualitas tata kelola APBD melalui penguatan kompetensi sumber daya manusia pada seluruh perangkat daerah, khususnya bagi organisasi perangkat daerah yang penyusunan laporan keuangannya masih belum optimal. Peningkatan kapasitas aparatur diharapkan mampu menghasilkan laporan keuangan yang semakin transparan, akuntabel, dan sesuai dengan standar akuntansi pemerintahan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selain itu, Pemerintah Daerah juga direkomendasikan untuk melakukan perkiraan pendapatan secara rasional sesuai kondisi riil daerah, menetapkan prioritas belanja berdasarkan ketentuan penyusunan APBD, serta mendokumentasikan seluruh proses penyusunan APBD dan APBD Perubahan secara tertib melalui kertas kerja sebagai bentuk pertanggungjawaban dan penguatan tata kelola keuangan daerah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Rekomendasi ini diharapkan menjadi bahan evaluasi dan tindak lanjut bagi Pemerintah Kabupaten Bengkalis dalam meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan serta mempertahankan pengelolaan keuangan daerah yang transparan, akuntabel, dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang&#45;undangan,&quot; ujar Sanusi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menanggapi laporan tersebut, Bupati Bengkalis Hj. Kasmarni menyampaikan apresiasi kepada DPRD Kabupaten Bengkalis, khususnya Badan Anggaran, yang telah melaksanakan pembahasan Ranperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 secara maraton, komprehensif, cermat, objektif, dan penuh tanggung jawab.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurut Bupati, hasil pembahasan Banggar menjadi landasan penting bagi Pemerintah Kabupaten Bengkalis untuk segera memanfaatkan Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) melalui berbagai program dan kegiatan yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan perekonomian daerah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia juga menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Bengkalis menerima hasil pembahasan dan telaah Badan Anggaran DPRD beserta berbagai catatan, saran, koreksi, dan rekomendasi yang telah disampaikan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Seluruh saran, masukan, koreksi, maupun rekomendasi tersebut akan menjadi komitmen kami untuk ditindaklanjuti secara serius oleh seluruh perangkat daerah sesuai tugas dan tanggung jawab masing&#45;masing, berpedoman pada ketentuan peraturan perundang&#45;undangan, sekaligus menjadi bahan evaluasi untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan dan pengelolaan keuangan daerah pada masa yang akan datang,&quot; ujar Bupati.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Terakhir, Hj. Kasmarni berharap sinergi, komunikasi, dan kolaborasi yang selama ini telah terjalin harmonis antara Pemerintah Kabupaten Bengkalis dan DPRD Kabupaten Bengkalis dapat terus dipertahankan bahkan ditingkatkan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Dengan sinergi yang semakin kuat, kami optimistis berbagai agenda pembangunan daerah dapat berjalan secara optimal sehingga mampu memberikan manfaat yang sebesar&#45;besarnya bagi kesejahteraan masyarakat Kabupaten Bengkalis,&quot; tutupnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dew/ Humas DPRD&amp;nbsp;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://seputarriau.co/assets/berita/original/92013785961-rps20260731_144805.jpg"/><pubDate>Thu, 30 Jul 2026 07:00:00 +0700</pubDate><guid>https://seputarriau.co/news/detail/19356/pelaksanaan-apbd-tahun-anggaran-2025-dprd-bengkalis-sampaikan-laporan-banggar-ranperda</guid></item><item><title>Tingkatkan Pelayanan, DPRD Setujui Kerja Sama Pengelolaan E&#45;Ticketing Ro&#45;Ro Air Putih–Sungai Selari</title><link>https://seputarriau.co/news/detail/19355/tingkatkan-pelayanan-dprd-setujui-kerja-sama-pengelolaan-eticketing-roro-air-putih–sungai-selari</link><description>&lt;p&gt;BENGKALIS , seputarriau.co &#45; DPRD menyetujui kerja sama Pemerintah Kabupaten Bengkalis dengan pihak ketiga dalam pengelolaan Sistem Tiket Elektronik Kepelabuhanan pada penyeberangan Ro&#45;Ro Air Putih–Sungai Selari. Persetujuan tersebut menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kualitas pelayanan transportasi penyeberangan melalui sistem digital yang lebih cepat, transparan, akuntabel, dan efisien, sekaligus menjawab kebutuhan masyarakat terhadap pelayanan publik yang semakin modern.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Persetujuan disampaikan dalam Rapat Paripurna dengan agenda Persetujuan DPRD atas Kerja Sama Pemerintah Kabupaten Bengkalis dengan pihak ketiga dalam pengelolaan Sistem Tiket Elektronik Kepelabuhanan pada Penyeberangan Ro&#45;Ro Air Putih dan Sungai Selari, Rabu (29/07/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Rapat paripurna dipimpin Ketua DPRD Kabupaten Bengkalis, Septian Nugraha, didampingi Wakil Ketua I M. Arsya Fadillah, Wakil Ketua II Hendrik Firnanda Pangaribuan, dan Wakil Ketua III H. Misno, serta dihadiri Wakil Bupati Bengkalis, Dr. H. Bagus Santoso, yang mewakili Bupati Bengkalis.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sebelum rapat dimulai, Wakil Bupati Bengkalis, Dr. H. Bagus Santoso, menyampaikan apresiasi kepada pimpinan dan seluruh anggota DPRD Kabupaten Bengkalis atas dukungan serta persetujuan yang diberikan terhadap rencana kerja sama tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurutnya, kerja sama ini dilatarbelakangi kebutuhan peningkatan kualitas pelayanan publik di sektor transportasi dan perhubungan, khususnya pelayanan penyeberangan dan kepelabuhanan. Seiring perkembangan teknologi informasi, penerapan sistem tiket elektronik menjadi kebutuhan yang tidak dapat dihindari guna mewujudkan pelayanan yang cepat, transparan, akuntabel, dan efisien.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam penyampaian pendapat fraksi, Fraksi PDI Perjuangan melalui juru bicara Mila Fitria menyatakan sepakat bahwa sistem e&#45;ticketing harus mampu mengurai dan menyelesaikan permasalahan antrean kendaraan di pelabuhan secara efektif, terutama pada masa puncak seperti arus mudik dan hari besar.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sementara itu, Fraksi NasDem melalui juru bicara Rumbin Sitio, S.Pd., mengingatkan Dinas Perhubungan Kabupaten Bengkalis agar tidak hanya berfokus pada penerapan sistem e&#45;ticketing, tetapi juga proaktif dalam membenahi serta meningkatkan kualitas layanan penyeberangan Ro&#45;Ro.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pendapat Fraksi Gerindra yang disampaikan oleh Hendrik Firnanda Pangaribuan menegaskan bahwa Pemerintah Daerah perlu menyediakan mekanisme pelayanan alternatif bagi masyarakat yang belum terbiasa menggunakan layanan digital, sehingga tidak ada kelompok masyarakat yang mengalami kesulitan dalam mengakses layanan penyeberangan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selanjutnya, Fraksi PKS melalui juru bicara Hj. Nurhasanah, Lc., menyampaikan pentingnya antisipasi kebocoran data melalui mitigasi risiko dan sistem cadangan (risk mitigation/back&#45;up system). Mengingat sistem e&#45;ticketing akan menghimpun identitas pengguna jasa, Fraksi PKS meminta pihak ketiga dapat menjamin keamanan serta kerahasiaan data masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;A.Md., menyatakan bahwa kebijakan e&#45;ticketing harus menjadi instrumen untuk memperkuat kehadiran pemerintah dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, bukan semata&#45;mata menghadirkan teknologi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sementara itu, Fraksi Bintang Demokrat Karya melalui juru bicara Hendra, S.T., M.T., M.M., menyatakan mendukung agar penggunaan tenaga kerja lokal tetap menjadi bagian dari kerja sama tersebut. Dengan demikian, kerja sama ini tidak hanya memberikan manfaat dalam peningkatan pelayanan, tetapi juga memberikan dampak ekonomi serta membuka kesempatan kerja bagi masyarakat Kabupaten Bengkalis.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Terakhir, Fraksi Amanat Perindo Persatuan melalui juru bicara Firman, S.H., menyatakan mendukung penerapan e&#45;ticketing pada penyeberangan Ro&#45;Ro Air Putih–Sungai Selari. Fraksi berharap implementasi program tersebut dapat mengurangi berbagai persoalan yang selama ini terjadi, meningkatkan pendapatan daerah, serta menjawab kebutuhan masyarakat terhadap pelayanan penyeberangan yang selama ini menjadi perhatian bersama.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dew/ Humas DPRD&amp;nbsp;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://seputarriau.co/assets/berita/original/64204040942-rps20260731_143918.jpg"/><pubDate>Thu, 30 Jul 2026 12:00:00 +0700</pubDate><guid>https://seputarriau.co/news/detail/19355/tingkatkan-pelayanan-dprd-setujui-kerja-sama-pengelolaan-eticketing-roro-air-putih–sungai-selari</guid></item><item><title>DPRD Setujui Kerja Sama Pengelolaan E&#45;Ticketing Ro&#45;Ro Air Putih–Sungai Selari</title><link>https://seputarriau.co/news/detail/19354/dprd-setujui-kerja-sama-pengelolaan-eticketing-roro-air-putih–sungai-selari</link><description>&lt;p&gt;BENGKALIS , seputarriau.co &#45; DPRD menyetujui kerja sama Pemerintah Kabupaten Bengkalis dengan pihak ketiga dalam pengelolaan Sistem Tiket Elektronik Kepelabuhanan pada penyeberangan Ro&#45;Ro Air Putih–Sungai Selari. Persetujuan tersebut menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kualitas pelayanan transportasi penyeberangan melalui sistem digital yang lebih cepat, transparan, akuntabel, dan efisien, sekaligus menjawab kebutuhan masyarakat terhadap pelayanan publik yang semakin modern.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Persetujuan disampaikan dalam Rapat Paripurna dengan agenda Persetujuan DPRD atas Kerja Sama Pemerintah Kabupaten Bengkalis dengan pihak ketiga dalam pengelolaan Sistem Tiket Elektronik Kepelabuhanan pada Penyeberangan Ro&#45;Ro Air Putih dan Sungai Selari, Rabu (29/07/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Rapat paripurna dipimpin Ketua DPRD Kabupaten Bengkalis, Septian Nugraha, didampingi Wakil Ketua I M. Arsya Fadillah, Wakil Ketua II Hendrik Firnanda Pangaribuan, dan Wakil Ketua III H. Misno, serta dihadiri Wakil Bupati Bengkalis, Dr. H. Bagus Santoso, yang mewakili Bupati Bengkalis.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sebelum rapat dimulai, Wakil Bupati Bengkalis, Dr. H. Bagus Santoso, menyampaikan apresiasi kepada pimpinan dan seluruh anggota DPRD Kabupaten Bengkalis atas dukungan serta persetujuan yang diberikan terhadap rencana kerja sama tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurutnya, kerja sama ini dilatarbelakangi kebutuhan peningkatan kualitas pelayanan publik di sektor transportasi dan perhubungan, khususnya pelayanan penyeberangan dan kepelabuhanan. Seiring perkembangan teknologi informasi, penerapan sistem tiket elektronik menjadi kebutuhan yang tidak dapat dihindari guna mewujudkan pelayanan yang cepat, transparan, akuntabel, dan efisien.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam penyampaian pendapat fraksi, Fraksi PDI Perjuangan melalui juru bicara Mila Fitria menyatakan sepakat bahwa sistem e&#45;ticketing harus mampu mengurai dan menyelesaikan permasalahan antrean kendaraan di pelabuhan secara efektif, terutama pada masa puncak seperti arus mudik dan hari besar.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sementara itu, Fraksi NasDem melalui juru bicara Rumbin Sitio, S.Pd., mengingatkan Dinas Perhubungan Kabupaten Bengkalis agar tidak hanya berfokus pada penerapan sistem e&#45;ticketing, tetapi juga proaktif dalam membenahi serta meningkatkan kualitas layanan penyeberangan Ro&#45;Ro.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pendapat Fraksi Gerindra yang disampaikan oleh Hendrik Firnanda Pangaribuan menegaskan bahwa Pemerintah Daerah perlu menyediakan mekanisme pelayanan alternatif bagi masyarakat yang belum terbiasa menggunakan layanan digital, sehingga tidak ada kelompok masyarakat yang mengalami kesulitan dalam mengakses layanan penyeberangan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selanjutnya, Fraksi PKS melalui juru bicara Hj. Nurhasanah, Lc., menyampaikan pentingnya antisipasi kebocoran data melalui mitigasi risiko dan sistem cadangan (risk mitigation/back&#45;up system). Mengingat sistem e&#45;ticketing akan menghimpun identitas pengguna jasa, Fraksi PKS meminta pihak ketiga dapat menjamin keamanan serta kerahasiaan data masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;A.Md., menyatakan bahwa kebijakan e&#45;ticketing harus menjadi instrumen untuk memperkuat kehadiran pemerintah dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, bukan semata&#45;mata menghadirkan teknologi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sementara itu, Fraksi Bintang Demokrat Karya melalui juru bicara Hendra, S.T., M.T., M.M., menyatakan mendukung agar penggunaan tenaga kerja lokal tetap menjadi bagian dari kerja sama tersebut. Dengan demikian, kerja sama ini tidak hanya memberikan manfaat dalam peningkatan pelayanan, tetapi juga memberikan dampak ekonomi serta membuka kesempatan kerja bagi masyarakat Kabupaten Bengkalis.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Terakhir, Fraksi Amanat Perindo Persatuan melalui juru bicara Firman, S.H., menyatakan mendukung penerapan e&#45;ticketing pada penyeberangan Ro&#45;Ro Air Putih–Sungai Selari. Fraksi berharap implementasi program tersebut dapat mengurangi berbagai persoalan yang selama ini terjadi, meningkatkan pendapatan daerah, serta menjawab kebutuhan masyarakat terhadap pelayanan penyeberangan yang selama ini menjadi perhatian bersama.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dew/ Humas DPRD&amp;nbsp;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://seputarriau.co/assets/berita/original/72441414435-rps20260731_142044.jpg"/><pubDate>Tue, 30 Jun 2026 14:23:15 +0700</pubDate><guid>https://seputarriau.co/news/detail/19354/dprd-setujui-kerja-sama-pengelolaan-eticketing-roro-air-putih–sungai-selari</guid></item><item><title>DPRD Bengkalis Sinkronkan Program OPD dalam Rangka Penyusunan PPAS APBD 2027</title><link>https://seputarriau.co/news/detail/19353/dprd-bengkalis-sinkronkan-program-opd-dalam-rangka-penyusunan-ppas-apbd-2027</link><description>&lt;p&gt;BENGKALIS , seputarriau.co – Komisi&#45;komisi DPRD Kabupaten Bengkalis menggelar rapat kerja bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) selaku mitra kerja untuk membahas program dan kegiatan dalam Rancangan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) APBD Tahun Anggaran 2027, Selasa (28/07/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai bagian dari rangkaian penyusunan APBD 2027 agar program yang diusulkan selaras dengan kebutuhan masyarakat dan prioritas pembangunan daerah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Rapat kerja dipimpin oleh masing&#45;masing pimpinan komisi dan dihadiri anggota komisi serta kepala OPD beserta jajaran sesuai bidangnya. Dalam pembahasan, setiap komisi mencermati usulan program, target kinerja, kebutuhan anggaran, serta skala prioritas yang akan dilaksanakan pada tahun anggaran 2027.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Melalui forum tersebut, para anggota komisi memberikan berbagai masukan, saran, dan catatan terhadap program yang diajukan OPD agar pelaksanaannya benar&#45;benar memberikan manfaat bagi masyarakat serta mendukung pencapaian visi pembangunan Kabupaten Bengkalis.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selain menelaah kesesuaian program dengan kebutuhan daerah, rapat kerja juga menjadi sarana sinkronisasi antara rencana kerja perangkat daerah dengan arah kebijakan pembangunan yang tertuang dalam dokumen perencanaan pemerintah daerah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;DPRD Kabupaten Bengkalis berharap seluruh program dan kegiatan yang disepakati dalam pembahasan Rancangan PPAS APBD Tahun Anggaran 2027 dapat disusun secara efektif, efisien, dan tepat sasaran sehingga mampu mendorong peningkatan pelayanan publik, pembangunan infrastruktur, pertumbuhan ekonomi, serta kesejahteraan masyarakat Kabupaten Bengkalis.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Hasil pembahasan masing&#45;masing komisi berupa rekomendasi akan menjadi bahan dalam tahapan selanjutnya yaitu pembahasan Banggar bersama TAPD terkait KUA&#45;PPAS APBD Tahun Anggaran 2027 sebelum ditetapkan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang&#45;undangan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dew/ HUMAS DPRD&amp;nbsp;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://seputarriau.co/assets/berita/original/46638049159-rps20260731_141139.jpg"/><pubDate>Tue, 30 Jun 2026 22:00:00 +0700</pubDate><guid>https://seputarriau.co/news/detail/19353/dprd-bengkalis-sinkronkan-program-opd-dalam-rangka-penyusunan-ppas-apbd-2027</guid></item><item><title>Komisi III Perkuat Sinergi dengan PLN UID Riau&#45;Kepri Guna Mendukung Keandalan Listrik di Bengkalis</title><link>https://seputarriau.co/news/detail/19352/komisi-iii-perkuat-sinergi-dengan-pln-uid-riaukepri-guna-mendukung-keandalan-listrik-di-bengkalis</link><description>&lt;p&gt;PEKANBARU, seputarriau.co – Guna menindaklanjuti kurangnya tiang, trafo, dan peralatan penunjang lainnya di wilayah permukiman Kabupaten Bengkalis, Komisi III memperkuat sinergi untuk mendukung keandalan listrik bagi masyarakat bersama PT Perusahaan Listrik Negara (PLN Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Riau dan Kepulauan Riau di Pekanbaru, Kamis (23/7/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kedatangan anggota DPRD Bengkalis yang dipimpin Wakil Ketua III H. Misno, didampingi Ketua Komisi III Sanusi, S.H., M.H., bersama rombongan disambut baik oleh Senior Manager Keuangan, Komunikasi, dan Umum PLN UID Riau dan Kepulauan Riau, Sigit Fanani, beserta jajarannya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam suasana yang hangat dan konstruktif, kedua pihak berdiskusi mengenai kondisi sistem kelistrikan di Kabupaten Bengkalis, upaya menjaga keandalan pasokan listrik, percepatan pelayanan kepada pelanggan, serta berbagai aspirasi masyarakat terkait pengembangan infrastruktur dan layanan kelistrikan. Berbagai masukan yang disampaikan dalam audiensi tersebut menjadi bahan pembahasan bersama dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan kelistrikan di Kabupaten Bengkalis.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam pertemuan tersebut, Wakil Ketua III, H. Misno, menyampaikan sejumlah aspirasi masyarakat mengenai masih terbatasnya ketersediaan tiang listrik, transformator (trafo), dan sarana pendukung lainnya di beberapa wilayah Kabupaten Bengkalis.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Kami sangat mengapresiasi sejumlah program PLN, seperti Program Listrik Desa, Program Bantuan Pasang Baru Listrik (PBBL), pembangunan dan penguatan jaringan gardu distribusi, jaringan tegangan menengah (JTM), serta jaringan tegangan rendah (JTR). Mudah&#45;mudahan dengan adanya program tersebut dapat memudahkan masyarakat di daerah pedalaman yang belum dialiri listrik agar segera mendapatkan aliran listrik,&quot; ungkap H. Misno.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ketua Komisi III Sanusi menjelaskan bahwa pertemuan tersebut difokuskan pada pembahasan mengenai peran sektor ketenagalistrikan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat. Ia menilai masih terdapat sejumlah daerah yang mengalami keterbatasan daya listrik sehingga memerlukan perhatian serius dari PLN agar kebutuhan energi masyarakat dapat terpenuhi secara optimal.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Kami berharap komunikasi yang telah terjalin antara DPRD dan PLN dapat terus diperkuat sehingga berbagai kebutuhan dan harapan masyarakat terkait pelayanan kelistrikan dapat ditindaklanjuti secara bertahap,&quot; harap Sanusi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Senior Manager Keuangan, Komunikasi, dan Umum PLN UID Riau dan Kepulauan Riau, Sigit Fanani, menyampaikan bahwa PLN menyambut baik audiensi tersebut sebagai bagian dari upaya memperkuat komunikasi dan kolaborasi dengan para pemangku kepentingan di daerah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Bagi PLN, komunikasi yang baik dengan pemerintah daerah dan DPRD merupakan bagian penting dalam menghadirkan pelayanan yang semakin optimal kepada masyarakat. Kami mengapresiasi berbagai masukan dan aspirasi yang disampaikan dalam audiensi ini karena menjadi bekal bagi PLN untuk terus meningkatkan keandalan sistem kelistrikan dan kualitas pelayanan di Kabupaten Bengkalis,&quot; ujar Sigit.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pada kesempatan yang sama, Anggota Komisi III Adihan, SH, Rosmawati Sinambela, dan Joner L. Tobing juga menyoroti kebutuhan pembangunan tiang listrik di wilayah daerah pemilihannya. Mereka berharap agar PLN UID Riau dan Kepulauan Riau segera menindaklanjuti keluhan masyarakat di Kecamatan Pinggir, Talang Muandau, Mandau, dan Bathin Solapan sehingga masyarakat di wilayah tersebut tidak lagi mengalami kesulitan akibat keterbatasan infrastruktur kelistrikan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Hal senada disampaikan Fakhtiar Qadri. Ia mengungkapkan bahwa sejumlah desa di Kecamatan Bantan masih kerap mengalami pemadaman listrik yang diduga disebabkan oleh keterbatasan daya. Ia meminta PLN segera menindaklanjuti permasalahan tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Zulhendri menjelaskan bahwa kondisi kelistrikan di Kecamatan Bantan masih memerlukan pengaturan beban untuk menjaga kestabilan tegangan. Sementara itu, rencana pembangunan jaringan kabel bawah laut yang diharapkan dapat meningkatkan keandalan pasokan listrik di wilayah tersebut masih berada pada tahap usulan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kemudian dalam kesempatan tersebut, Wakil Ketua Komisi III, Sahat Marganda Tobing, mengajukan pertanyaan terkait upaya penanganan persoalan kekurangan pasokan listrik yang masih dialami masyarakat di Kelurahan Balai Raja, Kecamatan Pinggir. Ia meminta penjelasan mengenai langkah&#45;langkah yang akan dilakukan untuk mengatasi kondisi tersebut agar kebutuhan listrik masyarakat dapat terpenuhi secara optimal.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;General Manager PLN UID Riau dan Kepulauan Riau, Didik Wicaksono, menyampaikan bahwa kolaborasi yang baik dengan pemerintah daerah dan DPRD merupakan salah satu kunci dalam mendukung peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Sinergi dengan pemerintah daerah dan DPRD menjadi bagian penting dalam upaya PLN menghadirkan layanan kelistrikan yang semakin andal. Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan demi memenuhi kebutuhan masyarakat,&quot; ujar Didik.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dew/HUMAS DPRD&amp;nbsp;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://seputarriau.co/assets/berita/original/29696189284-rps20260731_135805.jpg"/><pubDate>Wed, 29 Jul 2026 10:45:00 +0700</pubDate><guid>https://seputarriau.co/news/detail/19352/komisi-iii-perkuat-sinergi-dengan-pln-uid-riaukepri-guna-mendukung-keandalan-listrik-di-bengkalis</guid></item><item><title>Zamzami: Pemberantasan Narkotika Harus Dilakukan Secara Tegas dan Menyeluruh</title><link>https://seputarriau.co/news/detail/19351/zamzami-pemberantasan-narkotika-harus-dilakukan-secara-tegas-dan-menyeluruh</link><description>&lt;p&gt;BENGKALIS , seputarriau.co – Anggota DPRD Kabupaten Bengkalis, H. Zamzami, SH menegaskan bahwa pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran narkotika harus dilakukan secara tegas, menyeluruh, serta sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. Menurutnya, narkotika merupakan ancaman serius bagi masa depan generasi muda sehingga membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat dalam upaya pencegahan dan penindakannya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pernyataan tersebut disampaikan H. Zamzami saat mewakili Ketua DPRD Kabupaten Bengkalis menghadiri sidang peringatan perkara penyalahgunaan barang bukti narkotika yang digelar di Aula Tantya Sudhirajati Polres Bengkalis, Senin (27/7/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kegiatan ini berdasarkan surat undangan Kepolisian Resor Bengkalis Nomor B/192/VII/RES.4.2/2026/RESNARKOBA tanggal 23 Juli 2026 terkait perkara penyalahgunaan narkotika jenis pil ekstasi dengan berat bersih 8,2315 gram dan 5.005 butir yang telah melalui proses penyidikan oleh Polres Bengkalis.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam kesempatan tersebut, H. Zamzami mengatakan, “Kehadiran saya di sini sebagai bentuk dukungan dan pengawasan dari lembaga perwakilan rakyat terhadap penegakan hukum yang dilakukan kepolisian. Narkotika adalah musuh bersama yang dapat merusak masa depan generasi muda, sehingga penanganannya harus dilakukan secara tegas, menyeluruh, dan berbasis aturan hukum yang berlaku.”&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia juga mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk turut berperan aktif mencegah peredaran narkotika, mulai dari lingkungan keluarga, sekolah, hingga lingkungan tempat tinggal.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Kami berharap penindakan hukum yang tegas ini menjadi pelajaran bagi masyarakat, sekaligus menjadi peringatan bagi siapa saja yang berniat mengedarkan maupun menggunakan barang haram tersebut. DPRD akan terus mendukung upaya kepolisian dalam memberantas narkotika, sekaligus mendorong program pencegahan dan rehabilitasi bagi korban penyalahgunaan,” tambahnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kegiatan tersebut dihadiri Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Andris Wasono, Kepala Kesbangpol Dr. H. Suwarto, Dandim 0303/Bengkalis Mayor Inf. Suratno, perwakilan Kejaksaan Negeri Bengkalis, perwakilan Pengadilan Negeri Bengkalis, Kepala Bea Cukai, jajaran pejabat Polres Bengkalis, serta pihak terkait lainnya guna memastikan proses hukum berjalan secara transparan dan akuntabel sesuai ketentuan peraturan perundang&#45;undangan yang berlaku.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;Dew/Humas DPRD&amp;nbsp;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://seputarriau.co/assets/berita/original/43904320383-rps20260731_134826.jpg"/><pubDate>Wed, 29 Jul 2026 10:30:00 +0700</pubDate><guid>https://seputarriau.co/news/detail/19351/zamzami-pemberantasan-narkotika-harus-dilakukan-secara-tegas-dan-menyeluruh</guid></item><item><title>Tol Pekanbaru–Dumai: Akses Keluar Dialihkan Mulai Kamis Ini</title><link>https://seputarriau.co/news/detail/19350/tol-pekanbaru–dumai-akses-keluar-dialihkan-mulai-kamis-ini</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;PEKANBARU, seputarriau.co&lt;/strong&gt; &#45; PT Hutama Karya (HK) menginformasikan kepada seluruh pengguna Jalan Tol Pekanbaru &#45; Dumai bahwa mulai Kamis, 30 Juli 2026, akan diberlakukan pemindahan jalur keluar pada Jalan Akses Pintu Tol Pekanbaru STA 00+200.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Rekayasa lalu lintas ini dilakukan sebagai bagian dari pekerjaan penyambungan Jalan Tol Pekanbaru–Dumai dengan Jalan Tol Lingkar Pekanbaru melalui pembangunan jembatan overpass di STA 00+200 Jalan Tol Pekanbaru–Dumai atau STA 206+950 Jalan Tol Lingkar Pekanbaru.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selama pekerjaan berlangsung, akses keluar menuju Kota Pekanbaru akan dialihkan dari jalur eksisting melalui Akses Muara Fajar menuju Pintu Tol Bypass Pekanbaru. Pengalihan ini dilakukan untuk mendukung kelancaran pekerjaan konstruksi sekaligus memastikan keamanan dan keselamatan pengguna jalan yang melintasi area proyek.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Hutama Karya menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang mungkin timbul akibat rekayasa lalu lintas ini. Perusahaan mengimbau seluruh pengguna jalan untuk mengantisipasi waktu perjalanan, mematuhi rambu&#45;rambu lalu lintas sementara, serta mengikuti arahan petugas di lapangan demi kelancaran dan keselamatan bersama.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Executive Vice President (EVP) Sekretaris PT HK, Hamdani, menjelaskan bahwa rekayasa lalu lintas tersebut merupakan tahapan penting dalam pembangunan konektivitas jalan tol di Provinsi Riau dan telah direncanakan dengan mempertimbangkan aspek keselamatan, kelancaran lalu lintas, serta kenyamanan pengguna jalan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Pemindahan jalur ini merupakan bagian dari tahapan pembangunan konektivitas antara Jalan Tol Pekanbaru–Dumai dengan Jalan Tol Lingkar Pekanbaru. Pekerjaan ini diperlukan agar proses penyambungan kedua ruas tol dapat berjalan sesuai target tanpa mengabaikan aspek keselamatan. Kami mengimbau seluruh pengguna jalan agar memperhatikan rambu&#45;rambu lalu lintas sementara, mengikuti arahan petugas di lapangan, serta mengurangi kecepatan saat melintasi area pekerjaan demi keselamatan bersama,&quot; kata Hamdani.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sebelum pengalihan diberlakukan, pengguna jalan yang keluar melalui Pintu Tol Pekanbaru menggunakan akses eksisting menuju Akses Muara Fajar. Mulai 30 Juli 2026, arus kendaraan akan diarahkan melalui jalur baru menuju Pintu Tol Bypass Pekanbaru sesuai dengan rekayasa lalu lintas yang telah disiapkan. Pengguna jalan diimbau untuk menyesuaikan perjalanan sejak mendekati lokasi pengalihan guna menghindari perlambatan lalu lintas.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Untuk mendukung kelancaran implementasi pengalihan, Hutama Karya bersama Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Riau, Dinas Perhubungan, dan stakeholder terkait lainnya telah menyiapkan rambu&#45;rambu lalu lintas sementara, traffic cone, water barrier, papan informasi, lampu peringatan, serta menempatkan petugas di sejumlah titik strategis guna membantu mengarahkan pengguna jalan selama masa transisi. Pengaturan lalu lintas juga akan terus dimonitor dan dievaluasi secara berkala guna memastikan keselamatan, keamanan, dan kelancaran perjalanan pengguna jalan selama pekerjaan berlangsung.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;PT HK juga mengimbau pengguna jalan untuk memastikan kecukupan saldo kartu uang elektronik sebelum memasuki jalan tol, mematuhi batas kecepatan yang berlaku, menjaga jarak aman antar kendaraan, serta mengikuti informasi lalu lintas terkini melalui akun media sosial resmi Hutama Karya maupun aplikasi Mozy.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selain itu, PT HK menyatakan komitmennya menyelesaikan pekerjaan sesuai target dengan tetap mengedepankan kualitas konstruksi, keselamatan kerja, dan pelayanan terbaik kepada pengguna jalan sehingga penyambungan Jalan Tol Pekanbaru–Dumai dengan Jalan Tol Lingkar Pekanbaru dapat segera memberikan manfaat dalam meningkatkan konektivitas, memperlancar mobilitas masyarakat, serta mendukung pertumbuhan ekonomi di Provinsi Riau.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://seputarriau.co/assets/berita/original/39247545419-1785328480.jpg"/><pubDate>Thu, 30 Jul 2026 10:36:38 +0700</pubDate><guid>https://seputarriau.co/news/detail/19350/tol-pekanbaru–dumai-akses-keluar-dialihkan-mulai-kamis-ini</guid></item><item><title>Film Pramuka Tayang di Pekanbaru, Wawako Ajak Sekolah Dukung Penguatan Pembentukan Karakter Siswa</title><link>https://seputarriau.co/news/detail/19349/film-pramuka-tayang-di-pekanbaru-wawako-ajak-sekolah-dukung-penguatan-pembentukan-karakter-siswa</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;PEKANBARU, seputarriau.co &#45;&lt;/strong&gt; Wakil Wali Kota (Wawako) Pekanbaru Markarius Anwar, menghadiri peluncuran penayangan Film Pramuka di Bioskop Cinepolis Living World Pekanbaru, Jalan Soekarno Hatta, Selasa (28/7/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pada kesempatan itu, Markarius mengapresiasi PT Alamanda Mandiri Sejahtera (Alamanda Production) yang berkolaborasi dengan Kwartir Nasional Gerakan Pramuka menghadirkan Film Pramuka sebagai media edukasi bagi generasi muda.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurutnya, film tersebut menjadi terobosan yang segar, inovatif, dan relevan dengan tantangan saat ini, terutama karena masih terbatasnya tontonan berkualitas yang ditujukan bagi anak&#45;anak.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Film ini merupakan sebuah terobosan media edukasi yang segar, inovatif, dan sangat relevan dengan tantangan zaman hari ini. Karena sangat sedikit tontonan bagi anak&#45;anak kita,&quot; ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Markarius menegaskan, Gerakan Pramuka tidak hanya identik dengan kegiatan berkemah atau mengenakan seragam. Lebih dari itu, Pramuka menjadi wadah pembentukan karakter, kedisiplinan, kepemimpinan, semangat gotong royong, serta rasa cinta tanah air.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia menilai nilai&#45;nilai yang terkandung dalam Dasa Darma Pramuka berhasil diangkat secara visual melalui film tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Film ini bukan sekadar menjadi tontonan hiburan yang edukatif, melainkan harus menjadi tuntunan yang menginspirasi dalam kehidupan sehari&#45;hari,&quot; katanya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia juga mengimbau Dinas Pendidikan, Dinas Pemuda dan Olahraga, serta seluruh kepala sekolah di Kota Pekanbaru untuk mendukung sosialisasi, promosi, dan pemutaran Film Pramuka.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Mari kita ajak anak&#45;anak didik kita untuk mengapresiasi dan mengambil pelajaran berharga dari film ini. Semoga film ini sukses di pasaran, menginspirasi jutaan anak muda Indonesia, dan membangkitkan kembali gairah kepanduan di seluruh pelosok negeri,&quot; ucapnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sementara itu, Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kota Pekanbaru, Hj Sulastri Agung Nugroho, yang diwakili Sekretaris Kwarcab Kota Pekanbaru, Irwan Yuliadi, menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak, khususnya PT Alamanda Mandiri Sejahtera, yang telah mendukung peluncuran film tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia menjelaskan, kegiatan itu merupakan hasil kerja sama Kwartir Nasional Gerakan Pramuka dengan PT Alamanda Mandiri Sejahtera. Film tersebut sebelumnya telah diluncurkan secara nasional pada 20 Juli 2026.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurutnya, Film Pramuka dibuat untuk memperkuat pendidikan karakter generasi muda sekaligus menjadi sarana rebranding Gerakan Pramuka. Upaya tersebut diharapkan dapat meningkatkan minat anak&#45;anak dan remaja mengikuti kegiatan kepramukaan serta memperkuat pemahaman masyarakat mengenai peran Pramuka dalam membentuk generasi yang berkarakter, berintegritas, dan berlandaskan nilai&#45;nilai Pancasila.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan seluruh jajaran Pemerintah Kota Pekanbaru. Kami juga mengajak masyarakat membawa anak&#45;anak untuk menyaksikan Film Pramuka di Bioskop Cinepolis Living World,&quot; pungkasnya.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://seputarriau.co/assets/berita/original/welcome.jpg"/><pubDate>Wed, 29 Jul 2026 10:33:32 +0700</pubDate><guid>https://seputarriau.co/news/detail/19349/film-pramuka-tayang-di-pekanbaru-wawako-ajak-sekolah-dukung-penguatan-pembentukan-karakter-siswa</guid></item><item><title>Kukerta UNRI 2026 Wujudkan Ikon &apos;I Love Tanjung Bungo&quot; dari 600 Ecobrick</title><link>https://seputarriau.co/news/detail/19348/kukerta-unri-2026-wujudkan-ikon-i-love-tanjung-bungo-dari-600-ecobrick</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;KAMPAR, seputarriau.co&lt;/strong&gt; &amp;nbsp;– Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (Kukerta) Berdampak Universitas Riau Tahun 2026 di Desa Tanjung Bungo melaksanakan program kerja Pembuatan Ikon Ecobrick &quot;I Love Tanjung Bungo&quot; sebagai bentuk kepedulian terhadap pengelolaan sampah plastik sekaligus menciptakan ikon desa yang memiliki nilai edukatif dan estetika.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Program ini dilaksanakan melalui kerja sama dengan Pemerintah Desa dan masyarakat Desa Tanjung Bungo. Sebelum pelaksanaan kegiatan, mahasiswa Kukerta melakukan koordinasi dengan pemerintah desa untuk menentukan lokasi yang strategis sebagai tempat pemasangan ikon Ecobrick agar mudah dilihat dan menjadi media edukasi bagi masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tahap selanjutnya diawali dengan pengumpulan botol plastik bekas dan sampah plastik yang berasal dari lingkungan sekitar. Sampah plastik tersebut kemudian dimanfaatkan sebagai bahan pembuatan ecobrick, yaitu botol plastik yang dipadatkan menggunakan limbah plastik sehingga dapat dimanfaatkan kembali sebagai material yang bernilai guna.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sebanyak 600 botol plastik berhasil dikumpulkan dan diisi dengan limbah plastik hingga menjadi ecobrick. Botol&#45;botol tersebut kemudian disusun oleh mahasiswa Kukerta menjadi ikon bertuliskan &quot;I Love Tanjung Bungo&quot; yang dipasang di halaman Kantor Desa Tanjung Bungo. Ikon ini tidak hanya berfungsi sebagai penanda desa, tetapi juga menjadi media edukasi yang mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap pengelolaan sampah plastik melalui pemanfaatan kembali limbah yang masih memiliki nilai guna.&lt;br&gt;Kegiatan ini terlaksana atas izin dan dukungan dari Kepala Desa Tanjung Bungo, Manizar, sehingga proses pembuatan dan pemasangan ikon dapat berjalan dengan baik. Kolaborasi antara mahasiswa Kukerta, Pemerintah Desa, dan masyarakat menjadi wujud nyata dalam menciptakan lingkungan yang lebih bersih sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya pengelolaan sampah secara berkelanjutan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ketua Kukerta Berdampak Universitas Riau Tahun 2026 Desa Tanjung Bungo, Dio Erwanda, berharap pembuatan ikon Ecobrick ini dapat menjadi awal munculnya kebiasaan masyarakat untuk memanfaatkan sampah plastik menjadi produk yang memiliki nilai guna dan nilai estetika.&lt;br&gt;&quot;Ikon ini kami buat bukan hanya sebagai penanda Desa Tanjung Bungo, tetapi juga sebagai contoh bahwa limbah plastik dapat diolah menjadi sesuatu yang bermanfaat. Harapannya, masyarakat dapat terus mengembangkan pemanfaatan sampah plastik melalui berbagai inovasi sehingga kebiasaan menjaga kebersihan lingkungan dapat tumbuh secara berkelanjutan,&quot; ungkap Dio Erwanda.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Keberadaan ikon &quot;I Love Tanjung Bungo&quot; diharapkan dapat menjadi identitas desa yang mencerminkan kepedulian terhadap lingkungan. Selain memperindah kawasan desa, ikon tersebut juga menjadi pengingat bagi masyarakat dan pengunjung akan pentingnya mengurangi sampah plastik serta memanfaatkan kembali limbah menjadi produk yang bernilai. Buatkan beberapa judul menarik&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://seputarriau.co/assets/berita/original/43757507187-img-20260730-wa0007.jpg"/><pubDate>Thu, 30 Jul 2026 10:12:39 +0700</pubDate><guid>https://seputarriau.co/news/detail/19348/kukerta-unri-2026-wujudkan-ikon-i-love-tanjung-bungo-dari-600-ecobrick</guid></item><item><title>Polres Dumai Musnahkan 30,80 Kilogram Sabu Jaringan Internasional, Selamatkan Lebih dari 155 Ribu Ji</title><link>https://seputarriau.co/news/detail/19347/polres-dumai-musnahkan-3080-kilogram-sabu-jaringan-internasional-selamatkan-lebih-dari-155-ribu-jiwa</link><description>&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Dumai, Seputarriau .co – Polres Dumai melaksanakan pemusnahan barang bukti narkotika hasil pengungkapan 10 perkara tindak pidana narkotika pada Rabu (29/7/2026) sekitar pukul 09.00 WIB di Gazebo Belakang Kantor Polres Dumai, Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Buluh Kasap, Kecamatan Dumai Timur, Kota Dumai.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Kegiatan dipimpin langsung oleh Kapolres Dumai AKBP FATIKH DEDY SETYAWAN SIK. MSI., dan dihadiri Kepala Bea dan Cukai Kota Dumai Ruru Firza Isnandar, S.E., M.M., Kasat Resnarkoba Polres Dumai AKP Gus Purwantoro, S.H., M.M., Panitera Muda Pidana Pengadilan Negeri Dumai, Jaksa Penuntut Umum, penasihat hukum, Kasi Humas Polres Dumai, personel Satresnarkoba Polres Dumai, serta insan pers.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Barang bukti yang dimusnahkan terdiri dari narkotika jenis sabu seberat 30.806,72 gram (30,80 kilogram), 359 butir ekstasi dengan berat 114,23 gram, serta ganja seberat 215,67 gram. Seluruh barang bukti tersebut berasal dari 10 laporan polisi dengan 14 orang tersangka yang telah diproses oleh Satresnarkoba Polres Dumai dan Polsek Bukit Kapur.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Dalam keterangannya kepada media, Kapolres Dumai menjelaskan bahwa sebagian besar barang bukti merupakan hasil pengungkapan jaringan narkotika internasional yang berhasil diungkap berkat sinergi antara Polres Dumai dan Bea Cukai Kota Dumai. Salah satu pengungkapan terbesar terjadi pada Juni 2026 ketika petugas Bea Cukai mengamankan sebuah kapal barang yang membawa 26 bungkus sabu yang disembunyikan dalam kemasan teh asal luar negeri. Dari hasil pengembangan, Satresnarkoba Polres Dumai berhasil menangkap tiga orang tersangka yang diduga terlibat dalam jaringan tersebut beserta barang bukti sabu seberat lebih dari 25 kilogram.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Selain itu, petugas juga berhasil mengungkap penyelundupan 5 kilogram sabu yang dibawa seorang penumpang dari Malaysia melalui Pelabuhan Penumpang Dumai. Narkotika tersebut disembunyikan di dalam lima kotak produk makanan dan berhasil ditemukan saat pemeriksaan menggunakan mesin X&#45;Ray oleh petugas Bea Cukai. Setelah dilakukan pemeriksaan dan pengembangan, tersangka beserta barang bukti diserahkan kepada penyidik Satresnarkoba Polres Dumai untuk proses hukum lebih lanjut.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Kapolres Dumai menyampaikan bahwa keberhasilan pengungkapan dan pemusnahan barang bukti ini merupakan bentuk komitmen Polres Dumai dalam memutus mata rantai peredaran gelap narkotika, khususnya jaringan internasional yang menjadikan wilayah pesisir sebagai jalur masuk narkotika ke Indonesia. Berdasarkan hasil perhitungan, barang bukti yang dimusnahkan diperkirakan mampu menyelamatkan sekitar 155.039 jiwa dari ancaman penyalahgunaan narkotika. Apabila seluruh barang bukti tersebut berhasil diedarkan, nilainya diperkirakan mencapai Rp55.568.422.800.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Proses pemusnahan dilakukan sesuai ketentuan hukum yang berlaku dan disaksikan oleh seluruh unsur yang hadir. Setelah pemusnahan selesai, kegiatan dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara pemusnahan barang bukti sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas penanganan perkara, kemudian diakhiri dengan sesi foto bersama.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Seluruh rangkaian kegiatan selesai sekitar pukul 10.00 WIB dalam keadaan aman, tertib, lancar, dan kondusif.***(Eva)&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://seputarriau.co/assets/berita/original/12536987646-img_20260729_162626.jpg"/><pubDate>Wed, 29 Jul 2026 16:30:00 +0700</pubDate><guid>https://seputarriau.co/news/detail/19347/polres-dumai-musnahkan-3080-kilogram-sabu-jaringan-internasional-selamatkan-lebih-dari-155-ribu-jiwa</guid></item><item><title>Polres Bengkalis Tahan Tersangka Dugaan Korupsi Dana Satpol PP TA 2021–2022</title><link>https://seputarriau.co/news/detail/19346/polres-bengkalis-tahan-tersangka-dugaan-korupsi-dana-satpol-pp-ta-2021–2022</link><description>&lt;p&gt;BENGKALIS, seputarriau.co – Polres Bengkalis melalui Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) kembali menunjukkan komitmennya dalam pemberantasan tindak pidana korupsi. Pada Selasa (28/7/2026), penyidik Unit III Tindak Pidana Korupsi (Tipidkor) Satreskrim Polres Bengkalis melakukan penahanan terhadap seorang tersangka berinisial T.F. terkait dugaan tindak pidana korupsi penyelewengan penggunaan dana pada Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bengkalis Tahun Anggaran 2021 dan 2022.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kasat Reskrim Polres Bengkalis AKP Yohn Mabel, S.Tr.K., S.I.K., M.H. menjelaskan bahwa penahanan dilakukan berdasarkan Surat Perintah Penahanan Nomor: SP.Han/88/VII/Res.3.3./2026/Reskrim tanggal 28 Juli 2026. Tersangka ditahan di Rumah Tahanan Negara Polres Bengkalis guna kepentingan proses penyidikan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Perkara tersebut bermula dari adanya pengaduan masyarakat yang diterima Unit Tipidkor Satreskrim Polres Bengkalis. Menindaklanjuti laporan tersebut, penyidik melakukan serangkaian penyelidikan berupa pengumpulan dokumen, klarifikasi terhadap sejumlah pihak, pemeriksaan saksi&#45;saksi, pemeriksaan ahli, hingga audit penghitungan kerugian keuangan negara.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Berdasarkan hasil penyidikan dan alat bukti yang telah diperoleh, penyidik menetapkan T.F. sebagai tersangka karena diduga melakukan perbuatan melawan hukum yang mengakibatkan kerugian keuangan negara sebesar Rp1.429.780.200 berdasarkan hasil Audit Penghitungan Kerugian Keuangan Negara (PKKN) oleh Inspektorat Kabupaten Bengkalis.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Saat ini penyidik masih melengkapi berkas perkara dan akan melanjutkan proses hukum sesuai ketentuan yang berlaku hingga tahap pelimpahan kepada Jaksa Penuntut Umum.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kapolres Bengkalis AKBP FAHRIAN SALEH SIREGAR, S.I.K,MSi melalui Kasat Reskrim AKP Yohn Mabel, S.Tr.K., S.I.K., M.H. menegaskan bahwa Polres Bengkalis berkomitmen menindak tegas setiap bentuk tindak pidana korupsi tanpa pandang bulu sebagai wujud penegakan hukum yang profesional, transparan, dan berkeadilan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Polres Bengkalis juga mengajak masyarakat untuk bersama&#45;sama mengawasi penggunaan keuangan negara dan tidak ragu melaporkan apabila mengetahui adanya dugaan tindak pidana maupun praktik korupsi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Apabila masyarakat membutuhkan pelayanan kepolisian atau ingin menyampaikan informasi maupun pengaduan, dapat menghubungi Call Center Polri 110 atau WhatsApp Kapolres Bengkalis. Seluruh laporan masyarakat akan ditindaklanjuti sesuai ketentuan yang berlaku.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dew&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://seputarriau.co/assets/berita/original/87388555234-rps20260728_180248.jpg"/><pubDate>Tue, 28 Jul 2026 17:00:00 +0700</pubDate><guid>https://seputarriau.co/news/detail/19346/polres-bengkalis-tahan-tersangka-dugaan-korupsi-dana-satpol-pp-ta-2021–2022</guid></item><item><title>Polisi Tangkap Satu Pengedar Sabu di Jalan Pertanian</title><link>https://seputarriau.co/news/detail/19345/polisi-tangkap-satu-pengedar-sabu-di-jalan-pertanian</link><description>&lt;p&gt;MANDAU, seputarriau.co &#45; Polres Bengkalis Polsek Mandau &amp;nbsp;kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung Program Pencegahan, Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) dengan mengungkap kasus dugaan tindak pidana penyalahgunaan narkotika jenis sabu di wilayah hukumnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kapolres Bengkalis AKBP Fahrian Saleh Siregar, S.I.K., M.Si., melalui Kapolsek Mandau AKP I Made Pasek Sarahdahtam Bendesa, S.I.K., M.A., menjelaskan bahwa pengungkapan tersebut berawal dari informasi masyarakat mengenai dugaan aktivitas penyalahgunaan narkotika di Jalan Pertanian Gang Paris 2, Kelurahan Duri Barat, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menindaklanjuti informasi tersebut, pada Senin (27/7/2026) sekitar pukul 23.00 WIB, Tim Opsnal Polsek Mandau yang dipimpin Kanit Reskrim langsung bergerak menuju lokasi dan berhasil mengamankan seorang pria berinisial Y.Y. (28).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Dari hasil penggeledahan, petugas menemukan 10 paket diduga narkotika jenis sabu, satu unit telepon genggam, uang tunai sebesar Rp250.000, satu dompet kecil, satu timbangan digital, serta satu plastik warna putih yang diduga digunakan dalam aktivitas peredaran narkotika,&quot; ujar Kapolsek.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, tersangka mengakui barang haram tersebut diperolehnya dari seseorang yang disebut berada di dalam lembaga pemasyarakatan. Keterangan tersebut masih terus didalami oleh penyidik untuk mengungkap jaringan yang terlibat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Saat ini tersangka beserta seluruh barang bukti telah diamankan di Polsek Mandau guna menjalani proses penyidikan lebih lanjut. Perkara ini dipersangkakan dengan Pasal 114 Undang&#45;Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika jo. Pasal 609 tentang Penyesuaian Pidana.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kapolres Bengkalis mengajak seluruh masyarakat untuk terus berperan aktif mendukung Program P4GN dengan memberikan informasi apabila mengetahui adanya penyalahgunaan maupun peredaran gelap narkotika di lingkungan sekitar.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Mari bersama&#45;sama kita selamatkan generasi bangsa dari bahaya narkoba. Sinergi antara kepolisian dan masyarakat menjadi kunci dalam menciptakan Kabupaten Bengkalis yang aman, sehat, dan bebas dari narkotika,&quot; tegasnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Polres Bengkalis juga mengimbau masyarakat agar segera melaporkan setiap gangguan kamtibmas maupun dugaan tindak pidana melalui Call Center Polri 110, layanan bebas pulsa yang siap melayani masyarakat selama 24 jam.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dew&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://seputarriau.co/assets/berita/original/60223396203-rps20260728_125327.jpg"/><pubDate>Tue, 28 Jul 2026 12:30:00 +0700</pubDate><guid>https://seputarriau.co/news/detail/19345/polisi-tangkap-satu-pengedar-sabu-di-jalan-pertanian</guid></item><item><title>RIAU AIR BERSIH Hadirkan Solusi Tuntas Untuk Air Keruh, Berbau dan tidak layak pakai di Pekanbaru</title><link>https://seputarriau.co/news/detail/19344/riau-air-bersih-hadirkan-solusi-tuntas-untuk-air-keruh-berbau-dan-tidak-layak-pakai-di-pekanbaru</link><description>&lt;p&gt;PEKANBARU, http://seputarriau.co – Masalah air keruh, berbau, dan mengandung zat besi masih menjadi keluhan banyak keluarga dan pelaku usaha di Pekanbaru dan sekitarnya. Menjawab kebutuhan tersebut, &lt;strong&gt;RIAU AIR BERSIH&lt;/strong&gt; hadir sebagai penyedia layanan sistem penyaringan air yang profesional, berkualitas, dan terpercaya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dengan pengalaman menangani berbagai jenis sumber air, &lt;strong&gt;RIAU AIR BERSIH&lt;/strong&gt; menawarkan solusi menyeluruh mulai dari rumah tangga hingga skala industri. Layanan ini tidak hanya membuat air menjadi jernih dan sehat, tetapi juga aman digunakan untuk kebutuhan sehari&#45;hari maupun operasional usaha.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;AIR BERSIH ADALAH INVESTASI TERBAIK UNTUK KESEHATAN &amp;amp; KEBAHAGIAAN KELUARGA ANDA&quot; menjadi komitmen utama RIAU AIR BERSIH dalam memberikan layanan terbaik.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Solusi Lengkap Permasalahan Air&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;RIAU AIR BERSIH melayani pemasangan dan perawatan sistem filter yang mampu mengatasi:&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&#45; BAU &amp;amp; WARNA pada air&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&#45; KEKERUHAN &amp;amp; LUMPUR&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&#45; ZAT BESI &amp;amp; ZAT MANGAN&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&#45; PARTIKEL HALUS dan berbagai kontaminan lainnya&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Hasilnya jelas terlihat. SEBELUM FILTER: Air keruh, berbau, dan tidak layak pakai. SESUDAH FILTER: Air jernih, bersih, segar, dan aman digunakan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;a href=&quot;https://ibb.co.com/zW1LxYJZ&quot;&gt;&lt;img src=&quot;https://i.ibb.co.com/zW1LxYJZ/IMG&#45;20260728&#45;WA0002.jpg&quot; alt=&quot;IMG&#45;20260728&#45;WA0002&quot;&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Layanan yang Tersedia&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Untuk memenuhi kebutuhan pelanggan, RIAU AIR BERSIH menyediakan berbagai layanan:&lt;/p&gt;&lt;p&gt;1. &amp;nbsp;PEMASANGAN DEPOT AIR MINUM BARU &amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&amp;nbsp; &amp;nbsp; Paket A: Rp15 &#45; 25 Juta &amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&amp;nbsp; &amp;nbsp; Paket B: Rp30 &#45; 40 Juta&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;a href=&quot;https://ibb.co.com/qM5tRmj8&quot;&gt;&lt;img src=&quot;https://i.ibb.co.com/qM5tRmj8/IMG&#45;20260728&#45;WA0001.jpg&quot; alt=&quot;IMG&#45;20260728&#45;WA0001&quot;&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;2. &amp;nbsp;SERVICE &amp;amp; PERAWATAN: Ganti Media Filter, Cuci Tangki Penampungan Air&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;a href=&quot;https://ibb.co.com/SXVRhqRf&quot;&gt;&lt;img src=&quot;https://i.ibb.co.com/SXVRhqRf/IMG&#45;20260728&#45;WA0003.jpg&quot; alt=&quot;IMG&#45;20260728&#45;WA0003&quot;&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;3. &amp;nbsp;PEMASANGAN POMPA AIR BARU&lt;/p&gt;&lt;p&gt;4. &amp;nbsp;PEMASANGAN &amp;amp; SERVICE SUMUR BOR BARU&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Cocok untuk Berbagai Kebutuhan&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sistem penyaringan dari RIAU AIR BERSIH dapat diaplikasikan untuk: &amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;RUMAH TANGGA, DAPUR MBG, KANTOR, RESTORAN, RUMAH SAKIT, HOTEL, PABRIK/INDUSTRI, LAUNDRY, hingga DOORSMER.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Didukung tim yang BERPENGALAMAN, BERKUALITAS, dan TERPERCAYA, RIAU AIR BERSIH memastikan setiap pemasangan dilakukan sesuai standar dan dirawat secara berkala agar hasil maksimal dan tahan lama.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Air bersih bukan lagi kemewahan. Ini kebutuhan dasar. Kami hadir agar masyarakat Pekanbaru tidak perlu lagi khawatir dengan kualitas air di rumah maupun di tempat usaha,&quot; ujar perwakilan &lt;strong&gt;RIAU AIR BERSIH.&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Untuk konsultasi gratis dan survei lokasi, masyarakat dapat menghubungi: &amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;HUBUNGI: 0812&#45;6155&#45;6173 &amp;nbsp;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;ALAMAT: Jl. Dahlia No.8, Sukajadi &#45; Pekanbaru&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dapatkan air bersih, sehat, dan jernih mulai hari ini bersama RIAU AIR BERSIH. Solusi tepat untuk keluarga dan usaha Anda.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;(MN)&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://seputarriau.co/assets/berita/original/3897657008-img-20260728-wa0004.jpg"/><pubDate>Tue, 28 Jul 2026 12:52:57 +0700</pubDate><guid>https://seputarriau.co/news/detail/19344/riau-air-bersih-hadirkan-solusi-tuntas-untuk-air-keruh-berbau-dan-tidak-layak-pakai-di-pekanbaru</guid></item><item><title>Satu Bibit Sejuta Manfaat, KKN UIN Suska Riau Ajak Warga Segati Tanam Pohon untuk Masa Depan</title><link>https://seputarriau.co/news/detail/19343/satu-bibit-sejuta-manfaat-kkn-uin-suska-riau-ajak-warga-segati-tanam-pohon-untuk-masa-depan</link><description>&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Pelalawan, seputarriau.co&lt;/strong&gt; &amp;nbsp;– Sebagai wujud pengabdian kepada masyarakat sekaligus upaya mendukung pelestarian lingkungan, Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim (UIN Suska) Riau Kelompok Desa Segati, Kecamatan Langgam, Kabupaten Pelalawan, melaksanakan kegiatan penghijauan melalui penanaman bibit pohon di sejumlah titik strategis di Desa Segati.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kegiatan yang mengusung tema “Satu Bibit Sejuta Manfaat untuk Segati” ini melibatkan Pemerintah Desa Segati, tokoh adat, Karang Taruna, serta masyarakat setempat dalam semangat gotong royong. Program tersebut merupakan salah satu bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pada aspek pengabdian kepada masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selain bertujuan menciptakan lingkungan yang lebih hijau, asri, dan sehat, kegiatan ini juga diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kelestarian alam sebagai investasi bagi generasi mendatang.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Rangkaian kegiatan diawali dengan sosialisasi mengenai jenis dan manfaat bibit yang akan ditanam, dilanjutkan dengan penyerahan bibit secara simbolis kepada Pemerintah Desa Segati, kemudian diakhiri dengan penanaman pohon bersama di lokasi yang telah ditentukan. Antusiasme masyarakat terlihat dari keikutsertaan berbagai unsur desa, mulai dari tokoh adat Datuk Antan&#45;Antan Batin Raja Desa Segati, perangkat desa, Ketua Karang Taruna beserta jajaran, hingga masyarakat yang secara aktif bergotong royong menyukseskan kegiatan tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kepala Desa Segati yang diwakili oleh Kepala Urusan Desa Segati menyampaikan apresiasi atas inisiatif Mahasiswa KKN UIN Suska Riau dalam menghadirkan program penghijauan yang dinilai memberikan manfaat nyata bagi lingkungan sekaligus mempererat hubungan antara mahasiswa dan masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Kami mengucapkan terima kasih kepada Mahasiswa KKN UIN Suska Riau yang telah melaksanakan kegiatan penghijauan di Desa Segati. Program ini merupakan langkah positif dalam menjaga kelestarian lingkungan. Semoga bibit yang ditanam dapat tumbuh dengan baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat dalam jangka panjang,” ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Apresiasi serupa juga disampaikan oleh salah seorang perwakilan masyarakat Desa Segati. Menurutnya, kegiatan penghijauan tidak hanya memberikan manfaat bagi lingkungan, tetapi juga menjadi sarana edukasi bagi masyarakat agar semakin peduli terhadap pentingnya menjaga alam.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Kami sangat senang dengan adanya kegiatan penghijauan ini. Semoga semangat menjaga lingkungan terus tumbuh di tengah masyarakat dan pohon&#45;pohon yang ditanam hari ini dapat menjadi warisan yang bermanfaat bagi anak cucu kita,&quot; ungkap perwakilan masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sementara itu, Ketua Pelaksana Kegiatan Penghijauan Mahasiswa KKN UIN Sultan Syarif Kasim Riau Kelompok Desa Segati, Nur Fika Safitri, menyampaikan bahwa program penghijauan merupakan salah satu bentuk pengabdian mahasiswa kepada masyarakat yang bertujuan menumbuhkan kepedulian terhadap pelestarian lingkungan sekaligus mempererat sinergi antara mahasiswa, pemerintah desa, dan masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Kegiatan penghijauan ini merupakan wujud nyata komitmen Mahasiswa KKN UIN Suska Riau dalam mendukung pelestarian lingkungan melalui aksi sederhana yang memberikan manfaat jangka panjang. Kami berharap setiap bibit yang ditanam hari ini dapat tumbuh dengan baik, menjadi sumber kehidupan, serta memberikan manfaat bagi masyarakat Desa Segati di masa mendatang. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Desa Segati, tokoh adat, Karang Taruna, dan seluruh masyarakat yang telah mendukung serta berpartisipasi dalam menyukseskan kegiatan ini. Semoga semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap lingkungan yang telah terbangun melalui program ini dapat terus terjaga dan menjadi budaya bagi masyarakat Desa Segati,&quot; ujar Nur Fika Safitri selaku Ketua Pelaksana Kegiatan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Melalui kegiatan ini, Mahasiswa KKN UIN Suska Riau berharap sinergi yang telah terjalin antara perguruan tinggi, pemerintah desa, dan masyarakat dapat terus terpelihara. Aksi penghijauan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam membangun budaya peduli lingkungan serta mewujudkan Desa Segati yang lebih hijau, asri, lestari, dan berkelanjutan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://seputarriau.co/assets/berita/original/28044695959-img-20260728-wa0004.jpg"/><pubDate>Tue, 28 Jul 2026 10:46:29 +0700</pubDate><guid>https://seputarriau.co/news/detail/19343/satu-bibit-sejuta-manfaat-kkn-uin-suska-riau-ajak-warga-segati-tanam-pohon-untuk-masa-depan</guid></item><item><title>Ketua DPRD: Tabligh Akbar Perkuat Iman dan Persatuan Sempena Hari Jadi Bengkalis ke&#45;514</title><link>https://seputarriau.co/news/detail/19342/ketua-dprd-tabligh-akbar-perkuat-iman-dan-persatuan-sempena-hari-jadi-bengkalis-ke514</link><description>&lt;p&gt;BENGKALIS, seputarriau.co – Ketua DPRD Septian Nugraha, S.E., M.IP mengapresiasi pelaksanaan Tabligh Akbar sempena Hari Jadi Bengkalis ke&#45;514 yang dinilai menjadi momentum memperkuat nilai&#45;nilai keagamaan sekaligus mempererat persatuan masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Hari Jadi Bengkalis ke&#45;514 harus menjadi momentum memperkuat nilai keagamaan, persatuan, dan semangat bersama membangun Negeri Junjungan yang lebih maju,&quot; ujar Septian.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ucapan tersebut disampaikannya usai menghadiri Tabligh Akbar yang digelar di Lapangan Tugu Bengkalis didampingi Wakil Ketua I M. Arsya Fadillah serta Anggota DPRD Bengkalis H. Zamzami, S.H, Jumat (24/07/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia berharap semangat kebersamaan yang terbangun melalui kegiatan keagamaan tersebut terus menjadi kekuatan dalam mendukung pembangunan Kabupaten Bengkalis yang religius, harmonis, dan sejahtera.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sementara itu, Bupati Bengkalis Kasmarni dalam sambutannya mengajak seluruh masyarakat menjadikan peringatan Hari Jadi Bengkalis sebagai momentum memperkuat persatuan serta meningkatkan sinergi dalam mewujudkan Bengkalis yang Bermarwah, Maju, dan Unggul.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tabligh Akbar yang menghadirkan penceramah Habib Ja&apos;far Al Kaff tersebut diikuti ribuan masyarakat dengan penuh khidmat. Kegiatan ini menjadi salah satu rangkaian utama peringatan Hari Jadi Bengkalis ke&#45;514 yang sarat dengan nilai religius dan kebersamaan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;Dew/ HUMAS DPRD&amp;nbsp;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://seputarriau.co/assets/berita/original/55665877024-rps20260726_162520.jpg"/><pubDate>Sun, 26 Jul 2026 15:30:00 +0700</pubDate><guid>https://seputarriau.co/news/detail/19342/ketua-dprd-tabligh-akbar-perkuat-iman-dan-persatuan-sempena-hari-jadi-bengkalis-ke514</guid></item><item><title>Musibah KM Genius, Bahan Pangan Program MBG Ikut Tenggelam di Perairan Utara Bali</title><link>https://seputarriau.co/news/detail/19341/musibah-km-genius-bahan-pangan-program-mbg-ikut-tenggelam-di-perairan-utara-bali</link><description>&lt;p&gt;&lt;br&gt;&lt;strong&gt;SUMENEP, seputarriau.co &amp;nbsp;–&lt;/strong&gt; Kapal Motor (KM) Genius yang mengangkut bahan kebutuhan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk Desa Pagerungan Kecil, Kecamatan Sapeken, Kabupaten Sumenep, serta berbagai kebutuhan pokok lainnya, mengalami kecelakaan laut di perairan utara Pulau Bali, Sabtu (25/7/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Seluruh awak kapal berhasil diselamatkan setelah dievakuasi oleh Tim SAR Banyuwangi. Perwakilan Pemerintah Desa Pagerungan Kecil, Abdul Rahim, menjelaskan KM Genius bertolak dari Pelabuhan Pantai Boom, Banyuwangi, sekitar pukul 04.00 WIB menuju Desa Pagerungan Kecil.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Di tengah pelayaran, kapal mengalami kerusakan teknis berupa patahnya as baling&#45;baling (poros kapal) saat berada sekitar 19,48 mil laut dari Kantor SAR Banyuwangi. Akibatnya, kapal tidak dapat dikendalikan, dihantam gelombang tinggi, dan akhirnya tenggelam.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Keenam awak kapal berhasil diselamatkan oleh Tim SAR Banyuwangi dan telah dievakuasi ke lokasi yang aman,&quot; ujar Abdul Rahim.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Berdasarkan Pengesahan Awak Kapal yang diterbitkan Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas III Tanjung Wangi, enam awak kapal tersebut adalah Panji Mukhtar, Heru Herlambang, Fabiayyi, Mamat, Maksum, dan Sahril.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selain mengangkut kebutuhan Program MBG berupa beras, telur, sayuran, dan buah&#45;buahan untuk Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Pagerungan Kecil, KM Genius juga membawa berbagai kebutuhan masyarakat, seperti semen dan bata ringan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sementara itu, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Banyuwangi, I Made Oka Astawa, mengatakan pihaknya menerima laporan kejadian dari Polairud sekitar pukul 10.48 WIB.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Setelah menerima laporan, Tim Rescue Kantor SAR Banyuwangi langsung diberangkatkan menggunakan RIB 02 Banyuwangi dengan membawa peralatan water rescue dan perangkat komunikasi untuk melakukan operasi penyelamatan,&quot; jelasnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Akibat musibah tersebut, seluruh bahan pangan untuk operasional Program MBG ikut tenggelam dan tidak dapat diselamatkan. Kondisi ini berpotensi mengganggu pelayanan MBG di Desa Pagerungan Kecil yang berada di wilayah kepulauan dengan akses logistik yang terbatas.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kepala SPPG Pagerungan Kecil berharap Badan Gizi Nasional (BGN) dapat memberikan kebijakan khusus agar pelayanan MBG tetap berjalan meskipun seluruh bahan baku hilang akibat musibah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Kami berharap BGN memberikan perhatian dan kebijakan atas musibah yang terjadi di luar kendali kami. Alhamdulillah seluruh awak kapal selamat. Namun seluruh bahan baku MBG ikut tenggelam. Kami berharap ada solusi terbaik agar pelayanan kepada para penerima manfaat tetap dapat berlangsung,&quot; ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pihak SPPG Pagerungan Kecil berharap pemerintah melalui Badan Gizi Nasional segera mengambil langkah cepat untuk memenuhi kembali kebutuhan logistik, sehingga Program Makan Bergizi Gratis di wilayah kepulauan tetap berjalan tanpa mengurangi hak para penerima manfaat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;(red)&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://seputarriau.co/assets/berita/original/69983650071-img-20260726-wa0008.jpg"/><pubDate>Sat, 25 Jul 2026 08:20:50 +0700</pubDate><guid>https://seputarriau.co/news/detail/19341/musibah-km-genius-bahan-pangan-program-mbg-ikut-tenggelam-di-perairan-utara-bali</guid></item><item><title>Pelantikan dan Pengukuhan Pengurus LPMK dan Ketua RW/RT Kelurahan Air Jamban Periode 2026&#45;2031</title><link>https://seputarriau.co/news/detail/19340/pelantikan-dan-pengukuhan-pengurus-lpmk-dan-ketua-rwrt-kelurahan-air-jamban-periode-20262031</link><description>&lt;p&gt;MANDAU, seputarriau.co &#45; &amp;nbsp;Camat Mandau Riki Rihardi, S.STP., M.Si., bersama Sekretaris Kecamatan Mandau Rio Sentosa,S.STP.,M.Si., serta Kasi dan Kasubbag Kecamatan Mandau, ikut serta menghadiri Pelantikan dan Pengukuhan Pengurus LPMK dan Ketua RW/RT Periode 2026&#45;2031, yang dilaksanakan di Ballroom Hotel Amadeo, Kecamatan Mandau, Sabtu (25/07/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam sambutannya, Lurah Air Jamban Rifky Elyaningsih,S.STP.,M.Si., mengucapkan terima kasih kepada Camat Mandau yang telah hadir sekaligus melantik jajaran pengurus LPMK, Ketua RW/RT. Selamat kepada seluruh pengurus yang baru dilantik dan mengingatkan bahwa jabatan ini bukan sekadar posisi administratif, melainkan amanah untuk menjadi penghubung antara masyarakat dengan pemerintah serta hadir memberikan solusi terhadap berbagai persoalan masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sementara itu, Camat Mandau Riki Rihardi,S.STP.,M.Si., menegaskan bahwa pelantikan ini bukanlah akhir dari proses pembentukan kepengurusan, melainkan awal dari tanggung jawab besar dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Alhamdulillah, hari ini kita dapat melaksanakan pelantikan. Bapak dan Ibu yang dilantik merupakan orang&#45;orang terbaik yang dipilih melalui musyawarah sesuai aturan yang berlaku. Kami mengingatkan bahwa setiap pengurus merupakan pemimpin di lingkungannya masing&#45;masing dan akan dimintai pertanggungjawaban atas amanah tersebut, maka dari itu kita harus mampu hadir ditengah masyarakat, menjadi tempat menyampaikan aspirasi, mendengarkan keluhan, serta memberikan pelayanan terbaik meskipun tidak semua persoalan dapat diselesaikan secara instan&quot;, ujar Camat Mandau Riki Rihardi,S.STP.,M.Si.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Diakhir sambutannya Camat Mandau berpesan kepada Pengurus LPMK serta Ketua RW/RT Kelurahan Air Jamban, untuk selalu &amp;nbsp;berkoordinasi dan meningkatkan pola komunikas yang baik dengan pihak Kelurahan, serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat dan menjadi teladan di lingkungan masing&#45;masing demi mewujudkan Kelurahan Air Jamban yang Bermarwah, Maju dan Sejahtera.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dew&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://seputarriau.co/assets/berita/original/66586822230-rps20260726_080048.jpg"/><pubDate>Sun, 26 Jul 2026 07:58:00 +0700</pubDate><guid>https://seputarriau.co/news/detail/19340/pelantikan-dan-pengukuhan-pengurus-lpmk-dan-ketua-rwrt-kelurahan-air-jamban-periode-20262031</guid></item><item><title>Mahasiswa KUKERTA Universitas Riau Laksanakan Pembuatan Zebra Cross di Desa Lumbok</title><link>https://seputarriau.co/news/detail/19339/mahasiswa-kukerta-universitas-riau-laksanakan-pembuatan-zebra-cross-di-desa-lumbok</link><description>&lt;p&gt;Desa Lumbok, seputarriau.co &amp;nbsp;&#45; Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KUKERTA) Universitas Riau yang sedang melaksanakan pengabdian di Desa Lumbok, Kecamatan Hilir Seberang, Kabupaten Kuantan Singingi, melaksanakan kegiatan pembuatan zebra cross di depan SD Negeri 002 Desa Lumbok pada Jumat (24/07/2026). Kegiatan ini merupakan salah satu program kerja unggulan mahasiswa KUKERTA yang berfokus pada peningkatan keselamatan pelajar dan ketertiban lalu lintas di kawasan sekolah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Program pembuatan zebra cross dilatar belakangi oleh tingginya aktivitas keluar masuk siswa setiap hari, sementara belum tersedia marka penyeberangan yang jelas sebagai penunjang keselamatan. Kondisi tersebut berpotensi menimbulkan risiko bagi siswa saat menyeberangi jalan, terutama pada jam masuk dan jam pulang sekolah. Oleh karena itu, mahasiswa KUKERTA Universitas Riau berinisiatif menghadirkan fasilitas sederhana namun memiliki manfaat besar dalam mendukung keamanan dan kenyamanan peserta didik.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sebelum pelaksanaan kegiatan, mahasiswa terlebih dahulu melakukan survei lokasi bersama pihak sekolah dan Pemerintah Desa Lumbok untuk menentukan titik yang paling tepat sebagai lokasi penyeberangan. Setelah lokasi ditetapkan, mahasiswa mempersiapkan berbagai perlengkapan yang dibutuhkan, seperti alat ukur, tali pembatas, kuas, rol cat, lakban penanda, serta cat marka jalan berwarna putih. Seluruh persiapan dilakukan secara matang agar hasil pengerjaan sesuai dengan fungsi dan tujuan yang diharapkan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Proses pembuatan zebra cross dimulai dengan membersihkan permukaan jalan dari debu, pasir, dan kotoran agar cat dapat melekat dengan baik. Selanjutnya dilakukan pengukuran serta penandaan garis menggunakan alat ukur untuk memastikan setiap garis memiliki ukuran yang seragam dan tersusun rapi. Setelah proses penandaan selesai, mahasiswa bersama&#45;sama melakukan pengecatan marka jalan secara bergotong royong hingga seluruh garis zebra cross tampak jelas dan mudah dikenali oleh pengguna jalan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Desa Lumbok, pihak SD Negeri 002 Desa Lumbok, serta masyarakat sekitar. Kehadiran mahasiswa KUKERTA disambut dengan antusias karena program tersebut dinilai memberikan manfaat nyata bagi lingkungan desa. Selama proses pengerjaan, masyarakat juga turut memberikan bantuan dan semangat sehingga kegiatan dapat berjalan dengan lancar, tertib, dan selesai sesuai dengan waktu yang telah direncanakan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dengan adanya zebra cross ini, diharapkan para pengendara kendaraan bermotor maupun pengguna jalan lainnya lebih meningkatkan kewaspadaan ketika melintasi kawasan sekolah. Marka penyeberangan tersebut diharapkan mampu menjadi pengingat bagi pengendara untuk mengurangi kecepatan kendaraan dan memberikan prioritas kepada pejalan kaki, khususnya siswa yang hendak menyeberang jalan. Selain itu, keberadaan zebra cross juga diharapkan dapat menumbuhkan budaya tertib berlalu lintas serta meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya keselamatan di jalan raya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Koordinator mahasiswa KUKERTA Universitas Riau menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk implementasi pengabdian kepada masyarakat yang tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga memberikan edukasi mengenai pentingnya keselamatan berlalu lintas sejak usia dini. Mahasiswa berharap fasilitas yang telah dibuat dapat dimanfaatkan dengan baik dan dijaga bersama agar tetap berfungsi dalam jangka waktu yang lama.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Program pembuatan zebra cross ini menjadi salah satu wujud nyata kontribusi mahasiswa KUKERTA Universitas Riau dalam mendukung pembangunan Desa Lumbok. Melalui kolaborasi yang baik antara mahasiswa, pemerintah desa, pihak sekolah, dan masyarakat, diharapkan tercipta lingkungan yang lebih aman, nyaman, dan ramah bagi seluruh pengguna jalan. Semangat gotong royong yang terjalin selama kegiatan berlangsung juga menjadi bukti bahwa kerja sama yang baik dapat menghasilkan program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan menjadi warisan positif bagi Desa Lumbok di masa mendatang.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://seputarriau.co/assets/berita/original/56139470149-img-20260726-wa0001.jpg"/><pubDate>Fri, 24 Jul 2026 06:04:23 +0700</pubDate><guid>https://seputarriau.co/news/detail/19339/mahasiswa-kukerta-universitas-riau-laksanakan-pembuatan-zebra-cross-di-desa-lumbok</guid></item><item><title>Tingkatkan Kesadaran Siswa, Kukerta UNRI Gelar Sosialisasi Anti Bullying Serta Mengenal Jenis Sampah</title><link>https://seputarriau.co/news/detail/19338/tingkatkan-kesadaran-siswa-kukerta-unri-gelar-sosialisasi-anti-bullying-serta-mengenal-jenis-sampah</link><description>&lt;p&gt;KUANTAN SENGINGI, seputarriau.co &amp;nbsp;&#45; Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Riau melaksanakan kegiatan sosialisasi di SD Negeri 013 Desa Pulau Tengah, Kecamatan Pangean, Kabupaten Kuantan Singingi pada Juma&apos;t (17/Juli/2026), yang diikuti oleh siswa dan majelis guru.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bagian dari program kerja Kukerta kegiatan sosialisasi bertema anti bullying dan pengenalan jenis&#45;jenis sampah kepada siswa Sekolah Dasar (SD). Kegiatan ini bertujuan untuk menanamkan nilai&#45;nilai karakter positif serta kesadaran lingkungan sejak usia dini.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;Kegiatan ini disambut baik oleh pihak sekolah yang disampaikan oleh bapak Juswandi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;“Kami sangat mengapresiasi anak KKN yang sudah melaksanan kegiatan ini, apalagi hal yang dibahas sangat diperlukan dan berguna bagi siswa siswa kami terutama pada hal bullying. Kami berharap dengan adanya sosialisasi ini dapat meningkatkan kesadaran siswa&#45;siswa kami terhadap sampah serta tindakan bullying,&quot; Ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;Dalam sesi anti bullying, mahasiswa Kukerta UNRI memberikan pemahaman kepada siswa mengenai pengertian bullying, jenis bullying, serta dampak yang ditimbulkan bagi korban. Materi disampaikan dengan metode interaktif seperti menyanyi, menonton animasi, tanya jawab, dan simulasi sederhana agar mudah dipahami oleh siswa.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;Selain itu, siswa juga diajak mengenal berbagai jenis sampah, mulai dari sampah organik, anorganik, hingga sampah B3 (bahan berbahaya dan beracun), lengkap dengan cara memilah dan mengelolanya dengan benar. Melalui kegiatan ini, siswa diharapkan dapat lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan sekitar sekaligus membangun kebiasaan hidup sehat sejak dini.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari pihak sekolah maupun siswa yang antusias mengikuti setiap sesi kegiatan. Program ini diharapkan dapat memberikan manfaat jangka panjang, baik dalam menciptakan lingkungan sekolah yang bebas dari perundungan maupun membentuk generasi muda yang peduli lingkungan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dew&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://seputarriau.co/assets/berita/original/29958052033-rps20260725_132048.jpg"/><pubDate>Sat, 25 Jul 2026 13:30:00 +0700</pubDate><guid>https://seputarriau.co/news/detail/19338/tingkatkan-kesadaran-siswa-kukerta-unri-gelar-sosialisasi-anti-bullying-serta-mengenal-jenis-sampah</guid></item><item><title>Kurir Narkoba YY Ditangkap, Polisi Sita Barang Bukti Senilai Miliaran Rupiah</title><link>https://seputarriau.co/news/detail/19337/kurir-narkoba-yy-ditangkap-polisi-sita-barang-bukti-senilai-miliaran-rupiah</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;PEKANBARU, seputarriau.co &lt;/strong&gt;– Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Riau bersama Polres Kampar berhasil menggerebek sebuah rumah kontrakan yang dijadikan gudang penyimpanan narkotika di Kota Pekanbaru. Dalam penggerebekan tersebut, petugas meringkus seorang kurir berinisial YY (42) beserta berbagai jenis barang bukti narkotika bernilai fantastis.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pengungkapan kasus ini bermula dari laporan masyarakat mengenai adanya aktivitas mencurigakan di sebuah rumah kontrakan di Jalan Air Dingin, Kecamatan Bukit Raya, Kota Pekanbaru. Menindaklanjuti informasi tersebut, tim gabungan langsung bergerak cepat melakukan pengintaian di lokasi yang dimaksud.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Direktur Reserse Narkoba Polda Riau, Kombes Pol Putu Yudha Prawira, mengonfirmasi keberhasilan penangkapan tersebut. &quot;Tim gabungan melakukan penyelidikan mendalam dan akhirnya memutus mata rantai distribusi ini dengan menggerebek rumah kontrakan yang dijadikan gudang penyimpanan narkotika pada Selasa, 30 Juni 2026,&quot; ujar Putu, Jumat (24/7/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Setelah berhasil mengamankan YY dan menyisir rumah kontrakan pertama, petugas melakukan interogasi intensif di lapangan. Berdasarkan pengakuan awal tersangka, polisi langsung mengembangkan penyelidikan ke lokasi kedua, yakni rumah kontrakan lain yang juga difungsikan sebagai tempat penyimpan cadangan barang haram tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dari hasil penggeledahan menyeluruh di dua lokasi terpisah, petugas berhasil menyita barang bukti dalam jumlah besar. Barang bukti tersebut meliputi 4 kilogram sabu yang dikemas dalam empat bungkus besar, 48.411 butir pil ekstasi, 21 bungkus serbuk dan pecahan ekstasi seberat 535 gram, 322 &lt;i&gt;cartridge&lt;/i&gt; yang mengandung zat &lt;i&gt;etomidate&lt;/i&gt;, serta 729 butir pil Happy Five.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Hasil pemeriksaan penyidik mengungkap bahwa YY bukanlah pemain baru dalam jaringan gelap ini, melainkan telah beroperasi selama lebih dari satu tahun. Dalam perannya sebagai kurir, YY bertugas menjemput, menyimpan, hingga mendistribusikan narkotika ke pelbagai pihak berdasarkan instruksi langsung dari seorang bandar utama.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Bisnis haram yang dilakoninya pun memberikan keuntungan materi yang tidak sedikit bagi tersangka. &quot;Dari pengakuan YY, ia sudah lebih dari setahun menjadi kurir narkoba. Hasil kejahatannya tersebut ia pergunakan untuk membeli sejumlah aset pribadi, seperti kendaraan roda empat dan sepeda motor,&quot; ungkap Kombes Pol Putu Yudha Prawira.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Polda Riau kini terus bergerak menelusuri jaringan di atas YY untuk menangkap sang pengendali utama. Selain menjerat tersangka dengan Undang&#45;Undang Narkotika, penyidik menegaskan akan menerapkan pasal Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) guna memiskinkan dan menyita seluruh aset hasil kejahatan tersebut, sementara YY beserta seluruh barang bukti kini telah diamankan di Mapolda Riau untuk proses hukum lebih lanjut.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://seputarriau.co/assets/berita/original/85663807202-1784874649.jpg"/><pubDate>Fri, 24 Jul 2026 14:30:00 +0700</pubDate><guid>https://seputarriau.co/news/detail/19337/kurir-narkoba-yy-ditangkap-polisi-sita-barang-bukti-senilai-miliaran-rupiah</guid></item><item><title>Cegah Banjir dan Suburkan Tanah, KUKERTA UNRI Praktikkan Pembuatan Biopori di Pulau Komang</title><link>https://seputarriau.co/news/detail/19336/cegah-banjir-dan-suburkan-tanah-kukerta-unri-praktikkan-pembuatan-biopori-di-pulau-komang</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;TELUK KUANTAN, seputarriau.co &amp;nbsp;&lt;/strong&gt;&#45;Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (Kukerta) Universitas Riau menggelar kegiatan sosialisasi dan praktik pembuatan lubang resapan biopori kepada masyarakat dan para siswa di SD Negeri 002 Desa Pulau Komang, Kecamatan Sentajo Raya, Kabupaten Kuantan Singingi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ketua Kelompok Kukerta Universitas Riau Desa Pulau Komang yaitu Alvin Andriansyah&lt;br&gt;kepada seputarriau.co, Selasa (14/7/2026). Menjelaskan bahwa program ini merupakan upayameningkatkan kesadaran lingkungan untuk memberikan solusi praktis dalam penanganan sampah organik dan pencegahan genangan air secara terstruktur dan berkelanjutan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Program edukasi biopori tersebut dilaksanakan melalui serangkaian kegiatan terpadu yang meliputi penyampaian materi sosialisasi mengenai apa itu biopori, manfaat biopori, edukasi dalam memilah sampah organik dan anorganik, demonstrasi dan praktik pembuatan biopori secara langsung di area sekolah serta pemukiman warga, hingga penyerahan bantuan fasilitas&lt;br&gt;tong sampah organik dan anorganik kepada pihak sekolah dasar.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Kegiatan ini dilatarbelakangi karena masih minimnya pemanfaatan teknologi ramah&lt;br&gt;lingkungan yang sederhana oleh masyarakat di wilayah pedesaan, khususnya dalam memilah sampah organik dan mengelola resapan air tanah, yang dampaknya terasa saat musim hujan&lt;br&gt;tiba,&quot; ujar Alvin.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam pelaksanaannya, mahasiswa Kukerta mengajak masyarakat dan para siswa SDN 002 Desa Pulau Komang untuk mengidentifikasi titik&#45;titik rawan genangan air di lingkungan sekitar. Data lokasi tersebut menjadi dasar dalam merancang letak pembuatan lubang biopori&lt;br&gt;agar memberikan hasil yang optimal.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selain menjelaskan materi sosialisasi, mahasiswa juga memberikan edukasi mengenai cara kerja biopori dalam mengubah sampah dapur dan daun kering menjadi kompos alami.&lt;br&gt;Pendampingan dan praktik dilakukan secara partisipatif agar warga dan para siswa mampu mempraktikkan serta merawat lubang biopori tersebut secara mandiri.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Sebagai bagian dari pendekatan berbasis keberlanjutan, mahasiswa Kukerta memberikan pendampingan langsung dari proses pengeboran tanah, pemasangan pipa, hingga pengisian sampah organik,&quot; tutur Alvin.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Hasil dari kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan antusiasme dan pemahaman warga serta siswa, khususnya terkait efektivitas biopori dalam menyerap air hujan dan menjaga kesuburan tanah sekitar. Alvin bersama anggota mahasiswa Kukerta lainnya menyampaikan bahwa pelibatan elemen masyarakat dan institusi pendidikan sekolah dasar menjadi elemen penting dalam suksesnya pelaksanaan program.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sebagai implementasi konkret, mahasiswa Kukerta bersama warga dan siswa SDN 002 Pulau Komang secara bergotong&#45;royong berhasil membuat titik lubang resapan biopori di area pekarangan sekolah dan fasilitas umum desa. Perwakilan Kepala desa Pulau Komang, Arfizon, S.Sos, menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap program kerja yang diusung oleh mahasiswa tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Saya mendukung kegiatan mahasiswa Kukerta UNRI karena sesuai dengan kondisi&lt;br&gt;lingkungan desa Pulau Komang yang mana masyarakatnya kebanyakan memiliki ternak hewan dan kebun sayuran. Edukasi biopori ini sangat bermanfaat bagi warga untuk mengolah kotoran hewan ternak menjadi pupuk kompos yang bermanfaat bagi tanaman, serta memanfaatkan&lt;br&gt;sampah organik rumah tangga,” ujar Arfizon, S.Sos.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Kami sangat mengapresiasi pembuatan lubang biopori di area sekolah. Ini menjadi media pembelajaran yang sangat baik bagi anak&#45;anak untuk memahami pengelolaan sampah organik dan anorganik. Sekarang siswa SDN 002 tidak hanya paham teorinya, tetapi juga ikut merawat dan mempraktikkannya langsung di sekolah,” tutur Hasnidianti, S.Pd.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://seputarriau.co/assets/berita/original/37708558706-img-20260724-wa0023.jpg"/><pubDate>Tue, 14 Jul 2026 20:00:09 +0700</pubDate><guid>https://seputarriau.co/news/detail/19336/cegah-banjir-dan-suburkan-tanah-kukerta-unri-praktikkan-pembuatan-biopori-di-pulau-komang</guid></item><item><title>Polsek Mandau Gagalkan Peredaran Sabu di Bathin Solapan, Dua Pelaku Diamankan</title><link>https://seputarriau.co/news/detail/19335/polsek-mandau-gagalkan-peredaran-sabu-di-bathin-solapan-dua-pelaku-diamankan</link><description>&lt;p&gt;BENGKALIS, seputarriau.co – Komitmen dalam mendukung Program Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) terus ditunjukkan Polsek Mandau, Polres Bengkalis.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pada Jumat (24/7/2026) sekitar pukul 15.30 WIB, Tim Opsnal Polsek Mandau mengungkap dugaan tindak pidana penyalahgunaan dan peredaran narkotika jenis sabu di Jalan Siak, Gang Kuburan, Kelurahan Simpang Padang, Kecamatan Bathin Solapan, Kabupaten Bengkalis.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kapolres Bengkalis AKBP Fahrian Saleh Siregar, S.I.K., M.Si. melalui Kapolsek Mandau AKP I Made Pasek Sarahdahtam Bendesa, S.I.K., M.A. menyampaikan bahwa pengungkapan berawal dari informasi masyarakat terkait dugaan aktivitas peredaran narkotika di lokasi tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menindaklanjuti laporan itu, Tim Opsnal segera melakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan dua orang pria berinisial Z (57) dan R.E. (57). Dari hasil penggeledahan, petugas menemukan 30 paket diduga narkotika jenis sabu, terdiri dari 28 paket kecil, 1 paket sedang, dan 1 paket besar, yang disimpan di dalam dompet warna cokelat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selain itu, polisi turut mengamankan barang bukti berupa dua unit telepon genggam, uang tunai sebesar Rp700.000, satu dompet kecil warna cokelat, dan satu sendok takar yang terbuat dari pipet.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Saat ini kedua tersangka beserta seluruh barang bukti telah diamankan di Polsek Mandau untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut. Polisi juga masih melakukan pengembangan terhadap pemasok barang yang diketahui berinisial M.B. dan telah masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Polres Bengkalis mengajak seluruh masyarakat untuk bersama&#45;sama memerangi penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika. Apabila mengetahui adanya aktivitas mencurigakan terkait narkoba, masyarakat diimbau segera melaporkannya kepada kantor polisi terdekat atau melalui Call Center Polri 110.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Bersama wujudkan Kabupaten Bengkalis yang bersih dari narkoba melalui Program P4GN.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dew&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://seputarriau.co/assets/berita/original/93854507420-rps20260724_194922.jpg"/><pubDate>Fri, 24 Jul 2026 17:30:00 +0700</pubDate><guid>https://seputarriau.co/news/detail/19335/polsek-mandau-gagalkan-peredaran-sabu-di-bathin-solapan-dua-pelaku-diamankan</guid></item><item><title>Dorong Pertanian Berkelanjutan, KUKERTA UNRI 2026 Latih Warga Tanjung Pisang Buat Pupuk Organik</title><link>https://seputarriau.co/news/detail/19334/dorong-pertanian-berkelanjutan-kukerta-unri-2026-latih-warga-tanjung-pisang-buat-pupuk-organik</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Tanjung Pisang, seputarriau.co&lt;/strong&gt; – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KUKERTA) Universitas Riau Tahun 2026 melaksanakan program kerja berupa Pelatihan dan Pembuatan Pupuk Kompos Organik berbahan air cucian beras dan limbah organik rumah tangga di Desa Tanjung Pisang, Kecamatan Kuantan Hilir, Kabupaten Kuantan Singingi, Minggu (6/7/2026). Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam memanfaatkan air cucian beras dan limbah organik rumah tangga menjadi pupuk kompos yang ramah lingkungan serta bermanfaat bagi sektor pertanian dan perkebunan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kegiatan ini diikuti oleh masyarakat Desa Tanjung Pisang dengan antusias. Mahasiswa KUKERTA Universitas Riau memberikan edukasi mengenai pentingnya pemanfaatan air cucian beras dan limbah organik rumah tangga sebagai bahan utama pembuatan pupuk kompos organik. Peserta juga diberikan pemahaman mengenai manfaat pupuk kompos dalam meningkatkan kesuburan tanah, mengurangi ketergantungan terhadap pupuk kimia, serta meminimalkan pencemaran lingkungan akibat limbah organik yang tidak dikelola dengan baik.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Mahasiswa KUKERTA Universitas Riau kemudian melakukan demonstrasi pembuatan pupuk kompos secara langsung menggunakan air cucian beras dan berbagai jenis sampah organik yang mudah ditemukan di lingkungan sekitar. Demonstrasi tersebut diikuti secara aktif oleh masyarakat Desa Tanjung Pisang agar peserta dapat memahami setiap tahapan pembuatan pupuk kompos dan mampu menerapkannya secara mandiri sebagai salah satu upaya mendukung pertanian dan perkebunan yang lebih ramah lingkungan serta berkelanjutan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ketua Tim KUKERTA Universitas Riau Desa Tanjung Pisang, Muhammad Khairul Fikri, menyampaikan bahwa kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat dalam memanfaatkan air cucian beras dan limbah organik rumah tangga menjadi pupuk kompos yang bernilai guna.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Kami berharap pelatihan ini tidak hanya menambah pengetahuan masyarakat, tetapi juga mendorong kebiasaan mengolah limbah organik menjadi pupuk kompos yang dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan. Dengan begitu, masyarakat dapat mengurangi limbah rumah tangga sekaligus mendukung produktivitas pertanian dan perkebunan di Desa Tanjung Pisang,&quot; ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sementara itu, Pj. Kepala Desa Tanjung Pisang, Nurhaida Yunus, S,Pd mengapresiasi pelaksanaan program kerja yang dilaksanakan oleh mahasiswa KUKERTA Universitas Riau.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Kami mengucapkan terima kasih kepada mahasiswa KUKERTA Universitas Riau atas pelaksanaan kegiatan ini. Semoga ilmu yang diberikan dapat diterapkan oleh masyarakat secara berkelanjutan sehingga mampu mendukung pertanian dan perkebunan yang lebih produktif sekaligus menjaga kebersihan lingkungan desa,&quot; ungkapnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk pengabdian mahasiswa kepada masyarakat melalui penerapan ilmu pengetahuan yang sederhana, namun memberikan manfaat jangka panjang. Pemanfaatan air cucian beras dan limbah organik rumah tangga sebagai pupuk kompos diharapkan menjadi alternatif yang lebih ekonomis sekaligus mendukung terwujudnya pertanian dan perkebunan yang berkelanjutan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kegiatan ini merupakan salah satu program kerja Tim KUKERTA Universitas Riau Desa Tanjung Pisang yang dilaksanakan di bawah bimbingan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Viony Syafitra, S.Pd., M.Pd. Tim KUKERTA Universitas Riau Desa Tanjung Pisang terdiri atas sembilan mahasiswa, yaitu Muhammad Khairul Fikri selaku ketua kelompok bersama Anisa Elvira, Fiona Datau, Khairunnisa Yusri, M.Febriyanda Iskandar, Nadila Zakki Az Zahrah, Rahayu Novalina S., Robiyatul Uzma, dan Samueli Hura. Kolaborasi antara Tim KUKERTA Universitas Riau, pemerintah desa, dan masyarakat diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam membangun kebiasaan pengelolaan limbah organik yang lebih baik serta mendorong terwujudnya sektor pertanian dan perkebunan yang produktif, mandiri, dan berkelanjutan di Desa Tanjung Pisang.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://seputarriau.co/assets/berita/original/25467522480-img-20260724-wa0026.jpg"/><pubDate>Mon, 06 Jul 2026 19:52:51 +0700</pubDate><guid>https://seputarriau.co/news/detail/19334/dorong-pertanian-berkelanjutan-kukerta-unri-2026-latih-warga-tanjung-pisang-buat-pupuk-organik</guid></item><item><title>Puncak Penghargaan JNE Content Competition 2026, Wadah Kreativitas Anak Bangsa</title><link>https://seputarriau.co/news/detail/19333/puncak-penghargaan-jne-content-competition-2026-wadah-kreativitas-anak-bangsa</link><description>&lt;p&gt;Jakarta, seputarriau.co – JNE resmi menyelenggarakan puncak acara penghargaan JNE Content Competition 2026 di Wisma Habibie &amp;amp; Ainun, Jakarta Selatan. Ajang bergengsi ini menjadi penutup dari rangkaian kompetisi yang telah menjadi panggung bagi para kreator Indonesia untuk mengekspresikan talenta kreatif mereka. Tahun ini, antusiasme peserta yang sangat luar biasa dengan terkumpulnya 5.273 karya dari empat kategori lomba: karya tulis, foto, video, dan desain. Sebanyak 77 pemenang terpilih telah diumumkan pada 10 Juli 2026 lalu melalui situs JNEWS Online dan kanal media sosial resmi JNE.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Acara yang dipandu oleh MC Suci Patia ini berlangsung penuh kehangatan. Hadir memberikan apresiasi, Ilham Akbar Habibie, selaku Chairman ILTHABI REKATMA, jajaran manajemen JNE, Presiden Direktur JNE, M. Feriadi Soeprapto, serta SVP Marketing Group Head JNE, Eri Palgunadi, bersama para pemenang dan dewan juri.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam sambutannya, Ilham Akbar Habibie menyampaikan kekagumannya, “Saya melihat semangat yang sangat luar biasa dari para kreator muda Indonesia. Kompetisi ini bukan sekadar ajang unjuk bakat, melainkan bukti nyata potensi inovasi bangsa yang sangat besar. Saya sangat mengapresiasi langkah JNE dalam membina kreativitas anak bangsa. Semoga kompetisi ini terus menjadi wadah yang berkelanjutan, melahirkan talenta baru yang akan membawa Indonesia lebih maju di masa depan.”&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Presiden Direktur JNE, M. Feriadi Soeprapto, mengungkapkan rasa bangganya terhadap partisipasi peserta. “Melihat lebih dari 5.273 karya kreatif masuk dari seluruh penjuru Indonesia, kami merasa sangat terinspirasi. Di usia JNE yang ke&#45;35 tahun, kami mengusung semangat ‘Bergerak Bersama’. Melalui kompetisi ini, kami ingin merayakan beragam cerita, mulai dari perjuangan UMKM, konektivitas jarak, hingga kebahagiaan sederhana yang diantar dalam sebuah paket. Komitmen kami adalah terus menjadi bagian dari ekosistem kreatif Indonesia, mendukung setiap talenta untuk terus tumbuh dan berbagi dampak positif,” ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;JNE Content Competition sendiri telah memasuki edisi ke&#45;13 sejak pertama kali diadakan pada tahun 2011. Tahun ini, tema “Bergerak Bersama, Beragam Cerita” menjadi cerminan reflektif perjalanan panjang JNE dalam bertumbuh berdampingan dengan pelanggan, pelaku UMKM, karyawan, hingga komunitas di seluruh negeri.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Maman Suherman, salah satu juri kategori Writing Nasional, turut memberikan pandangannya, “Tema ‘Bergerak Bersama, Beragam Cerita’ mampu diterjemahkan dengan sangat emosional oleh para peserta. Banyak karya yang menyoroti sisi humanis dari setiap kiriman. Ini menegaskan bahwa di balik setiap paket yang diantar, terdapat cerita tentang harapan dan kasih sayang yang saling terhubung. Talenta kreatif Indonesia sungguh luar biasa.”&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kejutan spesial hadir saat penganugerahan gelar “Best of The Best”. Predikat ini diraih oleh Utomo Priyambodo (jurnalis National Geographic Indonesia) yang memenangkan Juara 1 Writing Jurnalis Regional Jakarta &amp;amp; Banten, serta Idris Prasetiawan (jurnalis Palopopos Fajar) yang meraih Juara 1 Photo Jurnalis Regional Sulawesi, Maluku &amp;amp; Papua. Keduanya mendapatkan hadiah utama berupa perjalanan ibadah umrah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Utomo Priyambodo menuturkan rasa syukurnya, “Ini adalah rezeki yang tak terduga. Karya saya tentang inspirasi layanan JNE yang menyentuh sisi kemanusiaan ternyata diapresiasi sejauh ini. Terima kasih JNE, ini menjadi motivasi besar bagi saya untuk terus menulis dan memberikan kontribusi inspiratif melalui karya jurnalistik.”&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Senada dengan hal tersebut, perwakilan pemenang kategori pelajar, Teza Syahrudin dari Universitas Syiah Kuala Banda Aceh, turut hadir mengungkapkan kegembiraannya, “Saya tidak menyangka karya saya bisa terpilih. Kehadiran saya di acara awarding ini memberikan pengalaman yang tak ternilai dan menjadi pemantik semangat saya untuk terus mengeksplorasi kreativitas di bidang foto.”&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Acara awarding ini menegaskan posisi JNE bukan sekadar perusahaan logistik, melainkan fasilitator bagi pertumbuhan industri kreatif nasional. Menutup acara, Feriadi menegaskan, “JNE akan terus menjadi jembatan bagi setiap individu untuk mewujudkan aspirasi mereka menjadi karya nyata. Mari kita terus bergerak bersama menciptakan lebih banyak lagi narasi positif untuk kemajuan negeri.”&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://seputarriau.co/assets/berita/original/98286076388-img-20260724-wa0024.jpg"/><pubDate>Fri, 24 Jul 2026 19:47:26 +0700</pubDate><guid>https://seputarriau.co/news/detail/19333/puncak-penghargaan-jne-content-competition-2026-wadah-kreativitas-anak-bangsa</guid></item><item><title>Optimalkan Limbah Pertanian, KKN UNRI 2026 Latih Warga Petodaan Buat Briket Sekam dan Pupuk Kompos</title><link>https://seputarriau.co/news/detail/19332/optimalkan-limbah-pertanian-kkn-unri-2026-latih-warga-petodaan-buat-briket-sekam-dan-pupuk-kompos</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Petodaan, seputarriau.co&lt;/strong&gt; – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Berdampak Universitas Riau Tahun 2026 menggelar kegiatan sosialisasi pembuatan briket dan pupuk kompos bersama Kelompok Tani Lintas Bono di Desa Petodaan, Kecamatan Teluk Meranti, Kabupaten Pelalawan, 20 Juli 2026. Kegiatan ini merupakan salah satu upaya pemberdayaan masyarakat dalam mengoptimalkan pemanfaatan limbah pertanian menjadi produk yang bernilai ekonomis sekaligus ramah lingkungan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sosialisasi tersebut bertujuan meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai pengolahan limbah organik menjadi sumber energi alternatif berupa briket serta pupuk kompos yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung pertanian berkelanjutan. Selain mengurangi pencemaran lingkungan, inovasi ini diharapkan mampu memberikan nilai tambah terhadap limbah pertanian yang selama ini belum dimanfaatkan secara optimal.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam pemaparannya, mahasiswa KKN menjelaskan manfaat briket sebagai bahan bakar alternatif yang lebih ramah lingkungan sekaligus memperagakan tahapan pembuatannya menggunakan sampel yang telah dipersiapkan sebelumnya. Briket dibuat dari sekam padi yang diperoleh dari hasil penggilingan padi milik Kelompok Tani Lintas Bono. Sekam padi terlebih dahulu dibakar hingga menjadi arang, kemudian dihaluskan dan dicampur dengan larutan tepung tapioka yang telah dilarutkan menggunakan air panas sebagai bahan perekat. Setelah adonan tercampur merata, bahan dicetak menggunakan alat pencetak briket dan selanjutnya dikeringkan hingga siap digunakan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selain pelatihan pembuatan briket, peserta juga memperoleh materi mengenai pembuatan pupuk kompos dari limbah organik kering. Bahan&#45;bahan organik tersebut dicampurkan dengan aktivator EM4 Pertanian serta larutan hasil fermentasi air beras dan gula merah. Seluruh bahan kemudian diaduk hingga merata, dimasukkan ke dalam wadah tertutup, dan disimpan di tempat yang teduh selama kurang lebih satu bulan hingga proses pengomposan selesai dan pupuk siap diaplikasikan pada lahan pertanian.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kegiatan berlangsung secara interaktif dengan sesi diskusi yang melibatkan seluruh peserta. Salah seorang anggota Kelompok Tani Lintas Bono menyampaikan bahwa selama ini sekam padi umumnya hanya ditebarkan langsung pada media tanam sehingga sering ditumbuhi jamur. Menanggapi hal tersebut, mahasiswa KKN, Hamdani, menjelaskan bahwa sekam padi akan memberikan manfaat yang lebih besar apabila diolah menjadi pupuk kompos. Menurutnya, pengolahan tersebut tidak hanya mampu mengurangi risiko pertumbuhan jamur, tetapi juga menghasilkan pupuk organik yang dapat dimanfaatkan kembali untuk meningkatkan kesuburan tanah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Anggota Kelompok Tani Lintas Bono aktif mengikuti setiap sesi, mengajukan berbagai pertanyaan, serta berdiskusi mengenai teknik pembuatan briket maupun kompos yang sesuai dengan kondisi di lapangan. Interaksi tersebut menunjukkan tingginya minat masyarakat untuk mengembangkan pemanfaatan limbah pertanian sebagai solusi yang lebih produktif dan berkelanjutan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN Berdampak Universitas Riau berharap pengetahuan yang telah diberikan dapat diterapkan secara berkelanjutan oleh masyarakat Desa Petodaan. Pemanfaatan limbah pertanian menjadi briket dan pupuk kompos diharapkan mampu mengurangi pencemaran lingkungan, mendukung praktik pertanian yang lebih ramah lingkungan, serta membuka peluang peningkatan nilai ekonomi bagi masyarakat melalui pengelolaan limbah yang lebih inovatif.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://seputarriau.co/assets/berita/original/63823338362-img-20260724-wa0018.jpg"/><pubDate>Tue, 21 Jul 2026 19:42:25 +0700</pubDate><guid>https://seputarriau.co/news/detail/19332/optimalkan-limbah-pertanian-kkn-unri-2026-latih-warga-petodaan-buat-briket-sekam-dan-pupuk-kompos</guid></item><item><title>Dari Galon Bekas Jadi Tempat Sampah, Siswa SD 006 Muda Setia Belajar 3R Bersama KUKERTA UNRI</title><link>https://seputarriau.co/news/detail/19331/dari-galon-bekas-jadi-tempat-sampah-siswa-sd-006-muda-setia-belajar-3r-bersama-kukerta-unri</link><description>&lt;p&gt;Pelalawan, seputarriau.co &amp;nbsp;&#45; Sekolah Peduli Sampah, KUKERTA UNRI Muda Setia 2026 Lakukan Pelatihan Pemanfaatan Sampah Anorganik dengan prinsip 3R dan Pembuatan Sampah Terpilah di SD Negeri 006 Muda Setia&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Riau melaksanakan program Sekolah Peduli Sampah di SD Negeri 006 Desa Muda Setia Kecamatan Bandar Sei Kijang, Kabupaten Pelalawan, pada Sabtu (18/7/2026). Kegiatan ini melibatkan seluruh siswa dengan tujuan menumbuhkan kesadaran dan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan serta pentingnya pengelolaan sampah sejak usia dini.&lt;br&gt;Rangkaian kegiatan diawali dengan penyampaian materi edukatif mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. Selain itu, siswa juga diperkenalkan pada berbagai jenis sampah, perbedaan antara sampah organik dan anorganik, serta dampak yang dapat ditimbulkan apabila sampah tidak dikelola dengan baik.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;Dalam kesempatan tersebut, mahasiswa KKN mengajak para siswa untuk membiasakan diri membuang sampah pada tempat yang telah disediakan serta memilah sampah sesuai jenisnya sebagai langkah sederhana dalam menjaga kelestarian lingkungan. Kepala SDN 006 Muda Setia, Deski Yandi, S.Pd.SD., M.Pd, menyampaikan bahwa pembiasaan perilaku tersebut penting untuk ditanamkan sejak dini agar menjadi bagian dari kehidupan sehari&#45;hari para siswa.&lt;br&gt;Setelah sesi penyampaian materi, kegiatan dilanjutkan dengan praktik pemanfaatan galon bekas menjadi tempat sampah. Para peserta dibagi ke dalam beberapa kelompok dan didampingi oleh mahasiswa KKN selama proses pembuatan tempat sampah. &amp;nbsp;Melalui kegiatan ini, galon bekas diubah menjadi produk yang memiliki nilai guna sehingga dapat mengurangi limbah plastik sekaligus mengembangkan kreativitas, kerja sama, dan kepedulian siswa terhadap pemanfaatan kembali barang bekas.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;Seluruh kelompok menunjukkan antusiasme yang tinggi selama mengikuti setiap tahapan kegiatan. Hasil karya yang telah dibuat kemudian dievaluasi berdasarkan aspek kreativitas, kerapian, serta efektivitas pemanfaatan bahan bekas.&lt;br&gt;Sebagai penutup, seluruh peserta yang terdiri atas siswa, guru, dan mahasiswa KKN Universitas Riau mengikuti sesi foto bersama sebagai bentuk kebersamaan dan komitmen dalam mendukung budaya peduli lingkungan di lingkungan sekolah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;Mahasiswa KKN Universitas Riau, Safira Sofia, berharap kegiatan Sekolah Peduli Sampah mampu mendorong siswa untuk menerapkan kebiasaan menjaga kebersihan, memilah sampah, serta memanfaatkan barang bekas menjadi produk yang bermanfaat dalam kehidupan sehari&#45;hari. Senada dengan itu, Safira Sofia &amp;nbsp;mengungkapkan harapannya agar program ini menjadi langkah awal dalam membentuk karakter generasi muda yang peduli terhadap lingkungan sekaligus mewujudkan lingkungan sekolah yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://seputarriau.co/assets/berita/original/88820408915-img-20260724-wa0006.jpg"/><pubDate>Fri, 24 Jul 2026 09:22:31 +0700</pubDate><guid>https://seputarriau.co/news/detail/19331/dari-galon-bekas-jadi-tempat-sampah-siswa-sd-006-muda-setia-belajar-3r-bersama-kukerta-unri</guid></item><item><title>Edukasi Gizi ke Rumah Warga, KKN UNRI Gandeng Puskesmas Pematang Duku Timur</title><link>https://seputarriau.co/news/detail/19330/edukasi-gizi-ke-rumah-warga-kkn-unri-gandeng-puskesmas-pematang-duku-timur</link><description>&lt;p&gt;Pematang Duku Timur, seputarriau.co &amp;nbsp;&#45; Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Riau melaksanakan program Visit Home to Home bekerja sama dengan Puskesmas Pematang Duku Timur sebagai upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pemenuhan gizi bagi balita. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 22 Juli 2026 dengan mengunjungi rumah&#45;rumah sasaran secara langsung di Desa Pematang Duku Timur.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Program ini merupakan kolaborasi antara mahasiswa KKN dan tenaga kesehatan Puskesmas dalam memberikan edukasi mengenai pola makan bergizi seimbang, pemantauan kondisi balita, serta pendampingan kepada orang tua agar lebih memahami pentingnya asupan gizi yang cukup untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam setiap kunjungan, tim memberikan penyuluhan mengenai pemberian makanan bergizi, kebiasaan hidup bersih dan sehat (PHBS), serta cara memanfaatkan bahan pangan lokal yang bernilai gizi tinggi. Peserta juga diberikan contoh makanan dan minuman bergizi sebagai bentuk edukasi sekaligus motivasi untuk menerapkannya di rumah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Melalui pendekatan langsung ini, penyampaian informasi menjadi lebih efektif karena dapat disesuaikan dengan kondisi masing&#45;masing keluarga. Mahasiswa KKN dan petugas kesehatan berdiskusi langsung dengan orang tua mengenai pola makan anak, kebiasaan sehari&#45;hari, serta berbagai kendala yang dihadapi dalam memenuhi kebutuhan gizi balita.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Antusiasme masyarakat terlihat dari keterbukaan orang tua dalam menerima masukan dan semangat mereka menerapkan saran yang diberikan. Program ini diharapkan mampu meningkatkan pengetahuan keluarga mengenai gizi seimbang sebagai investasi bagi kesehatan dan masa depan anak.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Apresiasi dari Puskesmas Pematang Duku Timur&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pihak Puskesmas mengapresiasi kegiatan ini. &quot;Melalui kunjungan langsung ke rumah warga, edukasi yang diberikan menjadi lebih efektif. Semoga kegiatan seperti ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat dan terus berlanjut,&quot; ungkap perwakilan Puskesmas.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kolaborasi ini memberikan manfaat positif dalam mendukung program peningkatan gizi masyarakat, dengan jangkauan edukasi yang lebih luas kepada keluarga sasaran. Melalui sinergi berkelanjutan antara masyarakat, Puskesmas, dan mahasiswa KKN, diharapkan upaya peningkatan status gizi balita dapat terus memberikan dampak positif bagi kualitas kesehatan masyarakat desa.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://seputarriau.co/assets/berita/original/18698432805-img-20260724-wa0002.jpg"/><pubDate>Fri, 24 Jul 2026 09:05:23 +0700</pubDate><guid>https://seputarriau.co/news/detail/19330/edukasi-gizi-ke-rumah-warga-kkn-unri-gandeng-puskesmas-pematang-duku-timur</guid></item><item><title>Sigap, Satlantas Polres Bengkalis Bersihkan Tumpahan Minyak CPO Akibat Kecelakaan Beruntun</title><link>https://seputarriau.co/news/detail/19329/sigap-satlantas-polres-bengkalis-bersihkan-tumpahan-minyak-cpo-akibat-kecelakaan-beruntun</link><description>&lt;p&gt;BENGKALIS, seputarriau.co – Personel Satlantas Polres Bengkalis bergerak cepat melakukan pengamanan dan pembersihan tumpahan minyak kelapa sawit mentah (CPO) di Jalan Lintas Pekanbaru–Duri, Desa Pinggir, Kecamatan Pinggir, Kamis (23/7/2026) pagi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tumpahan CPO terjadi akibat kecelakaan lalu lintas yang melibatkan empat unit truk Mitsubishi Fuso sekitar pukul 07.00 WIB. Berdasarkan informasi di lokasi, kecelakaan bermula saat sebuah truk tangki CPO yang melaju dari arah Pekanbaru menuju Duri mengalami insiden di jalur tanjakan hingga menabrak kendaraan dari arah berlawanan. Kendaraan tersebut kemudian kehilangan kendali dan kembali menghantam dua truk tangki lainnya, menyebabkan tangki mengalami kebocoran sehingga muatan CPO tumpah ke badan jalan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, seluruh kendaraan yang terlibat mengalami kerusakan dan tumpahan CPO sempat membuat permukaan jalan menjadi licin sehingga berpotensi membahayakan pengguna jalan lainnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menyikapi kondisi tersebut, personel Satlantas Polres Bengkalis segera melakukan pengaturan arus lalu lintas, mengamankan lokasi kejadian, serta bersama pihak terkait membersihkan tumpahan minyak CPO agar arus lalu lintas kembali aman dan lancar.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kapolres Bengkalis AKBP Fahrian Saleh Siregar, S.I.K., M.Si. mengimbau seluruh pengemudi, khususnya kendaraan angkutan berat, agar selalu memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan laik jalan, menjaga jarak aman, serta berhati&#45;hati saat melintasi jalur tanjakan maupun turunan guna mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Polres Bengkalis juga mengajak masyarakat untuk selalu mematuhi peraturan lalu lintas dan segera menghubungi Call Center Polri 110 apabila menemukan kejadian darurat atau membutuhkan bantuan kepolisian di jalan raya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dew&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://seputarriau.co/assets/berita/original/23879495090-rps20260723_182640.jpg"/><pubDate>Thu, 23 Jul 2026 15:30:00 +0700</pubDate><guid>https://seputarriau.co/news/detail/19329/sigap-satlantas-polres-bengkalis-bersihkan-tumpahan-minyak-cpo-akibat-kecelakaan-beruntun</guid></item><item><title>Sebagai Wujud Kepedulian Lingkungan, KUKERTA UNRI Hijaukan Kawasan Tanam Bibit Nangka</title><link>https://seputarriau.co/news/detail/19328/sebagai-wujud-kepedulian-lingkungan-kukerta-unri-hijaukan-kawasan-tanam-bibit-nangka</link><description>&lt;p&gt;DUMAI, &lt;a href=&quot;http://seputarriau.co&quot;&gt;seputarriau.co&lt;/a&gt; &#45; Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KUKERTA) Universitas Riau Kelurahan Pangkalan Sesai Tahun 2026 melaksanakan kegiatan penghijauan melalui penanaman bibit pohon nangka di kawasan Jalan Lumba&#45;Lumba, Kelurahan Pangkalan Sesai, Kota Dumai, pada Minggu (19/7/2026).&amp;nbsp;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kegiatan ini merupakan salah satu program kerja di bidang lingkungan yang bertujuan meningkatkan kualitas ruang terbuka hijau, memperbaiki kualitas lingkungan, serta mendorong partisipasi masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan secara berkelanjutan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;Kegiatan penghijauan dilaksanakan Bersama masyarakat setempat dan&amp;nbsp; mahasiswa KUKERTA Universitas Riau. Puluhan bibit pohon nangka ditanam pada sejumlah titik yang telah ditentukan sebagai upaya memperluas tutupan vegetasi serta menciptakan lingkungan yang lebih hijau, teduh, dan nyaman bagi masyarakat. Selain memberikan manfaat ekologis, pohon nangka juga dipilih karena memiliki nilai ekonomis dan dapat memberikan manfaat jangka panjang apabila dirawat dengan baik.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;Ketua pelaksana kegiatan dari mahasiswa KUKERTA Universitas Riau menyampaikan bahwa penanaman pohon merupakan salah satu bentuk kontribusi nyata mahasiswa dalam mendukung pelestarian lingkungan.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Melalui kegiatan penghijauan ini, kami berharap masyarakat semakin menyadari pentingnya menjaga kelestarian lingkungan. Penanaman pohon bukan hanya memperindah kawasan, tetapi juga menjadi investasi jangka panjang dalam menciptakan lingkungan yang lebih sehat, sejuk, dan berkelanjutan. Kami berharap bibit yang ditanam hari ini dapat tumbuh dengan baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat di masa mendatang,&quot; ujarnya.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Lurah Pangkalan Sesai, Muzdalena, S.Sos., mengapresiasi kepedulian mahasiswa KUKERTA Universitas Riau yang telah berkontribusi dalam mendukung pelestarian lingkungan melalui kegiatan penghijauan.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&quot;Kegiatan penghijauan seperti ini merupakan langkah positif dalam mewujudkan lingkungan yang bersih, hijau, dan nyaman. Kami mengapresiasi semangat mahasiswa KUKERTA Universitas Riau yang telah mengajak masyarakat untuk bersama&#45;sama menjaga kelestarian lingkungan. Semoga pohon&#45;pohon yang ditanam hari ini dapat dirawat dengan baik sehingga memberikan manfaat bagi generasi yang akan datang,&quot; tutur Muzdalena, S.Sos.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dosen Penanggung Jawab Lapangan (DPL) KUKERTA Universitas Riau Kelurahan Pangkalan Sesai, Ilham Ilahi, S.Pi., M.Si., menyampaikan bahwa kegiatan penghijauan merupakan implementasi nyata pengabdian perguruan tinggi kepada masyarakat dalam mendukung pembangunan berkelanjutan.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&quot;Penghijauan merupakan salah satu bentuk investasi ekologis yang manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya melaksanakan program kerja, tetapi juga mengajak masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan. Kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, dan masyarakat menjadi fondasi penting dalam mewujudkan kawasan yang hijau, sehat, dan berkelanjutan,&quot; ujar Ilham Ilahi, S.Pi., M.Si.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selama kegiatan berlangsung, mahasiswa bersama masyarakat bergotong royong menyiapkan lubang tanam, menanam bibit pohon nangka, serta melakukan penyiraman sebagai perawatan awal agar bibit dapat tumbuh dengan optimal. Semangat kebersamaan yang terjalin selama kegiatan menjadi wujud nyata sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah, dan masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;Melalui kegiatan penghijauan di kawasan Jalan Lumba&#45;Lumba ini, KUKERTA Universitas Riau Kelurahan Pangkalan Sesai Tahun 2026 berharap semakin banyak masyarakat yang tergerak untuk menanam dan merawat pohon di lingkungan sekitarnya. Langkah sederhana tersebut diharapkan mampu memberikan manfaat ekologis, meningkatkan kualitas lingkungan, serta mendukung terwujudnya kawasan yang hijau, asri, dan berkelanjutan di Kota Dumai.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dew&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://seputarriau.co/assets/berita/original/69347846817-rps20260723_180112.jpg"/><pubDate>Thu, 23 Jul 2026 17:00:00 +0700</pubDate><guid>https://seputarriau.co/news/detail/19328/sebagai-wujud-kepedulian-lingkungan-kukerta-unri-hijaukan-kawasan-tanam-bibit-nangka</guid></item><item><title>Lawan Panasnya Kebun Sawit, KUKERTA UNRI Tebing Tinggi Ajak Warga Tanam Pohon</title><link>https://seputarriau.co/news/detail/19327/lawan-panasnya-kebun-sawit-kukerta-unri-tebing-tinggi-ajak-warga-tanam-pohon</link><description>&lt;p&gt;TEBING TINGGI, seputarriau.co  – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KUKERTA) Universitas Riau melaksanakan program kerja bertajuk Penanaman Bibit dalam Rangka Penghijauan dan Pelestarian Lingkungan Desa Tebing Tinggi di Rumah Tahfidz Baitul Rusydi, Sabtu (18/7).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya penghijauan serta pelestarian lingkungan di Desa Tebing Tinggi. Rumah Tahfidz Baitul Rusydi disahkan pada tahun &lt;br&gt;2025 oleh Bapak Ustadz Abdul Somad dan Bupati Kuantan Singingi yang sebelumnya hanya dikelilingi rumput liar.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sebanyak 60 bibit tanaman ditanam pada kegiatan tersebut, yang terdiri atas 20 bibit kemiri, 20 bibit durian, dan 20 bibit jengkol. Penanaman dilakukan bersama oleh mahasiswa Kukerta, &lt;br&gt;pemerintah desa, pengurus rumah tahfidz, masyarakat serta tamu undangan sebagai bentuk kolaborasi dalam menjaga kelestarian lingkungan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kegiatan diawali dengan pembukaan oleh pembawa acara, kemudian dilanjutkan dengan sambutan Kepala Desa Tebing Tinggi, Bapak Andrisman. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa &lt;br&gt;kesadaran masyarakat terhadap penghijauan masih perlu ditingkatkan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Desa Tebing Tinggi masih minim akan kesadaran terkait penghijauan. Mudah&#45;mudahan &lt;br&gt;program kerja ini bisa membantu meningkatkan kesadaran penghijauan pada masyarakat Desa Tebing Tinggi. Apalagi mengingat di desa ini banyak perkebunan sawit, sedangkan &lt;br&gt;sawit membuat lingkungan terasa lebih panas,&quot; ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sambutan berikutnya disampaikan oleh Ketua Rumah Tahfidz Baitul Rusydi, Bapak Hardenis. Ia mengapresiasi dukungan Pemerintah Desa Tebing Tinggi dan kontribusi mahasiswa Kukerta &lt;br&gt;Universitas Riau dalam mewujudkan program penghijauan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Kami mengucapkan terima kasih kepada Kepala Desa yang selalu mendukung kegiatan &lt;br&gt;sosial di Desa Tebing Tinggi, serta kepada mahasiswa Kukerta yang telah menggagas program penanaman dan penghijauan ini. Terima kasih juga karena Rumah Tahfidz Baitul Rusydi dipercaya menjadi lokasi pelaksanaan kegiatan. Program ini sejalan dengan program pemerintah dan juga mendukung program Kementerian Agama melalui penguatan nilai&#45;nilai ekologi dalam kegiatan keagamaan,&quot; ungkapnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Setelah rangkaian sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan bibit secarae simbolis kepada pihak Rumah Tahfidz Baitul Rusydi, kemudian seluruh tamu undangan bersama&#45;sama melakukan &lt;br&gt;penanaman bibit di area rumah tahfidz.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Melalui program ini, mahasiswa Kukerta Universitas Riau berharap penanaman pohon tidak hanya memberikan manfaat ekologi dalam jangka panjang, tetapi juga menjadi langkah awal untuk menumbuhkan kepedulian masyarakat terhadap pelestarian lingkungan. Diharapkan kegiatan serupa dapat terus berlanjut sehingga Desa Tebing Tinggi menjadi desa yang lebih hijau, asri, dan berkelanjutan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dew&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://seputarriau.co/assets/berita/original/55348938326-img-20260723-wa0011(1).jpg"/><pubDate>Thu, 23 Jul 2026 18:16:11 +0700</pubDate><guid>https://seputarriau.co/news/detail/19327/lawan-panasnya-kebun-sawit-kukerta-unri-tebing-tinggi-ajak-warga-tanam-pohon</guid></item><item><title>Komisi XIII DPR RI Tinjau Layanan Kantor Imigrasi Pekanbaru, Apresiasi Pelayanan Prima bagi Masyarak</title><link>https://seputarriau.co/news/detail/19326/komisi-xiii-dpr-ri-tinjau-layanan-kantor-imigrasi-pekanbaru-apresiasi-pelayanan-prima-bagi-masyarakat</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Pekanbaru, seputarriau.co&lt;/strong&gt; – Kantor Imigrasi Kelas I TPI Pekanbaru menerima kunjungan kerja rombongan Komisi XIII DPR RI dalam rangka meninjau secara langsung pelaksanaan pelayanan keimigrasian kepada masyarakat. Kunjungan tersebut dipimpin oleh Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI, Dewi Asmara, didampingi Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Riau, Agung Prianto, dan disambut langsung oleh Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Pekanbaru, Ryang Yang Satiawan, beserta jajaran (22/07/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam kunjungan tersebut, rombongan meninjau berbagai fasilitas pelayanan publik, mulai dari alur permohonan paspor, ruang tunggu, layanan informasi dan pengaduan, hingga proses wawancara dan pengambilan data biometrik. Peninjauan ini bertujuan untuk memastikan pelayanan keimigrasian berjalan sesuai dengan standar pelayanan publik yang cepat, mudah, transparan, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI, Dewi Asmara, menyampaikan apresiasinya terhadap kualitas pelayanan yang diberikan oleh Kantor Imigrasi Kelas I TPI Pekanbaru. Menurutnya, pelayanan yang diberikan telah berjalan dengan sangat baik serta mampu menghadirkan kenyamanan bagi masyarakat yang mengurus dokumen keimigrasian.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Kami melihat secara langsung proses pelayanan di Kantor Imigrasi Pekanbaru berjalan dengan baik, tertib, dan profesional. Fasilitas yang tersedia juga mendukung kenyamanan masyarakat. Semoga kualitas pelayanan seperti ini terus dipertahankan dan ditingkatkan,&quot; ujar Dewi Asmara.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Riau, Agung Prianto, menyampaikan bahwa kunjungan kerja Komisi XIII DPR RI menjadi motivasi bagi seluruh jajaran untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik dan memperkuat tata kelola keimigrasian yang profesional.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Kunjungan ini merupakan bentuk perhatian dan dukungan terhadap penyelenggaraan layanan keimigrasian di daerah. Apresiasi yang diberikan menjadi penyemangat bagi seluruh jajaran untuk terus menghadirkan pelayanan yang semakin mudah dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat,&quot; jelas Agung.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Pekanbaru, Ryang Yang Satiawan, menyampaikan terima kasih atas kunjungan dan apresiasi yang diberikan oleh Komisi XIII DPR RI. Menurutnya, masukan dan dukungan dari para pemangku kepentingan menjadi energi positif bagi jajaran Imigrasi Pekanbaru untuk terus melakukan inovasi dan peningkatan kualitas pelayanan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Kami mengucapkan terima kasih atas kunjungan kerja Komisi XIII DPR RI beserta jajaran Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Riau. Apresiasi yang diberikan menjadi motivasi bagi kami untuk terus menghadirkan pelayanan keimigrasian yang &amp;nbsp;semakin memberikan kemudahan bagi masyarakat,&quot; tutur Ryang.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kunjungan kerja ini berlangsung dengan lancar dan penuh suasana dialogis. Melalui kegiatan tersebut, diharapkan sinergi antara Direktorat Jenderal Imigrasi dengan Komisi XIII DPR RI semakin erat dalam mendukung peningkatan kualitas pelayanan publik, pengawasan penyelenggaraan keimigrasian, serta penguatan reformasi birokrasi yang berdampak nyata bagi masyarakat.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://seputarriau.co/assets/berita/original/34142763621-img-20260722-wa0009.jpg"/><pubDate>Wed, 22 Jul 2026 18:30:00 +0700</pubDate><guid>https://seputarriau.co/news/detail/19326/komisi-xiii-dpr-ri-tinjau-layanan-kantor-imigrasi-pekanbaru-apresiasi-pelayanan-prima-bagi-masyarakat</guid></item><item><title>Langkah Nyata, Tim Kukerta FISIP  Peluncuran Resmi Website UMKM Meranti Pandak</title><link>https://seputarriau.co/news/detail/19325/langkah-nyata-tim-kukerta-fisip--peluncuran-resmi-website-umkm-meranti-pandak</link><description>&lt;p&gt;PEKANBARU, seputarriau.co – Tim Kukerta FISIP Berdampak untuk Negeri Universitas Riau kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pemberdayaan masyarakat melalui inovasi digital dengan resmi meluncurkan Website UMKM Kelurahan Meranti Pandak. Website ini dihadirkan sebagai media promosi, branding, dan pusat informasi bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), sehingga diharapkan mampu memperluas jangkauan pemasaran sekaligus meningkatkan daya saing usaha di era digital.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Peluncuran website berlangsung pada Senin 20/07/2026) di Aula Kantor Lurah Meranti Pandak, Kecamatan Rumbai, Kota Pekanbaru, dan dihadiri oleh PLT Lurah Meranti Pandak Indrahayu, S.Sos., Dosen Pembimbing Lapangan Tim Kukerta FISIP Berdampak untuk Negeri Syofiatul Syafitri, S.Sos., M.AB., narasumber Ardian, S.E., M.B.A., mahasiswa Tim Kukerta FISIP Berdampak untuk Negeri Universitas Riau, serta sekitar 25 pelaku UMKM Kelurahan Meranti Pandak.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Website yang diluncurkan merupakan hasil dari serangkaian proses yang dilakukan Tim Kukerta selama melaksanakan pengabdian kepada masyarakat. Tahapan diawali dengan observasi lapangan untuk mengidentifikasi potensi UMKM yang tersebar di Kelurahan Meranti Pandak. Selanjutnya, tim melakukan wawancara langsung dengan para pelaku usaha untuk menggali informasi mengenai profil usaha, produk yang dihasilkan, serta kendala yang dihadapi dalam proses pemasaran.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Setelah itu, Tim Kukerta melaksanakan pendataan UMKM secara menyeluruh. Data yang dihimpun meliputi identitas pelaku usaha, jenis usaha, deskripsi produk, dokumentasi produk, alamat, hingga titik lokasi usaha. Seluruh data tersebut kemudian diverifikasi sebelum diolah menjadi basis informasi pada website.&lt;br&gt;Tahap berikutnya adalah pengembangan website yang dirancang dengan tampilan yang sederhana, responsif, dan mudah digunakan oleh masyarakat. Tim Kukerta kemudian melakukan penginputan seluruh data UMKM ke dalam sistem sehingga setiap pelaku usaha memiliki profil digital yang dapat diakses kapan saja. Website ini dilengkapi dengan berbagai fitur, seperti Beranda, Katalog UMKM, Peta UMKM, Berita, Tentang, dan Kontak, sehingga memudahkan masyarakat memperoleh informasi mengenai UMKM di Kelurahan Meranti Pandak.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sebagai bentuk optimalisasi layanan digital, website ini juga telah dioptimalkan agar mudah ditemukan melalui mesin pencari Google. Masyarakat cukup mengetikkan kata kunci &quot;UMKM Kelurahan Meranti Pandak&quot; pada kolom pencarian Google, maka website akan muncul pada hasil pencarian. Selain itu, website juga dapat diakses secara langsung melalui alamat https://umkmmerantipandakfbn01.my.id, sehingga masyarakat dapat dengan mudah melihat profil UMKM, produk unggulan, serta lokasi usaha yang ada di Kelurahan Meranti Pandak.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Peluncuran website dilakukan secara simbolis oleh PLT Lurah Meranti Pandak, Indrahayu, S.Sos., didampingi Dosen Pembimbing Lapangan Syofiatul Syafitri, S.Sos., M.AB., narasumber Ardian, S.E., M.B.A., serta Tim Kukerta FISIP Berdampak untuk Negeri Universitas Riau. Peluncuran tersebut menandai dimulainya pemanfaatan website sebagai media digital resmi untuk mempromosikan UMKM Kelurahan Meranti Pandak.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam sambutannya, PLT Lurah Meranti Pandak, Indrahayu, S.Sos., mengapresiasi inovasi yang dihadirkan oleh mahasiswa Universitas Riau. Menurutnya, digitalisasi merupakan kebutuhan yang harus diikuti oleh para pelaku UMKM agar mampu bersaing di tengah perkembangan teknologi dan perubahan pola pemasaran.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sementara itu, Dosen Pembimbing Lapangan, Syofiatul Syafitri, S.Sos., M.AB., menyampaikan bahwa website ini merupakan salah satu luaran program Kukerta yang diharapkan mampu memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat. Kehadiran website bukan hanya menjadi hasil dari kegiatan mahasiswa, tetapi juga menjadi aset digital yang dapat terus dimanfaatkan dan dikembangkan oleh Pemerintah Kelurahan bersama para pelaku UMKM.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Melalui peluncuran Website UMKM Kelurahan Meranti Pandak, Tim Kukerta FISIP Berdampak untuk Negeri berharap seluruh pelaku UMKM memiliki ruang promosi yang lebih luas, mudah diakses masyarakat, serta mampu meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap produk lokal. Ke depan, website ini diharapkan menjadi pusat informasi UMKM sekaligus mendukung terwujudnya ekosistem digital yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat Kelurahan Meranti Pandak secara berkelanjutan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dew&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://seputarriau.co/assets/berita/original/58414066098-rps20260722_142453.jpg"/><pubDate>Wed, 22 Jul 2026 14:30:00 +0700</pubDate><guid>https://seputarriau.co/news/detail/19325/langkah-nyata-tim-kukerta-fisip--peluncuran-resmi-website-umkm-meranti-pandak</guid></item><item><title>KKN Mahasiswa KUKERTA di Desa Sampurango, Laksanakan Praktek Pembuatan Hidroponik Bayam</title><link>https://seputarriau.co/news/detail/19324/kkn-mahasiswa-kukerta-di-desa-sampurango-laksanakan-praktek-pembuatan-hidroponik-bayam</link><description>&lt;p&gt;KUANTAN SENGINGI, seputarriau.co &#45;&#45; Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KUKERTA) Universitas Riau Desa Sampurago, Kecamatan Hulu Kuantan, melaksanakan kegiatan praktik pembuatan hidroponik bayam sederhana sebagai bagian dari program prioritas penguatan ketahanan pangan desa. Kegiatan ini bertujuan memberikan pengalaman langsung kepada masyarakat dalam membudidayakan bayam melalui sistem hidroponik sederhana.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kegiatan ini disambut dengan antusias oleh masyarakat Desa Sampurago. Acara diawali dengan pengenalan singkat mengenai alat dan bahan yang digunakan dalam budidaya hidroponik, seperti benih bayam, rockwool, styrofoam, larutan nutrisi, dan bak penampung air, serta alat pendukung lainnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Mahasiswa menjelaskan fungsi masing&#45;masing alat serta tahapan budidaya hidroponik sebelum dilanjutkan dengan praktik bersama peserta.Setelah penyampaian materi singkat, peserta langsung mengikuti praktik pemindahan bibit bayam yang telah disemai pada media rockwool ke dalam gelas plastik bekas.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Mahasiswa KUKERTA mendampingi setiap peserta agar proses pemindahan bibit dilakukan dengan cara yang benar, sehingga akar tanaman tetap terjaga dan mampu tumbuh secara optimal.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tahapan berikutnya adalah praktik pemberian larutan nutrisi melalui media air. Mahasiswa menjelaskan cara mencampurkan nutrisi AB Mix sesuai takaran, kemudian peserta secara bergantian memasukkan larutan nutrisi ke dalam bak penampung sebagai unsur hara bagi tanaman bayam.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pada kesempatan tersebut, mahasiswa juga menjelaskan pentingnya menjaga volume air dan konsentrasi nutrisi agar pertumbuhan tanaman tetap optimal.Suasana praktik berlangsung interaktif. Masyarakat tampak antusias mengikuti setiap tahapan, mulai dari mengenali alat, memindahkan bibit, hingga memberikan nutrisi pada instalasi hidroponik.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Beberapa peserta juga mengajukan pertanyaan mengenai perawatan tanaman, jadwal pemberian nutrisi, serta cara mengatasi kendala yang mungkin terjadi selama proses budidaya.Ketua Tim KUKERTA Desa Sampurago, Edli, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan implementasi program prioritas yang bertujuan meningkatkan pengetahuan serta keterampilan masyarakat dalam memanfaatkan pekarangan rumah sebagai sumber bahan pangan keluarga.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Melalui kegiatan praktik ini, mahasiswa KUKERTA berharap masyarakat tidak hanya memahami teori, tetapi juga memiliki keterampilan untuk menerapkan budidaya hidroponik secara mandiri di lingkungan rumah. Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam mendukung ketahanan pangan keluarga sekaligus mendorong pemanfaatan pekarangan sebagai media produksi sayuran sehat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Program ini merupakan bagian dari pelatihan pembuatan instalasi hidroponik sederhana yang menjadi salah satu kegiatan utama dalam program KUKERTA Desa Sampurago.&quot;Melalui pelatihan ini, kami berharap masyarakat dapat menerapkan teknologi hidroponik sederhana secara mandiri sehingga mampu memenuhi kebutuhan sayuran sehat sekaligus membuka peluang usaha berbasis pertanian modern,&quot; ucap Edli.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dew&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://seputarriau.co/assets/berita/original/92712021696-rps20260721_193522.jpg"/><pubDate>Tue, 21 Jul 2026 19:30:00 +0700</pubDate><guid>https://seputarriau.co/news/detail/19324/kkn-mahasiswa-kukerta-di-desa-sampurango-laksanakan-praktek-pembuatan-hidroponik-bayam</guid></item><item><title>Rutan Dumai Gandeng PN, Kejari dan Polres Wujudkan Persidangan Pidana Berbasis Elektronik</title><link>https://seputarriau.co/news/detail/19323/rutan-dumai-gandeng-pn-kejari-dan-polres-wujudkan-persidangan-pidana-berbasis-elektronik</link><description>&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Dumai, Seputarriau.co &#45; Rutan Dumai, PN Dumai, Polres Dumai dan Kejari Dumai Teken Kerjasama Persidangan Pidana Secara Elektronik&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Dumai &#45; Rutan Dumai bersama Pengadilan Negeri Dumai dan Kejaksaan Negeri Dumai secara resmi menandatangani Perjanjian Kerja Sama tentang Pelaksanaan Persidangan Secara Elektronik.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Penandatanganan ini dilaksanakan di Pengadilan Negeri Dumai, Selasa 21 Juli 2026. Kegiatan ini juga diikuti oleh BNNK Dumai, Bea Cukai Dumai, Kanim Dumai, Lanal Dumai serta APH terkait lainnya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Perjanjian kerja sama ini ditandatangani oleh Karutan Dumai, Enang Iskandi, Ketua PN Dumai Maulia Martwenty Ine, Plt. Kajari Dumai Wuriadhi Paramita.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Kerja sama ini bertujuan untuk mengoptimalkan pelaksanaan persidangan pidana secara elektronik, sejalan dengan perkembangan teknologi informasi serta kebutuhan akan sistem peradilan yang modern, transparan, dan efisien. Selain itu, perjanjian ini juga dimaksudkan untuk mendukung asas peradilan yang sederhana, cepat, dan biaya ringan, serta menjamin kepastian hukum dan perlindungan hak para pihak dalam proses peradilan pidana.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Ruang lingkup kerja sama mencakup pelaksanaan persidangan pidana secara elektronik pada tingkat pertama dan banding, pertukaran data dan dokumen antar instansi, penyediaan sarana dan prasarana teknologi informasi, hingga monitoring dan evaluasi sistem secara berkelanjutan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Melalui perjanjian ini, para pihak berkomitmen untuk memperkuat integrasi sistem peradilan pidana terpadu dengan memanfaatkan teknologi digital, termasuk dalam pemeriksaan terdakwa, saksi, dan ahli secara elektronik, serta pengelolaan dokumen perkara berbasis sistem elektronik yang aman dan akuntabel.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Dengan ditandatanganinya perjanjian ini, diharapkan implementasi persidangan elektronik dapat berjalan lebih optimal dan memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan kualitas layanan peradilan di Indonesia.***(Eva)&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://seputarriau.co/assets/berita/original/30666222844-img_20260721_190611.jpg"/><pubDate>Tue, 21 Jul 2026 16:30:00 +0700</pubDate><guid>https://seputarriau.co/news/detail/19323/rutan-dumai-gandeng-pn-kejari-dan-polres-wujudkan-persidangan-pidana-berbasis-elektronik</guid></item><item><title>Prestasi Membanggakan! Gaza Ahmad Wirasena Dinobatkan Jadi Duta Pariwisata Remaja Riau 2026</title><link>https://seputarriau.co/news/detail/19322/prestasi-membanggakan-gaza-ahmad-wirasena-dinobatkan-jadi-duta-pariwisata-remaja-riau-2026</link><description>&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;RENGAT, http://seputarriau.co – Malam Puncak Grand Final Duta Pariwisata Remaja Riau Tahun 2026 berlangsung meriah pada Sabtu (18/7/2026). Ajang bergengsi ini menjadi momen penuh kebanggaan bagi Kabupaten Indragiri Hulu.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sekretaris Daerah Kabupaten Indragiri Hulu Zulfahmi Adrian bersama Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Indragiri Hulu Raja Vivi Olivia Zulfahmi hadir langsung untuk memberikan dukungan kepada para finalis yang tampil membawa semangat dan potensi terbaik daerah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Turut mendampingi, Rahmatia Diwa selaku Duta II Pariwisata Riau asal Kabupaten Indragiri Hulu, dan Liharti sebagai Dara III Kabupaten Indragiri Hulu Tahun 2026.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&lt;strong&gt;Putra Terbaik Inhu Raih Gelar Tertinggi&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kehadiran jajaran Pemkab Inhu berbuah manis. Gaza Ahmad Wirasena, putra Sekretaris Daerah Kabupaten Indragiri Hulu, berhasil mengukir prestasi membanggakan dengan dinobatkan sebagai Duta Pariwisata Remaja Riau Tahun 2026.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Prestasi ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi keluarga besar Pemerintah Kabupaten Indragiri Hulu dan seluruh masyarakat Inhu.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dengan gelar tersebut, Gaza Ahmad Wirasena selanjutnya akan mengemban amanah besar untuk mewakili Provinsi Riau pada ajang Duta Pariwisata Remaja Nasional Tahun 2026, bersama Puteri Duta Pariwisata Remaja Riau Tahun 2026.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Inspirasi untuk Generasi Muda&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pemkab Indragiri Hulu berharap capaian ini dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk terus berkarya, melestarikan budaya, serta mempromosikan potensi pariwisata daerah hingga ke tingkat nasional.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Selamat dan sukses kepada Gaza Ahmad Wirasena. Teruslah mengharumkan nama Kabupaten Indragiri Hulu dan Provinsi Riau,&quot; ucap Zulfahmi Adrian&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Duta Pariwisata Remaja diharapkan menjadi duta yang tidak hanya berwawasan pariwisata, tetapi juga mampu menjadi agen promosi budaya, ekonomi kreatif, dan kearifan lokal Riau di kancah nasional.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;(MN)&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://seputarriau.co/assets/berita/original/65167271302-img-20260720-wa0050.jpg"/><pubDate>Sun, 19 Jul 2026 20:42:01 +0700</pubDate><guid>https://seputarriau.co/news/detail/19322/prestasi-membanggakan-gaza-ahmad-wirasena-dinobatkan-jadi-duta-pariwisata-remaja-riau-2026</guid></item><item><title>Disorot di DPRD, Penguasaan Tanah di Marpoyan Damai Jadi Ujian Pemberantasan Mafia Tanah</title><link>https://seputarriau.co/news/detail/19321/disorot-di-dprd-penguasaan-tanah-di-marpoyan-damai-jadi-ujian-pemberantasan-mafia-tanah</link><description>&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;PEKANBARU, http://seputarriau.co – Isu penguasaan fisik tanah kembali menjadi perhatian di wilayah RT 04 RW 08 Kelurahan Tangkerang Barat, Kecamatan Marpoyan Damai, Kota Pekanbaru. Hal ini mengemuka dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi 1 DPRD Kota Pekanbaru pada Minggu (13/7/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;RDP tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Pertanahan Kota Pekanbaru, perwakilan BPN Kota Pekanbaru, Sekretaris Camat Marpoyan Damai, Lurah Tangkerang Barat, Ketua RT dan RW setempat, serta warga.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Pandangan Yuridis: Penguasaan 20 Tahun Jadi Dasar Penting&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam forum tersebut, Afriadi Andika, S.H., M.H. selaku Kuasa Hukum dan Masyarakat Pemerhati Hukum menyampaikan pandangan yuridis terkait posisi warga yang telah menguasai objek lahan secara nyata.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Afriadi menyebut sebagian besar warga telah menempati kawasan tersebut sejak akhir 1980&#45;an hingga awal 2000&#45;an dan memiliki alas hak yang telah mengalami beberapa kali peralihan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Secara hukum perdata, penguasaan fisik secara terus&#45;menerus dengan landasan hak yang sah sulit untuk dianulir,&quot; ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia juga menyoroti kewajiban pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). Menurut UU Nomor 12 Tahun 1985 jo UU Nomor 12 Tahun 1994, orang pribadi atau badan yang secara sah memiliki, menguasai, atau memperoleh manfaat atas tanah wajib membayar PBB. Fakta pembayaran PBB oleh warga, menurutnya, menjadi salah satu unsur pengakuan penguasaan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Merujuk Pasal 24 PP Nomor 24 Tahun 1997 tentang Pendaftaran Tanah, penguasaan fisik tanah selama 20 tahun atau lebih dengan itikad baik dan tidak disengketakan dapat menjadi dasar permohonan hak milik.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Adagium hukum Nemo plus juris ad alium transferre potest quam ipse habet dan prinsip feitelijke hechtenis atau penguasaan fisik yang nyata memegang peranan krusial sebagai bukti materiil untuk memperoleh hak milik secara sah. Hal ini juga diperkuat beberapa yurisprudensi Mahkamah Agung RI,&quot; jelas Afriadi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Soroti Prosedur Pengukuran dan Dugaan Maladministrasi&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Afriadi juga menyoroti aspek formalitas pengukuran lahan. Berdasarkan regulasi Kementerian ATR/BPN, pengukuran lahan yang sudah bersertifikat wajib memenuhi unsur: ada izin dari pemilik lahan yang sah dan dihadiri saksi batas.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Pengukuran yang dilakukan tanpa kehadiran saksi batas dan izin pemilik rumah adalah cacat hukum. Hasilnya tidak dapat dijadikan dasar validitas karena berpotensi memicu dugaan penyerobotan lahan, maladministrasi dan mafia tanah,&quot; tegasnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia memperingatkan, memaksakan klaim atas lahan atau bangunan yang telah dikuasai orang lain berisiko secara perdata berdasarkan *Pasal 1365 KUHPerdata* tentang Perbuatan Melanggar Hukum, dan berpotensi masuk ranah pidana.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Desak Penyelesaian Berbasis Keadilan Substantif&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Afriadi meminta RT, RW, dan pihak Kelurahan mengambil narasi yang lebih edukatif dan solutif, agar tidak memicu kegaduhan di publik.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia juga mendorong kolaborasi antara masyarakat dan pemerintah pusat — Presiden RI, Aparat Penegak Hukum, Kementerian ATR/BPN, Kementerian Hukum, dan Kemendagri — untuk melakukan pengawasan ketat terhadap proses pembuktian administrasi dan memberantas dugaan mafia tanah di Pekanbaru, khususnya di RT 04 RW 08 Tangkerang Barat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Forum seperti RDP ini penting agar setiap pihak mendapat kesempatan yang sama menyampaikan bukti, sejarah penguasaan tanah, serta dasar hukum masing&#45;masing sebelum negara mengambil keputusan. Penyelesaian konflik agraria harus berpijak pada prinsip keadilan substantif, bukan sekadar kelengkapan administrasi. Negara harus melindungi masyarakat, bukan mengkriminalisasi masyarakat,&quot; pungkasnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tanah, menurutnya, memiliki peran vital sebagai sumber kesejahteraan masyarakat dan harus dikelola serta dimanfaatkan dengan kepastian hukum yang jelas.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://seputarriau.co/assets/berita/original/33119327925-img-20260720-wa0045.jpg"/><pubDate>Mon, 20 Jul 2026 20:30:32 +0700</pubDate><guid>https://seputarriau.co/news/detail/19321/disorot-di-dprd-penguasaan-tanah-di-marpoyan-damai-jadi-ujian-pemberantasan-mafia-tanah</guid></item><item><title>Aksi Pencurian di Buluh Kasap Terungkap, Polsek Dumai Timur Amankan Terduga Pelaku</title><link>https://seputarriau.co/news/detail/19320/aksi-pencurian-di-buluh-kasap-terungkap-polsek-dumai-timur-amankan-terduga-pelaku</link><description>&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Dumai, Seputarriau.co&amp;nbsp; – Polsek Dumai Timur berhasil mengungkap kasus dugaan tindak pidana pencurian yang terjadi di wilayah hukumnya. Pengungkapan tersebut berawal dari laporan masyarakat terkait hilangnya sejumlah barang milik seorang warga di Jalan Sungai Rokan No. 69 D, RT 015, Kelurahan Buluh Kasap, Kecamatan Dumai Timur, Kota Dumai.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Korban mengetahui barang&#45;barang miliknya berupa tiga buah pancing, satu tas pancing, satu tas sandang kecil, satu unit helm keselamatan warna kuning, serta sepasang sepatu kulit telah hilang dari belakang rumahnya. Atas kejadian tersebut, korban mengalami kerugian sekitar Rp2.600.000 dan selanjutnya melaporkan peristiwa tersebut ke Polsek Dumai Timur.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Berdasarkan informasi yang diperoleh, korban bersama saksi melakukan pencarian dan menemukan sebagian barang miliknya di sebuah rumah kosong di kawasan Jalan Datuk Laksamana. Tidak lama kemudian, terduga pelaku berinisial T.A. berhasil ditemukan di Jalan Sei Siak, Kelurahan Buluh Kasap, Kecamatan Dumai Timur, dan diamankan sebelum diserahkan kepada personel Polsek Dumai Timur.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Mendapatkan informasi tersebut, personel piket Reskrim Polsek Dumai Timur segera menuju lokasi untuk mengamankan terduga pelaku beserta barang bukti. Dari hasil interogasi awal, pelaku mengakui telah melakukan pencurian sebagaimana yang dilaporkan korban. Selanjutnya, pelaku bersama barang bukti dibawa ke Mapolsek Dumai Timur guna menjalani proses penyidikan lebih lanjut.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Adapun barang bukti yang berhasil diamankan berupa tiga buah pancing, satu tas pancing, satu tas sandang kecil, satu unit helm keselamatan warna kuning, dan sepasang sepatu kulit. Atas perbuatannya, pelaku dipersangkakan melanggar Pasal 477 KUHP.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Saat ini, penyidik Polsek Dumai Timur masih melaksanakan proses penyidikan dengan melakukan gelar perkara, melengkapi administrasi penyidikan, serta mempersiapkan pemberkasan perkara untuk proses hukum lebih lanjut.***(Eva)&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://seputarriau.co/assets/berita/original/60771777933-img_20260720_190135.jpg"/><pubDate>Mon, 20 Jul 2026 14:30:00 +0700</pubDate><guid>https://seputarriau.co/news/detail/19320/aksi-pencurian-di-buluh-kasap-terungkap-polsek-dumai-timur-amankan-terduga-pelaku</guid></item><item><title>Reses Terakhir, Hj Nurhasanah LC Sambut Aspirasi Masyarakat Terkait Infrastruktur &amp; BPJS</title><link>https://seputarriau.co/news/detail/19319/reses-terakhir-hj-nurhasanah-lc-sambut-aspirasi-masyarakat-terkait-infrastruktur--bpjs</link><description>&lt;p&gt;DURI, seputarriau.co – Reses Anggota DPRD Bengkalis Hj Nurhasanah LC, terakhir digelar pada Senin (20/07/26) sore di Jl Rintis 1, Kelurahan Pematang Pudu, Kecamatan Mandau, merupakan kegiatan dari 8 rangkaian kegiatan yang telah ditentukan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Alhamdulillah, di sini baru pertama kali kami melaksanakan reses. Semoga melalui kegiatan ini terjalin silaturahmi yang baik antara kita dengan warga setempat,” ujar Hj Nurhasanah LC.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Politisi PKS dapil Mandau ini meminta kepada masyarakat yang hadir menyampaikan aspirasi, keluhan yang dirasakan, agar nanti diperjuangkan di paripurna dewan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Kita akan catat semua usulan yang masuk. Diharapkan bersabar, mungkin tidak segera terealisasi karena keadaan keuangan daerah yang terbatas,” paparnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pada kesempatan itu turut hadir Ketua RT Yan Hidayat, beberapa pemuka masyarakat, dan puluhan kaum ibu. “Kami mengucapkan terima kasih kepada ibu Hj Nurhasanah yang telah datang ke tempat kami untuk kegiatan reses. Harapan kami aspirasi yang disampaikan dapat diperjuangkan. Termasuk Musholla Raudhatul Jannah yang sedang dibangun,” ungkapnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sehari sebelumnya, Nurhasanah melaksanakan reses di Jalan Sepakat RW 12, Kelurahan Talang Mandi. Di sini istri anggota DPRD Riau H Khairul Umam LC ME Sy ini mendapatkan sambutan hangat dari warga.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Beberapa warga juga menyampaikan aspirasi terkait pembangunan infrastruktur, UMKM dan kesehatan seperti BPJS. “Usulan yang diutarakan warga, semuanya kita tampung. Insya Allah, dapat direalisasikan,”, tukas Nurhasanah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dew&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://seputarriau.co/assets/berita/original/38607283133-rps20260720_185549.jpg"/><pubDate>Mon, 20 Jul 2026 18:00:00 +0700</pubDate><guid>https://seputarriau.co/news/detail/19319/reses-terakhir-hj-nurhasanah-lc-sambut-aspirasi-masyarakat-terkait-infrastruktur--bpjs</guid></item><item><title>Pangdam Kodam XIX Tuanku Tambusai Bersama Masyarakat Semarakkan Penutupan Nobar Final Piala Dunia</title><link>https://seputarriau.co/news/detail/19318/pangdam-kodam-xix-tuanku-tambusai-bersama-masyarakat-semarakkan-penutupan-nobar-final-piala-dunia</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;PEKANBARU, seputarriau.co&lt;/strong&gt; – Pangdam XIX Tuanku Tambusai Mayjen TNI Dr. Agus Hadi Waluyo, S.A.P., M.M., CHRMP menghadiri penutupan Festival Rakyat Nusantara Tahun 2026 yang dirangkai dengan kegiatan nonton bareng (nobar) final Piala Dunia 2026 bersama masyarakat di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Tunjuk Ajar, Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Sago, Kecamatan Senapelan, Kota Pekanbaru, Minggu (19/7/2026) malam. Sekitar 1.000 warga memadati lokasi hingga acara berakhir.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Suasana di kawasan RTH Tunjuk Ajar sejak malam hari dipenuhi antusiasme masyarakat yang menikmati rangkaian hiburan rakyat. Acara diawali dengan penampilan band pembuka, dilanjutkan pembukaan oleh pembawa acara, kemudian Pangdam XIX Tuanku Tambusai tampil bersama Tambusai Band yang disambut meriah oleh para pengunjung.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kemeriahan semakin terasa saat sesi kuis interaktif, penampilan artis ibu kota Charly Van Houten, hiburan musik, hingga pembagian berbagai doorprize. Puncak kegiatan berlangsung ketika masyarakat bersama unsur Forkopimda menyaksikan pertandingan final Piala Dunia 2026 antara Tim Nasional Argentina melawan Tim Nasional Spanyol dalam suasana penuh kebersamaan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kadispora Provinsi Riau H. Yurnalis Basri, S.Sos., M.Si mewakili Plt. Gubernur Riau, Irwasda Polda Riau Kombes Pol Prabowo Santoso, S.I.K mewakili Kapolda Riau, Kasdam XIX Tuanku Tambusai Brigjen TNI Rudi Hermawan, S.E., M.M., Danrem 031/Wira Bima Brigjen TNI Dr. Agustatius Sitepu, M.Si., M.Han., Wali Kota Pekanbaru H. Agung Nugroho, S.E., M.M., Wakil Wali Kota Pekanbaru H. Markarius Anwar, S.T., M.Arch., Dandim 0301/Pekanbaru Kolonel Inf Ikhsanuddin, S.Sos., M.M., para Asisten Kasdam XIX Tuanku Tambusai, jajaran pemerintah daerah serta tokoh masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Di sela kegiatan, Pangdam XIX Tuanku Tambusai Mayjen TNI Dr. Agus Hadi Waluyo, S.A.P., M.M., CHRMP menyampaikan, “Festival Rakyat Nusantara menjadi ruang silaturahmi yang mempererat kebersamaan antara TNI, pemerintah daerah, Polri, dan masyarakat. Semangat persatuan seperti inilah yang harus terus kita pelihara demi menjaga kondusivitas dan keharmonisan di tengah kehidupan bermasyarakat.”&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Penutupan Festival Rakyat Nusantara 2026 berlangsung aman, tertib, dan penuh keakraban, sekaligus menegaskan sinergi seluruh elemen dalam menghadirkan ruang hiburan yang edukatif serta memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat (pendam19)&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://seputarriau.co/assets/berita/original/48693296723-img-20260720-wa0022(1).jpg"/><pubDate>Mon, 20 Jul 2026 13:10:26 +0700</pubDate><guid>https://seputarriau.co/news/detail/19318/pangdam-kodam-xix-tuanku-tambusai-bersama-masyarakat-semarakkan-penutupan-nobar-final-piala-dunia</guid></item><item><title>Perkuat Literasi Lingkungan, Mahasiswa KUKERTA UNRI Edukasi Siswa SMPN 4 Dumai Lewat Praktik Kompos</title><link>https://seputarriau.co/news/detail/19317/perkuat-literasi-lingkungan-mahasiswa-kukerta-unri-edukasi-siswa-smpn-4-dumai-lewat-praktik-kompos</link><description>&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;DUMAI, http://seputarriau.co – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KUKERTA) Universitas Riau Kelurahan Pangkalan Sesai Tahun 2026 menyelenggarakan kegiatan Edukasi Cinta Lingkungan dan Pelatihan Pembuatan Kompos &amp;nbsp;di SMP Negeri 4 Dumai, Kamis (16/7/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kegiatan ini merupakan bagian dari program pemberdayaan masyarakat yang bertujuan meningkatkan literasi lingkungan serta membangun karakter peserta didik agar lebih peduli terhadap pengelolaan sampah dan kelestarian lingkungan sejak usia dini.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;Kegiatan diikuti oleh siswa&#45;siswi SMPN 4 Dumai, dewan guru, serta tim mahasiswa KUKERTA UNRI. Dengan pendekatan edukatif dan partisipatif, peserta diajak memahami pentingnya menjaga lingkungan melalui kebiasaan sederhana sehari&#45;hari.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Materi yang disampaikan meliputi permasalahan sampah, dampak pencemaran lingkungan, pentingnya pemilahan sampah, penerapan prinsip 3R: Reduce, Reuse, dan Recycle serta konsep pengolahan sampah organik menjadi kompos.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sesi praktik menjadi daya tarik utama. Siswa diperkenalkan tahapan pembuatan kompos, mulai dari pemilahan bahan organik, proses pencampuran, hingga teknik perawatan agar menghasilkan pupuk organik yang berkualitas. Diharapkan ilmu ini dapat diterapkan siswa secara mandiri di sekolah maupun di rumah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;Ketua pelaksana kegiatan dari KUKERTA UNRI menyampaikan bahwa program ini adalah bentuk kontribusi nyata mahasiswa. &amp;nbsp;&lt;br&gt;&quot;Melalui kegiatan ini, kami berharap siswa tidak hanya memahami pentingnya menjaga lingkungan, tetapi juga mampu menerapkan pengelolaan sampah organik menjadi kompos sebagai solusi sederhana dalam mengurangi timbulan sampah. Literasi lingkungan harus dibangun melalui pengetahuan, praktik, dan kebiasaan yang dilakukan secara berkelanjutan,&quot; ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Lurah Pangkalan Sesai, Muzdalena, S.Sos., mengapresiasi inisiatif tersebut. :Pendidikan lingkungan merupakan investasi jangka panjang. Melalui peningkatan literasi lingkungan, generasi muda diharapkan mampu memahami berbagai permasalahan lingkungan serta memiliki kepedulian dan tanggung jawab untuk menjaga kelestariannya. Kami mengapresiasi KUKERTA Universitas Riau yang telah menghadirkan program edukatif dan aplikatif seperti pelatihan pembuatan kompos ini,&quot; tutur Muzdalena.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dosen Penanggung Jawab Lapangan (DPL), Ilham Ilahi, S.Pi., M.Si., menambahkan bahwa kegiatan ini adalah implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi bidang pengabdian masyarakat. &amp;nbsp;&quot;Kami berharap siswa dapat menjadi agen perubahan yang mampu mengajak keluarga dan lingkungan sekitarnya untuk lebih peduli terhadap pengelolaan sampah dan pelestarian lingkungan,&quot; ujar Ilham.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Suasana kegiatan berlangsung interaktif. Para siswa aktif berdiskusi, mengajukan pertanyaan, dan antusias mengikuti setiap tahapan pelatihan. Melalui praktik langsung, peserta tidak hanya mendapat pengetahuan, tetapi juga pengalaman nyata dalam mengelola sampah organik.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Melalui program ini, KUKERTA Universitas Riau Kelurahan Pangkalan Sesai 2026 berharap budaya literasi lingkungan terus berkembang di sekolah. Sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah kelurahan, dan satuan pendidikan diharapkan mampu melahirkan generasi yang berpengetahuan, terampil, dan peduli lingkungan demi mendukung pembangunan berkelanjutan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;(MN)&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://seputarriau.co/assets/berita/original/83793288214-img-20260720-wa0017.jpg"/><pubDate>Mon, 20 Jul 2026 10:05:32 +0700</pubDate><guid>https://seputarriau.co/news/detail/19317/perkuat-literasi-lingkungan-mahasiswa-kukerta-unri-edukasi-siswa-smpn-4-dumai-lewat-praktik-kompos</guid></item><item><title>KUKERTA UNRI 2026, Ajarkan Siswa MTs BA’ITSUDDIN Budidaya Hidroponik Dari Botol Bekas</title><link>https://seputarriau.co/news/detail/19316/kukerta-unri-2026-ajarkan-siswa-mts-ba’itsuddin-budidaya-hidroponik-dari-botol-bekas</link><description>&lt;p&gt;KADUR, http://seputarriau.co – Program *Kuliah Kerja Nyata (Kukerta) Berdampak Universitas Riau Tahun 2026 di Desa Kadur, Kecamatan Rupat Utara, Kabupaten Bengkalis terus menghadirkan kegiatan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Salah satu program unggulannya adalah Sosialisasi dan Praktik Budidaya Hidroponik Selada dan Pakcoy Menggunakan Sistem Sumbu (Wick System) dari Botol Bekas yang dilaksanakan di MTs Ba&apos;itsuddin.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kegiatan ini merupakan bentuk pengabdian mahasiswa kepada dunia pendidikan, sekaligus upaya memperkenalkan teknologi bercocok tanam sederhana kepada siswa.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa Kukerta Berdampak UNRI 2026 menyampaikan materi mengenai konsep dasar hidroponik, manfaatnya bagi ketahanan pangan, pengenalan tanaman selada dan pakcoy, serta tahapan pembuatan instalasi hidroponik menggunakan sistem sumbu.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sistem wick system dipilih karena mudah, murah, dan tidak memerlukan listrik. Sistem ini sangat cocok diterapkan di lingkungan sekolah maupun rumah dengan lahan terbatas.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;Tidak hanya teori, para siswa MTs Ba&apos;itsuddin juga diajak praktik langsung membuat media tanam hidroponik dari botol plastik bekas. Dengan pendampingan mahasiswa, siswa belajar memasang sumbu, menyusun media tanam, menanam bibit selada dan pakcoy, hingga memberikan larutan nutrisi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pemanfaatan botol plastik bekas menjadi bagian dari edukasi *prinsip 3R: Reduce, Reuse, dan Recycle*. Melalui kegiatan ini siswa diajak melihat bahwa limbah plastik yang sering dianggap tidak berguna dapat diolah menjadi media budidaya yang produktif dan bernilai manfaat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Kami ingin menanamkan kesadaran bahwa menjaga lingkungan bisa dimulai dari hal kecil. Dari botol bekas ini, siswa bisa belajar bercocok tanam sekaligus mengurangi sampah plastik,&quot; ujar salah satu anggota tim Kukerta UNRI Desa Kadur.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;Antusiasme siswa terlihat tinggi selama kegiatan berlangsung. Mereka aktif bertanya, bekerja sama, dan menunjukkan kreativitas dalam merangkai instalasi hidroponik.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selain menambah pengetahuan tentang pertanian modern, kegiatan ini juga melatih keterampilan, kerja sama, serta kepedulian terhadap lingkungan sejak usia dini.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Melalui program ini, Kukerta Berdampak Desa Kadur Universitas Riau 2026 berharap dapat memberikan dampak positif yang berkelanjutan. Hidroponik tidak hanya menjadi alternatif bercocok tanam, tetapi juga menjadi media pembelajaran yang mendorong siswa untuk hidup sehat, memanfaatkan sumber daya secara bijak, dan mendukung budaya lingkungan berkelanjutan di MTs Ba&apos;itsuddin dan masyarakat sekitar.&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://seputarriau.co/assets/berita/original/86974377028-img-20260719-wa0078.jpg"/><pubDate>Sun, 19 Jul 2026 23:53:37 +0700</pubDate><guid>https://seputarriau.co/news/detail/19316/kukerta-unri-2026-ajarkan-siswa-mts-ba’itsuddin-budidaya-hidroponik-dari-botol-bekas</guid></item><item><title>Semarak Binawidya 2026, Wali Kota Agung Nugroho Bakal Umumkan  Penghargaan Kecamatan Terbersih</title><link>https://seputarriau.co/news/detail/19315/semarak-binawidya-2026-wali-kota-agung-nugroho-bakal-umumkan--penghargaan-kecamatan-terbersih</link><description>&lt;p&gt;PEKANBARU, http://seputarriau.co – Pemerintah Kota Pekanbaru bersama Panitia menggelar Acara Puncak Semarak Binawidya pada Minggu (19/7/2026) &amp;nbsp;di Stadion Utama Riau &amp;nbsp;Jl Nagasakti &amp;nbsp;Pekanbaru, dimana merupakan puncak dalam &amp;nbsp;memperingati Hari Jadi Kota Pekanbaru. Kegiatan yang dipusatkan di Kecamatan Binawidya ini dimeriahkan dengan jalan santai dan senam sehat bersama Wali Kota Pekanbaru, H. Agung Nugroho.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ribuan warga dari berbagai kecamatan tampak antusias mengikuti rangkaian kegiatan yang sekaligus menjadi momentum Pemko Pekanbaru untuk menggaungkan pentingnya kebersihan dan pengelolaan lingkungan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;Dalam sambutannya, Wali Kota Pekanbaru H. Agung Nugroho mengumumkan rencana pemberian penghargaan bagi kecamatan dengan tingkat kebersihan terbaik.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Kami akan membuat penghargaan bagi kecamatan terbersih. Rencananya pengumuman akan dilakukan pada September nanti,&quot; ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurut Agung, program ini bertujuan untuk memacu semangat setiap kecamatan agar semakin serius menjaga kebersihan dan kualitas pengelolaan lingkungan di wilayahnya masing&#45;masing.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;Selain soal kebersihan, Wali Kota juga menyoroti kinerja Lembaga Pengelola Sampah (LPS) di sejumlah wilayah. Ia meminta dilakukan evaluasi menyeluruh karena masih terdapat kelurahan yang pengelolaan sampahnya belum sepenuhnya ditangani oleh LPS.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Sehingga, pengangkutan sampah masih bergantung pada bantuan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK),&quot; ungkap Agung.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia mencontohkan, di Kecamatan Bukit Raya, pengangkutan sampah di Kelurahan Tangkerang Utara dan Tangkerang Selatan masih mendapat bantuan dari DLHK. Padahal seharusnya menjadi tanggung jawab LPS di wilayah tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Hal serupa juga terjadi di Kecamatan Marpoyan Damai. Pengangkutan sampah di Kelurahan Tangkerang Barat dan Tangkerang Tengah masih dibantu DLHK karena LPS ada yang belum terbentuk atau belum beroperasi secara optimal.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Kondisi ini menjadi perhatian serius. Kami akan mengevaluasi terhadap kinerja aparatur wilayah,&quot; tegas Agung.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Wali Kota berharap seluruh kecamatan mampu membangun sistem pengelolaan sampah yang mandiri, sehingga ketergantungan terhadap DLHK dapat dikurangi secara bertahap.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Lebih lanjut, Agung juga menyinggung perlunya penyegaran di tubuh pemerintahan.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&quot;Saya rasa perlu penyegaran jabatan bagi aparatur yang dinilai telah terlalu lama menduduki posisi tertentu, seperti camat. Rotasi jabatan dapat menjadi salah satu langkah untuk meningkatkan kinerja organisasi dan pelayanan kepada masyarakat,&quot; pungkasnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Acara Puncak Semarak Binawidya diharapkan menjadi awal penguatan kolaborasi antara Pemko, kecamatan, dan masyarakat dalam mewujudkan Pekanbaru yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;(MN)&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://seputarriau.co/assets/berita/original/39023500875-img-20260720-wa0008.jpg"/><pubDate>Sun, 19 Jul 2026 00:56:11 +0700</pubDate><guid>https://seputarriau.co/news/detail/19315/semarak-binawidya-2026-wali-kota-agung-nugroho-bakal-umumkan--penghargaan-kecamatan-terbersih</guid></item><item><title>Reses Bunda Hj. Nurhasanah, Lc, Sambut Aspirasi Warga Talang Mandi</title><link>https://seputarriau.co/news/detail/19314/reses-bunda-hj-nurhasanah-lc-sambut-aspirasi-warga-talang-mandi</link><description>&lt;p&gt;DURI, seputarriau.co &#45; Menjemput kembali aspirasi masyarakat Anggota DPRD Kabupaten Bengkalis dari partai PKS Hj. Nurhasanah, Lc atau lebih dikenal dengan panggilan Bunda Nurhasanah kembali menggelar resesnya. Kali ini kegiatan reses tersebut dilaksanakan pada Minggu siang (19/7/26) di Gedung Serbaguna jalan Sepakat RT 03/ RW 12, Kelurahan Talang Mandi,Kecamatan Mandau.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Reses tersebut dihadiri ratusan undangan itu, diawali dengan pembacaan doa tersebut juga dihadiri oleh Suami tercinta yang juga Anggota DPRD Provinsi Riau dari Partai PKS H. Khairul Umam, Lc., M.E., Sy, Pengurus DPC Kecamatan Mandau, Ketua Pengembangan dan Bela Negara dari PKS, Ketua RT, Ketua RW dan tokoh masyarakat serta tamu undangan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam isi resesnya, Bunda Nurhasanah menyampaikan, jika programnya lebih menyentuh langsung ke masyarakat berupa kegiatan dirinya sebagai anggota DPRD dan juga sebagai ustazah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Saya terlebih dahulu mengucapkan terimakasih atas kehadiran bapak ibu semuanya, meskipun keadaan hujan. Alhamdulillah selain memberikan menyampaikan program Kita di DPRD Kabupaten Bengkalis, tentunya kita juga menyampaikan program&#45;program Bupati Bengkalis.&quot;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Lanjutnya lagi, &quot;Ekonomi atau anggran kita memang belum maksimal, dan memang begitu kondisinya. Sehingga ada sejumlah usulan yang belum bisa terealisasi. Namun sama&#45;sama kita berdoa, agar kondisi ini segera membaik.&quot;tambahnya lagi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dew&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://seputarriau.co/assets/berita/original/81558376826-rps20260719_172259.jpg"/><pubDate>Sun, 19 Jul 2026 15:30:00 +0700</pubDate><guid>https://seputarriau.co/news/detail/19314/reses-bunda-hj-nurhasanah-lc-sambut-aspirasi-warga-talang-mandi</guid></item><item><title>Reses Terakhir, Syafroni Untung, SH, MH Sambut Aspirasi Warga Terkait Pengobatan &amp; Infrastruktur</title><link>https://seputarriau.co/news/detail/19313/reses-terakhir-syafroni-untung-sh-mh-sambut-aspirasi-warga-terkait-pengobatan--infrastruktur</link><description>&lt;p&gt;DURI, seputarriau.co &#45; Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Bengkalis dari Pantai PDI&#45;P Syafroni Untung, S.H., M.H kembali melakukan kegiatan reses di titik terakhirnya di Jln. Gelora Indah RT 08 RW 24, Kelurahan Air Jamban pada Minggu (19/7/26).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;Hadir juga dalam acara tersebut, Ketua PAC PDI&#45;P Kecamatan Mandau, Ketua RT, okoh masyarakat, tokoh pemuda dan para warga.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Bengkalis Syafroni Untung, S.H., M.H pada isi resesnya menyampaikan &quot;Saya mengucapkan terimakasih atas kehadiran bapak&#45;bapak dan ibu&#45;ibu. Bapak&#45;bapak dan ibu&#45;ibu, saat ini memang kita defisit anggaran, namun hal itu tak mengurangi usulan masyarakat yang penting tetap bisa diusulkan. Silahkan sampaikan kepada kami jika ada usulan dan masukan. Karena dalam reses, bapak dan ibu yang perlu aktif dalam menyampaikan usulan kepada saya sebagai wakil rakyat bapak dan ibu,&quot;jelasnya&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Bang Roni menambahkan lagi, &quot;Kemudian, beasiswa untuk mahasiswa juga terus dilakukan oleh Pemerintah Daerah dengan kerja sama kita di DPRD. Dimana pun anak bapak Ibu kuliah mana pun, jika KK&#45;nya dan KTP&#45;nya Kabupaten Bengkalis bisa dibantu.&quot;imbuhnya. Tak ketinggalan, dirinya juga menyampaikan jika ada warga yang memiliki kendala saat mengurus KK dan KTP, dirinya siap membantu.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dew&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://seputarriau.co/assets/berita/original/51145359257-rps20260719_153008.jpg"/><pubDate>Sun, 19 Jul 2026 15:30:00 +0700</pubDate><guid>https://seputarriau.co/news/detail/19313/reses-terakhir-syafroni-untung-sh-mh-sambut-aspirasi-warga-terkait-pengobatan--infrastruktur</guid></item><item><title>Jemput Apirasi Warga Nusa Indah, Ketua Komisi II Prioritaskan Masalah Pendidikan</title><link>https://seputarriau.co/news/detail/19312/jemput-apirasi-warga-nusa-indah-ketua-komisi-ii-prioritaskan-masalah-pendidikan</link><description>&lt;p&gt;DURI, seputarriau.co &#45; Bertempat di Jln. Nusa Indah Gg. Sukma Tambang RW 05 RT 06,04, Kelurahan Air Jamban yaitu dirumah kediamannya, Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Bengkalis dari Partai PDI&#45;P Syafroni Untung, S.H., M.H kembali melakukan kegiatan reses atau serap aspirasi. Bang Roni begitu panggilan akrab beliau disambut antusias warga. Hal ini cukup beralasan, karena dirinya reses di lingkungan tempat tinggalnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;Hadir juga dalam acara tersebut, Ketua RT 06, Ketua O4 RW 05, tokoh masyarakat, tokoh pemuda dan para warga yang hadir memadati kediaman Bang Roni. Acara diawali dengan pembacaan doa yang disampaikan oleh Qori Abdi. Kemudian acara dilanjutkan dengan sambutan dari tokoh masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Bengkalis Syafroni Untung, S.H., M.H pada isi resesnya menyampaikan &quot;Sebelumnya, saya mengucapkan terimakasih atas kehadiran bapak&#45;bapak dan ibu&#45;ibu dirumah kediaman saya ini. Bapak&#45;bapak dan ibu&#45;ibu, pembangunan infrastruktur tentunya memiliki usulan yang berasal dari masyarakat. Jika ada usulan, silahkan sampaikan kepada kami. Namun perlu diketahui, kondisi keuangan daerah kita saat ini sedang defisit. Tapi jika usulan tersebut urgensi, mudah&#45;mudahan segera diwujudkan.&quot;katanya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;Ditambahkan Bang Roni lagi, &quot;jika usulan itu, sudah disampaikan di Musrenbang, jangan lagi diusulkan. Hal ini takutnya usulan tersebut nanti ditolak. Kemudian, beasiswa untuk mahasiswa juga terus dilakukan oleh Pemerintah Daerah dengan kerja sama kita di DPRD. Dimana pun anak bapak Ibu kuliah mana pun, jika KK&#45;nya dan KTP&#45;nya Kabupaten Bengkalis bisa dibantu.&quot;imbuhnya. Tak ketinggalan, dirinya juga menyampaikan jika ada warga yang memiliki kendala saat mengurus KK dan KTP, dirinya siap membantu.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;Dalam sesi penyampaian aspirasi, dimana aspirasi disampaikan oleh Pak Wo. Dirinya menyampaikan terkait hal Kartu Indonesia Sehat (KIS) miliknya yang sudah mati, dan juga tentang sulitnya mencari pekerjaan. Menanggapi hal ini, &quot;memang kartu KIS akan mati jika tak digunakan 6 bulan. Namun nantinya saya bantu agar dialihkan ke BPJS Daerah. Soal tenaga kerja, nanti kita bantu untuk mencarikan solusi.&quot;jelasnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dew&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://seputarriau.co/assets/berita/original/9470724336-rps20260718_211058.jpg"/><pubDate>Sat, 18 Jul 2026 21:09:00 +0700</pubDate><guid>https://seputarriau.co/news/detail/19312/jemput-apirasi-warga-nusa-indah-ketua-komisi-ii-prioritaskan-masalah-pendidikan</guid></item><item><title>Reses di Aiir Jamban, Hj. Nurhasanah, Lc Sampaikan Terkait Anggaran Belum Maksimal</title><link>https://seputarriau.co/news/detail/19311/reses-di-aiir-jamban-hj-nurhasanah-lc-sampaikan-terkait-anggaran-belum-maksimal</link><description>&lt;p&gt;DURI, seputarriau.co &#45; Anggota DPRD Kabupaten Bengkalis dari partai PKS Hj. Nurhasanah, Lc atau lebih dikenal dengan panggilan Bunda Nurhasanah kembali menggelar resesnya. Kali ini kegiatan reses atau serap aspirasi tersebut dilaksanakan pada Sabtu sore (18/7/26) di Jl. Nusantara 3 Kelurahan Air Jamban Kecamatan Mandau.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Reses tersebut dihadiri ratusan undangan itu, diawali dengan pembacaan doa tersebut juga dihadiri oleh Suami tercinta yang juga Anggota DPRD Provinsi Riau dari Partai PKS H. Khairul Umam, Lc., M.E., Sy, Pengurus DPC Kecamatan Mandau, Ketua Pengembangan dan Bela Negara dari PKS, Ketua RT, Ketua RW dan tokoh masyarakat serta tamu undangan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam isi resesnya, Bunda Nurhasanah menyampaikan, jika programnya lebih menyentuh langsung ke masyarakat berupa kegiatan dirinya sebagai anggota DPRD dan juga sebagai ustazah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&quot;Saya terlebih dahulu mengucapkan terimakasih atas kehadiran bapak ibu semuanya, meskipun keadaan hujan. Alhamdulillah selain memberikan menyampaikan program Kita di DPRD Kabupaten Bengkalis, tentunya kita juga menyampaikan program&#45;program Bupati Bengkalis.&quot;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Lanjutnya lagi, &quot;Ekonomi atau anggran kita memang belum maksimal, dan memang begitu kondisinya. Sehingga ada sejumlah usulan yang belum bisa terealisasi. Namun sama&#45;sama kita berdoa, agar kondisi ini segera membaik.&quot;tambahnya lagi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dew&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://seputarriau.co/assets/berita/original/77325881033-rps20260718_205317.jpg"/><pubDate>Sat, 18 Jul 2026 17:30:00 +0700</pubDate><guid>https://seputarriau.co/news/detail/19311/reses-di-aiir-jamban-hj-nurhasanah-lc-sampaikan-terkait-anggaran-belum-maksimal</guid></item><item><title>Sambut Aspirasi Warga RW 10/RW 02, Syafroni Untung Gelar Reses Walau Diguyur Hujan</title><link>https://seputarriau.co/news/detail/19310/sambut-aspirasi-warga-rw-10rw-02-syafroni-untung-gelar-reses-walau-diguyur-hujan</link><description>&lt;p&gt;DURI, seputarriau.co &amp;nbsp;&#45; Antusiasme warga setempat walau diguyur hujan namun tetap semangat hadiri kegiatan reses Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Bengkalis dari partai PDI&#45;P Syafroni Untung, S.H., M.H atau lebih dikenal dengan panggilan Bang Roni.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kegiatan tersebut dilaksanakan di pada Sabtu sore (18/7/26) di Gedung serba Guna Rw 10 RT 01/ RW 02 RT 02 Kelurahan Talang Mandi Kecamatan Mandau.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam kegiatan itu tampak dihadiri oleh Perwakilan Kelurahan, Ketua RW, Ketua RT, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh perempuan dan tentunya warga lingkungan RW 10 dan RW 02.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Saat menyampaikan resesnya, tak lupa dirinya menyampaikan tugas&#45;tugas dirinya sebagai Komisi II DPRD Kabupaten Bengkalis. &quot;Saya mengucapkan terimakasih atas kehadiran bapak dan ibu semuanya, saya saat ini duduk sebagai Ketua Komisi II. Dimana tugas Komisi II &amp;nbsp;membidangi masalah Ekonomi Pembangunan, yang meliputi; Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian Dan Pengembangan, Pekerjaan Umum Dan Penataan Ruang, Perumahan Pemukiman Dan Pertanahan, Lingkungan Hidup dan lainnya.&quot;jelasnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Bang Roni juga menambahkan, &quot;bapak dan ibu, kondisi ekonomi kita memang belum maksimal, dan memang begitu kondisinya. Sehingga ada sejumlah usulan yang belum bisa terealisasi. Namun sama&#45;sama kita berdoa, agar kondisi ini segera membaik. Bapak ibu, jika ada masih belum mengurus kartu untuk berobat seperti jamkesda, segera diurus. Namun jika ada kendala kasi tau kami. Kemudian soal pendidikan, pemerintah Daerah dan DPRD terus berkomitmen mendukung dengan adanya program beasiswa bagi anak didik kita. Selain itu, di sektor pembangunan memang belum semuanya dapat terwujud, hal ini sekali lagi saya sampaikan karena keterbatasan keuangan daerah. Insya Allah kondisi ini bisa segera teratasi nantinya,&quot;tambahnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kegiatan itu juga sejumlah warga menyampaikan usulan, seperti pengadaan kursi untuk gedung serbaguna tersebut. Menanggapi hal ini, Bang Roni berharap usulan tersebut disampaikan lewat proposal.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dew&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://seputarriau.co/assets/berita/original/62470661816-rps20260718_174303.jpg"/><pubDate>Sat, 18 Jul 2026 15:30:00 +0700</pubDate><guid>https://seputarriau.co/news/detail/19310/sambut-aspirasi-warga-rw-10rw-02-syafroni-untung-gelar-reses-walau-diguyur-hujan</guid></item><item><title>Reses Hj. Nurhasanah, Lc di Jalan Kenanga, Sampaikan Terkait Program Pemerintah Kabupaten Bengkalis</title><link>https://seputarriau.co/news/detail/19309/reses-hj-nurhasanah-lc-di-jalan-kenanga-sampaikan-terkait-program-pemerintah-kabupaten-bengkalis</link><description>&lt;p&gt;DURI, seputarriau.co &#45; Bertempat di Jl. Kenanga Kelurahan Balik Alam Kecamatan Mandau Anggota DPRD Kabupaten Bengkalis dari partai PKS Hj. Nurhasanah, Lc atau lebih dikenal dengan panggilan Bunda Nurhasanah kembali menggelar resesnya. Kali ini kegiatan reses atau serap aspirasi tersebut dilaksanakan pada Sabtu sore (18/7/26)&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam isi resesnya, Bunda Nurhasanah menyampaikan, jika programnya lebih menyentuh langsung ke masyarakat berupa kegiatan keagamaan. &quot;Alhamdulillah selain memberikan menyampaikan program Kita di DPRD Kabupaten Bengkalis, tentunya kita juga menyampaikan program Bupati Bengkalis. Dan tentunya juga saya berkesempatan hadir ditengah masyarakat lewat kegiatan tausyiah dan juga memberikan ceramah.&quot;jelasnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Bunda Nurhasanah melanjutkan, &quot;kondisi ekonomi kita memang belum maksimal, dan memang begitu kondisinya. Sehingga ada sejumlah usulan yang belum bisa terealisasi. Namun sama&#45;sama kita berdoa, agar kondisi ini segera membaik. Nah, kita juga sudah memberikan bantuan lewat APBD dan usulan masyarakat, hal ini tentunya dari usulan masyarakat lewat pengajuan Proposal kepada kita,&quot;imbuhnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam reses tersebut tampak dihadiri ratusan undangan itu, dan juga dihadiri oleh Anggota DPRD Provinsi Riau dari PKS H. Khairul Imam, Lc., M.E., Sy yang juga merupakan suami tercinta. Hadir juga Pengurus DPC Kecamatan Mandau.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dew&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://seputarriau.co/assets/berita/original/83095929313-rps20260718_145205.jpg"/><pubDate>Sat, 18 Jul 2026 14:50:00 +0700</pubDate><guid>https://seputarriau.co/news/detail/19309/reses-hj-nurhasanah-lc-di-jalan-kenanga-sampaikan-terkait-program-pemerintah-kabupaten-bengkalis</guid></item><item><title>Satresnarkoba Polres Bengkalis Ungkap Kasus Peredaran Sabu di Mandau, Amankan 35 Paket Sabu</title><link>https://seputarriau.co/news/detail/19308/satresnarkoba-polres-bengkalis-ungkap-kasus-peredaran-sabu-di-mandau-amankan-35-paket-sabu</link><description>&lt;p&gt;BENGKALIS, seputarriau.co – Komitmen Polres Bengkalis dalam memberantas penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika kembali dibuktikan. Melalui informasi masyarakat yang disampaikan melalui Call Center 110, Satresnarkoba Polres Bengkalis berhasil mengungkap kasus dugaan peredaran narkotika jenis sabu di wilayah Kecamatan Mandau, Kamis (16/7/2026) sekitar pukul 19.00 WIB.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pengungkapan tersebut berawal dari laporan masyarakat yang menyebutkan adanya aktivitas yang diduga berkaitan dengan peredaran narkotika di Jalan Aman Gang Mawar Merah, Kelurahan Pematang Pudu, Kecamatan Mandau. Menindaklanjuti informasi tersebut, tim Opsnal Satresnarkoba Polres Bengkalis segera melakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan dua orang pria berinisial F.A.H.N. (23) dan R.W. (39).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dari hasil penggeledahan, petugas menemukan barang bukti berupa 35 paket kecil dan 1 paket sedang yang diduga berisi narkotika jenis sabu dengan berat kotor 8,60 gram, satu kotak rokok, serta satu unit telepon genggam yang diduga digunakan dalam aktivitas peredaran narkotika.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, salah satu terduga mengakui memperoleh barang haram tersebut dari rekannya melalui komunikasi menggunakan aplikasi WhatsApp. Kedua terduga beserta barang bukti kemudian diamankan ke Mapolres Bengkalis untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut sesuai ketentuan hukum yang berlaku.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kapolres Bengkalis AKBP FAHRIAN SALEH SIREGAR ,S.I.K.M.Si melalui Kasat Resnarkoba AKP Tidar Laksono, S.Tr.K., S.I.K menegaskan bahwa keberhasilan pengungkapan ini merupakan bentuk nyata pelaksanaan Program Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) yang terus digencarkan Polres Bengkalis bersama seluruh elemen masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Polres Bengkalis juga mengajak masyarakat untuk tidak ragu memberikan informasi apabila mengetahui adanya penyalahgunaan maupun peredaran gelap narkotika. Laporan dapat disampaikan melalui Call Center 110 atau WhatsApp Pengaduan Polres Bengkalis.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Setiap informasi dari masyarakat akan ditindaklanjuti secara cepat, profesional, dan identitas pelapor dijamin kerahasiaannya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Polres Bengkalis mengimbau seluruh masyarakat agar menjauhi narkoba dalam bentuk apa pun, meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar, serta bersama&#45;sama mendukung upaya pemberantasan narkotika demi mewujudkan Kabupaten Bengkalis yang aman, sehat, dan bebas dari penyalahgunaan narkoba.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dew&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://seputarriau.co/assets/berita/original/3562181053-rps20260718_110159.jpg"/><pubDate>Sat, 18 Jul 2026 11:00:00 +0700</pubDate><guid>https://seputarriau.co/news/detail/19308/satresnarkoba-polres-bengkalis-ungkap-kasus-peredaran-sabu-di-mandau-amankan-35-paket-sabu</guid></item><item><title>Tersandung Kasus Penyalahgunaan Narkotika, Dua Tersangka Diciduk Polisi Mandau</title><link>https://seputarriau.co/news/detail/19307/tersandung-kasus-penyalahgunaan-narkotika-dua-tersangka-diciduk-polisi-mandau</link><description>&lt;p&gt;BENGKALIS, seputarriau.co – Komitmen Polres Bengkalis dalam mendukung Program Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) kembali diwujudkan melalui pengungkapan kasus dugaan penyalahgunaan narkotika jenis sabu oleh jajaran Polsek Mandau.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kapolres Bengkalis AKBP Fahrian Saleh, S.I.K., M.Si., melalui Kapolsek Mandau AKP I Made Pasek Sarahdahtam Bendesa, S.I.K., M.A., menyampaikan bahwa pengungkapan tersebut dilakukan pada Jumat (17/7/2026) sekitar pukul 17.30 WIB di wilayah Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam operasi tersebut, petugas mengamankan dua orang tersangka berinisial A (34) dan A (35). Penangkapan berawal dari informasi masyarakat mengenai dugaan transaksi narkotika di Jalan Hangtuah, Desa Tambusai Batang Dui Manis. Setelah dilakukan penyelidikan, petugas berhasil mengamankan tersangka pertama beserta barang bukti.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dari hasil pengembangan, tim kemudian mengamankan tersangka kedua di sebuah rumah kos di Jalan Indra Pahlawan, Desa Air Jamban. Berdasarkan keterangan awal, barang haram tersebut diduga diperoleh dari seseorang yang kini telah masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Barang bukti yang diamankan antara lain dua paket diduga narkotika jenis sabu, dua unit telepon genggam, uang tunai sebesar Rp361.000, satu kotak rokok, satu timbangan digital, satu bungkus plastik klip kosong, serta satu unit sepeda motor.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Saat ini kedua tersangka beserta barang bukti telah diamankan di Polsek Mandau untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut. Penyidik juga terus melakukan pengembangan guna mengungkap jaringan peredaran narkotika yang terkait dengan perkara tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Polres Bengkalis mengajak seluruh masyarakat untuk terus berperan aktif dalam memerangi peredaran gelap narkotika dengan memberikan informasi kepada pihak kepolisian. Apabila mengetahui adanya dugaan tindak pidana atau membutuhkan bantuan kepolisian, masyarakat dapat menghubungi Call Center Polri 110 yang aktif selama 24 jam.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dew&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://seputarriau.co/assets/berita/original/17377806445-rps20260718_105532.jpg"/><pubDate>Sat, 18 Jul 2026 00:30:00 +0700</pubDate><guid>https://seputarriau.co/news/detail/19307/tersandung-kasus-penyalahgunaan-narkotika-dua-tersangka-diciduk-polisi-mandau</guid></item><item><title>Gelar Reses di Balik Alam, Warga Sampaikan Aspirasi Disambut Langsung Hj. Nurhasanah, Lc</title><link>https://seputarriau.co/news/detail/19306/gelar-reses-di-balik-alam-warga-sampaikan-aspirasi-disambut-langsung-hj-nurhasanah-lc</link><description>&lt;p&gt;DIRI, seputarriau.co &#45; Serap aspirasi Wai Tangkung (WTK) Duri Anggota DPRD Kabupaten Bengkalis Hj. Nurhasanah, Lc laksanakan reses di lapangan Mesjid Taqwa Muhammadiyah Jl. KH. Ahmad Dahlan RT 01/RW 06, pada Sabtu pagi (18/07/2026)&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Acara tersebut dihadiri juga oleh pengurus DPC PKS dan pengurus PKS tingkat Kelurahan dan para warga tamu undangan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Acara diawali dengan pembacaan doa dan doa yang disampaikan oleh tokoh agama setempat. Kemudian acara dilanjutkan dengan sambutan dari pengurus DPC Partai PKS. Usai sambutan, acara dilanjutkan dengan reses Hj. Nurhasanah, Lc.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam isi resesnya, Inilah yang disampaikan oleh Hj. Nurhasanah, menyampaikan tentang program&#45;program yang telah berjalan selama ini ditengah masyarakat. &quot;Bapak dan ibu, saya sangat senang bisa berkesempatan hadir di Keluarga WTK Duri pada pagi ini. Kemudian meskipun kita paham, kondisi anggaran kita memang defisit. Namun kita bersama pemerintah tetap berkomitmen mengutamakan hal yang sangat penting untuk masyarakat. Hal ini baik di bidang kesehatan, pendidikan dan juga infrastruktur.&quot;jelasnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Lanjutnya lagi, &quot;selama ini alhamdulillah kita sudah membantu beberapa masjid melalui usulan proposal yang diajukan masyarakat. Apa lagi terkait hal bantuan yang berhubungan dengan kepentingan masyarakat.&quot; Imbuhnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Acara dilanjutkan dengan penyampaian aspirasi. Dimana aspirasi disampaikan oleh H. Marmi. Dirinya mempertanyakan tentang jalan lingkar yang dilewati mobil berat dan juga tentang anak yatim.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menanggapi aspirasi ini, Hj. Nurhasanah, Lc menjawabnya &quot;memang jalan lingkar sampai saat ini belum diaktifkan. Hal ini sudah pernah saya pertanyakan dalam rapat bersama. Karena saya dapat ketahui memang ada kecelakaan juga. Kemudian saya dapat kabar, hal ini belum dialihkan.&quot; jelasnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dew&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://seputarriau.co/assets/berita/original/45260636197-rps20260718_101858.jpg"/><pubDate>Sat, 18 Jul 2026 10:17:00 +0700</pubDate><guid>https://seputarriau.co/news/detail/19306/gelar-reses-di-balik-alam-warga-sampaikan-aspirasi-disambut-langsung-hj-nurhasanah-lc</guid></item><item><title>Polsek Mandau Laksanakan Perawatan Program Ketahanan Pangan jagung pipil di Desa Bathin Betuah</title><link>https://seputarriau.co/news/detail/19305/polsek-mandau-laksanakan-perawatan-program-ketahanan-pangan-jagung-pipil-di-desa-bathin-betuah</link><description>&lt;p&gt;MANDAU, seputarriau.co &#45; Masih dalam tahap pelaksanaan program ketahanan pangan, Polsek Mandau melalui Bhabinkamtibmas Desa Bathin Betuah Brigadir Maula Salsabila,S.H,bersama&lt;br&gt;Kelompok Tani Rakyat Mandiri lakukan pengecekan perkembangan tanaman jagung pipil di Lahan Perkebunan kelompok Tani Rakyat Mandiri.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kegiatan dilaksanakan pada Selasa (14/07/2026) sekira pukul 10.00 WIB. Hasil dari Pengecekan Tanam Jagung Pipil tersebut dengan, Usia Tanam &amp;nbsp;25 Hari, Tinggi &amp;nbsp;± 15 cm s/d 20 cm, Batang kokoh dan besar, daun berwarna hijau cerah, akar tertanam kokoh di dalam tanah dengan menggunakan pupuk yang digunakan Fertiplus Harmoni yang berbentuk Pupuk cair Dari Kapolres Bengkalis.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Personel Polsek Mandau, Polres Bengkalis, Polda Riau, bersama, kelompok tani juga&amp;nbsp;&lt;br&gt;melakukan Perawatan Jagung dengan memberi Pupuk Cair yang di gunakan bantuan dari Kapolres Bengkalis.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kegiatan ini merupakan langkah nyata Polri dalam menjaga stabilitas dan mendukung program ketahanan pangan daerah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dew&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://seputarriau.co/assets/berita/original/44922103343-rps20260718_075245.jpg"/><pubDate>Fri, 17 Jul 2026 16:30:00 +0700</pubDate><guid>https://seputarriau.co/news/detail/19305/polsek-mandau-laksanakan-perawatan-program-ketahanan-pangan-jagung-pipil-di-desa-bathin-betuah</guid></item><item><title>Pemko Dumai dan BAZNAS Beri Motivasi serta Penghargaan kepada Kafilah MTQ Tingkat Provinsi</title><link>https://seputarriau.co/news/detail/19304/pemko-dumai-dan-baznas-beri-motivasi-serta-penghargaan-kepada-kafilah-mtq-tingkat-provinsi</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Dumai, seputarriau.co&amp;nbsp;&lt;/strong&gt; – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Dumai bersama Pemerintah Kota Dumai menggelar kegiatan silaturahmi dan pemberian apresiasi kepada pengurus Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Kota Dumai serta kafilah Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Kota Dumai Tahun 2026. Kegiatan berlangsung pada Jumat (17/7/2026) di Kantor BAZNAS Kota Dumai, Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Teluk Binjai, Kecamatan Dumai Timur.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Acara tersebut dihadiri Wali Kota Dumai, Ketua Umum LPTQ Kota Dumai Pahmi Rijal, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Dumai, Ketua BAZNAS Kota Dumai H. Afrizal Oesman beserta jajaran komisioner, serta para pengurus LPTQ, kafilah MTQ, dan tamu undangan lainnya. Kegiatan diawali dengan pembacaan ayat suci Al&#45;Qur&apos;an.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam sambutannya, Wali Kota Dumai, H. Paisal, S.Kom., M.M menegaskan komitmen Pemerintah Kota Dumai untuk terus mendukung operasional BAZNAS melalui subsidi pemerintah daerah. Menurutnya, langkah tersebut bertujuan agar dana zakat yang dihimpun dapat disalurkan secara maksimal kepada para penerima manfaat (asnaf).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Kami ingin dana zakat benar&#45;benar dapat disalurkan seratus persen kepada yang berhak menerimanya. Dengan dukungan operasional dari pemerintah daerah, diharapkan penyaluran zakat bisa lebih optimal. Kami juga berharap proses seleksi penerima bantuan terus dimaksimalkan karena masih banyak masyarakat yang membutuhkan namun belum terjangkau,&quot; ujar Wali Kota.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sementara itu, Ketua BAZNAS Kota Dumai, H. Afrizal Oesman, menyampaikan apresiasi kepada para kafilah yang telah mewakili Kota Dumai pada ajang MTQ tingkat Provinsi Riau. Ia juga mengajak masyarakat, khususnya yang memiliki kemampuan ekonomi, untuk menunaikan zakat melalui BAZNAS sebagai lembaga resmi yang dibentuk pemerintah berdasarkan undang&#45;undang.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurutnya, potensi zakat di Kota Dumai sangat besar dan apabila dapat dihimpun secara optimal, akan memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Program&#45;program BAZNAS selalu bersinergi dengan pemerintah. Kami berharap semakin banyak masyarakat maupun perusahaan yang menyalurkan zakat melalui BAZNAS. Insyaallah, jika potensi zakat ini tergali dengan baik, Kota Dumai akan menjadi lebih makmur. Saat ini, penghimpunan zakat masih didominasi dari kalangan ASN,&quot; jelas Afrizal.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Di kesempatan yang sama, Wakil Ketua IV BAZNAS Kota Dumai, Toto Muliadi, mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk apresiasi sekaligus motivasi bagi para kafilah MTQ agar terus berprestasi dan menjadi inspirasi bagi generasi muda lainnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia menjelaskan, penghargaan yang diberikan kepada para peserta MTQ merupakan salah satu bentuk pemanfaatan dana zakat dari para muzaki yang disalurkan melalui BAZNAS, sebagai pelengkap pembinaan yang telah dilakukan oleh LPTQ Kota Dumai.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Melalui apresiasi ini, kami berharap anak&#45;anak yang telah berjuang di MTQ tingkat provinsi semakin termotivasi untuk terus mengukir prestasi, sekaligus mendorong lahirnya generasi Qurani yang membanggakan Kota Dumai,&quot; pungkas Toto.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Laporan: Eva&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://seputarriau.co/assets/berita/original/26006507138-img_20260717_191419.jpg"/><pubDate>Fri, 17 Jul 2026 08:03:14 +0700</pubDate><guid>https://seputarriau.co/news/detail/19304/pemko-dumai-dan-baznas-beri-motivasi-serta-penghargaan-kepada-kafilah-mtq-tingkat-provinsi</guid></item><item><title>Penghargaan untuk Kafilah MTQ Warnai Silaturahmi BAZNAS dan Pemko Dumai</title><link>https://seputarriau.co/news/detail/19303/penghargaan-untuk-kafilah-mtq-warnai-silaturahmi-baznas-dan-pemko-dumai</link><description>&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Dumai, Seputarriau.co&amp;nbsp; – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Dumai bersama Pemerintah Kota Dumai menggelar kegiatan silaturahmi dan pemberian apresiasi kepada pengurus Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Kota Dumai serta kafilah Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Kota Dumai Tahun 2026. Kegiatan berlangsung pada Jumat (17/7/2026) di Kantor BAZNAS Kota Dumai, Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Teluk Binjai, Kecamatan Dumai Timur.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Acara tersebut dihadiri Wali Kota Dumai, Ketua Umum LPTQ Kota Dumai Pahmi Rijal, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Dumai, Ketua BAZNAS Kota Dumai H. Aprijal Usman beserta jajaran komisioner, serta para pengurus LPTQ, kafilah MTQ, dan tamu undangan lainnya. Kegiatan diawali dengan pembacaan ayat suci Al&#45;Qur&apos;an.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Dalam sambutannya, Wali Kota Dumai,H. Paisal, S.Kom., M.M menegaskan komitmen Pemerintah Kota Dumai untuk terus mendukung operasional BAZNAS melalui subsidi pemerintah daerah. Menurutnya, langkah tersebut bertujuan agar dana zakat yang dihimpun dapat disalurkan secara maksimal kepada para penerima manfaat (asnaf).&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;&quot;Kami ingin dana zakat benar&#45;benar dapat disalurkan seratus persen kepada yang berhak menerimanya. Dengan dukungan operasional dari pemerintah daerah, diharapkan penyaluran zakat bisa lebih optimal. Kami juga berharap proses seleksi penerima bantuan terus dimaksimalkan karena masih banyak masyarakat yang membutuhkan namun belum terjangkau,&quot; ujar Wali Kota.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Sementara itu, Ketua BAZNAS Kota Dumai, H. Aprijal Usman, menyampaikan apresiasi kepada para kafilah yang telah mewakili Kota Dumai pada ajang MTQ tingkat Provinsi Riau. Ia juga mengajak masyarakat, khususnya yang memiliki kemampuan ekonomi, untuk menunaikan zakat melalui BAZNAS sebagai lembaga resmi yang dibentuk pemerintah berdasarkan undang&#45;undang.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Menurutnya, potensi zakat di Kota Dumai sangat besar dan apabila dapat dihimpun secara optimal, akan memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;&quot;Program&#45;program BAZNAS selalu bersinergi dengan pemerintah. Kami berharap semakin banyak masyarakat maupun perusahaan yang menyalurkan zakat melalui BAZNAS. Insyaallah, jika potensi zakat ini tergali dengan baik, Kota Dumai akan menjadi lebih makmur. Saat ini, penghimpunan zakat masih didominasi dari kalangan ASN,&quot; jelas Aprijal.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Di kesempatan yang sama, Humas BAZNAS Kota Dumai, Toto Muliadi, mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk apresiasi sekaligus motivasi bagi para kafilah MTQ agar terus berprestasi dan menjadi inspirasi bagi generasi muda lainnya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Ia menjelaskan, penghargaan yang diberikan kepada para peserta MTQ merupakan salah satu bentuk pemanfaatan dana zakat dari para muzaki yang disalurkan melalui BAZNAS, sebagai pelengkap pembinaan yang telah dilakukan oleh LPTQ Kota Dumai.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;&quot;Melalui apresiasi ini, kami berharap anak&#45;anak yang telah berjuang di MTQ tingkat provinsi semakin termotivasi untuk terus mengukir prestasi, sekaligus mendorong lahirnya generasi Qurani yang membanggakan Kota Dumai,&quot; tutup Toto Muliadi.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Laporan: Eva&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://seputarriau.co/assets/berita/original/8098391590-img_20260717_191419.jpg"/><pubDate>Fri, 17 Jul 2026 19:00:00 +0700</pubDate><guid>https://seputarriau.co/news/detail/19303/penghargaan-untuk-kafilah-mtq-warnai-silaturahmi-baznas-dan-pemko-dumai</guid></item><item><title>Jemput Aspirasi Masyarakat Jalan Obor Tiga, Hj. Nurhasanah, Lc, Sampaikan Beberapa Hal</title><link>https://seputarriau.co/news/detail/19302/jemput-aspirasi-masyarakat-jalan-obor-tiga-hj-nurhasanah-lc-sampaikan-beberapa-hal</link><description>&lt;p&gt;DIRI, seputarriau.co &#45; Menjemput aspirasi masyarakat Anggota DPRD Kabupaten Bengkalis dari partai PKS Nurhasanah, Lc pada Jum&apos;at sore (17/7/26) gelar reses atau serap aspirasi. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Jl. Obor 3 Gang Kenari 2 RT. 02 RW 05 Kelurahan Duri Barat Kecamatan Mandau. Acara tersebut dihadiri juga oleh pengurus DPC PKS dan pengurus PKS tingkat Kelurahan dan para warga tamu undangan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Acara diawali dengan pembacaan doa dan doa yang disampaikan oleh yokoh agama setempat. Kemudian acara dilanjutkan dengan sambutan dari pengurus DPC Partai PKS. Usai sambutan, acara dilanjutkan dengan reses Hj. Nurhasanah, Lc.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam isi resesnya, Inilah yang disampaikan oleh Hj. Nurhasanah, menyampaikan tentang pentingnya kebersamaan dalam apa pun kehidupan dan juga tetap mendukung sejumlah program pemerintah. &quot;Bapak ibu, saat ini kita memang mengalami defisit anggaran, namun pun demikian hal&#45;hal yang berhubungan dengan fundamental tetap diutamakan. Kemudian saya juga mengajak dan menghimbau semuanya, jika belum ada yang mengurus Jamkesda, atau pun KK dan KTP, segera hubungi saya jika ada kendala. Terkait usulan infrastruktur, silahkan ajukan dalam bentuk proposal. Nantinya akan kita cek dulu ke lapangan dan memastikan apakah sudah pernah diusulkan sebelumnya di Musrenbang.&quot;jelasnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Acara dilanjutkan dengan penyampaian aspirasi. Dimana aspirasi disampaikan oleh ibuk Mimi dari RW 5. Dirinya menyampaikan peralatan memasak perkumpulannya. Terkait aspirasi ini, beginilah jawaban Hj. Nurhasanah, Lc. &quot;Makasih atas usulannya ibuk, terkait akan hal ini, silahkan ajukan proposal ya. Insya Allah nantinya akan kita ajukan dan kita kawal.&quot;jelasnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dew&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://seputarriau.co/assets/berita/original/50027701979-rps20260717_193658.jpg"/><pubDate>Fri, 17 Jul 2026 19:30:00 +0700</pubDate><guid>https://seputarriau.co/news/detail/19302/jemput-aspirasi-masyarakat-jalan-obor-tiga-hj-nurhasanah-lc-sampaikan-beberapa-hal</guid></item><item><title>Kapolsek Dumai Timur Pimpin Silaturahmi dan Penyerahan Tali Asih kepada Keluarga Almarhum Aiptu Vict</title><link>https://seputarriau.co/news/detail/19301/kapolsek-dumai-timur-pimpin-silaturahmi-dan-penyerahan-tali-asih-kepada-keluarga-almarhum-aiptu-victor-sinaga</link><description>&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Dumai, Seputarriau.co&amp;nbsp; – Sebagai wujud kepedulian dan solidaritas terhadap keluarga besar Polri, Polsek Dumai Timur melaksanakan kegiatan silaturahmi sekaligus pemberian tali asih kepada istri almarhum Aiptu Victor Sinaga pada Jumat (17/7/2026) sekitar pukul 14.00 WIB. Kegiatan berlangsung di kediaman almarhum yang berada di Asrama Polsek Dumai Timur, Jalan Utama Karya RT 012, Kelurahan Bukit Batrem, Kecamatan Dumai Timur, Kota Dumai.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Dumai Timur AKP Rhino Handoyo, S.H., dan dihadiri oleh jajaran personel Polsek Dumai Timur, di antaranya Kanit Reskrim IPTU Andri, S.H., Panit Binmas IPDA A. Karim, Kasium AIPDA Desy, Kanit Provost AIPTU Jenry Sihite, Panit Min IK AIPTU Suryanto, personel Polsek Dumai Timur, serta Ketua Ranting Bhayangkari Polsek Dumai Timur Ny. Rani Rhino beserta pengurus.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk perhatian, empati, dan dukungan moril kepada keluarga almarhum Aiptu Victor Sinaga yang telah mengabdikan diri sebagai anggota Polri. Melalui silaturahmi tersebut, Polsek Dumai Timur ingin menunjukkan bahwa keluarga besar Polri akan selalu hadir mendampingi keluarga anggota yang telah berpulang.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Dalam sambutannya, Kapolsek Dumai Timur AKP Rhino Handoyo, S.H. menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga yang ditinggalkan. Ia mengajak seluruh yang hadir untuk mendoakan agar almarhum diterima di sisi Tuhan Yang Maha Esa, diampuni segala dosa&#45;dosanya, serta ditempatkan di tempat terbaik.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Kapolsek juga menyampaikan bahwa bantuan tali asih yang diberikan merupakan simbol kepedulian dan kebersamaan keluarga besar Polri. Meski nilainya tidak seberapa, bantuan tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat serta sedikit meringankan beban keluarga yang ditinggalkan. Ia juga menegaskan komitmen Polri untuk terus hadir dan memberikan perhatian kepada keluarga besar anggotanya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Dalam kesempatan tersebut, bantuan tali asih secara simbolis diserahkan kepada Dermawati Br. Pasaribu, istri almarhum Aiptu Victor Sinaga, oleh Ketua Ranting Bhayangkari Polsek Dumai Timur Ny. Rani Rhino, didampingi langsung oleh Kapolsek Dumai Timur AKP Rhino Handoyo, S.H.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan penuh rasa kekeluargaan, khidmat, dan haru. Kegiatan berakhir sekitar pukul 14.30 WIB dalam keadaan aman, tertib, dan lancar. Melalui kegiatan ini, Polsek Dumai Timur berharap tali silaturahmi dengan keluarga besar Polri tetap terjalin erat sebagai bentuk pengabdian dan kepedulian yang tidak terputus meskipun anggota telah berpulang.***(Eva)&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://seputarriau.co/assets/berita/original/37006776590-img_20260717_180949.jpg"/><pubDate>Fri, 17 Jul 2026 18:00:00 +0700</pubDate><guid>https://seputarriau.co/news/detail/19301/kapolsek-dumai-timur-pimpin-silaturahmi-dan-penyerahan-tali-asih-kepada-keluarga-almarhum-aiptu-victor-sinaga</guid></item><item><title>Gelar Reses, Safroni Untung Tampung Berbagai Hal Masalah di Masyarakat Pematang Pudu</title><link>https://seputarriau.co/news/detail/19300/gelar-reses-safroni-untung-tampung-berbagai-hal-masalah-di-masyarakat-pematang-pudu</link><description>&lt;p&gt;DIRI, seputarriau.co &#45; Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Bengkalis dari partai PDI&#45;P Syafroni Untung, S.H., M.H &amp;nbsp;Kembali melakukan kegiatan reses atau serap aspirasi masyarakat, pada Jum&apos;at (17/07/36)&lt;br&gt;di Jl. Flamboyan RT 06, RT 02/ RW 10 Kelurahan Pematang Pudu.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kegiatan ini merupakan agenda dirinya yang kembali ke masyarakat untuk menampung aspirasi masyarakat setempat. Hadir juga dalam kegiatan reses tersebut Ketua RT, Ketua RW, tokoh masyarakat yaitu Samsuri, tokoh agama dan para warga yang menghadiri kegiatan tersebut. Acara diawali dengan pembacaan doa dan sambutan dari Ketua RW 10.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Bengkalis Syafroni Untung, S.H., M.H dalam resesnya menyampaikan &quot;Setiap pembangunan infrastruktur tentunya memiliki usulan yang berasal dari masyarakat. Jika ada usulan, silahkan sampaikan kepada kami. Namun jika usulan itu, sudah disampaikan di Musrenbang, jangan lagi diusulkan. Kemudian hal pendidikan, beasiswa untuk mahasiswa terus dilakukan oleh Pemerintah Daerah dengan kerja sama kita di DPRD. Dimana pun anak bapak Ibu kuliah mana pun, jika KK&#45;nya dan KTP&#45;nya Kabupaten Bengkalis bisa dibantu. Begitu juga kepada masyarakat yang belum memiliki KK dan KTP, silahkan diurus. Lengkapi syaratnya, namun jika ada kesulitan, silahkan sampaikan kepada kami,&quot;jelasnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Salah seorang warga bernama Lina Boru Panjaitan. Dirinya menyampaikan aspirasinya terkait hal jembatan. Kemudian ibuk Ida menyampaikan di lingkungannya belum ada pendidikan anak usia dini atau PAUD. Menanggapi hal ini, inilah jawaban Syafroni Untung, S.H., M.H.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Terkait pembangunan jembatan atau jalan itu, itu sudah dilakukan pengajuan. Namun nanti akan kembali diusulkan ke PU. Namun kemarin ada kesalahan pengajuan. Nanti akan kita pantau lagi usulan itu. Kemudian terkait hal pembangunan PAUD, harus ada yang menghibah tanah dulu. Barulah setelah ada hibah, baru bisa di bangun.&quot;jelasnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dew&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://seputarriau.co/assets/berita/original/65166942030-rps20260717_153818.jpg"/><pubDate>Fri, 17 Jul 2026 15:30:00 +0700</pubDate><guid>https://seputarriau.co/news/detail/19300/gelar-reses-safroni-untung-tampung-berbagai-hal-masalah-di-masyarakat-pematang-pudu</guid></item><item><title>Bekali Warga Binaan dengan Pemahaman Hukum, Rutan Dumai Gelar Penyuluhan Bersama Posbakumadin</title><link>https://seputarriau.co/news/detail/19299/bekali-warga-binaan-dengan-pemahaman-hukum-rutan-dumai-gelar-penyuluhan-bersama-posbakumadin</link><description>&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Dumai, Seputarriau.co&amp;nbsp; &#45; Rutan Dumai dan Posbakumadin Berikan Penyuluhan Hukum Kepada Warga Binaan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Dumai – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Dumai kembali menggelar kegiatan penyuluhan hukum bagi tahanan Rutan Dumai bekerja sama dengan Pos Bantuan Hukum Advokat Indonesia (Posbakumadin) Kota Dumai, Jumat (17/07).&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Kegiatan ini mengangkat tema &quot;Perbedaan Ancaman Hukuman Narkotika Berdasarkan KUHP Lama dan KUHP Baru&quot; sebagai upaya meningkatkan pemahaman hukum warga binaan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Kegiatan yang diikuti oleh tahanan Rutan Dumai tersebut dibuka secara resmi oleh Kepala Subseksi Pelayanan Tahanan, Agung Maulana. Dalam sambutannya, Agung menyampaikan bahwa penyuluhan hukum merupakan salah satu bentuk pembinaan kepribadian yang rutin diberikan kepada tahanan agar mereka memahami perkembangan peraturan perundang&#45;undangan serta memiliki kesadaran hukum yang lebih baik.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;&quot;Melalui kegiatan ini diharapkan para tahanan dapat menambah wawasan mengenai hukum yang berlaku di Indonesia, khususnya terkait tindak pidana narkotika, sehingga menjadi bekal yang bermanfaat selama menjalani masa pembinaan maupun setelah kembali ke masyarakat,&quot; ujar Agung.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Selanjutnya, tim dari Posbakumadin Kota Dumai memberikan materi penyuluhan mengenai perbedaan ketentuan ancaman pidana narkotika berdasarkan regulasi sebelumnya dan pengaturan yang berlaku saat ini. Dalam pemaparannya, narasumber menjelaskan bahwa perkembangan hukum pidana nasional membawa sejumlah perubahan dalam sistem pemidanaan, termasuk mengenai pengaturan batas hukuman minimal pada tindak pidana narkotika.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Kegiatan berlangsung secara interaktif dengan sesi diskusi dan tanya jawab. Para tahanan tampak antusias mengajukan berbagai pertanyaan terkait penerapan ketentuan hukum, proses peradilan, hingga hak&#45;hak yang dimiliki selama menjalani masa pidana.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Melalui kerja sama dengan Posbakumadin Kota Dumai, Rutan Dumai berharap kegiatan penyuluhan hukum dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bagian dari program pembinaan, sehingga mampu meningkatkan literasi hukum tahanan Rutan Dumai dan mempersiapkan mereka menjadi pribadi yang lebih sadar hukum serta siap berintegrasi kembali ke tengah masyarakat.***(Eva)&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://seputarriau.co/assets/berita/original/7930663226-img_20260717_121153.jpg"/><pubDate>Fri, 17 Jul 2026 12:00:00 +0700</pubDate><guid>https://seputarriau.co/news/detail/19299/bekali-warga-binaan-dengan-pemahaman-hukum-rutan-dumai-gelar-penyuluhan-bersama-posbakumadin</guid></item><item><title>Camat Mandau Turun Langsung Tinjau Karhutla di Tegar dan Pastikan Api Benar Sudah Padam</title><link>https://seputarriau.co/news/detail/19298/camat-mandau-turun-langsung-tinjau-karhutla-di-tegar-dan-pastikan-api-benar-sudah-padam</link><description>&lt;p&gt;MANDAU, seputarriau.co &#45; &amp;nbsp;Camat Mandau diwakili Kasi Trantib Kecamatan Mandau Albert Wannery, S.Tr.IP., bersama Lurah Pematang Pudu Muhammad Vicky,S.STP.,M.Si., pada hari ini Kamis (16/07/2026), melaksanakan peninjauan terhadap kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di jalan Tegar, Kelurahan Pematang Pudu Kecamatan Mandau.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam sambutannya Kasi Trantib Kecamatan Mandau Albert Wannery, S.Tr.IP., berpesan kepada seluruh petugas, yang terdiri dari Kapolsek dan Jajaran, Danramil dan Jajaran, Satpol PP, BPBD serta bantuan 3 unit helikopter water bombing dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Provinsi Riau dan masyarakat setempat untuk dapat memastikan bahwa api tersebut benar&#45;benar padam, mengingat karna kawasan yang terbakar adalah lahan gambut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Seraya menggunakan perlengkapan khusus Kasi Trantib Kecamatan Mandau bersama Lurah Pematang Pudu, langsung turun tangan ikut membantu petugas memadamkan lokasi yang diduga masih berapi, dengan menyemprotkan air dari selang besar.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dew&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://seputarriau.co/assets/berita/original/29986183945-rps20260717_115608.jpg"/><pubDate>Fri, 17 Jul 2026 11:48:00 +0700</pubDate><guid>https://seputarriau.co/news/detail/19298/camat-mandau-turun-langsung-tinjau-karhutla-di-tegar-dan-pastikan-api-benar-sudah-padam</guid></item><item><title>Gelar reses di Desa Petani, Yung Sanusi Serap Aspirasi Masyarakat Jalan Belading</title><link>https://seputarriau.co/news/detail/19297/gelar-reses-di-desa-petani-yung-sanusi-serap-aspirasi-masyarakat-jalan-belading</link><description>&lt;p&gt;BATHIN SOLAPAN, sepitarriau.co &#45; Menjemput aspirasi masyarakat Desa Petani Sanusi, S.H., M.H Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Bengkalis dari partai PKS menggelar reses atau serap aspirasi pada Kamis Sore (16/07/2026) uang dilaksanakan di Jalan Belading RT 5 RW 3 Desa Petani, Kecamatan Bathin Solapan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kegiatan ini merupakan kegiatan yang berkala, dimana Wakil Rakyat hadir di tengah masyarakat untuk menampung aspirasi masyarakat atau pun konstituennya. Selain dihadiri oleh Sanusi, S.H., M.H atau yang akrab disapa dengan panggilan Yung Sanusi, hadir juga tokoh agama, tokoh masyarakat, dan masyarakat yang di penuhi mayoritas kaum emak emak.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam resesnya, Yung Sanusi memberikan penjelasannya. &quot;Seperti yang kita ketahui, kondisi keuangan daerah kita saat ini sedang kurang baik. Kita sama&#45;sama lah berharap, agar kondisi ini segera berlalu. Kemudian, jika ada program pemberdayaan masyarakat, silahkan sampaikan kepada kami. Begitu juga dengan kelompok keterampilan, silahkan ajukan kepada kami apa yang bisa dibantu, &quot;jelasnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;Dalam penyampaian aspirasi, seorang ibu bernama Yuni menyampaikan bahwa anaknya yang ingin masuk ke SMA N 3, namun tidak bisa. Menanggapi hal ini, Yung Sanusi menanggapi. &quot;Saat ini sistem penerimaan siswa tingkat SMA, memakai sistem zonasi. Jika memang tak masuk, kita juga tak bisa membantu. Namun perlu diketahui, semua sekolah itu sama saja. Apa yang terpenting keinginan anak. Karena saat ini, sistem quota ini untuk terciptanya pemerataan,&quot;jelasnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dew&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://seputarriau.co/assets/berita/original/21698404-rps20260716_180844.jpg"/><pubDate>Thu, 16 Jul 2026 17:30:00 +0700</pubDate><guid>https://seputarriau.co/news/detail/19297/gelar-reses-di-desa-petani-yung-sanusi-serap-aspirasi-masyarakat-jalan-belading</guid></item><item><title>Jemput Aspirasi Masyarakat Talang Mandi, Safroni untung Sampaikan Beberapa Hal</title><link>https://seputarriau.co/news/detail/19296/jemput-aspirasi-masyarakat-talang-mandi-safroni-untung-sampaikan-beberapa-hal</link><description>&lt;p&gt;DURI, seputarriau.co &#45; Jemput aspirasi masyarakat, Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Bengkalis dari partai PDI&#45;P Syafroni Untung, S.H., M.H melakukan kegiatan reses atau serap aspirasi. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Kamis sore (16/07/2026) di Jl. Sepakat Gg. Santun RT. 3 RW 12 Kelurahan Talang Mandi Kecamatan Mandau.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kegiatan reses yang dihadiri Lurah Talang Mandi melalui Sekretaris Kelurahan, Ketua RW 12, Ketua RT, tokoh agama, dan tokoh pemuda. Tampak antusias masyarakat mengikuti Acara yang diawali dengan pembacaan ayat suci Alquran dan sambutan oleh Ketua RW dan tokoh masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pada kesempatan itu, Ketua RW menyampaikan aspirasi, yaitu usulan terhadap kondisi plafon, dan juga pengecoran halaman gedung. Kemudian dirinya menyampaikan terhadap bantuan untuk kursi gedung pertemuan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam isi resesnya, Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Bengkalis ini menyampaikan beberapa hal penting seperti pendidikan, insfrastruktur, dan lainnya. &quot;Bapak dan ibu semuanya, pendidikan merupakan pilar penting dalam kehidupan. Pemerintah kita bersama DPRD berkomitmen membantu prestasi anak&#45;anak untuk berkuliah, asal orang tua mereka memiliki KTP Kabupaten Bengkalis.&quot;jelasnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Lanjutnya, &quot;Sektor kesehatan, kita bersama Bupati Bengkalis tetap berkomitmen dalam membantu masyarakat yang terganggu terkait hal BPJS atau pengobatan gratis. Terkait insfrastruktur, jika ada peningkatan pembangunan ini, silahkan ajukan proposal untuk pembangunan gedung pertemuan ini. Jadi semuanya, ada proses dan mekanismenya.&quot;lanjutnya lagi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ibuk isnaini dalam kesempatan itu menyampaikan hal peralihan dari BPJS mandiri ke BPJS kesehatan daerah.Menanggapi hal ini, begini tanggapan Bang Roni. &quot;Terkait peralihan itu, harus di klirkan dulu di mandiri. Jika memang sudah gak bekerja lagi suaminya buk, silahkan di cek dulu statusnya, baru dialihkan ke BPJS daerah,&quot;jelasnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dew&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://seputarriau.co/assets/berita/original/54075075022-rps20260716_162016.jpg"/><pubDate>Thu, 16 Jul 2026 15:30:00 +0700</pubDate><guid>https://seputarriau.co/news/detail/19296/jemput-aspirasi-masyarakat-talang-mandi-safroni-untung-sampaikan-beberapa-hal</guid></item><item><title>Suasana Haru Warnai Pisah Sambut Kapolres Dumai, Kepemimpinan Resmi Beralih ke AKBP Fatikh Dedy Sety</title><link>https://seputarriau.co/news/detail/19295/suasana-haru-warnai-pisah-sambut-kapolres-dumai-kepemimpinan-resmi-beralih-ke-akbp-fatikh-dedy-setyawan</link><description>&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Dumai, Seputarriau.co&amp;nbsp; — Suasana haru, khidmat, dan penuh kebanggaan menyelimuti Mapolres Dumai pada hari Kamis, 16 Juli 2026, ketika berlangsung serangkaian kegiatan penyambutan dan pelepasan Kapolres Dumai dari AKBP Angga Febrian Herlambang, S.I.K., S.H. kepada AKBP Fatikh Dedy Setyawan, S.H., S.I.K., M.Si. Berlokasi di Mako Polres Dumai, Jalan Jenderal Sudirman Nomor 1, Kelurahan Buluh Kasap, Kecamatan Dumai Timur, seluruh rangkaian acara berlangsung dari pagi hingga siang hari dengan penuh tata tertib dan kekeluargaan, menjadi momen bersejarah dalam estafet kepemimpinan di lingkungan Polres Dumai.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Penyambutan Kapolres Dumai yang Baru&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Rangkaian kegiatan dimulai tepat pukul 07.30 WIB dengan penyambutan Kapolres Dumai yang baru. AKBP Fatikh Dedy Setyawan beserta Ibu memasuki pintu gerbang Mapolres Dumai dengan penuh kehormatan, disambut langsung oleh AKBP Angga Febrian Herlambang dan Ibu, serta didampingi oleh unsur Forkopimda Kota Dumai. Kehadiran para tokoh penting turut memeriahkan momen tersebut, di antaranya Walikota Dumai H. Paisal, SKM., MARS., perwakilan Danlanal Dumai, perwakilan DPRD Kota Dumai, perwakilan Dangroup 3 Kopassus, perwakilan Dandim 0320 Dumai, perwakilan Dansatrad 104 Dumai, Ketua Pengadilan Negeri Dumai, Waka Polres Dumai, para Pejabat Utama Polres Dumai, Ketua Pengadilan Agama Kota Dumai, Ketua MKA LAMR Dumai, serta seluruh personel dan pengurus Bhayangkari Cabang Dumai.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Suasana penyambutan berlangsung meriah dan penuh makna. Kapolres baru dan Ibu disambut dengan jajar hormat dan alunan kompang yang menggema di lingkungan Mapolres. Polisi Cilik dengan penuh semangat mengalungkan bunga dan memberikan bucket bunga sebagai simbol penghormatan. Tak ketinggalan, Majelis Kerapatan Adat Lembaga Adat Melayu Riau (MKA LAMR) Dumai memasangkan tanjak dan selempang secara simbolis sebagai bentuk penghormatan adat kepada pemimpin baru. Pertunjukan pencak silat yang diiringi kompang turut menyemarakkan suasana, diikuti dengan salam hormat dari para Pejabat Utama, Kapolsek, dan seluruh perwira Polres Dumai kepada Kapolres baru. Puncak dari rangkaian penyambutan adalah prosesi tepuk tepung tawar yang dipimpin oleh unsur Forkopimda sebagai doa dan harapan agar kepemimpinan baru membawa keberkahan, keamanan, dan kemajuan bagi Kota Dumai.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Laporan Kesatuan dan Serah Terima Jabatan&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Memasuki rangkaian kedua, sekitar pukul 08.00 WIB, seluruh undangan dan personel berkumpul di Gedung Wicaksana Laghawa Polres Dumai untuk mengikuti Laporan Kesatuan dalam rangka serah terima jabatan. Acara diawali dengan pembukaan, laporan perwira yang ditunjuk, menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya, dan pembacaan doa.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Paparan laporan kesatuan disampaikan secara komprehensif oleh AKBP Angga Febrian Herlambang, mencakup situasi Tri Gatra dan Panca Gatra, peta kerawanan darat dan perairan Kota Dumai, sumber daya organisasi, data kekuatan personel, mapping kesehatan personel, daftar pelanggaran personel tahun 2026, sarana dan prasarana, penyerapan anggaran, perkembangan situasi kamtibmas, penanganan konflik sosial dan karhutla, program unggulan pemerintah dan Kapolda Riau, serta berbagai inovasi yang telah dijalankan selama masa kepemimpinannya. Laporan ini menjadi bekal berharga bagi Kapolres baru dalam melanjutkan roda kepemimpinan di Polres Dumai.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Menanggapi paparan tersebut, Kapolres Dumai yang baru, AKBP Fatikh Dedy Setyawan, menyampaikan rasa terima kasih atas sambutan hangat yang diberikan oleh seluruh jajaran Polres Dumai. Ia menyatakan komitmennya untuk bekerja sama dengan seluruh personel dalam menciptakan Kota Dumai yang kondusif dan aman. &quot;Mari kita bekerja sama dalam menyelesaikan tugas menciptakan keamanan yang berkelanjutan dan mengatasi tantangan yang ada sehingga terciptanya Kota Dumai idaman,&quot; ujarnya dengan penuh semangat. Ia juga mengapresiasi kepemimpinan AKBP Angga Febrian Herlambang yang telah menorehkan banyak prestasi dan berjanji akan melanjutkan apa yang sudah baik serta meningkatkan kinerja Polres Dumai ke depan. Acara dilanjutkan dengan penandatanganan buku memori serah terima jabatan, menyanyikan Lagu Bagimu Negeri, dan pemberian cinderamata sebagai kenang&#45;kenangan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Rapat Paripurna Bhayangkari Cabang Dumai&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Di waktu yang bersamaan, sekitar pukul 08.00 WIB, berlangsung pula Rapat Paripurna Pengurus Cabang Bhayangkari Dumai dan Pengurus Yayasan Kemala Bhayangkari Dumai di Gedung Bhayangkari. Rapat yang dihadiri oleh Ketua Cabang Bhayangkari Dumai yang baru, Ny. Putri Fatikh, serta Ketua sebelumnya, Ny. Nida Shall Mardhiyani, bersama seluruh pengurus, membahas laporan umum pertanggungjawaban, pembacaan berita acara serah terima keuangan dan kekayaan, serta penyerahan laporan pertanggungjawaban. Suasana kekeluargaan begitu terasa saat Ny. Nida Shall Mardhiyani secara resmi menyerahkan estafet kepemimpinan kepada Ny. Putri Fatikh dalam sambutannya, menandai babak baru bagi organisasi Bhayangkari di lingkungan Polres Dumai.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Pelepasan Kapolres Dumai dengan Tradisi Pedang Pora&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Puncak rangkaian kegiatan adalah Upacara Pelepasan Kapolres Dumai yang digelar pada pukul 10.00 WIB di halaman Mapolres Dumai. Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Kapolres Dumai yang baru, AKBP Fatikh Dedy Setyawan, memimpin jalannya upacara dengan didampingi oleh AKBP Angga Febrian Herlambang. Upacara berlangsung khidmat dengan penghormatan pasukan, laporan komandan upacara, dan pembacaan doa.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Dalam sambutan perpisahannya, AKBP Angga Febrian Herlambang menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada seluruh personel Polres Dumai atas dukungan dan kerja sama yang luar biasa selama 1 tahun 12 hari masa pengabdiannya. &quot;Tanpa dukungan dan kerjasama yang baik, tentu kita tidak dapat menjalankan tugas dengan optimal. Saya merasa sangat terhormat bisa menjalani tugas sebagai Kapolres di Dumai. Banyak pengalaman berharga yang saya peroleh selama bertugas, baik dalam hal pelayanan masyarakat maupun penegakan hukum,&quot; tuturnya dengan penuh haru. Ia juga menitipkan Polres Dumai agar ke depannya nihil pelanggaran dan terus menjadi lebih baik, serta menyampaikan salam kepada rekan&#45;rekan yang tidak dapat hadir karena bertugas di lapangan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Menanggapi hal tersebut, Kapolres Dumai yang baru, AKBP Fatikh Dedy Setyawan, dalam sambutannya menyatakan rasa syukur dan kehormatannya atas kepercayaan yang diberikan. &quot;Alhamdulillah saya diberi kepercayaan untuk menjabat sebagai Kapolres Dumai yang baru. Sebuah tugas yang tentunya akan saya jalankan dengan penuh dedikasi, tanggung jawab, dan komitmen tinggi untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat serta menjaga keamanan dan ketertiban di Kota Dumai,&quot; tegasnya. Ia berharap seluruh anggota Polres Dumai dapat bekerja sama dengan baik untuk menciptakan institusi yang lebih profesional.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Puncak upacara ditandai dengan rangkaian tradisi pedang pora yang sarat makna dan mengharukan. AKBP Angga Febrian Herlambang dan Ibu menerima pengalungan bunga dari Kapolres Dumai yang baru dan pemberian bucket bunga dari Ibu Kapolres Dumai yang baru kepada Ibu pendahulu. Keduanya kemudian menuju barisan pedang pora, di mana AKBP Angga Febrian Herlambang dan Ibu menerima penghormatan pedang pora dari barisan personel Polres Dumai, didampingi oleh Kapolres Dumai yang baru beserta Ibu, serta penghormatan dari Polisi Cilik Polres Dumai. Momen haru terjadi saat AKBP Angga Febrian Herlambang dan Ibu menuliskan kesan dan pesan selama bertugas di Polres Dumai, disaksikan oleh seluruh jajaran yang hadir. Setelah itu, Kapolres Dumai yang baru beserta Ibu dan seluruh pejabat Polres Dumai mengucapkan selamat jalan kepada AKBP Angga Febrian Herlambang dan keluarga. AKBP Angga Febrian Herlambang dan Ibu kemudian meninggalkan Mapolres Dumai menuju Hotel Grand Zuri Dumai, diiringi doa dan harapan terbaik dari seluruh keluarga besar Polres Dumai.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Seluruh rangkaian kegiatan penyambutan dan pelepasan Kapolres Dumai berakhir sekitar pukul 11.00 WIB dalam keadaan aman, lancar, dan kondusif. Pergantian kepemimpinan ini menjadi tonggak baru bagi Polres Dumai untuk terus melangkah maju, mengabdi kepada masyarakat, serta menjaga keamanan dan ketertiban di Kota Dumai dengan penuh dedikasi dan profesionalisme.***(Eva)&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://seputarriau.co/assets/berita/original/80593482763-img_20260716_141253.jpg"/><pubDate>Thu, 16 Jul 2026 14:00:00 +0700</pubDate><guid>https://seputarriau.co/news/detail/19295/suasana-haru-warnai-pisah-sambut-kapolres-dumai-kepemimpinan-resmi-beralih-ke-akbp-fatikh-dedy-setyawan</guid></item><item><title>Dukung UMKM dan Lingkungan Bersih, Mahasiswa KKN UNRI Gelar Pelatihan POC di Pematang Duku Timur</title><link>https://seputarriau.co/news/detail/19294/dukung-umkm-dan-lingkungan-bersih-mahasiswa-kkn-unri-gelar-pelatihan-poc-di-pematang-duku-timur</link><description>&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pematang Duku Timur, seputarriau.co &#45; Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Riau Desa Pematang Duku Timur menggelar Pelatihan Pembuatan Pupuk Organik Cair (POC) dari limbah rumah tangga dengan mengusung tema &quot;Mengolah Limbah Jadi Berkah: Pelatihan Pembuatan Pupuk Cair untuk Lingkungan Bersih dan UMKM Berkelanjutan&quot; pada Senin (13/07/2026) di Aula Kantor Desa Pematang Duku Timur.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;Kegiatan yang merupakan salah satu program kerja mahasiswa KKN Universitas Riau ini dilaksanakan di bawah bimbingan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Rina Susanti, S.Sos., M.Si., dan bertujuan meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai pengelolaan limbah organik rumah tangga menjadi pupuk organik cair yang ramah lingkungan serta bernilai guna.&lt;br&gt;Pelatihan ini diikuti oleh 32 peserta yang terdiri atas unsur Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Ketua RT dan RW, Wakil Ketua PKK, kader Posyandu, Forum Anak Desa, pelaku UMKM, Kelompok Tani serta masyarakat Desa Pematang Duku Timur. Peserta mendapatkan materi mengenai pentingnya pengelolaan limbah organik dan manfaat pupuk organik cair bagi tanaman, sebelum kemudian mempraktikkan langsung pembuatan pupuk organik cair menggunakan bahan&#45;bahan yang mudah ditemukan di lingkungan sekitar.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;Ketua KKN Universitas Riau Desa Pematang Duku Timur, Gilberd Jhon Paskah Nababan, menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan upaya untuk meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap pengelolaan limbah sekaligus mendorong pemanfaatannya menjadi produk yang bernilai guna.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&quot;Melalui pelatihan ini, kami berharap masyarakat dapat melihat bahwa limbah rumah tangga memiliki potensi besar apabila dikelola dengan baik. Selain membantu menjaga kebersihan lingkungan, pupuk organik cair yang dihasilkan juga dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan sendiri maupun menjadi peluang usaha yang mendukung UMKM di Desa Pematang Duku Timur,&quot; ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sementara itu, Penjabat Kepala Desa Pematang Duku Timur, Bapak Ismail, mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, program yang diinisiasi mahasiswa KKN Universitas Riau ini memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dalam mengelola limbah rumah tangga menjadi produk yang bernilai guna.&lt;br&gt;&quot;Kami mengucapkan terima kasih kepada adik&#45;adik KKN Universitas Riau atas terselenggaranya kegiatan ini. Semoga ilmu yang diberikan hari ini dapat diterapkan oleh masyarakat sehingga membawa manfaat bagi lingkungan maupun kehidupan sehari&#45;hari,&quot; tuturnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Turut memberikan tanggapan, anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Pematang Duku Timur, Ibu Safiah, menyampaikan apresiasi sekaligus harapan agar pelatihan serupa dapat menjangkau lebih banyak warga ke depannya.&lt;br&gt;&quot;Memang bagus kegiatan&#45;kegiatan ini, baik dari segi semangatnya maupun jalannya kegiatan,&quot; ujar Buk Safiah. Ia menambahkan, akan lebih baik jika ke depan undangan pelatihan diperluas hingga ke tingkat RW dengan melibatkan lebih banyak perwakilan ibu PKK dari masing&#45;masing wilayah, sehingga ilmu yang diperoleh dapat disebarluaskan kembali kepada warga di lingkungan masing&#45;masing.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN Universitas Riau berharap masyarakat semakin sadar akan pentingnya pengelolaan limbah organik secara mandiri sehingga dapat menciptakan lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan. Masukan dari perwakilan BPD tersebut turut menjadi catatan bagi mahasiswa KKN untuk memperluas cakupan peserta pada kegiatan&#45;kegiatan berikutnya, sehingga keterampilan pembuatan pupuk organik cair dapat menjangkau lebih banyak warga di setiap RW dan mendukung pemberdayaan masyarakat serta pengembangan usaha berbasis pupuk organik di Desa Pematang Duku Timur.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://seputarriau.co/assets/berita/original/13454757261-img-20260716-wa0031.jpg"/><pubDate>Thu, 16 Jul 2026 13:00:37 +0700</pubDate><guid>https://seputarriau.co/news/detail/19294/dukung-umkm-dan-lingkungan-bersih-mahasiswa-kkn-unri-gelar-pelatihan-poc-di-pematang-duku-timur</guid></item><item><title>Takut di Tahan Polisi, Kaur Perencanaan Desa Simpang Padang Kabur Saat Cek Urine</title><link>https://seputarriau.co/news/detail/19293/takut-di-tahan-polisi-kaur-perencanaan-desa-simpang-padang-kabur-saat-cek-urine</link><description>&lt;p&gt;BATHIN SOLAPAN, seputarriau.co – Tak ingin ditahan dan menjalani hukuman, Kepala urusan (Kaur Perencanaan) Desa Simpang Padang, Kecamatan Bathin Solapan berinisial NA menghilang saat jajaran Opsnal Polisi sektor (Polsek) Mandau menggelar cek urine mendadak yang digelar pada Senin (13/7/26) lalu.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Diduga, NA khawatir jika hasil urinenya mengandung narkotika dan akan menghadapi hukuman yang sudah didepan mata.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Penjabat (Pj) Desa Simpang Padang, Muhammad Nazrin saat dikonfirmasi, Kamis (16/7/26) membenarkan salah satu Kaurnya yang sempat menghilang saat pengecekan urine tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Benar, sampai sekarang tidak diketahui dimana keberadaan Kaur kami ini,”ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dikisahkan Nazrin, saat itu jajaran Opsnal Polsek Mandau datang dan berminat melakukan cek urine seluruh staf Desa Simpang Padang. Saat berkoordinasi, dirinya langsung mengumpulkan seluruh staf secara dadakan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Namun saat pengecekan dilakukan, didiga NA diam diam membuang urinenya dan mengatakan jika dirinya tidak bisa membuang urine lagi dan beralasan hendak membeli air untuk dikonsumsi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Usai izin membeli air untuk dikonsumsi itulah, NA mengambil kesempatan untuk kabur dari pengecekan urine tersebut dan hingga kini tidak diketahui lagi rimbanya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Kami sudah bertanya dan mencari informasi keberadaannya diseluruh keluarga Kaur ini, namun tidak ada yang tau,”jelas Nazrin.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Nazrin menegaskan, pihaknya sangat mendukung program Kapolres Bengkalis, AKBP Fahrian Saleh Siregar dalam penegakan zero Narkoba diwilayah Kabupaten Bengkalis, terkhusus di Desa Simpang Padang.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Kami sangat mendukung Program Kapolres, tidakkan ada tempat bagi pengedar dan pemakai didesa kami. Maka dari itu lebih baik keluar dari desa kami ini, jangan kotori,”ucapnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Untuk perihal Kaur ini, tambahnya, pihaknya memastikan hukuman penonaktifan akan dijatuhkan dengan tujuan bebasnya Pemerintahan Desa Simpang Padang dari Narkotika dan Obat obatan terlarang.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dewi/rls&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://seputarriau.co/assets/berita/original/95712168263-rps20260716_123812.jpg"/><pubDate>Thu, 16 Jul 2026 12:30:00 +0700</pubDate><guid>https://seputarriau.co/news/detail/19293/takut-di-tahan-polisi-kaur-perencanaan-desa-simpang-padang-kabur-saat-cek-urine</guid></item><item><title>HUT ke&#45;58, BPJS Kesehatan Dumai Hadirkan Inovasi Layanan demi Kemudahan Masyarakat</title><link>https://seputarriau.co/news/detail/19292/hut-ke58-bpjs-kesehatan-dumai-hadirkan-inovasi-layanan-demi-kemudahan-masyarakat</link><description>&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dumai, Seputarriau.co &amp;nbsp;&#45; BPJS Kesehatan Kantor Cabang Dumai memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke&#45;58 pada Rabu (15/7/2026) dengan menggelar acara sederhana namun penuh makna di lantai dua Gedung BPJS Kesehatan, Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Bintan, Kecamatan Dumai Kota.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;Peringatan tahun ini mengangkat tema &quot;Jaminan Kesehatan Berkualitas dengan Gotong Royong Sehat Bersama&quot;. Acara diawali dengan prosesi pemotongan tumpeng yang dibentuk menyerupai angka 58 sebagai simbol rasa syukur atas perjalanan BPJS Kesehatan dalam memberikan perlindungan jaminan kesehatan bagi masyarakat Indonesia. Prosesi tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Cabang BPJS Kesehatan Dumai, Bernad Sibarani.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;Saat awak media menemui &amp;nbsp;Bernad diruagan kejanya, Beliu mengatakan BPJS Kesehatan akan terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan melalui berbagai inovasi agar masyarakat semakin mudah mengakses layanan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;Salah satu inovasi yang diperkenalkan adalah layanan BPJS Layanan di Ujung Negeri (Lanuri). Menurutnya, layanan ini menjadi bagian dari upaya BPJS Kesehatan untuk memperluas jangkauan pelayanan hingga ke daerah terpencil. Melalui Lanuri, masyarakat dapat memperoleh informasi maupun mengakses berbagai layanan secara daring tanpa harus datang ke kantor cabang.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&amp;nbsp;Sementara itu, bagi wilayah yang sulit dijangkau, BPJS Kesehatan bekerja sama dengan puskesmas setempat melalui kunjungan rutin petugas sesuai jadwal yang telah ditetapkan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;Selain meningkatkan pelayanan, Bernad juga mengajak masyarakat untuk terus menjaga kepatuhan dalam membayar iuran BPJS Kesehatan tepat waktu. Ia berharap semakin banyak masyarakat yang terdaftar sebagai peserta aktif sehingga manfaat program JKN dapat dirasakan secara berkelanjutan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&quot;Partisipasi masyarakat dalam membayar iuran tepat waktu sangat penting karena dana yang terkumpul digunakan secara gotong royong untuk membantu peserta yang membutuhkan pelayanan kesehatan. Dengan demikian, seluruh masyarakat dapat memperoleh akses layanan kesehatan tanpa terkendala biaya,&quot; ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;Perayaan HUT ke&#45;58 BPJS Kesehatan Cabang Dumai turut dihadiri Asisten I Sekretariat Daerah Kota Dumai, Kepala Dinas Sosial Kota Dumai, Direktur RSUD Dumai, serta sejumlah perwakilan peserta BPJS Kesehatan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;Kegiatan kemudian ditutup dengan sarapan bersama dan penyerahan cenderamata kepada masyarakat yang sedang mengurus administrasi di kantor cabang sebagai bentuk apresiasi kepada peserta yang telah memanfaatkan layanan BPJS Kesehatan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;Melalui peringatan HUT ke&#45;58 ini, BPJS Kesehatan menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan layanan jaminan kesehatan yang semakin mudah diakses, berkualitas, serta menjangkau seluruh lapisan masyarakat melalui semangat gotong royong.***(Eva)&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://seputarriau.co/assets/berita/original/22340539025-img_20260716_013441.jpg"/><pubDate>Wed, 15 Jul 2026 19:30:00 +0700</pubDate><guid>https://seputarriau.co/news/detail/19292/hut-ke58-bpjs-kesehatan-dumai-hadirkan-inovasi-layanan-demi-kemudahan-masyarakat</guid></item><item><title>Satreskrim Polres Dumai Ungkap Kasus Dugaan Pencabulan Anak, Pria 59 Tahun Diamankan</title><link>https://seputarriau.co/news/detail/19291/satreskrim-polres-dumai-ungkap-kasus-dugaan-pencabulan-anak-pria-59-tahun-diamankan</link><description>&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Dumai, Seputarriau.co&amp;nbsp; – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Dumai melalui Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) berhasil mengungkap dugaan tindak pidana pencabulan terhadap seorang anak di bawah umur yang terjadi di wilayah Kecamatan Dumai Kota. Seorang pria berinisial R (59) telah diamankan untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Peristiwa tersebut diketahui pada Kamis, 9 Juli 2026 sekitar pukul 16.00 WIB, setelah korban menceritakan kejadian yang pernah dialaminya kepada keluarganya. Laporan resmi kemudian diterima Polres Dumai pada Sabtu, 11 Juli 2026 pukul 17.31 WIB berdasarkan Laporan Polisi Nomor: LP/B/105/VII/2026/SPKT/POLRES DUMAI/POLDA RIAU.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Kejadian tersebut diduga terjadi di Jalan Bintan Gang Ubudiyah, Kelurahan Sukajadi, Kecamatan Dumai Kota, Kota Dumai, Riau. Korban merupakan seorang anak perempuan berinisial R.M. (12), sedangkan pelapor adalah ibu kandung korban berinisial R.S. (35).&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Berdasarkan laporan yang diterima, korban mengaku mengalami perbuatan cabul yang diduga dilakukan oleh pelaku ketika korban datang berbelanja ke warung milik pelaku sekitar dua tahun yang lalu. Saat mengetahui pengakuan tersebut, orang tua korban segera melaporkan kejadian itu kepada pihak kepolisian agar dapat diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Menindaklanjuti laporan tersebut, Unit PPA Satreskrim Polres Dumai langsung melakukan penyelidikan. Dari hasil pengumpulan informasi, petugas memperoleh keberadaan terduga pelaku yang diketahui berada di wilayah Kandis sekitar pukul 01.00 WIB. Tim kemudian bergerak menuju lokasi dan berhasil mengamankan pelaku di sebuah masjid tanpa perlawanan sekira jam 03.30 wib, lalu dibawa Kepolres Dumai guna proses hukum selanjutnya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Setelah diamankan, terduga pelaku menjalani pemeriksaan oleh penyidik. Dalam proses pemeriksaan awal, pelaku mengakui telah melakukan perbuatan sebagaimana yang dilaporkan korban. Polisi juga telah mengamankan satu lembar Visum et Repertum sebagai barang bukti dalam perkara tersebut.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Sejauh ini, Satreskrim Polres Dumai telah melakukan serangkaian tindakan penyidikan, meliputi cek tempat kejadian perkara (TKP), penyitaan barang bukti, pengamanan tersangka, gelar perkara, pemeriksaan tersangka, serta melengkapi administrasi penyidikan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Selanjutnya, penyidik akan melaksanakan pemeriksaan terhadap para saksi, berkoordinasi dengan Jaksa Penuntut Umum (JPU), mengirimkan Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP), serta menyelesaikan berkas perkara hingga tahap pelimpahan tersangka dan barang bukti.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Polres Dumai menegaskan komitmennya untuk menangani setiap perkara yang melibatkan anak secara profesional, objektif, dan sesuai ketentuan peraturan perundang&#45;undangan, sekaligus memberikan perlindungan maksimal terhadap hak&#45;hak korban selama proses hukum berlangsung.***(Eva)&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://seputarriau.co/assets/berita/original/86434907263-img_20260714_194751.jpg"/><pubDate>Tue, 14 Jul 2026 15:30:00 +0700</pubDate><guid>https://seputarriau.co/news/detail/19291/satreskrim-polres-dumai-ungkap-kasus-dugaan-pencabulan-anak-pria-59-tahun-diamankan</guid></item><item><title>Nekat Curi Kabel Ground Trafo Milik PLN, Seorang Pemuda Tersengat Listrik Hingga Lemas</title><link>https://seputarriau.co/news/detail/19290/nekat-curi-kabel-ground-trafo-milik-pln-seorang-pemuda-tersengat-listrik-hingga-lemas</link><description>&lt;p&gt;MANDAU, seputarriau.co &#45; Aksi nekat seorang pria mengagetkan warga setempat akibat tersengat aliran listrik gegara ingin mencuri kabel ground pada trafo milik PLN di Jalan Akasia, Kelurahan Duri Barat, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis, Selasa (14/7/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Akibat aksi nekat tersebut pemuda yang memanjat tiang travo dilaporkan mengalami sengatan listrik saat menjalankan aksinya sehingga mengundang perhatian warga yang berada di sekitar lokasi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Salah seorang warga Jalan Akasia, Jeje, mengatakan pelaku diduga mencoba memotong atau mengambil kabel ground yang terpasang pada trafo PLN. Saat melakukan aksinya, pelaku tiba&#45;tiba tersengat aliran listrik.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Diduga pelaku ingin mencuri kabel ground. Saat itu langsung tersengat listrik dari trafo,&quot; ujar Jeje kepada awak media.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Akibat sengatan tersebut, pakaian yang dikenakan pelaku terlihat mengalami bekas terbakar. Warga kemudian mengamankan pelaku sebelum akhirnya dibawa oleh petugas ke Polsek Mandau untuk penanganan lebih lanjut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dew/rls&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://seputarriau.co/assets/berita/original/67000182738-rps20260714_162656.jpg"/><pubDate>Tue, 14 Jul 2026 14:30:00 +0700</pubDate><guid>https://seputarriau.co/news/detail/19290/nekat-curi-kabel-ground-trafo-milik-pln-seorang-pemuda-tersengat-listrik-hingga-lemas</guid></item><item><title>Pemko Pekanbaru dan Rakyat Satu Suara: Pertahankan Program Makan Bergizi Gratis</title><link>https://seputarriau.co/news/detail/19289/pemko-pekanbaru-dan-rakyat-satu-suara-pertahankan-program-makan-bergizi-gratis</link><description>&lt;p&gt;&lt;br&gt;PEKANBARU, http://seputarriau.co – Program Makan Bergizi Gratis / MBG yang dicanangkan Pemerintah Pusat kini dirasakan nyata manfaatnya oleh warga Kota Pekanbaru. Dari dapur SPPG hingga meja makan anak sekolah, program ini menjadi penggerak baru dalam meningkatkan kualitas SDM sekaligus menggerakkan roda ekonomi kota.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Dukungan penuh terhadap program strategis nasional ini disampaikan langsung Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, dalam Rakernas APEKSI ke&#45;18 di Kota Medan, 2 Juli 2026.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;strong&gt;Manfaat Ganda: Ringankan Beban Orang Tua, Naikkan Gizi Anak&lt;/strong&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Menurut Agung Nugroho, MBG menjawab keresahan banyak orang tua di Pekanbaru, &amp;nbsp;“Program ini sangat membantu. Sebelumnya, orang tua harus memberikan uang saku untuk makan siang anak di sekolah. Kini, kebutuhan tersebut telah terpenuhi melalui program MBG,” ujarnya.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&lt;a href=&quot;https://ibb.co.com/Gvm0t01P&quot;&gt;&lt;img src=&quot;https://i.ibb.co.com/Gvm0t01P/1480507&#45;720&#45;1.jpg&quot; alt=&quot;1480507&#45;720&#45;1&quot;&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;Lebih dari sekadar hemat pengeluaran, MBG juga memastikan anak&#45;anak mendapatkan asupan gizi seimbang setiap hari di sekolah. Hal ini sejalan dengan upaya Pemko Pekanbaru dalam memberantas stunting.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Di Kecamatan Sukajadi, misalnya, saat ini terdapat 22 anak stunting yang sedang dalam penanganan intensif.&amp;nbsp;&lt;br&gt;“Kami meminta peran aktif camat dan lurah, serta mendorong keterlibatan dunia usaha melalui program CSR,” kata Wakil Wali Kota Pekanbaru, Markarius Anwar, Jumat (27/3/2026).&lt;br&gt;&lt;br&gt;Pemko juga menguatkan program “Bapak Asuh / Orang Tua Asuh” agar intervensi gizi pada anak stunting berjalan rutin. Sejumlah pihak seperti Angkasa Pura dan YBM BRILiaN sudah ikut berkontribusi menyalurkan bantuan.&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;strong&gt;Dampak Ekonomi: Ibu&#45;Ibu Diberdayakan, PAD Naik&lt;/strong&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Yang menarik, MBG tidak hanya berdampak pada kesehatan. Program ini terbukti menjadi mesin penggerak ekonomi baru di Pekanbaru.&lt;br&gt;&lt;br&gt;“Adanya program MBG, banyak merekrut tenaga kerja baru yang dipekerjakan dalam SPPG atau dapur MBG. Ibu&#45;ibu yang dulu pengangguran, saat ini sudah bekerja, punya gaji, dan bisa belanja. Itu membuat perputaran ekonomi,” jelas Agung.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;a href=&quot;https://ibb.co.com/ZRqvkJYt&quot;&gt;&lt;img src=&quot;https://i.ibb.co.com/ZRqvkJYt/36243992469&#45;fb&#45;img&#45;1781857335303.jpg&quot; alt=&quot;36243992469&#45;fb&#45;img&#45;1781857335303&quot;&gt;&lt;/a&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Tidak heran jika Pekanbaru mencatat kenaikan PAD lebih dari Rp400 Miliar seperti yang disampaikan Mendagri. “Kami merekomendasikan agar program nasional MBG ini harus dilanjutkan,” tegas Agung di forum Rakernas APEKSI.&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;strong&gt;Suara Rakyat: Ribuan Emak&#45;emak Turun ke Jalan Dukung MBG&lt;/strong&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Dukungan masyarakat juga terlihat nyata. Ribuan warga, didominasi kaum ibu, menggelar aksi damai di kawasan Purna MTQ Pekanbaru, Kamis (18/6/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;a href=&quot;https://ibb.co.com/0jwgF8hk&quot;&gt;&lt;img src=&quot;https://i.ibb.co.com/0jwgF8hk/2771870535&#45;1001757401&#45;1.jpg&quot; alt=&quot;2771870535&#45;1001757401&#45;1&quot;&gt;&lt;/a&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Mereka membawa poster dukungan agar program prioritas Presiden Prabowo Subianto ini tetap dilanjutkan dengan evaluasi.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;“Kami selaku emak&#45;emak sangat merasakan dampak positifnya. Kami bisa melakukan penghematan dan kebutuhan gizi anak&#45;anak juga terbantu,” ujar Yulianti, salah satu peserta.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Koordinator aksi, Yuda, menambahkan MBG telah membuka lapangan kerja, menyerap hasil pertanian dan pasar, serta membantu pemenuhan gizi. “Kami mengajak seluruh elemen mendukung program yang berpihak kepada rakyat,” tegasnya.&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;strong&gt;Komitmen Pekanbaru: Sinergi Pusat dan Daerah untuk Masa Depan&lt;/strong&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Dalam Rakernas APEKSI, para kepala daerah se&#45;Indonesia membahas isu strategis mulai dari ketahanan pangan hingga peningkatan pelayanan publik. Pekanbaru hadir dengan rekomendasi jelas: pertahankan dan perkuat MBG.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Bagi Pemko, MBG adalah bukti bahwa program pusat bisa disinergikan dengan kebutuhan daerah. Gizi anak terpenuhi, stunting ditekan, pengangguran berkurang, dan ekonomi keluarga meningkat.&lt;br&gt;&lt;br&gt;“Semoga seluruh program yang telah direncanakan Presiden Prabowo dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat Pekanbaru,” tutup Agung Nugroho.&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;strong&gt;(Advetorial)&lt;/strong&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://seputarriau.co/assets/berita/original/90919976928-34493-news-wako-pekanbaru-sampa.jpeg"/><pubDate>Fri, 03 Jul 2026 15:57:58 +0700</pubDate><guid>https://seputarriau.co/news/detail/19289/pemko-pekanbaru-dan-rakyat-satu-suara-pertahankan-program-makan-bergizi-gratis</guid></item><item><title>Mahasiswa KUKERTA UNRI 2026 Dukung Kader Layani 70 Lansia di Desa Sungai Rabit</title><link>https://seputarriau.co/news/detail/19288/mahasiswa-kukerta-unri-2026-dukung-kader-layani-70-lansia-di-desa-sungai-rabit</link><description>&lt;p&gt;Melalui Program &quot;Sehati Rabit&quot;, Mahasiswa Kukerta Berdampak UNRI 2026 dan Kader Posyandu Bersinergi Layani Lintas Generasi&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Indragiri Hilir, seputarriau.co&#45; Kelompok Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KUKERTA) Universitas Riau (UNRI) resmi meluncurkan program kerja kesehatan kolaboratif bernama &quot;Sehati Rabit&quot; (Sehat Hamil, Tiga Generasi Indah di Desa Sungai Rabit). Sebagai aksi nyata perdana, mahasiswa UNRI terjun langsung membersamai para kader kesehatan desa untuk melayani puluhan lansia, balita, dan ibu hamil di Desa Sungai Rabit.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kegiatan posyandu di Desa Sungai Rabit ini merupakan agenda rutin yang diselenggarakan sekali sebulan setiap tanggal 11. Melalui program &quot;Sehati Rabit&quot;, pelayanan kesehatan diberikan secara terpadu guna menjangkau seluruh generasi di desa tersebut. Sekitar 70 warga lansia yang terdata, mahasiswa UNRI bersama kader menyediakan fasilitas cek kesehatan gratis yang mencakup pemeriksaan tekanan darah (tensi), kadar gula darah, dan asam urat. Disaat yang sama, program ini juga berfokus pada pemantauan tumbuh kembang bagi 16 balita melalui penimbangan rutin, serta pemenuhan nutrisi dan pendampingan kesehatan bagi 4 ibu hamil.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam pelaksanaan di lapangan, tidak semua dari 70 lansia dapat menghadiri kegiatan di posyandu secara langsung. Kendala fisik, faktor usia, dan kondisi sakit membuat sebagian lansia harus menetap di rumah. Menghadapi situasi tersebut, para kader posyandu setempat mengantisipasinya dengan komitmen rutin untuk melakukan aksi &quot;jemput bola&quot;, yaitu mendatangi langsung rumah&#45;rumah lansia yang berhalangan hadir pasca&#45;kegiatan di posyandu selesai.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ketua Kukerta Berdampak UNRI 2026 di Desa Sungai Rabit, Fariz Dzikri Mayandri, mengungkapkan rasa kagumnya terhadap dedikasi para kader desa yang terus berupaya memastikan seluruh warga mendapatkan hak kesehatan yang merata.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Kami sangat mengapresiasi langkah sigap dan kepedulian para kader Desa Sungai Rabit yang rutin berkunjung ke rumah warga lansia yang sakit atau kesulitan berjalan. Lewat program &apos;Sehati Rabit&apos; ini, kehadiran kami di posyandu bulanan setiap tanggal 11 berfokus untuk membantu mengoptimalkan pelayanan pusat, sehingga para kader dapat menghemat energi dan waktu untuk kemudian melanjutkan agenda kunjungan door&#45;to&#45;door mereka dengan lebih maksimal,&quot; tutur Fariz Dzikri Mayandri selaku ketua Kukerta Berdampak UNRI 2026.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;Penanggung Jawab Kegiatan &quot;Sehati Rabit&quot;, Seroja Rizki Ananda, menjelaskan bahwa kehadiran mahasiswa KKN kali ini bertindak sebagai pendukung tambahan energi bagi program yang telah rutin dijalankan oleh kader posyandu di Desa Sungai Rabit.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Melalui program &apos;Sehati Rabit&apos; ini, kami dari mahasiswa Kukerta UNRI 2026 berfokus untuk mengoptimalkan alur pelayanan di pusat posyandu bulanan ini. Harapannya, proses pemeriksaan tensi, gula darah, dan asam urat bagi lansia yang hadir, serta pelayanan berkala untuk balita dan ibu hamil dapat berjalan dengan jauh lebih cepat, rapi, dan efisien,&quot; ujar Seroja Rizki Ananda selaku penanggung jawab program ‘SEHATI RABIT’&lt;br&gt;Sementara itu, jalannya pelayanan di pusat posyandu berlangsung dengan sangat tertib dan penuh antusias.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kehadiran para mahasiswa Kukerta Berdampak UNRI 2026 sangat membantu kader dalam mempercepat proses administrasi pada buku KIA dan mendistribusikan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) kaya nutrisi, sehingga waktu tunggu antrean bagi ibu hamil dan balita menjadi jauh lebih efisien.&lt;br&gt;Sinergi berkelanjutan melalui proker &quot;Sehati Rabit&quot; ini diharapkan dapat terus memupuk kesadaran warga Desa Sungai Rabit akan pentingnya menjaga kesehatan sejak dini, sekaligus mempererat ikatan kekeluargaan dan kepedulian antar&#45;generasi di desa tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tentang KKN Universitas Riau di Desa Sungai Rabit:&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;Kuliah Kerja Nyata (KUKERTA) Universitas Riau di Desa Sungai Rabit merupakan program pengabdian masyarakat yang mengusung 10 program kerja utama. Program kesehatan &quot;Sehati Rabit&quot; merupakan salah satu proker yang dijalankan, di samping rangkaian program kerja lainnya demi mendukung kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Desa Sungai Rabit secara menyeluruh&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://seputarriau.co/assets/berita/original/57361929341-img-20260713-wa0011(1).jpg"/><pubDate>Tue, 14 Jul 2026 12:20:52 +0700</pubDate><guid>https://seputarriau.co/news/detail/19288/mahasiswa-kukerta-unri-2026-dukung-kader-layani-70-lansia-di-desa-sungai-rabit</guid></item><item><title>&apos;Melangkah Gemilang&apos;: Kehadiran MUA Cilik Afiya Mulki Asy’ari Warnai Grand Final Duta UR 2026</title><link>https://seputarriau.co/news/detail/19287/melangkah-gemilang-kehadiran-mua-cilik-afiya-mulki-asy’ari-warnai-grand-final-duta-ur-2026</link><description>&lt;p&gt;PEKANBARU, http://seputarriau.co – Gemerlap ajang Grand Final Duta Universitas Riau (UR) 2026 dengan mengusung tema “Melangkah Gemilang Melalui Kolaborasi, Berdampak Cemerlang Melalui Prestasi” sukses digelar pada Selasa (14/7/2026) di Gedung Fakultas &amp;nbsp;Perikanan &amp;nbsp;dan Kelautan UNRI.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Acara tahunan kampus kebanggaan masyarakat Riau ini tidak hanya menjadi panggung bagi finalis terbaik UR untuk menunjukkan intelektualitas, kepribadian, dan kepedulian sosial, tetapi juga menghadirkan kejutan inspiratif dari dunia kreatif. Salah satunya adalah kehadiran Afiya Mulki Asy’ari, seorang Makeup Artist cilik asal Pekanbaru yang mencuri perhatian seluruh tamu undangan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Dipercaya Tangani Rias Finalis Duta UR 2026&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Di usianya yang masih sangat muda, 11 tahun, Afiya dipercaya sebagai salah satu MUA resmi untuk merias para finalis Duta UR 2026. Sentuhan tangannya membantu memancarkan aura percaya diri para finalis saat tampil di atas panggung.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Ya alhamdulillah hari ini putri kami dipercaya sebagai MUA di acara Grand Final Duta Universitas Riau ini. Ini kehormatan besar bagi kami,&quot; ujar H. Asy’ari Muhammad Yusuf, ayah dari Afiya, saat ditemui di lokasi acara.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kehadiran Afiya di backstage menjadi daya tarik tersendiri. Dengan cekatan dan penuh konsentrasi, ia merias para finalis dibantu tim. Sikap profesionalnya membuat panitia dan finalis merasa terbantu.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Bakat Sejak SD, Kini Jadi MUA Cilik Kebanggaan Pekanbaru&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Afiya, sapaan akrabnya, mulai menyukai dunia &amp;nbsp;makeup sejak duduk di bangku Sekolah Dasar. Ketertarikannya bermula dari melihat tutorial di media sosial dan mencoba mempraktikkannya sendiri.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Berkat ketekunan dan dukungan keluarga, hobi itu kini berbuah prestasi. Afiya telah dipercaya menjadi MUA di beberapa kegiatan bergengsi di Kota Pekanbaru dan Provinsi Riau, mulai dari ajang pemilihan duta, lomba fashion, hingga acara wisuda dan pernikahan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Afiya merupakan putri dari H. Asy’ari Muhammad Yusuf, pemilik SCB Tour Pekanbaru. Meski masih duduk di bangku SMP, ia sudah memiliki portofolio yang tidak kalah dengan MUA profesional lainnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Dukungan Keluarga dan Mentor Jadi Kunci&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurut sang ayah, perjalanan Afiya tidak lepas dari peran besar keluarga dan mentornya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Bakat yang dimiliki dan support dari keluarga membuat Afiya semakin semangat untuk menjadi MUA profesional. Kami selalu mengantar dan mendampingi setiap ada job. Ditambah didikan dari Mami Istie yang selalu sabar untuk melatih bakat yang dimiliki anak&#45;anak didiknya,&quot; kata Asy’ari.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Mami Istie sendiri dikenal sebagai salah satu pelatih tata rias di Pekanbaru yang banyak melahirkan MUA muda berbakat. Di bawah bimbingannya, Afiya belajar teknik dasar hingga teknik bridal dan editorial makeup.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Inspirasi untuk Generasi Muda&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Panitia Duta UR 2026 sengaja melibatkan Afiya sebagai bentuk apresiasi terhadap talenta muda di Riau. Kehadiran MUA cilik ini juga diharapkan dapat memotivasi generasi muda lainnya untuk berani mengejar passion sejak dini.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Kami ingin menunjukkan bahwa prestasi itu tidak mengenal usia. Afiya adalah bukti bahwa anak muda Riau punya potensi luar biasa di bidang kreatif. Semoga ini bisa menginspirasi teman&#45;teman seusianya,&quot; ujar salah satu panitia.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Grand Final Duta UR 2026 sendiri menjadi penutup rangkaian kegiatan pemilihan duta selama 3 bulan. Para pemenang nantinya akan menjadi duta kampus untuk berbagai kegiatan sosial, edukasi, dan promosi Universitas Riau baik di tingkat daerah maupun nasional.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kisah Afiya Mulki Asy’ari menjadi catatan manis dalam gelaran tersebut. Di tengah persaingan prestasi akademik dan non&#45;akademik, bakat kreatif seperti milik Afiya membuktikan bahwa anak muda Riau mampu &quot;Melangkah Gemilang Melalui Kolaborasi&quot;.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;(MN)&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://seputarriau.co/assets/berita/original/92208052259-img-20260714-wa0033.jpg"/><pubDate>Tue, 14 Jul 2026 12:10:39 +0700</pubDate><guid>https://seputarriau.co/news/detail/19287/melangkah-gemilang-kehadiran-mua-cilik-afiya-mulki-asy’ari-warnai-grand-final-duta-ur-2026</guid></item><item><title>Rapat Virtual Digelar, DPPT Pembangunan Turap Sungai di Dumai Terus Dimatangkan</title><link>https://seputarriau.co/news/detail/19286/rapat-virtual-digelar-dppt-pembangunan-turap-sungai-di-dumai-terus-dimatangkan</link><description>&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Dumai, Seputarriau.co&amp;nbsp; – Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Dumai, Riau Satrya Alamsyah, S.T., M.T., mengikuti rapat virtual terkait pembahasan hasil verifikasi Dokumen Perencanaan Pengadaan Tanah (DPPT) untuk rencana pembangunan turap sungai, Senin (13/7/2026).&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Rapat yang berlangsung di Ruang Rapat Kantor Dinas Pekerjaan Umum Kota Dumai, Jalan Tuanku Tambusai, Kelurahan Bagan Besar, tersebut dilaksanakan bersama konsultan dari PT Strategi Solusi Semesta.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Dalam pertemuan itu, para peserta membahas sejumlah hal yang masih perlu dilengkapi dalam proses penyusunan DPPT. Beberapa data yang menjadi perhatian di antaranya penetapan titik koordinat lokasi yang telah final, kepastian persil tanah, status kepemilikan lahan, serta batas&#45;batas tanah.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Melalui rapat tersebut, seluruh pihak sepakat untuk terus memperkuat koordinasi agar penyusunan Dokumen Perencanaan Pengadaan Tanah dapat diselesaikan secara lengkap dan sesuai ketentuan, sehingga mendukung kelancaran pembangunan turap sungai di Kota Dumai.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Rapat juga dihadiri Kepala Dinas Pertanahan dan Penataan Ruang Kota Dumai Muhammad Mufarizal, S.T., M.IP., perwakilan Bappeda Kota Dumai, serta perwakilan Badan Pertanahan Nasional (BPN).***(Eva)&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://seputarriau.co/assets/berita/original/39677026592-img_20260713_210746.jpg"/><pubDate>Mon, 13 Jul 2026 16:00:00 +0700</pubDate><guid>https://seputarriau.co/news/detail/19286/rapat-virtual-digelar-dppt-pembangunan-turap-sungai-di-dumai-terus-dimatangkan</guid></item><item><title>Bongkar Dugaan Mafia Tanah! Kuasa Hukum: SHM 1,2 Ha di Tangkerang Barat Diduga Salah Plotting</title><link>https://seputarriau.co/news/detail/19285/bongkar-dugaan-mafia-tanah-kuasa-hukum-shm-12-ha-di-tangkerang-barat-diduga-salah-plotting</link><description>&lt;p&gt;PEKANBARU, http://seputarriau.co – Kuasa hukum yang mewakili masyarakat Jalan Pias, Yulia Anggraini Saragih dan Andika SH MH Kelurahan Tangkerang Barat, Kecamatan Marpoyan Damai, menggelar Rapat Dengar Pendapat / RDP dengan Komisi I DPRD Kota Pekanbaru, hari ini. RDP ini untuk mengadukan permasalahan sengketa lahan dan dugaan maladministrasi dalam penerbitan sertifikat Hak Milik.&lt;br&gt;&lt;br&gt;RDP tersebut juga dihadiri oleh Kepala Dinas Pertanahan Kota Pekanbaru, perwakilan BPN Kota Pekanbaru, Sekretaris Camat Marpoyan Damai, Lurah Tangkerang Barat, serta Ketua RT/RW setempat.&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;strong&gt;Ditemukan Kejanggalan Data dan Pemindahan Wilayah&lt;/strong&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Dalam RDP, kuasa hukum memaparkan sejumlah kejanggalan berdasarkan peta BPN. &amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pertama, terkait tidak adanya sempadan pada bidang tanah yang dipersengketakan. &amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kedua, terkait riwayat wilayah pada sertifikat milik Muhammad Adnan Kasim seluas ±12.535 meter persegi.&lt;br&gt;&lt;br&gt;&quot;Berdasarkan sertifikat, tanah tersebut berada di Desa Sidomulyo, Kabupaten Kampar pada tahun &apos;82. Kemudian masuk ke dalam wilayah Tangkerang Barat pada tahun 2008,&quot; jelas kuasa hukum.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Padahal, menurut kuasa hukum, berdasarkan PP Nomor 19 Tahun 1987, pemindahan wilayah Kelurahan Sidomulyo masuk ke dalam wilayah Kecamatan Tampan, bukan Kecamatan Bukit Raya maupun Marpoyan Damai.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Sementara itu, masyarakat yang menempati lahan tersebut sudah ada sejak tahun 1988, 1990&#45;an, hingga 2000&#45;an. Saat itu wilayahnya masih Kelurahan Tangkerang, Kecamatan Bukit Raya, yang kini telah dimekarkan menjadi Kelurahan Tangkerang Barat, Kecamatan Marpoyan Damai.&lt;br&gt;&lt;br&gt;“Sehingga dapat kita duga, objek sertifikat tersebut tidaklah di Kelurahan Tangkerang Barat, melainkan berada di wilayah lain. Jadi, dapat kita duga plotting&#45;nya tidak sesuai”, tegas andika&lt;br&gt;&lt;br&gt;Kuasa hukum juga menyoroti syarat penguasaan fisik yang wajib dipenuhi dalam proses pemindahan wilayah. Hal ini yang akan terus dikejar kebenarannya.&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;strong&gt;16 Rumah Warga dan 8 Lahan Kosong Terancam&lt;/strong&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Dari data yang disampaikan, lahan seluas 12.535 m2 tersebut saat ini ditempati oleh 16 unit rumah warga dan 8 orang pemilik lahan kosong.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Masyarakat mengantongi alas hak sejak lama dan sudah terjadi peralihan hak berkali&#45;kali. Sementara dasar kepemilikan pihak &quot;lawan&quot; adalah SK Gubernur tahun 1981.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Kuasa hukum juga mengungkapkan bahwa ahli waris dari Muhammad Adnan Kasim pernah mendatangi lokasi, namun tidak mengetahui dengan jelas objek lahan tersebut.&lt;br&gt;&lt;br&gt;&quot;Kami menduga ada maladministrasi terhadap pihak oknum Kelurahan, Kecamatan, dan BPN. Karena tanpa Lurah dan Camat, tidak bisa menerbitkan surat SHM,&quot; tambah kuasa hukum lainnya.&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;strong&gt;Komisi I DPRD: Akan Gelar Rapat Lanjutan dan Minta Data Lengkap&lt;/strong&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Usai mendengar seluruh keterangan, Komisi I DPRD Kota Pekanbaru merekomendasikan agar BPN melengkapi dokumen&#45;dokumen terkait dan Lurah juga melengkapi data untuk dibahas pada rapat lanjutan.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Kuasa hukum berharap Komisi I segera menindaklanjuti dan mencari solusi terbaik bagi masyarakat Jalan Pias.&lt;br&gt;&lt;br&gt;&quot;Kami meminta kepada DPRD Kota Pekanbaru membongkar adanya dugaan mafia tanah di Kota Pekanbaru. Itu harus diproses secepat mungkin. Kami minta transparan, akuntabel, dan humanis terhadap masyarakat,&quot; pungkasnya&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://seputarriau.co/assets/berita/original/53374838771-img-20260713-wa0001.jpg"/><pubDate>Mon, 13 Jul 2026 13:50:39 +0700</pubDate><guid>https://seputarriau.co/news/detail/19285/bongkar-dugaan-mafia-tanah-kuasa-hukum-shm-12-ha-di-tangkerang-barat-diduga-salah-plotting</guid></item><item><title>Berkat Laporan Masyarakat, Tim Opsnal Polsek Mandau Gercep Tangkap Lima Orang Pengguna Sabu</title><link>https://seputarriau.co/news/detail/19284/berkat-laporan-masyarakat-tim-opsnal-polsek-mandau-gercep-tangkap-lima-orang-pengguna-sabu</link><description>&lt;p&gt;BATHIN SOLAPAN, seputarriau.co – Komitmen Polres Bengkalis dalam memberantas peredaran dan penyalahgunaan narkotika terus dilakukan melalui program Pencegahan, Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menindaklanjuti laporan masyarakat melalui Call Center 110 Polres Bengkalis, Tim Opsnal Polsek Mandau berhasil mengamankan lima orang yang diduga melakukan penyalahgunaan narkotika jenis sabu, pada Sabtu (11/7/2026) sekira pukul 21.30 WIB.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kapolres Bengkalis AKBP Fahrian Saleh Siregar, S.I.K., M.Si. melalui Kapolsek Mandau AKP I Made Pasek Sarahdahtam Bendesa, S.I.K., M.A. menjelaskan, penangkapan dilakukan di sebuah lokasi kost yang berada di belakang Rumah Makan Kota Buana, Jalan Sultan Syarif Kasim, Desa Simpang Padang, Kecamatan Bathin Solapan, Kabupaten Bengkalis.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Pengungkapan ini berawal dari informasi masyarakat yang disampaikan melalui Call Center 110 Polres Bengkalis terkait adanya dugaan penyalahgunaan narkotika jenis sabu di lokasi tersebut. Menindaklanjuti laporan itu, personel langsung melakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan lima orang terduga pelaku,” ujar Kapolsek Mandau.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Adapun lima orang yang diamankan masing&#45;masing berinisial M (45), AP (24), TC (45), HKP (27), dan SL (43), seluruhnya merupakan warga Kecamatan Bathin Solapan, Kabupaten Bengkalis.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dari hasil pemeriksaan awal, kelima terduga pelaku dilakukan pengecekan urine dan didapati hasil positif (+) mengandung narkotika.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kapolsek Mandau menambahkan, saat ini seluruh terduga pelaku telah diamankan di Polsek Mandau guna menjalani proses penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Polres Bengkalis mengimbau kepada masyarakat agar tidak terlibat dalam penyalahgunaan maupun peredaran narkotika. Peran serta masyarakat sangat penting dalam membantu kepolisian melalui pemberian informasi apabila mengetahui adanya aktivitas yang berkaitan dengan narkotika,” ungkapnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Polres Bengkalis terus mengajak masyarakat untuk bersama&#45;sama mendukung upaya P4GN demi menciptakan lingkungan yang aman dan bersih dari penyalahgunaan narkotika. Masyarakat dapat melaporkan berbagai gangguan kamtibmas maupun informasi terkait narkotika melalui Call Center 110 Polres Bengkalis.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;Dew&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://seputarriau.co/assets/berita/original/65768070836-rps20260712_110006.jpg"/><pubDate>Sun, 12 Jul 2026 10:30:00 +0700</pubDate><guid>https://seputarriau.co/news/detail/19284/berkat-laporan-masyarakat-tim-opsnal-polsek-mandau-gercep-tangkap-lima-orang-pengguna-sabu</guid></item><item><title>Ketua Yayasan Univ. Riau Buka MPLS SMK Farmasi IKASARI Pekanbaru</title><link>https://seputarriau.co/news/detail/19283/ketua-yayasan-univ-riau-buka-mpls-smk-farmasi-ikasari-pekanbaru</link><description>&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Pekanbaru, seputarriau.co &#45; &amp;nbsp;Ketua Yayasan Univ Riau yang diwakili oleh Sekretaris Yayasan Drs. Jasril, M. Si, M.H, Rabu 8 Juli 2026 membuka Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) beretmpat di lapanagn serbaguna SMKF IKASARI Pekanbaru Jalan Mawar Panam, Pekanbaru. Dalam sambutannya&amp;nbsp; menyampaikan bahwa kami dari Yayasan Pendidikan SMKF Ikasari Pekanbaru dengan penuh rasa syukur dan bangga kepada orang tua/wali murid baru yang sudah percaya anak Bapak/Ibu masuk ke SMK Farmasi&amp;nbsp; Ikasari Pekanbaru&amp;nbsp; untuk dibimbing dan dididik&amp;nbsp; dalam menyiapkan murid yang terampil, professional, kompeten, dan siap untuk Bekerja, Melanjutkan dan Berwirausaha (BMW). Keputusan Bapak/Ibu orang tua sudah tepat.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;“Untuk mewujudkan kesuksesan tersebut perlu Kerjasama Bapak/Ibu di rumah. Sekolah mendidik, rumah menguatkan. Di SMK Farmasi Ikasari Pekanbaru ini kalian akan ditempa jadi 3 hal”, terangnya:&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;&lt;strong&gt;1.Manusia yang berakhlak&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;Hormat ke guru, sayang ke teman, jujur.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;&lt;strong&gt;2. Manusia yang kompeten&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;&lt;strong&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/strong&gt;Teliti, disiplin dan rajin&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;&lt;strong&gt;3. Manusia Yang Mandiri&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Bisa cari uang sendiri setelah lulus.&lt;strong&gt;&amp;nbsp;&lt;/strong&gt;Bisa buka usaha.Bisa mengangkat derajat orang tua&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;&quot;Selama 5 hari MPLS ini, ikuti semua kegiatan dengan semangat.tanya kalau tidak tau. Catat semua. Kenali kakak kelas, kenali guru,kenali labor kalian dan fasilitas sekolah lainnya. Karena ini rumah kalian 3 tahun:, tutupnya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Sementara itu Kepala SMK Farmasi IKASARI Pekanbaru, dalam sambutannya mengatakan Kepada anak&#45;anak ibu murid baru kelas X. Atas nama keluarga besar SMKF Ikasari Pekanbaru, ibu mengucapkan Selamat datang dan selamat bergabung kepada seluruh murid baru kelas X. Kalian Adalah putra putri terbaik yang terpilih dan memutuskan untuk melangkah Bersama kami di Sekolah yang kita cintai ini yakni SMKF Ikasari pekanbaru&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Kegiatan MPLS yang kalian ikuti untuk&amp;nbsp; selama 5 hari ini bukan sekedar formalitas. Ini Adalah momentum penting bagi kalian untuk mengenal lingkungan sekolah, memahami kurikulum pembelajaran, mengenali para guru dan staf, serta memahami budaya, tata tertib dan nilai&#45;nilai luhur yang dijunjung tinggi di SMKF Ikasari Pekanbaru.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Saya berharapkalian dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan MPLS ini dengan penuh semangat, tertib, dan rasa tanggung jawab. Jalinlah komunikasi yang baik dengan para guru, kakak kelas dan sesama teman baru kalian. Jadikan momen ini sebagai Langkah awal untuk membentuk karakter yang Tangguh,berakhlak mulia dan siap menyongsong masa depan yang gemilang.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Kepada panitia pelaksana guru maupun OSIS, saya titipkan anak&#45;anak kita ini. Bimbinglah&amp;nbsp; mereka dengan penuh kasih saying, berikan edukasi yang mendidik,kreatif danjauh dari unsur kekerasan atau perpoloncoan. Mari kita ciptakan lingkungan yang aman, nyaman dan menyenangkan, tutup Sumetri Elona, S.Pd Kepala SMK Farmasi IKASARI Pekanbaru.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau yang diwakili Pengawas Pembina SMK Farmasi Pekanbaru ibu Zilviatri, S.Pd dalam sambutannya mengharapkan kepada siswa kelas X TP 2026&#45;2027, agar dapat mengikuti MPLS ini dengan bersungguh, maksudnya agar saudara&#45;saudara tidak ketinggalan informasi terkait dengan pengetahuan tentang SMKF IKASARI Pekanbaru ini, tambahnya.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Pada kesempatan tersebut, perwakilan orang tua kelas X menyerahkan murid kelas X kepada SMK Farmasi yang langsung diterima Kepala SMK Farmasi IKASARI Pekanbaru, Sumetri Elona, S.Pd. yang bertanggung jawab atas pendidikan siswa&#45;siswi sebanyak 230 Orang tersebut.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Hadir pada kesempatan tersebut Wakil Kepala Sekolah bidang Kurikulum Emil Yazid Ilyas, S. Pd. Wakil Kepala Sekolah bidang Humas dan Dudi Y.A Andika Desparesi, M. T, dan Wakil Kepala Sekolah bidang Kesiswaan Melinda Hasiani, S.Psi, majelis guru dan seluruh karyawan dan staf SMK Farmasi IKASARI Pekanbaru.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style=&quot;text&#45;align:justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;&lt;strong&gt;(Jas/MN)&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://seputarriau.co/assets/berita/original/84405845742-img-20260712-wa0017.jpg"/><pubDate>Wed, 08 Jul 2026 13:30:00 +0700</pubDate><guid>https://seputarriau.co/news/detail/19283/ketua-yayasan-univ-riau-buka-mpls-smk-farmasi-ikasari-pekanbaru</guid></item><item><title>Heboh, Tanda Tangan Ketua Komite SDN 042 Bakau Aceh Diduga Dipalsukan Mantan Kepsek</title><link>https://seputarriau.co/news/detail/19282/heboh-tanda-tangan-ketua-komite-sdn-042-bakau-aceh-diduga-dipalsukan-mantan-kepsek</link><description>&lt;p&gt;INDRAGIRI HILIR, http://seputarriau.co – Dugaan pemalsuan tanda tangan yang dilakukan mantan Oknum Kepala Sekolah Dasar Negeri (SDN) 042 Bakau Aceh, Kecamatan Mandah, Kabupaten Indragiri Hilir, ZA, menjadi sorotan publik. Ketua Komite sekolah meminta aparat berwenang menindaklanjuti kasus tersebut sesuai hukum yang berlaku.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Hal itu disampaikan Zamri, Ketua Komite SDN 042 Bakau Aceh, kepada wartawan pada Jumat (10/7/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Karena tanda tangan saya dipalsukan oleh Oknum Kepala SDN 042 Bakau Aceh Mandah, maka saya membaca undang&#45;undang mengenai pemalsuan tanda tangan di Kitab Undang&#45;Undang Hukum Pidana (KUHP) Pasal 263, disitu tertera akan terpidana,&quot; ujar Zamri.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Zamri menyebut dirinya telah menjabat sebagai Ketua Komite sejak tahun 2005, atau selama 21 tahun. Ia membandingkan kepemimpinan kepala sekolah sebelumnya dengan masa kepemimpinan ZA.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Kepsek yang dahulu tidak seperti ini, namun ketika Zainal Arifin mantan Kepala Sekolah, tanda tangan saya dipalsukan,&quot; ungkapnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia juga menyoroti keterlibatan oknum operator sekolah. Menurutnya, penggunaan berkas yang diduga dipalsukan itu mengindikasikan adanya persekongkolan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Yang sangat menyayangkan adalah oknum operatornya kok bisa menjadi aneh, sehingga juga menggunakan berkas yang dipalsukan. Saya menilai ini bisa saja persekongkolan,&quot; tudingnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Zamri mengaku sudah menyampaikan keberatan dan meminta keadilan kepada pihak berwenang.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Saya sebagai Ketua Komite sangat bermohon kepada yang berwenang, mohon ditindaklanjuti. Saya minta keadilan, dan nantinya juga saya akan laporkan,&quot; pintanya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Soroti Kinerja Kepsek Baru&lt;/strong&gt;&lt;br&gt;Zamri juga menyinggung kinerja Kepala Sekolah yang baru, Maspardi. Ia mengaku tidak pernah dikoordinasikan terkait program sekolah selama lebih dari 3 bulan kepsek baru menjabat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Kepala sekolah yang baru ini juga tidak pernah koordinasi dengan saya, padahal sudah lebih dari 3 bulan ia menjabat. Kalau memang dia sering masuk bertugas di sekolah tersebut tentu bisa menghubungi saya, apalagi zaman sekarang sudah pasti bisa melalui telepon atau WhatsApp. Tentu ini ada tanda tanya,&quot; keluhnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Konfirmasi Pihak Terkait&lt;/strong&gt;&lt;br&gt;Upaya konfirmasi kepada mantan Kepsek Zainal Arifin melalui telepon dan WhatsApp tidak mendapat tanggapan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Operator sekolah, Yanto, saat dihubungi beralasan sibuk. &quot;Saya sibuk dengan urusan dinas,&quot; kata Yanto.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sementara Kepsek baru, Maspardi, mengelak. Ia menyebut sulit menghubungi Ketua Komite karena kendala jaringan di wilayah tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Mengenai Ketua Komite, saya sulit menghubungi karena jaringan di wilayah itu tidak jelas. Oh ya, mengenai saya diduga tidak disiplin itu, saya katakan saya sering masuk, walaupun hanya 12 murid,&quot; kilahnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Disdik Inhil Siap Tindaklanjuti&lt;/strong&gt;&lt;br&gt;Pihak Dinas Pendidikan Kabupaten Indragiri Hilir melalui Kasi SD, Feri, merespons laporan tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Baik, terima kasih. Kami siap akan menindaklanjuti persoalannya,&quot; kata Feri dengan sikap ramah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan resmi dari pihak kepolisian terkait dugaan pemalsuan tanda tangan tersebut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pewarta: Rhama Melo/Tim&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://seputarriau.co/assets/berita/original/39755909236-img-20260712-wa0012.jpg"/><pubDate>Fri, 10 Jul 2026 13:30:00 +0700</pubDate><guid>https://seputarriau.co/news/detail/19282/heboh-tanda-tangan-ketua-komite-sdn-042-bakau-aceh-diduga-dipalsukan-mantan-kepsek</guid></item><item><title>MPLS Berakhir, Siswa Baru SMAN 2 Dumai Siap Jalani Proses Belajar</title><link>https://seputarriau.co/news/detail/19281/mpls-berakhir-siswa-baru-sman-2-dumai-siap-jalani-proses-belajar</link><description>&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Dumai, Seputarriau.co&amp;nbsp; – Kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027 di SMAN 2 Dumai resmi berakhir setelah ditutup oleh Kepala SMAN 2 Dumai, Kadri Rahmadi, S.Pd., M.Pd., dalam sebuah upacara yang digelar di halaman sekolah, Jumat (10/7/2026).&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Penutupan ditandai dengan pelepasan tanda peserta MPLS sebagai simbol bahwa seluruh peserta didik baru telah menyelesaikan masa pengenalan lingkungan sekolah dan siap memulai kegiatan belajar mengajar sebagai bagian dari keluarga besar SMAN 2 Dumai.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Kegiatan tersebut dihadiri oleh kepala sekolah, jajaran wakil kepala sekolah, majelis guru, panitia MPLS, serta seluruh peserta didik baru yang telah mengikuti rangkaian kegiatan sejak hari pertama.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Dalam sambutannya, Kadri Rahmadi mengucapkan terima kasih kepada panitia yang telah menyukseskan pelaksanaan MPLS. Ia juga memberikan apresiasi kepada para siswa baru yang menunjukkan semangat, kedisiplinan, dan partisipasi aktif selama mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Menurutnya, MPLS tidak hanya menjadi ajang mengenalkan lingkungan sekolah, tetapi juga menjadi langkah awal dalam membentuk karakter, menanamkan nilai kedisiplinan, serta membangun semangat belajar peserta didik.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;&quot;Alhamdulillah, seluruh rangkaian MPLS Tahun Ajaran 2026/2027 dapat berjalan dengan baik, aman, dan lancar. Kami berharap seluruh peserta didik baru mampu beradaptasi dengan lingkungan sekolah, menjaga nama baik SMAN 2 Dumai, serta terus berusaha meraih prestasi, baik di bidang akademik maupun nonakademik,&quot; ujarnya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Selama pelaksanaan MPLS, para peserta mendapatkan berbagai materi, mulai dari pengenalan budaya sekolah dan tata tertib, wawasan kebangsaan, hingga pembinaan karakter, integritas, dan kepedulian terhadap sesama.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Dengan berakhirnya kegiatan tersebut, pihak sekolah berharap seluruh siswa baru dapat mengikuti proses pembelajaran dengan penuh tanggung jawab serta menjadi generasi yang berkarakter, berprestasi, dan mampu memberikan kontribusi positif bagi sekolah maupun masyarakat.***(Eva)&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://seputarriau.co/assets/berita/original/87019053560-img_20260711_173153.jpg"/><pubDate>Sat, 11 Jul 2026 16:30:00 +0700</pubDate><guid>https://seputarriau.co/news/detail/19281/mpls-berakhir-siswa-baru-sman-2-dumai-siap-jalani-proses-belajar</guid></item><item><title>RSUD dr Suhatman Dumai Terapkan Aturan Baru Kontrol BPJS Mulai 1 Juli 2026</title><link>https://seputarriau.co/news/detail/19280/rsud-dr-suhatman-dumai-terapkan-aturan-baru-kontrol-bpjs-mulai-1-juli-2026</link><description>&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Dumai, Seputarriau.co&amp;nbsp; &#45;RSUD dr Suhatman Kota Dumai mulai menerapkan ketentuan baru pelayanan kontrol bagi peserta BPJS Kesehatan sejak 1 Juli 2026. Kebijakan tersebut mengacu pada Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 28 Tahun 2024 dan Surat Edaran BPJS Kesehatan Nomor 2740/VI&#45;06/1024.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Direktur RSUD dr Suhatman Kota Dumai, dr. Eka Viora Effendi, MARS, mengatakan pasien rawat jalan wajib datang sesuai tanggal yang tertera pada surat kontrol. Pasien yang tidak hadir sesuai jadwal tanpa melakukan konfirmasi harus menjadwalkan ulang kunjungan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Perubahan jadwal dapat dikonfirmasi melalui WhatsApp di nomor 0821&#45;7330&#45;4842 paling lambat H&#45;1 sebelum jadwal kontrol. Pasien yang terlambat dari tanggal kontrol juga dapat memperoleh pelayanan dengan melakukan reservasi sesuai ketentuan yang berlaku.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Untuk memperlancar pelayanan, pasien diminta membawa Kartu JKN atau BPJS Kesehatan, baik fisik maupun digital melalui aplikasi Mobile JKN, serta KTP yang masih berlaku. Seluruh peserta BPJS Kesehatan juga diimbau menggunakan aplikasi Mobile JKN saat pendaftaran.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;&quot;Aturan ini merupakan kebijakan dari BPJS Kesehatan dan kami hanya melaksanakannya. Kami berharap masyarakat memahami ketentuan ini agar pelayanan dapat berjalan lebih tertib dan efisien,&quot; ujar dr. Eka Viora.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Ia menegaskan, ketentuan tersebut tidak berlaku bagi pasien dalam kondisi darurat yang tetap dapat langsung memperoleh pelayanan di Instalasi Gawat Darurat (IGD).***(Eva)&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://seputarriau.co/assets/berita/original/37672713067-img_20260711_122653.jpg"/><pubDate>Fri, 10 Jul 2026 16:00:00 +0700</pubDate><guid>https://seputarriau.co/news/detail/19280/rsud-dr-suhatman-dumai-terapkan-aturan-baru-kontrol-bpjs-mulai-1-juli-2026</guid></item><item><title>Mahasiswa KKN UNRI Berdayakan UMKM Desa Pematang Duku Timur Lewat Pelatihan Digital Marketing</title><link>https://seputarriau.co/news/detail/19279/mahasiswa-kkn-unri-berdayakan-umkm-desa-pematang-duku-timur-lewat-pelatihan-digital-marketing</link><description>&lt;p&gt;Seputarriau.co &#45; &amp;nbsp;Pematang Duku Timur menjadi lokasi pelaksanaan program kerja Kuliah Kerja Nyata (KKN) oleh Gilberd Jhon Paskah Nababan, Luna Zefania Pakpahan, Qurratu Syifa, Siti Nurain Rahmawati, Khusnul Nadhifah, Syukran Setiawan, Clara Octavia Khatarine Br Lingga , Fikria Humaimah, Marisa Deawanda, Muhammad Lutfi dari Universitas Riau tahun 2026 yang berfokus pada pemberdayaan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Kegiatan yang digelar pada Rabu, 08 Juli 2026 ini mengusung tema &quot;Pemberdayaan UMKM Desa Melalui Pelatihan Pemasaran Digital Berbasis Potensi Lokal untuk Meningkatkan Inovasi, Kreativitas, dan Kualitas Usaha&quot;.&lt;br&gt;Program yang berada di bawah bimbingan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Universitas Riau, Rina Susanti, S.Sos., M.Si., ini diikuti oleh para pelaku UMKM, PKK, remaja dan masyarakat Desa Pematang Duku Timur. Kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan kemampuan pelaku UMKM dalam mengembangkan produk berbasis potensi lokal sekaligus memanfaatkan teknologi digital sebagai sarana pemasaran.&lt;br&gt;Ketua Kukerta Universitas Riau Desa Pematang Duku Timur, Gilberd Jhon Paskah Nababan, mengatakan kegiatan ini merupakan salah satu bentuk pengabdian mahasiswa kepada masyarakat melalui pemberdayaan UMKM. &quot;Melalui kegiatan ini kami berharap pelaku UMKM memperoleh wawasan baru mengenai pemasaran digital sehingga produk&#45;produk unggulan Desa Pematang Duku Timur semakin dikenal luas dan memiliki nilai jual yang lebih baik,&quot; ujar Gilberd Jhon Paskah Nababan.&lt;br&gt;Kegiatan dibuka oleh Kepala Seksi Kesejahteraan Desa Pematang Duku Timur Bapak Muhammad Zailani. Dalam sambutannya, ia mengapresiasi inisiatif mahasiswa Kukerta Universitas Riau yang menghadirkan pelatihan sesuai dengan kebutuhan pelaku UMKM desa.&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;br&gt;&quot;Kami berharap produk UMKM Desa Pematang Duku Timur tidak hanya dipasarkan di lingkungan sekitar desa, tetapi juga mampu dikenal hingga ke luar daerah melalui pemanfaatan pemasaran digital,&quot; ungkapnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Rangkaian pelatihan dibagi ke dalam tiga materi utama. Pertama, pelatihan digital marketing yang menekankan pentingnya pemasaran digital bagi UMKM desa. Kedua, pendampingan pembuatan konten digital serta pemanfaatan media sosial seperti WhatsApp Business, TikTok, Instagram, dan Facebook, sekaligus pendampingan penjualan melalui platform marketplace seperti Shopee dan Tokopedia. Ketiga, pelatihan inovasi produk yang mencakup pengembangan kemasan, branding, dan variasi produk berbasis potensi lokal desa.&lt;br&gt;Pada sesi inovasi produk, mahasiswa KKN turut memperkenalkan ide olahan makanan kekinian berbahan dasar potensi lokal, yaitu mochi durian dan lumpia ubi singkong. Sebagai bentuk edukasi langsung, panitia membagikan brosur berisi resep dan cara pembuatan kedua produk tersebut kepada seluruh peserta, sekaligus membagikan sampel makanannya agar peserta dapat langsung mencicipi dan menilai potensi produk tersebut untuk dikembangkan menjadi usaha rumahan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;Setiap sesi pelatihan diisi dengan pemaparan materi oleh mahasiswa KKN yang bertindak sebagai fasilitator, dilanjutkan dengan sesi tanya jawab interaktif bersama peserta yang merupakan pelaku UMKM setempat. Antusiasme peserta terlihat tinggi, khususnya saat membahas strategi pemasaran melalui marketplace dan media sosial, maupun saat mencicipi langsung inovasi olahan mochi durian dan lumpia ubi singkong yang diperkenalkan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi bekal bagi pelaku UMKM Desa Pematang Duku Timur untuk lebih siap bersaing di pasar digital, sekaligus mendorong tumbuhnya inovasi produk berbasis kearifan lokal yang berdaya saing lebih luas. Kegiatan pelatihan ini juga mendapat tanggapan yang sangat baik dari Wakil Ketua Tim Pengerak PKK Desa Pematang Duku Timur Ibu Silawati, &quot;Alhamdulillah, kami merasa sangat puas dengan kegiatan pelatihan pembuatan kue ini. Selama ini kami belum mengetahui bahwa bahan&#45;bahan yang ada di desa kami, seperti durian dan singkong, bisa diolah menjadi produk yang lebih menarik. Kami mengucapkan terima kasih atas kehadiran adik&#45;adik KKN yang telah memberikan motivasi kepada masyarakat Desa Pematang Duku Timur.&quot; Ia menambahkan bahwa kehadiran mahasiswa KKN memberi wawasan baru bagi ibu&#45;ibu PKK mengenai potensi bahan lokal yang selama ini belum banyak dimanfaatkan secara maksimal.&lt;br&gt;Lebih lanjut, Wakil Ketua Tim Penggerak PKK tersebut menyampaikan bahwa salah satu warga yang selama ini memproduksi kue telah menyatakan kesediaannya untuk mencoba melanjutkan inovasi resep mochi durian dan lumpia ubi singkong yang diperkenalkan mahasiswa KKN. Sinyal positif ini menjadi bukti bahwa program KKN mendapat sambutan hangat dari masyarakat setempat, dan diharapkan dapat terus berlanjut sehingga pemberdayaan UMKM di Desa Pematang Duku Timur tidak berhenti pada satu kegiatan saja, melainkan menjadi langkah awal menuju kemandirian ekonomi desa yang berkelanjutan.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://seputarriau.co/assets/berita/original/59920474102-img-20260711-wa0002.jpg"/><pubDate>Sat, 11 Jul 2026 08:57:39 +0700</pubDate><guid>https://seputarriau.co/news/detail/19279/mahasiswa-kkn-unri-berdayakan-umkm-desa-pematang-duku-timur-lewat-pelatihan-digital-marketing</guid></item><item><title>12.000 ASN Mengaji Serentak, Pemko Pekanbaru Target Pecahkan Rekor MURI di HUT ke&#45;242</title><link>https://seputarriau.co/news/detail/19278/12000-asn-mengaji-serentak-pemko-pekanbaru-target-pecahkan-rekor-muri-di-hut-ke242</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;PEKANBARU, http://seputarriau.co&lt;/strong&gt;– Semarak peringatan Hari Ulang Tahun ke&#45;242 Kota Pekanbaru akan ditutup dengan khidmat dan megah. Pemerintah Kota Pekanbaru akan menggelar agenda “ASN Mengaji” di Masjid Agung An&#45;Nur Kota Pekanbaru, pada Sabtu, 4 Juli 2026 malam.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Kegiatan ini bukan hanya menjadi puncak spiritual HUT Pekanbaru, tetapi juga ditargetkan menorehkan sejarah baru dengan memecahkan Rekor Museum Rekor Indonesia / MURI untuk kategori pengajian ASN terbanyak se&#45;Indonesia.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;a href=&quot;https://ibb.co.com/Wpj88DjQ&quot;&gt;&lt;img src=&quot;https://i.ibb.co.com/Wpj88DjQ/images&#45;10.jpg&quot; alt=&quot;images&#45;10&quot;&gt;&lt;/a&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;strong&gt;12.000 ASN Bergerak Bersama, Baca Surah Al&#45;Mulk Serentak&lt;/strong&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Sebanyak 12.000 Aparatur Sipil Negara / ASN di lingkungan Pemko Pekanbaru akan berkumpul dan melantunkan ayat&#45;ayat suci Al&#45;Qur&apos;an secara serentak.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&quot;Kita menargetkan ASN Mengaji untuk memecahkan Rekor Museum Rekor Indonesia dengan peserta ASN terbanyak se&#45;Indonesia. Ada 12.000 ASN akan ikut mengaji di agenda ini,&quot; ujar Plh Sekretaris Daerah Kota Pekanbaru, Syamsuwir, usai memimpin rapat persiapan di Ruang Rapat MPP Pekanbaru, Jumat (3/7/2026).&lt;br&gt;&lt;a href=&quot;https://ibb.co.com/QF8VxzXB&quot;&gt;&lt;img src=&quot;https://i.ibb.co.com/QF8VxzXB/images&#45;13.jpg&quot; alt=&quot;images&#45;13&quot;&gt;&lt;/a&gt;&lt;br&gt;Dalam agenda tersebut, seluruh peserta akan bersama&#45;sama membaca Surah Al&#45;Mulk. Pembacaan serentak ini menjadi simbol kebersamaan ASN dalam memperkuat nilai&#45;nilai keislaman di tengah tugas pelayanan kepada masyarakat.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Acara akan ditutup dengan Tabligh Akbar bersama Ustadz Das&apos;ad Latif, dai nasional yang dikenal dengan ceramah dakwahnya yang menyejukkan dan mencerdaskan.&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;strong&gt;Wujud Komitmen Pemko: Membangun Pekanbaru dengan Iman dan Taqwa&lt;/strong&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Menurut Syamsuwir, ASN Mengaji adalah bentuk nyata komitmen Pemko Pekanbaru dalam membangun kota tidak hanya dari sisi infrastruktur, tetapi juga dari sisi spiritual dan moral aparatur.&lt;br&gt;&lt;br&gt;&quot;Ini adalah ikhtiar kita bersama. ASN sebagai garda terdepan pelayanan publik harus memiliki pondasi iman yang kuat. Dengan mengaji bersama, kita berharap energi positif ini menular ke pelayanan kita kepada masyarakat Pekanbaru,&quot; jelasnya.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Agenda ini juga menjadi penutup dari rangkaian panjang perayaan HUT ke&#45;242 Pekanbaru yang telah diisi dengan berbagai kegiatan sosial, budaya, olahraga, hingga bazar UMKM.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;a href=&quot;https://ibb.co.com/k2JFhY9p&quot;&gt;&lt;img src=&quot;https://i.ibb.co.com/k2JFhY9p/HMei&#45;NQ3a4&#45;AAUY9t.jpg&quot; alt=&quot;HMei&#45;NQ3a4&#45;AAUY9t&quot;&gt;&lt;/a&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;strong&gt;Terbuka untuk Umum, Persiapan Dimatangkan&lt;/strong&gt;&lt;br&gt;&lt;br&gt;Pemko Pekanbaru memastikan seluruh persiapan teknis telah dimatangkan. Kegiatan dijadwalkan dimulai setelah Magrib dan terbuka untuk umum.&lt;br&gt;&lt;br&gt;&quot;Kami perkirakan ribuan masyarakat akan datang menyaksikan acara ini. Kita sudah berkoordinasi dengan pihak keamanan, lalu lintas, dan seluruh OPD terkait agar acara berjalan lancar, tertib, dan khidmat,&quot; pungkas Syamsuwir.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Masjid Agung An&#45;Nur yang menjadi ikon religius Kota Pekanbaru dipilih sebagai lokasi, agar semakin memperkuat syiar Islam sekaligus menunjukkan wajah Pekanbaru sebagai kota yang religius dan berbudaya.&lt;br&gt;&lt;br&gt;Dengan semangat &quot;Bersatu Membangun Pekanbaru&quot;, Pemko mengajak seluruh masyarakat untuk hadir, mendoakan, dan menyemarakkan malam puncak HUT ke&#45;242.&lt;br&gt;&lt;br&gt;&lt;strong&gt;(Advetorial)&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://seputarriau.co/assets/berita/original/71781889620-92940030179-c1_20260704_17363051.jpg"/><pubDate>Sun, 05 Jul 2026 22:56:34 +0700</pubDate><guid>https://seputarriau.co/news/detail/19278/12000-asn-mengaji-serentak-pemko-pekanbaru-target-pecahkan-rekor-muri-di-hut-ke242</guid></item><item><title>Asril sebut putusan pengadilan &apos;palsu&apos;,  Pihak pengadilan membantah</title><link>https://seputarriau.co/news/detail/19277/asril-sebut-putusan-pengadilan-palsu--pihak-pengadilan-membantah</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;PEKANBARU, seputarriau.co –&amp;nbsp;&lt;/strong&gt;&lt;br&gt;Mediasi ketiga sengketa tanah di wilayah Kelurahan Tuah Karya, Kecamatan Tuah Madani, Kota Pekanbaru, kembali menemui jalan buntu. Alih&#45;alih mengerucut pada solusi, pertemuan yang difasilitasi Lurah Tuah Karya, Nanda, justru memunculkan pihak baru dan memicu polemik baru di hadapan warga, Rabu (8/7/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Mediasi yang mempertemukan Rosnaili dan Asril itu sejauh ini berfokus pada objek tanah seluas 30 x 60 meter yang menurut keterangan awal Asril merupakan milik Rosnaili hasil pembelian Mohammad Zein.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Namun dalam pertemuan tersebut, Asril mengubah keterangannya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Saya bersama kelompok tani yang melakukan tumbang imas di daerah ini dulunya. Anda (Rosnaili*red) harus berhati&#45;hati dalam melakukan klaim tanah, sebab di tanah Anda ada kaplingan tanah atas nama Evi,&quot; kata Asril di hadapan peserta mediasi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pernyataan itu mengejutkan peserta, karena selama ini sengketa dianggap hanya antara Rosnaili dan Asril.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Lurah Nyatakan Mediasi Dihentikan&lt;/strong&gt;&lt;br&gt;Menanggapi perubahan keterangan tersebut, Lurah Tuah Karya Nanda menyatakan mediasi secara kekeluargaan tidak dapat dilanjutkan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Saya rasa mediasinya cukup sampai di sini. Selama ini kita membahas selisih pengukuran sekitar 37 meter. Itu yang harus didudukkan. Mau diselesaikan secara musyawarah ataupun melalui pengadilan, itu hak para pihak. Pemerintah kelurahan tidak bisa membenarkan salah satu pihak. Kalau mengacu pada penyampaian Pak Asril tadi, maka yang bersengketa bukan lagi antara Ibu Rosnaili dengan Pak Asril, tetapi antara Ibu Rosnaili dengan Ibu Evi,&quot; ujar Nanda.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kejanggalan kembali muncul ketika Asril diminta menunjukkan batas tanah. Alih&#45;alih menunjuk lahan atas nama Evi, Asril justru kembali mengklaim sebagian bidang tanah milik Rosnaili.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;LSM Palak Watch: Sikap Lurah Dipertanyaka&lt;/strong&gt;n&lt;br&gt;Sekjen LSM PALAK WATCH, Randauli, mengkritik keras jalannya mediasi dan sikap Lurah.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Sepengetahuan kami, Asril diduga kerap mengklaim tanah milik orang lain. Kami tidak menutup kemungkinan faktor usia atau mungkin beliau lupa terhadap batas tanahnya sendiri. Tadi beliau mengatakan yang bersengketa adalah Ibu Rosnaili dengan Bu Evi, tetapi ketika diminta menunjukkan batas tanahnya, justru kembali mengklaim masuk ke tanah milik Rosnaili,&quot; tegas Randauli.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Randauli juga menyoroti ketidaktegasan lurah saat Asril menyebut putusan pengadilan Kota Pekanbaru terkait eksekusi lahan sebagai &quot;palsu&quot; di forum resmi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Kami sangat menyayangkan sikap lurah. Ketika ada warga yang secara terbuka menyebut putusan pengadilan direkayasa atau palsu, seharusnya ada penegasan bahwa tuduhan seperti itu harus dibuktikan, bukan dibiarkan begitu saja. Jangan sampai forum mediasi pemerintah justru menjadi ruang berkembangnya opini yang dapat meruntuhkan kepercayaan masyarakat terhadap lembaga peradilan,&quot; katanya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia juga menyinggung belum adanya Berita Acara mediasi dari pihak kelurahan meski sudah 2 kali pertemuan dilakukan di lokasi lahan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Sudah dua kali pertemuan mediasi di lokasi lahan, namun sampai saat ini berita acara belum juga dikeluarkan oleh pihak kelurahan. Tentu kita butuh catatan tersendiri jika kasus ini tidak bisa diselesaikan di tingkat kelurahan. Jika saran Lurah Tuah Karya kita ikutkan ke tingkat pengadilan, harus disiapkan berkas itu,&quot; ucap Randauli.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;*Staf Pengadilan: Putusan Sulit Dipalsukan*&lt;br&gt;Untuk mengonfirmasi, wartawan mengklarifikasi ke staf Pengadilan Negeri Pekanbaru. Staf tersebut menegaskan dokumen putusan pengadilan nyaris mustahil dipalsukan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Yang mengatakan putusan itu palsu Asril ya? Ya, tidak mungkin. Dokumen pengadilan itu sangat sulit, bahkan nyaris mustahil dipalsukan. Saya rasa tidak ada orang yang berani melakukan itu,&quot; ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Hingga mediasi ketiga berakhir, sengketa belum menemukan titik temu. Munculnya nama &quot;Evi&quot; sebagai pihak baru justru dinilai memperumit proses penyelesaian.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Peristiwa ini menjadi catatan bahwa pemerintah sebagai fasilitator mediasi memiliki tanggung jawab menjaga objektivitas forum, meluruskan informasi yang menyesatkan, serta menghormati putusan pengadilan yang telah berkekuatan hukum tetap.&amp;nbsp;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://seputarriau.co/assets/berita/original/8519354940-img-20260709-wa0025.jpg"/><pubDate>Fri, 10 Jul 2026 14:20:39 +0700</pubDate><guid>https://seputarriau.co/news/detail/19277/asril-sebut-putusan-pengadilan-palsu--pihak-pengadilan-membantah</guid></item><item><title>Babinkamtibmas Bathin Betuah Lakukan Pengelolaan Jagung Bersama Kelompok Tani</title><link>https://seputarriau.co/news/detail/19276/babinkamtibmas-bathin-betuah-lakukan-pengelolaan-jagung-bersama-kelompok-tani</link><description>&lt;p&gt;BENGKALIS, seputarriau.co – Dalam rangka mendukung Program Gerakan Penanaman Jagung Seluas 1 Juta Hektar yang menjadi bagian dari Program Asta Cita Presiden Republik Indonesia, Polsek Mandau terus melakukan pendampingan dan pengelolaan lahan pertanian jagung serta pembagian pupuk di Desa Bathin Betuah, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Babinkamtibmas Briptu Maula Salsabila, S.H melaksanakan Kegiatan pemberian pupuk yang dilaksanakan pada Rabu (07/07/2026) di Desa Bathin Betuah dimana kegiatan tersebut dikerjakan bersama pemerintah desa, BUMDes, tokoh masyarakat guna merawat menjaga kualitas penanaman jagung sehingga menghasilkan jagung yang berkualitas bagus menjelang masa panen tiba guna meningkatkan pertumbuhan masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Kegiatan ini juga wujud pendampingan Polri kepada masyarakat dalam mendukung sektor pertanian dan swasembada pangan dengan perawatan yang baik dan berkelanjutan diharapkan panen jagung nantinya dapat menghasilkan yang optimal serta bermanfaat bagi masyarakat&quot;,Pungkasnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kemudian juga dalam program ini diharapkan penanaman jagung dapat mendukung ketersediaan pangan, meningkatkan kemandirian pangan, serta menumbuhkan semangat gotong royong dan kepedulian terhadap ketahanan pangan di tengah masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dengan adanya kegiatan penanaman jagung ini Polri bisa bersinergi bersama masyarakat, pemerintah desa, dan BUMDes, sehingga lahan&#45;lahan produktif bisa dimanfaatkan untuk budidaya jagung dengan pola tumpang sari guna meningkatkan hasil pertanian dan kesejahteraan masyarakat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selain melakukan pendampingan dan pembagian pupuk Polsek Mandau juga terus monitoring kegiatan penanaman jagung agar dapat menghasilkan panen jagung yang berkualitas bagus nantinya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Melalui program ini juga Polres Bengkalis menegaskan komitmennya untuk terus hadir mendukung sektor pertanian sebagai salah satu pilar penting dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Polres Bengkalis Hebat, Polri Cinta Pertanian, Menuju Swasembada Pangan Indonesia.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dew&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://seputarriau.co/assets/berita/original/24555191978-rps20260710_095841.jpg"/><pubDate>Wed, 08 Jul 2026 15:30:00 +0700</pubDate><guid>https://seputarriau.co/news/detail/19276/babinkamtibmas-bathin-betuah-lakukan-pengelolaan-jagung-bersama-kelompok-tani</guid></item><item><title>Perang Melawan Narkoba, Polres Bengkalis Tangkap Tiga Pelaku Jaringan Antar Lintas</title><link>https://seputarriau.co/news/detail/19275/perang-melawan-narkoba-polres-bengkalis-tangkap-tiga-pelaku-jaringan-antar-lintas</link><description>&lt;p&gt;BENGKALIS, seputarriau.co – Dalam upaya mendukung Program Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN), jajaran Satresnarkoba Polres Bengkalis kembali berhasil mengungkap kasus dugaan tindak pidana narkotika di wilayah hukumnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kapolres Bengkalis AKBP FAHRIAN SALEH SIREGAR.S.I.K,M.Si melalui Kasat Resnarkoba &amp;nbsp;Polres Bengkalis AKP Tidar Laksono, S.Tr.K., SIK menyampaikan bahwa pengungkapan tersebut dilakukan pada Senin (6/7/2026) di tiga lokasi berbeda, yakni di Jalan Jenderal Sudirman, Desa Bantan Timur, Kecamatan Bantan, Kabupaten Bengkalis; Jalan Jenderal Sudirman, tepatnya di depan Pasar Buah Kota Pekanbaru; serta Jalan Pertanian, Desa Senggoro, Kecamatan Bengkalis.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam operasi tersebut, petugas berhasil mengamankan tga orang tersangka yang masing&#45;masing berinisial D.T. (23), F, (21), dan A. (22) yang diduga memiliki peran berbeda dalam jaringan peredaran narkotika.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dari hasil penangkapan, petugas menyita barang bukti berupa:&lt;/p&gt;&lt;p&gt;* 8 bungkus besar yang diduga narkotika jenis sabu;&lt;br&gt;* 1 bungkus besar yang diduga narkotika jenis ekstasi;&lt;br&gt;* 1 unit mobil Daihatsu Sigra warna silver;&lt;br&gt;* 1 unit sepeda motor Honda Scoopy warna merah;&lt;br&gt;* 4 unit telepon genggam Android; dan&lt;br&gt;* 1 buah tas panjang warna hitam.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kasat Resnarkoba Polres Bengkalis &amp;nbsp;AKP Tidar Laksono, S.Tr.K., SIK. menjelaskan bahwa pengungkapan kasus berawal dari informasi masyarakat mengenai adanya aktivitas mencurigakan yang diduga berkaitan dengan transaksi narkotika di wilayah Kecamatan Bantan. Menindaklanjuti informasi tersebut, Tim Opsnal Satresnarkoba Polres Bengkalis bersama personel Polsek Bantan melakukan penyelidikan hingga berhasil menghentikan dan mengamankan seorang pria berinisial D.T.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Saat dilakukan penggeledahan terhadap kendaraan yang digunakan, petugas menemukan delapan bungkus besar yang diduga berisi sabu dan satu bungkus besar yang diduga berisi ekstasi yang disimpan di dalam tas hitam di dalam mobil.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, petugas kemudian melakukan pengembangan ke Kota Pekanbaru dan berhasil mengamankan tersangka kedua berinisial F. Selanjutnya, dari hasil pengembangan kembali, petugas menangkap tersangka ketiga berinisial A.di wilayah Desa Senggoro, Kecamatan Bengkalis.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ketiga tersangka beserta seluruh barang bukti kemudian dibawa ke Mapolres Bengkalis untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Hasil pemeriksaan tes urine terhadap ketiga tersangka menunjukkan hasil negatif terhadap kandungan methamphetamine.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Para tersangka dipersangkakan melanggar ketentuan dalam **Undang&#45;Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika sebagaimana diterapkan dalam proses penyidikan oleh penyidik Satresnarkoba Polres Bengkalis.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kapolres Bengkalis melalui Kasat Resnarkoba menegaskan bahwa Polres Bengkalis akan terus berkomitmen memberantas jaringan peredaran gelap narkotika sebagai bagian dari implementasi Program P4GN, serta tidak memberikan ruang bagi para pelaku kejahatan narkotika di wilayah hukum Polres Bengkalis.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kasat Resnarkoba juga mengimbau kepada seluruh masyarakat agar bersama&#45;sama memerangi penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika dengan meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar. Masyarakat diminta untuk tidak ragu melaporkan apabila mengetahui adanya aktivitas yang diduga berkaitan dengan penyalahgunaan maupun peredaran narkotika. Laporan dan informasi dapat disampaikan melalui Call Center Polri 110 yang aktif selama 24 jam atau melalui WhatsApp Kapolres Bengkalis di nomor 0813&#45;8238&#45;2005. Identitas pelapor akan dijamin kerahasiaannya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Keberhasilan pengungkapan ini merupakan hasil sinergi antara kepolisian dan informasi dari masyarakat. Mari bersama&#45;sama mendukung Program P4GN demi mewujudkan Kabupaten Bengkalis yang aman, sehat, dan bebas dari penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika,&quot;tutup Kasat Resnarkoba.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dew&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://seputarriau.co/assets/berita/original/56585220111-rps20260710_080108.jpg"/><pubDate>Fri, 10 Jul 2026 00:30:00 +0700</pubDate><guid>https://seputarriau.co/news/detail/19275/perang-melawan-narkoba-polres-bengkalis-tangkap-tiga-pelaku-jaringan-antar-lintas</guid></item><item><title>Hasil Voting Senat UNRI: Mexsasai Indra, Ahmad Fadli &amp; Jimmi Copriady Lolos Jadi Calon Rektor</title><link>https://seputarriau.co/news/detail/19274/hasil-voting-senat-unri-mexsasai-indra-ahmad-fadli--jimmi-copriady-lolos-jadi-calon-rektor</link><description>&lt;p&gt;PEKANBARU, http://seputarriau.co – Senat Universitas Riau (Unri) menggelar Rapat Paripurna Penyampaian Visi, Misi, dan Program Kerja Delapan Bakal Calon Rektor Universitas Riau Periode 2026–2030. Kegiatan berlangsung pada Rabu (8/7/2026) bertempat di Aula Siak Sriindrapura Lantai 4 Gedung Rektorat Unri.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Rapat paripurna ini merupakan salah satu tahapan penting dalam proses Pemilihan Rektor Unri yang dilaksanakan secara terbuka, demokratis, dan transparan sebelum memasuki tahap penyaringan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;*8 Bakal Calon Paparkan Gagasan* &amp;nbsp;&lt;br&gt;Kegiatan dihadiri oleh anggota Senat Universitas Riau, Panitia Pemilihan Rektor, sivitas akademika, dan tamu undangan. Delapan bakal calon rektor yang menyampaikan visi, misi, dan program kerja yakni: &amp;nbsp;&lt;br&gt;1. Prof. Dr. Jimmi Copriady, M.Si &amp;nbsp;&lt;br&gt;2. Dr. Mexsasai Indra, S.H., M.H &amp;nbsp;&lt;br&gt;3. Prof. Dr. Iwantono, M.Phil &amp;nbsp;&lt;br&gt;4. Prof. Dr. Firdaus, S.H., M.H &amp;nbsp;&lt;br&gt;5. Prof. Dr. Elfizar, S.Si.,M.Kom &amp;nbsp;&lt;br&gt;6. Prof. Dr. Nofrizal, S.Pi., M.Si &amp;nbsp;&lt;br&gt;7. Prof. Ahmad Fadli, S.T., M.T., Ph.D &amp;nbsp;&lt;br&gt;8. Aldrin Herwany, S.E., M.M., Ph.D&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam pemaparannya, masing&#45;masing bakal calon menyampaikan gagasan dan arah pengembangan Universitas Riau selama empat tahun ke depan. Pemaparan ini menjadi dasar bagi anggota senat untuk menilai kapasitas, kompetensi, serta komitmen para bakal calon dalam membawa Unri menuju perguruan tinggi yang unggul, berdaya saing internasional, dan berkontribusi nyata bagi pembangunan bangsa.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Masuk Tahap Penyaringan, 3 Nama Lolos&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ketua Pelaksana Pemilihan Rektor Universitas Riau, Dr. M. Rasuli, S.E., M.Si., Ak., CA., ACPA, menyampaikan bahwa penyampaian visi, misi, dan program kerja merupakan bagian dari mekanisme pemilihan sesuai ketentuan yang berlaku.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Pemaparan ini menjadi kesempatan bagi seluruh anggota Senat Universitas Riau untuk mengenal lebih jauh gagasan serta arah kepemimpinan yang ditawarkan masing&#45;masing bakal calon. Kami berharap seluruh rangkaian proses pemilihan dapat berjalan objektif, transparan, akuntabel, dan menjunjung tinggi nilai&#45;nilai demokrasi serta integritas,” ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Usai pemaparan, Senat Universitas Riau melaksanakan pemungutan suara untuk menyaring delapan bakal calon menjadi tiga calon rektor.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Berdasarkan hasil pemungutan suara, tiga bakal calon rektor dengan perolehan suara terbanyak yang berhak melaju ke tahap selanjutnya adalah: &amp;nbsp;&lt;br&gt;1. Dr. Mexsasai Indra, S.H., M.H&lt;br&gt;2. Prof. Ahmad Fadli, S.T., M.T., Ph.D&lt;br&gt;3. Prof. Dr. Jimmi Copriady, M.Si&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ketiga calon rektor tersebut selanjutnya akan mengikuti tahapan berikutnya sesuai jadwal dan mekanisme Pemilihan Rektor Universitas Riau Periode 2026–2030 hingga ditetapkan rektor definitif.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://seputarriau.co/assets/berita/original/27360154058-img-20260708-wa0039.jpg"/><pubDate>Wed, 08 Jul 2026 22:08:14 +0700</pubDate><guid>https://seputarriau.co/news/detail/19274/hasil-voting-senat-unri-mexsasai-indra-ahmad-fadli--jimmi-copriady-lolos-jadi-calon-rektor</guid></item><item><title>Kapolri Resmikan 80 Jembatan Merah Putih Presisi , Total 110 Jembatan Perkuat Konektivitas Masyaraka</title><link>https://seputarriau.co/news/detail/19273/kapolri-resmikan-80-jembatan-merah-putih-presisi--total-110-jembatan-perkuat-konektivitas-masyarakat-riau</link><description>&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Dumai, Seputarriau.co&amp;nbsp; &#45; Komitmen Polri untuk menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat kembali diwujudkan melalui pembangunan infrastruktur. Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meresmikan 80 Jembatan Merah Putih Presisi Tahap II di Provinsi Riau, Selasa (7/7/2026).&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Peresmian yang dipusatkan di Kecamatan Dumai Selatan, Kota Dumai, tersebut menjadi salah satu agenda utama kunjungan kerja Kapolri dalam rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke&#45;80.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Dengan rampungnya pembangunan tahap kedua ini, total Jembatan Merah Putih Presisi yang berhasil dibangun Polda Riau kini mencapai 110 unit, tersebar di berbagai kabupaten dan kota di Provinsi Riau.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Kapolri bersama rombongan tiba di lokasi peresmian dan disambut dengan prosesi pemasangan tanjak sebagai bentuk penghormatan adat Melayu Riau.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, tari persembahan, pembukaan acara, pembacaan doa, serta pemutaran video selayang pandang yang menampilkan perjalanan pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi di berbagai wilayah Provinsi Riau.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Dalam sambutannya, Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan menyampaikan bahwa pembangunan 80 Jembatan Merah Putih Presisi bukan sekadar menghadirkan infrastruktur fisik, melainkan ikhtiar bersama untuk memperkuat keterhubungan sosial, memperluas akses masyarakat terhadap pelayanan publik, sekaligus membuka ruang pertumbuhan ekonomi yang lebih merata.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Kapolda menjelaskan, berbagai kajian menunjukkan bahwa kemajuan suatu daerah sangat ditentukan oleh kualitas konektivitas, tingkat kepercayaan sosial, serta kemampuan masyarakat membangun kerja sama kolektif.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;&quot;Karena itu, pembangunan infrastruktur menjadi fondasi penting bagi tumbuhnya kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan,&quot; ujarnya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Menurutnya, kebijakan Presiden Prabowo Subianto yang diimplementasikan oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo telah memberikan perspektif baru dalam pelaksanaan tugas kepolisian.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Polri tidak hanya hadir sebagai institusi penegak hukum, tetapi juga menjadi bagian dari solusi atas berbagai persoalan masyarakat dengan memperkuat kohesi sosial, membangun modal sosial, serta menghadirkan pengabdian yang nyata.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;“Atas nama keluarga besar Polda Riau, kami menyampaikan rasa bangga dan terima kasih kepada Bapak Kapolri atas kepemimpinan, keteladanan, dan tunjuk ajar yang telah diberikan kepada kami. Dari beliau kami belajar bahwa keamanan lahir dari kepercayaan, kepercayaan melahirkan partisipasi, partisipasi melahirkan kolaborasi, dan kolaborasi akan melahirkan ketahanan sosial sebagai fondasi kemajuan masyarakat,” ujar Irjen Herry.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Irjen menegaskan, pemahaman tersebut menjadi pijakan Polda Riau dalam membangun 80 Jembatan Merah Putih Presisi yang dipersembahkan sebagai kado Hari Bhayangkara ke&#45;80 untuk masyarakat Provinsi Riau.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Plt Gubernur Riau, Pangdam XIX/Tuanku Tambusai, pemerintah kabupaten dan kota, dunia usaha, para relawan, serta seluruh masyarakat yang telah bergotong royong mendukung pembangunan jembatan tersebut.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;“Semoga seluruh kebaikan yang telah kita lakukan bersama menjadi manfaat yang terus dirasakan masyarakat hari ini dan menjadi warisan bagi anak cucu kita di masa yang akan datang,” katanya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Usai sambutan, Kapolri melakukan dialog interaktif dengan masyarakat penerima manfaat. Dialog dilaksanakan secara virtual dengan masyarakat Kabupaten Siak dan Kabupaten Pelalawan, serta secara langsung dengan masyarakat Kota Dumai.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Dalam dialog tersebut, Kapolri mendengarkan secara langsung berbagai cerita dan testimoni masyarakat mengenai manfaat kehadiran Jembatan Merah Putih Presisi yang telah membuka akses transportasi, memperlancar aktivitas ekonomi, serta mempermudah masyarakat memperoleh layanan pendidikan dan kesehatan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan prasasti sebagai tanda diresmikannya 80 Jembatan Merah Putih Presisi Tahap II, dilanjutkan peninjauan langsung ke jembatan yang menjadi lokasi peresmian.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Kapolri juga menyerahkan tali asih dan paket sembako kepada perwakilan masyarakat sebelum mengakhiri rangkaian kegiatan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Menutup seluruh rangkaian peresmian, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyampaikan apresiasi kepada jajaran Polda Riau yang berhasil menghadirkan 110 Jembatan Merah Putih Presisi bagi masyarakat di berbagai wilayah Provinsi Riau.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Kapolri menegaskan, pembangunan jembatan tersebut merupakan implementasi arahan Presiden Prabowo Subianto agar Polri tidak hanya menjalankan tugas memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga hadir memberikan solusi atas kebutuhan masyarakat melalui pembangunan yang berdampak langsung.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;“Saya mengucapkan terima kasih kepada Bapak Kapolda Riau beserta seluruh jajaran yang telah bekerja keras melaksanakan arahan dan tugas dari Bapak Presiden. Hari ini kita meresmikan 80 Jembatan Merah Putih Presisi Tahap II. Dengan tambahan ini, total jembatan yang telah dibangun Polda Riau mencapai 110 unit,” ujar Kapolri.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Menurut Kapolri, jembatan yang dibangun bukan sekadar infrastruktur penghubung, tetapi menjadi akses yang membuka kesempatan masyarakat untuk memperoleh kehidupan yang lebih baik.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Kehadiran jembatan akan mempermudah anak&#45;anak menuju sekolah, memperlancar akses pelayanan kesehatan, sekaligus mempercepat distribusi hasil pertanian, perkebunan, dan aktivitas ekonomi masyarakat.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;“Kita ingin memastikan masyarakat, khususnya di desa&#45;desa dan wilayah yang selama ini aksesnya terbatas, memperoleh manfaat nyata dari pembangunan ini. Dengan konektivitas yang semakin baik, anak&#45;anak lebih mudah bersekolah, masyarakat lebih mudah mengakses pelayanan publik, dan aktivitas ekonomi dapat tumbuh sehingga kesejahteraan masyarakat juga meningkat,” katanya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Jenderal bintang empat ini juga mengajak seluruh elemen bangsa untuk terus memperkuat semangat kolaborasi dalam membangun Indonesia. Menurutnya, gotong royong yang melahirkan Program Jembatan Merah Putih Presisi merupakan modal penting dalam mewujudkan cita&#45;cita Indonesia Emas 2045.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;“Mari kita bersama&#45;sama menjaga semangat kebersamaan ini agar harapan masyarakat, harapan bangsa, dan cita&#45;cita menuju Indonesia Emas 2045 dapat kita wujudkan bersama,” tutup Kapolri.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Jembatan yang menjadi lokasi peresmian menghubungkan Jalan Perintis RT 02 Kelurahan Bumi Ayu dengan Jalan Bukit Datuk Lama RT 03 Kelurahan Bukit Datuk, Kecamatan Dumai Selatan.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Kehadirannya diharapkan semakin memperlancar mobilitas masyarakat, memperkuat konektivitas antarwilayah, mempercepat distribusi hasil pertanian dan perkebunan, serta memudahkan akses menuju fasilitas pendidikan, kesehatan, dan pelayanan publik.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Program Jembatan Merah Putih Presisi merupakan salah satu inovasi Polda Riau yang dibangun melalui semangat kolaborasi antara Polri, pemerintah daerah, dunia usaha, dan masyarakat.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Hingga pertengahan tahun 2026, sebanyak 110 jembatan telah berdiri di berbagai pelosok Provinsi Riau sebagai simbol kehadiran Polri yang tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga ikut membangun konektivitas, memperkuat kohesi sosial, dan menghadirkan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat. ***(Eva)&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://seputarriau.co/assets/berita/original/28394348831-img_20260708_162006.jpg"/><pubDate>Wed, 08 Jul 2026 15:00:00 +0700</pubDate><guid>https://seputarriau.co/news/detail/19273/kapolri-resmikan-80-jembatan-merah-putih-presisi--total-110-jembatan-perkuat-konektivitas-masyarakat-riau</guid></item><item><title>Antisipasi Banjir, Tim KKN UNRI 2026 Bersihkan Sungai Sepanjang 5 KM Bersama Masyarakat</title><link>https://seputarriau.co/news/detail/19272/antisipasi-banjir-tim-kkn-unri-2026-bersihkan-sungai-sepanjang-5-km-bersama-masyarakat</link><description>&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;SUNGAI MAJO, seputarriau.co – Tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Riau 2026 Desa Sungai Majo bersama masyarakat setempat sukses melaksanakan program kerja utama berupa kegiatan gotong royong membersihkan sungai. Kegiatan berlangsung pada Minggu, 5 Juni 2026, pukul 08.10 s.d 12.40 WIB dengan menyusuri aliran sungai sepanjang kurang lebih 5 kilometer yang menjadi urat nadi kehidupan warga Desa Sungai Majo.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kegiatan ini merupakan wujud nyata sinergi antara mahasiswa KKN dan masyarakat dalam menjaga kebersihan serta kelestarian lingkungan sungai yang hingga kini masih dimanfaatkan untuk kebutuhan rumah tangga.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Sinergi Mahasiswa dan Masyarakat&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;br&gt;Gotong royong ini diikuti oleh seluruh anggota Tim KKN Desa Sungai Majo bersama warga, pengurus RT dan RW, Penghulu Desa, serta perangkat desa lainnya. Antusiasme masyarakat terlihat sejak pagi hari. Warga secara swadaya membawa peralatan kerja seperti parang, egrek, dan kayu untuk mendukung kelancaran kegiatan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selama kurang lebih empat jam, peserta bahu&#45;membahu membersihkan bantaran dan badan sungai. Sampah diangkut, semak dan tanaman liar yang menghambat aliran air dipangkas. Kekompakan antara mahasiswa dan warga mencerminkan semangat gotong royong yang menjadi ciri khas masyarakat desa.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Tumbuhkan Kesadaran Jaga Lingkungan&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;Salah satu Ketua RT Desa Sungai Majo menyampaikan apresiasi tinggi atas inisiatif dan kontribusi mahasiswa KKN dalam menggagas kegiatan ini.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ketua Tim KKN Desa Sungai Majo menjelaskan, program ini dipilih sebagai program kerja utama karena melihat kondisi sungai yang mulai dipenuhi sampah dan tumbuhan liar. Kondisi tersebut berpotensi mengganggu aliran air, menimbulkan pendangkalan, hingga banjir apabila dibiarkan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Melalui kegiatan ini kami berharap dapat menumbuhkan kebiasaan menjaga kebersihan sungai secara berkelanjutan, bukan hanya seremonial selama masa KKN berlangsung,” ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Hasil dan Harapan ke Depan&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;br&gt;Kegiatan berjalan lancar dan tertib berkat kerja sama seluruh pihak. Hasilnya terlihat nyata, aliran sungai kini tampak lebih bersih dan lancar di sepanjang area yang dibersihkan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ke depan, Tim KKN Desa Sungai Majo berharap kegiatan serupa dapat terus dilanjutkan secara mandiri oleh masyarakat sebagai bagian dari upaya pelestarian lingkungan dan menjaga keberlanjutan fungsi sungai bagi generasi mendatang.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://seputarriau.co/assets/berita/original/89701122510-img-20260708-wa0015.jpg"/><pubDate>Mon, 06 Jul 2026 09:39:55 +0700</pubDate><guid>https://seputarriau.co/news/detail/19272/antisipasi-banjir-tim-kkn-unri-2026-bersihkan-sungai-sepanjang-5-km-bersama-masyarakat</guid></item><item><title>Polisi Mandau Ciduk Satu Pria Gegara Membeli Dan Menawarkan Sabu Untuk Dijual Lagi</title><link>https://seputarriau.co/news/detail/19271/polisi-mandau-ciduk-satu-pria-gegara-membeli-dan-menawarkan-sabu-untuk-dijual-lagi</link><description>&lt;p&gt;MANDAU, seputarriau.co &#45; Tak habis habisnya peredaran terkait Narkotika jenis sabu team Polsek Mandau bergerak cepat amankan satu pelaku berkat laporan dari masyarakat di daerah Sebanga dan sekitarmya, pelaku ditangkap diduga melakukan tindak pidana membeli dan menawarkan Narkotika Golongan I bukan tanaman jenis Shabu untuk dijual lagi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dari hasil laporan masyarakat tersebut Team Opsnal Polsek Mandau melakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan satu orang tersangka pada Senin (06/07/2026) sekira pukul 22.00 WIB. di Jalan Gajah Mada KM.02 Sebanga RT.6/RW.8 Kelurahan Talang Mandi Kecamatan Mandau Kabupaten Bengkalis Riau.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kapolsek Mandau AKP I Made Pasek Saradahtam Bendesa, S.Tr.K., S.I.K melalui pers rilis membenarkan adanya penangkapan satu orang pelaku inisial DCS (47) diduga penyalahgunaan narkotika jenis sabu. dalam penggeledahan team amankan barang bukti 1 (satu) paket Narkotika jenis Shabu serta unit Handphone merk Vivo warna Hijau Lumut.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dari penangkapan tersebut pelaku mengakui Narkotika jenis Sabu tersebut dari Andre (DPO). Atas kejadian tersebut pelaku dan barang bukti dibawa ke Polsek Mandau guna di lakukan penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Pelaku dijerat kedalam pasal 114 ayat (1) Undang – undang Republik Indonesia Nomor 35 tahun 2009 Tentang Narkotika Jo pasal 609 Undang&#45;Undang Republik Indonesia Nomor 1 tahun 2026 tentang tentang penyesuaian pidana.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dew&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://seputarriau.co/assets/berita/original/28141809644-rps20260707_193103.jpg"/><pubDate>Tue, 07 Jul 2026 17:30:00 +0700</pubDate><guid>https://seputarriau.co/news/detail/19271/polisi-mandau-ciduk-satu-pria-gegara-membeli-dan-menawarkan-sabu-untuk-dijual-lagi</guid></item><item><title>Kapolda Riau Tinjau Pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi Tahap II di Kota Dumai</title><link>https://seputarriau.co/news/detail/19270/kapolda-riau-tinjau-pembangunan-jembatan-merah-putih-presisi-tahap-ii-di-kota-dumai</link><description>&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Dumai, Seputarriau.co&amp;nbsp; – Kapolda Riau Irjen Pol. Dr. Herry Heryawan, S.I.K., M.H., M.Hum. melaksanakan kunjungan kerja ke Kota Dumai pada Minggu (5/7/2026) dalam rangka melakukan pengecekan pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi Tahap II Tahun 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya memastikan progres pembangunan infrastruktur yang menjadi simbol pelayanan Polri kepada masyarakat.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Dalam kunjungan tersebut, Kapolda Riau didampingi Karo Ops Polda Riau Kombes Pol. Ino Harianto, S.I.K., M.M., Dansat Brimob Polda Riau Kombes Pol. I Ketut Gede Adi Wibawa, S.I.K., Kasubdit Regident Ditlantas Polda Riau AKBP Fatikh Dedy Setyawan, S.H., S.I.K., M.Si., serta ADC dan Spripim Polda Riau.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Rombongan bertolak dari Helipad Polda Riau di Pekanbaru menggunakan helikopter menuju Lapangan Bola Jakolin, Kelurahan Bukit Datuk, Kecamatan Dumai Selatan. Sebelum mendarat, Kapolda Riau terlebih dahulu melakukan pengecekan visual dari udara terhadap kondisi lokasi yang menjadi titik pendaratan guna memastikan aspek keamanan dan kelayakan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Setelah mendarat di Lapangan Bola Jakolin sekitar pukul 10.50 WIB, Kapolda Riau beserta rombongan disambut langsung oleh Kapolres Dumai AKBP Angga Febrian Herlambang, S.I.K., S.H., bersama para Pejabat Utama Polres Dumai. Selanjutnya rombongan menuju Jembatan Merah Putih Presisi yang berada di Jalan Perintis, Kelurahan Bumi Ayu, Kecamatan Dumai Selatan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Di lokasi, Kapolda Riau melakukan pengecekan langsung terhadap pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi Tahap II. Peninjauan tersebut bertujuan untuk melihat perkembangan pekerjaan sekaligus memastikan pelaksanaan pembangunan berjalan sesuai rencana, sehingga nantinya dapat memberikan manfaat bagi masyarakat serta mendukung kelancaran akses transportasi di wilayah Kota Dumai.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Usai melaksanakan pengecekan, Kapolda Riau beserta rombongan kembali menuju Pekanbaru. Seluruh rangkaian kegiatan kunjungan kerja berlangsung dengan aman, tertib, lancar, dan kondusif berkat pengamanan serta koordinasi yang baik dari jajaran Polres Dumai.***(Eva)&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://seputarriau.co/assets/berita/original/55297410642-img_20260706_172021.jpg"/><pubDate>Mon, 06 Jul 2026 16:00:00 +0700</pubDate><guid>https://seputarriau.co/news/detail/19270/kapolda-riau-tinjau-pembangunan-jembatan-merah-putih-presisi-tahap-ii-di-kota-dumai</guid></item><item><title>Kakanwil Ditjenpas Riau Beri Penguatan Tupoksi dan Integritas Petugas Rutan Dumai</title><link>https://seputarriau.co/news/detail/19269/kakanwil-ditjenpas-riau-beri-penguatan-tupoksi-dan-integritas-petugas-rutan-dumai</link><description>&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Dumai, Seputarriau.co&amp;nbsp; – Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Riau, Rudy Fernando Sianturi, melaksanakan kegiatan Pembinaan, Monitoring, Pengawasan, dan Pengendalian (Bintorwasdal) di Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Dumai, Jumat (3/7).&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Kedatangan Kakanwil disambut langsung oleh Kepala Rutan Dumai, Enang Iskandi, didampingi para pejabat struktural. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Balai Pemasyarakatan Dumai, Ema Pansi Tarigan, beserta jajaran.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Rangkaian kegiatan diawali dengan peninjauan langsung ke berbagai sarana dan prasarana di lingkungan Rutan Dumai. Mulai dari peninjauan area perkantoran, dapur, beranggang, hingga blok hunian guna memastikan pelaksanaan tugas, pelayanan, serta keamanan dan ketertiban berjalan dengan baik.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Selanjutnya, Kakanwil memberikan pengarahan dan penguatan tugas dan fungsi kepada seluruh pegawai. Dalam arahannya, ia menegaskan bahwa petugas pemasyarakatan memiliki tanggung jawab tidak hanya menjaga, membina, dan membimbing warga binaan, tetapi juga mendukung pelaksanaan Asta Cita Presiden melalui pemberantasan HALINAR dan korupsi sebagaimana tertuang dalam 15 Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;&quot;Jaga integritas dalam setiap pelaksanaan tugas. Jangan pernah terlibat narkoba, peredaran gelap narkotika, maupun segala bentuk perjudian, termasuk judi online. Marwah Petugas Pemasyarakatan harus selalu dijaga,&quot; tegas Kakanwil.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Kakanwil juga meminta agar program ketahanan pangan terus dikembangkan sebagai inovasi unggulan Rutan Dumai, disertai optimalisasi produk hasil karya warga binaan agar semakin berkembang dan memberikan nilai tambah. Selain itu, pelaksanaan rehabilitasi sosial juga harus menjadi perhatian sebagai bagian dari pembinaan warga binaan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Khusus kepada jajaran pengamanan, Kakanwil mengingatkan pentingnya menjalankan prosedur pemeriksaan sesuai standar terhadap setiap orang dan barang bawaan yang masuk ke dalam rutan serta meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai potensi gangguan keamanan dan ketertiban.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;&quot;Selalu waspadai orang rawan, barang rawan, tempat rawan, dan waktu rawan. Deteksi dini menjadi kunci dalam menciptakan Rutan yang aman dan kondusif,&quot; pesannya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br&gt;&lt;span style=&quot;background&#45;color:transparent;color:#000000;&quot;&gt;Kegiatan Bintorwasdal ini diharapkan semakin memperkuat integritas, disiplin, profesionalisme, serta kualitas pelayanan pemasyarakatan di Rutan Dumai.***(Eva)&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://seputarriau.co/assets/berita/original/49509527744-img_20260704_071151.jpg"/><pubDate>Fri, 03 Jul 2026 15:00:00 +0700</pubDate><guid>https://seputarriau.co/news/detail/19269/kakanwil-ditjenpas-riau-beri-penguatan-tupoksi-dan-integritas-petugas-rutan-dumai</guid></item><item><title>UNRI Benahi Tata Kelola: 15 Pejabat Senat Pilih Integritas Jelang Pilih Rektor Baru</title><link>https://seputarriau.co/news/detail/19268/unri-benahi-tata-kelola-15-pejabat-senat-pilih-integritas-jelang-pilih-rektor-baru</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;PEKANBARU, seputarriau.co &lt;/strong&gt;&#45; &amp;nbsp;Proses penyesuaian keanggotaan Senat Universitas Riau (UNRI) yang digariskan dalam Berita Acara Rapat Inspektorat Jenderal Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi tertanggal 29 Juni 2026 mulai menimbulkan dampak nyata di lingkungan kampus. Sejumlah anggota senat yang sebelumnya memiliki rangkap jabatan struktural akhirnya memilih mengundurkan diri dari jabatannya agar tetap dapat mempertahankan haknya sebagai anggota senat, termasuk memberikan suara dalam pemilihan Rektor periode 2026–2030.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Berdasarkan Berita Acara yang ditandatangani di Jakarta tersebut, Inspektorat Jenderal menegaskan bahwa pelaksanaan tata kelola dan pemilihan Rektor harus berpedoman pada Peraturan Mendiktisaintek Nomor 56 Tahun 2025 tentang Statuta UNRI. Salah satu poin penting yang disoroti adalah adanya 15 orang anggota senat unsur wakil dosen yang terbukti memiliki rangkap jabatan sebagai pejabat struktural di berbagai fakultas dan program pascasarjana.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam rapat tersebut ditetapkan batas waktu penyelesaian penyesuaian paling lambat 30 Juni 2026. Anggota senat diberikan dua pilihan: mempertahankan jabatan struktural dan melepaskan keanggotaan senat, atau tetap menjadi anggota senat dengan konsekuensi harus melepaskan jabatan strukturalnya. Kementerian menegaskan langkah ini diperlukan untuk menjaga mekanisme check and balance dan menghindari risiko ketidakabsahan hak suara dalam proses pemilihan pimpinan universitas.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dari pantauan Riautribune.com dilapangan, keputusan yang diambil sejumlah pejabat tersebut kini berdampak pada jalannya operasional di beberapa unit kerja. Sejumlah jabatan Wakil Dekan dan Ketua Jurusan di lingkungan 8 fakultas serta Program Pascasarjana kosong setelah pemegang jabatan memilih mundur dari tugas tambahannya. Kondisi ini membuat sebagian layanan administrasi dan kegiatan akademik di beberapa fakultas terasa melambat bahkan terlihat &quot;lumpuh&quot; sementara waktu, menunggu penunjukan Pelaksana Harian (Plh) atau Pelaksana Tugas (Plt) sesuai prosedur yang berlaku.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Berikut adalah daftar 15 anggota senat yang tercatat memiliki rangkap jabatan sebagaimana tercantum dalam Berita Acara:&lt;/p&gt;&lt;p&gt;No Nama Jabatan Struktural&lt;/p&gt;&lt;p&gt;1 Dr. Saiman, S.IP., M.Si Wakil Dekan III FISIP&lt;/p&gt;&lt;p&gt;2 Dr. Febri Yuliani, S.Sos., M.Si Ketua Jurusan Ilmu Administrasi FISIP&lt;/p&gt;&lt;p&gt;3 Dr. Ria Novianti, S.Psi., M.Si Wakil Dekan III FKIP&lt;/p&gt;&lt;p&gt;4 R. Adri Satriawan Surya, SE., MA., CA Wakil Dekan II FEB&lt;/p&gt;&lt;p&gt;5 Prof. Dr. M.D.H Gamal, M.Sc Ketua Jurusan Matematika FMIPA&lt;/p&gt;&lt;p&gt;6 Prof. Dr. Fitmawati, M.Si Ketua Jurusan Biologi FMIPA&lt;/p&gt;&lt;p&gt;7 Prof. Dr. Elfizar, M.Kom Wakil Dekan II FMIPA&lt;/p&gt;&lt;p&gt;8 Dr. Imran M, M.Sc Wakil Dekan I FMIPA&lt;/p&gt;&lt;p&gt;9 Prof. Dr. Yusmarini, S.Pt., M.P Wakil Direktur I Program Pascasarjana&lt;/p&gt;&lt;p&gt;10 Prof. Dr. Azriyenni, ST., M.Eng Wakil Dekan I FT&lt;/p&gt;&lt;p&gt;11 Dr. Said Zul Amraini, ST., MT. Ketua Jurusan Teknik Kimia FT&lt;/p&gt;&lt;p&gt;12 Prof. Dr. dr. Ismawati, M.Biomed Wakil Dekan II FK&lt;/p&gt;&lt;p&gt;13 Dr. dr. Joko Pitoyo, Sp.U(K) Koordinator Program Studi PPDS FK&lt;/p&gt;&lt;p&gt;14 Dr. Rahmad Hendra, S.H., M.Kn Wakil Dekan II FH&lt;/p&gt;&lt;p&gt;15 Erwin, S.Kp, M.Kep Ketua Jurusan Klinik dan Komunitas Profesi Ners&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Hingga berita ini diturunkan, pihak Rektorat UNRI belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait langkah antisipasi mengatasi kekosongan jabatan tersebut. Masa jabatan Senat UNRI sendiri diketahui akan berakhir pada 27 Oktober 2026, sehingga proses penyesuaian ini menjadi tahapan krusial menjelang penyelenggaraan pemilihan Rektor UNRI yang dijadwalkan berlangsung dalam waktu dekat. Menurut salah seorang pakar hukum administrasi di Universitas Riau Dr Muklis,SH,MH, aturan yang berlaku, harus dilaksanakan segera mungkin.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Jika merujuk kepada surat dari Irjen Dikti itu, maka final, bahwa seorang senat yang rangkap jabatan, harus memilih, mau tetap senat dan mundur dari jabatan strukturalnya, atau sebaliknya, ini harus dipatuhi dan ditaati, tidak ada argumen lain, jalan kan itu, sehingga kedepan tidak ada tuntutan dalam proses pemilihan Rektor. Hanya saja teknis eksekusi nya, juga memerlukan waktu. Dalam surat itu, dibunyikan harus tertanggal 30 Juni. Hendaknya ada pertimbangan, sehingga ada spare waktu yang diberikan, yakni kesempatan bagi anggota Senat yang akan mundur dari jabatan struktural nya, atau mundur sebagai anggota senat, ada masa &amp;nbsp;mereka untuk mempertimbangkan keputusannya, dan tidak terburu buru.,&quot;Ucap Dr Muklis dengan semangat, Selasa (30/6) di Kampus Universitas Riau Bina Widya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&amp;nbsp;Dikatakan Muklis, harapan semua pihak tentu teknis ini, bisa didiskusikan atau diatur, antara senat, Panitia Pemilihan Rektor, dan pejabat struktural tertinggi di Universitas Riau, sehingga keputusan yang diambil benar benar tepat.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;(MN)&amp;nbsp;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://seputarriau.co/assets/berita/original/21030140277-6e877330-6551-4e2c-b1b3-c0a4b88e45e6.jpg"/><pubDate>Wed, 01 Jul 2026 19:16:47 +0700</pubDate><guid>https://seputarriau.co/news/detail/19268/unri-benahi-tata-kelola-15-pejabat-senat-pilih-integritas-jelang-pilih-rektor-baru</guid></item><item><title>Perda PSPD Disahkan, DPRD dan Walikota : Buka Peluang Usaha Warga Pekanbaru</title><link>https://seputarriau.co/news/detail/19267/perda-pspd-disahkan-dprd-dan-walikota--buka-peluang-usaha-warga-pekanbaru</link><description>&lt;p&gt;&lt;strong&gt;PEKANBARU, &lt;/strong&gt;&lt;a href=&quot;http://seputarriau.co&quot;&gt;&lt;strong&gt;http://seputarriau.co&lt;/strong&gt;&lt;/a&gt;&lt;strong&gt; –&lt;/strong&gt; Birokrakrat Kota Pekanbaru resmi dirombak. DPRD bersama Pemko Pekanbaru menyepakati Ranperda Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah menjadi Perda, Senin (11/5/2026). Keputusan strategis ini menambah dua OPD baru, sehingga total menjadi 35 OPD.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Rapat Paripurna di Balai Payung Sekaki dipimpin Ketua DPRD Muhammad Isa Lahamid, didampingi Walikota Agung Nugroho dan Wakil Ketua I DPRD Tengku Azwendi Fajri. Seluruh unsur Forkopimda, Pj Sekda, asisten, kepala OPD, dan camat hadir menyaksikan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Dari 33 ke 35 OPD: Bukan Gemuk, Tapi Fokus&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Laporan Pansus menegaskan, perubahan ini adalah Perubahan Kedua atas Perda Nomor 9 Tahun 2016. Tujuannya jelas: membuat struktur Pemko lebih ramping secara fungsi, tapi tajam secara target.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Ini bukan soal menambah jumlah, tapi menambah daya gedor. Dua sektor yang selama ini ditangani setengah hati, sekarang punya rumah sendiri,” tegas Muhammad Isa Lahamid.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;a href=&quot;https://ibb.co.com/6cdVT9wG&quot;&gt;&lt;img src=&quot;https://i.ibb.co.com/6cdVT9wG/1000262073&#45;2.jpg&quot; alt=&quot;1000262073&#45;2&quot;&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Dua dinas baru tersebut adalah:&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;/strong&gt;&lt;br&gt;1.&amp;nbsp; Dinas Perikanan dan Peternakan – Mandatnya mempercepat swasembada protein hewani, pembinaan peternak, petambak, dan pembudidaya ikan di Pekanbaru.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;br&gt;2.&amp;nbsp; Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif – Tugasnya memetakan potensi wisata urban, mengelola event kota, dan mengkurasi 18 subsektor ekraf agar tembus pasar nasional.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Isa jujur soal konsekuensi: belanja pegawai dan operasional pasti naik. “Tapi ini harga yang harus dibayar. Kalau mau ekonomi warga naik, pemerintah harus hadir lebih dengan Warna Baru Memenuhi Pelayanan Ke Masyarakat,” katanya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Walikota: Ini Strategi Jemput Bola ke Pusat&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Walikota Agung Nugroho menyebut Perda PSPD sebagai “pintu masuk” anggaran pusat. Tanpa penyesuaian SOTK, Pekanbaru sulit mengakses program kementerian terkait ekraf, perikanan, dan peternakan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Kita sesuaikan dari bawah agar nyambung dengan program pusat. Tujuannya satu: anggaran turun, program jalan, warga sejahtera,” ujar Agung.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;a href=&quot;https://ibb.co.com/Fb3ZvgGg&quot;&gt;&lt;img src=&quot;https://i.ibb.co.com/Fb3ZvgGg/1000262072&#45;2.jpg&quot; alt=&quot;1000262072&#45;2&quot;&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia berterima kasih ke Pansus DPRD atas kerja maraton merampungkan Ranperda. Seluruh catatan dan masukan legislatif dipastikan masuk dalam prioritas eksekusi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;a href=&quot;https://ibb.co.com/9mNfF5dP&quot;&gt;&lt;img src=&quot;https://i.ibb.co.com/9mNfF5dP/1000262132&#45;2.jpg&quot; alt=&quot;1000262132&#45;2&quot;&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;“Kepada dua dinas baru nanti, pesannya jelas: harus cepat, adaptif, dan langsung menyentuh masalah warga. Jangan jadi menara gading,” tutup Agung.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Dampak Nyata: UMKM, Peternak, dan Anak Muda Diuntungkan&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dengan adanya Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, ribuan pelaku UMKM kuliner, fashion, kriya, aplikasi, dan film di Pekanbaru akan punya “induk” resmi untuk pembinaan, akses modal, hingga promosi.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sementara Dinas Perikanan dan Peternakan diharapkan memotong rantai birokrasi bagi peternak ayam, sapi, kambing, serta pembudidaya ikan lele, nila, dan patin yang selama ini mengeluh soal bantuan dan penyuluhan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Target akhirnya: percepatan RPJMD dan realisasi visi Kota Pekanbaru sebagai kota jasa yang maju, nyaman, dan berdaya saing.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;ADVETORIAL&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://seputarriau.co/assets/berita/original/82915863968-1000262119_(2).jpg"/><pubDate>Mon, 11 May 2026 11:45:27 +0700</pubDate><guid>https://seputarriau.co/news/detail/19267/perda-pspd-disahkan-dprd-dan-walikota--buka-peluang-usaha-warga-pekanbaru</guid></item><item><title>Imigrasi Pekanbaru Tingkatkan Sinergi Bersama Pemerintah Desa Salo Timur</title><link>https://seputarriau.co/news/detail/19266/imigrasi-pekanbaru-tingkatkan-sinergi-bersama-pemerintah-desa-salo-timur</link><description>&lt;p&gt;Pekanbaru, seputarriau.co – Kantor Imigrasi Kelas I TPI Pekanbaru terus memperkuat upaya pencegahan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dan Tindak Pidana Penyelundupan/Perdagangan Manusia (TPPM) melalui kegiatan sosialisasi dan koordinasi bersama pemerintah desa serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) di wilayah Desa Salo Timur (30/06/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Sub Seksi Penindakan Keimigrasian Kantor Imigrasi Kelas I TPI Pekanbaru, Andi Arzam Nur, beserta tim petugas Imigrasi Pekanbaru, yang turut didampingi Kepala Desa Salo, Babinsa Desa Salo, Bhabinkamtibmas Desa Salo, para Kepala Dusun, Ketua RW, dan Ketua RT. Rombongan melakukan kunjungan koordinasi ke Kantor Kepala Desa Salo Timur untuk memperkuat sinergi dalam pencegahan TPPO dan TPPM di tingkat desa.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&amp;nbsp;Dalam kesempatan tersebut, tim disambut langsung oleh Kepala Desa Salo Timur, Tukiran. Pertemuan berlangsung dalam suasana dialogis dengan membahas kondisi wilayah, langkah&#45;langkah pencegahan, serta penguatan peran masyarakat dalam mengantisipasi potensi terjadinya tindak pidana perdagangan orang dan penyelundupan manusia.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tukiran menyampaikan bahwa sejak Desa Salo Timur ditetapkan sebagai Desa Binaan Pencegahan TPPO pada tahun 2024, hingga saat ini tidak terdapat permasalahan maupun kendala yang signifikan terkait TPPO maupun TPPM di wilayahnya. Capaian tersebut tidak terlepas dari sinergi yang baik antara pemerintah desa, aparat keamanan, dan masyarakat dalam meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai modus kejahatan perdagangan orang. Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Pekanbaru, melalui Kepala Sub Seksi Penindakan Keimigrasian, Andi Arzam Nur, menegaskan bahwa kolaborasi dengan pemerintah desa merupakan salah satu langkah strategis dalam memperkuat upaya pencegahan sejak dini.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Pencegahan TPPO dan TPPM membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Melalui koordinasi dan sosialisasi seperti ini, kami berharap pemerintah desa beserta seluruh perangkatnya dapat menjadi garda terdepan dalam memberikan edukasi kepada masyarakat.&quot; ujar Arzam.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Lebih lanjut, Arzam menjelaskan bahwa program Desa Binaan merupakan bentuk komitmen Direktorat Jenderal Imigrasi dalam membangun kesadaran masyarakat mengenai pentingnya migrasi yang aman dan prosedural. Dengan meningkatnya pemahaman masyarakat, diharapkan risiko menjadi korban perdagangan orang maupun penyelundupan manusia dapat diminimalkan.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Melalui kegiatan ini, Kantor Imigrasi Kelas I TPI Pekanbaru menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, aparat penegak hukum, serta masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman dan bebas dari praktik TPPO maupun TPPM.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;(MN)&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://seputarriau.co/assets/berita/original/92346188627-img-20260702-wa0010.jpg"/><pubDate>Thu, 02 Jul 2026 11:38:45 +0700</pubDate><guid>https://seputarriau.co/news/detail/19266/imigrasi-pekanbaru-tingkatkan-sinergi-bersama-pemerintah-desa-salo-timur</guid></item><item><title>Imigrasi Pekanbaru Raih Nilai 96,64 pada Survei Antikorupsi dan Kualitas Pelayanan Juni 2026</title><link>https://seputarriau.co/news/detail/19265/imigrasi-pekanbaru-raih-nilai-9664-pada-survei-antikorupsi-dan-kualitas-pelayanan-juni-2026</link><description>&lt;p&gt;Pekanbaru, seputarriau.co – Komitmen Kantor Imigrasi Kelas I TPI Pekanbaru dalam menghadirkan pelayanan publik yang profesional, berintegritas, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat kembali membuahkan hasil yang membanggakan. Berdasarkan Hasil Pelaksanaan Survei Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) periode Juni 2026, Kantor Imigrasi Kelas I TPI Pekanbaru berhasil memperoleh nilai 96,64 dari skala 100 pada Survei Persepsi Anti Korupsi (SPAK) dan Survei Persepsi Kualitas Pelayanan (SPKP), dengan kategori &quot;Sangat Baik&quot;.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Survei yang melibatkan 91 responden tersebut menjadi indikator tingginya tingkat kepercayaan masyarakat terhadap kualitas layanan sekaligus integritas aparatur di lingkungan Kantor Imigrasi Kelas I TPI Pekanbaru. Hasil ini mencerminkan keberhasilan upaya berkelanjutan dalam membangun budaya kerja yang transparan, akuntabel, serta memberikan pelayanan yang cepat, mudah, dan ramah kepada masyarakat.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Pekanbaru, Ryang Yang Satiawan, melalui Kepala Seksi Teknologi Informasi dan Komunikasi Keimigrasian, Rianto Hendro Santoso, menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang telah memberikan penilaian dan masukan terhadap pelayanan yang diberikan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&amp;nbsp;&quot;Capaian ini merupakan wujud kepercayaan masyarakat sekaligus motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik dan menjaga integritas seluruh jajaran. Kami berkomitmen memberikan pelayanan keimigrasian yang profesional, transparan, bebas dari praktik korupsi, serta berorientasi pada kepuasan masyarakat,&quot; ujar Rianto. Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa hasil survei bulanan ini akan menjadi bahan evaluasi untuk terus melakukan perbaikan dan inovasi layanan. Berbagai masukan dari masyarakat akan dijadikan dasar dalam meningkatkan efektivitas pelayanan agar semakin responsif terhadap kebutuhan pemohon.&amp;nbsp;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Kantor Imigrasi Kelas I TPI Pekanbaru terus mengajak masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam memberikan penilaian terhadap pelayanan yang diterima. Partisipasi tersebut menjadi bagian penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, akuntabel, serta pelayanan publik yang semakin prima. Ke depan, Kantor Imigrasi Kelas I TPI Pekanbaru berkomitmen mempertahankan capaian tersebut melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia, pemanfaatan teknologi informasi, serta penguatan budaya kerja yang berlandaskan nilai profesionalisme, akuntabilitas, sinergi, transparansi, dan inovasi demi memberikan pelayanan keimigrasian terbaik bagi masyarakat.&lt;/p&gt;</description><enclosure length="25000" type="image/jpeg" url="https://seputarriau.co/assets/berita/original/80919465727-img-20260702-wa0008.jpg"/><pubDate>Thu, 02 Jul 2026 11:39:44 +0700</pubDate><guid>https://seputarriau.co/news/detail/19265/imigrasi-pekanbaru-raih-nilai-9664-pada-survei-antikorupsi-dan-kualitas-pelayanan-juni-2026</guid></item></channel></rss>