Univ. Abdurrab Gelar Seminar Terkait Wabah Virus Corona dan Penyampaian Sikap

PEKANBARU, seputarriau.co  - Sejak 31 Januari 2020 Lalu World Health Organization (WHO) atau organisasi kesehatan dunia telah mengumumkan bahwa terjadi keadaan darurat global terkait penyebaran novel Corona Virus (2019-nCov), pasalnya virus tersebut menyebabkan kenaikan angka kematian yang sangat drastis.

Hingga saat ini  tercatat ada 60.329 dan disinyalir ada 3000 orang Meninggal Dunia yang terjangkit virus mematikan tersebut dari seluruh dunia menurut data yang didapat dari Johns Hopkins CSSE. Tentu saja hal tersebut telah membuat keresahan warga dunia termasuk Indonesia, meskipun sampai sejauh ini belum ada kasus WNI yang positif terjangkit virus Corona.

Upaya pencegahan penyebaran virus Corona banyak dilakukan oleh Pemerintah, Swasta Institusi, Kampus dan dari Kalangan Masyarakat,  Termasuk Universitas Abdurrab Serius Mengangkat Upaya Pencegahan Virus Corona, Melalui Seminar yang diangkat Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Abdurrab Diskusi Publik dengan mengangkat Tema Cara Efektif Agar Tidak Tertular Virus Corona di gedung Susiana Tabrani Convention Hall, Jum' at (06/03)

“Melalui berbagai Kegiatan Mahasiswa Kami dan  media, dengan selalu menekankan pentingnya mencuci tangan saat atau setelah bepergian dan juga ketika akan makan,  Kemudian bagi mereka yang sakit selalu menggunakan masker, demi mencegah penularan kepada orang lain. Jika memang memiliki gejala-gejala seperti demam tinggi, sakit kepala, flu, sesak nafas, batuk parah, dan sakit tenggorokan dihimbau untuk merujuk ke rumah sakit terdekat agar mendapat penanganan. Cek kesehatan rutin, kelola stress, istirahat yang cukup, juga menjadi hal yang perlu diperhatikan masyarakat,” ujar  dr. Faisal, SpPD, FINASIM, Kaprodi Profesi Dokter Fak.Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Abdurrab.

"Penanganan serius, seperti salah satunya pengadaan sosialisasi tentang virus Corona kepada masyarakat umum. Mulai dari cara pencegahan, hingga bagaimana penanganan yang harus dilakukan ketika ada seseorang yang diduga terjangkit", Jelasnya dalam paparan seminar.

Hal Senada disampikan Prof. Susi Endrini, PhD dalam paparannya menyatakan keprihatinannya  penyebaran virus corona.
Terkait hal itu dia memberikan arahan terkait banyaknya informasi terkait dengan virus corona yang tidak bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya, seperti mencuci hidung dengan garam, menerima paket dari China, obat kumur, makan bawang putih, pakai minyak wijen, virus kelelawar dan masih banyak lainnya, Namun Untuk Herbal yang di posting dibeberapa Media Sosial yang viral hanya untuk menjagah sistem kekebalan Tubuh Manusia.

Sementara dr. Feriandi Utomo, M. Biomed, Dekan Fak.Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Abdurrab selaku Moderator  Seminar membacakan pernyataan sikap Universitas Abdurrab terhadap wabah virus corona, diantaranya :

Pertama, Corona adalah ancaman keamanan non-konvensional yang serius.

Kedua, virus corona bukan sekadar persoalan kesehatan, tapi meliputi isu yang sangat kompleks, perlu kerja sama semua pihak.

Ketiga, Pemerintah pusat dan daerah perlu membentuk tim pencegahan dan penanganan virus corona, meliputi kebijakan keimigrasian, pariwisata, kesehatan.
Keempat, butuh keaktifan semua lapisan masyarakat untuk sama-sama peduli.

Kelima, pemerintah perlu memberikan early warning dan memberikan informasi yang jujur dan terbuka terkait virus corona. Tidak perlu ada informasi yang ditutupi untuk pencitraan dan kepentingan pariwisata. Nyawa manusia jauh lebih berharga.

Keenam, agar masyarakat menjaga kesehatan waspada terhadap virus corona. Mengurangi aktivitas luar rumah dan di pusat keramaian, bagi yang sakit bergejala demam, batuk, flu, pilek dan sesak nafas wajib menggunakan masker, sring-seringlah mencuci seluruh bagian tangan dengan sabun atau cairan antiseptik minimal selama 30 detik dan mengkonsumsi makanan bergizi seimbang.

Ketujuh, meminta kepada tenaga kesehatan: dokter, perawat, bidan, apoteker, analis kesehatan, untuk turut berperan dalam pencegahan dan penanganan virus corona.

Kedelapan, Yayasan Abdurrab menggelar aksi nyata dengan membagikan hand sanitizer sesuai standar WHO secara gratis yang diproduksi langsung oleh dosen Parodi Analis, Farmasi dan Makanan, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Abdurrab, lalu membantu membersihkan fasilitas umum dengan menggunakan desinfektan serta video-video untuk mengkampanyekan melalui media sosial tentang pencegahan penularan virus corona.

dr. Feriandi Utomo, M. Biomed juga mengajak masyarakat Riau untuk tidak terlalu was-was dan tidak perlu panik dalam menerima informasi dari luar tentang keberadaan Isu Virus Corona, lebih menekankan menjagah kesehatan dan sistem kekebalan Tubuh.

(MN)



 


[Ikuti Seputar Riau Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar