Rancang Pembangunan Terpadu, Wakil Ketua DPRD Bengkalis Hadiri Musrembang Kecamatan Mandau

Foto : Foto Bersama Asisten I Pemkab Bengkalis Umi Kalsum Bersama Wakil Ketua DPRD Bengkalis, Kade Rismanto, Camat Mnadau, Riki Rihardi Beserta OPD dan Perangkat Kecamatan dalam Pembahasan Musrembang Tingkat Kecamatan di Aula Kantor Camat Mandau-Bengkal

BENGKALIS, seputarriau.co - Menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang ) tingkat Kecamatan mandau tahun 2020 di gedung bathin betuah kantor camat mandau, Senin (17/02/2020) Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Kade Rismanto mengatakan, Sistem Drainase Terpadu Mandau harus terencana secara Utuh.

35d062b6-fa52-46e4-9295-ed4f84de2ea9

Foto : Wakil Ketua DPRD Bengkalis, Kade Rismanto

Permukaan tanah yang elivasi nya bervariasi tentu membutuhkan perencanaan Drainase yang matang,kota dengan penduduk yang padat sudah pasti banyak saluran tersier dari perumahan warga dan belum tersambung secara baik ke saluran primer,apalagi saluran primer yang belum di tata dan di jaga dgn baik sehingga banyak terjadi penyempitan,pendangkalan hingga penyumbatan,belum lagi saluran sukunder yg kondisi nya sama dan tak alternatif,jelasnya.

"Oleh karna itulah satu-satunya cara mengatasi persoalan banjir di Mandau dalam Jangka panjang, hanya dengan menyelesaikan perencanaan Terpadu sehingga saluran primer dapat di siapkan beberapa alternatif menuju saluran sekunder yg harus juga punya beberapa saluran sehingga dapat menampung debit air yg besar dari saluran tersier kota terutama saat musim hujan ini," ujar Legislator Dari Partai PDIP itu.

c6c30a68-5c55-4f74-8005-b013a3e6dab6

Foto : Wakil Ketua DPRD Bengkalis, Kade Rismanto

Maka dari Musrenbang kali ini dengan berbagai permasalahan yang terjadi di Mandau terutama masalah Drenase yang dianggap kejadian luar biasa di Tahun 2020 ini Dari beberapa ketua dan wakil ketua DPRD dan beberapa anggota DPRD lansung mengusulkan perencanaan nya hingga fisiknya.

Dari ususlan-usulan tersebut semoga Pemda dapat merespon dan dapat dilaksanakan secara bertahap di tahun depan,fokus penanganan masalahnya harus sedikit kita geser kepada hal yang prioritas atau dan mengatasi masalah,namun jangka pendeknya harus segera kita tangani dengan menomalisasi jaringan sekunder menuju sungai,pungkasnya.

Terkait dari usulan-usulan yang menjadi pokok pembahasan ada beberapa hal yang sangat menjadi perhatian juga seperti pembangunan Puskesmas Kelurahan dan Desa,Bantuan untuk tempat ibadah, dan juga hal yang sangat penting adalah mengusulkan sistem BPJS terpadU sehingga masyarakat yang berobat kerumah sakit datanya sudah ada disana tidak perlu menunggu untuk melengkapi surat menyurat dulu baru dapat di layani, jelasnya.

Bupati Bengkalis yang diwakili oleh Asisten I Umi Kalsum dalam sambutannya mengatakan bahwa “Musrenbang kecamatan yang kita laksanakan hari ini adalah bagian dari proses perencanaan pembangunan yang sedang kita susun. Agenda tahunan yang kita laksanakan ini jangan dipersepsikan sebagai acara seremonial belaka, tapi kegiatan ini sangat penting dan strategis, karena melalui forum ini seluruh pemangku kepentingan akan membahas dan menyepakati kembali program kegiatan yang berasal dari Kelurahan/Desa,” ujar Asisten I.

511f7516-abf4-442b-ad76-d2ad167af97d

Foto : Bupati Bengkalis yang diwakili oleh Asisten I Umi Kalsum dalam Kata Sambuatan Pembukaan Musrembang

Melanjutkan sambutannya Umi Kalsum menyampaikan “Dalam meningkatkan kualitas perencanaan, Pemerintah Kabupaten Bengkalis telah menerapkan proses perencanaan berbasis elektronik, atau yang lebih dikenal dengan sistem e-planning. seluruh usulan kegiatan mulai dari Kelurahan/Desa, pokok-pokok pikiran DPRD dan Rencana Kerja perangkat daerah harus diinput ke dalam sistem tersebut . Hal ini dimaksudkan agar perencanaan yang kita lakukan lebih transparan dan dapat dipertanggungjawabkan.” lanjut Umi Kalsum.

Untuk menanggapi masalah usulan-usulan musrembang yang di bicarakan di tingkat kecamatan, hal ini disampaikan Riky Rihardi bahwa Musrenbang Kecamatan adalah forum musyawarah tahunan para pemangku kepentingan/stakeholders di tingkat Kecamatan untuk mendapatkan masukan mengenai kegiatan prioritas pembangunan di wilayah kecamatan terkait yang didasarkan pada masukan dari hasil Musrenbang kelurahan dan Desa, serta menyepakati rencana kegiatan lintas kelurahan dan Desa di kecamatan yang bersangkutan.

Pada Musrenbang tingkat Kecamatan Mandau pada Tahun ini terdapat sebanyak 110 usulan yang berasal dari Kelurahan dan Desa,  dimana masing- masing Kelurahan dan Desa di Kecamatan Mandau mengusulkan 10 usulan. Diantara usulan tersebut yang menjadi usulan prioritas adalah pembangunan Infrastruktur Drainase atau parit, karena parit merupakan salah satu sarana pencegahan terjadinya banjir pada saat musim hujan.

Hal ini juga Riki Rihardi menjelaskan bahwa “Seperti yang kita ketahui bersama pada tahun 2020 ini wilayah Kecamatan Mandau banyak terkena bencana banjir yang menyebabkan rusaknya bangunan rumah dan sampai ada yang roboh. Jadi kami mohon kepada Bappeda agar pembangunan parit dijadikan prioritas utama,” ujar Camat Mandau

“Kami berharap untuk pembangunan drainase atau parit tidak lagi dibangun secara parsial atau sebagian, tapi secara menyeluruh di wilayah Kecamatan Mandau karena pada tahun ini seluruh Kelurahan se-Kecamatan Mandau terendam banjir bahkan wilayah yang sebelumnya yang tidak terkena banjir sekarang pun ikut terkena banjir. Pembangunan Drainasi atau parit ini tidak hanya fokus terhadap parit-parit lama saja tapi harus ada pengadaan tanah untuk pembagunan parit-parit baru karena parit-parit yang lama sudah tidak mampu lagi menampung derasnya air hujan,” jelas dan lanjut Riki Rihardi.

232cd3be-2bdf-4f47-9d8d-31432e0ec25f

Foto : Camat Mandau, Riki Rihardi dalam Penyampaian Musrembang kecamatan

Menurut salah satu kelurahan di Kecamatan Mandau,Lurah Duri Barat Heru safrian saat di wawancara awak media usai pelaksanaan Musrembang menjelaskan, ada 14 skala prioritas  usulan yang disampaikan oleh masyarakat yang diwakili oleh ketua RT dan RW, Alhamdulillah sudah didengar lansung  oleh Anggota DPRD kabupaten Bengkalis yang hadir yaitu Ketua DPRD Khairul Umam dan Wakil Ketua II DPRD Kade Rismanto beserta anggota DPRD Bengkalis.

"Dari hasil musrembang yang diintruksikan agar direkap apa yang disampaikan masyarakat tadi, dan nanti akan dibawa ke musrembang tingkat kecamatan.

Harapan kita yang pertama sekali untuk parit atau Drenase itu bisa telaksana pada tahun 2020 ini, karna ini juga  merupakan harapan dari masyarakat juga dari 70 RT dan 13 RW yang ada dikelurahan Duri Barat,Terang Lurah Duri Barat Heru Safrian.


ADV / Dew


[Ikuti Seputar Riau Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar