Inhil Usulkan Ranperda Kawasan Tanpa Asap Rokok

Ilustrasi Rokok
TEMBILAHAN, seputarriau.co - Upaya Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) untuk melindungi masyarakatnya dari paparan bahaya asap rokok di tempat umum. Pemerintah Indragiri Hilir mengusulkan Ranperda Kawasan Tanpa Rokok.
 
Menurut H. Rosman Malomo, wakil Bupati Inhil, mengatakan bahwa di Indonesia Inhil termasuk Kabupaten pemahaman akan hak individu untuk menghirup udara bersih yang bebas dari asap rokok belum bisa merata di tengah masyarakat. Kebiasaan merokok tanpa hambatan sudah menjadi norma sosial yang diterima sebagai hal biasa selama bertahun-tahun.
 
"Masyarakat belum sepenuhya bisa memahami resiko bahaya dari asap rokok terhadap orang lain. Pemerintah berkewajiban menegakkan peraturan yang efektif melindungi setiap warganya yang terpapar asap rokok, dan dapat memberikan tingkat perlindungan tehadap masyarakat yang terkontaminasi asap rokok orang lain di ruang publik tertutup melalui penetapan kebijakan tanpa rokok," beber Rosman, Selasa (26/01/2016).
 
Menurutnya, kebijakan yang telah disusun Pemkab Inhil ini sejalan dengan Pasal 115 Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan, dimana undang-undang tersebut mengatur kebijakan penerapan kawasan tanpa rokok yang harus dilaksanakan oleh Pemerintah Daerah. 
 
Kawasan tanpa rokok yang diterapkan dengan benar mampu menurunkan risiko paparan asap rokok hingga 90% (sembilan puluh persen). 
 
"Banyak daerah telah menerapkan kawasan tanpa rokok bahkan larangan untuk merokok juga sudah diterapkan di tempat-tempat terbuka seperti restoran, tempat wisata, taman kota, tempat proses belajar mengajar dan tempat umum lainnya dengan tujuan melindungi masyarakatnya," imbuhnya.
 
 
(IS)


[Ikuti Seputar Riau Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar