PT SPR Fokus Pengendalian Pangan untuk masyarakat Pekanbaru, Dapat Bantuan dari SKK Migas & Chevron

PEKANBARU, seputarriau.co  - Kita terimakasih dan apresiasi kepada Petani Muda Riau dan pimpinan Petani Muda Riau serta PT Sarana Pangan Madani yang bergerak di bidang pengendalian pangan untuk masyarakat Pekanbaru.

Hal dikatakan oleh Walikota Pekanbaru, Dr Firdaus MT pada Selasa (05/11/19) pagi tadi. Dalam kegiatan pemberian bantuan alat pertanian kepada Petani Muda Bisa, di Kelurahan Sialang Sakti, Kecamatan Tenayan Raya.

Firdaus berharap, petani muda Riau bisa mengembangkan sektor pertanian. Kemidian Ia juga berharap bisa mengendalikan pasokan pangan lokal.

Dalam kegiatan itu turut hadir Wakil Ketua DPRD Pekanbaru Ginda Burnama, Kadis Perindustrian dan Perdagangan Ingot Ahmad Hutasuhut, Kadis DKP Mutia Eliza, Camat Tenayan Raya, Abdimas Syahfitrah S.IP M.Si, beserta Lurah Sialang Sakti Adi Surya.

Bahkan Walikota Pekanbaru dua periode ini juga membenerkan, bahwa ada Pemerintahan Kota Pekanbaru berencana mewujudkan laboratorium alam. Kegiatan ini untuk mendukung peningakatan hasil pertanian.

“Nantinya laboratorium untuk membangun wirusahawan di bidang pertanian. Kita tidak mencetak petani, tapi mencetak pengusaha muda di bidang pertanian,” terang dia lagi.

Harap Firdaus lagi, nantinya ada pengembangan di sektor jasa perdagangan dan jasa pangan. Ia berharap PT Sarana Pangan Madani yang dikelola generasi milenial bisa mengembangkan sektor pertanian.

Ketua Petani Muda Riau, Ade Putra menyebut bahwa pihaknya mendapat bantuan berupa dua mesin. Mesin tersebut yaitu mesin cover untuk pencacah pakan ternak dan mesin pencacah kompos.

“ Alat ini milik bersama, jadi bagi peternak yang mau memakainya bisa dipakai bersama. Bisa dipakai di sekretariat Petani Muda Riau,” tuturnya.

Dikatakan oleh Ade, apa yang diterima kali ini bakal dijaga dan dimanfaatkan dengan sebaik mungkin " Kami para petani berharap kepada pemerintah kota untuk kepastian harga hasil pertanian,” kata dia.

Pemerintah Kota juga sudah mempersiapkan instrumen untuk pengembangan hasil pertanian. Serta pengendalian pangan dengan membentuk badan usaha milik daerah yang khusus bergerak di bidang pangan.

“Ini nantinya yang akan membeli hasil pertanian Petani Kota Pekanbaru,” tutupnya.

(MN/ rls)


[Ikuti Seputar Riau Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar