Belum Adanya Perda Perlindungan Pohon

DKP Keluhkan Sulit Tangkap Pelaku Pengrusakan Pohon Peneduh Jalan

Pohon Peneduh Jalan yang Diracun Oknum Tidak Bertanggung Jawab di Jalan Soekarno Hatta, Pekanbaru (Seputarriau.co)
PEKANBARU, seputarriau.co - Pengrusakan dan pengracunan pohon kembali terjadi di Kota pekanbaru, (4) empat pohon yang berdiri kokoh di areal pembatas jalan di Jalan Soekarno Hatta ini tewas dimusnahkan menggunakan racun oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.
 
Pengrusakan pohon yang terjadi terus menurus ini menjadi pertanyaan besar bagi masyarakat, sebab setiap kali ada reklame yang terpampang disepanjang jalan, maka pohon di areal reklame seperti sengaja dimusnahkan.
 
Saat dikonfirmasi, Langgeng mengatakan, Pihaknya sudah mengetahui hal tersebut, namun hingga hari ini pihaknya masih terus mencari tahu siapa pelaku dibalik pengrusakan pohon tersebut. Karena hal tersebut dirasa sulit bagi Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota (DKP) untuk menetapkan siapa pelakunya.
 
"Masalahnya pihak yang ngeracuni itu kita tidak tahu, kita tidak bisa menuduh pihak iklan itu ataupun orang lain. Itu memang paling susah untuk mencari pelakunya," keluh Kepala Seksi (KASI) Pembibitan dan Pemangkasan Kota Pekanbaru tersebut, Selasa (19/01/2016).
 
Langgeng juga mengatakan, DKP juga berencana akan membuat Peraturan Daerah (Perda), mengenai Perda perlindungan pohon seperti daerah surabaya, jakarta, bandung dan daerah lainnya yang sudah memiliki Perda. Sehinggah, DKP memiliki wewenang sepenuhnya untuk melakukan tindakan yang tegas dan memberikan sanksi bagi siapa saja pelaku pengrusakan pohon di Kota Pekanbaru.
 
"Rencana kitakan nanti mau membuat suatu Perda, Perda perlindungan pohon. jadi masalah racun dan pemasangan iklan yang dipaku di pohon, pemotongan pohon itu ada nanti di situ. Sejauh ini sanksi belum tegas karena belum ada Perdanya," ujar pria berkacamata tersebut kepada seputarriau.co.
 
Terkait pengrusakan pohon yang banyak terjadi di pekanbaru, DKP akan melakukan penebangan dan penanaman kembali terhadap pohon-pohon yang sengaja dimusnakan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab karena dinilai membahayakan bagi masyarakat.
 
"Pohon yang dirancun akan kami tumbang dan akan kami ganti dengan yang baru karena sangat membahayakan," ucapnya.
 
Lanjutnya lagi, Langgeng juga menilai kerusakan lingkungan yang terus menerus terjadi di Pekanbaru dikarenakan kurangnya kepedulian dan rasa cinta masyarakat terhadap lingkungan sekitar.
 
"Masyarakat di pekanbaru ini belum sepenuhnya perduli mencintai dan menjiwai lingkungan, jadi kadang susah juga kita lakukan pembenahan nanti terjadi lagi kerusakan," pungkasnya.
 
Langgeng juga menghimbau, bagi masyarakat yang ingin melaporkan atau menyampaikan pengaduan terkait pohon, bisa langsung membuat surat resmi atau menelpon call center yang tersedia selama 24 jam.
 
"untuk pohon yang rindang, pohon yang tumbang bisa membuat surat resmi atau menelpon call center di 0853-7450-5000, nanti kita akan lakukan pengecekan," himbaunya.
 
 
(ATP)


[Ikuti Seputar Riau Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar