FMOK Pertanyakan Realisasi CSR PT. RAPP

BANGKINANG, seputarriau.co  - Kampar merupakan salah satu daerah tempat beroperasinya HTI (Hutan Tanaman Industri)  PT RAPP,  Ribuan hektare lahan yang di kuasai oleh Perusahaan Bubur kertas ini,  Namun sampai saat ini banyak banyak anak anak di Kabupaten kampar yang putus sekolah dan tidak bisa melanjutkan pendidikannya. Dari beberapa pengkajian yang di lakukan oleh FMOK perusahaan RAPP masih memandang sebelah mata akan permasalahan ini. Padahal telah diatur dalam perda No 6 tahun 2012 Bab VI bahwasanya perusahaan wajib memperhatikan pendidikan. 

Kami minta agar PT RAPP transfaran dalam merealisasikan CSR kepada khalayak masyarakat dan mahasiswa di kab kampar. Banyak anak-anak mimilih tidak kuliah lantaran alasan kurang biaya,
Yang kuliah luar negeri juga kesulitan dalam mendapatkan bantuan.

Maka dari itu ini lah peran stekholder terutama perusahaan swasta yang ada di riau agar serius memperhatikan putra putri riau agar kesejahteraan bersama tercapai. Terutama pada daerah daerah tempat beroperasinya perusahaan perusahaan raksasa yang ada di riau. 

Salah satunya PT.RAPP, Dimana perusahaan raksasa ini sudah berkelas internasional atau mendunia. Ada ribuan hektare bahkan jutaan hektare lahan perusahaan ini di provinsi riau. 

Kontribusi pabrik Raksasa Bubur Kertas PT. RAPP terhadap perbaikaan SDM putra-putri riau dipandang Belum Begitu Menyentuh, Maka dari itu tentu PT RAPP harus serius memperhatikan putera puteri provinsi riau dalam ekonomi maupun pendidikannya.

Di Kampar RAPP mempunyai lahan 2 ested, teso timur dan teso barat, yang luas wilayah mencapai lebih dari 6000 Ha, Namun masih minim perhatian bahkan tidak pernah terdengar beasiswa untuk perguruan tinggi yang dikeluarkan oleh PT. RAPP.

Begitu banyak anak anak yang putus sekolah terutama pada wilayah wilayah tempat beroperasinya Perusahaan ini. Seperti Kampar.kuansing. pelalawan. Dan bengkalis,, tetapi PT RAPP hanya Tutup mata akan permasalahan ini.

Berapa banyak hasil yang di keruk dari bumi riau pada hari ini.
Dengan ini Kami Dari FMOK (Forum Mahasiswa Ocu Kampar) Mendesak Sukanto Tanoto agar serius memperhatikan Putra Putri Riau

FMOK Mempertanyakan secara serius Apakah perusahan PT RAPP benar -benar membangun Daerah  setempat ? 

 

Menurut Sekretaris FMOK terkait UU tentang CSR, berkaca pada UU yag telah diatur Negara Regulasinya Mengenai perusahaan membangun daerah setempat, hal ini terkait dengan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan atau  CSR (Corporate Social Responsibility)  tidak hanya mengenai kegiatan yang dilakukan perusahaan dimana perusahaan ikut serta dalam pembangunan ekonomi masyarakat setempat, tetapi juga terkait kewajiban perusahaan dalam melestarikan lingkungan.

 

Undang-Undang No. 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas (UUPT) serta Peraturan Pemerintah No. 47 Tahun 2012 tentang Tanggung Jawab Sosial Dan Lingkungan Perseroan Terbatas (PP 47/2012)

 

kemudian diatur juga  dalam Pasal 74 UUPT dan penjelasannya. Pengaturan ini berlaku untuk perseroan. Berdasarkan Pasal 1 angka 1 UUPT, Perseroan (Perseroan Terbatas) adalah badan hukum yang merupakan persekutuan modal, didirikan berdasarkan perjanjian, melakukan kegiatan usaha dengan modal dasar yang seluruhnya terbagi dalam saham dan memenuhi persyaratan yang ditetapkan dalam Undang-Undang ini serta peraturan pelaksanaannya.

 
Menurut Pasal 1 angka 3 UUPT, Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan adalah komitmen perseroan untuk berperan serta dalam pembangunan ekonomi berkelanjutan guna meningkatkan kualitas kehidupan dan lingkungan yang bermanfaat, baik bagi perseroan sendiri, komunitas setempat, maupun masyarakat pada umumnya.

(Mzi/ MN)

 

 


[Ikuti Seputar Riau Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar