Aliansi Pemuda Islam Tuntut Pusat Kecam Perlakuan diskriminasi RRC Terhadap Muslim Uighur

PEKANBARU, seputarriau.co  - Ratusan Massa yang tergabung dalam Aliansi pemuda Islam yang di inisiasi oleh MRI-ACT RIAU, memutihkan bundaran zapin depan kantor gubernur Riau dalam aksi solidaritas Muslim Uighur, Jum'at (21/12)

Aksi ini dilaksanakan tepat setelah sholat Jumat, seluruh massa aksi berkumpul di masjid agung An-Nur untuk melaksanakan konvoi dan di kawal langsung oleh pihak Polresta Pekanbaru. Aksi ini di ikuti massa aksi yang terdiri dari 30 organisasi dan komunitas di provinsi Riau. 

Dalam aksi yang di pimpin oleh saudara Taufik Iswandi sebagai korlap aksi melakukan edukasi dan mengkampanyekan tentang eksistensi masyarakat Muslim Uighur dan Xinjiang yang mendapat perilaku diskriminasi oleh pemerintah Cina. 

Pemerintah melakukan pelarangan beragama Islam bagi Muslim Uighur dan Xinjiang sehingga segala atribut yang berhubungan dengan Islam seluruh nya di sita dan di ambil oleh aparat untuk di bakar. Bahkan yang paling keji adalah seluruh muslim dan muslimah di paksa menikah dengan non muslim cina dengan tujuan memutuskan gadis keturunan Muslim Uighur dan xinjiang, Na'uzubillah. Dalam aksi ini juga di lakukan penggalangan dana untuk membantu muslim uighur. 

Dalam aksi tersebut KORLAP membacakan pernyataan sikap yaitu menuntut pemerintah Indonesia untuk mengecam perlakuan diskriminasi pemerintah Cina terhadap muslim Uighur, jika kecaman itu Tidak di indahkan oleh pemerintah Cina maka di haram untuk duta besar Cina di tanah air Indonesia. Ungkap taufik dalam orasi yang menggelegar.

Mudah-mudahan aksi solidaritas ini menjadi ikhtiar kaum muslimin yang peduli terhadap saudara satu akidah Muslim Uighur.

(rls/ MN)


[Ikuti Seputar Riau Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar