Menanam Lidah Buaya di Perkarangan Rumah

PEKANBARU, seputarriau.co - Siapa tak kenal lidah buaya atau aloe vera? Tanaman hijau ini dikenal memiliki beragam manfaat untuk kesehatan dan kecantikan. Jenama produk perawatan kulit asal Korea seperti Nature Republic, Holika Holika, dan The Saem pun kini tengah populer di dunia kecantikan lantaran memiliki produk gel lidah buaya.

Jika bingung mau membeli produk berbahan dasar lidah buaya dari jenama mana, Anda juga bisa menanam tanaman mirip kaktus ini di rumah dengan perawatan yang cukup mudah. Bila berhasil, Anda akan mendapatkan gel lidah buaya langsung dari kebun sendiri.

Sebelum mulai menanam, ketahuilah bahwa lidah buaya merupakan tanaman sukulen atau tumbuhan yang batang atau daunnya berdaging tebal sebagai tempat menyimpan air.

Untuk menanamnya di rumah, tak butuh banyak peralatan. Anda hanya perlu menyiapkan campuran tanah dan pasir kering, serta pot dari tanah liat karena bisa mengering lebih cepat dari wadah plastik atau kaca. Pastikan pot memiliki banyak lubang drainase karena lidah buaya tidak bisa tahan terhadap genangan air.

Hal penting untuk menumbuhkan lidah buaya adalah lokasi penyimpanan. Ini karena lidah buaya membutuhkan cahaya yang tepat. Taruhlah pot di tempat yang cerah, misalnya dekat jendela.

Anda juga bisa memindahkan tanaman pot ke luar ruangan saat udara sedang panas, tetapi jangan langsung meletakkannya di sinar matahari langsung. Cukup simpan di tempat yang hangat untuk beberapa saat untuk mencegah paparan matahari berlebihan.

Sebelum menyiram, pastikan tanah benar-benar kering. Kemudian, siramlah sampai lidah buaya basah menyeluruh, tetapi air harus dibiarkan mengalir bebas dari tanah.

Siram tanaman sekitar sekali setiap dua minggu dan jagalah tanaman dari kotoran sebab bisa menyebabkan akar membusuk. Tak perlu menyirami lidah buaya terlalu sering karena jika kebanyakan air, tanaman bisa lemas dan berwarna kecokelatan.

Salah satu alasan paling umum mengapa tanaman lidah buaya mati adalah terlalu sering menyiram atau membiarkan air menggenang di dalam pot. Inilah pentingnya menggunakan pot tanah liat dengan banyak lubang.

Setelah mulai tumbuh, jangan kaget bila lidah buaya Anda menghasilkan setangkai bunga kecil berbentuk lonceng dari waktu ke waktu. Bahkan tanaman ini pun juga menghasilkan tanaman baru yang lebih kecil. Bila melihat tanaman yang baru tumbuh, segera buang kotoran dan tanam kembali dalam wadah terpisah.

Menanam lidah buaya bukan hanya sekadar jadi penghias rumah Anda, tetapi tanaman ini bisa dimanfaatkan untuk perawatan tubuh seperti mengobati luka bakar ringan dan ruam pada kulit.

Untuk menggunakan lidah buaya, potong daun sedekat mungkin dengan batang tanaman, potong setiap daun memanjang dengan pisau tajam. Kemudian, gunakan sendok untuk mengikis gel seperti jus keluar. Anda bisa menggunakannya langsung atau simpan di lemari es hingga satu minggu, atau bekukan untuk penyimpanan lebih lama.

Manfaat lain dari lidah buaya adalah untuk mempercepat penyembuhan sariawan dan mengobati sembelit dengan memanfaatkan bagian lateks, residu kuning lengket yang ditemukan tepat di bawah kulit daun.

Di dunia kecantikan, lidah buaya dapat membunuh bakteri penyebab jerawat karena mengandung asam salisilat dan senyawa antiseptik lain. Ini bisa jadi obat alami untuk merawat kulit berjerawat.

Bagi pemilik kulit kering, lidah buaya bisa mengatasi kondisi kulit Anda. Sebab dalam lidah buaya terkandung mineral, enzim, antioksidan, dan vitamin A, C, dan E untuk melembapkan kulit.

Lidah buaya juga mengandung polifenol untuk melindungi kulit dari radikal bebas. Selain itu, bagian gelnya bisa dimanfaatkan untuk mengatasi masalah kulit seperti rosacea, eksim, dan psoriasis sering dikaitkan dengan kekeringan dan peradangan.

Fungsi lain lidah buaya adalah sebagai pengganti krim cukur karena bisa menghidrasi dan melindungi kulit dari luka saat sedang bercukur.

(MN)


[Ikuti Seputar Riau Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar