Khalid : Spanduk Penolakan #2019GantiPresiden Merupakan Kampanye Hitam

PEKANBARU, seputarriau.co - Munculnya Spanduk berisi penolakan deklarasi 2019 ganti presiden kini semakin menjamur disetiap sudut wilayah kota Pekanbaru.

Spanduk yang terpasang di pinggir jalan  strategis dan terpampang seperti di Jalan Jenderal Sudirman dan Masjid Agung An-Nur dengan mengatasnamakan beberapa elemen masyarakat, diantaranya warga Pekanbaru, mahasiswa, serta komunitas dan forum yang ada di Pekanbaru.

Tulisan di Spanduk, misalnya "Tolak Deklarasi #2019GantiPresiden Karena Merupakan Kampanye Hitam Yang Dapat Menimbulkan Konflik". 

Ada juga yang tertulis "Kami Masyarakat Pekanbaru Menolak Deklarasi #2019GantiPresiden Karena Akan Mengancam Persatuan Dan Kesatuan Bangsa". 

Tebaran sepanduk yang berisikan penolakan #2019GantiPresiden ini mendapat tanggapan santai dari salah satu organisasi Islam di Pekanbaru. 

"Itu upaya yang tidak bersahabat dan upaya yang provokatif Suasana Saat ini,  Kegiatan kita ini tidak melanggar aturan dan Undang-undang, kita berhak mengadakan kegiatan ini, Justru malah dilindungi undang-undang kebebasan berpendapat," ujar Muhammad Khalid Tobing selaku Panglima Forum Pembela Bumi Lancang Kuning Kota saat di hubungi via telfon, Khamis  (16/08).

Selain spanduk penolakan, sms penolakan deklarasi juga bermunculan di hp milik beberapa masyarakat Kota Pekanbaru dan hal ini juga di anggap santai oleh Khalid.

"Smsnya menimbulkan bahasa seolah menuduh kita yang memecah belah, justru isi sms tersebut nyata menyebutkan memecah belah dan menolak Kegiatan Yang dilindungi Olah Undang-undang," ucapnya.

Lebih jauh Khalid  mengatakan pihak Forum Pembela Bumi Lancang Kuning tidak pernah menolak dan tidak mempermasalahkan jika ada yang ingin membuat deklarasi Jokowi 2 priode di Pekanbaru. 

"Kalau ada yang mau buat Jokowi 2 priode dan dengan #Jokowi2 Priode atau #TetapJokowi, silahkan buat. Kami tidak menolak dan mempermasalahkannya. Tapi kenapa kalau kami yang ingin membuat #2019GantiPresiden dilarang dan dihalang-halangi, Kan Aneh ! "pungkas Khalid.

(HERI) 


[Ikuti Seputar Riau Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar