59 Hektar Aset Pertanian Semelinang Darat Diduga Diperjualbelikan

INHU, seputarriau.co – Pemerintah Provinsi Riau dari Dinas Pertanian dan Perkebunan langsung menyikapi dugaan aset berupa lahan di Desa Semelinang Darat Kecamatan Peranap Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) yang di perjual belikan. Dimana dari tim yang turun memerintah kepada pihak desa dan pengelola, agar mencabut tahanan keras yang sudah ditanam diatas lahan tersebut.
 
Karena sebagian atau sekitar 20 hektar di atas lahan seluas 59 hektar itu sudah ditanami kepala sawit. Bahkan kepada pemerintah kecamatan daerah itu diminta melaporkan aktivitas yang lakukan sejumlah oknum pengelola lahan tersebut kepada penegak hokum.Kedepan, kepada warga diimbau agar tidak lagi melakukan aktivitas apa lagi menjual belikan aset Pemrov Riau berupa lahan tersebut. “Benar, tim dari Dinas Pertanian dan Perkebunan pada Selasa (20/3) kemaren turun mengecek aset di Desa Semelinang Darat,” ujar Camat Peranap Umar S.Sos, Rabu (21/3).
 
Pihaknya juga menerima copian surat aset berupa lahan di Desa Semelinang Darat seluas 59 hektar. Dimana copian surat aset tersebut sebagai pegangan bagi pemerintahan kecamatan dalam upaya bersama-sama menyelamatkan asset pemerintah.Umar juga mengaku, beberapa waktu lalu sudah sempat menyampaikan kepada pemerintahan desa agar tidak mengelola lahan yang tidak lain adalah aset Pemrov Riau. 
 
Hanya saja, imbauan yang disampaikannya tidak dihiraukan oleh pihak Desa Semelinang Darat.Ketika ditanya, atas permintaan pihak tim dari Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi Riau agar melaporkan kepada penengak hokum, Umar menyebutkan masih menunggu surat tertulis. Karena menurutnya, apabila ada rencana melaporkan hal itu kepada penegak hukum tetap dilakukan oleh pihak Pemrov Riau. 
 
Hal itu mengingat aset berupa lahan yakni milik Pemprov Riau.Namun umur lebih tegas menyatakan bahwa sebaiknya apa saja yang ada diatas lahan tersebut harus dibersihkan dan tidak hanya sekedar memerintahkan cabut tanaman keras. “Kadang kepada masyarakat ini harus tegas dan keras yang diharapkan dapat sebagai efek jera,” ucapnya.
 
(MN/ MCR)


[Ikuti Seputar Riau Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar