Suhardiman Amby : Pajak Air Permukaan Tidak Tergarap Optimal

Foto : Legislator  Riau dari Fraksi Hanura-Nasdem, Suhardiman Amby
PEKANBARU, seputarriau.co - Legislator  Riau dari Fraksi Hanura-Nasdem, Suhardiman Amby mengakui kalau potensi pajak air permukaan perusahaan  sangat besar diperkiraan mencapai Rp 117 M per tahun.  Tapi tidak tergarap dengan optimal sehingga pendapatan  di sektor ini hanya tercapai sekitar setengah dari angka tersebut.

"Potensi besar, hanya saja tidak tergarap optimal.  Persoalannya perusahaan  menghitung sendiri dan membayar sendiri air permukaan yang dipakai.  Ini diduga tidak sesuai dengan fakta yang dipakai di lapangan dengan yang dihitung dalam pembayaran pada Pemrov," jelasnya, Kamis (15/02)  menyebutkan persoalan.

Sekretaris Komisi III DPRD Riau ini juga mengakui, memang sesuai  aturan penghitungan penggunaan air bawah tanah dan pajaknya boleh dilakukan oleh perusahaan yang bersangkutan.  Begitu juga dengan pemasangan meterannya.  Namun disayangkan metetan yang terpasang tidak dilengkapi dengan alat segelnya.  Sehingga rentan "dipermainkan".

"Inilah kelemahannya, ditambah lagi OPD terkait, Bapenda Provinsi Riau sangat sulit melakukan pengawasan.  Karena masuk ke wilayah perusahaan tidaklah semudah yang dipikirkan.  Sementara alat segel di meteran harus ada disamping itu harus di teta dalam waktu berjangka," sebutnya lagi memberikan pengertian.

Disampaikan juga oleh Dapil Inhu-Kuansing ini, besarnya potendi air permukaan ini dikarenakan penggunaannya tidak hanya dilakukan oleh perusahaan yang begitu banyak di Riau ini.  Tapi juga dipergunakan oleh perumahan yang ada di perusahaan dan keperluan lainnya untuk operasional dari perusahaan.

"Kita berharap pendapatan dari pajak air permukaan ini untuk dapat terus dikawal oleh Bapenda.  Sehingga penerimaannya tetap optimal.  Ini bisa dengan melakukan paksaan dalam penagihan yang melibatkan Tim Yustisi.  Bisa saja dengan melakukan sanksi terhadap perusahaan penunggak seperi peninjauan izin opetasipnal atau lainnya," tambah sapaan datuk ini.

(MN/MCR)


[Ikuti Seputar Riau Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar