SMP Eka Dura Lestari Sabet Juara 1 Ajang Pekan Raya Biologi UR 2018

ROKAN HULU, seputarriau.co - Patut diacungi jempol buat SMP Eka Dura Lestari (EDL), dimana untuk kali keempat sekolah binaan PT EDI yang terletak di Kelurahan Kota Lama, Kunto Darussalam, Rohul itu berhasil meraih juara satu dalam ajang Pekan Raya Biologi 2018 tingkat SMP dan SMA se Provinsi Riau dan Kepulauan Riau yang dihelat di Universitas Riau (UNRI) Pekanbaru pada tanggal 21 hingga 27 Januari 2017 kemarin.

Kepala SMP EDL, Slamet Riyadi SSos menjawab  wartawan, Selasa (30/1/2018) mengaku sangat bangga dengan performa siswa dan siswi serta guru pendamping mewakili SMP EDL, dapat bersaing dengan sekolah-sekolah dari Provinsi Riau dan Kepulauan Riau.

Dalam ajang sains biologi tersebut, kata Slamet pihaknya berhasil mendapat juara satu untuk kategori Bio Expo School Competition dengan tema Bioteknologi sebagai media pembelajaran edukatif, diraih atas nama Nadia Dea Amelia, Eben Zaferson, Indah Angreani, Febrio Budianto Nugroho, dan Denna Laura.

"Juara tiga lomba mading 3 dimensi bertemakan bangunan ramah lingkungan dan konsep green city diraih, Yuyun Astriani, Elman Halawa dan Riskika Salsabila. Dan juara favorit bidang melukis dengan tema ruangan terbuka hijau atas nama Mega Nanda serta finalis uji kompetensi tertulis atas nama Aridho Ikhsan dan Farin Nur Aisyah," jelas Slamet.

Slamet mengutarakan, para siswa sudah terbiasa dengan media-media pembelajaran kreatif. Karena, learning by project sudah diterapkan di sekolah dengan menjadikan bioteknologi sebagai media pembelajaran, membuat biogas dari eceng gondok dan kotoran sapi, hidroponik, pintu bioteknologi pangan, kompos dari sampah organik.

"Secara otomatis siswa langsung berinteraksi dengan projek tersebut dan bisa mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari," kata Slamet lagi.

Seperti halnya produk kompos yang dihasilkan siswa untuk pembelajaran mengenai lingkungan dengan memanfaatkan sampah organik yang tidak terpakai menjadi kompos, memakai bakteri dari air cucian beras serta sedikit EM4.

"Sehingga siswa kreatif dan juga produktif, sebab itu banyak hal yang dapat ditampilkan di stand SMP EKA DURA untuk Bio Expo School Competition," ulasnya.

Dalam pada itu, guru bidang studi IPA biologi, Mawaddah SPd menceritakan pengalaman selama mengikuti kompetisi sains itu. Dimana, selama berada di sana, para siswa tidak mengeluarkan biaya.

"Tapi mereka memanfaatkan semua yang ada di sekitarnya untuk biaya selama ada di sana," kata Mawaddah didampingi Lestari Sudarsih MPd yang juga pembina Sains Club SMP EDL tersebut.

Dia menyampaikan, prestasi yang diraih tidak terlepas dari dukungan Slamet Riyadi selaku kepala sekolah bersama dewan guru. "Kami juga mengucapkan terima kasih kepada pak Wahyu Medici Ritonga selaku Administratur PT EDI, yang telah membina sekolah. Sehingga kami dapat menjadikan siswa dan siswi SMP EDL yang aktif, kreatif dan produktif," tutupnya.

(MN/MCR)


[Ikuti Seputar Riau Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar