Makanan Tidak Aman Masih Beredar di Pekanbaru

PEKANBARU, seputarriau.co - Kepala BBPOM Pekanbaru, M Kashuri masih menemukan sekitar 19 persen makanan tidak aman beredar di pasaran tahun ini.

"Banyak penyebab kenapa pangan menjadi tidak aman dikonsumsi, diantaranya disebabkan karena pelaku usaha maupun kita sendiri kurang memperhatikan terhadap higienis dan sanitasi," kata Kashuri di Pekanbaru, Kamis (30/11/2017).

Selain itu, sambung Kashuri penyebab lainnya dikarenakan bahan tambahan pangan melebihi batasan dan  penyalahgunaan bahan makanan maupun obat. Kemudian pencemaran lingkungan akibat limbah industri.

"Pengawasan saja tidak akan cukup, oleh karena itu kita mengembangkan sistem pengawasan yang berbasis publik melalui program Germas Sapa (Gerakan Masyarakat Hidup Sehat Sadar Pangan Aman). Kegiatan ini akan dicanangkan hari ini dan akan terus berlanjut dan berkesinambungan," ujarnya dalam acara penandatanganan nota kesepakatan (MoU) dengan BBPOM Pekanbaru.

Di tempat yang sama, Wakil Walikota Pekanbaru, Ayat Cahyadi berharap semoga MoU Germas Sapa ini dapat diterapkan di Kota Madani. Di mana masyarakat madani itu merupakan masyarakat yang religius, sejahtera dan tentu saja sehat.

"Untuk mewujudkan masyarakat sejahtera dan sehat hanya mungkin jika diawali dengan pribadi yang sehat. Masyarakat Pekanbaru harus sadar pangan sehat itu," Tutupnya.

(MN/MCR)


[Ikuti Seputar Riau Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar