Bisnis Hortikultura Sangat Menjanjikan, Gubri Tertarik Kembangkan Kebun Buah

PEKANBARU, seputarriau.co - Peluang pasar agribisnis dunia masih terbuka lebar, salah satunya di sektor hortikultura. Bisnis hortikultura di tanah air, khususnya di Provinsi Riau pun sangat menjanjikan karena didukung oleh faktor alam.

Gubernur Riau, H Arsyadjuliandi Rachman pun mulai melirik sektor hortikultura tersebut. Menurutnya, ini merupakan peluang bisnis bagi petani untuk memenuhi pasar ekspor hasil komoditas hortikultura, khususnya buah-buahan.

"Hortikultura ini bisa dikembangkan. Kebetulan daerah kita di Riau, ditanami apa aja tumbuh, semakin lama semakin jadi semua," kata pria yang akrab disapa Andi Rachman di Pekanbaru,  Minggu (26/11/2017).

Orang nomor satu nomor di Riau ini pun sempat menceritakan pengalamannya saat mengunjungi perkampungan Salak Pusaka di Desa Rambah Muda, Kecamatan Rambah Hilir, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Provinsi Riau.

Di sana, kata Andi Rachman, masyarakat memaksimalkan pekarangan rumahnya untuk berkebun salak. Salak yang mereka kembangkan itu merupakan hasil dari perkawinan silang Salak Gading dari Bojonegoro dengan Salak Lokal Sidempuan. Jangan ragukan lagi, hasilnya pun sangat menjanjikan hingga mencapai puluhan juta.

"Di Rohul, hasil salak pusaka itu bisa menghasilkan puluhan juta. Banyak buah-buahan yang bisa kita kembangkan.  Seperti Matoa, Jeruk Kuok asal Kampar, durian hingga nanas. Kita berharap masyarakat di desa-desa bisa bangun hortikultura seperti itu. Saya yakin Riau bisa mandiri dengan penghasilan hortikultura," tandasnya.

(MN/ MCR)


[Ikuti Seputar Riau Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar