Pantau Kualitas Udara Secara Online, UR Bersama UMRI dan UIN Suska Ciptakan Aplikasi

PEKANBARU, seputarriau.co - Inovasi terus dilakukan mengimbangi perkembangan ilmu pengetahuan dan tekhnologi. Termasuk dengan pengembangam inovasi yang pro terhadap lingkungan.

Seperti yang diterapkan tiga mahasiswa Riau yang tergolong kreatif. Ditanganbketiga mahasiswa ini sosial media tidak lagi hanya dijadikan sebagai tempat melakukan kontak sosial di dunia maya. Tetapi mereka juga memanfaatkan sosial media sebagai wadah informatif untuk membantu masyarakat agar lebih peduli dengan masalah lingkungan sekitar dan kesehatan.

Hal itu diwujudkan dengan menghasilkan suatu aplikasi mengenai kondisi ispu secara realtime melalui sosial media. Aplikasi yang diberi nama Ispubot itu memiliki peran positif yakni dapat memantau kualitas udara dari genggaman.

Aplikasi tersebut dirancang oleh Vicky Dasta dari Universitas Riau, Gandhi dari Universitas Muhammadiyah Riau dan Jufianto dari Univeristas Islam Negeri Sultan Syarif Qasim. Mereka mengajukan sebuah aplikasi yang sangat bersahabat dengan lingkungan.

Ketiga mahasiswa ini juga berkesempatan mempresentasikan aplikasi tidak hanya di depan peserta lainnya. Vicky mengatakan, nama aplikasi yang mereka ajukan bernama Ispubot yang merupakan suatu aplikasi yang menyediakan informasi atau keadaan ispu secara realtime di Pekanbaru melalui twitter.

"Latar belakang pertimbangan dibuatnya aplikasi ini adalah adanya aplikasi yang bersifat open data, karena masyarakat tidak mempunyai data mentah terkait informasi polusi udara di Pekanbaru," ujarnya, Rabu (11/10/2017).

Selain itu keunggulan lainnya adalah bisa diakses dimanapun dan kapanpun, membantu masyarakat untuk mengetahui data sebenarnya. Inovasi mahasiswa Riau  ini juga sempat menarik perhatian dalam  perlombaan Hackathon Merdeka di Jakarta beberapa waktu lalu. Ketiga mahasiswa yang tergabung dalam tim masker, berhasil mewakili Riau di tingkat nasional.

(MN/MCR)


[Ikuti Seputar Riau Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar