DPRD Inhil Angkat Bicara Terkait Kelangkaan Elpiji 3 Kg

Ilustrasi Kelanggkaan Tabung Gas 3 Kg

INHIL, seputarriau.co - Langkanya Elpiji 3 Kg di Kabupaten Indragiri Hilir mengakibatkan harga elpiji meningkat. Dimana, harga pertabung bisa mencapai hingga Rp 30 Ribu.

Kelangkaan dan tingginya harga Elpiji tersebut membuat Ketua Komisi II DPRD Indragiri Hilir, Junaidi angkat bicara dan meminta kepada seluruh agen dan pengecer membuat kesepakatan agar persoalan tersebut bisa diselesaikan.

"Permasalahan ini tak kan pernah ada ujungnya, kecuali agen dan pengecer membuat kesepakatan," ujar Junaidi kepada awak media, Selasa (2/5/2017).

kelangkaan dan tingginya harga gas elpiji tabung berukuran 3 kg ini bertepatan Jelang Ramadhan 1438 H/ 2017 yang membuat kesulitan bagi Masyarakat yang bermayoritas Muslim di Negeri Seribu Parit.


Kesepakatan yang dimaksud Junaidi adalah, pengecer bisa mendapatkan gas 3 kg itu ditingkat agen dengan syarat tidak menjual dengan harga tinggi kepada masyarakat.

Di tambah lagi setiap pengecer dibatasi hanya diberikan 3 tabung setiap membeli di agen, hal ini akan semakin membuat harga gas bertambah mahal.

"Jika pengecer jual dengan harga tinggi ke pembeli, agen jangan kasi lagi ke mereka. Harus ada ketegasan seperti itu, perjanjiannya juga harus jelas," tuturnya.

Sebelumnya, Junaidi menyebutkan, dengan kelangkaan gas 3 kg ini sama dengan 'mencekik' rakyat, "Tidak semua orang bisa membeli dengan harga tinggi,"tukasnya.

 

(SUHAILI / ADV DPRD KAB. INHIL)

 


[Ikuti Seputar Riau Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar