Fahmizal, Ayo Dukung Pariwisata Riau

Foto : Bakar Tongkang di Daerah Bagansiapi-api, Rokan Hilir
PEKANBARU, seputarriau.co - Potensi pariwisata Riau terus mendapatkan tempat dihati masyarakat nasional. Ini terlihat dengan hasil peroleh poin sementara anugerah pesona Indonesia 2017.

Dalam tahapan seleksi tersebut wisata Riau masih berada di peringkat atas. Untuk mempertahankan, prestasi tersebut, diharapkan dukung dan vote dari masyarakat Riau.

Hasil perolehan poin sementara untuk Juara Umum Anugerah Pesona Indonesia 2017 berdasarkan klasemen perolehan Riau mendapatkan 13 poin di peringkat 1. Kemudian disusul Maluku dengan 11 Poin.

Diposisi ke 3. Ada Yogyakarta dengan 12 poin, Jawa Timur dengan 1 poin, Jawa Barang 9 poin, Kaltim 8 poin dan Sumatera Barat 8 poin. Sementara untuk daerah lainnya dibawah enam poin.

Kepala Dinas Pariwisata Riau Fahmizal mengimbau masyarakat Riau untuk kembali memberikan dukungan. Sehingga komitmen Riau bersinergi dengan hasil perolehan dukungan di ajang pesona wisata nusantara tersebut.

"Ayo anak Riau dukung terus pariwisata kebanggaan Riau untuk menjadi yang terpopuler dan provinsi menjadi Juara Umum Anugerah Pesona Indonesia 2017," terangnya, Minggu (23/7/2017).

Dalam proses tersebut, tujuh destinasi yang masuk nominasi Anugerah Pesona Indonesia 2017 yang di taja Kementerian Pariwisata.

Wisata yang membanggakan daerah itu meliputi pasar bawah Pekanbaru untuk objek wisata belanja terpopuler, laksamana mengamuk masuk minuman tradisional terpopuler.

Selain itu festival pacu jalur Kabupaten Kuantan Singingi masuk kategori festival pariwisata terpopuler.

Tidak hanya itu, iven wisata Bakar Tongkang Bagan Siapi-Api masuk nominasi atraksi budaya terpopuler, Bono Kabupaten Pelalawan masuk kategori tempat berselancar terpopuler.

Sementara untuk makanan khas bolu berendam masuk kategori makanan tradisonal terpopuler dan Siak Siak Sri Indrapura Masuk kategori Situs Sejarah terpopuler dalam anugerah pesona Indonesia.

(MN/ MCR)


[Ikuti Seputar Riau Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar