Prancis Batasi Penggunaan Minyak Sawit

PEKANBARU, seputarriau.co - Kementerian Lingkungan Prancis akan membatasi penggunaan minyak sawit sebagai kebijakan untuk mengurangi proses penghilangan dan kerusakan hutan yang disebabkan perubahan peruntukan lahan hutan menjadi non-hutan yang terjadi di negara-negara penghasil kelapa sawit, seperti halnya di Provinsi Riau, Indonesia.

"Mereka ingin mengurangi deforestasi di negara-negara penghasil minyak kelapa sawit. Rencana Prancis ini merupakan tekanan lnternasional terbaru terhadap produk andalan Indonesia tersebut," kata Kepala Seksi Pengolahan dan Pemasaran Perkebunan Mutu Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Provinsi Riau, Ir Rina Rosalina di Pekanbaru, Kamis (13/7/2017).

Sentimen negatif dari Kementerian Lingkungan Prancis ini diduga menjadi pemicu rendahnya permintaan crude palm oil (CPO) dunia sejak sebulan terakhir hingga setelah lebaran, hari raya Idul Fitri 2017.

"Minyak sawit yang menjadi campuran biofuel di negara mereka akan dibatasi," imbuh Rina. Sementara itu, harga sawit di Provinsi Riau semakin merosot sejak awal Juni hingga pertengahan Juli.  Yang mana, sawit hanya dihargai Rp1.768,59 per kilogram untuk kelapa sawit berumur 10-20 tahun.

"Terjadi penurunan sekitar Rp17,66 per kilogram dari minggu lalu," pungkasnya.
(MN/MCR)


[Ikuti Seputar Riau Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar