Wardan Minta Masyarakat Untuk Tidak Percaya Berita Hoax

Foto : Pelantikan PJI DPD Inhil bersama Bupati Inhil, HM wardan Bersama Pengurus PJI DPW Riau dan Ketum PJI Pusat
TEMBILAHAN, seputarriau.co - Presiden Republik Indonesia Joko Widodo memberikan perhatian serius dan sudah menyatakan perang terhadap isu-isu dan informasi menyesatkan alias hoax yang tersebar melalui media massa.
 
Berita hoax bisa mengaburkan penafsiran masyarakat terhadap sebuah masalah. Dampaknya, tujuan yang ingin dicapai diselewengkan sehingga terjadi kontra produktif informasi. Bagi pemerintah kabupaten, berita hoax juga mengganggu proses pembangunan.
 
Karenanya, Bupati Indragiri Hilir, Riau, HM Wardan mengajak kepada seluruh insan pers atau wartawan yang ada di Negeri Seribu Parit ini untuk bersama-sama menghindari membuat dan menyebarkan berita hoax.
 
Untuk itu, HM Wardan menegaskan agar seluruh masyarakat di Kabupaten Indragiri Hilir untuk tidak segera mempercayai pemberitaan hoax atau bohong apalagi sampai memprovokasi.
 
Di era globalisasi yang menggunakan teknologi canggih seperti saat ini, dikatakan Bupati, informasi berupa berita sangat cepat tesebar ke seluruh penjuru dunia. Namun, teknologi tersebut sering disalahgunakan oleh pihak yang tak bertanggung jawab, atau yang dikenal dengan istilah hoax
 
"Berita hoax berpotensi besar menimbulkan kegaduhan, perpecahan dan hal-hal negatif lainnya. Apalagi, jika berita hoax tersebut menyangkut persoalan SARA. Melalui pelantikan ini, saya mengajak untuk menghindari penyebaran berita hoax. Saya berharap, insan pers selalu menyajikan berita yang aktual, berimbang dengan tetap berpegang pada pedoman etik kewartawanan," ajak Bupati.
 
Mantan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau itu juga mengatakan bahwa dirinya juga memiliki harapan kepada para pengurus PWI Inhil yang baru saja selesai dilantik, untuk senantiasa meningkatkan persatuan antar sesama dan kompetensi jurnalistik dan profesionalisme setiap insan pers, agar dapat berkontribusi dalam pembangunan Kabupaten Inhil.
 
Pers, menurutnya mempunyai peran vital dan strategis dalam pembangunan melalui pemberitaan yang dibuat. Insan pers, lanjutnya, merupakan orang yang peduli terhadap pembangunan dan persatuan masyarakat, terutama di Kabupaten Inhil.
 
"Diharapkan, hubungan insan pers dengan pemerintah daerah, khususnya pemerintah Kabupaten Inhil dapat dijaga dengan baik, sehingga dapat bersama-sama melaksanakan pembangunan, pembangunan yang berkesinambungan," harap Bupati.
 
Disamping hal yang berkaitan dengan sinergi bersama pers, Bupati menuturkan, Pemerintah Kabupaten Inhil telah memberikan perhatian dan perlakuan istimewa terhadap pers.
Hal ini, menurutnya, dibuktikan dengan pembentukan sebuah instansi yang berfungsi untuk menangani pengelolaan informasi dan publikasi, yakni Dinas Komunikasi, Informasi, Persandian, dan Statistik.
 
"Dengan adanya satu instansi khusus tersebut, diharapkan dapat lebih profesional dalam pengelolaan informasi dan publikasi, baik oleh pers maupun Pemkab," lanjutnya.
Ia juga mengatakan, Pemkab akan selalu mendukung dan memberikan dorongan melalui penyediaan fasilitas, serta pengalokasian dana sesuai dengan kemampuan anggaran daerah.
 
"Untuk tahun 2017 saja, Pemkab Inhil sudah mengalokasikan dana guna mendukung kegiatan pers lebih kurang sebesar Rp 9 miliar," tukas HM Wardan.
 
(Suhaili/ ADVETORIAL PEMKAB INHIL)

 


[Ikuti Seputar Riau Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar