Mulai 2017 Siswa Kurang Mampu tak Lagi Dapatkan Bantuan Dana BOS/BOSDA

Foto : Kepala UPTD Dikbud Kecamatan Tualang Zahroni, Mpd
PERAWANG, seputarriau.co - Mulai tahun 2017 siswa kategori kurang mampu (miskin,red) tidak ditanggung lagi oleh pemerintah dari dana APBN sebesar 20%  melalui program Bantuan Operasional Siswa (BOS) untuk bantuan dari pemerintahan pusat hanya diperuntukkan bagi setiap siswa kurang mampu dari tingkat Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah pertama (SMP/SLTP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA/SLTA).
 
Bagi siswa yang mendapatkan Bantuan Operasional Sekolah Daerah (BOSDA) tidak berlaku lagi, sedangkan setiap siswa kurang mampu telah dialihkan ke progam baru dari pemerintah pusat yaitu Kartu Indonesia Pintar (KIP) yang sebelumnya adalah Bantuan Operasional Siswa (BOS).
 
"Dana BOS itu dari pemerintahan pusat, sedangkan BOSDA itu sendiri khusus dari Provinsi bagi siswa tingkat SMA/SLTA" tutur Kepala Unit Pelayanan Teknis Daerah Bidang Pendidikan dan Kebudayaan Kecamatan Tualang Zahroni, Mpd kepada seputarriau.co, Kamis (18/5/2017) malam tadi.
 
Untuk aturan baru ini disampaikan Kepala UPTD Pendidikan dan Kebudayaan Kecamatan Tualang Zahroni Mpd saat menghadiri acara perpisahan SMP Negeri 7 Tualang di Aula Bunut PT IKPP Perawang beberapa waktu lalu. Dan dijelaskan Zahroni, bahwa KIP langsung disampaikan ke setiap siswa yang bersangkutan, untuk data siswa tidak mampu (miskin,red) tersebut berdasarkan data Dapodik sekolah masing-masing.
 
"Sekarang kita (UPTD Dikbud Tualang,red) hanya mengurus SD dan SMP saja, ada 56 sekolah di Kecamatan Tualang ini. Sedangkan tingkat SMA telah diambil alih Provinsi. Jadi kita berharap kepada seluruh Wali murid jangan lagi tuding Kepala Sekolah yang memakan dana BOSDA siswa tidak mampu/miskin karena itu bukan Juknis dan Juklak lagi," pinta Zahroni.
(HRS)


[Ikuti Seputar Riau Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar