Lelang Pengadaan Barang dan Jasa Bengkalis Bakal Molor

ilustrasi Lelang molor di Bengkalis
BENGKALIS, seputarriau.co - Pelaksanaan pelelangan umum pengadaan barang dan jasa Pemkab Bengkalis tahun 2017 dipastikan kembali molor. Hal itu terindikasi hingga sekarang sudah memasuki pertengahan bulan Mei belum ada satupun kegiatan pengadaan barang dan jasa yang dilelang.
 
Pemerhati masalah pembangunan dan hukum di Bengkalis Yovizar SH memaparkan bahwa kondisi pengadaan barang dan jasa tahun 2017 di Bengkalis hampir dipastikan kembali molor dan situasinya tidak akan jauh meleset dari tahun-tahun sebelumnya. Hal itu tidak terlepas dari peran Organisasi Perangkat daerah (OPD) dimana mayoritasnya belum menyiapkan dokumen.
 
“Sekarang sudah memasuki bulan lima pertengahan, tapi belum satupun kegiatan pengadaan barang dan jasa yang sudah dilelangkan di Unit Layanan Pengadaan (ULP) barang dan jasa Pemkab Bengkalis. Keterlambatan seperti tahun-tahun sebelumnya bakal kembali terulang tahun 2017 ini,” kata Yovizar, Jumat (12/05/2017).
 
Lebih jauh ia mengharapkan supaya OPD dan ULP harus lebih bersinergi dalam menjalankan program pembangunan daerah. Karena sampai hari ini belum ada satu kegiatan pengadaan barang dan jas ayang sudah tayang lelang di System pengadaan Secara Elektronik (SPSE), dan jelas akan merugikan kepentingan masyarakat.
 
Disentil Yovizar, setiap kegiatan pengadaan barang dan jasa selalu molor dan kemudian menyisakan persoalan. Seharusnya dokumen awal berupa perencanaan sudah selesai di bulan dua atau tiga, dan memasuki bulan keempat tahun anggaran(April,*red) pelelangan umum pengadaan barang dan jasa sudah berjalan.
 
“Persoalan klasik lelang pengadaan barang dan jasa tidak hilang-hilang, bahkan seperti tidak ada perubahan kearah yang lebih baik. Selalu mengalami keterlambatan, dengan kualitas pekerjaan yang amburadul di lapangan karena rekanan diburu waktu,” kata Yovi.
(MN/MCR)


[Ikuti Seputar Riau Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar