Bising Penangkaran Burung Walet Kasi Trantib : Cek Nanti

Foto : Slah satu Ruko Penangkaran Walet yang membuat Polusi Suara di Perawang Siak
TUALANG, seputarriau.co - Suara bising penangkaran burung walet telah meresahkan warga Perawang kecamatan Tualang di sekitar bangunan pengkaran. Padahal sesuai aturan ( kesepakatan ) antara pengusaha dengan Upika Tualang, pengusaha dilarang beroperasional hingga 24 jam atau hanya dibatasi hingga pukul.18.00 Wib.
 
Fakta dilapangan diketahui pengusaha penangaran burung walet tersebut telah melanggar dan masih membandel dengan beroperasi hingga malam hari, jum'at, ( 17/17 ), sekira pukul.03.40 Wib.
 
Ketika awak media seputarriau.co melakukan investigasi ke lokasi tersebut, benar adanya pengusaha penangkaran burung walet masih beroperasi dari batas waktu yang telah ditentukan dalam aturannya oleh Upika, pengusaha penangkaran burung walet wajib menghentikan jam operasionalnya dari batas waktu yang sebenarnya.
 
Saat dikonfirmasi melalui via telepon seluler Kasi Trantib Kecamatan Tualang Rudi Vivi Hendra, ST menjawab," besok saja ya telpon saya pagi ya," jelasnya
 
Sedangkan, saat dihubungi tadi Rudi Vivi Hendri, ST yang menjabat sebagai Kepala Seksi Transmigrasi dan Ketertiban ( Kasi Trantib ) Kecamatan Tualang melalui via telepon seluler, jum'at, ( 17/17 ), sekira pukul.03.45 Wib dini hari tadi dan menjawab besok dan berubah menjadi “ besok atau nanti “ dengan nada yang begitu dingin akan meninjau kelokasi.
 
"Nanti, nanti saya coba ke sana ya pak ( lokasi )," tutupnya ( HRS )


[Ikuti Seputar Riau Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar