Api cepat menyebar dan lahap ± 4 hektar lahan masyarakat

TUALANG, seputarriau.co - Memasuki musim kemarau bulan ini, tidak menutup kemungkinkan bagi kita sebagai masyarakat untuk tidak bertindak yang melanggar hukum dengan membuka lahan perkebunan dengan cara membakar. Karena dengan cara membakar dapat memudahkan pekerjaan dalam membuka lahan baik itu lahan perkebunan milik masyarakat maupun perusahaan.
 
Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang sering dilakukan oleh orang yang tidak bertanggung jawab atas lahan yang digarapnya tersebut dengan cara membakar, dengan cara membakar sendiri yang dapat merugikan diri sendiri juga orang lain, akibat asap yang ditimbulkan dari kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) tersebut, yang dapat menganggu penglihatan juga menganggu pernapasan (ispa).
 
Kebakaran hutan dan lahan (Kahutla) yang terjadi siang tadi, minggu, (05/17), sekira pukul.12.25 wib, dikawasan Jl. Durian, Kampung Perawang Barat km 09 Kecamatan Tualang. Dengan mengerahkan 2 unit mobil pemadam kebakaran (Damkar) milik Pemerintahan Daerah (Pemda) Siak, ditambah 1 unit mobil pemadam milik PT Indah Kiat Pulp dan Paper (IKPP). Damkar Pemda akhirnya berhasil memadamkan api tersebut dengan bersusah payah berlangsung selama ± 5 jam.
 
"Kita dapat telpon dari masyarakat sekitar pukul.12.25 wib, telah terjadi kebakaran lahan, terus kita bersama team kelapangan dengan 2 unit dari Damkar Pemda, 1 unit mobil dari IKPP hanya suplai air saja, kita bersama team yang masuk kedalam. Sekitar ± 5 jam kita berhasil padamkan api tersebut." terang Alex saat dikonfirmasi diposko Damkar dijalan Kesehatan, minggu, (05/17), sekira pukul.18.35 wib.
 
Karena kejadian tersebut telah menghanguskan lahan seluas ± 4 hektar milik masyarakat, juga diketahui lahan yang terbakar merupakan hutan dan semak belukar (Lalang) yang kering mengakibatkan api cepat merayap dan menyebar keberbagai tempat yang mana mudah terbakar. Dan ditambah dengan adanya hembusan angin yang mengakibatkan lahan tersebut dengan mudahnya disambar oleh api.
 
"Saya pulang kerja, lalu tertidur, tidak tau asal api dari mana, saya cuma selamatkan dan padamkan api yang mendekat ke kebun saya." tutur Ridwan yang merupakan salah satu warga didaerah itu.(HRS)


[Ikuti Seputar Riau Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar