Drainase Soebrantas Tertutup akibatkan Banjir dan Macet

PEKANBARU, seputarriau.co - Hujan deras yang mengguyur Kota Pekanbaru sejak sore hingga malam hari membuat sejumlah titik dan ruas jalan dikepung banjir.

Hujan deras mengguyur Kota Pekanbaru sejak sore Sabtu (26/11), sekitar pukul 16.00 WIB. Meski sempat reda, dan kembali menguyur kota pekanbaru malam harinya membuat beberpa ruas jalan besar banjir dan sulit dilewati oleh kendaraan.

Diantaranya titik jalan yang saat ini terpantau digenangi air sisa hujan, yakni, Jalan Harapan Raya, kawasan Tenayan Rasa, Jalan Sudirman, di depan Kantor Wali Kota Pekanbaru, Jalan Ayani, Jalan Arifin Ahmad, kawasan pertigaan lampu merah Tabek Gadang, depan Ramayana Robinson dan Jalan Garuda Sakti, Panam.

Seperti diberitakan sebelumnya, Sabtu (26/11) Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) prediksi hujan akan mengguyur malam minggu ini. Hujan kali ini sama dengan hari-hari sebelumnya dapat disertai angin kencang.

Suhu udara di siang hari tidak terik dengan temperatur maksimal 31.0 - 33.5 celcius dengan kelembaban maksimal 93 - 98 persen. Angin umumnya bertiup dari arah yang barat  hingga utara dengan kecepatan   05 - 15 knots ( 09 - 27 km/jam) dan mencapai 25 knots pada saat cuaca buruk.
   
Prakiraan tinggi gelombang laut berlaku mulai pukul 07.00 WIB sampai 19.00 WIB di Rohil   0.25 - 0.5 meter, Dumai 0.25 - 0.5 meter, Bengkalis  0.25 - 0.5 meter, Inhil  0.25 - 0.5 meter, dan Meranti 0.25 - 0.5 meter.

Ditempat yang berbeda di ruas jalan soebrantas, tampak antrian mulai dari simpang tabek gadang sampai dengan simpang pasar pagi arengka, disana ada 4 titik banjir yang sulit kendaraan, terutama roda dua. 4 titik banjir itu antara lain : di depan Simpang Delima, di depan Rumah Makan Sederhana, di depan TransHotel dan disimpang Arengka Pasr pagi. menurut keterangan dari masyarakat setempat ada beberapa drainase yang tertutup oleh sampah.
(MN)


[Ikuti Seputar Riau Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar