Peresmian Aulia Hospital

Gubri : Aulia Hospital Alternatif tujuan Berobat masyarakat Riau Tanpa keluar Negeri

Foto : Menke RI bersama Gubri, walikota Pekanbaru, Ketua IDI Riau. Kepala Dinas Kesehatan Riau dan Badan Karantina Riau
PEKANBARU, seputarriau.co  -  Gubernur Riau, H Arsyadjuliandi Rachman sedikit bernafas lega atas kekhawatirannya terhadap berkurangnya pendapatan daerah Provinsi Riau di sektor pelayanan kesehatan. Pasalnya, di Pekanbaru telah hadir Aulia Hospital yang menyediakan pelayanan bertaraf internasional.
 
"Masyarakat kami masih banyak yang berobat ke luar negeri, bu Menteri. Ada sekitar 3.000 masyarakat berobat ke Malaysia setiap bulannya," ungkap Andi Rachman kepada Menteri Kesehatan (Menkes) RI Nila Farid Moeloek saat menghadiri grand opening Aulia Hospital Pekanbaru, Minggu (2/10/2016).
 
Orang nomor satu di Riau ini pun merincikan, yang mana penerbangan Pekanbaru ke Malaysia setiap harinya ada 250 seat. Hitungan kasarnya, jika ada 150 seat penerbangan setiap hari selama 20 hari, maka ada 3.000 masyarakat Riau yang berobat ke Malaysia per bulannya.
 
"Anggaplah masing-masing membawa Rp10 juta. Kita sudah kehilangan Rp30 miliar per bulan. Kalau setahun sudah Rp360 miliar. Ini belum termasuk penerbangan dan pengobatan ke Singapura," tuturnya.
 
Untuk itu, ia pun berharap kehadiran Aulia Hospital dapat menjadi alternatif tujuan pengobatan bagi masyarakat Riau. " Kami meminta betul, agar Aulia Hospital dapat memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Sehingga masyarakat tidak perlu harus ke luar negeri untuk mendapatkan perawatan," tutupnya.


[Ikuti Seputar Riau Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar