Perihal pemilihan Wakil Gubernur Riau Priode 2014-2019

Alazhar : Gubernur Andi Rachman Sebaiknya Memilih Sendiri Siapa yang Pantas

Foto : Alazhar Ketua harian LAM Riau
PEKANBARU, seputarriau.co - Perihal pemilihan Wakil Gubernur Riau untuk bersama menjalankan roda pemerintahan Provinsi Riau selama priode 2014-2019, Ketua Harian Lembaga Adat Melayu Riau (LAM) Riau, memberikan peringatan agar dapat memilih siapa yang layak untuk menjadi Wakil Gubernur Riau, dengan tidak ada unsur keterpaksaan kehendak satu pihak. Gubernur H. Arsyadjuliandi Rachman dinilai sebaiknya untuk bisa memilih sendiri siapa yang pantas untuk berduet dengan dirinya.
 
Dari beberapa kader Partai Golkar yang mencuat nama seperti Bupati Kuansing H. Sukarmis, Bupati Pelalawan HM. Haris, Bupati Siak Syamsuar dan Bupati Indragiri Hulu Yopi Arianto maupun anggota DPRD Riau Hj. Septina Primawati Rusli, LAM Riau mengaku tidak mengintervensi atau merekomendasikan.
 
"Yang berhak untuk menjadi calon Gubernur adalah Partai Golkar, karena merekalah pengusung dan pemenang pada Pilkada yang lalu, sementara LAM Riau tidak memiliki kapasitas tersebut, untuk merekomendasikan. Menurut saya merekalah yang paling memahami," ungkap Alazhar di Balai Adat Melayu, Jalan Diponegoro Pekanbaru, Senin (31/05/2016).
 
"Jadi saran saya sebaiknya, carilah orang yang benar-benar nyaman menurut Gubernur untuk bekerjasama. Karena nantinya dia yang akan bekerja, tentu saja gubernur lebih mengerti bagaimana yang cocok untuknya," Alazhar mengulangi.
 
Bagi LAM, kata dia, terpenting orang yang dipilih adalah anak jadi Riau. Terlepas siapa yang akan ditentukan, itu adalah keputusan Gubernur dan Partai Golkar sebagai pengusung.
 
"Kalau saya, jangan sampai calon yang dibawa nanti terkesan dipaksakan. Kawin paksa itu tidak baik. Cukuplah pengalaman yang lalu, kita sudah lihat hasilnya. Pemerintah berjalan tidak harmonis," tutup Alazhar.
 
 
(IS/grc)


[Ikuti Seputar Riau Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar