Bupati Amril Serahkan Bantuan PKH ke 296 KMS

Bupati Amril Mukminin menerima secara simbolis dana bantuan PKH Tahap I yang diserahkan Kadis Sosial 'Nanang' Darmawi di Kecamatan Pinggir, Rabu (27/4/2016), (Copyright.Bone)
BENGKALIS, seputarriau.co - Bupati Bengkalis Amril Mukminin menyerahkan bantuan tunai Program Keluarga Harapan (PKH) tahap I kepada 296 keluarga sangat miskin (KSM), di Kecamatan Pinggir, Rabu (27/4/2016), dengan total bantuan yang diserahkan Rp 281.037.500. 
 
"Berbagai program telah, sedang dan akan dilakukan pemerintah, baik itu Pemerintah Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau, maupun Pemerintah Pusat, untuk mempercepat peningkatan kualitas kesejahteraan keluarga-keluarga yang hingga saat ini masih tergolong KSM," jelasnya. 
 
Untuk kabupaten bengkalis, papar Amril, program dimaksud diantaranya adalah beras miskin atau Raskin Otonomi, bantuan rumah sederhana layak huni, peralatan sekolah untuk anak keluarga tidak mampu. 
 
"Serta berbagai bantuan peralatan untuk pemberdayaan dan peningkatan perekonomian keluarga, yang diberikan melalui sejumlah Satuan Kerja Perangkat Daerah," Paparnya. 
 
Secara nasional, lanjut Amril, salah satu program yang dilaksanakan pemerintah untuk mengentaskan kemiskinan melalui PKH yang diberikan Kementerian Sosial. 
 
PKH adalah program perlindungan sosial yang memberikan bantuan tunai kepadaKSM, dimana anggota keluarganya diwajibkan melaksanakan persyaratan dan ketentuan yang telah ditetapkan. 
 
"Persyaratan tersebut misalnya, dapat berupa kehadiran di fasilitas pendidikan bagi anak usia sekolah ataupun kehadiran di fasilitas kesehatan bagi anak bawah lima tahun (Balita), atau bagi ibu hamil," ujarnya. 
 
Secara umum, tujuan PKH untuk mengurangi angka dan memutus rantai kemiskinan, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta mengubah perilaku yang kurang mendukung peningkatan kesejahteraan darikeluarga-keluarga miskin. 
 
Sedangkan secara khusus, bagi pesertanya, tujuan PKH yaitu untuk meningkatkan akses dan kualitas pelayanan pendidikan dan kesehatan dan meningkatkan taraf pendidikan. Serta meningkatkan status kesehatan dan gizi ibu hamil, ibu nifas, anak balita, dan anak pra sekolah anggota KSM.
 
 
(ATP)


[Ikuti Seputar Riau Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar