adanya Pencemaran Nama baik terhadap Aksi Aliansi Rakyat Berdaulat

Aliansi Rakyat Berdaulat Laporkan Humas PT. PBS Ke Polres Dumai

foto : Demo aksi Aliansi Rakyat Berdaulat

Dumai, seputarriauco - Menindak lanjutin Demo Tuntutan Massa Aliansi Rakyat Berdaulat untuk mengusir Bekas Narapidana Dari Negara cina yang bekerja Di PT. Paramita Bangun Sarana (PBS) Dumai beberapa hari Yang lalu Senin (18/4/2016) sekitar pukul 10.30 WIB bertempat di Lubuk Gaung – Dumai. Informasinya ada ribuan tenaga kerja asing asal Cina, diduga  bekas narapidana dinegara cina dipekerjakan di PT Paramita Bangun Sarana (PBS) juga merupakan rekanan Sinarmas Grup.

Ironisnya,  tidak ada ditemukan tenaga pendamping yang berasal dari tenaga kerja tempatan/daerah yang mestinya diwajibkan seperti yang tertera pada amanat Undang-Undang dan peraturan daerah yang berlaku untuk tenaga kerja tempatan. Selanjutnya Ratusan tenaga kerja asing yang di pekerjakan oleh PT. PBS tersebut bahkan di informasikan terindikasi berasal dari para narapidana china, ini tentunya memberikan efek negatif bagi kedaulatan daerah ini yang dapat menimbulkan keresahan serta mengancam keselamatan warga.

Tenaga Kerja Asing (TKA) yang di pekerjakan oleh PT.PBS Menunjuk perusahaan yang berperan sebagai Main Kontraktor di PT. Sinarmas ini terindikasi mengangkangi Peraturan-Pemerinta, diantaranya :
1. PT. PBS melakukan manipulasi data, dimana jumlah tenaga kerja asing yang di pekerjakan sesuai laporan berjumlah 80 orang, namun hal ini tidak sesuai dengan realita dengan jumlah yang ada dan ternyata ada ratusan TKA yang dipekerjaan.
2. PT. PBS melanggar Permen Ketenagakerjaan No 16 Tahun 2015 pasal 3, bahwa PT. PBS tidak menyerap tenaga kerja lokal sebagai tenaga kerja pandamping kepada perusahaan pemberi kerja Tenaga Kerja Asing.
3. Berdasarkan Perda Kota Dumai Nomor 9 Tahun 2014 bahwa pemberi kerja TKA wajib membayar retribusi kepada daerah sebesar USD $100 per orang setiap bulannya.
4. Tenaga kerja yang diperkerjakan oleh PT.PBS ditemukan pada realita dilapangan bukan hanya sebagai tenaga ahli (high skill) melainkan sebagai tenaga kerja kasar (low skill).
5. Tenaga kerja yang didatangkan oleh PT.PBS terindikasi adalah para narapidana dari Negara asalnya sehingga membuat keresahan bagi warga setempat.

Disaat Dikonfirmasi Seputarriau dengan Koordinator Lapangan, Andi Rony Saputra. Kemarin, Khamis (21/04/2016) " bahwa gerakan yang dilakukan oleh Aliansi Rakyat Berdaulat adalah murni Gerakan Melawan kaum kapitalis yang semena-mena di Bumi lancang kuning", ucapnya.  terkait dengan pernyataan dari Humas PT. PBS, Whuly Nuryaman Mengatakan Bahwa Aksi beberapa Hari yang di lakukan Aliansi Rakyat Berdaulat telah ditunggangi dan Tujuan intinya untuk Mendapatkan Jatah Kue (Pekerjaan, red).

Menanggapin Pernyataan Humas PT. PBS, Perwakilan Aliansi Rakyat Berdaulat Melaporkan adanya Pencemaran Nama baik terhadap Aksi Massa beberapa Hari yang lalu kepada Polres Kota Dumai serta melayangkan Surat terkait Pernyataan Humas PT. PBS.

(MN)
 


[Ikuti Seputar Riau Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar