Mahasiswa KUKERTA UNRI Gelar Pelatihan Pembuatan Sabun Dari Minyak Jelantah


Seberida, seputarriau.co  - Mahasiswa Kukerta UNRI melakukan sosialisasi dampak minyak jelantah dan pelatihan pembuatan sabun dari minyak jelantah di Desa Titian Resak, rabu sore. Mayoritas Ibu-ibu di Desa Titian Resak mengikuti kegiatan sosialisasi tersebut, rabu lalu (20 Juli 2022)

Penggunaan minyak goreng oleh masyarakat terutama Ibu Rumah Tangga semakin meningkat. Peningkatan tersebut akhirnya akan berdampak kepada bertambahnya penggunaan limbah rumah tangga. Selain itu, minyak jelantah juga dapat mencemari lingkungan jika dibuang secara sembarangan. Hal tersebut yang mendorong Mahasiswa Kukerta UNRI melakukan sosialisasi dampak minyak jelantah dan pelatihan pembuatan sabun dari minyak jelantah.

Erni merupakan mahasiswa anggota Kukerta yang menjadi ketua dari program kerja ini mengatakan, "Penggunaan minyak goreng setiap hari semakin meningkat maka limbah yang akan dihasilkan akan juga meningkat. Oleh karena itu perlu ada inovasi baru, yaitu pemanfaatan minyak jelantah menjadi sabun dan lilin. Sebelum diolah menjadi sabun, minyak jelantah harus di murnikan terlebih dahulu dan sabun yang dihasilkan merupakan sabun padat yang hanya bisa digunakan untuk mencuci piring dan pakaian."

Sosialisasi yang diadakan di gedung Serba Guna Desa Titian Resak berjalan dengan lancar. Ibu Endang yang merupakan perwakilan dari Ibu-ibu Desa Titian Resak mengaku mendapatkan pengalaman baru dan ilmu baru, mengingat banyaknya Ibu-ibu yang masih awam dengan perkembangan seperti itu. Ibu Endang juga berpesan kepada Mahasiswa Kukerta agar dapat menggapai cita-cita dan selalu bisa menempatkan diri dengan baik di manapun sedang berada.


[Ikuti Seputar Riau Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar