Wakil Ketua DPRD Riau Datangi Gedung KPK

Dedet Datangi Gedung KPK (Copyright.Int)
JAKARTA, seputarriau.co - Noviwaldy Jusman atau yang akrab disapa Dedet, mendatangi Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di bilangan Kuningan, Jakarta, Selasa (05/04/2016). Kedatangannya tersebut bermasuk untuk melakukan konsultasi kepada KPK terkait masuknya anggaran pembayaran hutang eskalasi senilai Rp. 220 miliar pada APBD-P Riau di tahun 2015.
 
Dengan menggunakan baju kemeja batik berwana corak biru, salah satu politisi partai Demokrat ini dengan sengaja mendatangin Gedung KPK pada pukul 10.30 WIB. Kedatangan Dedet juga disebabkan oleh ketidak nyamanan yang dirasakannya terkait masuknya dana eskalasi di APBD-P Riau senilai lebih kurang Rp. 200 miliar.
 
Saat ditanya maksud dan tujuannya mendatangi gedung KPK, Dedet mengaku, kedatangannya hanya sebagai bantuk konsultasi terkait kegaduhan yang terjadi di APBD-P 2015.
 
"Saya kemari hanya untuk melakukan konsultasi saja, terkait masalah kegaduhan anggaran eskalasi di APBD-P 2015," katanya.
 
Saat memberikan data dan sejumlah alat bukti, lanjut Dedet, Pihak KPK mengatakan tidak ada kerugian negara dalam masalah eskalasi tersebut.
 
"Jadi menurut hasil konsutasi saya kepada KPK, KPK mengatakan tidak ada kerugian negara dalam masalah dana eskalis tersebut," terang Mantan anggota DPRD Kota Pekanbaru tersebut.
 
Selanjutnya, Dedet juga menyerahkan rekaman percakapan kepada KPK, dan meminta agar KPK untuk mendengarkan rekaman percakapan tersebut. Karena dedet berpendapat, bisa saja rekaman itu menjawab semua yang terjadi terkait dana eskalasi tersebut.
 
"Kalau menurut bapak tidak ada, silakan nanti bapak buka rekaman saya ini, didengarkan dan diproses," ucapnya.
 
Selain itu, ujar Dedet, KPK bangga karena semua rapat direkam. "Secara psikologis memperkecil peluang untuk menyimpang dalam rapat itu," ujarnya.
 
 
 
(IS)


[Ikuti Seputar Riau Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar