Badan Pusat Statistik Provinsi Riau

NTP Provinsi Riau Naik 0,56 Persen di Maret 2016

Ilustrasi Petani (Copyright.Int)

PEKANBARU, seputarriau.co - Nilai Tukar Rupiah (NTP) merupakan salah satu indikator untuk melihat tingkat kesejahteraan petani, dengan mengukur kempampuan tukar produk yang dihasilkan atau dijual petani dibandingkan dengan produk yang dibutuhkan petani baik untuk proses produksi maupun untuk konsumsi rumah tangga petani.

Berdasarkan data Badan Pusat Statsitik (BPS), pada bulan Maret 2016, NTP di Provinsi Riau sebesar 97,36 atau naik sebesar 0,56 persen dibanding NTP Februari 2016 sebesar 96,82.

"Kenaikan NTP ini disebabkan oleh kenaikan indeks harga yang diterima petani sebesar 1,16 persen, relatif lebih tinggi dibandingkan kenaikan indeks harga yang dibayar petani sebesar 0,60 persen," ucap Mawardi Arsyad, Kepala BPS Provinsi Riau, Jumat (01/04/2016).

Di daerah pedesaan Provinsi Riau, lanjut Mawardi, terjadi inflasi sebesar 0,74 persen. Inflasi pedesaan disebabkan oleh naiknya indeks pada hampir seluruh kelompok pengeluaran konsumsi rumah tangga yaitu kelompok bahan makanan yang naik sebesar 1,49 persen, kelompok makanan jadi naik sebesar 0,15 persen, kelompok sandang naik sebesar 0,18 persen, kelompok kesehatan naik sebesar 0,42 persen, dan kelompok transportasi dan komunikasi mengalami kenaikan indeks sebesar 0,33 persen.

"Sementara kelompok perumahan dan kelompok pendidikan, rekreasi dan olahraga mengalami penurunan indeks masing-masing sebesar 0,18 persen dan 0,33 persen dibanding bulan sebelumnya," terangnya.

Selain itu, tambah mawardi, Nulai Tukar Rumah Tangga Petani (NTUP) Provinsi Riau sebesar 106,10 atau naik sebesar 1,28 persen dibanding NTUP bullan sebelumnya.

 

(ATP/rls)


[Ikuti Seputar Riau Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar