Maraknya Aksi Kejahatan yang Tidak Kenal Waktu

Warga Kepulauan Meranti Dihimbau Selalu Waspada

Foto : ilustrasi jambret (Copyright google.co.id)
SELATPANJANG, seputarriau.co - Saat ini warga Kepulauan Meranti diminta untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap tindak kejahatan. Pasalnya belakangan ini tidak kejahatan yang terjadi tidak lagi harus menunggu saat malam hari dan kondisi sepi. Kelalaian adalah salah satu faktor utama yang bisa saja menjadi korba dari tindak kejahatan.
 
Salah satu korban yang mengalami nasib na'as adalah Umi Sudarliah. Lantaran lalai dalam mengamankan barang berharga miliknya, ia menjadi korba penjambretan yang mengalami kerugian hingga jutaan rupiah, Selasa (29/03/2016).
 
Manurut informasi dari Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Zahwani Arsyad SH MSi, yang melalui Kepala SPKT Ipda Ahmad Muzaki STK, kejadian tersebut dialami oleh Umi Sudarliah saat tengah melintasi Jalan Merbau Selatpanjang, Kelurahan Selatpanjang Kota pada waktu pagi hari sekitar pukul 10.30 WIB.
 
Ahmad Muzaki menceritakan, saat itu Umi Sudarlinah tiba di Jalan Merbau, dan secara tiba-tiba pelaku penjambretan datang dari arah samping dan langsung merampas dompet milik Umi Sudarlinah yang digantungnya di tangan kiri.
 
"Sewaktu penjambret itu merampas dompet sikorban, tali dompetnya terputus, dan alhasil dompet korban berhasil dibawa lari oleh pelaku," ucap Ahmad Muzaki.
 
Sambungnya, korban sempat memberikan perlawanan dengan cara mengejar dan meneriaki pelaku. Namun karena kendaraan pelaku melaju dengan kencang, korban tidak bisa berbuat banyak dan terpaksa merelakan dompetnya dibawa kabur oleh pelaku. Korban sempat berhenti di depan kantor pajak untuk menenangkan fikiran. Setelah itu barulah korban menuju Polsek Tebingtinggi di Jalan Merdeka Selatpanjang guna membuat laporan.
 
Laporan Umi Sudarliah diterima dengan LP 11/ III / 2016 / Riau / Sek T.Tinggi tangal 29 Maret 2016, tentang dugaan tindak pidana pencurian dengan kekerasan (Curas). Akibat kejadian ini, Umi kehilangan barang-barang berharga berupa 1 (satu) unit Hp merek Lenovo warna hitam, 2 (dua) buah liontin emas, dan uang tunai Rp500 ribu rupiah. Atau total kerugian sekitar Rp3,5 juta rupiah.
 
"Kita telah memeriksa saksi-saksi dan saat ini sedang kita lidik," ujar Ahmad Muzaki pula. "Kepada warga masyarakat Kepulauan Meranti, kita imbau agar senantiasa berhati-hati," tambah Ahmad Muzaki.
 
 
 
(IS/grc)


[Ikuti Seputar Riau Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar