Disaat pemerintahan dalam negeri lebih percaya pada produk kereta asing

Wow...... Industri Kereta Api (INKA) Indonesia Lebih Baik Dari Pada Kereta Api Tiongkok dan India

Seputarriau.co - Sungguh membanggakan. Pada saat pemerintahan dalam negeri lebih percaya pada produk kereta asing, PT Industri Kereta Api (INKA) (Persero) malah menorehkan prestasi.

Perusahaan BUMN itu, berhasil memenangkan tender pengadaan kereta penumpang untuk memenuhi kebutuhan Bangladesh. Total kereta yang akan diekspor ke Bangladesh mencapai 150 unit.
Pengiriman pertama, INKA akan mengapalkan 15 unit kereta penumpang ke Bangladesh. Proses pengiriman sudah berlangsung dari kantor pusat INKA di Madiun ke Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, Jawa Timur.

Untuk membawa gerbong penumpang, INKA memakai truk besar. Proses pengangkutan dilakukan pada malam hari karena gerbong dibawa menggunakan truk besar. Sedangkan pengiriman ke Bangladesh direncanakan berlangsung pada 31 Maret 2016 nanti memakai kapal laut.

Bangladesh sendiri memesan kereta penumpang dari INKA dengan 2 lebar sepur yang berbeda yakni Board Gauge (BG) ukuran 1676 mm dan Meter Gauge (MG) ukuran 1000 mm. Board Gauge dengan tempat duduk tipe 2-3, sedangkan Meter Gauge dengan tempat duduk tipe 2-2.

Proses produksi dan pengiriman kereta dilakukan secara bertahap hingga Agustus 2016. Pengiriman kereta akan dilakukan setiap bulannya.
NKA berhasil memenangkan tender ini setelah berkompetisi dengan perusahaan-perusahaan kereta negara lain seperti China (CNR Tangshan and CSR Nanjing Puzhen) dan India (RITES INDIA). Berkat kesiapan dan Tim yang solid, INKA berhasil membuktikan bahwa industri kereta api milik anak bangsa mampu bersaing di dunia internasional.

Tender ini merupakan tender kedua setelah INKA memenangkan tender pada tahun 2006 untuk 50 kereta BG. Kereta-kereta yang diekspor ke Bangladesh antara lain; kereta tidur/ sleeper carriage (WJC TYPE COACHES), kereta penumpang kelas eksekutif/ executive passenger coach (WJCC TYPE COACHES), kereta makan/ dining car (WECDR TYPE COACHES) dan juga kereta pembangkit/ power car (WPC TYPE COACHES).

PT INKA (Persero) memenangkan tender atas pengerjaan proyek pengadaan kereta penumpang sebanyak 100 MG dan 50 BG. PT INKA (Persero) telah menyiapkan tender ini selama 22 bulan. Dan, kontrak ditandatangani pada akhir November 2014 dan diharapkan pengerjaan proyek selesai pada akhir Juli 2016. Kereta yang akan disupply antara lain 13 Unit MG Air Conditioned  Sleeper Carriage –WJC; 24 Unit executive passenger cars (MG Air Conditioned  Chair Car -WJCC); 36 Unit non-AC economy passenger car (MG Shovan Carriage (Chair Car)-WEC); 13 Unit dining car (MG Shovan Carriage (Chair Car) with pantry and guard brake-WECDR); 8 Unit Power car (MG Composite Power Car-WPC);  6 Unit MG First Class Sleeper carriage (MG First Class Sleeper – WFC.

Sedangkan untuk kereta BG antara lain 4 unit kereta tidur/  sleeper carriage (BG Air Conditioned  Sleeper Car – WJC); 4 Unit first class passenger coach (BG Air Conditioned  Chair Car – WJCC); 4 Unit sleeper carriage (BG First Class Sleeper – WFC); 25 Unit Non AC-passenger cars (BG Shovan Chair Car – WEC); 8 Unit dining car (BG Shovan Chair Car with pantry and guard brake – WECDR); 5 Unit Power car (BG Shovon Carriage (Chair Car) and Power Car – WEPC).

Kereta buatan PT INKA (Persero) di atas merupakan kereta yang didesain khusus sesuai dengan permintaan pihak Bangladesh Railway.  Tentu saja, desain yang dibuat mengutamakan kenyamanan dan keamanan bagi penggunanya.

Material dan komponen yang digunakan telah dibahas sebelumnya pada kontrak dan juga merupakan standard internasional, sebagai contoh:

    Bangladesh Railway Standard Specifications (BRS)
    British Standard Specification (BS)
    Deutsche Industrial Norms (DIN)
    Japanese Industrial Specifications (JIS)
    Union Internationale Des Chemins De Fer (UIC)

(MN/ INKA)
 


[Ikuti Seputar Riau Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar