AKHIRI TAHUN 2021 PM HAZE DAN MASYARAKAT TANAM 1500 POHON

MERANTI, Seputarriau.coo- Beberapa hari lagi tahun 2021 akan pergi meninggalkan kita semua. Tahun baru telah menanti meskipun pandemi belum juga berkesudahan.Jum,at 31 Desember 2021

Menjelang akhir tahun 2021 ini PM HAZE, Lembaga EKA dan masyarakat Sungaitohor bersama-sama menanam 1500 pohon di lokasi eks kebakaran lahan gambut yang terjadi beberapa tahun lalu, Lokasi ini di pilih karena hingga saat ini kawasan tersebut hanya di dominasi oleh semak belukar, Pohon yang ditanam diantaranya adalah Meranti bunga, Meranti bakau, Kelat, Gelam, Sebasa, dan lain-lain. Selain tanaman kayu alam, di lokasi tersebut juga mereka tanami dengan tanaman sagu terutama daerah-daerah yang dekat dengan sumber air. 

Masyarakat Sungaitohor yang tergabung dalam Lembaga Ekonomi Kreatif Andalan selama beberapa tahun ini terus aktif melakukan pengembangan pembibitan dan melakukan penanam di beberapa lokasi lahan gambut yang di kelola mereka. Hingga saat ini ada tiga lokasi yang mereka jadikan sebagai lahan prioritas dalam upaya restorasi lahan gambut bekerjasama dengan PM HAZE yang merupakan sebuah lembaga pergerakan kampanye dalam mengurangi kebakaran lahan gambut yang menyebabkan asap dan mengancam kesehatan masyarakat secara global.

Program yang mereka gagas bersama ini selain melakukan penanaman berbagai pohon kayu alam dan tanaman sagu juga diintegrasikan dengan  pembasahan lahan dengan cara memperbaiki sekat kanal yang telah rusak di sungai kekat. Dengan cara ini lahan gambut akan tetap basah sehingga resiko kebakaran lahan gambut dapat di cegah.  Kegiatan penanaman pohon dan perbaikan sekat kanal merupakan kegiatan satu paket yang harus dilakukan dalam upaya restorasi lahan gambut.

Albanik selaku ketua EKA menjelaskan " sejak November 2021 lalu kita telah melakukan penanam pohon di lokasi yang merupakan lahan bekas terbakar pada tahun 2014 silam. Hingga akhir Desember ini kita telah melakukan penanaman sebanyak 1560 pohon di lokasi tersebut. Selain tanaman kayu alam kita juga menanam tanaman sagu di lokasi yang dekat dengan sungai kekat sehingga bisa menjadi tambahan ekonomi bagi masyarakat yang memiliki lahan tersebut" terangnya.

"Pada Desember ini juga kita memperbaiki 2 sekat kanal yang telah rusak agar berfungsi sebagai penahan laju air dan membasahi lahan-lahan gambut di sekitarnya". Tambah Albanik.

Cik Manan selaku tokoh masyarakat sungaitohor yang merupakan pelaksana perbaikan sekat kanal ini juga menceritakan" tahun 2021 ini kita rencanakan ada 3 sekat kanal yang akan diperbaiki dengan sokongan dari PM HAZE. Ada lebih 8 sekat kanal yang harus segera di perbaiki agar laju air dapat tertahan dan membasahi lahan-lahan gambut di sekitar sungai kekat ini".

Desember ini kita harapkan dua dari tiga sekat kanal yang rusak tersebut dapat kita selesaikan dengan segera. Dengan basahnya lahan gambut di kampung kita ini tentunya akan mengurangi resiko kebakaran lahan serta menjadikan tanah gambut kita ini semakin sehat sehingga bertanam sagu juga akan semakin baik, karena tanaman sagu membutuhkan banyak air dalam pertumbuhannya". Terang cik Manan.

"Kita berharap perbaikan sekat kanal dan penanaman pohon ini dapat terus dilanjutkan bahkan ditingkatkan agar lahan gambut kita ini memberikan maslahat  bagi kita yang tinggal di tempat ini. Kami mengucapkan terimakasih kepada PM HAZE yang telah berkomitmen membantu kami disini dalam melaku kerja-kerja baik untuk lahan gambut yang ada di kampung kita ini". Ucap cik Manan

Program restorasi lahan gambut ini juga telah memberikan manfaat bagi masyarakat karena menjadi program padat karya bagi masyarakat di tengah situasi sulit seperti sekarang ini. Apa yang di lakukan hari ini harus terus dilanjutkan dan ditingkatkan bagaimanapun caranya.(Syahrul)


[Ikuti Seputar Riau Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar