KETUA UMUM KONI RIAU 2021 – 2025 PATUT DAN WAJAR PUTERA MELAYU RIAU


PEKANBARU, seputarriau.co - Kontestasi calon Ketua Umum Koni Provinsi Riau menjelang Musorprov Koni Riau 20 – 22 Desember 2021 mendatang mestilah menjadi perhatian bersama, terutama bagi Anak Jati (Watan) Melayu Riau. Prestasi gemilang yang telah diraih oleh Riau sebagai yang terbaik di Sumatera dan Luar Jawa merupakan bukti tak terbantahkan. Dari era kepemimpinan Ketua Umum KONI  Riau sebelum alm. Emrizal sampai saat ini dalam 3 terakhir penyelenggaraan PON, KONI Riau menempati posisi teratas di Sumatera semua tak lepas dari Kemampuan orang MELAYU yang menakhodai KONI Riau selama ini. Ini bukti Putra MELAYU Riau mampu dan berhasil menjaga Marwah Riau. 

Sebagaimana telah diketahui bersama, Riau sukses sebagai tuan rumah PON XVIII pada tahun 2012 sekaligus sebagai provinsi peyelenggara PON ke lima di luar Pulau Jawa. Provinsi Riau berhasil menduduki peringkat 4 pada even ini dengan perolehan medali sebanyak 133 medali terdiri dari 43 medalis emas, 39 medali perak dan 51 medali perunggu.  Sedangkan pada even PON XIX di Jawa Barat, posisi Riau berada pada peringkat 7 dengan perolehan sebanyak 71 medali, terdiri dari 18 emas, 26 perak dan 27 perunggu. Demikian juga pada PON XX terakhir Papua, peringkat Riau pada posisi 8 dengan perolehan 67 medali dengan rincian 21 medali emas, 25 medali perak, 21 medali perunggu.

Prestasi olahraga Riau ini bahkan jauh diatas Provinsi Sumatera Utara dan Sumatera Selatan yang telah memiliki sarana prasarana olahraga berupa venue maupun didukung oleh anggaran yang sangat memadai, apatah lagi Aceh sebagai Daerah Istimewa dengan didukung alokasi APBD yang besar, dan sarana prasarana olahraga yang lengkap dibandingkan dengan Riau. Menilik dari besarnya alokasi anggaran maupun ketersediaan sarana prasarana olahraga, harusnya prestasi ketiga daerah lebih baik dari Riau, namun faktanya tidaklah demikian, hal ini membuktikan bahwa kemampuan Putera Melayu Riau lebih baik. 

Tersebab itu, estafet Kepemimpinan KONI Riau nanti harus kembali diberikan kepercayaan kepada Putera Tempatan Melayu, karena Anak Jati Riau lah yang lebih paham dan tahu dengan apa yang patut maupun dikehendaki oleh masyarakat di negerinya. Marwah Melayu Riau haruslah dijaga oleh Putera Melayu Riau itu sendiri. Putera Melayu Riau patut menjadi lokomotif dalam kepemimpinan KONI Riau dengan didukung oleh semua komponen masyarakat yang bermastautin di Riau, “Dimana Bumi di Pijak, Disana Langit di Junjung”.

(MN)


[Ikuti Seputar Riau Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar