Dilema Proyek IPAL Kota Pekanbaru, Ternyata ini Tujuannya !

PEKANBARU, seputarriau.co - Sebagaian masyarakat Pekanbaru yang memiliki banyak aktivitas di luar rumah, jalan merupakan suatu prasarana transportasi yang Utama diperuntukkan bagi pengguna lalu lintas, namun hampir kurang dari dua tahun ini masyarakat  Pekanbaru merasa kesulitan berkendara melewati beberapa jalanan di Pekanbaru,  karena adanya proyek Instalasi Pengolahan Air Limbah ( IPAL ) dimana Perusahaan Pelaksanaannya adalah  PT. ADHI KARYA yang bekerja di tengah-tengah jalan, Selasa (16/11/2021) dì Jalan Ahmad Yani Pekanbaru.

Seorang karyawan swasta yang selalu melewati jalan juanda tersebut Tandi sinisius merasa terganggu “ karena sudah memakan Sebagian besar jalanan, bahkan kemaren ada peristiwa pengendara yang saling menyerempet karena jalan yang sempit, saya berharap dirapikan sistem kerjanya, jangan sampai macet dan cepat diselesaikan agar lalu lintas kembali lancar", urainya.


Tak Jauh dari Tempat Pekerjaan IPAL, Rizal seorang pedagang kaki lima yang sudah berjualan di dekat pekerja konstruksi itu juga merasa kesulitan dan bingung,” Para Pengendara menjadi kesulitan dan menjadi  macet, saya tidak tahu bagaimana kedepanya tapi saya berharap yang terbaik sesuai dengan apa yang sudah direncanakan", Ucap Rizal yang Juga mengeluhkan debu akibat Pengerjaan Proyek IPAL. 

Namun Siapa sangka, ternyata dibalik kebisingan pekerja konstruksi tersebut merupakan program kerja  pemerintah untuk masyarakat Pekanbaru, " Program ini bertujuan dalam pemasangan instalasi perpipaan yang berguna untuk pengolahan air limbah, yang pipanya pun disesuaikan dengan debit air limbah yang dihasilkan oleh kegiatan rumah tangga, “ tutur  Iip syarifudin selaku pelaksana, Minggu Lalu (14/11/2021)

“Ketika limbah ini disalurkan melalui instalasi perpipaan tersebut air limbah akan disalurkan kerumah pompa di sumber sari yang akan dikelola dengan sebuah mesin penyaring sehinga black water tersebut bisa dialiri Kembali dan tidak mencemari lingkungan dengan kandungan  zat air limbah tersebut",  timpalnya lagi.

Pemerintah berusaha dengan  adanya penataan  sarana pembuangan air kotor melalui perpipaan yang berakhir pada Pengerjaan Proyek IPAL, yang bertujuan mengurangi beban pencemaran pada badan air dan membuat kualitas  udara di Pekanbaru  membaik. Namun Dilema dalam Pembangunan  Tentunya ada Plus dan Minus dalam sebuah Pengerjaan Proyek IPAL di kota Pekanbaru, Masyarakat tentunya bisa  Memahami Kondisi dan Dampak akibatnya, sembari Memberikan Masukan Kepada Pemerintah dan Perusahaan Pelaksana Untuk Meminimalisir Dampak akibat Pengerjaan dan Kemacetan dalam Pelaksanaan Proyek IPAL.

(NURANTI)


[Ikuti Seputar Riau Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar