Niat Tuntut Hak Status BHL menjadi SKU, Justru 2 Pekerja PT THIP di PHK Tanpa Jelas


TEMBILAHAN, seputarriau.co  - Karyawan Pekerja Gandengan  PT. THIP merasa Dirugikan dengan Pola Target kerja harian dan sampaikan Permasalahan ini Ke Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Tembilahan, hal ini dikuasakan  Melalui Lembaga Bantuan Hukum  Serikat Buruh Riau Mandiri (SBRM) Stefanus Zai, SH MH meminta pihak perusahaan berlaku adil terhadap pola Kerja Target Harian, Jumat (22/10) di Kantor Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Tembilahan

Melalui Rapat Tertutup mediasi antara Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Perwakilan PT THIP, Pengacara SBRM dan PUK SBRM THIP, Sefianus Zai, SH., MH Kuasa Hukum SBRM mengatakan bahwa awal tuntutan pekerja adalah  Basis atau Target kerja harian yang diterapkan oleh Management  sangat memberatkan.

Dipaparkan Sefianus Zai Diantaranya yaitu pekerjaan Gandeng dengan memperkerjakan satu  orang pemanen dan satu orang pekerja perempuan dalam satu ancah diberi benan Basis sebanyak 170 TBS. Ini membuat pekerja tidak mencapai target dan akhirnya tidak mendapatkan hasil 1 ( satu) Hari Kerja  Pekerja sangat dirugikan.


Direktur LBH Bernas ini juga  menambahkan bahwa pekerja semakin kecewa kepada manajemen perusahaan akibat dari manajemen perusahaan yang bukannya menyelesaikan masalah Basis, namun malah melakukan Mutasi kepada pengurus SBRM yaitu  Hariman Siregar  dan Hendri Gunawan.

Lantas mutasi yang cacat hukum ini, dan melanggar PKB Perusahaan di tolak oleh kedua karyawan PT. Tabungan Haji Indo Plantation di desa Tanjung Simpang, Pelangiran Inhil tersebut, Pihak perusahaan lagi menunjukkan arogansinya yaitu memberi peringatan dan lantas mem PHK kedua pekerja.

Namun anehnya walau pelaksanaan PHK itu sudah disampaikan di hadapan mediator, namun wujud surat PHK Tersebut tidak pernah ditunjukkan, "Papar zai  juga sebagai Pengacara yang memberatkan dua Pekerja di PHK tanpa Alasan  yang Jelas. 

Hal lain yabg Tidak kalah penting juga Perusahaan masing menggantung puluhan pekerja dengan status BHL selama bertahun - tahun, Menjadi Permasalahan Buruh PT. THIP yang tak kunjung selesai, Oleh Karena Itu Stefanus Zai mengatakan bahwa pekerja  akan menuntut, berikut Tuntutan Buruh PT. THIP :

1. Manajemen melakukan Kalibrasi atas penetapan Basis yang dilaksanakan oleh Ahli Independen dengan di saksikan oleh Manajemen THIP dan PUK SBRM THIP;

2. Menuntut agar kedua anggotanya bernama Hariman Siregar  dan Hendri Gunawan Dapat dipekerjakan kembali sampai putusan Inkrach

3.  Dan mengangkat tenaga BHL menjadi SKU.

(MN)

 


[Ikuti Seputar Riau Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar