Mencabar Formappi! Wakil Ketua DPRD Riau, Syafaruddin Poti Tak Bekerja Mengawasi Anggotanya


PEKANBARU, seputarriau.co -- Adanya Pernyataan Menantang dari Wakil Ketua DPRD Provinsi Riau, H Syafaruddin Poti SH terkait Hasil Monitoring dan Observasi para Peneliti Formappi Riau, Justru dijawab dengan Tantangan balik dari Formappi.

Hal itu disampaikan Peneliti Senior Formappi Riau, Larshen Yunus dan Muhammad Aji Panangi.

Melalui sambungan selulernya, Larshen Yunus katakan Justru dengan Tantangan itu, Publik akan semakin tahu, bahwa sebagai Pimpinan (Wakil Ketua) di DPRD Provinsi Riau, H Syafaruddin Poti diduga kuat tak bekerja maksimal.

Dalam sisi Pengawasan terhadap aktif atau tidaknya anggota, semestinya Syafaruddin Poti lebih tahu, atau jangan-jangan pura-pura tak tahu!

"Heran aja dengan bang Poti, kok kepedean beliau menantang kami! Harusnya bang Poti yang lebih tahu, karena dia itu salah satu Pimpinan di DPRD Riau!" kesal Aktivis Larshen Yunus.

Peneliti Senior Formappi Riau itu juga tegaskan, bahwa Tantangan Poti akan diterimanya dengan cara-cara Profesional.

"Kalau Bukti dan Data-Data ini kami bongkar, apakah bang Poti bersedia memberikan sangsi kepada H Sari Antoni?" tanya Larshen Yunus, yang juga menjabat sebagai Ketua PP GAMARI.

Data dan Bukti-Bukti Permulaan yang berhasil di input dari Media Center Formappi Riau, diketahui jelas, bahwa Kesalahan H Sari Antoni SH sangat fatal. Mulai dari sisi Kehadiran maupun Kinerja yang sangat buruk.

"Sekali lagi kami Tantang bang Poti itu! Apakah semenjak beliau Jabat Wakil Ketua DPRD Rohul, benar-benar nggak tahu Kelakuan H Sari Antoni? atau memang pura-pura ngak tau. Ini semata-mata bukan Tendensius belaka. Ini demi Marwah Masyarakat Rohul!" ungkap Aktivis Larshen Yunus, Senin (20/9/2021).

Untuk diketahui, bahwa Alur Tindakan tegas terhadap kesalahan fatal H Sari Antoni, dapat dilakukan mulai dari Rapat di Badan Kehormatan (BK), setelah itu di Rapatkan lagi di Badan Musyawarah (Bamus) dan pada akhirnya di Paripurnakan.

"Kami tetep ikhtiar dan istiqomah. Hasil Penelitian kami ini murni untuk Memperbaiki Negeri. Mohon Maaf! kami tak kenal dengan H Sari Antoni SH. Kami hanya meneliti Kinerja dan Sikapnya sebagai Pejabat Daerah" tutup Aktivis Larshen Yunus dan Muhammad Aji Panangi, Peneliti Senior Formappi Riau. 

(MN)


[Ikuti Seputar Riau Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar