7 Ribu Lebih Laporan Dugaan Korupsi Dibidang SDA, KPK Ingatkan Plt. Gubri

Ilustrasi Korupsi (Copyright.Int)
PEKANBARU, seputarriau.co - Merebaknya kasus korupsi Sumber Daya Alam (SDA) di Provinsi yang kaya akan hasil alam yang melimpah, mendapatkan perhatian serius dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
 
KPK mengatakan, ada sekitar 7 ribu lebih laporan dugaan korupsi yang masuk pertahunnya ke lembaga anti rasuah tersebut. Paling banyak adalah laporan terkait dugaan korupsi pada bidang SDA.
 
Itu disampaikan Wakil Ketua KPK, Laode Muhammad Syarief saat melakukan pertemuan dengan sejumlah pemimpin daerah, di Gedung Daerah, Pekanbaru-Riau, Kamis (17/3/2016) pagi. "Paling banyak korupsi di bidang sumber daya alam," katanya.
 
Laode juga menyebutkan, salah satu provinsi yang jadi perhatian KPK terkait ini adalah Provinsi Riau. Menurutnya, dengan kekayaan alam yang dimiliki negeri Lancang Kuning, mendorong sejumlah oknum untuk melakukan upaya-upaya korupsi.
 
"Saya bilang dengan teman di KPK, saya tak mau lagi lihat gubernur berurusan dengan KPK. Akan zalim KPK jika tidak membantu Plt Gubernur Riau untuk mencegah ini terjadi. Termasuk gubernur-gubernur yang SDA daerahnya melimpah," kata Laode.
 
Ada dua hal penting yang sudah dirumuskan Laode, diantaranya menyelamatkan pendapatan daerah dan menyelamatkan uang belanja daerah. Hal tersebut akan ia paparkan dalam pertemuan kali ini, yang turut dihadiri Sekjen ESDM, Dirjen Migas, SKK Migas, BPH Migas, Gubernur Aceh, Plt Sumut dan Wagub Kepri.
 
 
(ATP/gr)


[Ikuti Seputar Riau Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar