Tingkatkan Ketahanan Pangan di Masa Pandemi, Mahasiswa Kukerta UR Ciptakan Budikdamber Bagi Warga Du

Ilustrasi

DUMAI, seputarriau.co  - Mahasiswa Kukerta Balek Kampung Universitas Riau Kelurahan Teluk Binjai Kota Dumai yang diketuai oleh Arie Purnomo Aji saat ini sedang melaksanakan program kerja pembuatan Budikdamber atau yg lebih dikenal dengan Budidaya Ikan dalam Ember, Rabu (21/07)

Pembuatan Budikdamber ini dengan tujuan menciptakan daya tahan pangan masyarakat Kelurahan Teluk Binjai  dalam menghadapi masa pandemi ini, dikarenakan pembuatannya yang praktis dan tidak memakan wadah yang terlalu besar. Diharapkan dengan adanya pembuatan Budidaya Ikan dalam Ember ini dapat menjadi sebuah solusi. 

Pembuatan Budikdamber ini bekerjasama dengan pihak kelurahan serta RT setempat.
Pembuatan Budikdamber dilakukan di salah satu rumah warga RT.017 di Kelurahan Teluk Binjai, Kecamatan Dumai Timur, Kota Dumai, Riau.

"Ada 3 ember Budikdamber yang selesai kami kerjakan. Nantinya semua akan diserahkan kepada salah satu rumah warga di Kelurahan Teluk Binjai” kata Arie Purnomo Aji selaku Ketua Tim KUKERTA UNRI

Pembuatan Budikdamber, berlangsung selama 7 hari. 
Cara pembuatan Budidaya Ikan dalam Ember ini sangat mudah. 

Alat dan bahan yg harus dipersiapkan : 
1. Wadah ember atau jerigen berukuran 20- 30 Liter
2. Bibit ikan lele sangkuriang ukuran 3 cm
3. Kangkung air
4. Larutan EM4 
5. Arang kayu
6. Gelas plastik ukuran sedang.
7. Kawat kecil 3 meter
8. Tang
9. Pisau

Langkah-langkah pembuatan Budikdamber :

1. Siapkan ember atau jerigen berukuran 25 Liter. Potong bagian atas jerigan hingga jerigan terbuka, lalu cuci  hingga bersih

2. Buat pembatas air, dengan cara melubangi sisi ember atau jerigen sebanyak 8 lubang dengan menggunakan mesin bor, hingga volume maksimal air yang dapat ditampung sebanyak 20 L

3. Letakkan ember atau jerigen pada tempat yang terkena sinar matahari, lalu isi dengan air sumur sebanyak 20 L atau hingga mendekati lubang pembatas air yang telah dibuat, beri setengah tutup botol larutan EM4, lalu endapkan selama 1 hari

4. Masukkan benih ikan lele sebanyak 20-30 ekor, lalu tutup ember atau jerigen (jangan ditutup sempurna, sisakan sedikit bagian yang terbuka) untuk adaptasi benih agar tidak loncat selama 1 hari

5. Lubangi sisi bawah dan samping gelas plastik sebanyak 12-15 lubang, dan leher atas gelas sebanyak 2 lubang, dengan menggunakan solder atau kawat yang telah dipanasi

6. Potong kawat sepanjang 10 cm dengan menggunakan tang. Lalu masukkan kawat ke lubang pada leher gelas membentuk kait agar bisa dikaitkan di pinggir ember atau jerigen

7. Potong kangkung dari pasar, ambil bagian bawah kangkung yang berakar dengan tunas tumbuh yang cukup, bagian atas kangkung tadi dapat diolah sebagai bahan makanan

8. Pecahkan arang kayu hingga menjadi pecahan yang cukup kecil namun jangan sampai menjadi serbuk. 

9. Susun 4 batang kangkung potong ke dalam masing-masing gelas, lalu masukkan pecahan arang kayu tadi hingga memenuhi 50% tinggi gelas. Lalu kaitkan gelas pada bagian pinggir ember atau jerigen

10. Media Budikdamber telah jadi dan selanjutnya perlu dilakukan perawatan secara rutin.

(MN)


[Ikuti Seputar Riau Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar