BI Perwakilan Riau Bakal Gelar Festival Ekonomi Syariah 2021


PEKANBARU, seputarriau.co  - Dalam upaya mendorong kebangkitan perekonomian regional sekaligus menuju Indonesia Syariah Economic Festival (ISEF), Bank Indonesia kembali bakal menggelar Festival Ekonomi Syariah 2021. ISEF yang diinisiasi Bank Indonesia (BI) merupakan iven ekonomi syariah terbesar di Indonesia. FESyar merupakan salah satu kegiatan penting di dalamnya. 

Untuk Regional Sumatera, FESyar 2021 dihelat pada Agustus nanti dan Provinsi Riau menjadi tuan rumah. Iven itu nantinya, juga bertepatan momen 1 Muharram 1434 H sekaligus peringatan Hari Jadi Provinsi Riau.

Guna mensukseskan ajang bergengsi ini, serangkaian koordinasi oleh pihak terkait pun mulai digesa. Hal ini ditandai dengan kunjungan serta silaturahmi Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Riau Decymus bersama staf dan Pimpinan Bank Syariah Indonesia (BSI) Riau ke Kediaman Gubernur Riau, baru-baru ini.

Dalam kunjungan tersebut, Decymus menyampaikan Provinsi Riau akan menjadi tuan rumah Festival Ekonomi Syariah (FESyar) Wilayah Sumatera yang rencananya akan digelar Agustus 2021 mendatang.

Ia mengungkapkan, FESyar regional Sumatera ini merupakan agenda Bank Indonesia kawasan barat. Dimana kegiatan ini bertujuan mendukung visi Indonesia sebagai pusat pengembangan ekonomi dan keuangan syariah.

"Kunjungan kami dalam rangka menyampaikan bahwa Riau ditunjuk sebagai tuan rumah penyelenggaraan Festival Ekonomi Syariah Regional Sumatera tahun ini," ucapnya.

Lebih jauh, Decymus menyebutkan adanya FESyar di Riau ini juga sejalan dengan komitmen Gubernur Riau untuk memajukan industri halal dan menggerakkan ekonomi syariah masyarakat dan menggerakkan wakaf di Riau.

Melalui kegiatan tersebut nantinya juga akan disosialisasikan semangat menerapkan sistem syariah, melalui edukasi dan literasi syariah, termasuk kepada kalangan milenial.
 
FESyar 2021 digelar bertepatan hari jadi Provinsi Riau, maka BI Riau bakal mengadakan tabligh akbar secara serentak melalui virtual. 

"Nanti akan ada pameran produk halal, baik itu fashion, makanan, tabungan wakaf, pembiayaan syariah dan lainnya, tentunya dengan mengedepankan protokol kesehatan," ujar Deycmus.

Pada kesempatan itu, Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar mengaku menyambut baik rencana tersebut. Namun Syamsuar menekankan, agar protokol kesehatan betul-betul dilaksanakan dengan baik sehingga tidak menyebabkan adanya penularan Covid-19.

Gubri mengharapkan, kegiatan itu nantinya dapat meningkatkan perekonomian serta diharapkan menambah pemahaman masyarakat terkait ekonomi syariah.

"Sekarang masih banyak masyarakat kita yang belum paham dengan ekonomi syariah ini, jadi kita harapkan ada pemahaman dari masyarakat melalui acara itu nantinya, tapi ingat prokes jangan abai harus katat," tutupnya.

Turut hadir dalam pertemuan, Pj Sekdaprov Riau Masrul Kasmy, Asisten II Setda Riau Evarefita, Karo Kesra Riau Zulkifli Syukur, Karo Ekonomi dan SDA Setda Riau Jhon Armedi Pinem, Kabid IKP Diskominfotik Riau Raja Hendra Saputra, Pimpinan Rotte Foundation sekaligus Direktur Universal Wakaf H. Budi Suhari, S.Pt serta Ketua Yayasan Wakaf Islam Al Fikri H. Abdul Rasyid Suharto.


 (Rls/ MN)


[Ikuti Seputar Riau Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar