Soal Isu Miring Terhadap Koni, Ini Tanggappan Sekum dan Waka 1 Koni Bengkalis

BENGKALIS, seputarriau.co - Beberapa hari belakangan ini banyak terlihat komentar dari beberapa orang yang terlihat agak sedikit menyudutkan Koni yang sedang di pimpin oleh Darma Firdaus, sehingga saya selaku Sekum Koni bengkalis ingin rasanya untuk meluruskan cerita yang berkembang saat ini.


Mengenai proses hukum yg sedang terjadi, kami selaku Koni bengkalis menyerahkan sepenuh nya pada penegak hukum dan tidak ingin adanya pihak lain untuk intervensi terhadap kasus yg sedang di tangani kejaksaan negeri bengkalis tersebut.
Biarlah proses hukum berjalan dan kami siap mengikuti segala proses yang sedang berjalan.


Tapi terhadap isu atau tentang kinerja Koni ingin kami sedikit luruskan bahwa selama ini kami sudah bekerja secara profesional dan maksimal dalam hal peningkatan pembinaan atlet kab bengkalis.


Kita ketahui bersama pada PORWIL BENGKULU kab bengkalis merupakan penghasil Medali terbanyak bagi provinsi RIAU, itu tidak lepas dari sinergitas antara KONI DAN CABOR di kabupaten bengkalis.
Ada juga salah satu cabor yg sudah kami berikan dana pembinaan lumayan besar tapi tidak bisa memberikan yg terbaik untuk bengkalis yakni cabor tarung derajat, karna dengan dana yg lumayan tapi tidak bisa meloloskan atlet nya untuk mewakili riau di PON papua, kami pun agak sedikit kecewa. 


Mudah-mudahan kedepannya cabor tersebut bisa meningkatkan lagi prestasi nya, apalagi sekarang sudah di Nakhodai oleh mantan atlet nya sekaligus pelatih saat seleksi PON kemarin yg tidak lolos tersebut, ujar Sekum.


"Di tambah lagi untuk PON ke papua Kab.Bengkalis menyumbangkan 50 org atlet dan pelatih untuk Riau, yang mana salah satu kabupaten terbanyak menyumbangkan atlet bagi riau," ucapnya lagi. 


Kita ketahui bersama bahwa Koni selain melakukan pembinaan, Koni Bengkalis juga telah melakukan MOU dgn kampus-kampus yang ada di Kab.Bengkalis dalam rangka menjamin atlet-atlet berprestasi untuk melanjutkan studi nya kejenjang yang lebih tinggi lagi demi masa depan atlet yang lebih baik,insyaAllah. 


"Kepada masyarakat kami harapkan jangan mudah terpengaruh dengan berita-berita yang belum jelas kebenaran nya. insya Allah kami akan tetap bekerja maksimal, mohon doa dan dukungannya, tutup Syaroni.


Hal senada juga di sampaikan oleh Waka I Koni Bengkalis Fitra Budiman, bahwa dalam rangka jaminan masa depan dan juga peningkatan prestasi Koni di bawah komando Darma Firdaus sudah juga menggarap RANPERDA OLAHRAGA yang mana di dalam RANPERDA tersebut banyak pasal atau item untuk peningkatan kwalitas atlet, jaminan masa depan serta pengembangan sport scince, sport industri dan juga sport tourisem demi meningkatkan PAD bagi Kab Bengkalis. 


Apalagi dalam hal ini ALHAMDULILLAH sudah di terima dewan Kab.Bengkalis sebagai inisiatif dewan, yang mana bapak-bapak di dewan sangat mendukung penuh dengan adanya RANPERDA tersebut. 


Ditambah juga Koni Bengkalis sudah mendirikan Klinik Sport Scince dalam hal peningkatan dan jaminan bagi stamina atlet-atlet kita untuk menjalani agenda-agenda yang lumayan banyak kedepannya, yakni persiapan PON Papua dan porprov Riau di Kuansing.


Jadi kalau di bilang tidak adil atau diskriminasi saya rasa itu suatu fitnah yg kejam, karna kami sudah memberikan yg terbaik seperti yg sekum katakan diatas. Sudah di kasi lumayan banyak ternyata tidak bisa memberikan yg terbaik bagi bengkalis. tidak bisa meloloskan atlet nya untuk mengikuti Pon, padahal beliau sendiri sebagai pelatih. 


Mengenai masalah pengunduran diri itu hak masing-masing individu, jika tidak bisa mengikuti ad/art dan memberikan keadilan bagi semua cabor, sekali lagi semua cabor ya, bukan hanya cabor nya masing-masing karna kita sebagai koni sudah milik semua cabor bukan hanya satu cabor, ya kami selaku koni silahkan mengundurkan diri. 


"Jadi janganlah membuat fitnah seolah-olah koni tidak bekerja,kami di pengurus selalu bersama-sama memikirkan bagaimana kita bisa mempertahankan porprov ini nantinya di kuansing dan bisa memberikan yg terbaik di Pon Papua akhir tahun ini. 


Koni kab.bengkalis juga sudah menyurati pemda sewaktu masih di pimpin PJ bupati pak syahrial abdi jika kami ingin mengajukan formasi bagi atlet-atlet peraih emas PON untuk bisa di bukakan formasi CPNS bagi atlet-atlet tersebut. KONI juga sudah audiensi dengan Disbudparpora dan BKD bengkalis mengenai hal ini.


Sekali lagi kami selaku pengurus Koni bengkalis meminta pihak-pihak yg membahasakan seolah-olah kami ini berbohong dan membuat pencitraan, tolonglah bahasa tersebut diperbaiki karna bisa membuat kegaduhan di publik, biar kami bekerja. Lebih baik pihak-pihak tersebut bersama-sama koni memikirkan bagaimana kita bisa lebih lagi untuk meningkatkan prestasi bagi kabupaten kita ini. 


Dan juga dengan olah raga kita bisa memberikan kontribusi lebih bahkan bisa meningkatkan PAD bagi daerah, insyaAllah. Disamping itu juga koni bengkalis juga sudah mengadakan sedikit perubahan dari yang baik menjadi lebih baik lagi dalam hal penyaluran bonus kepada atlet yang sudah bekerja sama dengan pihak bank untuk melakukan tranfer langsung kepada penerima bonus. Jadi kalau ada beberapa oknum yg tidak puas, wajar saja kita menganggap itu sentimen pribadi, tutupnya.

 

Dew


[Ikuti Seputar Riau Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar