Membahas Pekan Imunisasi Nasional (PIN)

Dinkes dan Media Massa Diskusikan Kehalalan Vaksi Yang Akan Digunakan

Foto : Diskusi dinas kesehatan provinsi riau bersama media massa
PEKANBARU, seputarriau.co - Pembahasan halal atau tidak vaksin imunisasi yang dilakukan menjadi sebuah topik yang dibahas dalam diskusi Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Riau bersama media massa, Jum'at (26/02/2016).
 
Dalam diskusi yang dilakukan ini, Yusril Ardanis yang merupakan wartawan dari SCTV diberi kesempatan untuk menjadi moderator. Dalam diskusi kali ini Dinkes menampilkan pemateri dari Kepala Dinkes Provinsi Riau Andra Sjafril, Ktua Komisariat Daerah (Komda) Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) Riau dan dr Riza Iriani Nasution.
 
Diskusi ini membahas tentang program nasional Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio yang direncanakan akan dilaksanakan pada tanggal 8 hingga 15 Maret 2016 mendatang.
 
Salah seorang yang ikut dalam diskusi ini mempertanyakan bagaimana sinyalemen hanya 3 vaksin yang baru mendapatkan sertifikasi halal.
 
Menanggapi pertanyaan tersebut, Kepala Dinkes Riau, Indra Sjafril menyatakan, telah ada Fatwa Majelis Ulama Indonesia Nomor : 04 Tahun 2016 tentang Imunisasi.
 
"Dalam ketentuan Fatwa MUI ini ada item yang menerangkan al-Dlarurat dimana ini merupakan kondisi keterpaksaan apabila tidak dilakukan imunisasi dapat berakibat fatal dan mengancam jiwa manusia," jelasnya.
 
Kemudian al-Hajat yang merupakan kondisi terdesak apabila tidak dilakukan imunisasi maka akan dapat menyebabkan penyakit berat atau bisa menjadi cacata pada tubuh seseorang.
 
 
 
(IS)


[Ikuti Seputar Riau Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar