Pemkab Labuhanbatu Bahas Persiapan Pembelajaran Tatap Muka

Labuhanbatu, seputarriau.co- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Labuhanbatu membahas persiapan penerapan ajar mengajar dengan cara tatap muka diruang rapat Bupati Labuhanbatu jalan SM.Raja Rabu (6/1/2021) dipimpin langsung oleh Sekdakab Labuhanbatu Ir.M.Yusuf Siagian,MMA didampingi Asisten I dan III dan di ikuti oleh intansi terkait seperti Dinas Kesehatan, Dinas BPBD, Dinas Pendidikan, Dinas P3A, Bagian Hukum dan Diskominfo.

Pembahasan dimaksud terkait sudah lama diberhentikanya proses ajar mengajar tatap muka di masa pandemi Covid-19 dengan perkiraan lebih kurang 10 bulan sejak mewabahnya virus tersebut yang menyebabkan anak-anak harus belajar secara daring yang dinilai sebagian orang tua kurang efektif.

Setelah sekian lama, berdasarkan SKB 4 menteri telah memperbolehkan proses belajar tatap muka di setiap sekolah dengan mengikuti panduan penyelenggaraan pembelajaran tahun 2021 dimasa pandemic dengan mengikuti protokol kesehatan Covid-19.

Dari hasil pembahasan dan masukan berbagai intansi, Sekda memutuskan akan mencoba memberlakukan belajar tatap muka secara bertahap.

" Berdasarkan permintaan masyarakat yang begitu tinggi agar sekolah kembali dibuka dan dasar SKB empat menteri maka kita akan mencoba proses belajar tatap muka ini dengan cara bertahap".

Kita akan coba terlebih dahulu beberapa sekolah yang kita nilai nol data penyebaran covid, seperti daerah pantai atau perkebunan yang masyarakatnya tidak terlalu ramai.ucap sekda.

Nanti regulasinya kita bahas bagaimana cara agar keputusan yang kita ambil ini tidak beresiko bagi penyelenggara pendidikan.kita akan buat kesepakatan dengan orang tua murid terkait permintaan mereka ini.

Proses hukum hingga pencegahan penularan virus tersebut juga kita siapkan, BPBD dan Dinkes harus siap siaga mengawasi ini jika proses belajar telah di mulai.tegas Yusuf Siagian.

Sementara itu Sekjen Dinas Kesehatan Kabupaten Labuhanbatu Yusrizal mengemukakan bahwa sebentar lagi vaksinasi akan segera di lakukan di Labuhanbatu, yang dimulai dari tenaga kesehatan, pemerintahan hingga kemasyarakat, semoga setelah memperoleh vaksin nanti anak-anak bisa dengan aman mengikuti belajar di sekolah, ujarnya.(Legimin).


[Ikuti Seputar Riau Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar