KUKERTA kelompok 35 Universitas Abdurrab ajak rumah makan berpartisipasi cegah penyebaran Covid-19

PEKANBARU, seputarriau.co  - Kelompok KUKERTA 35 (Kuliah Kerja Nyata) Universitas Abdurrab (Univrab) melaksanakan kegiatan peningkatan partisipasi pedagang kecil dan mikro untuk mencegah penyebaran covid-19 di Kelurahan Tampan, Kecamatan Payung Sekaki, Selasa (8/9/2020). Kelompok KUKERTA 35 Univrab ini terdiri dari 6 orang peserta, yaitu: Gading Bagus Prakasa (Hubungan Internasional); Afrah Vasnina (Psikologi), Aulia Rahmatika (Hubungan Internasional), Eliyatul Nazilah (Teknik Sipil), Fery Fernando (Teknik Informatika), Vanny Nurdelima Habsi (Pendidikan Kedokteran). Adapun dosen pembimbing kelompok KUKERTA 35 ini adalah Alfajri, S.IP,.MIA. 

Gading Bagus Prakasa, yang merupakan ketua dari kelompok 35 ini memaparkan bahwa kegiatan KUKERTA kelompok mereka dilaksanakan melalui beberapa tahapan, baik secara daring maupun luring. Menurutnya, tahapan pertama adalah persiapan, yang meliputi penyiapan konsep, survey & jumpa mitra KUKERTA, pembuatan dan pembelian sarana pendukung. Tahap kedua adalah pelaksanaan KUKERTA pada lokasi mitra, yaitu empat rumah makan di Kel.Tampan, Kec. Payung Sekaki. Adapun kegiatannya adalah berupa himbauan dan ajakan supaya mereka (pemilik dan pekerja resto) menjadi bagian yang ikut berpartisipasi menerapkan protokol kesehatan, serta mengajak masyarakat untuk juga disiplin menjalankan protokol kesehatan guna mencegah penyebaran covid-19. Selain itu para peserta KUKERTA kelompok 35 juga menyerahkan sarana prasarana pendukung seperti masker, sabun cuci tangan dan hand sanitizer. 

"Para peserta KUKERTA juga memasang poster berjudul : 8 trik jitu menghalau covid-19, pada empat rumah makan tersebut", demikian ungkap Gading. Tahap ketiga adalah evaluasi dan laporan ke Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Univrab. Menurut Gading, kegiatan KUKERTA kelompok 35 ini berjalan lancar dan diikuti dengan antusias oleh semua peserta. "Rumah makan-rumah makan mitra juga memberi respon yang baik terhadap kegiatan KUKERTA ini", demikian tutup Gading.

Pada saat yang sama, Alfajri, S.IP, MIA selaku dosen pembimbing menjelaskan tentang realitas dan hasil survey peserta KUKERTA kelompok 35 yang menunjukkan bahwa masih banyak ditemukan pekerja pada empat rumah makan mitra yang tidak memakai masker ataupun face-shield, dan juga tidak disediakannya tempat cuci tangan khusus dengan air mengalir bagi pelanggan. Selain itu, juga ditemukan bahwa masih kurangnya upaya menjaga kebersihan dilokasi berjualan, hal ini diindikasikan oleh minimnya penyemprotan disinfektan secara berkala, minimnya pengelolaan kebersihan sarana penunjang rumah makan, seperti toilet umum, tempat membuangan sampah, dll. 

Oleh sebab itu, menurut dosen Ilmu Hubungan Internasional ini, "kampus harus memberi manfaat dan dampak positif guna mencegah penyebaran covid-19 secara khusus dan secara umum bermitra dengan banyak pihak untuk mencapai target SDGs nomor 3 (kesehatan yang baik dan kesejahteraan)".

 Alfajri juga menjelaskan agar "dengan pelaksaanaan KUKERTA kelompok 35 ini, empat rumah makan tersebut tidak hanya disiplin dan mematuhi protokol covid-19, tapi juga berpartisipasi dalam mengajak konsumennya untuk mematuhi protokol kesehatan covid-19", demikian tutupnya.

(rls/ MN)


[Ikuti Seputar Riau Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar