TIM KUKERTA BALEK KAMPUNG UNRI SOSIALISASIKAN PEMBUATAN PUPUK KOMPOS DAN PUPUK CAIR DARI LIMBAH PASA

Taluk kuantan, seputarriau.co - TIM KUKERTA balek kampung UNRI 2020 mensosialisasikan cara pembuatan pupuk organik  ke warga desa Gunung, Kecamatan Gunung Toar, Kabupaten Kuantan Singingi, Selas (11 Agustus 2020) 

Kegiatan sosialisasi ini merupakan salah satu program kerja dari tim KUKERTA balek kampung desa Gunung yang mengangkat judul “Kreatif Mengoptimalkan Sumber Daya Lokal di Era Covid-19 Menuju Desa Gunung Lebih Mandiri”. Sesuai dengan judul yang diusung, TIM KUKERTA desa Gunung mengolah Sumber daya tak terpakai yaitu limbah sayuran untuk dijadikan suatu produk yang berguna yaitu dengan dijadikan pupuk organik.

Program ini dirancang karena masyarakat  sebagian besar bermata pencaharian sebagai petani. Disamping itu, banyak sampah organik baik dari sisa rumah tangga, limbah pasar maupun pertanian yang belum dimanfaatkan secara maksimal dan hanya dibuang begitu saja.

Untuk meningkatkan nilai dari sampah organik tersebut maka mahasiswa UNRI melakukan sosialisasi pembuatan pupuk kompos dan pupuk cair kepada warga. Pembuatan pupuk kompos tidak rumit dan bahan yang dibutuhkan juga mudah didapatkan oleh warga.

Pelaksanaan program dilakukan dengan pemberian materi terkait kualitas bahan yang digunakan untuk pembuatan pupuk, yang selanjutnya dilakukan dengan mengajarkan bagaimana cara membuat pupuk tersebut secara mandiri.

Selain itu, dilakukan pengecekan terhadap kompos yang sedang dibuat karena memerlukan waktu sekitar 2-3 minggu hingga pupuk matang dan siap digunakan. Dari program tersebut diharapkan agar masyarakat dapat memenuhi kebutuhan pupuk organik sendiri.

Adapun kegiatan sosialiasi dilaksanakan  mulai pukul 14.00 hingga pukul 16.00 WIB. “Alhamdullilah, tanggapan dari warga cukup antusias. Warga yang hadir  lumayan banyak dari kalangan ibuk-ibuk mensuport kegiatan kami di desa Gunung.

“Dengan adanya kegitan ini, kami berharap masyarakat  mampu  meningkatkan produksi pangan yang berkualitas dengan cara membuat sendiri pupuk tersebut tanpa harus bergantung dengan pupuk subsidi maupun pupuk dari toko pertanian," harap Alfi selaku ketua Tim KUKERTA balek kampung UNRI 2020.

(MN)


[Ikuti Seputar Riau Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar