Yusril Ihza Beranggapan Jokowi Presiden yang Tidak Jelas Tujuannya

Yusril Ihza Mahendra
JAKARTA, seputarriau.co - Pakar Hukum Tata Negara, Yusril Ihza Mahendra menilai kepemimpinan Presiden Jokowi pada setahun terakhir belum memiliki arah dan tujuan yang jelas. Bahkan ia juga mengatakan, Indonesia saat sekarang ini seperti tidak memiliki pemimpin.
 
Hal tersebut disampaikan Yusril saat ditanya kesediaannya untuk bergabung dalam pemerintahan Jokowi-JK untuk menjadi menteri.
 
"Kalau ditawari masuk dalam susunan kabinet, saya tentu tidak mau. Lebih baik saya berada di luar saja. Tetapi ini bukanlah persoalan kabinet, tetapi presiden," jelas Yusril, pada hari Kamis (04/02/2016).
 
Yusril menilai kepemimpinan Jokowi saat ini tidak ada arah dan tujuannya, bahkan kita tidak seperti ada komandan.
 
"Karena kepemimpinan Presiden Jokowi tidak ada arah tujuannya, kita saat ini seperti tidak memiliki komandan. Ya tentu saja saya tidak mau menjadi kabinet, sebab kelak kabinet akan menjadi pusing dengan arahannya," ucap yusril.
 
Beliau menilai, seseorang menteri dapat bekerja benar bila sang komandan tidak memberikan arah tidak jelas arah tujuanya. menurutnya, bukan persoalan latar belakang seorang menteri, apakah dari partai atau luar partai.
 
“Kalau tidak terang, bersama sendirinya arah menterinya tidak dapat berbuat banyak. Aku serta tak akan menjadi menteri apabila pemimpinnya tidak jelas arah tujuanya,” tutupnya.
 
 
(IS/int)

 


[Ikuti Seputar Riau Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar