Hanya Ada 6 Sekolah di Pelalawan Terapkan PPDB Online

Selasa, 04 Juli 2017

PELALAWAN, seputarriau.co - Meski sejumlah kabupaten/kota secara Nasional telah menerapkan pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2017 tingkat SMA-SMK online, namun dikabupaten Pelalawan masih belum menerapkan penerimaan berbasis teknologi tersebut.

Pasalnya, dari 48 SMA yakni 18 SMAN dan 8 SMKN, hanya ada 6 sekolah yang melakukan PPDB online. Ke enam sekolah tersebut untuk tingkat SMAN yakni SMAN 1 Pangkalan Kerinci, SMAN 2 Pangkalan Kerinci, SMAN 1 Pangkalan Kuras dan SMAN 1 Bunut. Sedangkan untuk tingkat SMKN yakni SMKN 1 Pangkalan Kerinci dan SMKN 1 Pangkalan Lesung.

Salah seorang Kepala Sekolah yakni Kepala SMKN 1 Pangkalan Kerinci Nurasi SPd MPd, Selasa (4/7) mengatakan, setidaknya disekolah SMKN 1 Pangkalan Kerinci terdiri dari 19 lokal. Dan dari lokal tersebut, mampu menampung kapasitas sebanyak 32 orang siswa.

"Jadi, dari total sebanyak 19 lokal di SMKN 1 Pangkalan Kerinci, maka kuota kita ada sebanyak 608 orang siswa. Dimana masing-masing lokal mempunyai kapasitas sebanyak 32 orang siswa," ujarnya.

Lanjutnya, dari jumlah kuota sebanyak 608 siswa tersebut, memiliki kriteria penerimaan. Dimana Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau, memberikan jatah sebesar 90 persen kuota penerimaan siswa baru tersebut. Sedangkan pembagian persentase tersebut yakni 40 persen masuk dalam zona lingkungan sekolah dengan radius 1 kelurahan. Dan dari persentase tersebut, termaktub didalamnya siswa dari keluarga miskin yang memiliki KIP.

" Kemudian 5 persennya lagi, diprioritaskan untuk anak kandung guru dan pegawai Tata Usaha sekolah, serta 5 persennya lagi untuk siswa memalui jalur perstasi. Selanjutnya, 40 persen sisanya, di prioritaskan untuk masyarakat kabupaten Pelalawan secara keseluruhan atau reguler. Dimana persentase ini akan melihat ranking siswa yang akan masuk ke SMKN 1 Pangkalan Kerinci ini. Dan terakhir, 7 persennya lagi di prioritaskan untuk siswa diluar kabupaten Pelalawan atau kabupaten/kota yang ada di Provinsi Riau, serta 3 persen untuk siswa diluar Provinsi Riau," sebutnya.

Disinggung terkait kesiapan sarana dan prasarana PPDB online tersebut, Kepsek SMKN 1 Pangkalan Kerinci ini mengatakan, dalam hal ini kapasitas pihaknya hanya memiliki kewenangan sebagai pengumpul berkas serta perpajangan untuk memberikan informasi kepada calon siswa.

" Jadi, disini kita hanya memberikan sosialisasi pemahaman dan pengumpulan kelengkapan berkas para calon siswa untuk mendaftar secara online. Dimana siswa mendaftarkan diri melalui website yang telah ditentukan oleh Dinas Pendidikan Provinsi Riau. Sedangkan pendaftaran ini akan berlangsung selama tiga hari yakni mulai tanggal 3 Juli hingga tanggal 5 Juli. Dan pada tanggal 6 Juli, akan diumumkan kelulusannya oleh Disdik Riau. Hanya saja, PPDB Online ini memiliki kelemahan yakni bergantung pada kekuatan signal. Contohnya jelaknya signal yang kami alami Sejak Senin (3/7) kemarin hingga hari ini, sehingga kami tidak bisa mengupdate sudah berapa jumlah siswa yang mendaftar. Namun demikian, PPDB online ini juga memiliki kjeebihan yakni dapat memudahkan para calon siswa mendaftarkan diri dimana saja berada, sehingga tidak perlu repot-repot lagi datang kesekolah. Apalagi dizaman teknologi canggih saat ini, para calon siswa bisa melakukan pendaftaran melalui handphone seluler yang dimilikinya. Untuk itu, kita berharap agar PPDB tahun ini dapat berjalan lancar sehingga aktifitas sekolah nantinya dapat dilaksanakan dengan baik," pungkasnya.
(MN/MCR)