Evaluasi Muflihun terhadap OPD dinilai PMP Sudah Tepat dalam Memperbaiki Kinerja Pemko

Sabtu, 17 September 2022

PEKANBARU, seputarriau.co  - Pejabat Walikota Pekanbaru Muflihun melakukan evaluasi terhadap 22 kepala Organisasi Pimpinan daerah, Evaluasi tersebut bertujuan untuk lebih memaksimalkan kinerja OPD dilingkungan kota Pekanbaru, Pengumuman evaluasi Kepala OPD  tertuang dalam surat bernomor 03/EV-KOM/IX/2022 tentang evaluasi kinerja dan uji kompetensi pejabat pimpinan tinggi pratama di lingkungan Pemerintah Kota  Pekanbaru.


Adanya Evaluasi tersebut disambut baik oleh Teva Iris selaku ketua Pemuda Millenial Pekanbaru dengan Langkah yang diambil Pj Walikota menurut teva Iris sangat tepat, Dengan adanya evaluasi tersebut diharapkan terpilih orang orang yang punya kopetensi dan kridibilitas dibidangnya.

"Sudah saatnya Pj walikota melakuakan Evaluasi terhadap kepala OPD yang ada dikota Pekanbaru.Langkah ini bertujuan agar semua program program yang jadi prioritas Pj walikota dapat berjalan dengan baik", ungkapnya kepada awak media seputarriau.

"Tentunya Muflihun perlu menempatkan orang orang yang bisa menjalankan dengan baik semua program yang diinginkannya.Dimana sesuai misi muflihun agar program yang direncanakan kedepan dapat menyentuh langsung kepentingan masyarakat," jelasnya.

"Program program tersebut akan jadi pertaruhan Muflihun dalam memajukan Pekanbaru walau hanya punya waktu singkat.Tentu Muflihun punya kepentingan agar bisa menempatkan orang orang yang mampu menjalankan visi dan misinya tersebut.Melalui evaluasi inilah salah satu cara Muflihun bisa memilih orang orang yang dianggap mampu memimpin OPD dikota Pekanbaru, " tambah iris teva.

"Saat ini Kepala OPD masih ditempati oleh orang orang pilihan dari masa kepemimpinan Walikota Firdaus.Mereka yang memimpin tersebut tentu tidak semua memenuhi kriteria yang diinginkan oleh Muflihun, Apalagi saat Kepemimpinan Firdaus ayat banyak Kepala OPD yang dipilih hanya berdasarkan kedekatan saja bukan kemampuan yang jadi penilaian utama", cakapnya.


"Adanya pemelihan yang tidak didasarkan oleh kemampuan tersebut juga membuat regenerasi tidak berjalan baik dilingkungan Pemko.Hal ini membuat orang orang yang punya kemampuan dan telah lama mengabdi tidak dipakai karena tidak punya kedekatan emosional pada kepala daerah," ìmbuhnya.

"Adanya evaluasi yang dilakukan Pj Walikota didukung penuh oleh PMP.Moga dengan evaluasi ini bisa menghasilkan input yang berkualitas sehingga bisa memajukan kota Pekanbaru serta menjalankan semua visi dan misi dari muflihun," tutup Teva Iris.

Diman Tahapan pelaksanaan evaluasi kinerja dan kompetensi pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Pemerintah Kota Pekanbaru sesuai dengan undang-undang nomor 5 tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara, Peraturan Pemerintah nomor 30 tahun 2013 tentang penilaian kinerja, peraturan pemerintah nomor 17 tahun 2020 tentang perubahan atas peraturan pemerintah nomor 11 tahun 2017 tentang manajemen pegawai negeri sipil tentang manajemen aparatur sipil negara dan surat keputusan walikota Pekanbaru nomor 569 tahun 2022 tanggal 18 Juli 2022 tentang panitia evaluasi kinerja dan uji kompetensi pejabat pimpinan tinggi Pratama di lingkungan Pemerintah Kota Pekanbaru tahun anggaran 2022, dengan ini kami mengundang pejabat pimpinan tinggi Pratama di lingkungan Pemerintah kota Pekanbaru untuk mengikuti evaluasi kinerja dan uji kompetensi pejabat pimpinan tinggi Pratama di lingkungan pemerintah kota Pekanbaru.

Berikut pejabat pimpinan tinggi Pratama yang akan dievaluasi diantaranya :

Muhammad Jamil (Sekretaris Daerah), Ismardi Ilyas (Kepala Dinas Pendidikan), Iwan Simanuel Parlindungan Simatupang (Kepala Satuan Polisi Pamong Praja), Alek Kurniawan (Kepala Dinas Ketahanan Pangan), Chairani (Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Pemberdayaan Masyarakat), Abdul Jamal (Kepala Dinas Tenaga Kerja), Zulfahmi Adrian (Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik), Baharuddin (Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia), Zarman Candra (Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah), Yuliarso (Kepala Dinas Perhubungan), Irma Novrita (Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil), Ahmad Ismail (Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah), Zulhelmi Arifin (Kepala Badan Pendapatan Daerah), Syamsuwir (Inspektur Daerah), Indra Pomi Nasution (Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang), Firmansyah Eka Putra (Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Statistik dan Persandian), Helda Suryani Munir (Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia), El Syabrina (Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Dedi Gusriadi (Kepala Dinas Pertanahan), Muhammad Amin (Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana), Ingot Ahmad Hutasuhut (Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian) serta Burhan Gurning (Kepala Dinas Kebakaran dan Penyelamatan).


Sementara jadwal pelaksana evaluasi akan digelar mulai 2 sampai 19 September 2022. Tahapan kegiatan akan berlangsung mulai dari pengumuman pelaksanaan uji kompetensi pejabat pimpinan tinggi Pratama, pengumpulan berkas dan dokumen, verifikasi berkas dan dokumen, uji kompetensi akademik dan bidang (penulisan makalah, presentasi dan wawancara), rapat penilaian hasil dan penyampaian hasil kepada pejabat pembina kepegawaian.

(MN)